Inovasi Polres Lahat Ubah Sampah Jadi Rupiah, Kapolda Sumsel: Wujud Nyata Dukungan Terhadap Asta Cita

Inovasi Polres Lahat Ubah Sampah Jadi Rupiah, Kapolda Sumsel: Wujud Nyata Dukungan Terhadap Asta Cita


LAHAT- SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui peluncuran inovasi Bank Sampah Mobile yang diinisiasi Polres Lahat guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan di Kabupaten Lahat.


Program inovatif tersebut diresmikan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di sela-sela kunjungan kerja di Kabupaten Lahat pada Minggu, 17 Mei 2026. Peluncuran program ini menjadi bentuk nyata implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pelayanan publik humanis, solutif, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.


Bank Sampah Mobile dirancang sebagai solusi terpadu dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Program tersebut mengedukasi warga untuk mengelola limbah secara produktif dengan sistem pengumpulan dan pengolahan yang terintegrasi.


Langkah strategis ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta kebijakan Beyond Presisi Kapolri dalam mendukung penguatan kesejahteraan sosial dan pembangunan berkelanjutan di daerah. Melalui pendekatan berbasis lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, kepolisian berupaya menghadirkan solusi konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat hingga tingkat akar rumput.


Dalam pelaksanaannya, sistem operasional Bank Sampah Mobile menggunakan metode jemput bola melalui armada khusus yang mendatangi kawasan pemukiman warga. Petugas menerapkan pola kerja “Angkut – Pilah – Olah” terhadap sampah organik maupun anorganik yang disetorkan masyarakat.


Hasil timbangan sampah tersebut selanjutnya dikonversi menjadi nilai rupiah yang dicatat dalam buku tabungan milik warga. Program ini juga memberikan fleksibilitas kepada masyarakat untuk mencairkan tabungan dalam bentuk uang tunai, investasi digital, maupun kebutuhan pokok tertentu.


Selain berdampak pada peningkatan kebersihan lingkungan, inovasi ini turut memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Sampah organik yang terkumpul dikelola sebagai media budidaya maggot lalat Black Soldier Fly (BSF) yang dimanfaatkan sebagai pakan alternatif ikan lele. Hasil budidaya tersebut diproyeksikan mendukung penyediaan bahan baku lokal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa inovasi ini lahir dari semangat kepolisian untuk hadir sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.


“Pengolahan sampah organik ini sengaja kami integrasikan dengan sektor ketahanan pangan untuk menyuplai program Makan Bergizi Gratis. Ini adalah langkah nyata kami di daerah untuk tegak lurus mendukung visi Asta Cita pemerintah pusat,” tegas AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa seluruh jajaran Polda Sumsel terus didorong menghadirkan inovasi pelayanan publik yang memberikan dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat dan stabilitas kamtibmas.


“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi peran preemtif dan preventif kepolisian di lapangan. Inovasi seperti Bank Sampah Mobile ini menjadi contoh konkret bagaimana Polri hadir memberi solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Melalui program Bank Sampah Mobile tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, memperkuat ketahanan sosial, serta menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan.(SN/PERRY)

Share:

Terduga Pelaku Percobaan Pencurian di PALI Ditangkap Usai Ancam Warga dengan Pisau

Terduga Pelaku Percobaan Pencurian di PALI Ditangkap Usai Ancam Warga dengan Pisau



PALI- SININEWS.COM - Kapolsek Talang Ubi bersama personel piket SPK dan Unit Reskrim berhasil mengungkap kasus tindak pidana percobaan pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Dusun III Jerambah Besi, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (17/5/2026) dini hari.

Terduga Pelaku diketahui berinisial ES Bin D (31), warga Desa Gunung Menang, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Ia diamankan aparat setelah tertangkap warga usai diduga hendak melakukan pencurian di rumah milik Roy Marten Bin Badarudin, seorang petani asal Desa Karta Dewa.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu korban mendengar suara mencurigakan dari arah atap dapur rumahnya. Karena curiga, korban kemudian memeriksa sumber suara dan melihat seseorang sedang merayap di atas atap dapur melalui sela lubang atap kamar mandi.

Korban yang menyadari adanya upaya pencurian langsung berteriak “maling” sambil memukul-mukul atap kamar mandi. Pelaku yang panik kemudian melompat dari atap dan berusaha melarikan diri ke belakang rumah.

Teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar yang langsung membantu melakukan pengejaran. Dalam pelariannya, pelaku sempat mengancam warga menggunakan sebilah pisau yang telah dipersiapkannya.

Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Talang Ubi langsung menuju lokasi kejadian atas perintah Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H. Setibanya di lokasi, petugas bersama warga berhasil mengamankan pelaku.

“Setelah dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku masuk dengan cara memanjat atap dapur rumah korban dan juga telah menyiapkan sebilah pisau untuk berjaga-jaga apabila aksinya diketahui warga,” ujar Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku juga mengaku sempat mengambil kain dan topi rimba milik korban yang berada di belakang rumah untuk menutupi wajahnya sebelum menjalankan aksinya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu bilah pisau milik pelaku, sepasang sandal warna hitam, satu helai kain warna kuning, serta satu buah topi rimba warna hitam.

“Saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Talang Ubi guna proses hukum lebih lanjut,” tambah AKP Ardiansyah.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 KUHP juncto Pasal 17 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait percobaan pencurian dengan pemberatan.(SN/PERRY)

Share:

Diskusi AJI Palembang Bahas Keselamatan Jurnalis, Hak Jawab hingga Perlindungan Hukum Pers


Diskusi AJI Palembang Bahas Keselamatan Jurnalis, Hak Jawab hingga Perlindungan Hukum Pers




PALEMBANG, sininews.com  – Aliansi Jurnalis Independen Kota Palembang menggelar diskusi terbuka bertajuk “Keselamatan Jurnalis, Sengketa Pers dan Pentingnya Berserikat” di Kopi Lawas, Minggu (17/5/2026).


Kegiatan tersebut diikuti jurnalis, organisasi media, mahasiswa, pegiat media, hingga masyarakat umum di Sumatera Selatan. Diskusi digelar sebagai ruang berbagi pengetahuan terkait keselamatan kerja jurnalis, perlindungan hukum pers, hingga mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan.


Diskusi menghadirkan Akademisi Hukum Universitas Sriwijaya, Mona Ervita, serta Direktur LBH Palembang, Ipan Widodo.


Ketua Aliansi Jurnalis Independen Kota Palembang, RM Resha A Usman mengatakan, diskusi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman jurnalis terhadap hak, kewajiban, serta perlindungan profesi di tengah meningkatnya tantangan kerja jurnalistik.


Menurutnya, jurnalis perlu memahami aspek hukum dan keselamatan kerja agar dapat menjalankan tugas secara profesional sekaligus mengetahui langkah yang harus ditempuh ketika menghadapi persoalan hukum.


“Untuk itulah, kami menggelar diskusi ini untuk membuka persepsi bagaimana seorang jurnalis mendapatkan perlindungan hukum jika terjadi hal itu di kemudian hari,” ujarnya saat membuka acara.


Ia juga menyinggung soal gugatan terhadap 25 media di Sumsel yang saat ini menjadi perhatian publik. Menurutnya, kasus tersebut menunjukkan bahwa sengketa terhadap produk jurnalistik dapat terjadi kapan saja dan perlu dipahami mekanisme penyelesaiannya oleh seluruh insan pers.


“Kasus ini menjadi pengingat bahwa jurnalis perlu memahami prosedur penyelesaian sengketa pers, mulai dari hak jawab, hak koreksi, hingga mekanisme di Dewan Pers,” katanya.


Dalam pemaparannya, Mona Ervita menjelaskan posisi pers dalam negara demokrasi dan pentingnya perlindungan hukum terhadap kerja jurnalistik. Ia menyebut pers memiliki fungsi kontrol sosial, penyebaran informasi, pendidikan publik, hingga pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.


Mona juga menjelaskan dasar hukum perlindungan pers yang diatur dalam Undang-Undang Pers, termasuk mengenai kemerdekaan pers dan hak jurnalis dalam menjalankan tugasnya.


Selain itu, ia memaparkan aspek keselamatan jurnalis dalam perspektif hukum, mulai dari ancaman kekerasan fisik, intimidasi, kriminalisasi, hingga tekanan terhadap independensi media. Menurutnya, keselamatan jurnalis bukan hanya menyangkut keamanan fisik, tetapi juga perlindungan hukum dan kebebasan dalam menjalankan kerja jurnalistik.


Ia turut menjelaskan mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui jalur non litigasi. Dalam paparannya, penyelesaian perkara pemberitaan seharusnya diawali melalui hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.


“Hak jawab adalah hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan yang dianggap merugikan nama baiknya. Pers juga wajib melayani hak jawab,” jelasnya.


Menurut Mona, jika sengketa tidak selesai melalui hak jawab, maka penyelesaiannya dapat dilakukan melalui Dewan Pers melalui mekanisme mediasi dan penilaian terhadap karya jurnalistik yang disengketakan.


Ia menegaskan, pekerjaan jurnalistik memiliki mekanisme tersendiri karena pers bersifat self regulatory.


“Pekerjaan seorang jurnalis bersifat self regulatory atau mempunyai peraturannya sendiri. Jika ada sengketa pers, maka diselesaikan dengan mekanisme di Dewan Pers, bukan langsung melaporkan secara pidana atau perdata,” ujarnya.


Dalam materinya, Mona juga menyinggung perdebatan mengenai Undang-Undang Pers sebagai aturan khusus (lex specialis) dalam perkara jurnalistik. Menurutnya, perlindungan terhadap kemerdekaan pers penting dijaga agar fungsi kontrol sosial media tidak terhambat.


Ia menjelaskan bahwa penyelesaian perkara pers tidak bisa disamakan sepenuhnya dengan perkara umum karena terdapat mekanisme etik dan penyelesaian khusus melalui Dewan Pers.


Sementara itu, Ipan Widodo memaparkan pengalaman advokasi dan pendampingan hukum terhadap jurnalis dalam berbagai kasus sengketa pers. Ia menjelaskan sejumlah perkara yang pernah ditangani menunjukkan masih adanya kesalahpahaman dalam melihat produk jurnalistik sebagai sengketa pidana atau perdata biasa.


Menurut Ipan, sengketa pers seharusnya terlebih dahulu diselesaikan melalui Dewan Pers sebelum masuk ke ranah pengadilan.


“Semua perkara harus melewati Dewan Pers. Tidak bisa langsung diputuskan secara potong kompas,” katanya.


Ia juga menyinggung gugatan terhadap 25 media di Sumsel yang dinilai tidak melalui mekanisme Dewan Pers. Karena itu, pihaknya mengajukan eksepsi kewenangan absolut dalam perkara tersebut.


“Sehingga dalam hal ini kami mengajukan eksepsi kewenangan absolut, karena kami menilai untuk perkara ini Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili,” ujarnya.


Selain membahas sengketa pers, Ipan juga menekankan pentingnya solidaritas dan organisasi profesi dalam memberikan perlindungan terhadap jurnalis ketika menghadapi intimidasi maupun persoalan hukum.


Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait hak jawab, perlindungan hukum terhadap jurnalis, mekanisme pengaduan ke Dewan Pers, hingga tantangan kerja jurnalistik di era digital.


Melalui kegiatan tersebut, AJI Palembang berharap jurnalis di Sumsel semakin memahami aspek keselamatan kerja, perlindungan hukum, mekanisme sengketa pers, serta pentingnya berserikat sebagai bagian dari penguatan profesi dan perlindungan kerja jurnalistik. (sn)

Share:

SMANSA Rayakan Hari Jadi Sekolah Ke 35 Tahun

 

    SMANSA Rayakan Hari Jadi Sekolah Ke 35 Tahun




PALI.SININEWS.COM - Sekolah Menengah Negeri 1 Talang Ubi, merayakan Hari Jadi Sekolah ke 35 tahun, kegiatan ini menggelar beberapa Perlombaan dan Penampilan Siswa.


Dania, S.Pd, M.Si, Kepala Sekolah SMAN 1 Talang Ubi, mengatakan dengan momen Hari Jadi Sekolah ke 35 tahun, bisa meningkatkan mutu Pendidikan kepada Siswa.


Dihari jadi Sekolah SMAN 1 Talang Ubi, "Disini kami menggelar beberapa Perlombaan, diantaranya Sains, Olahraga, dan LKBB, serta Penampilan Siswa yang mempunyai keterampilan, seperti Tarian, " ungkapnya, Senin (18/5/26).


"Alhamdulillah siswa di SMAN 1 Talang Ubi semuanya lulus 100 persen, dan siswa nya sudah masuk Universitas, " katanya.



Sementara itu Dewan Pendidikan, Haris Munandar, S.Pd, M.Si, mengungkapkan semoga Siswa dan Siswi di SMAN 1 Talang Ubi, bisa menjadi Penerus Pemimpin kabupaten PALI.


"Dewan Pendidikan kabupaten PALI mendukung Pemerintah Kabupaten, untuk menekan angka Pernikahan Usia Dini, " pungkasnya.


Terpisah diungkapkan Drs Supawi Staf Ahli Bupati PALI Bidang SDM, menuturkan kita harus bangga dengan kabupaten PALI, dikarenakan banyak orang hebat dan berprestasi.


Bukan itu saja di Zaman Digitalisasi, Siswa harus punya keahlian khususnya di bidang IT, karena sangat dibutuhkan.


"Semoga saja siswa di SMAN 1 Talang Ubi, bisa menjadi Penerus PALI, dan bisa membantu dalam hal membangun daerahnya, " tutupnya.(SN/PERRY)

Share:

Berkat Lazio, Nama PALI Bergemuruh di Kejurnas Motoprix Region A

.    Berkat Lazio, Nama PALI Bergemuruh di Kejurnas Motoprix Region A 



Sininews.com - Nama Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bergemuruh di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region A Sumatera Putaran 2 Lahat Sumsel yang digelar pada Minggu 17 Mei 2026.


Hal itu berkat penampilan pembalap muda asal PALI Lazio Ais yang dengan ketangkasannya mengendarai kuda besinya di sirkuit Lahat.


Meski tak jadi terdepan, tetapi Lazio Ais berhasil membawa nama kabupaten PALI tak lagi diremehkan di kancah nasional.



Dibawah naungan Ais Group H. Edwin bersama bengkel Dedi Bonex, Lazio Ais berhasil menyabet posisi 4 di Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Putaran 2 Lahat Sumsel tersebut.


Menurut pelatih Lazio Ais bahwa pada Kejurnas tersebut pembalap muda kebanggaan PALI tersebut pada saat start dengan penuh percaya diri, lap pertama langsung memimpin di posisi pertama. 


Namun sedikit trouble pada motor membuat fokus terganggu hingga terjadi crash dan harus turun ke posisi 6. 


"Tapi semangat Lazio tidak pernah padam. Dengan mental kuat dan jiwa pantang menyerah, Lazio terus mengejar satu per satu lawan di depan hingga akhirnya berhasil finish di posisi Juara 4," ungkapnya.


Ditambahkannya bahwa 

Lazio AIS 72 juga pernah membuktikan kualitasnya dengan menyabet Juara 1 di Kejuaraan Roadrace PALI sebagai tuan rumah. 



"Ini sebuah bukti bahwa semangat, mental, dan perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil," imbuhnya.


Meski tidak meraih juara I, tetapi sebagai dirinya tetap bangga, tetap semangat, karena ini bukan akhir.


"Ini bagian dari proses menuju podium tertinggi. Masih banyak kesempatan kedepan untuk Lazio menjadi terdepan," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Kadisdukcapil OKU Turun Langsung Layani Warga Urus Dokumen Kependudukan


Tanpa Kenal Lelah, Disdukcapil OKU, Tetap Lakukan Pelayanan



Baturaja, sininews.com -- Meskipun di hari libur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ulu tetap melakukan pelayanan.


Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil OKU A.Suryadi SE.MM, didampingi Kabid Yandafduk Dewi Sanjaya saat melayani warga melakukan perekaman e-KTP, Minggu (17/05/2026).


"Tadi siang kami di hubungi warga, bahwa ada salah satu warga kita yang belum memiliki dokumen kependudukan, dan dokumen tersebut sangat dibutuhkan untuk berobat," terang A.Suryadi.


Menurutnya, meskipun hari libur,  tidak menghalangi pihaknya untuk melayani masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan.


"Apalagi ini penting, untuk keperluan berobat, kami tidak mengenal hari libur, dan kami harus tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,tegasnya.


Suryadi menjelaskan, pihaknya akan siap setiap saat bagi warga yang membutuhkan dokumen kependudukan, terlebih lagi untuk keperluan darurat.


"Apapun bentuknya, kami akan tetap berbuat semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat,"ujarnya.


Disamping itu, pihaknya juga akan siagakan 1 x 24 jam, petugas dan operator, pada saat hari libur.


"Setelah kita lakukan pengecekan biodata, memang benar warga tersebut belum pernah melakukan perekaman E-Ktp, dan langsung bisa di proses, KK KTP Elektronik nya langsung bisa di cetak,"bebernya.


Melalui kesempatan tersebut, Suryadi menghimbau kepada masyarakat, bagi yang masyarakat yang sudah berumur 17 tahun atau lebih meskipun tidak bisa datang ke kantor Disdukcapil, pihaknya akan melakukan jemput bola mendatangi warga yang belum perekaman e-KTP.


"Pemerintah Desa/Kelurahan cukup membuat surat permohonan ke Disdukcapil, dan tim kami akan turun ke Desa/Kelurahan, apalagi warga yang sedang sakit,"himbaunya.


Dengan demikian pihaknya akan langsung turun jemput bola ke rumah warga.


Dia mengingatkan, bahwa dokumen kependudukan adalah dokumen yang sangat penting, untuk semua keperluan,"Siapkan dokumen kependudukan sebelum diperlukan,"pintanya.


Sementara itu, Yusli (81) sangat berterima kasih atas pelayanan yang di lakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil OKU.


"Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih atas pelayanan yang luar biasa yang di lakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,"ungkap Yusli.


Yusli menqmbahkan, meskipun hari libur, Kepala Dinas, Kabid dan stafnya turun langsung melayani kami.


"Ini pelayanan yang luar biasa, tanpa kenal lelah, meskipun di hari libur, untuk membantu masyarakat, dan kami sangat terbantu,'tukasnya.(sn)

Share:

Jelang Muswil, SMSI Sumsel Bentuk Panitia Penyelenggara


SMSI Sumsel bentuk panitia penyelenggara Muswil 


PALEMBANG, sininews.com -- Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.


Momentum krusial bagi masa depan industri media siber di Bumi Sriwijaya ini disepakati dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di OPA Hotel Palembang, Sabtu 16 Mei 2026


Langkah strategis ini diambil guna memastikan keberlanjutan roda organisasi pemilik perusahaan pers terbesar di Indonesia ini tetap berjalan dinamis.


Mengusung motto "Bersinergi, Berkalaborasi, dan Berkontribusi untuk Media Siber yang Profesional dan Bermartabat," Muswil tahun ini diproyeksikan menjadi kiblat baru dalam penguatan ekosistem media digital yang sehat dan berintegritas di Sumatera Selatan.


Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri, menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda seremonial atau ajang pergantian tongkat estafet kepemimpinan semata.


Menurutnya, forum tertinggi tingkat provinsi ini harus menjadi momentum kebangkitan kualitas perusahaan pers siber di daerah.


"Muswil 2026 ini adalah komitmen bersama kita untuk naik kelas. Di tengah gempuran disinformasi, SMSI Sumsel harus berdiri di garda terdepan dalam menyajikan informasi yang akurat," ujarnya.


"Kepanitiaan yang dibentuk hari ini memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan gagasan-gagasan visioner demi marwah media siber yang profesional," ujar Jon Heri tegas.


Senada dengan hal tersebut, Sekretaris SMSI Sumsel, Sonny, menjelaskan bahwa soliditas seluruh pengurus yang hadir menjadi modal utama dalam menyukseskan gelaran akbar ini. Pembentukan panitia dinilai berjalan sangat demokratis dan penuh kekeluargaan.


"Alhamdulillah, hari ini seluruh pengurus kompak hadir menyatukan visi. Dengan motto bersinergi dan berkolaborasi, panitia yang telah ditunjuk akan langsung bergerak cepat menyusun linimasa kerja. Kita ingin memastikan Muswil 2026 berjalan akuntabel, inklusif, dan mampu merangkul seluruh aspirasi pemilik media di Sumsel," ungkap Sonny.


"Muswil 2026 harus menjadi panggung bersama untuk memperkuat jaringan bisnis dan profesionalisme media lokal di daerah," pungkas dia.


Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi hangat mengenai pemetaan tantangan media siber ke depan, menegaskan posisi SMSI Sumsel sebagai organisasi yang solid dan siap menyongsong era baru industri media digital.(sn)

Share:

Walikota Palembang Ratu Dewa Sidak Langsung Kondisi Parkir di Kawasan CFN Atmo


Walikota Palembang Ratu Dewa Sidak Langsung Kondisi Parkir di Kawasan CFN Atmo


Sininews- Walikota Palembang, Ratu Dewa melakukan sidak langsung pelaksanaan Car Free Night (CFN), Sabtu malam, 16 Mei 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa ingin memastikan parkir di kawasan CFN tidak melebihi dari ketentuan.


"Salah satu keluhan masyarakat terkait dengan adonyo Car Free Night (CFN) di Kolonel Atmo yaitu parkir. Masih banyak beberapo warga yang ngelapor ado oknum jukir yang mintake duet parkir lebih besak dari ketentuan," ujar Ratu Dewa, Minggu, 17 Mei 2026.


"Untuk itu kito ajak dinas terkait dalam hal ini Kadishub untuk amanke oknum-oknum jukir liar dan dikasih id card penanda dan seragam jukir resmi serta dipasang plang untuk biaya parkir biar masyarakat tahu dan jelas," timpalnya.


Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, CFN Atmo dirancang sebagai destinasi wisata malam baru yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan.


 “Kita ingin memperkuat identitas Kota Palembang sebagai kota yang ramah, aman, dan modern,” katanya.


Ia berharap kawasan ini dapat menjadi pilihan warga untuk menikmati malam akhir pekan bersama keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal. 


“Kita berharap dengan adanya CFN ini dapat menumbuhkan ekonomi dari sektor UMKM,” katanya.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebelumnya, juga menyambut baik kehadiran ruang wisata malam baru tersebut. Ia menilai CFN Atmo berpotensi menjadi magnet wisata kota yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.


“Tentunya kami sangat men-support CFN, semoga ke depan aktivitas kegiatan ini dapat menjadi hiburan masyarakat Kota Palembang dan juga bisa menumbuhkan ekonomi dari sektor UMKM,” kata Herman Deru beberapa waktu yang lalu.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta penerangan kawasan agar pengunjung merasa nyaman menikmati suasana malam di pusat kota.


“Mari bersama kita jaga lokasi CFN ini. Harapannya Kota Palembang akan semakin maju,” ujarnya.(sn)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban


Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban


PALEMBANG, sininews.com  – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melaksanakan Safari Shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Perumdam Kartika, Jalan Kolonel Sulaiman Amin, Kelurahan Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Jumat (15/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang mengungkapkan rasa syukur karena dapat melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas. Menurutnya, agenda tersebut sebenarnya telah lama dijadwalkan, namun baru dapat terlaksana pada hari ini.


“Alhamdulillah, hari ini kita bisa sama-sama melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Ikhlas ini. Sebenarnya sudah lama dijadwalkan, namun baru hari ini ada kesempatan,” ujarnya.


Menjelang Hari Raya Iduladha, Cik Ujang juga menyampaikan rencananya untuk memberikan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada masjid tersebut.


“Sebentar lagi Hari Raya Kurban, insyaallah saya akan memberikan sapi,” katanya.


Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an serta bantuan keuangan untuk mendukung pembangunan masjid. Bantuan lainnya, lanjut dia, akan menyusul melalui dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional.


“Tadi banyak sekali yang disampaikan oleh Pak Ketua terkait pembangunan ini. Saya hanya bisa membantu semampunya. Ada bantuan Al-Qur’an, ada bantuan keuangan, dan nanti akan menyusul lagi. Tolong minta nomor rekeningnya, karena ada juga bantuan dari Baznas,” tambahnya.


Safari Jumat tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kedekatan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat setempat.(sn)

Share:

Sepeda Motornya Raib Saat Menyadap Karet, Warga Tebing Sanip Lapor Polisi

 

Sepeda Motornya Raib Saat Menyadap Karet, Warga Tebing Sanip Lapor Polisi 




PALI, sininews.com -- Nasib apes dialami Eli Erfendi, warga Tebing Sanip Rt.01/Rw.02 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI lantaran harus mengelus dada lantaran mendapati motor yang dibawanya saat menyadap karet raib di kebun di wilayah Simpang Medu Talang Kelapa pada Jum'at 14 Mei 2026.


Tentu saja, dengan raibnya sepeda motornya saat menyadap karet, Eli Erfendi melaporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi.


Laporan Eli Erfendi diterima oleh Polsek Talang Ubi dengan bukti nomor: LP/B/43/B/2026 .


Eli Erfendi pun berharap kasus pencurian dengan pemberatan tersebut bisa segera terungkap dan sepeda motornya jenis Honda Supra Fit bisa kembali ketangannya.


Diceritakan Eli, bahwa seperti biasa pagi buta dirinya bersama sang istri pergi ke kebunnya untuk beraktivitas menyadap karet.


Eli berangkat mengendarai sepeda motornya, dan setelah sampai di kebun sepeda motor tersebut diparkirkan ditempat seperti biasanya.


Tetapi setelah selesai menyadap karet, betapa terkejutnya Eli karena mendapati sepeda motornya raib.


Dirinya dan sang istri berupaya mencari jejak sepeda motornya, namun sia-sia.


Dengan perasaan berat dan sedih, Eli bersama istrinya pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki.


"Kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke RT lalu ke Polsek Talang Ubi. Harapan kami sepeda motor itu bisa didapatkan kembali lantaran kendaraan itu satu-satunya yang bisa membantu kami mencari nafkah," ucapnya sedih. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts