Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

Setelah Ditangkap Di Linggau, WN Tiongkok Dideportasi

MUARA ENIM - Kantor Imigrasi Kelas II Muara Enim terus melakukan pengawasan terhadap warga Negara asing yang berada di wilayah kerjanya. Terbukti Imigrasi Muara Enim  mendeportasi (memulangkan) seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Negara RRC bernama Peng Changfu kenegara asalnya melalui Kedutaan RRC di Jakarta.

WNA tersebut diamankan aparat Kepolisian Polres Lubuk Linggau bersama petugas Imigrasi UKK Musirawas ketika berada di Bandara Silampari Lubuk Linggau saat hendak terbang ke Jakarta, Selasa (15/1). Yang bersangkutan didduga melanggar administrasi izin tinggal yang diberikan kepadanya.

Kepala Imigrasi Kelas II Muara Enim, Telmaizul, kepada awak media, Jumat (18/1) mengatakan, yang bersangkutan diduga telah melakukan pengobatan dengan menjual obat obat herbal. “Barang bukti obat obatan herbal yang dijual tersebut saat ini telah diamankan oleh Polres Lubuk Linggau,” jelasnya Telmaizul.

Menurutnya, penangkapan WNA tersebut bermula dari yang bersangkutan hendak pulang ke Jakarta melalui Bandara Silampari naik pesawat batik. Pada saat melalui pemeriksaan, petugas Bandara Silampari menaruh curiga dengan yang bersangkutan karena didalam tasnya ditemukan banyak obat obatan herbal.

Lantas, lanjutnya, pihak bandara, menghubungi Polres Lubuk Linggau dan mengamankan yang bersangkutan. Selanjutnya petugas Polres Lubuk Linggau menghubungi petugas Imigrasi UKK Musirawas.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan, tidak ada bukti bukti hukum yang kuat atau projustia untuk menjerat yang bersangkutan hingga ke persidangan, sehingga yang bersangkutan dijerat melanggar administrasin izin tinggal,” jelasnya.

Sesuai visanya, izin tinggal yang bersangkutan selama 60 hari mulai 18 Desember 2018 hingga 5 februari 2019. Dia masuk Indonesia melalui Bandara Soekarno Hatta Jakarta. “Yang bersangkutan sudah beberapa kali datang ke Indonesia, namun baru kali ini sampai ke Sumatera Selatan, biasanya hanya berada di Jakarta dan Jawa Barat,” jelasnya.

Visa yang milikinya, untuk kunjungan wisata, social budaya, pembicaraan bisnis atau promosi. Namun pada kenyataannya, yang bersangkutan melakukan pengobatan tradisional akufuntur dengan menggunakan obat obatan hermal ke tempat tempat rumah ibadah.

“Sesuai pengakuan yang bersangkutan, pengobatan yang dilakukannya bersifat social. Namun tindakan yang dilakukannya telah melanggar administrasi keimigrasian, sehingga kita deportasi,’ujarnya.

Yang bersangkutan, lanjutnya, hari ini (kemarin-Red) diberangkatkan ke Jakarta selanjutnya langsung diterbangkan ke Negara asalnya memalui Bandara Internasional Sookerno Hatta dengan dikawal oleh petugas Keimigrasian. (SN)
Share:

3 Hari Mandi Air Galon

MUARA ENIM - Warga kota muara enim keluhkan air PDAM Tirta Lematang Enim yang tidak mengalir dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya warga terpaksa menggunakan air galon untuk kebutuhan mandi dan BAB sejak tiga hari terakhir.

Rozi salah seorang warga mengatakan sudag tiga hari menggunakan air galon lantaran persediaan air sudah habis. "Sudah tiga hari tak mengalir, mau bagaimana lagi terpaksa menggunakan air galon untuk mandi, apalagi ada anak yang masih balita," ujarnya.

Lanjutnya, dalam sehari saja air bak harus di isi delapan buah galon dimana masing masing Rp 4000,-. Bila terus seperti ini pelanggan merasa dirugikan. "Ya rugi habis saja uang untuk membeli air galon, harusnya untuk minum malah untuk mandi," ungkapnya.

Dirinya mengaku tidak mengetahui apa penyebab tidak mengalirnya air kerumahnya, padahal tidak pernah telat membayar. "Bayar terus tapi pelayanan seperti ini, kami harap agar PDAM Tirta Enim memperbaikinya dan kembali mengaliri air," tegasnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Enim, Sartono mengatakan tidak mengalirnya air lantaran trafo milik PDAM tersambar petir saat hujan lebat beberapa waktu lalu. "Tapi alatnya sudah kami beli dan sedang dalam perjalanan," bebernya.

Menurutnya, bila alat sampai maka petugas langsung melakukan perbaikan sehingga bisa langsung mengaliri air. "Ada sekitar 3000 pelanggan yang terdampak yakni pelita sari, dusun Muara Enim, Transad dan islamic centre," tukasnya. (SN)
Share:

Travo Disambar Petir, Pelanggan Tak Nikmati Air Bersih

MUARA ENIM--Para pelanggaran PDAM Lematang Enim yang berada di Kawasan Kelurahan Pasar 1 Kota Muara Enim dan sekitarnya mengalami kesulitan air bersih. Soalnya sudah tiga hari ini air PADM tersebut tidak mengalir akibat travo listrik pada intake pembangkit Sungai Enim jembatan enim 2 disambar petir.

Kondisi itu membuat pelanggan ada yang terpaksa membeli air isu ulang alias air galon dipergunakan untuk mandi maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.

Selain itu ada juga pelanggan yang terpaksa membeli air menggunakan mobil tangki untuk memebuhi kebutuhan rumah tangganya.

Pelanggan juga sangat kecewa dengan sikap manajemen PDAM yang terkesan lambat dalam melakukan perbaikan travo pembangkir yang disambar petir tersebut. Membuat pelanggan menjadi kesulitan air.

Salah saorang pelanggan yang terpaksa membeli air isu ulang alias air galon adalah Rozi.  “Sudah tiga hari ini aku menggunakan air galon lantaran persediaan air sudah habis. Mau bagaimana lagi terpaksa menggunakan air galon untuk mandi, apalagi ada anak yang masih balita," ujarnya, Kamis (17/1).

Menurutnya, dalam satu dia harus mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli air galon untuk diisikan dalam bak kamar mandinya. “Harga air isi ulang Rp 4000/galon, kalau 8 galon hitung sendirilah. Kalau dibilang rugi ya iya, habis saja uang untuk membeli air galon, harusnya untuk minum malah untuk mandi," tegasnya.

Kekecewaan serupa juga diutarakan Westi pelanggan PDAM lainnya. “Kita sangat menyesalkan pihak PDAM yang terkesan lambat dalam melakukan perbaikan. Seharusnya PDAM bisa menggunakan mesin genset, agar air bisa tetap dialirkan kerumah rumah pelanggan,” tegasnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Lematang Enim, Sartono ketika dikonfirmasi mengatakan tidak mengalirnya air lantaran travo milik PDAM tersambar petir saat hujan lebat beberapa waktu lalu. "Tapi alatnya sudah kami beli dan sedang dalam perjalanan," jelasnya.

Menurutnya, bila alat sampai maka petugas langsung melakukan perbaikan sehingga bisa langsung mengaliri air. "Ada sekitar 3000 pelanggan yang terdampak yakni pelita sari, dusun Muara Enim, Transad dan islamic centre," jelasnya.(SN)
Share:

Disdukcapil PALI Datangi Lapas Muara Enim, Ada Apa?

PALI--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DisdukCapil) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak datangi Lapas Muara Enim untuk mendata identitas KTP atau KK warga binaan asal Bumi Serepat Serasan, Kamis (17/1).

Kegiatan tersebut merupakan Gerakan Nasional Jemput Bola KTP-el serentak Disdukcapil se-indonesia.

Menurut, Rismaliza, kepala Disdukcapil PALI, sebanyak 180 warga binaan asal PALI melakukan pelayanan kependudukan.

"Sebanyak 12 KTP-el langsung di bagikan oleh petugas Lapas. KTP-el tersebut langsung kita cetak karena memang hanya dilakukan perubahan dari Muara Enim jadi PALI," ujar Rismaliza.

Sementara untuk 102 data, tidak ditemukan. Namun petugas Disdukcapil langsung memproses dengan melakukan pencarian di data base kemudian di entri dan diterbitkan KTP-el yang bersangkutan

"Saat ini pencarian data langsung entri dan perekaman. Jadi apabila ada warga binaan belum sama sekali melakukan perekaman, kita langsung data dan rekam kemudian diterbitkan," terangnya.

Kepala Disdukcapil PALI juga meminta masyarakat untuk aktif melakukan perekaman e-KTP tanpa menunggu tindakan dari Dukcapil, sebab selain untuk keperluan data diri, KTP-el juga untuk syarat menyalurkan hak pilih pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

"Bagi masyarakat PALI yang belum mengurus administrasi kependudukannya silahkan datang ke kantor Disdukcapil, agar pada gelaran Pemilu nanti, seluruh masyarakat yang telah mempunyai hak pilih bisa berpartisipasi pada pesta demokrasi tersebut," ajaknya.(red)
Share:

Tekan Peredaran Narkoba, Satpol.PP PALI Tetap Pantau Hiburan OT

PALI-- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tetap pantau dan bakal tindak tegas adanya hiburan Orgen Tunggal (OT) yang lebihi izin. Sebab, pada izin yang dikeluarkan kepolisian, seluruhnya apabila siang sampai batas waktu pukul 17.00 WIB, atau apabila dilanjutkan malam sampai batas waktu pukul 00.00 WIB.

Disamping atas batasan waktu main, hiburan OT juga dilarang keras menggelar musik remix.

"Ini sebagai upaya pemerintah dalam menekan peredaran narkoba juga menjaga ketertiban umum. Sebab, kalau hiburan OT dimainkan sampai larut malam tentunya mengganggu warga lainnya," ujar Zulkopli, Plt Kepala Satpol.PP PALI, Kamis (17/1).

Diakuinya, sejak edaran Bupati PALI tentang larangan menggelar musik remix disebarkan diseluruh desa dan kelurahan, sudah banyak wilayah yang tidak menggelar hiburan OT sampai malam hari.

"Sudah ada sebagian desa yang hanya menggelar hiburan OT pada siang hari saja, sebagai pengisi saat sedekah adat. Namun untuk yang masih sampai malam, diharapkan jangan lampaui batas," harapnya.

Apabila masih saja ada ditemukan hiburan OT sampai larut malam atau menggelar musik remix, pihaknya akan menyita peralatan OT.

"Kita akan tegas, musik remix bisa memicu warga mengkonsumsi narkoba. Oleh Karenanya kita lakukan pencegahan. Kita juga terus lakukan patroli ketika ada hiburan OT yang digelar saat hajatan warga. Kepada camat dan kepala desa harus proaktif bekerja sama kelapangan dan memberikan informasi supaya tidak ada lagi yang kecolongan," tandasnya.(red)
Share:

Seram! Tak Ditunggu Rumah Dinas Wawako Prabumulih Dipenuhi Semak Belukar

PRABUMULIH – Rumah yang merupakan tempat tinggal selayaknya bersih dan nyaman, namun tidak demikian dengan Rumah Dinas Wakil Walikota Prabumulih yang dibangun sekitar tahun 2007 silam dimasa kepemimpinan Plt Walikota Yuri Gagarin, SH.MM kini seperti rumah hantu.

Pasalnya rumah yang dibangun dijalan Nibungan Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih itu sudah ditumbuhi kayu dan rumput yang menjulang tinggi hampir menutupi rumah dengan dua lantai itu.

Menurut beberapa informasi yang didapat rumah dinas Wakil Walikota (wawako) Prabumulih itu menghabiskan dana sebesar Rp.1,5 Miliar yang dilengkapi fasilitas yang cukup mewah seperti ruang tamu, ruang pertemuan, ruang keluarga dan fasilitas lainnya yang kini terbengkalai.

 

https://m.youtube.com/watch?v=6vsCx71TeuA

 

Dari penuturan warga setempat mengaku sejak pertama kali dibangun dimasa kepemimpinaan Drs. Rachman Djalili, MM dahulu, rumdin wawako itu tak pernah ditempati hingga kini

Terkait itu, warga Kelurahan Anak Petai berharap rumah tersebut segera dibersihkan dan bisa ditempati, karena menurutnya rumah yang cukup mega itu sayang jika tidak dihuni

“banyak duet habes untuk bangun rumah ini, sudah hampir 12 tahunan rumah ini sejak dibangun dak pernah diurus” ucap Sumarjo selaku toko Agama setempat

Senada diungkapkan Rudi Hartono. Menurutnya, rumah dinas tersebut ada baiknya di tempati oleh pejabat pemerintahan. "Kalau memang tidak ada yang mau, itukan berdekatan dengan Polsek Utara. Serahkan saja untuk perumahan Kapolsek," Harapnya. (SN)
Share:

Dilalap Sijago Merah, SD Negeri 15 Prabumulih Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah

PRABUMULIH - Pasca terjadinya kebakaran pada pukul jam 12 malam tadi kini sejumlah guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Kota Prabumuln membersihkan sisa-sisa buku atapun alat-alat belajar yang masih tersisa dan membuang yang sudah rusak terbakar.

Akibat kejadian tadi malam, dua lokal yang berada tepat di samping perpustakaan tidak bisa digunakan untuk proses belajar lantaran hangus terbakar.

Kepala SD Negeri 15, Hj Nurlela S.Pd saat dikonfirmasi disela-sela aktifitas pembersihan mengatakan terdapat dua lokal yang tidak bisa digunakan untuk aktifitas belajar mengajar yakni lokal Kelas 1 dan lokal kelas 6.

"Terpaksa tidak di gunakan dikarenakan takut terjadi hal yang tak diinginkan saat digunakan untuk belajar," Ujar Nurlela, Rabu (16/1).

Dikatakan Nurlela, kejadian bakar gedung  Perpustakaan SD Negeri 15 ini diduga karena konsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan Perpustakaan.

 

https://m.youtube.com/watch?v=KV5RWz_DTwA

 

"Kejadian ini membuat kami pihak sekolah mengalami banyak kerugian, kerugian ini kira kira sebesar 100 juta rupiah," ungkapnya.

Menurut Nurlela, untuk membangun lokal yang terbakar memerlukan biaya tak sedikit serta butuh waktu yang cukup lama.

"Untuk itu, harapan kami ada relawan yang membantu untuk perbaikan lokal yang terbakar," terangnya.

Dari pantauan kondisi ruang perpustakaan pasca kebakaran mengalami kerusakkan cukup parah. Sejumlah buku, alat peraga pembelajaran serta rak-rak buku dan etalase hangus terbakar.

Namun, ditengah musibah tersebut, Al Quran, sejadah serta mukena yang ada didalam perpusatakaan sama sekali tidak termakan api.

Sementara, para siswa masih mengikuti belajar mengajar seperti biasa. (Fik)
Share:

Banjir, Banyak Pelajar Putar Arah

PALI--Arus sungai Penukal yang membentang di Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap akibat diguyur hujan hampir semalam suntuk. Imbasnya, akses penghubung keluar masuk desa tersebut nyaris putus karena terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 60 centimeter.

Aktivitas warga pun terhambat, karena selain masyarakat umum terhalang banjir, pelajar tingkat SMP dan SMA yang bersekolah diluar desa tersebut banyak yang memutar arah mengurungkan niatnya untuk belajar.

"Karena tinggi air sebatas paha orang dewasa, menyebabkan angkutan sekolah tidak bisa lewat. Akibatnya pelajar SMP dan SMA tidak bersekolah," ujar Edi, warga setempat, Rabu (16/1).

Pengakuan sama diutarakan Yas Budaya, tokoh masyarakat setempat bahwa banjir yang memutus akses jalan Desa Sungai Ibul bukan kali ini terjadi.

"Kami minta pemerintah untuk melalukan normalisasi sungai Penukal juga Sungai Ibul yang letaknya persis didalam dusun yang telah mengalami pendangkalan agar desa kami bebas banjir," pintanya.

Terpisah, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa bukan hanya di Desa Sungai Ibul yang mengalami banjir, tetapi ada beberapa wilayah juga megalami hal sama.

"Terutama wilayah yang letaknya dekat bantaran sungai Lematang, kalau di Sungai Ibul banjir bandang," terangnya. (red)
Share:

Banjir Setinggi 60 Cm Genangi Sungai Ibul PALI, Akses Jalan Lumpuh

PALI -- Arus sungai Penukal yang membentang di Desa Sungai Ibul Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meluap akibat diguyur hujan hampir semalam suntuk. Imbasnya, akses penghubung keluar masuk desa tersebut nyaris putus karena terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari 60 centimeter.

Aktivitas warga pun terhambat, karena selain masyarakat umum terhalang banjir, pelajar tingkat SMP dan SMA yang bersekolah diluar desa tersebut banyak yang memutar arah mengurungkan niatnya untuk belajar.

"Karena tinggi air sebatas paha orang dewasa, menyebabkan angkutan sekolah tidak bisa lewat. Akibatnya pelajar SMP dan SMA tidak bersekolah," ujar Edi, warga setempat, Rabu (16/1).

Pengakuan sama diutarakan Yas Budaya, tokoh masyarakat setempat bahwa banjir yang memutus akses jalan Desa Sungai Ibul bukan kali ini terjadi.

"Kami minta pemerintah untuk melalukan normalisasi sungai Penukal juga Sungai Ibul yang letaknya persis didalam dusun yang telah mengalami pendangkalan agar desa kami bebas banjir," pintanya.

Terpisah, Junaidi Anuar, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI menyebutkan bahwa bukan hanya di Desa Sungai Ibul yang mengalami banjir, tetapi ada beberapa wilayah juga megalami hal sama.

"Terutama wilayah yang letaknya dekat bantaran sungai Lematang, kalau di Sungai Ibul banjir bandang," terangnya
Share:

Pantau LSM di PALI, Kesbangpol Lakukan Pendataan

PALI -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lakukan pendataan ulang bagi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ada di Bumi Serepat Serasan.

Hal ini bertujuan agar keberadaan LSM atau Organisasi Masyarakat (Ormas) maupun forum bisa terpantau.

"Baru ada beberapa LSM maupun Ormas yang menyerahkan berkas. Padahal pendataan ulang itu telah kita lakukan sejak September 2018 lalu," ungkap Drs Darmawi, Plt Badan Kesbangpol PALI, Selasa (15/1).

Diakui Darmawi bahwa jumlah LSM yang terdata di Badan Kesbangpol PALI ada 32 organisasi sedangkan Ormas atau forum ada 11.

"Berkas yang mereka (LSM atau Ormas, red) yang diserahkan akan kita data kembali, yang artinya LSM tersebut masih aktif. Sebab, data tahun 2018 belum tentu sama dengan tahun ini. Karena mungkin ada perubahan pengurus atau alamat kantornya, jadi pendataan ulang sangat penting bagi kami agar keberadaan LSM dan Ormas maupun Forum legal," tukasnya.

Darmawi berharap agar seluruh LSM maupun Ormas dan forum untuk segera menyerahkan berkas baru.

"Kita sangat berharap seluruh LSM bisa mendukung kegiatan ini, karena keberadaan LSM atau yang lainnya sebagai mitra pemerintah bisa terus berkontribusi sesuai tupoksinya," harapnya
Share:

Sepi Pendaftar, 3 Peserta Tes CPNS Formasi Dokter Gigi di PALI Melenggang Mulus

PALI -- Satu formasi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kosong pasca seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 lalu, yakni formasi dokter gigi. Kekosongan formasi tersebut dikarenakan kurangnya pelamar saat pendaftaran tes CPNS dibuka.

Hal itu dikatakan Yuhairuddin, kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Menurutnya, dari empat formasi dokter gigi hanya ada tiga pelamar.

"Semua pelamar di farmasi dokter gigi yang ikut tes alhamdulillah lulus, namun karena kurangnya pelamar, maka satu formasi kosong," ungkap Yuhok, panggilan Kepala BKPSDM PALI, Senin (14/1).

Namun diakui Yuhok, bahwa untuk formasi lainnya sudah terisi dan saat ini seluruh CPNS yang lulus tengah melakukan pemberkasan.

"Dari formasi yang ada, yakni 337 formasi, terisi 336 formasi. Saat ini kita lakukan pemberkasan, kemudian kita laporkan ke BKN untuk meminta NIP, kalau sudah keluar kita buatkan SK Bupati," tukasnya.

Diperkirakan, Maret 2019 mendatang, seluruh CPNS yang lulus sudah bisa bekerja di Kabupaten PALI sesuai formasinya.

"Kalau semuanya lengkap, diperkirakan pada bulan Maret atau April seluruh CPNS sudah bisa dilantik dan mulai bekerja," tutupnya.
Share:

Hendak BAB Di Sungai, Risol Malah Hanyut

MUARA ENIM - Sungguh malang nasib yang dialami Risol (33), warga Talang Subur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Korban tewas tenggelam di aliran Sungai Lematang saat hendak membuang hajat air besar di pinggir aliran Sungai Lematang yang berada di Desa Rami Pasai i, Kecamatan Benakat, Muara Enim.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (10/1) sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban bersilaturahmi kerumah keluarganya yang ada di Desa Rami Pasai , Benakat. Namun mayat korban baru ditemukan pada Sabtu (12/1) sekitar pukul 11.45 WIB, oleh Timsar gabungan bersama anggota Polsek Gunung Megang dan masyarakat maupun keluarga korban.

Kejadian itu bermula dari, korban silahturahmi kerumah keluarganya bernama Mat Rudin di Desa Rami Pasai Kecamatan Benakat. Lalu korban hendak membuang air besar di pinggir Sungai Lematang desa tersebut. Namun korban tidak kunjung kembali dari membuang air besar. Kemudian keluargo korban menjadi curiga dan melihatnya ke pinggir sungai tempat korban membuang air besar. Ternyata korban sudah tidak ada di tempat tersebut.

Korban diduga telah jatuh ke dalam sungai dan hanyut terseret air sungai. Lantas keluarga bersama beserta perangkat desa dan juga tim basarnas provinsi, tim resque pt.ba dan tim DPKP Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Muara Enim melakukan pencarian.

Upaya pencarian membuahkan jasil pada Sabtu(12/1), sekira pukul 11.45 Wib Korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi telungkup dan tubuhnya mengembung. Mayat korban dievakuasi dan langsung dibawa kerumah Duka di Pendopo menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Benakat.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta, ketika dikonfirmasi, Minggu (13/1) membenarkan kejadian itu. “Korban murni tenggelam dan pihak keluarga juga membuat surat pernyataan,” jelasnya.
Share:

Mencekam! Puluhan Warga Blokade Jalan Jenderal Sudirman Hingga Menyebabkan Macet. Ricuh?

SUDIRMAN -- Buntut dari pelarangan parkir liar disisi Jalan Jenderal Sudirman Kota Palembang oleh Dinas terkait, sejumlah pemilik toko turun kejalan, Rabu (9/1).

Para pemilik toko kemudian melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes atas kebijakkan yang diberlakukan Pemerintah setempat yang dinilai merugikan para pemilik toko.

Pasalnya, akibat pelarangan parkir disisi jalan menyebabkan omzet pedagang menjadi menurun.

Alih-alih melakukan aksi protes, apa yang dilakukan pemilik toko ini menyebabkan kemacetan.

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan sejumlah petugas kepolisian disiagakan di lokasi.

Video blokade jalan oleh pemilik toko tersebut tersebar luas di sosial media, baik Whatapp maupun facebook.

SIMAK VIDEONYA :

 

https://m.youtube.com/watch?v=X62g1h777-A
Share:

Jaga Kebersamaan Umat

MUARA ENIM - Bupati Muara Enim H Ahmad Yani, pimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) ke-73, tingkat Kabupaten Muara Enim, di Lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Muara Enim, Kamis (3/1).

Acara ini turut dihadiri Wakil Bupati H Juarsah, Kepala Kemenag Muara Enim H Abdul Harris Putra, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim Telmaizul Syatri, para Kepala OPD di lingkup Pemkab Muara Enim, serta pegawai, guru dan siswa-siswi MI, MTs, MA di bawah naungan Kantor Kemenag Muara Enim.

Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Yani, membacakan sambutan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifundin, mengatakan peringatan HAB ini dalam kesederhanaan, keprihatinan, dan kepedulian.

Indonesia masih berkabung atas peristiwa alam di wilayah Lombok, Palu, Banten dan Lampung. Untuk itu, dia mengajak bersama-sama prihatin dan peduli untuk membantu saudara-saudara yang mengalami musibah. “Seluruh bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan dalam derita dan bahagia, dalam sukacita maupun dukalara,” tuturnya.

Kemudian, sejalan dengan tema HAB Kemenag tahun ini yaitu 'Jaga Kebersamaan Umat', dirinya mengajak seluruh jajaran Kemenag, di tahun politik sekarang ini untuk menebar kebersamaan.

“Saya mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama kabupaten/kota di Indoensia, di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri di atas dan untuk semua kelompok dan golongan kepentingan,” tutur Yani.

Memasuki tahun 2019, kata dia, ada enam sasaran strategis program Kemenag RI yang telah digariskan. Pertama, peningkatan kualitas kehidupan umat beragam. Kedua, peningkatan harmoni sosial dan kerukunan umat beragama. Ketiga, peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.

Kemudian, keempat peningkatan akses layanan pendidikan. Kelima, peningkatan mutu pendidikan agama dan keagamaan. Dan, keenam peningkatan kualitas tata kelola pembangunan bidang agama.

Lebih jauh, kata Yani, masih membacakan sambutan Menteri Agama RI. Ke depan, program bimbingan perkawinan dan konseling keluarga supaya dijalankan lebih masif. “Ketahanan keluarga belakangan ini menghadapi ancaman guncangan dan kerapuhan. Seperti terlihat dari tingginya angka perceraian, perkawinan usia dini, dan kekerasan dalam rumah tangga,” bebernya.

Untuk itu, ia minta agar Program Bimbingan Perkawinan dan Konseling Keluarga dijalankan secara lebih masif bekerjasama dengan organisasi mitra Kementerian Agama dan ormas keagamaan lainnya.
Share:

Tiga Rumah Ludes Terbakar

MUARA ENIM --Warga Kampung 6 Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Muara Enim, Rabu (2/1) sekitar pukul 09.30WIB sempat heboh dan panik. Soalnya kobaran apik telah melalap tiga rumah warga yang berkontruksi kayu berbentuk panggung.

Dalam kejadian itu tidak ada menelan korban jiwa. Namun hampir seluruh harta benda milik korban habis dilalap sijago merah. Penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti, namun kuat dugaan berasal dari arus pendek listrik.

Adapun ketiga rumah yang ludes milik Fahmi (45), Yunus (90) pemilik Pesantren Nurul Iman dan Mayudin (45).  Api diduga berasal dari rumah Yunus yang selama ini dijadikan sebagai pondok pesantren Nurul Iman untuk kegiatan pengajian anak anak.

Namun pada saat kejadian tersebut, di rumah tersebut dalam kondisi kosong, tidak ada kegiatan pengajian. Kobaran api terus membesar dan menyambar rumah milik Fahmi dan Mayudin  yang berada di sebelahnya.

Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 11.30 WIB, setelah tiba mobil pemadam kebakaran dari Pemkab Muara Enim, dari PT TEL dan PT Pertamina Limau. Para korban yang rumahnya terbakar untuk sementara ini ditampung di rumah keluarganya masing masing.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kabag Opsnya, Kompol Irwan Andeta dan Kapolsek Gunung Megang, membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini kejadian itu masih ditangani anggota Polsek Gunung Megang, kemudian anggota juga telah melakukan pengamanan untuk mengantisifasi hal hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Share:

HUT KWP Sukses Berkat Dukungan Pertamina Pendopo

PALI-- Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Komunitas Wong Pendopo (KWP) ke-9 yang di laksanakan oleh Kordinator Wilayah (Korwil) daerah istimewa Pendopo kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sukses terlaksana dengan meriah.

Kemeriahan tersebut tak lepas dari peran serta dan dukungan oleh pihak PT. Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, Kabupaten PALI yang dalam hal ini memberikan sumbangsihnya berupa pendanaan kegiatan KWP, penginapan untuk pengurus maupun fasilitas lainnya dari luar Kabupaten PALI dan dari Propinsi Sumsel.

CSR Staf Pendopo Field. Yogi Banavinto mengatakan, bahwa PT. Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field akan selalu mendukung semua bentuk kegiatan dari organisasi maupun komunitas yang nilainya positif untuk masyarakat Kabupaten PALI.

"kami (PT Pertamina Asset 2 Pendopo Field) siap mendukung segala kegiatan dari organisasi maupun Komunitas. apa lagi seperti saat ini KWP menggelar seminar untuk para guru dan sunatan massal tentu sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat," Katanya di Gedung Arsendora Komperta Pendopo.

Kami berharap, kedepannya, antara PT. Pertamina Asset 2 Pendopo Field, masyarakat, pemerintah, lembaga dan media terjalin kerjasama yang lebih baik lagi.

“mohon dukungan dari semua pihak agar kedepannya produksi minyak dan gas (migas) PT Pertamina asset 2 Pendopo Field dapat meningkat dan mencapai target,” harapnya. (red)
Share:

Tabrakkan dengan Mobil, Pengendara Motor Tewas Tersangkut di Pohon

PRABUMULIH -- Pergantian tahun kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sindur Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kita Prabumulih, Senin (31/12) sore sekitar pukul 17.30 wib.

Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat warna putih bernopol BG 4376 TT yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas mengenaskan dan tersangkut disebuah pohon disisi jalan setelah motor yang dikendarainya bertabrakkan dengan mobil Mitsubishi Xpander warna putih bernopol BG 1885 CI.

Sementara, pengendara mobil yang diketahui bernama Devi Dwi Herlian (31), warga Jalan RA Kartini Gang Musi Indah RT 01/RW 02 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabmulih Timur hanya mengalami luka ringan.

 

https://m.youtube.com/watch?v=INgZ3Vg8tP0

 

Belum diketahui pasti kronologi kecelakaannya maut tersebut, namun dari informasi yang didapat Mobil Xpander diduga sempat keluar jalur, karena menghindari mobil dari arah Sindur saat melaju dari arah Tugu Batik.

Namun, ketika mobil tersebut hendak masuk ke jalurnya lagi saat bersamaan motor honda beat melintas tabrakkanpun tak dapat dihindari.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. "Memang benar. Anggota kita telah meluncur ke TKP untuk melakukan olah kejadian perkara," Ujar Kapolres.

Pasca kejadian, lanjutnya, pengendara motor meninggal dunia dan jasadnya langsung di evakuasi ke Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih. "Begitu juga pengendara mobil diberikan perawatan juga di RSUD," ungkapnya.

Kasus kecelakaan maut ini sendiri masih ditangani oleh petugas Satlantas Polres Prabumulih.(sn)
Share:

Ditentang! Perayaan Tahun Baru Tetap Digelar. Pemkot Prabumulih Hura-Hura?

PRABUMULIH – Acara menyambut pergantian tahun baru 2019 di Taman Kota Prabumulih tetap digelar, yang sebelumnya banyak netizen yang menyayangkan acara tersebut karena dianggap akan membawa petaka bagi masyarakat, Selasa (31/12/18).

Masyarakat menilai kegiatan merayakkan tahun baru akan membuat tuhan murka dan berpendapat bumi sudah mulai tua, hal tersebut terlihat dari beberapa info yang beredar dimedia sosial. Netizen beranggapan bahwa kegiatan perayaan tahun baru adalah hal yang sangat sia-sia.

Dikutip dari media sosial facebook yang ramai diperbincangkan beberapa hari terakhir banyak masyarakat saling mengingatkan untuk tidak berpergian saat pergantian tahun baru.

Sebagian netizen menyarankan untuk tidak menghabiskan uang diwaktu pergantian tahun baru karena mereka beranggapan uang kembang api yang akan menghiasi langit Kota Prabumulih lebih baik disumbangkan ke beberapa wilayah yang saat ini sedang terkena musibah Tsunami dan Gempa

Dilain itu, Perayaan pergantian tahun yang digelar Pemerintah Kota Prabumulih (pemkot) dilapangan Taman Kota Prabumulih tetap berjalan dengan aman dan lancar

Tak hanya perayaan pergantian tahun baru dan menyalakan kembang api Pemkot Prabumulih juga menggelar Penggalangan Dana untuk  Musibah Tsunami di Banten dan Lampung

Walikota Prabumulih Ir.H.Ridho Yahya, MM dan Wakil Walikota Prabumulih H.Andriyansah Fikri, SH dipanggung Konser amal tadi malam mengatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih yang merasa keberatan dengan diadakannya perayaan malam pergantian tahun baru yang sejak lama sudah direncanakan

“Kita memohon maaf yang sebesar besarnya jika sebagian masyarakat merasa tersinggung dengan acara ini, namun perlu diketahui Pemerintah Kota Prabumulih tidak pernah menari dengan penderitaan saudara kita disana” ucapnya

Dalam konser Amal tadi malam Pemkot Prabumulih melakukan penggalangan dana untuk membantu masyarakat di Banten dan Lampung yang terkena musiba Tsunami

“Pemkot Prabumulih tidak tinggal diam, keluhan dan saran masyarakat pasti kita dengar” tambahnya seraya mengatakan Pemkot Prabumulih akan datang langsung ke Lampung untuk memberikan bantuan

Dari Konser Amal yang digelar tadi malam terkumpul uang sementara sekitar Rp.13.169.000 dari sumbangan SKPD sebesar Rp.2 juta, Kapolres Prabumulih Rp.3 juta dan dari masyarakat yang hadir tadi malam terkumpul dana sebesar Rp.2.168.500 dan dari sumbangan lainnya

Acara pergantian tahun baru yang ditutup dengan dentuman kembang api menghiasi langit Kota Prabumulih dan meninggalkan tahun sebelumnya itu diharapkan program Pemerintah Kota Prabumulih kedepan dapat dirasakan  oleh seluruh masyarakat hingga pelosok (sn)

 

SIMAK VIDEO PERAYAAN TAHUN BARU DI PRABUMULIH :

 

https://m.youtube.com/watch?v=D9nwGCx2VA8
Share:

Begini Keinginan Bupati PALI Saat Malam Tahun Baru

PALI-- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo menyampaikan keinginannya saat malam pergantian tahun, dimana orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan ini berharap pelaksanaan perayaan malam tahun baru bisa berjalan aman, lancar dan tertib.

Hal itu dikemukakan Heri Amalindo saat pimpin apel gabungan kesiapan pengamanan malam tahun baru yang diikuti Kepolisian, TNI, Satpol.PP, BPBD, Dishub, dan Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Senin (31/12) di Simpang Lima Pendopo Kecamatan Talang Ubi.

Bupati juga menekankan kepada Dinas Damkar agar siap siaga selama 24 jam selama perayaan malam pergantian tahun.

"Sebab, saat perayaan malam tahun baru, banyak warga merayakannya dengan cara melakukan bakar-bakar, diantaranya bakar jagung dan lainnya. Ini harus kita antisipasi agar jangan terjadi musibah," ujar Bupati.

Bupati juga berpesan agar seluruh anggota tim gabungan untuk menjalankan tugasnya dan mencegah segala bentuk kegiatan yang bakal membahayakan dan menggangu ketertiban.

"Kita semua tidak ingin adanya kejadian yang tidak diinginkan atau adanya musibah. Untuk itu, mari kita bahu membahu untuk mengamankan dan memantau jalannya malam pergantian tahun agar pelaksanaannya bisa tertib dan aman," pesannya.

Sementara itu, Kompol Okto Iwan, Kapolsek Talang Ubi memerintahkan kepada jajarannya agar melakukan patroli setiap satu jam.

"Anggota kita akan kita sebar dibeberapa lokasi, diantaranya di Bumi perkemahan di Talang Kerangan Kelurahan Talang Ubi Utara untuk menjaga dan memantau jalannya kegiatan itu. Kita juga akan lakukan patroli secara rutin disekitar wilayah hukum Polsek Talang Ubi," tandasnya.

Terpisah, Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP PALI menyebut bahwa pihaknya tidak hanya akan melakukan patroli dalam kota, melainkan akan berkeliling di seluruh kecamatan.

"Kita turunkan seluruh anggota Satpol.PP, dan kita akan berpatroli ke lima kecamatan. Himbauan kami, silahkan rayakan malam tahun baru, tetapi ingat, jaga ketertiban dan jangan mengganggu kenyamanan warga lainnya," ucap Zulkopli. (red)
Share:

Coffe Morning, Heri Amalindo Pesankan Jurnalis Harus Punya SOP

PALI-- Dewan Penasihat (Wanhat) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo menyarankan agar pewarta yang bertugas di Bumi Serepat Serasan agar mempunyai dan berpegang pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam menulis pemberitaan.

Terlebih, saat ini di Kabupaten PALI menurut ketua PWI PALI, Nurul Falah SH bahwa sudah 70 persen wartawan di PALI telah ikuti dan lulus Uji kompetensi Wartawan (UKW), yang tentunya telah mengetahui kode etik sebagai jurnalis.

"Wartawan adalah profesi, tentunya harus mempunyai SOP. Tentunya dalam menulis suatu berita sesuai kode etiknya," ujar Heri Amalindo, dihadapan puluhan jurnalis yang bertugas di PALI, Senin (31/12) saat gelar coffe morning dalam acara pertemuan rutin tiga bulanan PWI PALI dengan Wanhat di Rumah Dinas Bupati.

Wanhat PWI PALI yang saat ini sebagai Bupati mengatakan bahwa keberadaan media sangat membantu pemerintahan dalam menyampaikan informasi.

"Kami jadi tahu informasi yang terjadi ditengah-tengah masyarakat. Tetapi suatu pemberitaan harus berimbang dan akurat, sebab apabila pemberitaan tidak sesuai dan tidak berimbang, maka kualitas wartawan bersangkutan akan dinilai masyarakat tidak berkompeten," tukasnya.(red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts