Showing posts with label Advetorial. Show all posts
Showing posts with label Advetorial. Show all posts

Buka Perkemahan Santri, Bupati PALI Inginkan Santri Hindari Paham Radikal

PALI,SININEWS.COM - Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo meminta agar santri yang ada di Bumi Serepat Serasan khususnya atau yang tengah menimba ilmu di luar daerah untuk dapat menjadi insan yang mulia, berguna untuk bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan saat membuka perkemahan santri dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten PALI, Minggu (20/10) yang dipusatkan di Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Islamiyah KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

"Santri juga kami harapkan dapat terhindar dari paham yang bisa merusak persatuan Indonesia, seperti paham radikal," harap Bupati.

Bupati juga bersyukur atas telah di sahkannya UU Pesantren yang merupakan bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia.

"Kami juga ucapkan terimakasih kepada NU yang terus memperjuangkan Dakwah Islamiah di PALI, dan kami berharap semoga PALI daerah religi bisa tercapai," tutup Bupati.

Sementara dari data PCNU Kabupaten PALI, puncak kegiatan HSN bakal digelar pada Selasa (22/10) mendatang di halaman Kantor Bupati PALI yang diikuti seluruh Ponpes yang ada di Bumi Serepat Serasan dilanjutkan kirab santri.

Tetapi sebelum digelar puncak HSN, seluruh Ponpes di PALI bakal gelar gebyar shalawat yang dilaksanakan pada Senin malam (21/10) pada masing-masing Ponpes. Sedangkan untuk kemah santri digelar selama dua hari mulai Minggu (20/10) sampai Senin (21/10).

"Kami atas nama masyarakat PALI mengucapkan selamat HSN, dan apresiasi terhadap disahkannya UU Pesantren yang mana undang-undang itu bentuk pengakuan negara terhadap keberadaan Ponpes," ujar Aka Cholik Darlin, tokoh muda Lematang yang ikut hadiri pembukaan perkemahan santri. (SN/ADV)
Share:

Keripik Jengkol Buatan PKK PALI Diborong Istri Gubernur

PALI,SININEWS.COM - Hj Febrita Lustia Deru istri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru rupanya hobi mengkonsumsi keripik jengkol.

Hal itu terbukti ketika melihat stand UP2K kelurahan Pasar Bhayangkara pada acara kunjungan kerja istri Gubernur selaku ketua TP.PKK Provinsi, Selasa (15/10) di Kelurahan Pasar Bhayangkara. Dimana pada stand tersebut menjual berbagai macam keripik, namun saat mengetahui ada keripik jengkol, istri Gubernur tersebut langsung memborong habis keripik dengan aroma khas itu.

"Iya pak, ibu Gubernur memborong habis keripik jengkol buatan PKK kelurahan Pasar Bhayangkara," kata Murnawarna Aroh, salah satu anggota PKK kelurahan Pasar Bhayangkara.

Bukan hanya memborong keripik jengkol, Hj Febrita juga kagum dengan hasil kerajinan tangan hasil karya asuhan TP.PKK Kabupaten PALI, dan istri Gubernur Sumsel pun membeli beberapa macam kerajinan tangan tersebut. (SN/ADV)
Share:

Enam Calon TKW Tiba Kembali di PALI, Bupati Minta Warga Tak Mudah Tergiur

PALI,SININEWS.COM - Enam orang calon TKW yang gagal berangkat akhirnya kembali lagi ke Bumi Serepat Serasan pada Senin sore (14/10) dengan didampingi perwakilan Kementerian Tenaga Kerja RI. Kedatangan mereke (calon TKW) disambut Bupati PALI Heri Amalindo dan langsung diserahkan ke pihak keluarganya yang telah menunggu di rumah dinas Bupati PALI.

Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, Bupati berpesan agar kejadian tersebut menjadi pelajaran baik itu bagi enam orang calon TKW yang batal berangkat dan untuk seluruh masyarakat Kabupaten PALI.

"Jangan mudah percaya dan tergiur apabila ada orang yang mengiming-imingi pekerjaan enak dengan gaji besar dan berangkat dengan mudah ke luar negeri secara gratis. Tanyakan atau gali informasi ke pemerintah atau melalui Disnaker apabila berminat jadi TKI atau TKW, tentang proses menjadi tenaga kerja ke luar negeri," pesan Bupati.

Terlebih dikatakan Bupati untuk merubah data diri, seperti dialami enam calon TKW tersebut.

"Kita harus mempertanyakan kenapa harus merubah data, karena kalau sudah terlanjur dan berangkat ke luar negeri namun suatu saat ada masalah, yang rugi pasti yang bersangkutan karena akan sulit dalam mengurus administrasinya," tukas Bupati.

Sementara itu, Subiyanto, wakil presiden IV DPP KSPSI yang ikut mendampingi enam calon TKW asal PALI menjelaskan bahwa enam calon TKW tersebut nyaris menjadi korban perdagangan manusia.

Sebab, ada kejanggalan saat enam calon TKW asal PALI tersebut mendaftar di salah satu PJTKI di Jakarta dan saat prosesnya data kependudukan mereka dipindahkan dari PALI ke Lampung Timur.

Dan ketika pembuatan paspor, enam calon TKW dikirim ke Lampung saat malam hari. "Ketika kami sampaikan ke Kemenaker, lalu dilakukan Sidak, rupanya enam orang itu disembunyikan di salah satu mall di Jakarta, namun saya terus berkomunikasi dengan mereka sampai akhirnya pada Sidak ke dua, mereka ditemukan dan diamankan Kemenaker di RPTC," terang Subiyanto.

Subiyanto juga menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Pemkab PALI yang langsung meninjau ke-enam calon TKW tersebut dengan mengutus Kepala Disnakertrans PALI.

"Respon cepat Pemkab PALI dan kepedulian pak Bupati yang langsung menyambut kedatangan enam calon TKW kami sangat apresiasi, dan kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran kita semua," katanya.

Sebelumnya diketahui bahwa ada enam warga PALI masing-masing bernama Seliyani (21) warga Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi, Yuyun (27) warga Gunung Menang Kecamatan Penukal, Badariawati (43) warga Panta Dewa, Pipin (21) warga Panta Dewa dan Debi Mardiana (33) warga Desa Babat Kecamatan Penukal serta Leny asal Desa Mangku Negara Kecamatan Penukal yang mencoba peruntungannya menjadi TKW dengan tujuan Taiwan tetapi gagal.

Kejadian tersebut menyita perhatian masyarakat PALI, dimana ke enam warga PALI yang saat ini tercatat dari data Adminduknya sudah pindah ke Lampung Timur saat ini sudah tiba di PALI dan berkumpul bersama keluarganya setelah sebelumnya diamankan Kemennaker dari salah satu asrama PJTKI di Jakarta.(SN/ADV)
Share:

PALI Raih Penghargaan STBM Tingkat Nasional, Kadinkes Sumsel: Ini Harus Jadi Contoh Daerah Lain

PALI,SININEWS.COM - Keberhasilan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meraih penghargaan menjadi salah satu dari 19 daerah terbaik yang telah menuntaskan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) berkelanjutan yang diberikan langsung Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek pada Rabu (2/10) di Jakarta mendapat apresiasi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Drs Lesty Nurainy.

Menurut Kepala Dinkes Sumsel bahwa keberhasilan Kabupaten PALI yang berhasil mencapai  Open Defecation Free (ODF) tingkat nasional membuktikan komitmen yang kuat dari Bupati sebagai pimpinan daerah beserta seluruh jajaran dan masyarakat yang didukung dengan kebijakan Inovasi dan penganggaran untuk memprioritaskan STBM di PALI.

"Ini harus jadi contoh dan PALI menjadi penyemangat kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Sumatera Selatan, dimana akses sanitasi saat ini mencapai 78,90%, Desa yang telah melaksanakan STBM sudah 72,68% sedangkan Desa SBS (Stop Buang air besar Sembarangan) atau ODF ada 23,21%. Atas capaian itu, PALI satu-satunya daerah sudah ODF tingkat kabupaten/kota di Sumsel," ungkap Lesty.

Dijelaskan Lesty bahwa STBM hal yang sangat penting karena terkait dengan kesehatan masyarakat bahkan merupakan hal yang harus diperhatikan untuk hidup sehat sesuai visi misi Gubernur, dalam mewujudkan SDM yang unggul berkualitas.

"Hidup sehat akan sangat dipengaruhi oleh pencapaian STBM, sehingga diharapkan seluruh kabupaten/ kota untuk memprioritaskan penganggaran untuk mendukung pencapaian STBM 100%," sarannya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinkes PALI Mudakir mengemukakan bahwa keberhasilan menuntaskan STBM di PALI tidak lepas dari peran serta TP.PKK ditunjang lintas sektoral antara Dinkes, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perkim dan Bappeda.

"Program TP.PKK PALI Stop Meseng Sembarangan (SMS) merupakan cikal bakal penuntasan STBM. Dan program itu mampu membuka dan merubah pola pikir masyarakat untuk tidak membuang air sembarangan. Kemudian program itu didukung dengan lintas sektoral dengan membangun sanitasi menyeluruh disetiap desa dan kelurahan," jelas Mudakir.

Keberhasilan STBM juga dikatakan Mudakir berkat peran pegawai sanitasi atau sanitarian yang terus mensosialisasikan pentingnya memiliki sanitasi atau jamban sehat kepada masyarakat.

"Dan hasilnya selain PALI dapat penghargaan salah satu dari 19 daerah di Indonesia yang telah menuntaskan STBM berkelanjutan, juga satu petugas Puskesmas Talang Ubi meraih penghargaan salah satu dari 42 Sanitarian terbaik se-indonesia," pungkasnya. (SN/ADV)
Share:

Bupati OKU Hadiri Haornas Ke XXXVI 2019

BATURAJA, SININEWS.COM - Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis menghadiri Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke XXXVI Tahun 2019 Tingkat Provinsi  Sumsel dipusatkan di Stadion Tebat Sari Martapura Kabupaten OKU Timur (Jumat, 6/09/2019).

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru yang juga merupakan mantan Bupati OKU Timur dua periode bertindak sebagai Pembina Upacara Haornas Ke XXXVI Tingkat Provinsi Sumsel yang sekaligus dirangkaikan dengan  Kick Off Piala Gubernur di Kabupaten OKU Timur.

Masyarakat tampak antusias memadati stadion Tebat Sari untuk bersama memeriahkan Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) Ke-XXXXVI Tingkat Provinsi Sumsel.

Dalam rangkaian acara Haornas tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan penghargaan bagi insan olahraga berprestasi dan berdedikasi di Sumsel berupa piagam dan uang pembinaan Rp 5 juta.

Tak hanya itu, dalam kesempatan itu juga Herman Deru Penyerahan SK Gubernur Tentang Penetapan OKU Raya (OKU, OKU Timur dan OKU Selatan) sebagai Tuan Rumah Pekan Olahraga  Provinsi (Porprov) Tahun 2021 yang diterima oleh Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis, Bupati OKU Timur HM. Kholid Mawardi serta Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo.

Sedangkan rangkaian Kick Off  Piala Guberbur U20 dari OKU Timur, ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Gubernur didampingi Bupati OKU, Bupati OKU Timur dan Bupati OKU Selatan serta Unsur Forkopimda OKU Timur.

Kick off Piala Gubernur kali ini juga dimeriahkan dengan pertandingan persahabatan antara kesebelasan gabungan Forkopimda dan OPD OKU Timur melawan  OPD Provinsi Sumsel. (Adv/Windra)
Share:

Luar Biasa, Dekranasda PALI Terbaik Diajang Sriwijaya Expo 2019

PALI,SININEWS.COM - Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali raih prestasi di ajang Sriwijaya Expo 2019 yang digelar di Komplek Dekranasda Jakabaring Palembang pada 14-19 Agustus 2019, dimana stand Dekranasda Kabupaten PALI menjadi juara satu kategori kreasi stand terbaik diajang tersebut.

Hal itu diketahui dari postingan akun facebook Ando Messaya Skater yang menyebut bahwa stand Dewan Keterampilan Nasional Daerah (Dekranasda) pimpinan Ir Hj Sri Kustina Heri Amalindo memboyong penghargaan menjadi juara I stand terbaik.

"Alhamdulillah akhirnya stand dekranasda kab pali menjadi juara satu di acara pameran sriwijaya expo 2019.dlm kategori kreasi stand terbaik," tulis akun facebook tersebut disertakan beberapa foto pada kegiatan tersebut, satu jam lalu.


Prestasi ini tentu mendapat respon sejumlah tokoh, sebab meski daerah baru namun PALI tidak lagi dipandang setelah mata.

Seperti diutarakan Aka Cholik Darlin, tokoh Lematang ini memberikan apresiasi terhadap prestasi yang tidak mudah tersebut.

Dikatakan anggota DPRD PALI periode 2014-2018 ini bahwa PALI telah membuktikan bahwa stand yang ditata dan diisi kerajian khas Bumi Serepat Serasan bisa di tampilkan di tingkat provinsi ini bertanda bisa melaju ke tingkatan Nasional.

"Semoga kerajinan-kerajinan dibawah binaan Ibu Hj Sri Kustina makin di kenal di tingkat nasional bahkan internasional," ujar ketum Fakar Lematang ini.

Tentu saja keberhasilan ini tidak lepas dari keseriusan dewan kerajinan daerah PALI yang juga disupport penuh Bupati PALI Heri Amalindo yang di nahkodai Ibu Sri Kustina yang juga menjadi anggota DPR RI terpilih.

"Harapan kita semoga para pengrajin PALI terus berkarya dan berinovasi, sebab dengan menjadi juara I stand terbaik, membuka peluang lebar bagi kemajuan kerajian hasil buah tangan warga PALI," tutup mantan wakil ketua komisi 1 DPRD PALI itu. (SN/ADV)
Share:

Sang Merah Putih Berkibar Gagah di Bumi Serepat Serasan

PALI - SININEWS.COM - Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke 74, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sukses mengibarkan sang merah putih dengan gagahnya menjulang diatas Bumi Serepat Serasan.

Pengibaran sang merah putih sendiri dilaksanakan dalam upacara peringatan detik-detik proklamasi, Sabtu (17/8) yang dipusatkan di lapangan terbang eks Stanvack, Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dihadiri Bupati PALI Heri Amalindo, Ketua DPRD PALI, Drs Soemarjono, serta sejumlah kepala OPD dan FKPD di lingkungan Pemkab PALI.

Sementara yang menindak inspektur upacara adalah Komandan Kodim 0404 Muara Enim, PALI dan Prabumulih, Letkol Letkol Inf Syafrudin.

Disela-sela uapacar digelar teatrikal perjuangan Jenderal Sudirman yang terkenal ahli strategi bertempur melawan penjajah ditampilkan anak-anak SMAN 2 Unggulan Talang Ubi sebelum upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI, di lapangan terbang eks Stanvack.

Tentu penampilan pelajar SMANDALAN itu memukau peserta upacara yang dihadiri langsung Bupati PALI Heri Amalindo, Ketua DPRD PALI Soemarjono, Dandim 0404 Muara Enim, PALI, Prabumulih, Letkol Inf Syafrudin serta sejumlah kepala OPD dan FKPD dalam lingkungan Pemkab PALI berhasil memukau peserta upacara HUT RI ke 74 itu.

"Teatrikal yang dimainkan 75 pelajar tersebut dengan durasi lebih kurang 10 menit itu alhamdulillah sukses dilaksanakan," ungkap Irwan, Kelapa SMAN 2 Unggulan Talang Ubi.

Upacara digelar dilapangan terbang eks Stanvack lantaran lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo yang biasa digunakan untuk kegiatan-kegiatan besar Pemkab saat ini tengah direnovasi juga untuk menggali kembali sejarah kejayaan PALI sebagai penghasil Migas.

Diketahui bahwa untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI dilakukan diluar Lapangan Gelora Komplek Pertamina Pendopo pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, yakni di lapangan terbang bekas Stanvack, perusahaan Migas sebelum menjadi Pertamina.

Usai melaksanakan Upacara Bendera, Bupati PALI didampingi Ketua TP.PKK PALI Ir Hj Sri Kustina beserta sejumlah kepala OPD dan FKPD dilingkungan Pemkab PALI lakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kecamatan Talang Ubi.


Usai lakukan tabur bunga, seluruh rombongan menuju Rumah Dinas Bupati untuk acara ramah tamah serta memberikan penghargaan terhadap janda-janda veteran, pemberian bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni dan penghargaan terhadap keluarga penerima manfaat PKH yang mengundurkan diri secara mandiri.(SN/ADV)


Share:

bupati Beri penghargaan Keluarga Keluar PKH

PALI,SININEWS.COM - Mungkin diluar sana, kehidupan keluarga Sarini lebih susah dibanding keluarga-keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) yang lain, namun dengan tekad kuat dan bulat, Sarini (45) yang berprofesi sebagai petani karet ini keluar secara suka rela dari peserta penerima manfaat PKH.

Sarini yang berdomisili di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini memandang bahwa masih banyak warga yang lebih membutuhkan bantuan seperti PKH mendorong dirinya mundur dari daftar penerima PKH.

"Iya pak, kalau ikuti kurang, kami masih kekurangan. Sebab sampai saat ini kami masih menyadap karet, dengan penghasilan pas-pasan. Namun karena merasa masih banyak keluarga yang lebih susah dari pada kami, maka kami putuskan mundur," kata Sarini usai menerima penghargaan dari Bupati PALI sebagai motivator keluarga penerima PKH yang mengundurkan diri secara mandiri, Sabtu (17/8) di Rumah Dinas Bupati PALI.

Sementara itu, Bupati PALI memberikan apresiasi terhadap langkah keluarga Sarini serta keluarga lainnya yang putuskan mundur dari penerima manfaat PKH.

"Ya, tentunya harus dicontoh keluarga-keluarga lainnya yang sudah mampu bahkan mapan. Sebab, program bantuan itu khusus warga pra sejahtera atau kategori miskin, jadi kalau kita sudah mampu tapi masih menerima PKH, harus malu," ucap Bupati.

Terpisah, Metty Etika, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI menyebut hingga saat ini tercatat sudah ada 15 KK yang keluar dari kepersertaan penerima manfaat PKH.

"Alhamdulillah berkat meningkatnya kesadaran masyarakat serta kerja keras tim pendamping yang bekerja keras meyakinkan warga penerima PKH tetapi sudah tergolong mampu agar mengundurkan diri, sehingga sampai saat ini sudah ada 15 KK yang mundur secara mandiri. Dan kami berharap, akan terus menyusul keluarga lainnya untuk ikuti jejak keluarga yang telah mengundurkan diri agar manfaat PKH bisa tepat sasaran," terang Metty. (sn)
Share:

Peringatan HUT RI Ke-74 Di Muara Enim Khidmat Bupati: Isi Kemerdekaan Dengan Pembangunan

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di Kabupaten Muara Enim berlangsung khidmat yang dipusatkan di lapangan Merdeka Kota Muara Enim, Sabtu kemarin(17/8). 

Bertindak sebagai inspektur upacara dan pembacaan teks proklamasi Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM, pembacaan naskah pembukaan UUD 1945 yakni Ketua DPRD Muara Enim Aries HB dan dihadiri pula Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH dan unsur Forkompimda Muara Enim, PNS, BUMN, BUMD, dan swasta serta undangan. 

Usai upacara, Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM dan Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH dan muspida menyerahkan penghargaan Satyalencana Karya Satya X, XX, XXX Tahun 2019 kepada pegawai negeri sipil(PNS) lingkup Pemkab Muara Enim dan penyerahan bantuan kendaraan kepada Pemkab Muara Enim dari PT.Bukit Asam Persero Tbk dan PT Supreme Energi Rantau Dedap. 

Selain itu, masih dalam rangkaian tersebut Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM menggelar silaturahmi dengan pejuang veteran di Balai Agung Serasan Sekundang Kota Muara Enim dan menyampaikan penyerahan remisi terhadap tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim serta penurunan bendera pada sore harinya.

Saat wawancara dengan wartawan, Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM mengatakan bahwa peringatan HUT RI ke-74 harus dimaknai bukan hanya sekedar peringatan, namun lebih dari itu. Pemkab Muara Enim, kata Bupati, sedang menselaraskan program pembangunan yang digagas dengan program pemerintah pusat dan sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Muara Enim yakni Muara Enim untuk rakyat dalam mewujukan Muara Enim yang agamis, mandiri, berdaya saing, sehat dan sejahtera. 

Untuk itu, kata Bupati, selaku pemerintah daerah dirinya mengajak masyarakat dan stakeholder di Kabupaten Muara Enim untuk bersama-sama dalam mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan.

"Jika dahulu para pendahulu merebut kemerdekaan dari penjajahan, kita sekarang di era kemerdekaan mengisinya dengan giat melakukan pembangunan dalam mencapai muara enim yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera," ungkap Bupati.

Usai upacara, Bupati beserta rombongan melanjutlan agenda HUT Republik Indonesia dengan melaksanakan silaturahmi dengan Veteran dilingkungan Muara Enim yang dilaksanakan di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS).

Kepedulian Bupati Muara Enim terhadap para veteran juga ditunjukkan dengan pemberian bantuan yang dilaksanakan di Balai Besar Serasan Sekundang (Bass). Pemerintah Daerah Muara Enim siapkan dana Hibah untuk 56 veteran dan 86 janda veteran.

Selanjutnya Bupati beserta rombongan berkesempatan memberikan remisi secara sumbolis kepada para 500 Warga Binaan Pemasayarakatan (WBP) Lapas Muara Enim didampingi oleh Wakil Bupati dan unsur Muspida lainnya.

Pada upacara penurunan bendera merah putih sore harinya, Wakil Bupati H Juarsah berkesempatan menjadi Inspektur upacara dengan menerima sang saka merah putih untuk kembali disimpan dan digunakan pada tahun depan.(Adv)
Share:

Upacara Penaikan Bendera HUT RI ke 74 di Rumdin Walikota Prabumulih sukses dan khidmat

  Foto : humas / detik-detik penaikan bendera merah putih dihalaman rumah dinas pendopoan walikota Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Detik-detik Proklamasi tepatnya tanggal 17 Agustus 1945 kini menjadi momentum yang tak bisa pisahkan dari sejarah berdirinya negara Indonesia, tahun yang 74 kemerdekaan indonesia semakin menunjukan kesuksesan dalam segalah bidang pasca kemerdekaan

Upacara peringatan Hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 di Pendopoan Rumah Dinas (Rumdin) Walikota Prabumulih juga tampak khidmat yang dipimpin langsung oleh Ir.H.Ridho Yahya, MM dan Wakil Walikota Prabumulih H.Andriansyah Fikri,SH beserta Istri dan para tamu undangan, sabtu (17/8/19)
Upacara yang digelar sekitar pukul 10.00 wib tersebut juga tampak hadir instansi Pemerintahan dan Kepolisian Polres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk, SIK.MH dan Ketua DPRD Kota Prabumulih H.Ahmad Palo,SE dan anggota legislatif lainnya

Dalam pidato detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74 Walikota Prabumulih menyampaikan rasa bangganya kepada 36 peserta dalam penaikan bendera Sang Saka Merah Putih dengan sukses dan rasa bangganya kepada kemajuan Indonesia yang hingga saat ini terus mengalami kemajuan ekonomi

Kemerdekaan Republik Indonesia yang diraih dengan perjuangan yang sangat berat dan mengorbankan jutaan nyawa demi mempertahan negara kesatuan indonesia gak lepas dari jasa-jasa para pahlawan (veteran) yang kini sebagian telah gugur dimedan perang
Kota Prabumulih melalui kepemimpinan Ir.H.Ridho Yahya,MM sangat mengapresiasi perjuangan para pahlawan Indonesia yang kalah itu berjuang, sebanyak 221 warga Binaan Rutan kelas IIB Kota Prabhmulih juga mendapat Remisi diantaranya 16 orang mendapat Remisi bebas yang juga merupakan bentuk apresiasi kemerdekaan Republik Indobesia yang ke 74 (adv/sn)


Share:

23 OPD PALI Teken MoU Optimalisasi Penerimaan Pajak

PALI, SININEWS.COM - Sebanyak 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam upaya optimalisasi penerimaan pajak pusat, daerah dan retribusi antara kantor pelayanan pajak dengan pemerintah Kabupaten PALI, Rabu (14/8) di Aula Kantor Bupati PALI.

Penandatanganan tersebut disaksikan Bupati PALI, Heri Amalindo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI Syahron Nazil SH, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan kantor pelayan pajak pratama Prabumulih.

Dijelaskan Sekda bahwa kegiatan tersebut tentunya akan mengerucut pada perolehan daerah disektor pajak meningkat, serta pengoptimalan pendataan potensi pajak. Dan untuk di Kabupaten PALI, ada 23 OPD yang menandatangani kerjasama dengan kantor pelayanan Pajak Pratama.

"Dengan kerjasama ini diharapkan kegiatan dalam tugas fungsi OPD yang ada atau berpotensi penerimaan pajak, bisa lebih maksimal," ujar Sekda.

Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), Kabupaten PALI di akui Sekda sebelumnya masih terkesan biasa saja dalam pengurusan potensi pajak. Namun, diharapkannya saat ini harus luar biasa dalam pengumpulan uang negara tersebut.

"Kalau dulu belum jelas data potensi pajak, karena memang masih terkait baru terbentuknya sebagai DOB, sekarang kita harus hitung betul, berapa potensi penerimaan dan potensi pajaknya, kita perhitungkan benar-benar berapa keuntungan untuk daerah," tukas Sekda.

Pada dasarnya, lanjut Sekda, penetapan pajak tidak dibebani pada pengusaha, karena pajak dibebani pada konsumen.

"Jadi sangat ironis jika pengusaha terutama di Kabupaten PALI tidak mau membayar pajak padahal dirinya juga ikut menikmati hasil pajak tersebut. Mulai saat ini, kita akan hitung benar pajak usaha yang ada di PALI melalui Bapenda, yang tujuannya untuk genjot pembangunan," imbuhnya.

Sementara, Kepala kantor pelayanan Pajak Pratama Prabumulih, Hasanudin, menerangkan bahwa pertemuan tersebut adalah bentuk koordinasi antara kantor pelayanan pajak sebagai instansi vertikal, bekerja sama dengan OPD yang ada di Kabupaten PALI untuk pengolahan pajak.

"Tentunya untuk meningkatkan penerimaan daerah Kabupaten PALI, melalui sektor pajak, baik pajak daerah maupun pusat. Kita kumpulkan uang negara tentunya untuk pembangunan di masyarakat," kata dia.

Dijelaskannyan kegiatan seperti ini sudah berjalan sejak tahun sebelumnya.

"Kita sudah kerjasama dari tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini sudah diawasi KPK, maka dilakukan secara tertulis. Tujuannya baik, yakni sama-sama mengawasi uang negara," tutupnya. (SN/ADV)
Share:

Pendekar PALI Incar Tiga Negara


PALI, SININEWS.COM- . Persiapkan pendekar untuk hadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada November 2019 mendatang di Kota Prabumulih, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) melalui Cabang Olahraga (Cabor) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Kejuaraan Daerah Pencak Silat Dewasa Bupati PALI CUP II Tahun 2019, di Gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo Kecamatan Talang Ubi, Selasa hingga Sabtu (6-9/8/2019).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati PALI Heri Amalindo, dimana saat pembukaan itu, Bupati berjanji memberi reward berkeliling tiga negara bagi tiga pemenang.

"Kegiatan ini ajang uji mental dan seleksi untuk persiapan Porprov November mendatang. Kita berharap para peserta mampu menunjukkan yang terbaik, menjunjung sportifitas sebagai seorang atlet. Nanti untuk juara satu sampai tiga, putra-putrinya akan kita beri reward studytour ke tiga negara," ungkap Bupati dihadapan peserta

Sementara, Ketua Umum IPSI PALI, Irwan ST berharap kepada seluruh pesilat harus sportif, karena untuk menjadi pesilat tangguh harus memiliki hati dan berbudi luhur. 

"Kita tunjukan bahwa PALI memiliki pesilat-pesilat tangguh dan terbaik, sehingga nantinya dapat mempersembahkan medali  untuk Kabupaten PALI pada ajang Porprov mendatang," harap Irwan yang juga menjabat sebagai Katua Komisi III DPRD Kabupaten PALI.

Untuk reword yang diberikan Ketua KONI, Irwan menyebutkan bahwa hal itu tentunya akan memberikan motifasi dan semangat tersendiri bagi para atlet untuk memperebutkan juara.

"Ini hal yang sangat luar biasa di lakukan seorang pemimpin, bapak bupati sekaligus ketua KONI, untuk memberikan semangat kepada para atlet dengan reword tour ke Malaysia, Singapura dan Thailand. Dengan begitu atlet akan menunjukkan kemampuan terbaiknya," tutup Irwan.(SN/ADV)
Share:

Bupati: Idul Fitri Kita Kembali Ke Fitrah

"Foto bersama Bupati Muara enim usai sholat idul fitri"

MUARA ENIM - Umat islam di seluruh penjuru dunia hari ini berbondong bondong menuju ke Masjid  mengadakan sholat idul fitri 1440 Hijriah tahlil dan tahmid berkumandang bertanda hari kemenangan berahir.

Begitu pula yang dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Muara Enim bersama masyarakat. Rabu (05/06) mengadakan sholat idul fitri 1440 Hijriah  bersama di Madjid agung Jalan Ahmad  Yani , Muara Enim .
Sholat idul fitri1440 Hijriah ini dihadiri Wakil bupati kabupaten Muara Enim H.juarsyah,Sekretaris daerah ketua Dprd kemenag,serta tokoh agama, pemuda dan Masyarakat
Dalam sambutan nya, Bupati kabupaten Muara Enim Ir,H Ahmad Yani MM,Menyampaikan ucapan Selamat hari raya idul fitri 1440 Hijriah. Dikatakan bupati, zakat juga telah kita tunaikan kiranya masih terbayang oleh kita bagaimana berat nya perjuangan dalam nenahan segala hawa nafsu dari hal yang dapat  membatalkan puasa .

"Semua itu kita lakukan dengan maksud untuk mencapai derajad manusia yang beriman tertuang dal surat albaqarah 183 kehadiran bulan suci ramadhon telah melahirkan  insan insan yang beriman dan bertaqwa sehingga ketika hati raya idul fitri hari ini sebagai pribadi yang fitra sebagai paripurna pribadi yang senantiasa untuk mewarnai pembangunan dalam kehidupan berbansa dan bernegara pribadi yang siap menuju kabupaten Muara Enim yang Agamais,Berdaya saing,Mandiri sSehat dan Sejahtera", Tutup bupati.

Sementara itu,dalam tauziah nya Prof,Dr,H  Izommidin Ismail Ma.mengatakan zakat dan infaq adalah kewajiban kita selaku hamba allah yang bertaqwa kepadaNYA.

"Maka dengan itu hari ini kita kembali kefitrah  Menurut Izuddin umat islam dalam menjalankan ibada duci dibulan Ramadhon selama satu bulan penuh segala rintangan dan cobaan yang selalu ada maka dari itu  hendaknya kita melatih kesabaran sejak dini,”Pungkasnya. (Adv/sn)
Share:

Ringankan Korban Kebakaran, Bupati PALI dan Unsur Muspida Bantu Bangun Rumah di Talang Jawa

PALI, SININEWS.COMBupati PALI Heri Amalindo lakukan meletakkan batu pertama pembangunan rumah korban kebakaran, bersama Polsek Talang Ubi, Koramil dan segenap instansi terkait dalam membantu meringankan beban korban kebakaran di Talang Jawa Kelurahan Talang Ubi Barat Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

"Musibah kita tidak ada yang tahu, untuk itu sebagai sesama manusia kita harus bahu membahu membantu meringankan beban saudara kita yang terkena musibah.
Suatu kebanggaan bagi kami melihat seluruh masyarakat bergotong royong untuk meringankan beban saudara yang terkena musibah," ungkap Bupati.

Kapolsek Talang Ubi, Kompol Okto Iwan Setiawan mengemukakan, bahwa kegiatan mengumpulkan bantuan tidak lain untuk membangkitkan kepedulian masyarakat terhadap setiap warga yang terkena musibah.

Pihaknya berterimakasih kepada kawan-kawan yang telah bahu membahu memberikan bantuan baik itu dari pemkab PALI, pengusaha di PALI, dan dinas terkait serta masyarakat.


"Insyaallah bisa cepat selesai, dan kali ini pembangunan tiga unit rumah bisa dimulai. Kita semua berkewajiban membantu warga PALI yang dapat musibah, agar meringankan bebannya serta memberi semangat keluarga yang terkena musibah," ungkapnya.

Seperti diketahui pada Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 9.00 WIB telah terjadi kebakaran di Talang Jawa kelurahan Talang Ubi Barat yang mana dari kebakaran tersebut setidaknya tiga unit rumah warga hangus terbakar dan satu orang meninggal dunia.

Selain dibangunkan rumah, korban kebakaran Talang Jawa juga mendapat bantuan sosial dari bank Sumselbabel berupa paket sembako, bantuan uang tunai dari sejumlah tenaga pendidik di kabupaten PALI, Dinas Sosial, dan PT Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo. (SN/Adv)
Share:

Walikota Prabumulih Buka Pasar Bedug di Taman Tugu Kecil

 
PRABUMULIH--Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya resmikan Pasar Bedug Prabumulih yang bertempat di kawasan Taman Tugu Kecil Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Tugu Kecil Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. 

Pasar bedug tersebut dibuka guna memberi kemudahan kepada masyarakat untuk mencari menu berbuka berupa makanan, minum serta cemilan lainnya selama bulan suci ramadhan. 

Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perdagangan sendiri sudah menyiapkan 80 lapak pedagang yang akan beroperasi selama 23 hari terhitung hari ini. 

Tak hanya itu, selama bulan suci ramadhan  Dinas Perdagangan juga menjual Sembako murah seperti beras, mie instan, minyak sayur, tepung dan kebutuhan dapur lain sebagainya.

Dalam sambutannya, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya menghimbau para pedagang untuk tidak menjual makanan yang tak layak konsumsi baik yang telah kadaluarsa maupun yang mengandung zat berbahaya. 

"Makanan dan minuman yang dijualkan jangan mengansung bahan kimia atau formalin. Karena hal itu, tentunya dapat merusak kesehatan para konsumen nantinya," Ujarnya, Senin (6/5).

Dari pantauan, pembukaan pasar bedug juga dihadiri oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk, Ketua PKK, unsur muspida, kepala OPD serta para tamu undangan lainnya.

Dari pantauan, usai memberi sambutan orang nomor satu di Kota Prabumulih ini beserta rombongan langsung meninjau lapak para pedagang.(Adv)
Share:

Bus Trans Enim Jalan, Pasar Ramadhan Bebas Formalin

MUARA ENIM--Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, membuka pasar Ramadhan dan launching bus trans Enim berlangsung di terminal samping Kodim, Senin (6/5).

                Pasar Ramadhan yang diisi oleh 98 pedagang makanan. Dari hasil pemeriksaan petugas Dinas Kesehatan terhadap berbagai jenis makanan yang dijual para pedagang untuk berbuka puasa tersebut, tidak ada  ditemukan yang mengandung formalin, borak maupun cat perwarna berbahaya lainnya.

                “Dari 13 sampel makanan yang kita ambil dari makanan yang dijual para pedagang, semuanya hasilnya negatif, tidak ditemukan mengandung zat zat yang berbahaya,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, Vivi Mariani.

                     Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Muara Enim, H Riswandar SH, mengatakan, bus trans Enim yang dioperasikan sebanyak 5 unit bantuan dari Kementerian Perhubungan RI.

                   “Bus yang dioperasikan 2 unit jurusan Muara Enim-Lubuk Raman dan 3 unit jurusan Muara Enim-Simpang Meo. Selama bulan Ramadhan ini penumpang yang menaiki bus tersebut digratiskan selama satu bulan, setelah lebaran baru akan diatur tarifnya sesuai ketentuan perundangan yang berlaku,” jelas Riswandar.

                 Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, mengatakan, pasar Ramadhan yang digelar Pemkab Muara Enim bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam merbuka puasa.

              Dijelaskannya juga, mengoperasian bus trans Enim guna memenuhi kebutuhan angkutan masal yang nyaman, refresentatif bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim.

            Sehingga diharapkan tidak ada lagi anak sekolah yang menaiki kendaraan angkutan pedesaan bak terbuka dengan naik di atas atap kendaraan tersebut. Karena sangat membahayakan bagi anak anak sekolah.(Adv)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts