Polsek Talang Ubi Ajak Warga Kelola Kebun Tanpa Membakar, Karhutla Jadi Perhatian

Polsek Talang Ubi Ajak Warga Kelola Kebun Tanpa Membakar, Karhutla Jadi Perhatian


PALI –SiniNews.Com- Polsek Talang Ubi terus meningkatkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menyosialisasikan larangan membuka lahan atau kebun menggunakan cara dibakar kepada masyarakat.


Kali ini, sosialisasi dilaksanakan di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (5/11/2026), mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WIB.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama personel Bhabinkamtibmas. Dalam kegiatan itu, petugas menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat memasuki musim kemarau.


Petugas juga mengajak masyarakat memanfaatkan cara yang lebih aman dan produktif dalam mengelola perkebunan. Salah satunya dengan menjual pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Selain berpotensi menyebabkan kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga dapat melanggar hukum dan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujar AKP Ardiansyah.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.


Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan.


Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dua warga, yakni Sulastri dan Sugianto. Sosialisasi berlangsung lancar, aman, dan kondusif.


Melalui kegiatan ini, Polsek Talang Ubi berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Talang Ubi dapat dicegah.(SN/Perry).

Share:

Lindungi Lingkungan dari Karhutla, Polsek Penukal Utara Turun Langsung ke Desa Karang Tanding

Lindungi Lingkungan dari Karhutla, Polsek Penukal Utara Turun Langsung ke Desa Karang Tanding


PALI – SiniNews.Com-Musim kemarau, Polsek Penukal Utara, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), terus menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kali ini, kegiatan menyasar masyarakat Desa Karang Tanding, Kecamatan Penukal Utara, Kamis (5/11/2026).


Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin Kapolsek Penukal Utara IPDA Iswahyudi,.SM., C.Med., bersama personel Bhabinkamtibmas.


Dalam kegiatan itu, petugas mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara dibakar. Pasalnya, pembakaran lahan berpotensi memicu kebakaran yang meluas, terutama saat kondisi cuaca memasuki musim kemarau.


Selain memberikan imbauan, Bhabinkamtibmas juga mengajak warga memanfaatkan potensi perkebunan secara produktif. Salah satunya dengan menjual pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.


Kapolsek Penukal Utara IPDA Iswahyudi,SM.C.Med., mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Selain dapat menyebabkan kebakaran yang meluas, perbuatan tersebut juga melanggar hukum dan dapat diproses sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujar IPDA Iswahyudi.


Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran.


Menurutnya, pencegahan kebakaran hutan dan lahan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh lapisan masyarakat.


Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Mardi, warga Desa Karang Tanding, bersama personel Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara.


Sekitar pukul 10.15 WIB, kegiatan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.


Melalui kegiatan ini, Polsek Penukal Utara berharap masyarakat semakin memahami bahaya pembakaran lahan serta bersama-sama menjaga wilayah Kabupaten PALI agar terhindar dari ancaman Karhutla.


Catatan redaksi: Kutipan langsung Kapolsek di atas merupakan rumusan berdasarkan materi laporan, bukan kutipan verbatim yang disampaikan dalam laporan awal.(SN/Perry).

Share:

Satreskrim Polres PALI Tangkap Terduga Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Korban Rugi Rp17,9 Juta

Satreskrim Polres PALI Tangkap Terduga Pelaku Pencurian dengan Pemberatan, Korban Rugi Rp17,9 Juta


PALI –SiniNews.Com- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Seorang pria berinisial Sb (28) berhasil ditangkap polisi setelah sempat terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas di wilayah Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.


Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Rabu (4/11/2026), setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Reskrim IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja penyelidikan dan koordinasi antara Satreskrim Polres PALI dengan jajaran Polsek Penukal serta Polsek Talang Kelapa, Polres Banyuasin.


"Setelah menerima laporan dari korban, kami langsung memerintahkan Unit Pidum bersama Tim Opsnal Beruang Hitam Satreskrim Polres PALI untuk melakukan penyelidikan dan mengungkap identitas pelaku. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa terduga pelaku adalah Sb" ujarnya.


Kasus pencurian tersebut terjadi pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di rumah korban, Jamil Yosrel (37), yang berlokasi di KP VII, Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal.


Peristiwa itu bermula ketika korban terbangun dari tidurnya dan mendapati pintu belakang rumah telah dibuka secara paksa menggunakan kawat bekas gantungan baju.


Setelah memeriksa kondisi rumah, korban mengetahui satu unit handphone Vivo Y02, uang tunai sebesar Rp500 ribu yang disimpan di dalam lemari, serta satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam bernomor polisi A 3503 VA telah hilang.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp17,9 juta.


Kasat Reskrim menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, keberadaan tersangka terdeteksi di wilayah hukum Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin. Petugas kemudian berkoordinasi dengan Tim Reskrim Serigala Hitam Polsek Talang Kelapa untuk melakukan penangkapan.


"Petugas akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa. Saat hendak ditangkap, tersangka sempat berusaha melarikan diri sehingga terjadi kejar-kejaran dengan petugas. Namun, tersangka berhasil diamankan," jelasnya.


Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y02, satu kotak handphone, serta satu lembar STNK sepeda motor Honda Beat Street.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.


Saat ini, penyidik Satreskrim Polres PALI masih melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan barang bukti, serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum lebih lanjut.(SN/Perry).

Share:

Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah Bersama Kemendagri, Bupati Asgianto Komitmen Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah


Bupati PALI pimpin langsung Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah Bersama Kemendagri


PALI. SININEWS.COM  –  Berkomitmen mendorong percepatan pembangunan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan serta akuntabel, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah pusat.

Hal itu terlihat saat Bupati PALI Asgianto ST memimpin Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu 4 November 2026 bertempat di Guest House Komplek Pertamina Pendopo.


"Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama pemerintah pusat dalam penyelenggaraan tata kelola pemerintahan," ungkap Bupati.

Bupati PALI Asgianto juga menjelaskan bahwa Rembuk dan Bincang Otonomi Daerah merupakan kegiatan strategis sebagai forum diskusi yang konstruktif antara pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). 

"Diskusi ini berfokus membahas berbagai aspek penting terkait penyelenggaraan otonomi daerah, peningkatan efektivitas birokrasi, serta penguatan pelayanan publik di tingkat daerah," jelasnya.


Melalui forum tersebut , Bupati Asgianto menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten PALI berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan daerah dengan regulasi pusat guna mendorong percepatan pembangunan serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di Bumi Serepat Serasan.

"Percepatan pembangunan harus selaras antara kebijakan pusat dan daerah, untuk itu kegiatan seperti ini sangat penting untuk menyusun arah kebijakan kedepan agar tata kelola pemerintahan bisa transparan dan akuntabel," tutupnya. (sn/perry)


Share:

Antisipasi Karhutla di PALI, Polisi Ingatkan Warga Desa Babat Tidak Membakar Kebun

Antisipasi Karhutla di PALI, Polisi Ingatkan Warga Desa Babat Tidak Membakar Kebun


PALI –SiniNews.Com- Polsek Penukal, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kamis (5/11/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Penukal, BRIGPOL Bayu H., S.H. dan BRIGPOL Yayan P. Keduanya menyampaikan langsung imbauan kepada masyarakat Desa Babat agar tidak menggunakan api untuk membersihkan atau membuka lahan perkebunan.


Sosialisasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau. Warga diminta lebih berhati-hati dalam mengelola lahan karena api yang digunakan untuk membakar semak atau sisa tanaman berpotensi merambat dan sulit dikendalikan.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono, SE., mengatakan, kegiatan sosialisasi merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembakaran lahan. Menurutnya, pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


"Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Babat, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat memasuki musim kemarau, potensi kebakaran harus diantisipasi bersama agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun kerusakan lingkungan," ujar Kapolsek Penukal.


Dia juga mengingatkan bahwa membuka lahan dengan cara dibakar bukan hanya berisiko memicu kebakaran, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum.


"Perlu diketahui bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum. Apabila ditemukan pelanggaran, pelakunya dapat diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk memilih cara yang lebih aman dan tidak menimbulkan kebakaran dalam membersihkan lahan.


Sosialisasi berakhir sekitar pukul 10.20 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan lancar dan kondusif.


Melalui kegiatan ini, Polsek Penukal berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi Karhutla di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, dapat dicegah sejak dini.(SN/Perry).

Share:

Kapolsek Tanah Abang Tekankan Kesiapsiagaan Personel dalam Mengantisipasi Karhutla

Kapolsek Tanah Abang Tekankan Kesiapsiagaan Personel dalam Mengantisipasi Karhutla


PALI –SiniNews.Com- Upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Salah satunya melalui kegiatan apel pagi di Posko Karhutla yang melibatkan personel Polri, TNI, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kamis (5/11/2026) pukul 08.00 WIB.


Kegiatan tersebut diikuti dua personel Polsek Tanah Abang, yakni Briptu Andri Syahputra dan Briptu Inola Rianda. Turut hadir anggota BPBD, yaitu Jurais, Arlin Saputra, Junaidi, dan Anoyon, serta satu personel TNI, Praka Mustofa.


Apel pagi di Posko Karhutla ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Keterlibatan unsur kepolisian, TNI, dan BPBD diharapkan dapat mendukung kesiapan personel dalam melakukan langkah pencegahan maupun penanganan apabila terjadi kebakaran.


Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., mengatakan bahwa sinergi antarlembaga menjadi salah satu hal penting dalam mengantisipasi terjadinya Karhutla. Menurutnya, kesiapsiagaan harus dibangun melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antara seluruh unsur terkait.


"Melalui kegiatan apel pagi di Posko Karhutla ini, kami ingin memastikan koordinasi antara Polri, TNI, dan BPBD tetap terjalin dengan baik. Kesiapsiagaan seluruh personel sangat penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kecamatan Tanah Abang," ujar AKP Arzuan.


Ia juga mengingatkan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat. Kesadaran untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi risiko kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tanah Abang bersama unsur TNI dan BPBD diharapkan terus memperkuat kerja sama dalam upaya pencegahan Karhutla. Kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam menjaga wilayah Kecamatan Tanah Abang agar tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.(SN/Perry).

Share:

Kapolsek Penukal Imbau Warga Desa Babat Tidak Membuka Lahan dengan Cara Dibakar

 


Kapolsek Penukal Imbau Warga Desa Babat Tidak Membuka Lahan dengan Cara Dibakar


PALI –SiniNews.Com- Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Penukal Polres PALI terus mengintensifkan kegiatan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara dibakar.


Kali ini, kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (5/11/2026), sekitar pukul 09.30 WIB.


Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Penukal, Brigpol Bayu H., S.H. bersama Brigpol Yayan P., dengan menyasar masyarakat Desa Babat.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono SE mengatakan mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembakaran lahan, terutama dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Karhutla.


Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara membakar karena selain dapat memicu kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.


Masyarakat juga diingatkan bahwa membuka lahan dengan cara membakar dapat melanggar ketentuan hukum dan pelakunya dapat diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Penukal berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak melakukan pembakaran saat membersihkan maupun membuka lahan perkebunan.


Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 10.20 WIB. Selama pelaksanaan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


Polsek Penukal menegaskan komitmennya untuk terus melakukan edukasi dan pencegahan Karhutla guna menjaga kelestarian lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

SMSI Muratara Sambangi PN Lubuklinggau, Perkuat Sinergi Pers dan Lembaga Peradilan

 

SMSI Muratara Sambangi PN Lubuklinggau, Perkuat Sinergi Pers dan Lembaga Peradilan



MURATARA-- SiniNews.Com- Audiensi di Ruang Command Center PN Lubuklinggau bahas kemitraan, keterbukaan informasi, serta peran pers dalam edukasi hukum masyarakat.


Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mulai memperkuat jejaring kemitraan dengan berbagai lembaga dan instansi, termasuk aparat penegak hukum serta lembaga peradilan di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara dan Kota Lubuklinggau.

Dengan mewujudkan melalui audiensi dengan Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau Kelas IA, Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 15.00 WIB


Audiensi ini menjadi bagian dari upaya SMSI Muratara membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta memperkuat sinergi antara perusahaan media siber dan lembaga peradilan. 


Pentingnya penyampaian informasi hukum yang akurat, berimbang, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.




Ketua PN Lubuklinggau, Hendra Halomoan, S.H., M.H., melalui Juru Bicara (Jubir) PN Lubuklinggau, Erif Erlangga, S.H., menyambut baik kedatangan jajaran SMSI Muratara.


Membahas peluang kemitraan, program kerja masing-masing lembaga, serta pentingnya membangun hubungan yang profesional antara insan pers dan lembaga peradilan.


Dalam kesempatan itu, Ketua SMSI Muratara, Kemas Mahmud Salim, S.H.,M.CL.,C.ML. didampingi sejumlah wakil Ketua pengurus dan anggota, yakni Anggit Prabowo Waka Litbang, Faisol Fanani Waka pakar Siber, dan Junaidi waka Hubungan Antara lembaga, menjelaskan keberadaan serta peran organisasi SMSI sebagai wadah perusahaan media siber.


Anggota SMSI yang tergabung merupakan perusahaan pers yang memiliki dan menjalankan badan usaha media secara mandiri. Karena itu, SMSI hadir bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan juga sebagai wadah untuk mendorong profesionalisme perusahaan pers, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta menjaga tanggung jawab media dalam menyampaikan informasi kepada publik.


"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan baik dari Pengadilan Negeri Lubuklinggau yang telah menerima permohonan audiensi SMSI Muratara. Kedatangan kami bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus membangun kemitraan dengan Pengadilan Negeri Lubuklinggau sebagai salah satu mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat," ujar Kemas Mahmud Salim.


Menurutnya, hubungan antara pers dan lembaga peradilan perlu dibangun atas dasar saling menghormati tugas, fungsi, serta kewenangan masing-masing.


Pers memiliki fungsi kontrol sosial, memberikan informasi, dan menjalankan peran edukasi publik. Sementara itu, lembaga peradilan memiliki kewenangan dalam menegakkan hukum dan keadilan. Kedua fungsi tersebut dapat berjalan berdampingan melalui komunikasi yang baik tanpa mengurangi independensi maupun profesionalisme masing-masing lembaga.


"Kami berharap sinergitas antara PN Lubuklinggau dan SMSI Muratara ke depan dapat terwujud dalam kemitraan yang profesional, terbuka, dan berkesinambungan. Terutama dalam memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh informasi hukum dan peradilan yang benar," tambahnya.


Sementara itu, Erif Erlangga, S.H., selaku Juru Bicara PN Lubuklinggau, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan audiensi jajaran SMSI Muratara. Ia mengatakan, hasil pertemuan tersebut akan disampaikan kepada Ketua PN Lubuklinggau.


Pada prinsipnya, lanjut Erif, PN Lubuklinggau terbuka untuk menjalin komunikasi dan membangun sinergi dengan organisasi pers, termasuk SMSI Muratara.


Ia juga berharap media dapat berkontribusi dalam menyampaikan informasi mengenai kegiatan dan pelayanan lembaga peradilan secara edukatif, objektif, serta bermanfaat bagi masyarakat.


Menurutnya, komunikasi dan koordinasi yang baik antara lembaga peradilan dengan insan pers merupakan salah satu bagian penting dalam membangun pemahaman publik terhadap tugas dan fungsi pengadilan.


Audiensi menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan kelembagaan antara SMSI Muratara dan PN Lubuklinggau. Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong keterbukaan informasi, meningkatkan literasi hukum masyarakat, serta menghadirkan pemberitaan yang profesional, berimbang, dan berorientasi pada kepentingan publik.(SMSI/MURA).

Share:

ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia

ADIPEC 2026 Jadi Ajang Perluasan Kemitraan Industri Hulu Migas Indonesia 

 

Abu Dhabi- SiniNews.Com- 4 November 2026 – Para pemangku kepentingan industri hulu minyak dan gas bumi di Indonesia bahu-membahu mempromosikan potensi migas Indonesia di hajatan Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) tahun ini, yang digelar pada 2–5 November 2026 di ADNEC Centre Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Semangat kolaborasi ini tercermin dari pernyataan Kepala SKK Migas Djoko Siswanto bahwa ADIPEC senantiasa menjadi platform penting bagi Indonesia untuk bertukar gagasan, menjajaki peluang dan membangun kemitraan strategis yang berkontribusi bagi upaya mengamankan ketahanan energi bangsa.  

 

“ADIPEC tahun ini menyoroti pentingnya membangun sistem energi yang tangguh serta mengubah berbagai peluang menjadi tindakan nyata. Kami meyakini bahwa semangat ini selaras dengan komitmen Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi melalui investasi, inovasi, dan kolaborasi internasional,” jelas Djoko. 

 

Dalam rangkaian acara ADIPEC akan dilaksanakan berbagai kegiatan untuk mempromosikan potensi investasi hulu migas dan sektor industri penunjang melaui presentasi teknis dan pertemuan bisnis tingkat tinggi di Indonesia Pavilion yang berlokasi di Hall 7 ADNEC Centre. Beberapa presentasi teknis yang dijadwalkan mencakup dari SKK Migas, Pertamina serta Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA). Presentasi dari SKK Migas menjelaskan tentang berbagai peluang investasi hulu migas di Indonesia, potensi-potensi eksplorasi yang ada, serta outlook industri hulu migas ke depan. Sementara itu, presentasi dari BPMA mengangkat potensi CCS di Arun melalui kemitraan strategis serta peluang dan tantangan dalam pengelolaan gas berkadar CO2 tinggi di Kuala Langsa.  

 

Kemudian, pada kegiatan pertemuan bisnis tingkat tinggi yang dilaksanakan di Indonesia Pavilion, antara lain pertemuan bisnis antara Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) dan Halliburton Worldwide Ltd., selanjutnya antara PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari 

(ELPI) Samudra Offshore dan Atlantic Maritime Group FZE, serta antara antara PDSI dan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) sebagai tindaklanjut dari penandatangan kerja sama aliansi strategis yang dilakukan di Indonesia Pavilion pada hari pertama pelaksanaan ADIPEC.  

 

Kepala SKK Migas mendorong kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Kemarin (3/11), Djoko Siswanto melaksanakan pertemuan tingkat tinggi antara SKK Migas dengan INPEX, Samsung dan mitra bisnis lainnya. Kemudian dia juga melakukan kegiatan courtesy ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBR) UEA, dilanjutkan menghadiri kegiatan Ikatan Ahli Tambang Indonesia (IATMI) UEA dan diaspora.  

 

Djoko menegaskan dalam pernyataannya bahwa industri hulu migas memegang peranan strategis dalam ambisi bersama mewujudkan ketahanan energi bangsa. “Industri hulu migas mendukung pertumbuhan ekonomi tidak hanya melalui memastikan pasokan energi, tetapi juga 

  

dengan menciptakan lapangan kerja, memperkuat sektor industri, dan menghadirkan berbagai peluang ekonomi. Untuk melaksanakan berbagai pekerjaan ini, Indonesia menyadari pentingnya kemitraan yang kuat dan berkelanjutan dengan komunitas energi global,” ujarnya. 

 

Tujuan pemerintah Indonesia dalam keikutsertaan di ADIPEC, menurut Djoko, adalah menciptakan kesepakatan-kesepakatan yang saling menguntungkan, di mana investor dapat memperoleh imbal hasil yang menarik, sementara Indonesia mendapatkan manfaat berupa peningkatan produksi, ketahanan energi yang kuat, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.  

 

“Kami percaya bahwa kemitraan yang sukses harus mampu memberikan nilai tambah, baik bagi negara maupun bagi para investor kami. Indonesia terus menawarkan peluang yang signifikan untuk kegiatan eksplorasi dan pengembangan hulu minyak dan gas. Negara kita diberkahi dengan sumber daya hidrokarbon yang melimpah, yang banyak di antaranya menjanjikan peluang untuk penemuan di masa depan,” lanjut Djoko. 

 

Pada ADIPEC 2026 ini, Indonesia Pavilion mengusung tema “Indonesia: A Strategic Horizon for Your Global Energy Investment” yang mencerminkan luasnya peluang kemitraan strategis serta besarnya potensi hulu minyak dan gas bumi di Indonesia bagi para investor dunia. Partisipasi Indonesia di ADIPEC turut didukung oleh sebelas Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dan 13 Perusahaan Dalam Negeri (PDN) yang turut memperkenalkan peluang serta kapabilitas industri hulu migas Indonesia kepada komunitas energi internasional. (Red)

Share:

Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis

 


Kawal Prabowo, SMSI Siapkan Masukan Kritis


JAKARTA - SININEWS.COM- SEBUAH restoran di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, menjadi saksi berkumpulnya para petinggi media siber dan pengamat politik pada Selasa malam, 3 November 2026. 


Di Restoran Kampung Kecil di Jalan Abdul Muis itu, Serikat Media Siber Indonesia atau SMSI menggelar diskusi terbatas untuk membedah arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika global dan domestik.


Meski dibalut dalam suasana santai makan malam, pertemuan ini menelurkan sikap tegas dari organisasi yang menaungi ribuan media siber tersebut. 


SMSI menyatakan bakal memosisikan diri sebagai mitra strategis sekaligus pengawas jalannya roda pemerintahan.

Ketua Umum SMSI Firdaus mengatakan organisasi yang dipimpinnya sepakat untuk mengawal iktikad baik Prabowo dalam memimpin bangsa. Namun, dukungan itu bukan tanpa syarat. SMSI memastikan akan tetap melempar kritik jika implementasi kebijakan di lapangan melenceng dari kepentingan publik. "Kita mendiskusikan secara terbatas mengenai jalannya pemerintahan. Kita sepakat menjaga pemikiran baik Bapak Prabowo, tetapi kami juga harus terus mencermati dan memberikan masukan konstruktif," kata Firdaus.


Sikap kritis yang objektif menjadi benang merah dalam diskusi malam itu. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Ukraina yang kini menjadi Ketua Dewan Pakar SMSI, Yuddy Chrisnandi, menegaskan bahwa SMSI harus menjadi tulang punggung, katalisator, dan stabilisator yang bergerak di atas rel konstitusi. 


Menurut Yuddy, dukungan penuh akan diberikan sepanjang niat atau nawaitu pemerintah tetap lurus demi kemajuan rakyat.


Senada dengan Yuddy, jurnalis senior Hersubeno Arif menilai publik perlu melihat kepemimpinan Prabowo secara proporsional. Ia melihat ada keberpihakan yang jelas dari sang presiden terhadap kepentingan nasional, sehingga respons masyarakat pun harus objektif.


Pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh seperti Guru Besar STIK Polri Albertus, jurnalis senior Sukriansyah S. Latief, serta jajaran pengurus pusat SMSI ini berakhir menjelang larut malam. Sebagai tindak lanjut, SMSI bakal merangkum poin-poin krusial hasil diskusi malam itu menjadi dokumen rekomendasi strategis dan karya literatur. 


Dokumen ini rencananya akan diserahkan langsung kepada pemerintah sebagai sumbangsih pemikiran dari industri media siber nasional. (*)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts