PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ketua DPRD Kota Prabumulih, H. Deni Victoria, SH, M.Si, bersama jajaran Pemerintah Kota dan masyarakat mengikuti Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau yang masih melanda wilayah Prabumulih.
Salat Istisqa tersebut digelar di lapangan Kantor Pemerintah Kota Prabumulih, Senin (31/8/2026), dan berlangsung khidmat. Kegiatan menjadi momentum bagi pemerintah bersama masyarakat untuk bermunajat sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar kemarau segera berakhir.
Deni Victoria hadir bersama Wali Kota Prabumulih H. Arlan dan Wakil Wali Kota Franky Nasril, S.Kom, MM. Sejumlah pejabat daerah dan unsur masyarakat juga turut mengikuti salat tersebut.
Salat Istisqa diimami Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Prabumulih, Drs. H. M. Amin, S.Ag, MM.
Deni Victoria menilai pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kemarau yang mulai berdampak terhadap kehidupan masyarakat, khususnya ketersediaan air.
Menurutnya, ikhtiar menghadapi kemarau tidak hanya dilakukan melalui langkah teknis pemerintah, tetapi juga dapat diperkuat dengan doa dan kepedulian seluruh masyarakat.
“Kita sama-sama berdoa dan berikhtiar agar hujan segera turun. Semoga kondisi kemarau ini segera berakhir dan masyarakat kembali mendapatkan ketersediaan air yang cukup,” ujar Deni.
Ia berharap turunnya hujan nantinya tidak hanya mengakhiri kondisi kering, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu menjaga lingkungan dari berbagai potensi dampak kemarau.
Di sisi lain, Deni mengajak masyarakat untuk tetap bijak menggunakan air selama musim kemarau. Menurutnya, keterbatasan sumber air harus dihadapi dengan kesadaran bersama agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mengingat kondisi lahan yang kering lebih mudah terbakar.
“Kita berharap masyarakat tetap menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran sembarangan dan menggunakan air secara bijak. Kondisi seperti ini harus kita hadapi bersama,” katanya.
Pemkot Tetap Lakukan Langkah Konkret
Sementara itu, Wali Kota Prabumulih H. Arlan mengatakan pemerintah daerah tetap melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi dampak kemarau.
Menurut Arlan, salah satu prioritas pemerintah adalah memastikan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air tetap memperoleh bantuan pasokan air bersih.
“Sebagai Pemkot Prabumulih, kita tidak boleh berpangku tangan. Kita harus terus melakukan langkah-langkah nyata, seperti menyediakan air bersih, mencegah dampak karhutla dan berbagai upaya lainnya,” ujar Arlan.
Ia menyebut Salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar spiritual pemerintah bersama masyarakat. Momentum tersebut juga diharapkan menjadi sarana untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kita memohon doa agar hujan segera turun melalui Salat Istisqa ini. Ini bagian dari usaha dan ikhtiar kita,” katanya.
Arlan berharap hujan segera mengguyur wilayah Prabumulih dengan membawa keberkahan dan manfaat bagi seluruh masyarakat.
“Semoga segera turun hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat. Ini merupakan bentuk ibadah dan doa kita agar dikabulkan oleh Allah SWT,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih Asvera Primadona, SH, MH, Kepala BPS Kota Prabumulih Jupni Amnus, SE, MM, Sekretaris Daerah, seluruh kepala OPD, staf ahli, jajaran TP PKK, camat, lurah, kepala desa serta pegawai Pemkot Prabumulih.
Turut hadir Katim Pasis Sesko Brigjen Edy R bersama para Pasis Sesko yang tengah melaksanakan agenda audiensi dengan Wali Kota Prabumulih.
Melalui sinergi pemerintah dan masyarakat, Pemkot Prabumulih berharap berbagai upaya penanganan serta doa bersama dapat menjadi bagian dari ikhtiar menghadapi kemarau hingga kondisi kembali normal.



























