Showing posts with label Politik. Show all posts
Showing posts with label Politik. Show all posts

Limbah PT.GHEMMI cemari Lingkungan, Ratusan warga unjuk rasa

PRABUMULIH – Ratusan warga Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat dan simpatisan warga Desa Gunung Raja dan Desa Dangku Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim kembali menuntut perusahaan Tambang Batubara, rabu (19/12/18) sekitar pukul 07.00 wib pagi

Aksi yang dilakukan warga menuntut perusahaan agar segera menyelesaikan dampak dari limbah yang dihasilkan oleh PT.GHEMM Indonesia

Aksi tersebut dilakukan warga dengan menutup akses jalan Hauling (pengangkutan) batubara sehingga operasi perusahaan terhenti sekitar 5 jam lebih

Dari pantauan media ini pihak kepolisian dan keamanan perusahaan (security.red) berjaga-jaga ditempat lokasi unjuk rasa



Ketua aksi unjuk rasa M.Kosen, SH mengatakan pihaknya akan terus melakukan aksi bahkan akan menutup jalan perbatasan Gunung Kemala dengan Desa Gunung Raja Kabupaten Muara Enim jika masalah ini tidak segera di selesaikan

Direktur PT.GHEMM Indonesia Mr. Yao yao yang diwakili oleh Icon selaku Humas mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan direktur perusahaan asal Beijing China untuk negosiasi ganti rugi

“Disini kita tidak bisa memberi keputusan, kita hanya bekerja pak yang bisa memberikan keputusan mutlak hanya Yao yao” tuturnya

Diketahui Yao yao saat ini sedang tidak masih dalam cuti kerja dan akan kembali ke Indonesia sekitar tanggal 6 Januari mendatang

“bos kita masih dalam masa cuti, tadi kita sudah hubungi melalui telepon nanti kita adakan pertemuan lagi” ungkapnya menirukan ucapan direktur Yao yao

Sementara itu, Kapolsek Rambang Dangku AKP Apryansah yang menjadi penengah antara kedua pihak berharap warga dan perusahaan melakukan perundingan untuk memecahkan masalah ganti rugi yang dituntukan

“kami harap warga bisa bersabar dan tunggu keputusan dari direktur” ucapnya

Pertemuan yang cukup singkat itu menghasil kesepakatan bahwa pihak perusahaan bersedia melakukan perundingan setelah direktur PT.GHEMMI kembali ke indonesia dan akan diadakan pertemuan lanjutan pada rabu 9 Januari mendatang.
Share:

Ketua DPRD PALI Lantik Dua Anggota DPRD PAW

PALI - Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dilakukan Senin (3/11).

Proses pengambilan sumpah atau janji anggota DPRD PAW secara resmi diparipurnakan DPRD PALI yang dihadiri 19 anggota Dewan dari 25 anggota DPRD PALI juga Disaksikan Wakil Bupati PALI Ferdian Andreas Lacony serta sejumlah kepala OPD dan pengurus Parpol.

Adapun anggota DPRD PAW dimaksud adalah Dedi Arman pengganti Adi Warsito dari PKPI serta Aswawi Mansur pengganti Aka Cholik Darlin dari PPP.

"Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari SK gubernur, dan mulai hari ini DPRD PALI telah lengkap kembali setelah Aka Cholik Darlin dan Adi Warsito mengundurkan diri karena maju kembali sebagai Caleg dari partai lain," ujar Drs H Soemarjono, ketua DPRD PALI.

Ketua DPRD PALI juga memaparkan fungi serta tugas DPRD, yakni fungsi dewan meliputi pengawasan, badgeting dan legislasi dimana dewan bersama-sama dengan pemerintah membuat aturan yang dinamakan Perda.

"Tugas DPRD semakin hari semakin berat, sebab disatu sisi tuntutan masyarakat akibat kebutuhan yang semakin meningkat, dan disisi lain keterbatasan dana dan kemampuan SDM serta waktu untuk bisa melayani masyarakat terus meningkat. Untuk itu, sebagai anggota dewan dituntut kerja sungguh-sungguh dan tidak mengenal waktu," pesannya.
Share:

Langgar Masa Kampanye, Bawaslu Tegaskan Sangsinya Bisa Dicoret Dari DCT

PALI--Tahapan Pemilu saat ini tengah memasuki masa kampanye, bahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membagikan Alat Peraga Kampanye (APK) ke seluruh Parpol peserta Pemilu dan tim sukses pasangan presiden yang bakal bertarung pada Pemilu dan Pilpres 17 April 2019 mendatang.

Pada perjalanan masa kampanye ini, diakui Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heru Muharom melalui Divisi Pengawasan, Humas & Hubungan antar Lembaga Bawaslu PALI Iwan Dedi ada beberapa laporan terkait adanya money politik serta pelanggaran terhadap pemasangan APK.

"Seperti adanya APK yang dipasang tidak mengindahkan etika, estetika, merusak keindahan dan tata letak yang merugikan pengguna jalan. Hal ini akan kita tindak dan bakal segera kita tertibkan. Terlebih adanya laporan money politik, kita akan telusuri. Apabila terbukti, maka yang bersangkutan bisa di coret dari Daftar Calon Tetap (DCT)," tandas Iwan Dedi, Minggu (2/12).

Untuk menekan pelanggaran dan memberikan pemahaman terhadap Caleg serta Parpol terkait pelaksanaan kampanye serta pemasangan APK, Iwan Dedi telah mengumpulkan seluruh Parpol serta Caleg untuk ikuti sosialisasi yang dilaksanakan belum lama ini.

Kegiatan tersebut dikatakan Iwan Dedi terkait dengan telah dilaksanakan tahapan-tahapan kampanye Pemilu 2019 dan diterimanya APK yang di fasilitasi oleh KPU yang telah diserahkan ke Parpol peserta Pemilu di Kabupaten PALI.

Saat sosialisasi Bawaslu mengundang stakeholder, kepolisian, Satpol.PP, ketua Parpol dan juga ketua dan anggota Panwascam se-kabupaten PALI.

"Kita sampaikan bahwa APK harus dipasang sesuai aturan, jangan mengganggu ketertiban umum serta merugikan pengedara serta memicu terjadinya kecelakaan karena APK dipasang menutup rambu lalulintas. Yang melanggar kita tegaskan bakal ditertibkan dengan menggandeng tim terpadu. Dan kita sarankan, agar Caleg maupun Parpol yang memasang APK diluar ketentuan agar menertibkan sendiri sebelum kita bertindak," pungkasnya. (red)
Share:

Jelang Pileg dan Pilpres Bawaslu PALI Tinjau Logistik

PALI – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) tengah melakukan peninjauan persiapan serta melihat secara langsung pengamanan kotak suara menjelang Pemilihan Umum Calon Legislatif (Caleg) dan Pemilihan Calon Presiden (Pilpres) yang akan datang, kamis (29/11/18) di Gudang Logistik di Kelurahan Handayani Mulya tepatnya disamping Polsek Talang Ubi yang dijaga ketat petugas kepolisian dan KPUD PALI .

Heru Muharom, Ketua Bawaslu Kabupaten PALI didampingi salahsatu komisionernya Iwan Dedi S.Kom mengatakan untuk keamanan logistik untuk pemilu seperti tabung, bilik dan lainnya dinyatakan aman

“gudang logistik pemilu harus dijaga ketat mengingat suhu politik sudah mulai panas, takutnya ada apa apa. Ini demi keamanan pemilu” tuturnya

Dari data yang didapat Kotak suara Saat ini sudah terkumpul sekitar 2.505 kotak suara, dan kotak suara ini masih kurang untuk wilayah Kabupaten PALI, KPU pusat hanya mengirimkan kotak suara sebanyak itu dan masih kurang 496 buah.

“saat ini KPU PALI sudah mengajukan permohonan penambahan lagi untuk kotak suara dan akan segera dikirim” ucapnya

Dari pantauan media ini, kotak suara untuk Pileg dan Pilpres yang di distribusikan ke KPUD Kabupaten PALI terbuat dari bahan Kardus, namun petugas KPUD telah menyimpan bilik dan kotak suara dengan cara menutupnya menggunakan kain plastik sehingga tidak mudah hancur mengingat kondisi cuaca saat ini lembab (sn/mrs)
Share:

Upacara Serentak, Bupati Pali Berikan Penghargaan Kepada...




PALI – Pemerintah Kabupaten Pali secara serentak menggelar upacara peringatan HUT Korpri ke 47, Hari Kesehatan Nasional ke 54 dan Hari Guru Nasional serta HUT PGRI ke 73 di Lapangan upacara lingkungan kantor Bupati Pali, kamis (29/11/18)

Dalam upacara itu Bupati Penukal Abab Lematang Ilir Ir.H Amalindo, MM melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pali Syahron Nazil, SH dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi tinggingya kepada para pejuang tanpa tanda jasa

“terima kasih untuk para bapak ibu guru atas dedikasinya dan komitmen untuk membimbing calon masa depan dengan ikhtiar yang sungguh-sungguh” tuturnya saat memimpin upacara

Syahron Nazil juga mengatakan sangat berterima kasih kepada Pejuang Kesehatan Seluruh Indonesia ini yang telah membantu untuk mensehatkan masyrakat yang ada di seluruh indonesia ini, tambahnya

Tak hanya itu Bupati Pali juga memberikan penghargaan Secara Umum bagi dewan guru dan kesehatan yang telah mengabdi mulai dari 10 tahun sampai 30 tahun, pemberian sebuah tanda kehormatan Dari Republik Indonesia sebuah penyematan Satpalancana serta pemberian Piagam. (sn)
Share:

Gelar seminar anti korupsi, Kejari Pali : Bekerja harus Profesional

PALI - Kejakasaan Negri (KEJARI) Kabupaten PALI Menggelar acara Seminar Pengutan Jaringan Masyrakat Anti Korupsi dengan mengangkat Tema "Sehatkan Negri Dengan Bebas Pungli". Acara berlangsung Di Gedung Serbaguna Simpang Lima.(28/11)

Melalui Seminar, Kejari Pali menghimbau agar Masyrakat  bisa menghindari Pungli dan harus profesional dalam melakukan pekerjaan,  karna pungli sangat mengganggu masyrakat

Kepala Kejaksaan Negri Kabupaten PALI juga mengatakan "sebagai pekerja profesional tidak ada yang nama nya pungli karna kita kerja harus profesional ,dalam bekerja jangan ada namanya pungutan liar, jelasnya

Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Jokowi telah menyampaikan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia dalam rapat koordinasi di Istana Negara.

Presiden menginginkan pemberantasan pungli dilakukan diseluruh lapisan dan Jokowi juga menegaskan kepada seluruh kepala daerah untuk menggerakan saber pungli,tambahnya

Yunita arifin juga mengajak seluruh lapisan untuk mengambil langkah-langkah konkrit dalam memberantas seluruh pungli yang selama ini terjadi di Kabupaten PALI. tutupnya

Dalam acara Seminar itu turut hadir Peserta Seminar dari OPD kabupaten PALI, Kepala Desa, Hingga Dewan guru.
Tampak hadir dalam kegiatan itu Kejari Hj Yunita Arifin SH, Kadin Pendidikan Kamriadi, kapolsek talang Ubi Okto Iwan
Share:

Ingin Menang Pemilu 2019? Ini Tips dari Alex Noerdin

PALI -- Ketua DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Alex Noerdin membagi tipsnya kepada seluruh kader Golkar di Bumi Serepat Serasan agar bisa menjadi partai pemenang di Pemilu 2019 mendatang.

"Fokus dan Kompak. Inilah yang harus dilakukan agar bisa menjadi partai pemenang pada Pemilu 2019 mendatang. Selain itu, jangan beradu antar Calon Legislatif dari partai sendiri. Memang, dalam partai juga berebut kursi, namun hal itu jangan sampai menghilangkan kekompakan kita lantas kemudian berimbas pada partai Golkar," terang Alex Noerdin dalam sambutannya ketika bersilahturahmi dengan ratusan kader Golkar di Kabupaten PALI, Selasa (27/11/2018) bertempat di aula hotel Grand Charlee Kecamatan Talang Ubi kabupaten PALI.

Satu-satunya Gubernur yang mendapat penghargaan Bintang Mahaputra dari Presiden RI itu juga memberi target kepada Golkar PALI agar bisa menggandakan keterwakilan di DPRD PALI menjadi dua kali lipat.

"Kalau periode 2014-2019 ada tiga kursi, kalau bisa 2019-2024 menjadi dua kali lipat, jadi enam kursi. Sanggup ?," tanya Alex Noerdin yang langsung dijawab Sanggup oleh ratusan kader Golkar yang hadir.

"Partai Golkar bukan partai kemarin sore, partai Golkar bukan partai bau kencur. Jadi seluruh kader Golkar harus tetap semangat, fokus dan kompak," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPD Golkar PALI Irwan, ST mengatakan bahwa dirinya selalu menjalin komunikasi dengan komisariat tingkat kecamatan dan tingkat desa dalam kegiatan rutin setiap dua bulan sekali.

"Tentu harapan kita, melalui kegiatan silahturahmi dengan ketua Golkar Provinsi Sumsel, semoga bisa semakin memperkokoh semangat kita untuk memenangkan Partai Golkar di Kabupaten PALI," ujar ketua komisi III DPRD PALI itu
Share:

APK Pemilu Mulai Disalurkan KPUD PALI

PALI - Alat Peraga Kampanye (APK) bagi seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu mulai disalurkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (26/11) di Gudang KPUD PALI.

Penyaluran APK Pemilu legislatif langsung dibagikan ketua KPUD PALI H. Hasyim didampingi seluruh komisioner disaksikan Bawaslu PALI.

"Untuk masing-masing Parpol menerima 10 buah Baliho dan 16 buah spanduk, dan alhamdulillah seluruh Parpol mengabil APK Pemilu," ujar H Hasyim.

Tak hanya APK Pemilu legislatif, H Hasyim juga menyebutkan bahwa APK Pilpres dan DPD juga serentak dibagikan.

"Namun untuk APK Pilpres dan DPD belum ada yang mengambil. Dan apabila ada tim sukses pasangan presiden maupun DPD yang akan mengambil silahkan hubungi kami atau datang langsung ke Gudang KPUD PALI disamping Mapolsek Talang Ubi sampai tiga hari sebelum hari H, tetapi kalau bisa secepatnya," tukasnya.

Sementara itu ketua Bawaslu PALI Heru Muharom melalui Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat serta antar Lembaga Iwan Dedi S. Kom menegaskan bahwa APK yang selama ini terpasang banyak yang tidak sesuai anjuran KPU.

Dan rencananya dikatakan Iwan Andi bahwa pada Desember, Bawaslu berencana menertibkan APK yang melanggar yang telah dipasang masing-masing Caleg maupun Parpol. "Tetapi sebelumnya kita akan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk mensosialisasikan APK yang diperbolehkan. Sebab, saat ini banyak APK tidak sesuai, dan akan kita tertibkan. Penertiban akan diutamakan pada tempat-tempat yang dilarang dan melanggar estetika keindahan kota," tandasnya
Share:

Cegah Konflik Sedini Mungkin, Ini Harapan Sekda PALI

PALI -- Sekda Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil berharap kepada seluruh tim terpadu penanggulangan konflik sosial agar mengantisipasi sedini mungkin adanya isu-isu yang dapat membelah persatuan dan kesatuan serta dapat memicu konflik.

Harapan itu dikatakan Sekda Pali saat membuka rapat koordinasi dan evaluasi tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten PALI, Jumat (16/11) di Ruang Rapat Kantor Bupati PALI.

"Melalui pertemuan ini kita dapat berbagi strategi apa saja isu yang berkembang ditengah-tengah masyarakat terlebih yang bisa mengganggu penyelenggaraan pemerintah maupun ketertiban masyarakat. Hal itulah yang harus dicegah sedini mungkin agar tidak meluas dan tidak terjadi gejolak," harap Sekda.

Apalagi saat ini menjelang Pemilu, diakui Sekda banyak isu-isu yang harus diantisipasi agar tidak terjadi konflik dan gesekan. Selain isu jelang Pemilu, isu lainnya di PALI yang tengah berkembang adalah narkoba. Untuk itu, pada kegiatan tersebut, dihadirkan kepala BNN Muara Enim dan PALI agar bisa saling tukar strategi dalam menangani isu narkoba.

"Isu lainnya adalah kerukunan antar umat beragama. Tetapi saat ini yang menjadi kritis bukan antar umat beragama tetapi justru konflik seagama. Juga konflik lahan, konflik limbah juga yang paling berbahaya adalah berita bohong atau hoax. Dari situlah, ada panggilan untuk kita agar kita menyampaikan berita yang benar," tukasnya.

Sementara itu, Dra Darmawi, kepala Kesbangpol Kabupaten PALI menjabarkan tujuan pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi Tim terpadu penanganan konflik. Dimana rapat tersebut untuk melakukan pemetaan terhadap konflik atau gejolak dan penyelesaian konflik dengan mengantisipasi setiap ancaman, tantangan dan gangguan demi terciptanya atau mempertahankan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kegiatan tersebut juga dijelaskan Darmawi bertujuan memberikan pemahaman yang sama tentang tim terpadu juga memberikan pemahaman yang detail tentang tugas masing-masing instansi terkait dengan harapan terciptanya pemahaman mengenai tugas dan fungsi tim terpadu dan sekretariat komunitas intelijen daerah (Kominda).

"Serta tercapainya efektivitas dalam pelaksanaan tugas sesuai kebijakan yang berkaitan dengan deteksi dini peringatan dini terhadap ancaman stabilitas nasional di Kabupaten PALI," jabarnya.
Share:

Dewan PALI Komentari Pemprov Cabut Pergub Angkutan Batu bara

PALI - Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Amran menyarankan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk mencari solusi terkait pencabutan Pergub nomor 23 tahun 2012 tentang tatacara angkutan batu bara di jalan umum.

Sebab, menurut katua DPC PBB PALI itu, penghentian angkutan batu bara untuk tidak melalui jalan umum menjadi dilema baru, sebab ratusan bahkan ribuan warga Provinsi Sumsel terkena imbas dari keputusan tersebut.

"Pada dasarnya kami sangat mendukung keputusan tersebut, tetapi Pemprov juga harus bijak dalam hal ini. Sebab, tidak sedikit warga yang menganggur dan dirugikan dari keputusan itu," ungkap H Amran, Senin (12/11).

Dikatakan H Amran, disisi lain banyaknya permasalahan terkait jalan umum yang banyak rusak akibat dilalui armada batubara, yang tentunya dikeluhkan masyarakat, juga ada ribuan warga bergantung pada jalannya operasional angkutan batu bara.

"Banyak pengemudi yang nganggur, rumah makan tutup bahkan ratusan mobil truk yang biasa mengangkut batu bara terancam ditarik dealer karena melalui kredit. Selain itu, pendapatan negara juga berkurang akibat operasional angkutan batu bara terhenti," tambahnya.

Solusi saat ini yang perlu diambil Pemprov adalah disampaikan H Amran kembali memperbolehkan jalan umum dilalui angkutan batu bara dengan catatan harus menekankan kepada perusahaan angkutan batu bara untuk membuat jalan khusus sendiri.

"Jadi sementara perusahaan angkutan batu bara belum bisa membuat jalan sendiri, kami sarankan agar Pemprov mengizinkan kembali jalan umum dilalui. Tetapi harus komitmen dan Pemprov tegas untuk memberi tenggang waktunya terhadap perusahaan untuk membuat jalan khusus," sarannya.

Sementara itu, Bani (40), pengemudi angkutan batu bara asal Talang Ubi mengaku saat ini masih belum menemukan pekerjaan baru pasca angkutan batu bara di stop. "Saya dan kawan-kawan lainnya masih menunggu kabar dari pihak pengelola angkutan, tetapi kalau sampai berlarut-larut, saya akan kembalikan mobil yang biasa menghidupi keluaga kami ke leasing, sebab saya tidak lagi sanggup membayat angsurannya," katanya pasrah
Share:

Jelang Pemilu, Seluruh Parpol di PALI Deklarasikan Kampanye Damai

PALI -- Menemukan komitmen peserta Pemilu terhadap pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan undang-undang Dasar 1945 serta  melaksanakan kampanye yang damai demokratis dan mengedukasi pemilih dan melaksanakan kampanye tanpa hoaks, politisasi Sara dan politik uang serta memperkenalkan dan mensosialisasikan peserta Pemilu tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI ajak seluruh Parpol ikuti deklarasi kampanye damai.

Deklarasi kampanye damai dilaksanakan usai upacara peringatan hari Pahlawan, Sabtu (10/11) di halaman Kantor Bupati PALI Jalan Merdeka KM 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi.

"Tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah kampanye anti Sara, hoaks dan untuk menjadikan pemilih yang berdaulat agar negara kuat," ujar H Hasyim, ketua KPUD PALI.

Dijelaskan H Hasyim bahwa KPU telah telah menetapkan 16 partai politik, dua Pasangan calon presiden dan wakil presiden dan 807 calon anggota DPD sebagai peserta Pemilu tahun 2019.

"KPU juga telah menetapkan daftar calon tetap atau DCT anggota DPR DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten/kota pada tanggal 20 September 2018 sesuai dengan tahapan penyelenggaraan Pemilu 2019 dan masa kampanye telah dimulai pada tanggal 23 September 2018 sampai dengan tanggal 13 April 2019," jelas ketua KPUD.

Selama masa kampanye, ditambahkan H Hasyim bahwa peserta pemilu dapat melakukan kegiatan meraih simpatik pemilih dengan metode sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Dimaksudkan untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi misi program dan atau citra diri peserta pemilu," tambahnya.

Kegiatan deklarasi kampanye damai  juga diutarakan ketua KPUD PALI merupakan upaya KPU untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih dan diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih.

"Kita berharap agar peserta pemilu dapat meningkat melalui kegiatan kampanye yang tertib, tidak melakukan politisasi Sara tidak menyebarkan berita hoaks atau bohong, tidak melakukan politik uang dan tidak saling menghujat atau menghina. Dan kami menyarankan kepada seluruh Parpol agar memanfaatkan masa kampanye sebaik-baiknya untuk meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi misi dan program peserta pemilu," jabarnya
Share:

Gandeng Bawaslu Provinsi, Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif Terus Digelorakan

PALI -- Kegiatan Sosialisasi Pengembangan Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI, kali ini kegiatan yang dihadiri Bupati di wakili Ir. Arya Darmawan, Kapolsek Talang Ubi, Kompol Okto Iwan Setiawan, Kejari PALI, OPD, Kesbangpol, seluruh pimpinan partai politik, tokoh agama, tokoh masyrakat, tokoh pemuda, karang taruna dan pelajar pramuka digelar di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, kemarin Kamis (8/11).

Pelaksanaan kegiatan tersebut menggandeng nara sumber dari KPUD PALI dalam hal ini diwakili Divisi Parmas, Adella Rosita dan Junaidi SE, Komisioner Bawaslu Provinsi Sumsel.

Dijelaskan ketua Bawaslu PALI, Heru Muharom didampingi komisioner lainnya Basrul SAP dan Iwan Dedi bahwa kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan bagaimana pentingnya pengawasan partisipatif untuk dilaksanakan karen Pemilu semua warga Indonesia

"Kita ajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan proses dan tahapan Pemilu. Sebab, pengawasan yang dilaksanakan bersama sangatlah penting menuju suksesnya Pemilu 2019 mendatang," ungkap Heru Muharom.

Pada kegiatan tersebut, Bawaslu PALI juga banyak melontarkan kuis yang disampaikan nara sumber untuk membuat suasana jadi semarak dan semangat mengikuti acara tersebut.

Sementara itu, Bupati PALI diwakili Staff Ahli, Arya Darmawan mengajak semua elemen ikut serta mengawasi pemilu 2019 untuk sama-sama menjaga proses Pemilu baik itu Pileg atau Pilpres agar terhindar dari pelanggaran. "Sehingga keamanan di Kabupaten PALI  terjamin dan tetap kondusif," ajaknya.

Senada diucapkan Junaidi SE, Komisoner Bawaslu Sumsel, bahwa dalam pelaksanaan pengawasan Pemilu, Bawaslu tidak sendiri, tetapi bersama, KPU, DKPP, GAKUMDU, Kepolisian,Danramil, Satpol.pp serta elemen lainnya.

"Kita akan melakukan sekuat tenaga, usaha dan pemikiran untuk menjaga dan melaksanakan Pemilu Jujur, adil, mandiri dengan hasil berintegritas dan legitimate sesuai harapan masyarakat, bangsa dan negara ini," harap Junaidi.
Share:

Gugatan Terkait PAW PPP PALI Akhirnya Dicabut

PALI -- Kemelut Pergantian Antar Waktu (PAW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sempat diwarnai tarik ulur akibat adanya gugatan dari pihak Samsiar, yang mengklaim bahwa pihaknya yang sepatutnya diangkat sebagai pengganti Aka Cholik Darlin anggota DPRD PALI yang mengundurkan diri karena maju sebagai peserta Pileg 2019 namun pindah partai politik, akhirnya menemukan titik terang.

Bahkan, proses PAW tinggal menunggu SK dari Kementerian melalui Gubernur. Hal itu dikatakan Ketua DPRD PALI Drs H Soemarjono, menurutnya bahwa sengketa PAW sudah selesai dan yang bakal menggantikan Aka Cholik Darlin atas nama Aswawi Mansur.

"Sudah kita proses dan teruskan ke Bupati untuk selanjutnya disampaikan ke Gubernur. Polemik PPP sudah tidak ada masalah, dan pelaksanaan PAW tinggal menunggu proses saja, lebih cepat lebih baik," ungkap Soemarjono, Kamis (8/11).

Sementara untuk PAW PKPI, diakui Soemarjono dari awal tidak mengalami kendala. "Kini PKPI dan PPP hanya menunggu SKnya saja," tukasnya.

Perseteruan terkait PAW PPP sudah selesai dinyatakan juga Riasan SH, pengacara Samsiar. Bahwa awalnya memang pihaknya mengajukan gugatan terhadap Aswawi Mansur, PPP PALI, KPUD, DPRD dan Bupati.

"Kita sudah mendapatkan nomor perkaranya, yakni nomor 14 Khusus Parpol (Suspol). Namun ditengah perjalanan, rupanya ada kesepakatan antara Samsiar dan pihak tergugat. Atas dasar itu, maka kita cabut gugatan tersebut," jelas Riasan
Share:

Ratusan Warga Gunung Kemala Antusias ikuti sosialisasi Kardakum

PRABUMULIH – Sekretaris Daerah melalui Bagian Hukum dan Perundang undangan Kota Prabumulih menggelar sosialisasi tentang perundang undangan bidang perdata dan tata usaha negara Kota Prabumulih yang digelar di gedung serbaguna Kelurahan Gunung Kemala Kecamatan Prabumulih Barat, Selasa (5/11/18)

Dalam acara tersebut dihadiri oleh puluhan warga Kelurahan Gunung Kemala yang antusias mengikuti jalannya acara sosialisasi

Lurah Gunung Kemala, Sumarden, SKM dalam sambutannya mengatakan sosialisasi ini sangat membantu masyarakat yang belum tau dan belum mengerti tentang aturan hukum yang sebenarnya

“Sosialisasi ini sangat dibutuhkan bagi warga kami, kita sering berbenturan dengan masalah hukum seperti sengketa tanah, KDRT dan lainnya” ungkapnya

Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kota Prabumulih Nopridiansyah, S.H selaku Jaksa Pratama III/c mengatakan Pemerintah dalam hal ini Pemkot Prabumulih melalui Bagian Hukum dan Perundang undangan memberikan pemahaman tentang penegakan hukum melalui sosialisasi kemasyarakat

“masyarakat harus tau tentang hukum jangan kita sampai buta dalam peraturan UU yang ada”

Tri Lestari selaku Hakim di Kota Prabumulih yang menjadi pembicara dalam sosialisasi itu juga mengatakan masyarakat harus tau dan bisa membedakan hukum perdata dan hukum pidana, hal ini betujuan agar masyarakat lebih mengerti dan tidak bertindak diluar hukum jika nantinya berhadapan dengan masalah terkait hukum

Jonihar, Ketua RT.03 RW.04 Talang Borvit Kelurahan Gunung Kemala saat ini warganya masih banyak mengalami kasus berkaitan hukum, namun dirinya mengaku agak sedikit bingung jika masalah undang-undang namun setelah ada sosialisasi hukum secara gratis ini akan membuka wawasan tentang hukum” tandasnya (sn)
Share:

Kotak Suara Pemilu Diterima KPUD PALI

PALI -- Meski pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) masih terbilang lama, tetapi logistik Pemilu secara bertahap mulai didistribusikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke daerah-daerah. Seperti pada Selasa (6/11), KPUD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menerima logistik Pemilu berupa kotak suara.

Namun, KPUD PALI saat ini baru menerima kotak suara hanya berjumlah 105 buah, sementara kebutuhannya mencapai 3.006 untuk disebar di 581 TPS.

Hal itu diakui Ketua KPUD PALI H Hasyim melalui Adi Chandra, Divisi Logistik dan Data didampingi sekretaris KPUD PALI Marmansyah. "Distribusi kotak suara secara bertahap, tetapi untuk jadwal pendistribusian kotak suara sisanya atau logistik lainnya kami belum mengetahuinya," ungkap Adi Candra.

Dijelaskanya bahwa Kotak suara untuk Pemilu terbuat dari kertas kardus semua, dan bilik suara pun berbahan dasar sama.

"Sementara kotak suara lama yang terbuat dari seng saat ini berada di KPUD Muara Enim, sebab kita belum memiliki logistik Pemilu,  dan selama ini, kita pinjam dari Muara Enim. Informasinya, kotak suara lama tidak boleh dilelang, karena apabila kotak suara baru mengalami kekurangan, maka kotak suara lama yang akan dipergunakan," terangnya.

Saat ini, logistik yang diterima diakui Adi Candra disimpan di Gudang logistik KPUD PALI di Jalan Merdeka samping Mapolsek Talang Ubi.

"Semua logistik yang datang kita cek untuk memastikan tidak ada yang rusak maupun kurang, dan semuanya kita simpan di Gudang. Untuk distribusi ke PPK atau PPS kita tunggu jadwal dan arahan dari KPU pusat, apakah menunggu lengkap atau didistribusikan secara bertahap juga," pungkasnya
Share:

Sukseskan Pemilu, Bawaslu Terus Sosialisasikan Ini

PALI -- Sosialisasi Pengawasan Partisifatip terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), setelah menyambangi beberapa kecamatan, Bawaslu PALI kembali melakukan kegiatan sosialisasi tersebut di Kecamatan Tanah Abang pada Minggu (4/11).

Pada kegiatan sosialisasi Di Tanah Abang, di hadiri dan diikuti sejumlah elemen, baik dari Kepolisian yang mewakili pihak Polsek Tanah Abang, KPUD PALI yang di wakili ketua PPK kecamatan Tanah Abang, tokoh Agama, tokoh Pemuda dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Komisioner Bawasalu Iwan Dedi mengajak masyarakat, tokoh agama,tokoh pemuda untuk aktif dalam pengawasan partisifatip dalam rangka susksesnya Pemilu 2019.

"Kita harus bersatu padu dalam mensukseskan proses Pemilu dengan ikut berpartisipasi dalam pengawasan," ajak Iwan Dedi yang mewakili Ketua Bawaslu Heru Muharom.

Isu SARA, money politik termasuk  pelanggaran, untuk itu, Iwan Dedi menyarankan seluruh masyarakat tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan dan memecah belah serta segera  melaporkan ke Bawaslu.

"Apabila di lakukan pada masa kampanye penyampaian isu SARA maupun membagi-bagikan uang adalah pelanggaran Pemilu. Untuk itu mari bersama-sama mengawasi pelaksanaan Pemilu serentak 17 April 2019 untuk mendapatkan hasil Pemilu legitimate dan berintegritas," tandasnya.
Share:

Ajak Masyarakat Berpartisipasi Dalam Pengawasan Pemilu, Bawaslu PALI Turun 'Gunung'

PALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menggalakkan sosialisasi Pemilu partisipasi masyarakat dalam rangka menyongsong Pemilu 2019. Bahkan kegiatan untuk mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu, Bawaslu PALI rela turun 'gunung' menyambangi masyarakat ke kecamatan-kecamatan.

Kali ini dilaksanakan di Panwaslu Kecamatan Penukal, Kamis (1/11), yang dihadiri unsur pemerintah dari Kecamatan, Polsek, Babinsa, Tokoh Agama, Tokoh Masysrakat,Tokoh Pemuda. Sedangkan narasumber dari KPUD dan Komisioner Bawaslu PALI.

Azwar, ketua Panwaslu Kecamatan Penukal mengajak seluruh masyarakat kabupaten PALI untuk bersama-sama menciptakan kondisi lingkungan yang aman, tertib dan terkendali.

"Kegiatan ini juga sebagai sarana dalam mengajak masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan partisipatif Pemilu demi suksesnya jalannya tahapan Pemilu," kata Azwar.

Sementara itu, Iwan Dedi  komisioner Bawaslu PALI menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan, pencegahan dan penindakan secara menyeluruh terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

"Bawaslu juga bergandengan tangan dengan Gakumdu, Kapolres Muara Enim, sebagai tindakan hukum dan keamanan di Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April 2019 mendatang. Pengawasan partisipasi masyarakat sebagai pendukung kegiatan Bawaslu, untuk itu kami gencar sosialisasi ini untuk mendorong masyarakat agar berpartisipasi dalam pengawasan," terang Iwan Dedi. (red)
Share:

Jaga Stabilitas Politik Tetap Kondusif Saat Pemilu, Ini Harapan Sekda pali

PALI -- Jaga stabilitas politik tetap kondusif jelang Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil mengajak seluruh peserta Pemilu agar menyampaikan visi misi serta dalam mendulang suara dilakukan secara santun.

Ajakan itu disampaikan Sekda usai membuka Forum diskusi politik yang diselenggarakan Kesbangpol PALI, Rabu (31/10) di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo.

"Kita berkeinginan agar proses politik bisa berjalan lancar. Kami juga berharap agar Parpol peserta Pemilu serta calon anggota Legislatif yang tercatat di DCT juga tim suksesnya untuk berpolitik secara santun," ajak Sekda.

Sekda juga mengapresiasi kegiatan forum diskusi tersebut yang secara tidak langsung memberikan edukasi serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan proses Pemilu serentak.

"Karena Parpol mempunyai fungsi sebagai sarana sosialisasi politik juga wadah aspirasi masyarakat. Untuk itu peran Parpol sangat berpengaruh pada stabilitas politik dan kami tidak ingin saat proses politik kita terpecah," imbuhnya.

Sementara itu, Darmawi, kepala Kesbangpol PALI menyebutkan tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat dan pengurus Parpol peserta Pemilu agar memahami proses Pemilu serentak tahun 2019.

"Juga sebagai media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan akhir menjadikan masyarakat lebih paham politik, sadar akan hak dan kewajiban sehingga dapat ikut serta dalam menyongsong Pemilu serentak," jelas Darmawi. (whr)
Share:

Bawaslu PALI Kumpulkan Masyarakat, Rupanya Begini Tujuannya

PALI -- Hadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang baik itu Pileg maupun Pilpres, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ajak masyarakat yang telah memiliki hak suaranya, baik itu kaum milenial atau pemilih pemula maupun kaum marginal untuk bersama-sama mendukung dan mengawasi demi suksesnya gelaran Pemilu mendatang.

Tak hanya itu, Bawaslu juga mengajak masyarakat pemilih agar berpartisipasi untuk datang ke TPS pada 17 April 2019 dan memberikan hak suaranya.

"Kita lakukan jemput bola ke kecamatan-kecamatan, dan kita undang tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, pelajar, pramuka, kepala desa, perangkat desa dan unsur masyarakat lainnya agar ikut berperan aktif dalam pengawasan jalannya tahapan Pemilu sampai hari H nantinya," ungkap ketua Bawaslu, Heru Muharom melakui Iwan Dedi S. Kom Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antar Lembaga, Rabu (31/10).

Pada kegiatan tersebut, dikatakan Iwan Andi, Bawaslu mengajak masyarakat untuk menciptakan Pemilu jujur dan adil sehingga menghasilkan pilihan yg benar benar bisa memimpin negara dan bangsa ini.

"Untuk cintakan itu, kita ajak keterlibatan masyarakat dalam pengawasan partisifatif," tukasnya.

Dalam pengawasan, Iwan Andi menjelaskan bahwa harus berpedoman pada undang-undang no 7 tahun 2017 pada pasal 94 yang menyatakan partisipasi masyarakat bukan lagi hanya inisiatif Bawaslu.

"Dalam mengawasi penyelenggaraan Pemilu, terutama dalam melakukan pencegahan pelanggaran Pemilu dan sengketa proses Pemilu, Bawaslu harus melibatkan partisipasi masyarakat," jelasnya.

Diharapkannya bahwa dengan kegiatan tersebut peran serta masyarakat bisa meminimalisir pelanggaran sehingga proses Pemilu bisa sukses."Terjaganya suasana yang kondusif ada pada penyelenggara, partai politik, peserta pemilu, calon legislatif didukung peran masyarakat," tutupnya.
Share:

Jelang Pemilu 2019, Pemilih Pemula Dikumpulkan KPUD PALI

PALI -- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kumpulkan puluhan pelajar kelas XII SMA/SMK/Sederajat yang ada di Kecamatan Talang Ubi untuk diberikan pemahaman terkait Pemilu 2019 mendatang.

Kegiatan yang digelar pada Senin (29/10) di Gedung Serbaguna Simpang Lima Pendopo ini dibuka langsung Ketua KPUD PALI H.Hasyim didampingi Adella Rosita, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD PALI.

Dikatakan H. Hasyim melalui Adella Rosita bahwa kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pemula tersebut bertujuan mengenalkan Pemilu pada pemilih pemula serta memberikan pendidikan terkait Pemilu tahun 2019 mendatang.

"Diketahui bahwa pada 2019 mendatang, Pemilu bukan hanya melaksanakan pemilihan presiden saja, tetapi memilih calon anggota legislatif baik itu di DPR.RI, DPD, DPRD provinsi juga DPRD Kabupaten/kota. Nah, Pilpres dan Pileg ini tentunya akan membingungkan bagi pemilih pemula apabila kita tidak kenalkan," jelas Adella.

Pada kegiatan tersebut, selain memberikan pengenalan Pemilu, dikatakan Adella juga dilakukan sedikit simulasi tata cara pencoblosan.

"Kita ajak pelajar mensimulasikan cara mencoblos, agar nantinya pemilih pemula tidak bingung saat Hari H nanti, yakni pada 17 April 2019 mendatang," harapnya.
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts