Pukul Kepala Korban Pakai Botol Kaca, Terduga Pelaku di PALI Ditahan Polisi

Pukul Kepala Korban Pakai Botol Kaca, Terduga Pelaku di PALI Ditahan Polisi




PALI- SiniNews.Com– Unit Reskrim Polsek Tanah Abang, Polres PALI, mengungkap kasus dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di sebuah rumah makan di Jalan Servo KM 37, Desa Lunas Jaya, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Seorang pria berinisial A alias Ty (49) telah diamankan dan ditahan untuk menjalani proses hukum.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan polisi yang dibuat korban, Herlis (57), seorang pedagang, setelah mengalami luka akibat diduga dipukul menggunakan botol kaca.


"Berdasarkan hasil penyelidikan serta pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terlapor, yang bersangkutan mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban. Selanjutnya kami melakukan tindakan penahanan untuk kepentingan proses penyidikan," kata AKP Arzuan.


Peristiwa itu diketahui terjadi pada Senin, 13 Juli 2026, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu korban tengah beraktivitas seperti biasa di rumah makan miliknya. Pelaku datang bersama rekannya menggunakan sepeda motor dan sempat membeli rokok serta berbincang dengan beberapa orang yang berada di lokasi.


Setelah itu, pelaku kembali masuk ke dalam rumah makan dan berbincang dengan korban. Tidak lama kemudian, pelaku keluar menuju pondok yang berada di samping rumah makan sambil mengucapkan kata-kata kasar. Korban kemudian menghampiri pelaku untuk menanyakan maksud ucapannya.


Diduga tersulut emosi, pelaku mengambil sebuah botol kaca kosong dan memukulkannya satu kali ke bagian kepala korban hingga mengalami luka. Korban kemudian menjalani visum serta mendapat perawatan medis di RS Bunda Prabumulih sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Abang.


Menindaklanjuti laporan itu, penyidik memanggil terlapor untuk dimintai keterangan. Setelah pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya sehingga Kapolsek Tanah Abang memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Plh Kanit Reskrim AIPTU Muslim Ansori untuk melakukan penahanan.


"Dari pengakuan tersangka, benar dirinya melakukan penganiayaan terhadap korban menggunakan satu botol kaca. Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Tanah Abang guna menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar AKP Arzuan.


Dalam perkara ini, polisi menyita barang bukti berupa satu botol kaca yang diduga digunakan saat kejadian serta hasil Visum et Repertum (VER). Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 466 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. Polisi juga masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum untuk proses hukum selanjutnya.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Ungkap Kasus Perampasan Mobil Fortuner, Terduga Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti

 

Polres PALI Ungkap Kasus Perampasan Mobil Fortuner, Terduga Pelaku Diamankan Bersama Barang Bukti




PALI-SiniNews.Com– Satreskrim Polres PALI berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perampasan atau pencurian satu unit mobil Toyota Fortuner yang terjadi di Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Seorang pelaku berinisial J (24) berhasil diamankan kurang dari 24 jam setelah membawa kabur kendaraan milik korban.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. melalui Kanit Pidum Satreskrim Polres PALI, Iptu Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan Terduga pelaku ditangkap pada Rabu (29/7/2026) setelah polisi melakukan pengejaran lintas wilayah hingga Kabupaten Muara Enim.


"Begitu menerima informasi mengenai kendaraan yang dibawa kabur pelaku mengarah ke wilayah Gunung Megang, kami langsung memerintahkan tim Opsnal Beruang Hitam melakukan pengejaran dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polsek Gunung Megang serta Tim Rajawali Polres Muara Enim. Berkat koordinasi tersebut, pelaku berhasil diamankan di wilayah Kecamatan Ujan Mas beserta barang buktinya," kata Iptu Dobi.


Peristiwa itu bermula pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 22.43 WIB. Korban, Dedex Armal, bersama istri dan anaknya yang masih berusia dua tahun datang ke rumah rekannya, Fauzi, di Desa Panta Dewa menggunakan mobil Toyota Fortuner warna putih bernomor polisi BG 1561 OK.


Saat korban turun untuk menemui rekannya, mesin mobil masih menyala, sedangkan istri dan anak korban tetap berada di dalam kendaraan dalam kondisi tertidur. Ketika terbangun, istri korban mendapati pelaku sudah berada di dalam mobil. Pelaku kemudian memerintahkan istri korban turun sambil diduga hendak mencekiknya. Karena takut, istri korban segera keluar sambil menggendong anaknya dan berteriak meminta pertolongan warga karena mobil dibawa kabur.


Korban bersama warga sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri ke arah Muara Enim. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres PALI.


Dari hasil pengejaran, polisi berhasil mengamankan pelaku berikut barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Fortuner warna putih tahun 2013 beserta STNK kendaraan tersebut.


"Saat ini pelaku telah diamankan di Polres PALI untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Iptu Dobi.


Dalam perkara ini, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 482 KUHP atau Pasal 476 KUHP tentang dugaan tindak pidana perampasan atau pencurian.(SN/Perry)

Share:

Jembatan Gantung Desa Suro Memprihatinkan, Warga: Butuh Bukti Nyata, Bukan Sekadar Janji


Jembatan Gantung Desa Suro Memprihatinkan


Musi Rawas, sininews.com – Kondisi Jembatan Gantung yang berada di Dusun III, Desa Suro, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, kini menjadi sorotan masyarakat. Jembatan yang selama ini menjadi akses utama warga menuju area perkebunan tersebut dinilai sudah tidak layak digunakan karena mengalami kerusakan yang cukup parah.


Pantauan di lapangan menunjukkan lantai jembatan banyak yang rusak dan sebagian telah diganti menggunakan kayu secara swadaya oleh masyarakat agar tetap dapat dilalui. Selain itu, besi penahan dan pagar pengaman di beberapa bagian juga telah hilang maupun mengalami kerusakan, sehingga kondisi jembatan terlihat miring dan membahayakan keselamatan pengguna.


Masyarakat berharap pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Musi Rawas segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jembatan tersebut sebelum menimbulkan korban jiwa.


"Kami sangat khawatir, terutama terhadap anak-anak yang sering bermain di sekitar jembatan. Dengan kondisi seperti sekarang, bukan tidak mungkin sewaktu-waktu bisa terjadi kecelakaan yang memakan korban," ungkap seorang warga.


Selain persoalan jembatan gantung, warga juga mengeluhkan kondisi Jalan Lingkar Desa Suro yang hingga kini masih rusak berat dan belum mendapatkan perbaikan. Hal tersebut disampaikan TJ (36) saat ditemui awak media pada Selasa (29/07/2026).


"Jalan lingkar desa sudah sangat hancur, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Padahal akses jalan ini sangat penting bagi aktivitas masyarakat," ujarnya.


Menurut TJ, masih banyak pekerjaan rumah yang harus menjadi perhatian pemerintah, baik pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Selain jembatan dan jalan, saluran drainase di beberapa titik juga mengalami kerusakan sehingga dinilai menghambat perkembangan pembangunan desa.


Ia juga menyoroti peran para wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kabupaten Musi Rawas yang berjumlah tujuh orang, termasuk salah satunya berasal dari Desa Suro. Namun hingga kini, masyarakat merasa belum melihat adanya langkah konkret dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama warga.


"Jangan sampai amanah yang diberikan masyarakat hanya menjadi slogan. Yang kami butuhkan adalah tindakan nyata, bukan sekadar janji. Apalagi beberapa tahun lagi akan kembali memasuki pesta demokrasi. Harapan masyarakat sederhana, buktikan dengan kerja nyata, bukan janji yang kembali menjadi janji," tutup TJ.


Masyarakat Desa Suro berharap pemerintah segera melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jembatan Gantung Dusun III, Jalan Lingkar Desa Suro, serta infrastruktur lainnya agar aktivitas warga dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat.(sn)

Share:

Pertamina EP Adera Field Maksimalkan Potensi Sumur BNG-080 Berkat Terobosan Dual String di Benuang


Caption: Pertamina EP Adera Field berhasil menerapkan komplesi dual string di Sumur BNG-080 yang mampu memproduksikan dua lapisan reservoir secara bersamaan melalui satu sumur dan meningkatkan efisiensi produksi migas.


PALI, sininews.com --- Pertamina EP Adera Field memaksimalkan potensi sumur BNG-080 di Struktur Benuang di Kabupaten PALI, Sumatera Selatan dengan menerapkan terobosan dalam teknik pengeboran. Kali ini, perusahaan yang merupakan bagian Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 menerapkan metode komplesi dual string.


Metode komplesi dual string memungkinkan produksi dua lapisan reservoir berbeda dalam satu sumur migas secara bersamaan tanpa perlu mengebor sumur baru. Pada BNG-080, memproduksikan lapisan reservoir TAF-L1 dan TAF-N2 secara bersamaan. Dengan teknik ini, biaya pengeboran menjadi sangat efisien dengan hasil volume maksimum pada satu sumur.


Pada uji alir awal (initial flow test) 26-28 Juni 2026, lapisan TAF-L1 menunjukkan potensi produksi gas 2,836 MMSCFD. Sementara itu, lapisan TAF-N2 menunjukkan potensi produksi minyak 572,8 BOPD dan gas 1,666 MMSCFD.


"Dengan memaksimalkan potensi dua lapisan dalam satu sumur, kami tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga meningkatkan efisiensi pengembangan lapangan. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi model penerapan pada sumur-sumur berikutnya di Zona 4," ujar General Manager Zona 4 Djudjuwanto.


Dual string sebenarnya bukan hal yang benar-benar baru. Teknik ini pernah dikerjakan di struktur Benuang pada tahun 1984, tetapi belum memberikan hasil optimal. Teknik ini kemudian dikaji lagi untuk menghasilkan metode dual string paling cocok untuk sumur BNG-080. Hasilnya menggembirakan. Pengembangan reservoir multilayer ini meningkatan produksi kumulatif, sekaligus meningkatkan efisiensi waktu dan biaya pengembangan lapangan.


Manager Subsurface Development Area 1 Budi Darmawan, yang menangani pengembangan di wilayah kerja PEP Adera, menerangkan timnya berencana mereplikasi keberhasilan komplesi dual string di BNG-080 pada empat sumur lainnya, yaitu tiga sumur di Struktur Benuang dan satu sumur di Struktur Gunung Kemala. Empat program tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja (RK) Pemboran Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada triwulan III dan triwulan IV 2026.


Sumur BNG-080 selanjutnya akan dikelola oleh Pertamina EP Adera Field. Sumur ini akan berkontribusi pada pencapaian target produksi Pertamina EP Adera Field pada WP&B 2026, yaitu minyak 4.537 BOPD dan gas 22,21 MMSCFD.


"Menyusul keberhasilan Sumur BNG-080, kami akan terus melakukan optimasi pengeboran di struktur yang ada di PEP Adera. Upaya ini untuk menambah produksi agar menggantikan volume laju laju penurunan produksi alamiah (natural decline) demi menjaga stabilitas produksi migas," pungkas Budi.


*Tentang PHR Zona 4*

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.


‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.  PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (sn)

Share:

Desa Sungai Ibul Gelar Rembuk Stunting, Kapolsek: Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan

Desa Sungai Ibul Gelar Rembuk Stunting, Kapolsek: Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan




PALI-SiniNews.Com –Kapolsek Talang Ubi diwakili Bhabinkamtibmas menghadiri kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting di Kantor Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (28/7/2026). Kehadiran personel Polri menjadi bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menekan angka stunting melalui sinergi lintas sektor.


Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB itu dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PALI Alfiddlota Dama, Tenaga Ahli Pendamping Desa Rifa Yanti, perwakilan Camat Talang Ubi Tris Marsandi, Kepala Desa Sungai Ibul Wahyudinia, Ketua BPD Dedi Yusmanto, Staf Puskesmas Talang Ubi Ira Wati, Am.Keb, Bhabinkamtibmas Aiptu Affandi Bay, SH, Babinsa Pelda Sugiarto, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat.


Rembuk Stunting merupakan forum untuk menyusun langkah strategis dalam percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Agenda kegiatan meliputi pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, sambutan para pemangku kepentingan, pemaparan Kader Pembangunan Manusia, pembahasan bersama Puskesmas, penyusunan daftar usulan kegiatan penanganan stunting, hingga penandatanganan berita acara.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa.


"Polri melalui Bhabinkamtibmas siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk upaya pencegahan dan penanganan stunting. Sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar AKP Ardiansyah.


Sementara itu, Kepala Dinas DPMD Kabupaten PALI Alfiddlota Dama menegaskan bahwa rembuk stunting menjadi tahapan penting dalam menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


"Melalui rembuk ini kita menyepakati langkah-langkah prioritas yang akan dilaksanakan di desa. Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis angka stunting dapat terus ditekan," katanya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hasil rembuk diharapkan menjadi dasar penyusunan program pencegahan dan penanganan stunting yang lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat di Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Kelurahan Talang Ubi Barat Gelar Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP)

 

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Kelurahan Talang Ubi Barat Gelar Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP)



PALI-SiniNews.Com — Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) pada Selasa, 28 Juli 2026. Program ini merupakan wujud nyata gerakan dari Bupati PALI, Asgianto, S.T., bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten PALI, Dwi Septaria, S.E., yang berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh wilayah PALI.


Dukungan penuh dari pemerintah daerah dipastikan melalui ketersediaan anggaran khusus di setiap kelurahan untuk penyediaan Paket Makanan Tambahan (PMT) bergizi bagi warga.


Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, S.Th.I., M.Si., NL.P, menyampaikan bahwa pelaksanaan Posyandu ILP bulan Juli 2026 ini menghadirkan beragam menu makanan tambahan bergizi yang dirancang khusus untuk kebutuhan nutrisi masyarakat.


"Untuk periode bulan Juli 2026 ini, makanan tambahan yang dibagikan berupa paket sayur sop mentah, tahu putih, serta ati ampela rebus. Selain itu, kami juga menyediakan kudapan gratis seperti susu kedelai khusus ibu hamil, bubur kacang hijau, aneka kue, dan minuman segar," ungkap Hj. Ritawati Anwar.


Berbeda dari layanan posyandu konvensional, Posyandu ILP menyasar seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari balita, remaja, ibu hamil, hingga lanjut usia (lansia). Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara cuma-cuma, antara lain :


Pemeriksaan Kesehatan Gratis : Cek kadar gula darah dan kolesterol.


Konseling Remaja : Edukasi dan pendampingan kesehatan mental serta reproduksi remaja.


Pemantauan Tumbuh Balita & Kesehatan Ibu Hamil : Pelayanan rutin gizi dan kehamilan.


Suksesnya kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pihak Kelurahan Talang Ubi Barat, Puskesmas lokal, bidan desa, serta kader posyandu setempat. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh pengurus TP PKK Kecamatan Talang Ubi sebagai bentuk pendampingan dan dukungan moral.


Target sasaran pada kegiatan ini mencapai 100 peserta yang sebelumnya telah terdaftar melalui kader posyandu di masing-masing lingkungan RT/RW. Antusiasme masyarakat terlihat dari pemenuhan kuota pendaftaran serta tertibnya alur pelayanan kesehatan sejak pagi hari.


Melalui program Posyandu ILP ini, diharapkan kedekatan akses layanan kesehatan dasar dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat Kelurahan Talang Ubi Barat secara berkelanjutan.(SN/Perry).

Share:

RESPON CEPAT PEMERINTAH KABUPATEN PALI TINDAK LANJUTI KELUHAN WARGA TERKAIT DBD

 RESPON CEPAT PEMERINTAH KABUPATEN PALI TINDAK LANJUTI KELUHAN WARGA TERKAIT DBD


PALI-SiniNews.Com— Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menunjukkan respons cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya warga yang terpapar Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Talang Ubi Timur, khususnya wilayah RT 03 RW 08.


Menindaklanjuti keluhan tersebut, Lurah Talang Ubi Timur berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten PALI untuk segera melakukan langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran DBD.


Sebagai tindak lanjut, petugas Puskesmas melaksanakan fogging di sekitar wilayah RT 03 RW 08, terutama pada area yang dinilai berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.


Langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten PALI dalam memberikan perlindungan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.


Atas respons cepat tersebut, warga Kelurahan Talang Ubi Timur menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Bupati PALI, Bapak Asgianto, ST, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten PALI, Dinas Kesehatan dan Puskesmas yang telah merespons keluhan masyarakat dengan segera.


Semoga upaya ini dapat membantu mencegah penyebaran DBD dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat.


Pemerintah hadir, masyarakat terlindungi. Bersama kita cegah DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan.(SN/Perry).

Share:

Pemkab PALI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat GEMARIKAN dan Lomba Menu Serba Ikan

Pemkab PALI Perkuat Pencegahan Stunting Lewat GEMARIKAN dan Lomba Menu Serba Ikan



PALI-SiniNews.Com– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) yang dirangkaikan dengan Lomba Masak Menu Serba Ikan di Guest House Bupati PALI, Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Senin (27/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting melalui pemenuhan gizi yang seimbang.


Acara yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu mengusung tema "Kreasi Menu Masakan Olahan Ikan untuk Meningkatkan Konsumsi Ikan dan Mewujudkan Generasi Sehat, Cerdas, serta Bebas Stunting." Kegiatan dihadiri Staf Ahli II Bupati PALI Supawi, S.Pd., M.T., mewakili Bupati PALI, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mewakili Kapolres PALI, jajaran Kejaksaan Negeri PALI, Kepala Dinas Perikanan Ali Sadikin, S.P., M.Pi., perwakilan Koramil 404-03 Talang Ubi, para kepala OPD, Camat Talang Ubi, serta insan pers.


Selain lomba memasak, rangkaian kegiatan juga diisi dengan sosialisasi pentingnya mengonsumsi ikan, penyaluran bantuan sosial berupa ikan dan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan, serta penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui pemenuhan gizi.


"Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan bukan sekadar kampanye mengonsumsi ikan, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik bagi pertumbuhan anak. Kami berharap kegiatan ini mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting," ujar AKP Ardiansyah.


Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PALI, Ali Sadikin, menilai kreativitas masyarakat dalam mengolah ikan perlu terus didorong agar konsumsi ikan semakin meningkat.


"Melalui lomba menu serba ikan ini kami ingin menunjukkan bahwa ikan dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat, menarik, dan bernilai gizi tinggi. Harapannya, kebiasaan mengonsumsi ikan semakin membudaya di tengah masyarakat," katanya.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kabupaten PALI berharap GEMARIKAN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan yang mendorong perubahan pola konsumsi masyarakat, meningkatkan kualitas gizi keluarga, serta mempercepat terwujudnya generasi PALI yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(SN/Perry)

Share:

Kapolres PALI Sambangi DPRD, Bangun Komunikasi dan Kerja Sama Antar Lembaga

Kapolres PALI Sambangi DPRD, Bangun Komunikasi dan Kerja Sama Antar Lembaga




PALI-SiniNews.Com– Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPRD Kabupaten PALI itu bertujuan memperkuat sinergitas, koordinasi, dan komunikasi antara Polres PALI dengan lembaga legislatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mendukung pembangunan daerah, Senin (27/7/2026).


Kapolres PALI disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H. Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut, Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.Si., Kabag Ops Kompol Andri Noviansyah, S.Kom., Kasat Intelkam IPTU Febriansyah, S.H., Kasat Reskrim IPTU Doby Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., Kasat Lantas AKP Selda Audina, S.Tr.K., M.H., serta Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H.


Silaturahmi yang dimulai sekitar pukul 11.30 WIB itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus menyamakan persepsi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di Kabupaten PALI. Selain itu, pertemuan juga membahas pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah dan menciptakan situasi yang aman, tertib, serta kondusif.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara kepolisian dan DPRD menjadi salah satu modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


"Silaturahmi ini menjadi langkah untuk memperkuat koordinasi dan sinergitas antara Polres PALI dengan DPRD Kabupaten PALI. Kami berharap komunikasi yang baik ini dapat terus terjalin guna mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta menunjang pelaksanaan pembangunan di Kabupaten PALI," ujarnya.


Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten PALI, H. Ubaidillah, S.H., menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmen DPRD untuk terus bersinergi dengan jajaran Polres PALI.


"Kami siap mendukung terjalinnya kerja sama yang baik dengan Polres PALI. Sinergitas antar lembaga sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal serta stabilitas daerah tetap terjaga," kata H. Ubaidillah.


Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban hingga berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, sekaligus mempertegas komitmen bersama antara Polres PALI dan DPRD Kabupaten PALI untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Bumi Serepat Serasan.(SN/Perry)

Share:

Tanah Longsor Ancam Permukiman Warga di Sukaraja, Polsek Tanah Abang Lakukan Pengecekan

 Tanah Longsor Ancam Permukiman Warga di Sukaraja, Polsek Tanah Abang Lakukan Pengecekan



PALI-SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang melakukan monitoring dan pengecekan langsung terhadap lokasi tanah longsor di Dusun I, Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (27/7/2026). Longsor yang diduga dipicu gerusan arus Sungai Lematang itu memiliki bentangan sekitar 40 meter dengan lebar mencapai lima meter dan berada hanya sekitar 25 meter dari rumah warga.


Pengecekan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB atas arahan Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Tanah Abang bersama Staf Trantib Kecamatan Tanah Abang Ambry Hadi, Sekretaris Desa Sukaraja Ikhral, PS Kanit Intelkam Aipda Roy P. Saragih, S.H., serta Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja Bripka Reji Diansyah.


Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan terdapat satu unit rumah warga yang berada paling dekat dengan titik longsor. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan apabila terjadi hujan deras atau debit Sungai Lematang kembali meningkat.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH., mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan pengecekan sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.


"Kami telah melakukan pengecekan langsung bersama pemerintah desa dan kecamatan. Dari hasil pemantauan, lokasi longsor memang cukup dekat dengan permukiman warga sehingga perlu mendapat perhatian serius. Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi agar selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas," ujar AKP Arzuan.


Menurutnya, hasil analisis sementara menunjukkan longsor terjadi akibat gerusan Sungai Lematang yang terus mengikis bantaran sungai. Apabila intensitas hujan tinggi atau banjir terjadi, bentangan longsor diperkirakan dapat semakin melebar dan mengancam rumah warga di sekitarnya.


"Kami juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan serta merekomendasikan agar instansi terkait, khususnya BPBD Kabupaten PALI, segera melakukan pengecekan dan penanganan terhadap lokasi longsor. Polsek Tanah Abang akan terus melakukan patroli dan pemantauan perkembangan situasi," tambahnya.


Pengecekan berakhir sekitar pukul 14.40 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Selain melakukan pendataan serta dokumentasi, petugas juga meminta Bhabinkamtibmas Desa Sukaraja untuk terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila terjadi pergerakan tanah atau longsor susulan demi mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts