Jelang Lebaran Pemkab PALI Pantau Pasar, Temukan Harga Gas LPG Dijual Diluar HET
PALI. SININEWS.COM -- Pastikan pasokan bahan pokok aman menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijiriah, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melakukan pemantauan di Pasar Inpres Pendopo pada Senin 16 Maret 2026.
Pemantauan ketersediaan bahan pokok di Pasar Inpres Pendopo tersebut dilakukan tim melalui OPD terkait didampingi Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres serta dari pihak Pertamina.
Pada pemantauan di Pasar Inpres Pendopo Pemkab PALI menyatakan untuk pasokan bahan pokok aman menjelang perayaan lebaran.
Hanya saja masih ditemukan sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan tetapi nilainya tidak terlalu signifikan.
"Sesuai arahan pak Bupati bahwa pemerintah harus hadir memastikan pasokan bahan pokok terpenuhi menjelang lebaran ini. Untuk itu kami melakukan pemantauan di Pasar Pendopo," ungkap Staff Ahli, Kamriadi didampingi Plt Kepala Disperindag, Ida Martini.
Ditambahkannya bahwa pada pemantauan pasokan bahan pokok di Pasar Inpres Pendopo, Pemkab PALI menggandeng Kejari juga kepolisian serta pihak Pertamina.
"Kami bersama tim juga kejaksaan dan kepolisian melakukan pemantauan untuk memastikan tidak adanya bahan pokok yang disalahgunakan atau ditimbun oleh oknum yang memanfaatkan kesempatan dalam meraih keuntungan besar menjelang lebaran," imbuhnya.
Meski pasokan bahan pokok aman, Kamriadi akui pihaknya menemukan harga gas Elpiji subsidi atau gas melon dijual dengan harga lebih tinggi dari HET.
"Kami menemukan di salah satu penjual harga gas elpiji dijual tinggi, tetapi pemilik usaha beralasan bahwa gas tersebut pesanan. Menyikapi temuan itu, kami sudah tegur pemilik usaha agar mematuhi aturan untuk menjual gas melon sesuai HET dan memperingatkannya untuk tidak mengulangi lagi," jelas Kamriadi.
Pada kesempatan itu, Kamriadi menegaskan bahwa apabila ditemukan kembali penjual gas elpiji melebihi harga yang ditentukan maka Pemkab PALI tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas.
"Apabila ada agen atau pangkalan gas menjual diluar ketentuan, maka kami bisa saja merekomendasikan kepada pihak Pertamina Patra Niaga untuk menutup usahanya," tandasnya.
Dengan adanya pemantauan di pasar Pendopo dan pasokan bahan pokok aman, Kamriadi menghimbau masyarakat tidak perlu cemas serta tidak main borong jelang lebaran.
"Belanjalah sesuai keperluan tidak usah main borong agar harga bahan pokok stabil. Harapan kami masyarakat tenang dan bisa merayakan hari kemenangan tanpa harus terbabani dengan harga kebutuhan atau pun pasokan langka karena pemerintah saat ini terus melakukan pemantauan," tutupnya. (sn/perry)

No comments:
Post a Comment