Pages

Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tandatangani Kerjasama Pengamanan Aset Negara

PRABUMULIH--Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama..

Semarak Ramadhan, Citimall Gelar Hijab HUNT 2019

PRABUMULIH--Berbagai event terus diadakan oleh Citimall Prabumulih guna menyebar virus positif kepada para pemuda-pemudi di Kota Prabumulih. Salah satunya, yakni Citimall Hijab HUNT 2019..

Miris, Dua Keluarga Miskin di PALI Tidak Pernah Tersentuh Bantuan

PALI--Tinggal seorang diri dan mencari nafkah hanya menjadi buruh menyadap karet dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, nenek Sainimah (65) warga Desa Babat..

Bus Trans Enim Jalan, Pasar Ramadhan Bebas Formalin

MUARA ENIM--Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, membuka pasar Ramadhan dan launching bus trans Enim berlangsung di terminal samping Kodim, Senin (6/5)..

OKU Akan Canangkan Program Kabupaten Layak Anak

BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyiapkan program untuk menjadikan kabupaten layak anak (KLA). Dukungan ini dimintakan kepada berbagai organisasi...

Tuesday, August 20, 2019

Lama Terputus, Jalan Poros Gunung Menang-Tempirai Kembali Dibuka

PALI,SININEWS.COM - Warga Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal dan warga Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini kembali bisa menggunakan akses jalan poros penghubung dua desa dan dua kecamatan tersebut setelah sebelumnya lebih dari lima tahun jalan sepanjang lebih kurang 17 kilometer itu putus dan nyaris menjadi hutan belantara.

Dari pantauan media ini dilapangan, wajah sumringah diperlihatkan warga setempat yang lama mendambakan jalan tersebut dibuka kembali, sebab jalan itu menjadi salah satu penghubung dan akses urat nadi perekonomian masyarakat dua desa bahkan dua kecamatan.

"Jalan ini sudah lebih lima tahun mati, jangankan kendaraan, manusia pun tidak lagi sanggup menerobos jalur ini. Namun ada donatur yang tergugah untuk membuka jalan ini, yakni Kepala Desa Tempirai Barat, dimana beberapa hari lalu membuka mengerjakan jalan ini dengan menurunkan alat berat sehingga jalan ini kembali bisa dilalui," ujar Akmal, warga setempat kepada media ini, Selasa (20/8).

Akmal berharap agar Pemkab PALI meneruskan pembangunan jalan tersebut dengan mengecor jalan itu.

"Karena jalan ini bisa menghubungkan warga Penukal, Penukal Utara dan langsung ke Pendopo Talang Ubi. Jadi sudah selayaknya jalan ini di cor beton agar akses kami lebih mudah dan perekonomian pun bisa meningkat," harapnya.

Sama diutarakan Edi Suarno, warga lainnya bahwa memang benar jalan itu putus sejak lama.

"Seingat kami, sejak jalan ini dibuka salah satu perusahaan Migas sampai PALI mekar dan baru kali ini bisa digunakan lagi, jadi lebih dari 10 tahun. Ya, kami berharap pak Heri Amalindo bisa mendengar aspirasi kami serta merealisasikan keinginan kami, karena kami tahu pak Bupati cepat merespon keluhan warganya," kata Edi.

Terpisah, Dedi Handayani, Kepala Desa Persiapan Tempirai Barat mengaku bahwa meski jalan itu bukan tanggung jawab dirinya, namun tergerak dengan banyaknya permintaan warga, dirinya turun tangan membantu membuka akses jalan itu.

"Alhamdulillah kami ada rezeki lebih, dan bukan kebetulan kami membangun jalan ini, sebab Tempirai dan Gunung Menang ada keterkaitan emosional dan garis keturunan dua desa itu masih satu rumpun. Dan juga sebagai bentuk ikut andil dalam mendukung program pak Bupati yang ingin PALI cepat maju, sehingga mendorong kami membantu buka jalan ini. Namun hanya sebatas itu kemampuan kami, untuk peningkatan jalan, kami serahkan ke Pemkab PALI. Terkait dukungan, seluruh warga Tempirai dan Gunung Menang menyatakan siap dukung pembangunan dan program pemerintah," beber Dedi Handayani. (sn)

Nah, warga Desa Karya Mulya diringkus Polisi dan BNN, 5 tahun penjara menunggu


PRABUMULIH, SININEWS.COM -  Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pimpinan AKP Zon Prama, S.H bersama dengan BNN Kota Prabumulih kembali berhasil melakukan ungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Prabumulih

Kali ini Sat Narkoba Polres Prabumulih meringkus seorang pria atas nama Suhandono alias Madon (46 tahun) warga Desa Karya Mulya Kecamatan Rambang Kapak Tengah kota Prabumulih pada Senin (19/8/2019), sekira pukul 11.30 WIB.

Pria tersebut diamankan oleh Sat Narkoba Polres Prabumulih karena tertangkap tangan menyimpan narkotika jenis sabu.

Penangkapan bermula Tim Sat Narkoba mendapat laporan dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkoba di jalan wisata dekat SMA N 08 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih.

Menindaklanjuti info tersebut Tim Opsnal Resnarkoba bersama BNN Kota Prabumulih langsung melakukan penyelidikan dan benar pada jam 11.30 WIB Tim Opsnal Resnarkoba mengamankan seorang laki-laki atas nama Suhandono alias Madon sedang berada di samping warung dekat SMAN 8 Prabumulih.

Ketika dilakukan penggeledahan dengan disaksikan RT setempat ditemukan 2 (dua) paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening dengan berat bruto 0,60 gram yang disimpan pelaku di dalam saku sebelah kanan yang dipakai pelaku. Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Hutauruk, S.I.K., M.H melalui Kasat Narkoba AKP Zon Prama, S.H didampingi Kanit Idik I Ipda Sardinata, S.H membenarkan adanya kejadian penangkapan tersebut, saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Polres Prabumulih.

Dari tangan pelaku disita barang bukti berupa dua paket Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,60 gram, satu unit handphone nokia warna hitam dan satu helai celana pendek berwarna hitam, “Ungkap kasus tersebut dapat dilakukan berkat informasi yang diberikan masyarakat kepada Polres Prabumulih” ujarnya.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku kita jerat dengan pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 (Lima) tahun maksimal 20 (Dua puluh) tahun”, Tegas AKP Zon.

Spesialis Pencurian Sepeda Motor Diborgol, Ancaman 7 Tahun Penjara Menunggu

PALI, SININEWS.COM - Namanya sih keren, Kevin Cardinal (21) mirip kebarat-baratan, namun siapa sangka, pria bertato yang baru berusia 21 tahun ini asal Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) adalah pemain kriminal spesialis pencurian sepeda motor yang aksinya biasa berdua dengan pelaku B (DPO).

Tentu saja, akibat aksinya tersebut, jajaran Polsek Talang Ubi memburu Calvin dan berhasil membekuk pelaku tersebut kemudian menjebloskannya ke sel tahanan.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah bahwa berawal  B (DPO) dan pelaku Kevin berjalan menggunakan sepeda motor di daerah Pelita untuk mencari target mencuri sepeda motor.

Lalu saat melintas kedua pelaku melihat ada sepeda motor merk Honda Beat warna merah putih yang terparkir di depan rumah dalam keadaan sepi, lalu pelaku B (DPO) turun dari sepeda motor dan mendekat ke sepeda motor itu.

Kemudian pelaku B (DPO) yang telah membawa kunci letter T, langsung merusak kunci kontak sepeda motor, sedangkan pelaku Kevin menunggu di atas sepeda motor untuk mengawasi situasi sekitar.

Lalu setelah kunci kontak rusak, pelaku  B (DPO) langsung mendorong sepeda motor keluar pagar rumah, tiba-tiba keluar pemilik rumah dan langsung berteriak dan mengejar Pelaku.

Karena panik, Kevin dan  B (DPO) berlari kabur, lalu setelah dikejar oleh warga, berhasil mengamankan sepeda motor yang dipakai pelaku.

"Setelah penyidik menerima laporan, kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan identitas pelaku, kemudian anggota Tim Elang mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada dirumahnya. Lalu anggota kita langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku," terang Arafah, Selasa (20/8).

Berikut barang bukti yang diamankan berupa 1 ( satu ) unit sepeda motor merk Honda Supra X 125 setelan Jambrong Warna Merah, tanpa Plat Nomor Polisi, Nomor Rangka : MH1MB71147K156757 dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Beat, Nomor Polisi : BG-5934-PAA, Nomor Mesin : JM11E-1731528, Nomor Rangka : MH1JM111XJK749510. Tahun 2018 warna merah putih.

"Pelaku kita jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman tiga tahun penjara, sementara teman pelaku masih kita buru," tegasnya.

Sementara dari pengakuan Kelvin bahwa dirinya telah mencuri sepeda motor sebanyak tiga kali. "Hasilnya dibagi dua, dan dipakai untuk membeli kebutuhan sehari-hari pak," aku tersangka. (sn)

Pertamina Gheotermal Energy COD 3 September

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah melalui perjalan panjang sejak 2008, memulai perencanaan hingga memasuki masa pembangun dan siap beroprasi, awal bulan September 2019, Proyek Lumut Balai I PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) telah siap dioperasikan untuk menghasilkan listrik.

"Sekarang kita sedang melakukan uji coba, mudah-mudahan jika tidak ada kendala tanggal 3 September 2019 Comersial Operatioan Day (COD)," ujar Sekretaris Perusahaan PT PGE Lumut Balai Ryan Dwi Gustrianda didampingi Pimpinan Proyek Febrianus Erydani disela-sela Kunker Bupati Muaraenim Ahmad Yani dan Wabup Muaraenim Juarsah di PGE Lumut Balai, Semende, Kabupaten Muaraenim, Selasa (20/8).

Menurut Febrianus Erydani, sesuai rencana untuk COD pada tanggal 3 September 2019. Namun saat ini pihaknya belum tahu siapa yang akan meresmikan dan kapan diresmikannya. Sebab akan melibatkan dua Kabupaten yakni Muaraenim dan OKU. Untuk Cluster Lumut Balai I, ada lima sumur, Cluster IX ada dua sumur, dan Cluster VI ada dua sumur. Dan setelah selesai proyek Lumut Balai I, nanti akan dilanjutkan dengan proyek Lumut Balai II.

Dikatakan Febrianus, jika sesuai kontrak awal proyek ini dimulai tahun 2015 dan selesai tahun 2017. Namun didalam perjalanannya timbul berbagai permasalahan besar sehingga proyek ini molor dan selesai tahun 2019, seperti adanya longsor, kesiapan PLN terhambat masalah ganti rugi sehingga dampaknya ke proyek dan sebagainya.

Selain itu, tingkat kesulitan landscape yang paling sulit di Indonesia mungkin juga di dunia. Kendala lain transportasi yang berat sebab ada yang harus melewati pemukiman sehingga timbul permasalahan sosial.

"Saya rasakan, proyek Lumut Balai I lebih berat dari proyek Lumut Balai II," ujarnya.

Untuk Tenaga Kerja, lanjut Febrianus, pihaknya menganjurkan para kontraktor untuk merekrut tenaga kerja lokal, namun memang harus ekstra sabar, sebab merubah pola hidup masyarakat yang biasanya sebagai petani tetapi kita paksa bekerja di infrastruktur tentu banyak menimbulkan friksi karena budaya kerja berbeda. 

Untuk jumlah tenaga kerja berjumlah 254 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 16 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang didominasi dari negara Jepang.

Ketua DPRD Muaraenim Aries HB, bahwa pihaknya sangat mendukung dengan keberadaan PGE Lumut Balai di Kabupaten Muaraenim. Kedepan, PT PGE untuk selalu menjalin komunikasi dengan Pemkab Muaraenim seperti Bupati, DPRD, Polres, Kodim, Kejaksaan, dan semua instansi terkait termasuk masyarakat.

Sementara itu Bupati Muaraenim H Ahmad Yani, kalau dirinya sudah pernah datang ke Lumut Balai pada tahun 2008 pada saat ia menjabat sebagai anggota DPRD Sumsel. Dan suasana sungguh berbeda, infrastruktur sudah tertata rapih dan sudah siap berproduksi. 

Untuk tenaga kerja ia meminta gunakan tenaga kerja lokal dan tingkat kualitas SDMnya, sebab membangun SDM maupun infrastruktur bukan tugas pemerintah semata tetapi merupakan tugas bersama sehingga dampak keberadaan PGE bisa meningkatkan perekonomian masyarat sekitar khususnya Kabupaten Muaraenim.

Modal Tipu-tipu, Dua Pria Asal Sekayu Digulung Tim Elang

PALI,SININEWS.COM - Bermodalkan bualan semata, dua pria asal Sekayu Muba berhasil kelabui sekurangnya 30 warung yang ada di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dan membawa kabur barang-barang berupa Sembako dan rokok dalam waktu kurang dari sebulan.

Tentu saja, atas perbuatannya itu, dua pria tersebut dengan masing-masing bernama Bedi (33) dan Senin (25) warga Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin berhasil ditangkap tim elang Unit Reskrim Polsek Talang Ubi, lantaran berkat adanya tiga laporan korbannya serta tertangkap CCTV salah satu warung korban saat keduanya lalukan aksinya.

Dijelaskan Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan disampaikan Kanit Reskrim Ipda M Arafah bahwa kedua pelaku saat melakukan pencurian dengan cara mendatangi warung-warung sembako.


"Saat ini sudah ada empat LP masuk ke kita. Berkat laporan itu, kita telusuri  dan ternyata didapat informasi kalau dua pelaku tengah berada di salah satu warung di Talang Baru. Kemudian kita segera meluncur yang langsung menangkap pelaku," ungkap Arafah, Selasa (20/8).

Modus pelaku dijelaskan Arafah bahwa kedua pelaku berpura-pura memesan beberapa sembako dan beberapa merek rokok, dan setelah pemilik warung telah menyiapkan pesanan itu, pelaku kemudian memasukannya kedalam kardus dan plastik dan diletakan diatas meja/etalase warung.

"Kemudian pelaku kembali memesan sembako yang lain dan saat pemilik warung menyiapkan pesanan lain kedua pelaku langsung mengambil dan membawa barang yang sudah dalam kardus itu keatas motor dan kedua pelaku melarikan diri membawa hasil curiannya tersebut," terangnya.

Saat ditangkap, pelaku tengah menggunakan sepeda motor dan beberapa jenis sembako, yang kemudian ikut kita amankan.

"Dua pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP jo 64 KUHP dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara," tandasnya. (sn) 

Mendidik Anak, Walikota Ingin Orang Tua Terlibat Langsung

Tangerang, SININEWS.COM - Pemerintah kota Tangerang menyelenggarakan workshop dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan pendidikan di tingkat usia dini. Pada Selasa (20/08/2019) di Aula kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota Tangerang.

Adapun tujuan dari acara yang di selenggarakan oleh Dinas Pendidikan kota Tangerang ini yaitu meningkatkan mutu penyelenggaraan dan  hasil pendidikan di sekolah sehingga tercipta karakter Akhlaqul Karimah.

Acara yang di ikuti seluruh perwakilan PAUD dan Taman Kanak-Kanal se kota Tangerang ini di buka langsung oleh walikota Tangerang Arief R Wismansyah

Dalam kesempatan ini Arief mengatakan, pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan kualitas pendidikan anak sehingga orang tua mengerti bagaimana perkembangan anaknya di sekolah.

"makanya orang tua dilibatkan dalam proses pendidikan anak, termasuk pelajaran-pelajaran, apa sedang ada kegiatan apa di sekolah dan mana di rumahnya mereka pun ikut berperan ngedidik gitu," kata Arief

"Selain itu Pemerintah kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan akan membuat program khusus untuk orang tua atau wali siswa seperti membimbing para orang tua dan membuat raport online sehingga orang tua dapat memantau perkembangan dan nilai anaknya disekolah," tambah Arief.(sn/yogi)

Beri Pelayanan Maksimal, DPMPTSP PALI Berlakukan Wajib Apel Pagi Sore

PALI, SININWES.COM - Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus lakukan pembenahan-pembenahan, baik internal maupun eksternal pada instansi tersebut.

Salah satu upaya peningkatan yang dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan publik, DPMPTSP PALI memberlakukan kewajiban bagi seluruh pegawai untuk ikuti apel pagi dan apel sore.

"Kita tanamkan dulu rasa disiplin terhadap seluruh pegawai untuk tepat waktu, baik itu masuk kerja maupun saat jam kepulangan dengan mengikuti apel pagi dan sore, itu berlaku untuk seluruh pegawai," ungkap Son Haji, Kepala DPMPTSP PALI, Selasa (20/8).

Karena menurut Son Haji bahwa disiplin waktu dan disiplin kerja kunci kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada instansinya.

"Memberikan kepuasan terhadap masyarakat adalah tujuan utama kami, sebab OPD kita salah satu instansi yang juga menyumbang banyak pendapatan dari sektor perizinan, jadi apabila semakin tinggi angka kepuasan masyarakat maka akan semakin banyak masyarakat mengurus perizinannya," tukas dia.

Diakuinya saat ini pihaknya tengah menggenjot target perolehan PAD dari sektor perizinan.

"Kita upayakan pengenalan dan sosialisasi terhadap masyarakat akan pentingnya kelengkapan perizinan, baik itu usaha maupun tempat tinggal. Sebab, administrasi atau surat perizinan akan dibutuhkan apabila kita sudah bersentuhan dengan pihak perbankan atau sebagai syarat lainnya ketika ingin meningkatkan usahanya serta sebagai legalitas kita sebagai pemilik usaha," terangnya.

Diharapkannya dengan berbagai upaya yang telah dilakukan DPMPTSP PALI dalam pelayanan dan peningkatan PAD, akan semakin tingginya minat masyarakat untuk mengurus perizinan.

"Kontribusi dari masyarakat yang mengurus perizinan adalah untuk membangun daerah kita ini. Setiap kontribusi yang diberikan akan langsung masuk kas daerah," tutupnya. (sn)

ANUGERAH JURNALISTIK PERTAMINA 2019

Sebagai bentuk apresiasi bagi jurnalis terbaik bangsa, PT Pertamina menggelar Anugerah Jurnalistik Pertamina 2019. Kami menanti karya terbaik Anda dengan tema “MOVE ON” seputar Pemanfaatan dan Pengembangan Energi untuk Indonesia yang lebih baik.

KATEGORI KARYA JURNALISTIK

  1. Kategori Hard News Media Cetak
  2. Kategori Feature Media Cetak
  3. Kategori Media Online/siber
  4. Kategori Feature Radio
  5. Kategori Feature Televisi
  6. Kategori Foto Essay
  7. Kategori Foto Pilihan Juri
  8. Kategori Publikasi Olahraga Pertamina
  9. Kategori Publikasi CSR
  10. Kategori Best of The Best

PERSYARATAN

  1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bekerja di media massa nasional atau lokal, di Jakarta atau di daerah, baik media cetak, online,radio, atau televisi.
  2. Karya jurnalistik yang diikutkan dalam lomba ini adalah karya jurnalistik berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
  3. Karya harus orisinal bukan terjemahan, saduran atau rangkuman. Jika ada ralat atau koreksi harus disertakan untuk menjaga akurasi karya. Karya jurnalistik yang didaftarkan benar-benar karya orisinal.
  4. Karya yang didaftarkan harus dipublikasikan di media massa yang bersifat umum pada rentang waktu 1 November 2018 sampai dengan 15 Oktober 2019.
  5. Jumlah karya yang dikirimkan bersifat tidak terbatas.
  6. Untuk karya tim, peserta harus menyebutkan ketua tim dan anggotanya.
  7. Batas waktu pendaftaran dan penyerahan karya jurnalistik kepada panitia adalah 15 Oktober 2019 (cap pos)
  8. Melampirkan foto kopi kartu pers dan KTP/SIM yang masih berlaku.
  9. Mengisi formulir pendaftaran.
  10. Karya jurnalistik yang menang dalam lomba ini akan menjadi hak milik Pertamina.
  11. Keputusan dewan juri tidak bisa diganggu gugat.

KETENTUAN KHUSUS

  1. Kategori media televisi, durasi jenis feature minimal 2 menit untuk satu karya.
  2. Kategori Foto diikuti oleh jurnalis foto di media cetak maupun online.
  3. Foto belum pernah memenangkan lomba sebelumnya.
  4. Kategori Foto Essay” merupakan serial foto essay yang sudah ditayangkan di media dan/atau serial foto dengan minimal salah satu karya foto sudah ditayangkan di media, walaupun rangkaian lain ada yang tidak terpublikasikan.
  5. Kategori Foto Pilihan Juri : Foto tunggal favorit pilihan juri
  6. Kategori Publikasi Olahraga Pertamina dan Publikasi CSR, bisa dalam bentuk berita di media cetak, online, radio dan televisi.
  7. Nominator pemenang karya foto jurnalistik dimungkinkan untuk diikutsertakan dalam pameran pada acara pengumuman pemenang atau kegiatan Pertamina.

PENGIRIMAN KARYA

  1. Pengiriman karya mulai 1 September - 15 Oktober 2019
  2. Media cetak mengirimkan karya dalam bentuk kliping softcopy dengan format pdf atau doc.
  3. Media online mengirimkan karya dalam bentuk softcopy dengan format pdf atau print halaman berita dalam bentuk jpeg/pdf berikut alamat URL halaman situs berita tersebut.
  4. Media foto mengirimkan karya dalam bentuk softcopy dengan format jpeg/jpg dengan ukuran file max. 2 MB dengan resolusi minimal 300 dpi. Karya foto yang dikirimkan berikut judul foto dan caption berita.
  5. Media elektronik (TV dan/atau radio) dikirim dalam bentuk VCD/DVD dengan format MP4/AVI untuk TV. Sementara untuk radio dalam bentuk CD (format digital audio MP3/WAV) serta bukti siar.
  6. Dokumen yang dikirimkan adalah surat pernyataan keaslian karya, formulir pendaftaran, kartu identitas, dan karya yang akan dilombakan melalui email dikirimkan ke:
    pcc@pertamina.com dengan Subject: PESERTA AJP 2019, atau atau pos ditujukan kepada:

    Panitia Anugerah Jurnalistik Pertamina 2019
    Kantor Pusat PT Pertamina (Persero)
    Bagian Media Communication
    Jl. Merdeka Timur No. 1A Gedung Perwira 2
    Jakarta Pusat 10110

Monday, August 19, 2019

Hadapi Pilkada 2020, PKS PALI Siap Dipersunting Heri Amalindo

PALI, SININEWS.COM - Dengan perolehan tiga kursi pada Pemilu 17 April 2019 lalu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) semakin percaya diri dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar serentak pada 2020 mendatang.

Kendati demikian, DPD PKS PALI tidak serta merta mendeklarasikan bakal ikut bertarung pada pesta demokrasi memilih pemimpin di Bumi Serepat Serasan dengan menampilkan salah satu kadernya sebagai calon Bupati, tetapi dengan pertimbangan incumbent yakni Heri Amalindo bakal maju kembali, PKS PALI siap dipersunting menjadi pendamping pada Pilkada mendatang.

"Kami nilai kepemimpinan pak Heri Amalindo cukup signifikan dalam membawa PALI cepat mengejar ketertinggalan, atas dasar itu, PKS siap digandeng beliau apabila pak Heri berkenan," ungkap Kuyung Rizal, Ketua DPD PKS PALI, Senin (19/8).

Karena menurut Kuyung, PKS mempunyai modal 12 persen suara di Kabupaten PALI yang tentunya berpeluang besar menghantarkan kembali Heri Amalindo dua periode.

"Kita memiliki modal yang cukup, pertama suara 12 persen, kedua mesin partai yg siap bekerja, ketiga PKS memiliki tokoh-tokoh muda yang siap bekerja dan berkompetisi. Namun meskipun demikian, kita tetap ikuti aturan dan arahan dari DPP. Walaupun DPP tetap mempertimbangkan suara kader dan rekomendasi dari DPD, ditambah hasil survei serta komponen-komponen lainnya.(sn) 

Ingin Prabumulih Terang Benderang, Pemkot Prabumulih Bawa Konsultan Paparan ke DPRD

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pemerintah Kota Prabumulih melakukan pemaparan di Kantor DPRD Prabumulih terkait rencana pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Prabumulih guna mendapat persetujuan wakil rakyat tersebut. 

Tak tanggung-tanggung. Pemerintah Kota Prabumulih yang diwakili oleh Wakil Walikota Prabumulih, H Andriansyah Fikri itu langsung menggandeng konsultan yang didatangkan dari Bandung. 

Orang nomor dua di Kota Prabumulih ini menjelaskan nantinya pengelolaan PJU akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga selama lima tahun kedepan. Untuk pengelolaan selama lima tahun tersebut, Pemkot Prabumulih harus merogoh kocek sebesar Rp 75 Miliar. 

"Jadi pertahun itu dianggarkan 15 M. Dari situ itu kita sudah ada sefty kurang lebih Rp 10 M, dari sisa pembayaran lampu jalan," Ujarnya, Senin (19/8). 

Selama di kelola oleh pihak ketiga, kata Fikri, seluruh permasalahan PJU di Kota Prabumulih sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak ketiga. 

"Keuntungannya seluruh wilayah Prabumulih akan terang. Setelah lima tahun pengelolaan akan kembali ke Pemkot Prabumulih," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua DPRD H Ahmad Palo memgatakan belum bisa memutuskan untuk menyetujui pengelolaan PJU oleh pihak ketiga. 

Pihaknya akan mengkaji kembali dan meminta agar konsultas menyediakan data pembanding terkait besaran pembiayaan apabila PJU dikelolah oleh perusahaan daerah. 

"Tidak hanya mereka memaparkan dalam bentuk kerjasama dengan pihak ketiga, tapi harus ada data pembanding. itung-itungan dengan sistem KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha)," terangnya.

Palo menuturkan akan lebih baik apabila PJU  dikelola sendiri. Namun hal itu tergantung data pembanding yang nantinya dikeluarkan konsultan. Apabila hal itu lebih menguntungkan tentunya DPRD lebih menyetujui apabila PJU dikelola oleh daerah. 

"Kalau lebih efisien kita dengan menambah tenaga yang mengurus lampu jalan. Biaya dewek, lampu beli sendiri kalau lebih menguntungkan kenapa tidak, kan anggaran bisa kita gunakan untuk yang lain. Selain itu bisa menyerap tenaga kerja lokal," tuturnya.