Gubernur Herman Deru Bergerak Cepat Tangani Karhutla Sumsel, Pantau OMC hingga Patroli Udara


Gubernur Herman Deru Bergerak Cepat Tangani Karhutla Sumsel, Pantau OMC hingga Patroli Udara


Palembang. SININEWS.COM– Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru bergerak cepat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumsel. Berbagai langkah penanganan terus dilakukan, mulai dari memantau langsung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penyemaian garam, hingga melakukan patroli udara untuk melihat kondisi karhutla dari dekat.


Langkah tersebut dilakukan Herman Deru saat memantau pelaksanaan OMC di Pangkalan Udara (Lanud) Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang, Kamis (27/8) siang. Dalam kegiatan tersebut, Herman Deru didampingi Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzarekki.


Tidak hanya memantau proses penyemaian garam, Herman Deru bersama Bupati OKI juga melakukan patroli udara untuk melihat langsung kondisi karhutla, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.


“Ini tidak bisa dijangkau pakai patroli darat. Karena itu, kita lakukan patroli udara untuk melihat langsung kondisi yang ada,” ujar Herman Deru.


Menurut Herman Deru, upaya modifikasi cuaca telah dilakukan secara intensif sejak Mei 2026. Hingga akhir Agustus, penyemaian garam telah dilakukan sebanyak 53 kali sebagai bagian dari upaya mendorong terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.


“Kalau ditotal, satu gelombang itu 24 sortie. Sudah 48, sama ini menjadi 53 kali,” jelasnya.


Herman Deru menjelaskan, posko induk yang berada di Lanud SMH menjadi salah satu pusat monitoring dan perencanaan penanggulangan karhutla, termasuk memantau pelaksanaan OMC.


Dalam operasi tersebut, garam atau natrium klorida (NaCl) disiapkan untuk disemai ke awan yang memiliki kandungan air sehingga diharapkan dapat memicu terjadinya hujan.


“Sampai akhir Agustus ini sudah 53 kali penebaran garam dilakukan sejak bulan Mei. Kalau kemarin di beberapa titik terjadi hujan, itu salah satu dampak dari penaburan NaCl ini,” katanya.


Pesawat yang digunakan dalam operasi tersebut juga telah dimodifikasi secara khusus dengan lubang di bagian bawah untuk melakukan penyemaian garam. Pada pelaksanaan OMC kali ini, fokus penyemaian diarahkan ke wilayah Kabupaten OKI.


“Hari ini kita monitoring OMC yang tengah fokus penyemaian garam di kawasan Kabupaten OKI. Sekarang ini lagi fokus di OKI. Kita akan turun lagi ke lapangan untuk melihat kondisi yang ada,” tegas Herman Deru.


Herman Deru menyebutkan, sejak ditetapkannya status kedaruratan karhutla Sumsel tahun 2026, total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 1.950 hektare. Namun, kondisi terkini menunjukkan penanganan terus dilakukan dan luasan titik api dapat ditekan.


“Kalau hari ini, 93 hektare itu di gambut, sisanya sekitar 33 hektare di lahan mineral,” ungkapnya.


Ia menambahkan, karhutla tersebut tersebar di tujuh kabupaten/kota. Perubahan kondisi cuaca dan menurunnya jumlah hotspot turut memberikan dampak terhadap membaiknya kualitas udara di sejumlah wilayah Sumsel.


Menurutnya, kondisi langit yang mulai terlihat lebih cerah menjadi salah satu indikator perbaikan, meskipun upaya penanganan dan pencegahan tetap harus dilakukan secara konsisten.


“Perbaikan kualitas udara bisa karena didorong angin, bisa juga ditambah dengan penurunan jumlah hotspot,” ujarnya.


Dalam patroli udara tersebut, Herman Deru turut didampingi jajaran terkait, termasuk pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lanud SMH, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel. Patroli dilakukan sebagai langkah untuk memastikan penanganan karhutla di lapangan berjalan cepat dan tepat sasaran.(sn)

Share:

Lidyawati Cik Ujang Beri Semangat Peserta Lomba Masak: Masakan Lezat Cermin Cinta Keluarga


Lidyawati Cik Ujang Beri Semangat Peserta Lomba Masak: Masakan Lezat Cermin Cinta Keluarga


Palembang. SININEWS.COM— Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumatera Selatan, Lidyawati Cik Ujang, hadir langsung memberikan semangat kepada para peserta lomba masak yang digelar di Palembang, Jumat (28/8/2026).


Kehadiran Lidyawati mendapat sambutan hangat dari para peserta yang mayoritas merupakan ibu-ibu dari berbagai organisasi wanita di Sumatera Selatan. Ia mengapresiasi antusiasme dan kreativitas peserta dalam mengikuti perlombaan.


“Saya sangat bangga melihat semangat ibu-ibu semua. Lomba masak ini bukan hanya soal siapa yang paling enak masakannya, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan menunjukkan bahwa perempuan Sumsel memiliki cita rasa serta kreativitas yang luar biasa di dapur,” ujar Lidyawati.


Menurut Lidyawati, kegiatan tersebut sejalan dengan program kerja BKOW Sumsel dalam mendorong pemberdayaan perempuan. Selain meningkatkan keterampilan, lomba masak juga menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa percaya diri serta mempererat kebersamaan antarpeserta.


“Masakan yang lezat itu cerminan cinta. Ketika kita memasak dengan hati untuk keluarga dan masyarakat, di situlah peran perempuan sangat terasa. Terus berkarya, terus berinovasi, dan jadikan dapur sebagai tempat kita berkontribusi untuk Sumsel,” tambahnya.


Para peserta tampak antusias menampilkan beragam menu, mulai dari kuliner khas Sumatera Selatan hingga kreasi modern yang menggunakan bahan-bahan lokal. Penilaian dilakukan oleh dewan juri berdasarkan sejumlah aspek, antara lain rasa, penyajian, kebersihan, dan kreativitas.


Lidyawati mengatakan, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dan keterampilan, sekaligus memperkuat hubungan antarkelompok organisasi wanita di Sumatera Selatan.


Sejumlah peserta mengaku termotivasi dengan kehadiran dan dukungan langsung dari Ketua BKOW Sumsel tersebut. Mereka menilai dukungan Lidyawati menjadi penyemangat untuk tampil maksimal dalam perlombaan.


BKOW Sumsel berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai wadah untuk mengasah potensi perempuan, mempererat silaturahmi, serta turut melestarikan dan memperkenalkan kuliner khas Sumatera Selatan.(sn)

Share:

SMKN. 1 Talang Ubi Gelar Shalat Istisqa’ dan Peringatan Maulid Nabi 1448 H

 

SMKN. 1 Talang Ubi Gelar Shalat Istisqa’ dan Peringatan Maulid Nabi 1448 H



HANDAYANI MULYA-- SiniNews.Com – Suasana penuh kekhusyukan menyelimuti lapangan SMKN 1 Talang Ubi, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, pada Jumat pagi (28/8/2026). Ratusan warga sekolah berkumpul sejak pukul 07.00 WIB untuk melaksanakan Shalat Istisqa’ secara berjamaah yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. / 2026.


Kegiatan spiritual ini diikuti langsung oleh Kepala Sekolah SMKN.1 Talang Ubi, Alamsri, S.Pd.I., beserta jajaran dewan guru, staf pegawai, dan seluruh siswa-siswi. Melalui perpaduan dua momentum besar ini, pihak sekolah mengajak seluruh siswa untuk merenungi keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera mengguyur wilayah PALI dan sekitarnya.


Hadir sebagai imam, khatib, sekaligus penceramah dalam acara tersebut, Ustadz Ismail, S.Pd.I., yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Daarul Ihsan Kecamatan Talang Ubi. Dalam khutbah dan tausiyahnya, Ustadz Ismail mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar, memperbaiki diri, serta meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.


Rangkaian acara berlangsung dengan sangat khidmat dari awal hingga selesai. Seluruh siswa dan tenaga pendidik tampak khusyuk memanjatkan doa-doa keselamatan dan permohonan rahmat.


Besar harapan dari seluruh keluarga besar SMKN 1 Talang Ubi agar doa dan ikhtiar bersama ini diijabah oleh Allah SWT, sehingga keberkahan serta karunia hujan dapat tercurah dalam waktu dekat.(SN/Perry).

Share:

Antisipasi Kabut Asap, TP-PKK Kabupaten PALI Gelar Aksi Sosial Bagikan Masker dan Vitamin di Simpang 5

 

Antisipasi Kabut Asap, TP-PKK Kabupaten PALI Gelar Aksi Sosial Bagikan Masker dan Vitamin di Simpang 5




PALI,SiniNews.Com --28 Agustus 2026 – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan menggelar aksi sosial pembagian masker, vitamin, dan air mineral pada Jumat (28/8/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Bundaran Simpang 5 tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kesehatan akibat gejala kabut asap yang mulai dirasakan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, TP-PKK PALI turut menggandeng Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).


Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten PALI, Hj. Dwi Septaria Asgianto, S.E., yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Gerindra, menyampaikan bahwa aksi ini hadir dari rasa kepedulian mendalam terhadap kondisi masyarakat di tengah ancaman penurunan kualitas udara.


“Ini merupakan kegiatan dalam rangka pencegahan terhadap gejala kabut asap. Kami bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten, PPNI, dan IBI membagikan masker, vitamin, serta air mineral kepada masyarakat,” ujar Dwi Septaria di sela-sela kegiatan.


Ia menegaskan pentingnya perlindungan diri dasar, terutama bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar gedung. Penggunaan masker dan menjaga ketahanan tubuh dengan mengonsumsi vitamin adalah perlindungan paling krusial untuk meminimalisasi gangguan pernapasan akibat asap.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan. Jika beraktivitas di luar rumah, terutama saat kondisi udara berasap, sebaiknya menggunakan masker. Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh peran aktif seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.


Dwi Septaria berharap edukasi langsung dan pembagian perlengkapan kesehatan ini dapat menekan risiko penyakit yang disebabkan oleh udara berasap.


“Semoga melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan semakin meningkat dan kita bersama-sama dapat mengantisipasi dampak kabut asap,” pungkasnya.


Aksi sosial ini disambut hangat oleh pengguna jalan dan masyarakat sekitar Bundaran Simpang 5. Selain bantuan fisik, kehadiran tim gabungan PKK, perawat, dan bidan menjadi ruang edukasi langsung bagi warga terkait langkah promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan paru-paru di tengah kondisi udara yang berpotensi tercemar.(SN/Perry)

Share:

Cegah Dampak Kabut Asap, Polres PALI Bagikan Masker ke Pelajar hingga Anak TK

Cegah Dampak Kabut Asap, Polres PALI Bagikan Masker ke Pelajar hingga Anak TK



PALI-SiniNews.Com– Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama Polsek Talang Ubi membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pelajar, sebagai upaya mengantisipasi dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut berlangsung di Simpang Lima Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, PALI, Jumat (28/8/2026).


Pembagian masker dimulai sekitar pukul 06.30 WIB. Sejumlah pejabat dan personel kepolisian turun langsung membagikan masker kepada masyarakat yang melintas, termasuk para pelajar yang sedang berangkat menuju sekolah.


Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH., Turut hadir Kasat Lantas Polres PALI AKP Selda Audina, S.Tr.K., M.H., Kasat Resnarkoba AKP Dedy Suandy, S.H., Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H., personel Polres PALI, personel Polsek Talang Ubi, serta personel Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan.


Selain pembagian masker di jalan, jajaran Polres PALI juga memberikan perhatian kepada anak-anak dengan membagikan masker kepada 77 anak TK Bhayangkari. Kegiatan tersebut melibatkan Kabag Ren, Kasat Samapta, Kasat Intelkam, Kasi Propam, serta Kasidokkes Polres PALI.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama anak-anak dan pelajar yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.


“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua, agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara terdampak kabut asap akibat Karhutla,” ujar Ardiansyah.


Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi kabut asap semakin meningkat. Warga diminta menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.


“Apabila kabut asap semakin meningkat, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kesehatan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap,” katanya.


Menurutnya, pembagian masker sekaligus menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami pentingnya melindungi diri dari paparan asap.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mengajak warga bersama-sama menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap,” tegasnya.


Kegiatan pembagian masker selesai sekitar pukul 08.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib, lancar, dan kondusif. Polres PALI bersama Polsek Talang Ubi juga akan terus memantau perkembangan Karhutla dan kondisi udara serta memberikan edukasi kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Jumat Berbagi BRI Prabumulih: Pegawai Turun Langsung, Sembako Diantar ke Rumah Warga


PRABUMULIH, SININEWS.COM – Kepedulian terhadap masyarakat kembali diwujudkan jajaran Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Prabumulih.

Tak sekadar menjalankan aktivitas pelayanan perbankan, para pegawai BRI turun langsung ke lapangan untuk menyambangi warga dan membagikan paket sembako.

Kegiatan sosial bertajuk Jumat Berbagi tersebut digelar Jumat (28/8/2026). Sejumlah pegawai BRI dari wilayah kerja Prabumulih dan sekitarnya ikut terlibat, di antaranya BRI BO Prabumulih, BRI Unit Lembak, BRI Unit Babat, BRI Unit Rambang Dangku, serta BRI Unit Pendopo.

Dengan membawa paket kebutuhan pokok, para pegawai mendatangi langsung masyarakat yang dinilai membutuhkan bantuan. Penyaluran secara langsung tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Branch Manager BRI BO Prabumulih, R P Rafi Rafsanjani, mengatakan kegiatan Jumat Berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian yang terus dibangun di lingkungan BRI.

Menurutnya, keberadaan BRI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan layanan dan aktivitas perbankan, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan kontribusi sosial bagi lingkungan sekitar.

“Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, kami ingin berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh insan BRI untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujar Rafi, Jumat (28/8/2026).

Paket bantuan yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok untuk menunjang keperluan sehari-hari masyarakat. Di antaranya beras, mi instan, telur, minyak sayur, serta berbagai bahan kebutuhan lainnya.

Bantuan tersebut diserahkan secara langsung kepada warga. Momen ini sekaligus dimanfaatkan para pegawai BRI untuk berinteraksi dan bersilaturahmi dengan masyarakat.

Rafi menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata diukur dari besarnya bantuan yang disalurkan. Lebih dari itu, terdapat pesan kepedulian dan semangat berbagi yang ingin terus ditumbuhkan di kalangan insan BRI.

“Meski bantuan yang diberikan sederhana, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerimanya,” ungkapnya.

Menurut Rafi, keterlibatan langsung pegawai dalam kegiatan sosial juga memberikan pengalaman tersendiri. Para pegawai dapat melihat dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memahami kondisi sosial di lingkungan sekitar.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan jangkauan penerima manfaat yang semakin luas.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan secara rutin dan memberikan manfaat yang lebih luas. Semoga apa yang kami berikan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Rafi.

Kegiatan Jumat Berbagi juga menjadi momentum memperkuat kekompakan antarsatuan kerja BRI di wilayah Prabumulih dan sekitarnya. Pegawai dari sejumlah unit turut bergotong royong mulai dari menyiapkan bantuan hingga menyerahkannya kepada masyarakat.

Semangat tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya positif di lingkungan BRI, yakni membangun kepedulian sosial bersamaan dengan menjalankan fungsi pelayanan kepada nasabah.

Melalui Jumat Berbagi, BRI BO Prabumulih ingin memastikan kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui layanan perbankan, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Bantuan sembako yang disalurkan mungkin sederhana, namun bagi penerimanya dapat menjadi bentuk perhatian yang berarti. Semangat berbagi inilah yang diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kontribusi BRI bagi masyarakat di wilayah Prabumulih dan sekitarnya.(*)

Share:

Polsek Tanah Abang Bagikan Masker dan Nasi Kotak di Tengah Kabut Asap Karhutlabun

Polsek Tanah Abang Bagikan Masker dan Nasi Kotak di Tengah Kabut Asap Karhutlabun




PALI-SiniNews.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang membagikan masker dan nasi kotak kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap akibat kebakaran hutan, lahan, dan kebun (Karhutlabun). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Yusuf Ahmad Alhazir, Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (28/8/2026).


Kegiatan bertajuk Jumat Berbagi itu dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama personel Polsek Tanah Abang. Pembagian masker dan nasi kotak dimulai sekitar pukul 12.50 WIB setelah aktivitas masyarakat di sekitar masjid.


Masker dibagikan sebagai alat pelindung diri bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap. Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.


“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila kondisi udara terdampak kabut asap akibat Karhutlabun,” ujar Arzuan.


Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila konsentrasi kabut asap semakin meningkat. Warga diminta tidak mengabaikan kondisi kesehatan dan segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan.


“Apabila kondisi kabut asap semakin meningkat, kami mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kesehatan, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap,” katanya.


Menurutnya, pembagian masker sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar terhadap pentingnya menggunakan alat pelindung diri ketika berada di tengah kondisi udara yang tercemar asap.


Polsek Tanah Abang juga akan terus melakukan pemantauan perkembangan Karhutlabun di wilayah hukumnya. Polisi mengajak masyarakat ikut berperan mencegah kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran.


Kegiatan pembagian masker dan nasi kotak tersebut selesai sekitar pukul 13.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Cegah Karhutla, Polsek Talang Ubi Sosialisasi Larangan Bakar Lahan di Desa Benuang

Cegah Karhutla, Polsek Talang Ubi Sosialisasi Larangan Bakar Lahan di Desa Benuang




PALI-SiniNews.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (28/8/2026).


Sosialisasi tersebut dipimpin Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama personel Bhabinkamtibmas. Kegiatan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai dengan menyasar masyarakat Desa Benuang.


Dalam kegiatan itu, turut hadir Kepala Desa Benuang dan Ketua BPD Desa Benuang bersama masyarakat. Petugas memberikan edukasi mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar, terlebih saat wilayah PALI memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko terjadinya karhutla.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, SH., mengingatkan warga untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan perkebunan.


“Memasuki musim kemarau seperti saat ini, kami mengimbau masyarakat Desa Benuang agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran yang dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.


Selain menyampaikan larangan, petugas juga mengajak masyarakat mencari cara yang lebih aman dan memiliki nilai ekonomi dalam mengelola lahan. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang untuk dijual.


“Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang bisa dimanfaatkan dengan cara dijual. Selain lebih aman karena tidak dibakar, hasilnya juga dapat membantu menambah perekonomian keluarga,” katanya.


Polisi juga menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara membakar dapat berimplikasi hukum. Masyarakat diminta tidak menganggap pembakaran lahan sebagai cara biasa dalam membersihkan kebun.


“Membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.


Kegiatan sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.


Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Talang Ubi, khususnya selama musim kemarau.(SN/Perry)

Share:

Peduli Kesehatan Pelajar, Polsek Penukal Utara Bagikan Masker Gratis

Peduli Kesehatan Pelajar, Polsek Penukal Utara Bagikan Masker Gratis



PALI-SiniNews.Com — Polsek Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membagikan masker kepada para pelajar SD 14 Desa Kota Baru, Jumat (28/8/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).


Pembagian masker tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kapolsek Penukal Utara Iptu Budi Anhar, S.H., M.Si., bersama sejumlah personel kepolisian.


Selain Kapolsek, kegiatan tersebut turut diikuti Kanit Provos Aiptu Ade Irawan, Kanit Intelkam Aiptu Dodi Wisno, S.H., Kasium Aipda Cecep, Bhabinkamtibmas Bripka Nopran dan Brigpol Fadli Suhara.


Masker dibagikan kepada anak-anak sekolah sebagai alat pelindung diri ketika beraktivitas di tengah kondisi udara yang berpotensi terdampak asap Karhutla. Polisi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengurangi risiko paparan asap.


Kapolsek Penukal Utara Iptu Budi Anhar mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para pelajar yang setiap hari melakukan aktivitas di luar rumah.


"Kami membagikan masker kepada anak-anak sekolah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mereka dalam menghadapi dampak kabut asap akibat Karhutla," kata Budi.


Dia juga mengimbau masyarakat, terutama para pelajar, untuk menggunakan masker ketika berada di luar ruangan apabila kondisi udara mulai terdampak asap.


"Kami mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya ketika kondisi udara terdampak kabut asap. Ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap," ujarnya.


Menurut Budi, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk melindungi diri. Selain itu, masyarakat diminta tetap memperhatikan kondisi udara dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila asap semakin pekat.


"Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan alat pelindung diri saat kondisi udara tidak baik akibat asap Karhutla," tuturnya.


Kegiatan pembagian masker selesai sekitar pukul 09.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Penukal Utara berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak asap Karhutla semakin meningkat, sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian memberikan perlindungan kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Jum'at Bersih, Personel KRYD Regu 3 Polres PALI Bersihkan Masjid Al-Furqon

Jum'at Bersih, Personel KRYD Regu 3 Polres PALI Bersihkan Masjid Al-Furqon



PALI--SiniNews.Com — Personel Unit Kegiatan Lapangan (UKL) Regu 3 Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan Masjid Al-Furqon di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Jum'at (28/8/2026).


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Asri Belida yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat dengan menyasar sejumlah fasilitas publik, termasuk kantor, rumah ibadah, tempat wisata dan tempat umum.


Gotong royong dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Kegiatan dipimpin oleh Ka SPKT Polres PALI Iptu Maryono bersama personel KRYD Regu 3.


Dalam kegiatan tersebut, personel bersama-sama melakukan pembersihan di lingkungan Masjid Al-Furqon. Sejumlah bagian lingkungan masjid dibersihkan agar kondisi rumah ibadah menjadi lebih rapi, bersih dan nyaman digunakan masyarakat untuk melaksanakan aktivitas keagamaan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK. Melalui Kepala SPKT Iptu Maryono mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian personel Polres PALI terhadap kebersihan lingkungan, khususnya fasilitas yang digunakan masyarakat.


"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kebersihan lingkungan, terutama rumah ibadah yang digunakan masyarakat. Kami berharap Masjid Al-Furqon tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah," kata Maryono.


Dia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu bentuk dukungan personel terhadap Program Asri Belida yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.


"Melalui Program Asri Belida, kami bersama-sama menjaga kebersihan fasilitas umum dan lingkungan. Sasaran kegiatan tidak hanya rumah ibadah, tetapi juga kantor, tempat wisata dan tempat umum lainnya," ujarnya.


Menurutnya, kegiatan gotong royong tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan asri, tetapi juga mempererat hubungan antara personel kepolisian dengan masyarakat.


Kegiatan pembersihan Masjid Al-Furqon selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.


Program tersebut diharapkan dapat terus mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan fasilitas umum yang nyaman bagi masyarakat Kabupaten PALI.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi yang lebih tajam ala Detik.com dengan lead yang lebih menarik dan judul lebih “menggigit” untuk media online.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts