Penemuan Mayat Perempuan,Kurang dari 24 Jam, Polres Muara Enim,Polda Sumsel Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan


Muara Enim,  sininews.com -- Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Muara Enim berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan disertai upaya menghilangkan jejak dengan cara membakar jasad korban di kawasan Sungai Enim, Kabupaten Muara Enim. Dalam waktu kurang dari 24 jam sejak penemuan jenazah, aparat kepolisian berhasil menangkap tersangka utama yang diketahui merupakan mantan kekasih korban.


Pengungkapan cepat kasus tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Sumatera Selatan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.


Peristiwa bermula pada Rabu, 27 Mei 2026, sekitar pukul 16.30 WIB, saat warga menemukan sesosok jenazah perempuan dalam kondisi hangus terbakar di bawah beton pembatas Jalan Baru, kawasan pinggir Sungai Enim 3, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.


Personel Satreskrim Polres Muara Enim bersama Tim Identifikasi segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Petugas menemukan adanya sisa pembakaran tidak jauh dari posisi tubuh korban yang mengindikasikan kuat terjadinya tindak pidana.


Korban kemudian berhasil diidentifikasi sebagai perempuan berinisial A.P.S. (23), yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama empat hari. Identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan medis di RSUD Dr. H. M. Rabain Muara Enim dan dikenali langsung oleh pihak keluarga berdasarkan ciri khusus pada struktur gigi korban.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., memimpin langsung proses pengungkapan kasus tersebut dengan mengerahkan Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim untuk melakukan penyelidikan intensif, pemeriksaan saksi, pelacakan aktivitas korban, serta pengumpulan alat bukti di lapangan.


Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan pendalaman keterangan saksi, penyidik mengarah kepada seorang pria berinisial M.A.P. (33), yang diketahui merupakan mantan kekasih korban. Setelah dilakukan pengejaran, tersangka berhasil diringkus Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim di kawasan Kelurahan Tungkal, Kecamatan Muara Enim, pada Kamis, 28 Mei 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.


Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah mencekik korban hingga meninggal dunia akibat tersinggung oleh perkataan korban. Setelah korban meninggal, pelaku diduga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar jasad korban menggunakan bahan bakar bensin di dalam ember sebelum membuang tubuh korban ke aliran sungai.


Dari tangan tersangka, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua unit telepon seluler milik korban, nota pembayaran hotel, kunci kamar hotel, satu unit mobil Honda Brio warna merah, pakaian milik tersangka, serta sisa potongan kayu dan kain hangus dari lokasi kejadian.


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 458 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan/atau Pasal 479 ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang tindak pidana pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.


Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., menegaskan bahwa pengungkapan cepat kasus ini merupakan hasil kerja keras personel di lapangan yang bergerak secara terukur dan profesional sejak awal penemuan jenazah.


“Kami bergerak cepat sejak menerima laporan masyarakat. Seluruh rangkaian penyelidikan dilakukan secara intensif hingga akhirnya tersangka berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah jenazah ditemukan. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan kepastian hukum dan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K.


Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut juga menunjukkan respons cepat jajaran Polda Sumsel dalam menangani tindak pidana berat yang menjadi perhatian publik. Langkah terukur kepolisian dinilai penting untuk mencegah eskalasi kriminalitas sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat.


“Kami memastikan setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat akan ditangani secara cepat, profesional, dan transparan. Polda Sumatera Selatan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan wilayah serta memberikan perlindungan hukum yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Saat ini tersangka telah menjalani penahanan di Mapolres Muara Enim untuk proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga tengah melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum guna mempercepat proses pelimpahan perkara ke tahap persidangan.(sn)

Share:

Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Polres PALI Sosialisasikan Etika Berlalu Lintas

Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Polres PALI Sosialisasikan Etika Berlalu Lintas




PALI-SiniNews.Com– Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui kegiatan Polisi Bebusek 2026. Pada Rabu (3/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB, personel Satlantas Polres PALI melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tidak terorganisir guna memberikan pemahaman tentang keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Kegiatan yang dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres PALI AIPDA Yusuf tersebut melibatkan BRIPTU Supentri, BRIPDA Dimas Luthfi dan BRIPDA Ibrahim. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan edukasi mengenai etika berlalu lintas, persiapan sebelum berkendara, kelengkapan kendaraan, keselamatan pengendara saat berada di jalan raya, serta pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Materi disampaikan secara humanis dan komunikatif agar mudah dipahami masyarakat.

Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan Polisi Bebusek merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan Polisi Bebusek 2026, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” ujar IPTU Selda Audina.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas.

“Kami mengedepankan pendekatan yang humanis, simpatik dan tegas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya etika berkendara dan selalu melengkapi persyaratan sebelum menggunakan kendaraan di jalan raya,” tegasnya.

Satlantas Polres PALI menilai peningkatan kesadaran masyarakat merupakan faktor utama dalam menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan secara berkesinambungan kepada berbagai lapisan masyarakat.

Kegiatan Polisi Bebusek 2026 berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Melalui edukasi yang terus digencarkan, Satlantas Polres PALI berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas yang mampu mendukung terwujudnya Kamseltibcarlantas di wilayah Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Sambangi Warga Purun Timur, Perkuat Hubungan Polri dan Masyarakat

 

Polsek Penukal Sambangi Warga Purun Timur, Perkuat Hubungan Polri dan Masyarakat


PALI-SiniNews.Com– Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polsek Penukal melaksanakan kegiatan Bebusik Masyarakat atau Polisi Menyapa Masyarakat di Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, S.H., didampingi Kanit Binmas Aiptu Zeni Irwanto, Kasium Polsek Penukal Aipda Oka Wiratama, serta Bhabinkamtibmas Brigpol Yayan P. Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polsek Penukal menyapa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat guna memperkuat komunikasi, mendengarkan aspirasi warga, serta menunjukkan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Bebusik Masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian Polri terhadap masyarakat melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada warga. Kami ingin terus hadir dan dekat dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta rasa aman di lingkungan masyarakat,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi pedoman setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berupaya mengimplementasikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam kehidupan nyata. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga peduli terhadap aspek sosial kemasyarakatan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan Bebusik Masyarakat diharapkan dapat semakin memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat serta membangun citra positif Polri sebagai institusi yang humanis dan peduli.

“Kami berharap masyarakat dapat terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sesuai tagline Polri, kami hadir sebagai Polisi untuk Masyarakat,” pungkas AKP Dedy Kurnia.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dan selama pelaksanaannya berjalan dengan lancar, aman, serta kondusif.(SN/Perry)

Share:

Bupati Musi Rawas Bersama Wabup Pimpin Rakor Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit


Bupati Musi Rawas Bersama Wabup Pimpin Rakor Stabilisasi Harga TBS Kelapa Sawit


MUSI RAWAS, sininews.com – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud bersama Wakil Bupati Musi Rawas memimpin Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Ruang Rapat Bina Praja Setda Kabupaten Musi Rawas, Selasa (2/6/2026).


Rapat tersebut dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta perwakilan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Musi Rawas.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan perusahaan sawit dalam menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Selain itu, rapat juga menjadi forum untuk mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi sektor perkebunan kelapa sawit, sehingga dapat mendukung kesejahteraan petani dan keberlangsungan usaha perkebunan di Kabupaten Musi Rawas.


Dalam arahannya, Bupati Ratna Machmud menegaskan bahwa harga TBS kelapa sawit di Kabupaten Musi Rawas harus mengikuti ketetapan yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Kepastian tersebut disampaikan setelah dilakukan pembahasan bersama sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Musi Rawas.


Menurut Bupati, kepatuhan terhadap harga TBS yang telah ditetapkan pemerintah sangat penting untuk menjaga kestabilan harga di tingkat petani sekaligus menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkeadilan bagi seluruh pihak.

“Seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di Kabupaten Musi Rawas wajib mematuhi harga TBS yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas harga dan melindungi kepentingan petani sawit,” tegas Bupati.


Bupati juga memberikan peringatan kepada perusahaan yang tidak menunjukkan komitmen dalam menjalankan ketentuan harga TBS sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan mengambil langkah tegas dengan melaporkan perusahaan yang tidak patuh kepada Wakil Menteri Pertanian.


Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas berharap tercipta kesepahaman antara pemerintah, perusahaan, dan para pelaku usaha perkebunan dalam menjaga stabilitas harga TBS kelapa sawit, sehingga kesejahteraan petani dapat terus meningkat dan sektor perkebunan sawit tetap menjadi salah satu penopang perekonomian daerah. (sn)

Share:

ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar


ABPEDNAS dan SUCOFINDO Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat Desa di Aceh Besar


Banda Aceh, sininews.com – Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.


Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).


Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.


Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.

Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.


Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.


Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.

“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.


Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.


“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. 

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.


“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. 


Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.


“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. 


Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.


Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. 


Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.


Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.


Tentang SUCOFINDO 


PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).


Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO)  bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO)  melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan  terbarukan, dan teknologi informasi. 


PT SUCOFINDO (PERSERO)  memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (sn)

Share:

KRYD Polsek Talang Ubi Temukan Pengendara Belum Lengkapi Surat Kendaraan

KRYD Polsek Talang Ubi Temukan Pengendara Belum Lengkapi Surat Kendaraan




PALI-SiniNews.Com – Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Selasa (2/6/2026) malam sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB tersebut dipimpin oleh AIPDA Hendric Ediman dan melibatkan personel Polsek Talang Ubi yang telah ditunjuk berdasarkan surat perintah tugas. KRYD diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi sebelum personel diterjunkan melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang dianggap memiliki potensi kerawanan.

Patroli dilakukan di beberapa objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, antara lain SPBU Beracung, kawasan Dinas Kesehatan Bhayangkara, Indomaret Bhayangkara, serta Bank Mandiri Komperta. Kehadiran polisi di lokasi-lokasi tersebut bertujuan mencegah terjadinya tindak kriminalitas, gangguan kamtibmas, maupun pelanggaran lalu lintas.

Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kegiatan KRYD merupakan langkah preventif yang terus dilakukan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kegiatan KRYD dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” ujar AKP Ardiansyah.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat pada malam hari. Polisi memberikan imbauan kepada sejumlah remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera pulang apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.

“Kami memberikan himbauan dan teguran kepada anak-anak yang masih nongkrong agar segera pulang ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki keperluan penting, sebagai langkah pencegahan agar tidak menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal,” katanya.

Selain itu, petugas masih menemukan sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang belum melengkapi surat-surat kendaraan sesuai ketentuan. Kepada para pengendara tersebut diberikan teguran dan edukasi agar lebih mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Kami masih menemukan pengemudi yang kurang peduli terhadap aturan berlalu lintas, terutama terkait kelengkapan surat kendaraan. Hal ini menjadi perhatian agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tambahnya.

Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Wakil Bupati PALI Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Polri Hadir Perkuat Nilai Kebangsaan

 Wakil Bupati PALI Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Polri Hadir Perkuat Nilai Kebangsaan




PALI- SiniNews.Com– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati PALI, Selasa (2/6/2026) pukul 07.00 WIB. Kegiatan tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, aparatur sipil negara, serta sejumlah instansi terkait sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai dasar bangsa Indonesia.


Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati PALI selaku Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres PALI, KOMPOL Kusyanto, SH, bersama jajaran Polres PALI. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Wakapolsek Talang Ubi AKP Aisen Hower, SH, sedangkan Komandan Upacara dijabat oleh Danton Brimob Batalyon D, IPDA Agus Salim.


Sebanyak 17 personel Polres PALI mengikuti rangkaian kegiatan upacara yang berlangsung khidmat dan tertib. Para peserta upacara terdiri dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang bersama-sama memperingati momentum lahirnya dasar negara Republik Indonesia.


Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Wakapolres PALI, KOMPOL Kusyanto, SH, mengatakan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan dan kesatuan.


"Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi harus terus kita jaga demi keutuhan bangsa," ujar KOMPOL Kusyanto.


Menurutnya, Polri akan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.


"Sebagai aparat negara, kami memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," tambahnya.


Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Kabupaten PALI berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat. Melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat kebangsaan, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air semakin tertanam dalam diri seluruh masyarakat sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, kuat, dan berkarakter.(SN/Perry)

Share:

Wujudkan Asta Cita 2026, Polda Sumsel Gelar Rakernis Gabungan Antisipasi Karhutla Berbasis Teknologi



Wujudkan Asta Cita 2026, Polda Sumsel Gelar Rakernis Gabungan Antisipasi Karhutla Berbasis Teknologi



PALEMBANG -SiniNews.Com — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bidang Hukum (Bidkum), Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas), dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumsel Tahun Anggaran 2026 di Hotel Salatin Palembang, Selasa (2/6/2026).


Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi empat satuan kerja pendukung utama organisasi Polri guna menghadapi berbagai tantangan keamanan, sosial, teknologi, kesehatan, serta kebencanaan yang semakin kompleks. Rakernis Gabungan Tahun 2026 mengusung semangat transformasi menuju Polri Presisi yang adaptif, modern, dan mampu mendukung program prioritas nasional sebagaimana tertuang dalam agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.


Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa keberhasilan institusi Polri tidak lagi ditentukan oleh kinerja satu fungsi secara parsial, melainkan oleh kemampuan seluruh satuan kerja untuk berkolaborasi secara terintegrasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Menurut Kapolda, Sumatera Selatan menghadapi tantangan strategis yang memerlukan kesiapan lintas fungsi, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Oleh karena itu, peran Bidang TIK dalam mendukung pemantauan berbasis teknologi, Bidkum dalam penguatan aspek regulasi dan penegakan hukum, Bidhumas dalam edukasi publik serta manajemen informasi, dan Biddokkes dalam perlindungan kesehatan personel maupun masyarakat menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.


Rakernis Gabungan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan Polda Sumsel dalam menghadapi dinamika keamanan nasional, ancaman disinformasi di ruang digital, potensi bencana alam, serta berbagai tantangan sosial yang membutuhkan respons cepat dan terukur.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa sinergi antarbidang harus menjadi budaya kerja di seluruh jajaran.


“Tantangan yang kita hadapi ke depan semakin kompleks dan tidak dapat diselesaikan secara sektoral. Hilangkan ego fungsi, perkuat kolaborasi, dan pastikan seluruh program kerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi adalah kunci keberhasilan organisasi dalam mendukung tugas Polri dan program pembangunan nasional,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.


Lebih lanjut, Kapolda Sumsel menekankan pentingnya kesiapan seluruh jajaran dalam mengantisipasi potensi Karhutla yang setiap tahun menjadi perhatian nasional. Menurutnya, pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui pemanfaatan teknologi, edukasi masyarakat, penegakan hukum yang tegas, serta kesiapan pelayanan kesehatan bagi personel dan masyarakat terdampak.


Pelaksanaan Rakernis Gabungan ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi strategis yang mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, memperkuat kualitas pelayanan publik, dan mendukung stabilitas keamanan serta pembangunan daerah di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa sinergi empat satker strategis tersebut merupakan bentuk konkret transformasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.


“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi antara fungsi teknologi informasi, hukum, hubungan masyarakat, dan kesehatan, Polda Sumsel memastikan seluruh kebijakan organisasi berjalan secara terpadu untuk menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Menurutnya, kehadiran Polri saat ini tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum semata, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pendekatan yang profesional, humanis, dan berbasis teknologi.


Melalui Rakernis Gabungan Tahun 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mengimplementasikan semangat Presisi, memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan strategis daerah, serta menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Asta Cita dan agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera.(SN/Perry)

Share:

HP Milik Kades Benuang Dicuri, Satreskrim Polres PALI Bergerak Cepat Tangkap Terduga Pelaku

HP Milik Kades Benuang Dicuri, Satreskrim Polres PALI Bergerak Cepat Tangkap Terduga Pelaku




PALI- SiniNews.Com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian handphone yang terjadi di Dusun VI Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Terduga Pelaku Seorang pelajar berinisial RS (18) diamankan berikut barang bukti berupa satu unit handphone milik korban.

Kasus tersebut dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/B-168/VI/2026/SPKT/Polres PALI/Polda Sumsel tertanggal 1 Juni 2026. Korban dalam perkara ini adalah Haris Kawaludin (61), Kepala Desa Benuang.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK., melalui Kasat Reskrim Polres PALI IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si. mengatakan bahwa pengungkapan kasus dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari korban terkait hilangnya satu unit handphone Oppo Reno 8 Z berwarna Emas Matahari.

“Setelah menerima informasi dan laporan dari korban, kami langsung memerintahkan Unit Pidum bersama Tim Opsnal Beruang Hitam untuk melakukan penyelidikan dan mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut,” ujar Kasat Reskrim Polres PALI.

Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Sabtu, 30 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban selesai berbelanja di warung dan kemudian berkunjung ke rumah warga. Korban tanpa sadar meninggalkan handphone miliknya di dalam box sebelah kiri sepeda motor yang diparkir di lokasi.

Sekitar 10 menit kemudian, korban kembali ke motornya dan mendapati handphone tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Berdasarkan keterangan saksi, korban memperoleh informasi bahwa handphone tersebut diduga diambil oleh tersangka.

Keesokan harinya, Minggu (31/5/2026), tersangka bersama seorang rekannya mendatangi rumah korban dan mengakui telah mengambil handphone tersebut. Barang yang sempat dijual kepada pihak lain kemudian berhasil ditebus kembali oleh korban.

Mendapatkan informasi tersebut, Satreskrim Polres PALI segera melakukan tindakan kepolisian. Pada Minggu sore sekitar pukul 17.30 WIB, tersangka berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolres PALI untuk menjalani pemeriksaan.

“Barang bukti satu unit handphone Oppo Reno 8 Z telah kami amankan. Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya,” tambahnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai tindak pidana pencurian.( SN/Perry)

Share:

PGRI Sumsel Gercep Konsolidasi, Riza Pahlevi Tegaskan Organisasi Harus Kembali ke Tangan Guru


PGRI Sumsel Gercep Konsolidasi, Riza Pahlevi Tegaskan Organisasi Harus Kembali ke Tangan Guru


Palembang, sininews.com – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan bergerak cepat (gercep) menggelar rapat konsolidasi setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI. Pertemuan perdana tersebut berlangsung di Aula SMKN 6 Palembang, Senin (1/6/2026), sebagai langkah awal menyatukan kembali organisasi setelah sempat mengalami kekosongan kepengurusan.


Rapat konsolidasi dihadiri seluruh jajaran pengurus inti sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan pusat. Susunan tersebut terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, empat Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara, serta 14 biro yang akan menjadi motor penggerak organisasi. Hadir pula sejumlah perwakilan Badan Kelengkapan Organisasi (BKO) yang nantinya akan dilantik dan dikukuhkan oleh Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan.


Ketua Mandat PGRI Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan marwah organisasi sebagai rumah besar para guru. Menurutnya, setelah keluarnya putusan banding pada 4 Mei lalu, PGRI Sumsel harus segera bergerak melakukan konsolidasi agar roda organisasi kembali berjalan normal.


“Setelah tiba di Palembang pukul 10.00 WIB, pukul 11.00 kita langsung bersiap, dan pukul 14.00 WIB kita langsung mengadakan rapat di sini. Tujuannya tidak lain untuk gerak cepat karena secara legalitas kita sudah sangat kuat. Kami langsung menyampaikan SK ini dan berbagi tugas bersama jajaran pengurus,” ujar Riza usai memimpin rapat.


Ia menegaskan, misi utama kepengurusan baru adalah mengembalikan khittah PGRI sebagai organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan guru dari berbagai latar belakang, baik guru yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, sekolah swasta, maupun sekolah negeri.


Menurut Riza, perubahan paradigma menjadi kebutuhan mendesak agar organisasi tidak sekadar menjadi wadah formal, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para pendidik.


“Misi kita tidak lain bagaimana kita mengurusi guru dari berbagai elemen. Selama ini kesannya guru yang mengurusi pengurus. Sekarang harus dibuktikan bahwa ini adalah organisasi guru. Jangan hanya menempel nama atau tagline saja, tetapi harus membawa manfaat betul dari guru dan untuk guru,” tegasnya.


Lebih lanjut, Riza menyampaikan komitmennya untuk melakukan penataan struktur kepengurusan secara profesional dan proporsional. Ia menilai organisasi pendidikan harus dipimpin oleh sosok-sosok yang memahami dunia pendidikan secara langsung agar kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan para guru di lapangan.


“Ke depan, pengurus itu kita ambil betul-betul dari guru, setidaknya dari kepala sekolah. Jangan sampai diisi oleh pejabat tertentu yang sudah lain konteksnya dengan dunia pendidikan,” katanya.


Melalui rapat konsolidasi ini, seluruh pengurus inti dan biro diberikan tugas dan tanggung jawab yang jelas agar program organisasi dapat segera dijalankan secara efektif. Pembagian tugas tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penguatan organisasi sekaligus menjawab berbagai persoalan yang dihadapi guru di Sumatera Selatan.


Dengan semangat baru dan legalitas yang telah kuat, PGRI Sumatera Selatan menargetkan transformasi organisasi yang lebih solid, responsif, dan dekat dengan kebutuhan anggotanya. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan, profesionalisme, serta kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.


“PGRI harus kembali menjadi rumah besar guru, dikelola oleh guru, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan guru,” pungkas Riza.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts