Kapolda Sumsel Tekankan Akselerasi Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Selatan

 

Kapolda Sumsel Tekankan Akselerasi Pencegahan Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Selatan



PALEMBANG.SiniNews.Com — Polda Sumatera Selatan memperkuat strategi pemberantasan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari dukungan terhadap program prioritas Kapolri dan agenda nasional penyelamatan generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Penguatan tersebut dilakukan melalui forum Coffee Morning strategis yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel bersama seluruh pejabat utama di lingkungan Polda Sumsel.


Kegiatan berlangsung pada Senin, 10 Mei 2026, di Ruang Transit Lantai I Gedung Presisi Mapolda Sumatera Selatan. Forum internal ini menjadi ruang evaluasi sekaligus sinkronisasi kebijakan operasional Direktorat Reserse Narkoba agar lebih adaptif menghadapi dinamika kejahatan narkotika yang terus berkembang dan terhubung dengan jaringan lintas daerah maupun transnasional.


Coffee Morning tersebut membahas secara khusus penguatan tugas pokok dan fungsi Direktorat Reserse Narkoba sebagai salah satu garda utama Polri dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung jalannya diskusi dan memberikan arahan strategis kepada seluruh jajaran agar penanganan tindak pidana narkotika dilakukan secara terukur, profesional, dan berbasis intelijen.


Dalam paparannya, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Yulian Perdana, S.I.K., menjelaskan berbagai langkah pemetaan jaringan narkotika, penguatan deteksi dini, serta inovasi pencegahan yang telah dilakukan jajaran Ditresnarkoba Polda Sumsel dalam beberapa waktu terakhir.


Paparan tersebut turut mendapat penguatan manajerial dari Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., yang menekankan pentingnya sinergi lintas fungsi dalam mendukung efektivitas pemberantasan narkotika di seluruh wilayah hukum Sumatera Selatan.


Forum strategis ini juga menjadi bagian dari langkah institusional Polda Sumsel dalam memperkuat pendekatan preemtif, preventif, hingga represif secara berimbang. Selain penindakan hukum terhadap jaringan pengedar, Polda Sumsel juga menekankan pentingnya edukasi masyarakat, penguatan intelijen dasar, serta optimalisasi kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan elemen pendidikan.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa ancaman narkotika tidak hanya berdampak pada aspek kriminalitas, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap masa depan generasi muda dan ketahanan nasional.


“Fungsi Direktorat Reserse Narkoba adalah garda terdepan dalam menyelamatkan generasi bangsa. Saya instruksikan seluruh jajaran agar tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga memperkuat intelijen dasar, pemetaan jaringan, serta kolaborasi lintas fungsi guna memutus rantai pasokan narkotika secara permanen,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.


Menurutnya, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan karena dampaknya sangat luas terhadap stabilitas keamanan, produktivitas masyarakat, hingga kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari program Presisi Polri yang menempatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sebagai fondasi utama penegakan hukum.


“Polda Sumsel berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi menjaga stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Selatan. Penguatan internal seperti ini penting agar seluruh personel memiliki visi dan langkah yang sama dalam menghadapi ancaman narkotika yang terus berkembang,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.


Melalui penguatan strategi dan koordinasi internal tersebut, Polda Sumatera Selatan memastikan upaya pemberantasan narkotika akan terus dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan serta melindungi masa depan generasi muda Indonesia.(SN/PERRY)

Share:

Kapolres PALI melalui Polsek Penukal Pastikan Launching MBG Berjalan Aman dan Kondusif

 

Kapolres PALI melalui Polsek Penukal Pastikan Launching MBG Berjalan Aman dan Kondusif




PALI.SININEWS.COM--Pemerintah mulai melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Senin (11/5/2026). Program yang menyasar pelajar tingkat TK, SD, SMP hingga SMA tersebut resmi diluncurkan di halaman sekolah Desa Air Itam Timur dengan pengamanan dari Polsek Penukal.

Kegiatan launching dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dihadiri sejumlah unsur pemerintah daerah serta Forkopimcam. Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK diwakili Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, SH. Hadir pula Danramil 404-03 Pendopo Kapten Czi Sujarwo, Camat Penukal Faizen Oto Berlin, SP, Kadin UMKM Rohman, S.Pd, M.Pd, kepala OPD Kabupaten PALI, para kepala sekolah, dan Kepala Desa Air Itam Timur Alamsyah.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan peresmian peluncuran program MBG, penyerahan makanan bergizi secara simbolis kepada siswa, hingga peninjauan langsung ke ruang kelas.

Kapolres PALI, AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK., Melalui Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, SH mengatakan program MBG merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak-anak.

“Program makan bergizi gratis ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah sehingga tumbuh kembang mereka menjadi lebih optimal dan mampu mengikuti proses belajar dengan baik,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Ia juga menyampaikan bahwa Polsek Penukal mendukung penuh jalannya program tersebut agar berlangsung aman dan tertib.

“Kami dari Polsek Penukal melakukan pengamanan dan monitoring agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dapur SPPG MBG Air Itam Timur, M. Ridho Ramadhan menjelaskan dapur MBG akan menyiapkan makanan secara bertahap. Pada minggu pertama sebanyak 1.158 porsi disalurkan untuk TK, SD dan SMP di Desa Air Itam. Jumlah tersebut meningkat menjadi 1.500 porsi pada minggu kedua, 2.000 porsi pada minggu ketiga, dan mencapai 2.750 porsi pada minggu keempat untuk pelajar serta posyandu.

Adapun menu makanan bergizi yang dibagikan pada hari pertama meliputi nasi putih, ayam goreng, tahu, sayur, dan buah semangka.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.(SN/PERRY)

Share:

Satlantas Polres PALI Tingkatkan Patroli Malam Demi Keamanan Pengguna Jalan

 

Satlantas Polres PALI Tingkatkan Patroli Malam Demi Keamanan Pengguna Jalan



PALI.SININEWS.COM - Satuan Lalu Lintas Polres PALI menggelar kegiatan Blue Light Patrol pada Minggu malam, 10 Mei 2026, guna mengantisipasi aksi balap liar, tawuran, tindak kriminal 3C, serta kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres PALI, Sumatera Selatan.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 21.30 WIB dan menyasar sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Adapun rute patroli meliputi Jalan Simpang Handayani, Jalan Merdeka Simpang Lima, Jalan Merdeka KM 10, hingga Jalan Merdeka Simpang Golf.

Patroli malam tersebut dilaksanakan oleh personel Satlantas Polres PALI yang terdiri dari Aipda Syafarudin, Brigadir Zainudin, Briptu Supentri, S.H., serta Bripda M. Ibrahim. Kegiatan dilakukan dengan menyalakan lampu rotator biru kendaraan patroli sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus upaya preventif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kasatlantas Polres PALI, Iptu Selda Audina S.Tr.K. M.H., mengatakan Blue Light Patrol merupakan kegiatan rutin kepolisian yang bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan pada malam hari.

“Patroli Blue Light ini kami laksanakan untuk mengantisipasi balap liar, tawuran, serta mencegah terjadinya tindak kejahatan 3C dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres PALI,” ujar Iptu Selda Audina dalam keterangannya.

Selain melakukan patroli mobile di titik-titik rawan, personel juga memantau situasi arus lalu lintas guna memastikan kondisi jalan tetap aman dan lancar bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.

Menurut Iptu Selda Audina, keberadaan petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Kami ingin memberikan pelayanan kepada pengguna jalan agar masyarakat merasa aman, nyaman dan selamat saat berkendara, terutama pada malam hari,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan patroli malam akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten PALI.

Selama pelaksanaan patroli berlangsung, situasi terpantau aman, lancar dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan menonjol maupun aktivitas balap liar di sepanjang rute patroli yang dilalui personel Satlantas Polres PALI.(SN/PERRY)

Share:

Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD Malam Hari

Antisipasi 3C dan Pekat, Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD Malam Hari



PALI. SININEWS.COM --Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam, 10 Mei 2026, guna mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), tindak kriminal 3C (curat, curas dan curanmor), serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Talang Ubi, Aipda Ronaldo, bersama personel yang telah tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/18/V/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah,SH mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

“Kegiatan KRYD ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” ujar AKP Ardiansyah dalam keterangannya.

Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu melaksanakan apel KRYD di Mapolsek Talang Ubi sebelum bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik yang dianggap rawan. Adapun sasaran patroli meliputi Bank BRI, Bank BSI, gerai Alfamart, hingga area SPBU Beracung.

Selain melakukan patroli dialogis, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Polisi meminta agar mereka segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting guna mencegah potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminalitas.

“Kami juga memberikan teguran dan imbauan kepada anak-anak yang nongkrong agar segera pulang ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, sebagai upaya pencegahan tindak kriminal,” tambahnya.

Kegiatan KRYD berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Setelah patroli selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan malam itu.

Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.(SN/PERRY)

Share:

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

.
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital


JAKARTA, sininews.com - Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia.


Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung pada model media konvensional dengan kantor fisik dan struktur organisasi besar.


Pernyataan tersebut disampaikan Firdaus di sela-sela Fun Walk Dewan Pers bersama awak media dan masyarakat dalam rangka memperingati World Press Freedom Day (WPFD) 2026 yang secara internasional diperingati setiap tanggal 3 Mei, Dewan Pers pada hari ini, 10 Mei 2026.


Pada kesempatan tersebut, Firdaus menilai fenomena media homeless merupakan realitas baru dalam dunia pers dan komunikasi publik yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan era digitalisasi. Ia berharap keberadaan media jenis tersebut dapat diterima oleh masyarakat pers nasional, termasuk oleh Dewan Pers, sebagai bagian dari ekosistem media massa modern.


“Perkembangan media digital saat ini sudah sangat terbuka. Banyak kreator informasi yang bekerja secara mandiri, tanpa kantor fisik, tetapi mampu menghadirkan informasi secara cepat dan menjangkau audiens luas. Fenomena ini tidak bisa diabaikan,” ujar Firdaus.


*Fenomena Media “Homeless”*


Istilah “media homeless” atau Media Baru merujuk pada saluran informasi atau kreator konten digital yang menyajikan berita maupun informasi layaknya media massa, namun tidak memiliki struktur redaksi konvensional, kantor tetap, maupun sistem administrasi sebagaimana perusahaan pers pada umumnya.


Model ini berkembang pesat melalui platform digital seperti YouTube, TikTok, Instagram, podcast, maupun media sosial lainnya. Sebagian besar dijalankan secara mandiri dari rumah atau secara remote dengan dukungan perangkat digital sederhana.


Selain menyampaikan informasi aktual, sebagian kreator juga mengembangkan konten berbasis gaya hidup, home living, dekorasi rumah, hingga aktivitas keseharian yang dikemas secara informatif dan menarik.


Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, konten tersebut mampu membangun audiens yang besar meskipun diproduksi tanpa fasilitas perusahaan media besar.


Menurut Firdaus, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat kini memiliki alternatif baru dalam memperoleh informasi. Karena itu, regulasi pers dinilai perlu lebih adaptif terhadap perubahan zaman.


Evaluasi terhadap Sistem Verifikasi Media


Dalam kesempatan itu, Firdaus juga menyinggung sistem verifikasi administrasi media yang diterapkan Dewan Pers. Ia menyebut masih banyak perusahaan pers, khususnya media siber daerah dan media kecil, yang mengalami kesulitan memenuhi persyaratan verifikasi.


Firdaus menggambarkan kondisi tersebut sebagai bentuk “hambatan administrasi” karena persyaratan yang dianggap cukup berat bagi sebagian pelaku media di tengah tekanan ekonomi industri pers saat ini, sehingga dapat menjadi penghambat kemerdekaan pers.


Sehingga syarat verifikasi media, antara lain, harus dievaluasi dan disesuaikan dengan ruh UU Pers. Secara administratif, cukup berbadan hukum dan operasionalnya fokus pada penegakan Kode Etik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber.


Dewan Pers tidak perlu masuk ke ranah konstituen seperti urusan newsroom, kompetensi wartawan, apalagi cawe-cawe ikut mengurusi masalah Departemen Tenaga Kerja dan Departemen Kesehatan.


Verifikasi wajib, dalam rangka pendataan, syarat cukup perusahaan harus berbadan hukum dan Dewan Pers sebagai fasilitator fokus saja pada penegakan etika jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Syarat dan ketentuan verifikasi saat ini, menurut Firdaus, banyak kendala. 


“Banyak media yang tetap menjalankan fungsi jurnalistik dan memberikan informasi kepada masyarakat, tetapi terkendala syarat administratif yang cukup berat. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” kata Firdaus.


*Dorong Revisi Regulasi Pers*


Firdaus berharap Dewan Pers dapat melakukan penyesuaian regulasi agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi informasi dan pola kerja media digital modern.

Menurutnya, verifikasi media sebaiknya tetap menjaga kualitas dan profesionalisme pers, namun tidak menjadi hambatan yang memberatkan bagi perusahaan pers kecil maupun media digital independen. Ia menegaskan bahwa perusahaan pers tetap harus berbadan hukum dan terdata di Dewan Pers sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, namun mekanisme verifikasi perlu disederhanakan agar lebih inklusif.

“Yang terpenting adalah media tetap menjalankan fungsi pers secara bertanggung jawab, menjunjung etika jurnalistik, dan memiliki legalitas sesuai undang-undang. Regulasi harus mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.


Perdebatan mengenai keberadaan media independen dan standar verifikasi pers diperkirakan akan terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital di Indonesia. Di satu sisi, verifikasi dinilai penting untuk menjaga kredibilitas dan profesionalisme pers, namun di sisi lain muncul tuntutan agar regulasi lebih fleksibel terhadap model media baru yang lahir dari perkembangan teknologi digital.


Firdaus juga menyampaikan, ketika syarat dan ketentuan verifikasi media telah disesuaikan dengan ruh UU Pers, diharapkan media baru dapat menjadi bagian dari organisasi konstituen Dewan Pers. Sehingga dengan adanya evaluasi tersebut, tangan Dewan Pers dapat menjangkau media baru, sehingga pendataan yang diamanatkan UU Pers dapat membangun iklim pers Indonesia yang sehat dan merdeka.(sn)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan


Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin, Ajak Warga Jaga Kerukunan


Muara Enim, sininews.com— Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-10 Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam sekaligus Haul Ummi Liliyin ke-4 di Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Minggu (10/5/2026).


Kehadiran Cik Ujang disambut antusias ribuan jamaah yang memadati lokasi kegiatan. Dalam sambutannya, ia mengaku bahagia melihat semangat kebersamaan masyarakat yang mengikuti rangkaian pengajian akbar tersebut.


Menurut Cik Ujang, kekompakan dan kerukunan masyarakat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan di Sumatera Selatan. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.


“Insya Allah, kalau kita selalu kompak, kita akan terus maju bersama. Saya berharap masyarakat Sumsel selalu hidup rukun dan damai sehingga tercipta persatuan yang kokoh,” ujar Cik Ujang di hadapan para jamaah.


Ia juga berharap Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam dapat terus istiqamah menjadi lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berakhlakul karimah. Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk moral generasi muda di tengah perkembangan zaman.


Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah Mubtadiin Sigam, KH Dachlan Salim Zarkasyi, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 10 tahun pesantren yang dipimpinnya.


Ia menuturkan, pesantren tersebut dirintis dari bawah hingga kini berkembang pesat dengan jumlah santri dan santriwati yang terus meningkat setiap tahunnya.


“Alhamdulillah, atas doa dan dukungan keluarga serta masyarakat, pesantren yang dirintis dari bawah ini dapat berkembang seperti sekarang. Dengan bertambahnya santri, syiar Islam dan ibadah akan semakin kuat di wilayah kita,” ungkapnya.


Pengajian akbar berlangsung khidmat dan meriah dengan menghadirkan penceramah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid.


Dalam tausiyahnya, KH Anwar Zahid menyampaikan pentingnya pendidikan agama sejak dini serta penghormatan kepada guru dan orang tua.


Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Muara Enim, tokoh agama, tokoh masyarakat, wali santri, serta ribuan masyarakat yang mengikuti acara hingga selesai.(sn)

Share:

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tanah Abang Kawal Program Tanam Jagung 2026 Polres PALI

 

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Tanah Abang Kawal Program Tanam Jagung 2026 Polres PALI




PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional Tahun Anggaran 2026, Polsek Tanah Abang jajaran Polres PALI melaksanakan pendampingan kegiatan penanaman jagung di Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, pada Quartal I tahun 2026.


Kegiatan tersebut dilakukan di lahan seluas satu hektar milik warga bernama Mintaria dengan pola tanam tumpang sari. Penanaman jagung itu melibatkan tiga kelompok tani yang tergabung dalam Poktan Tanjungan dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., diwakili Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Abang BRIPKA Wahyu Kurniawan yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring sekaligus pendampingan terhadap masyarakat petani.


Dalam kegiatan tersebut, para petani menggunakan bibit jagung jenis Maxxi.2 dengan dukungan pupuk urea dan poska guna meningkatkan hasil produksi pertanian. Lokasi lahan diketahui berada di titik koordinat -3,31907,104,14449,22,6m di wilayah Desa Curup.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam kegiatan pertanian merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


“Kami dari Polsek Tanah Abang siap mendukung program ketahanan pangan dengan hadir langsung di tengah masyarakat. Pendampingan ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada para petani agar lebih optimal dalam memanfaatkan lahan produktif,” ujar AKP Arzuan, S.H.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan kelompok tani sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pangan di daerah.


“Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui sektor pertanian. Kami berharap hasil panen nantinya dapat membantu meningkatkan perekonomian warga,” tambahnya.


Kapolsek Tanah Abang juga menyebutkan bahwa kegiatan monitoring dan pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.


“Kami akan terus memantau perkembangan tanaman jagung ini hingga masa panen nanti agar program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.


Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang berharap program tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.(SN/PERRY)

Share:

Masih Belum Mengalir, PDAM dan Dinas Damkar PALI Terus Salurkan Air Bersih ke Warga

 Masih Belum Mengalir, PDAM dan Dinas Damkar PALI Terus Salurkan Air Bersih ke Warga 


PALI, sininews.com -- Jaringan air bersih PDAM Tirta PALI Anugerah hingga Minggu 10 Mei 2026 masih belum mengalir lantaran terkendala travo listrik pada booster Simpang Raja mati.


Namun, dengan kondisi tersebut pihak PDAM Tirta PALI Anugerah tidak tinggal diam.


Meski fokus pada penanganan masalah travo listrik, PDAM Tirta PALI Anugerah juga mencari solusi atasi krisis air bersih yang dialami pelanggan.


Dengan menggandeng Dinas Damkar dan BPDB, PDAM Tirta PALI Anugerah setiap hari terus membagikan air bersih kepada pelanggannya secara bergiliran.


Seperti pada Minggu 10 Mei 2026, PDAM bersama Dinas Damkar menyalurkan air bersih di Talang Jawa RT.04,05,06,RW 010 Kelurahan Talang Ubi Barat.


Warga pun apresiasi kesigapan PDAM yang dibantu BPBD dan Damkar.


Melalui Plt Lurah Talang Ubi Barat, Hj.Ritawati Anwar, S.TH.I., M.SI.NL.P. warga yang merupakan pelanggan PDAM Tirta PALI Anugerah menyampaikan terimakasihnya.


"Tentu saja kami sangat berterimakasih atas kesigapan PDAM dan Pemkab PALI melalui BPBD dan Damkar," ungkap Misz Rita sapaan Lurah Talang Ubi Barat.


Lurah berharap penyaluran air bersih selama jaringan PDAM belum mengalir bisa dilakukan rutin sehingga masyarakat tidak kekurangan air bersih.


"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, untuk itu kami berharap bisa disalurkan secara rutin," harapnya.(sn/perry)

Share:

Polsek Penukal Intensifkan KRYD untuk Antisipasi 3C dan Balap Liar

 

Polsek Penukal Intensifkan KRYD untuk Antisipasi 3C dan Balap Liar




PALI.SININEWS.COM – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap kondusif, Polsek Penukal melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (09/05/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Penukal, Kecamatan Penukal Abab, Kabupaten PALI itu dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Penukal IPDA Jekicen, S.H., M.H., bersama personel Polsek Penukal yang telah tersprint dalam kegiatan tersebut.

Kapolsek Penukal AKP Dedi Kurnia, S.H., mengatakan bahwa kegiatan KRYD dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tindak kriminalitas, gangguan 3C (Curat, Curas dan Curanmor), balap liar, serta pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

“Kegiatan KRYD ini merupakan upaya kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Penukal Abab,” ujar AKP Dedi Kurnia.

Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu menggelar apel KRYD di Mapolsek Penukal sebelum melaksanakan patroli dan kegiatan lainnya. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan dan kontrol tahanan untuk memastikan situasi di ruang tahanan dalam keadaan aman.

Petugas turut memberikan imbauan dan teguran kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar lebih berhati-hati saat berkendara, melengkapi surat-surat kendaraan, tidak menggunakan knalpot brong, serta mematuhi aturan lalu lintas.

Tidak hanya itu, personel juga menyambangi sejumlah titik tempat berkumpulnya anak muda. Dalam kesempatan tersebut, polisi mengimbau para pemuda agar tidak terlibat tawuran maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami juga memberikan himbauan kepada para pemuda yang masih nongkrong hingga malam hari agar segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting, guna mencegah mereka menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal,” tambahnya.

AKP Dedi Kurnia mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan KRYD masih ditemukan sejumlah pengendara yang belum melengkapi surat kendaraan dan kurang disiplin dalam berlalu lintas.

Kegiatan KRYD Polsek Penukal berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Penukal terpantau aman, tertib dan kondusif.(SN/PERRY)

Share:

Razia dan SOC Polsek Tanah Abang Sasar Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas

 Razia dan SOC Polsek Tanah Abang Sasar Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas



PALI.SININEWS.COM – Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) tetap aman dan kondusif, Polsek Tanah Abang melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), razia serta Standby On Call (SOC) di wilayah hukum Polsek Tanah Abang, Sabtu malam (09/05/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama personel Polsek Tanah Abang. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna mengantisipasi tindak pidana curas, curat, curanmor, premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, kepemilikan senjata tajam hingga senjata api ilegal.

Sebelum pelaksanaan patroli dan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel malam yang dipimpin Ka SPK Regu A AIPTU Syafril Afriatin di depan Mapolsek Tanah Abang. Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya AIPDA Beni Arshal, AIPDA Yudi Hariadi, BRIGPOL Septian Descha, dan BRIGPOL M. Iqbal Pratama.

Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan,SH., mengatakan bahwa kegiatan KRYD dan razia rutin dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah tindak kriminalitas serta menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Abang,” ujar AKP Arzuan.

Dalam pelaksanaan razia, petugas juga melakukan pemeriksaan kendaraan serta memberikan teguran kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

“Kami masih menemukan beberapa pengendara yang belum melengkapi surat-surat kendaraan. Kepada pengendara tersebut diberikan teguran agar lebih tertib dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Selain razia kendaraan, personel juga melaksanakan patroli di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas untuk mengantisipasi aksi kriminalitas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.

Kegiatan KRYD, razia dan SOC Polsek Tanah Abang berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau aman, tertib dan terkendali.

Kapolsek menegaskan bahwa patroli dan razia akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Tanah Abang.(SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts