Ketua ADO Sumsel Apresiasi Kapolda, Sebut Polisi Mitra Strategis Driver Online di Jalanan

 

Ketua ADO Sumsel Apresiasi Kapolda, Sebut Polisi Mitra Strategis Driver Online di Jalanan



PALEMBANG.SININEWS.COM– Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, Asrul, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, terhadap komunitas pengemudi ojek online di Sumatera Selatan.


Hal itu disampaikan Asrul dalam kegiatan peresmian Kedai ADO Presisi yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Selasa (5/5/2026).


Dalam sambutannya, Asrul menegaskan bahwa kepolisian selama ini memiliki hubungan yang sangat dekat dengan para driver online. Menurutnya, aktivitas para pengemudi ojol yang hampir setiap hari berada di jalan raya membuat mereka tidak dapat dipisahkan dari peran kepolisian, baik dalam aspek keamanan, keselamatan, maupun ketertiban lalu lintas.


“Polisi dari dulu mitra kami. Kami tidak pernah tidak berhubungan dengan polisi, terutama di jalanan. Kami ini pekerja jalanan yang sangat rentan kecelakaan,” ujar Asrul.


Ia menilai, kehadiran Kapolda Sumsel dalam peresmian Kedai ADO Presisi menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap komunitas driver online. Apalagi, fasilitas tersebut tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga ruang komunikasi, edukasi, aspirasi, dan penguatan sinergi antara kepolisian dengan komunitas ojol.


Asrul juga menyampaikan rasa syukur atas kerja sama yang telah dibangun antara Polda Sumsel dan ADO Sumsel. Menurutnya, dukungan tersebut memberi semangat baru bagi para driver online untuk terus berperan positif di tengah masyarakat.


“Terima kasih yang sangat tak terhingga atas kerja sama yang dibangun antara polisi dengan Asosiasi Driver Online Sumatera Selatan,” ungkapnya.


Dalam kesempatan itu, Asrul turut menyampaikan bahwa driver online merupakan kelompok masyarakat yang memiliki peran penting di jalanan. Selain mencari nafkah, para driver juga dapat menjadi mitra kepolisian dalam memberikan informasi cepat terkait potensi gangguan kamtibmas maupun situasi yang terjadi di lapangan.


Sejalan dengan hal tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho menyebut pengemudi ojek online sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


“Rekan-rekan driver ojek online ini merupakan mitra strategis kepolisian dalam melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat dan tepat. Semangat ini adalah bagian tak terpisahkan dari komitmen kita bersama, Nyago Bumi Sriwijaya, Aman Bae,” tegas Kapolda.


Peresmian Kedai ADO Presisi tersebut sekaligus menandai penguatan 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumsel. Acara tersebut juga diikuti secara daring oleh polres jajaran.


Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi dilengkapi sejumlah fasilitas, mulai dari ruang berkumpul komunitas, bengkel motor, tempat steam kendaraan, stand layanan kepolisian, hingga tempat ibadah.


Asrul menegaskan, pihaknya siap mendukung upaya kepolisian dalam menjaga kamtibmas serta mendorong seluruh anggota ADO untuk tetap tertib dan berhati-hati saat bekerja di jalan.


“Saya sudah perintahkan kepada seluruh anggota yang ada di Kota Palembang untuk selalu hati-hati di jalan dan selalu patuhi lalu lintas,” katanya.


Sementara itu, Kapolda Sumsel berharap keberadaan Kedai ADO Presisi dapat menjadi ruang kolaborasi yang produktif antara Polri dan komunitas driver online. Melalui fasilitas tersebut, sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kedai ADO Presisi diharapkan tidak hanya menjadi simbol kedekatan antara Polri dan komunitas driver online, tetapi juga menjadi ruang hidup bagi tumbuhnya kepedulian, komunikasi, serta aksi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sinergi ini menjadi bukti bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk para driver online yang setiap hari hadir dan bergerak di tengah kehidupan warga.(SN/PERRY)

Share:

Gandeng Dishub, Satlantas PALI Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas

 

Gandeng Dishub, Satlantas PALI Dorong Budaya Tertib Berlalu Lintas



PALI.SININEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres PALI melaksanakan kegiatan sosialisasi perundang-undangan kendaraan bermotor bertajuk “Kompak Bergerak Berdampak” pada Rabu (6/5/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelajar terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Edi Gunata, SH., M.Si., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten PALI Kartika Sari, S.Kom., M.M., serta Camat Tanah Abang Dadang Afriandy, S.H., M.Si. Peserta kegiatan meliputi masyarakat setempat serta pelajar dari SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Tanah Abang.

Dalam kegiatan tersebut, rangkaian acara dimulai dari pembukaan, penyampaian materi terkait aturan dan tata tertib berlalu lintas, diskusi interaktif, pembacaan amanat, doa, hingga penutup berupa sesi foto bersama.

Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, masyarakat khususnya generasi muda dapat lebih memahami aturan lalu lintas dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan. “Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan kesadaran kolektif untuk mematuhi peraturan yang ada,” katanya.

Perwakilan Dishub Provinsi Sumsel, Edi Gunata, turut mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai langkah sinergis antara kepolisian dan pemerintah daerah. “Kegiatan ini sangat positif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini, terutama bagi para pelajar,” ungkapnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga selesai. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat tercipta budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di wilayah Kabupaten PALI.(SN/PERRY)

Share:

Berawal dari Laporan Warga, Pengedar Sabu Ditangkap di Karang Anyar

 

Berawal dari Laporan Warga, Pengedar Sabu Ditangkap di Karang Anyar



PALI. SININEWS.COM— Satuan Reserse Narkoba Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dengan menangkap seorang diduga pengedar sabu di Karang Anyar, Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, PALI, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Penangkapan dilakukan melalui teknik penyamaran (undercover buy) setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

Tersangka diketahui berinisial RS (29), seorang buruh harian lepas warga Kelurahan Pasar Bhayangkara. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua paket kecil sabu dengan berat bruto 0,59 gram, uang tunai Rp150.000 hasil transaksi, serta satu buah sekop pipet plastik yang diduga digunakan untuk membagi narkotika.

Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK. MIK., melalui Kasat Resnarkoba Polres PALI AKP Dedy Suandy menjelaskan, pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

“Berbekal laporan masyarakat, kami melakukan penyelidikan dan menerapkan teknik undercover buy. Saat transaksi terjadi, anggota langsung melakukan penangkapan dan mengamankan tersangka beserta barang bukti,” ujar AKP Dedy Suandy dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, dalam operasi tersebut dua anggota polisi menyamar sebagai pembeli dan berhasil melakukan transaksi dengan tersangka senilai Rp150.000. Tak lama setelah barang diserahkan, tim yang telah bersiaga langsung melakukan penangkapan di tempat kejadian perkara.

“Setelah tersangka diamankan, dilakukan penggeledahan dan ditemukan dua paket sabu serta barang bukti lainnya yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika,” tambahnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres PALI untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga tengah melengkapi administrasi penyidikan serta memeriksa saksi-saksi terkait kasus tersebut.

AKP Dedy menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

“Kami akan terus melakukan pengembangan, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti dan tes urine terhadap tersangka guna mendalami keterlibatan lebih lanjut,” tegasnya.

Polres PALI juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Upaya pemberantasan narkoba, kata dia, membutuhkan sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Saat ini, berkas perkara tengah dipersiapkan untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) sesuai prosedur hukum yang berlaku.(SN/PERRY)

Share:

Sekda Edward Candra Pastikan Pelayanan Maksimal, Dampingi Menteri Haji Tinjau Jamaah Kloter PLM 10


Sekda Edward Candra Pastikan Pelayanan Maksimal, Dampingi Menteri Haji Tinjau Jamaah Kloter PLM 10


Palembang, sininews.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., bersama Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, KH. Moch Irfan Yusuf, meninjau langsung kesiapan keberangkatan jemaah haji Kloter PLM 10 yang mulai memasuki Asrama Haji Palembang, Senin (4/5/2026).


Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan persiapan keberangkatan berjalan optimal, mulai dari proses administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lingkungan Asrama Haji Palembang.


Kedatangan para calon jemaah berlangsung tertib dan khidmat. Satu per satu jemaah tiba di asrama haji dengan membawa perlengkapan keberangkatan serta semangat untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.


Sekda Sumsel, Edward Candra, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji asal Sumsel agar dapat menjalani seluruh rangkaian proses keberangkatan dengan nyaman dan lancar.


“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berupaya memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan maksimal, baik dari sisi administrasi, kesehatan, maupun fasilitas pendukung lainnya. Harapannya, seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi prima dan menjalankan ibadah haji dengan khusyuk,” ujar Edward Candra.


Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, KH. Moch Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji guna memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.


“Seluruh proses penyelenggaraan terus kami pastikan berjalan sesuai prosedur dan standar pelayanan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah selama menjalani tahapan keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci,” ungkapnya.


Kehadiran kedua pejabat tersebut di tengah para calon jemaah menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesiapan para tamu Allah. Peninjauan ini sekaligus memberikan motivasi dan rasa tenang bagi jemaah yang akan segera bertolak menuju Tanah Suci.


Dengan persiapan yang matang serta sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan seluruh jemaah haji Kloter PLM 10 dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Instruksikan Pembentukan Satgas hingga Perbaikan 21 Gorong-gorong Tertusuk Tiang LRT


Gubernur Herman Deru Pimpin Rakor Penanganan Banjir, Instruksikan Pembentukan Satgas hingga Perbaikan 21 Gorong-gorong Tertusuk Tiang LRT


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, didampingi Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan genangan dan banjir di Kota Palembang. Rakor tersebut digelar di Ruang Rapat Bina Praja, Senin (4/5/2026).


Di hadapan tiga unsur pemerintahan, yakni pemerintah pusat melalui Balai Besar, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kota Palembang, Herman Deru meminta seluruh pihak bersikap terbuka.


“Belakangan ini banjir semakin meluas dan infrastruktur kurang memadai. Hak-hak pejalan kaki dan penyandang disabilitas juga belum terpenuhi,” tegasnya.


Ia juga menyoroti kebingungan masyarakat dalam memahami pembagian kewenangan antara pengembang (developer) dan pemerintah.


“Masyarakat awam belum bisa membedakan mana kewajiban developer dan mana kewajiban Pemprov. Karena itu, hasil rakor ini akan dibawa ke kementerian. Saya akan mengajak seluruh kepala daerah menghadap menteri. Kuncinya, lepaskan ego sektoral dan bekerja secara komprehensif,” ujarnya.


Herman Deru menegaskan alasan fokus penanganan banjir di Palembang.


“Karena Palembang adalah etalase Sumatera Selatan sekaligus etalase kinerja pemerintah provinsi,” katanya.


Usai rakor, Herman Deru mengeluarkan sejumlah instruksi strategis. Ia meminta pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Banjir melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur yang melibatkan Balai Besar dan Pemerintah Kota Palembang guna memangkas birokrasi.


Selain itu, ia menginstruksikan pemantauan digital terhadap titik-titik banjir melalui CCTV, serta pengawasan terhadap penimbunan bangunan melalui peraturan wali kota (perwali).


Perbaikan mendesak juga harus dilakukan, antara lain aktivasi mesin pompa serta perbaikan bertahap terhadap 21 box culvert dan gorong-gorong yang terdampak atau tertusuk tiang LRT.


“Perlu pemetaan kewenangan yang jelas, seperti di Jalan Noerdin Panji, cekungan di kawasan Diskotek Darma Agung, cekungan Demang Lebar Daun (SMK 2–Izzudin), hingga depan RS Siti Khodijah. Harus dipastikan apakah menjadi tanggung jawab Pemkot, Pemprov, atau pemerintah pusat,” jelasnya.


Ia juga menekankan pentingnya penertiban bangunan, khususnya rumah atau kantor yang melakukan pengecoran di atas lahan yang bukan miliknya.


Selain itu, Herman Deru menyoroti permasalahan fasilitas di Jembatan Ampera, seperti lift dan jam analog yang kerap tidak berfungsi akibat gangguan listrik yang perlu segera dibenahi.


“Karena melibatkan tiga Balai Besar, perlu Satgas di tingkat provinsi agar dapat memperpendek jenjang birokrasi,” tambahnya.


Sementara itu, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, memaparkan bahwa penyebab banjir berasal dari faktor alam dan perilaku manusia. Program jangka pendek Pemkot meliputi revitalisasi sungai, rekonstruksi saluran, pembangunan pompa pengendali banjir, pintu air, serta pemasangan CCTV pada sistem drainase.


“Ditemukan 11 lokasi genangan yang terdampak cross drain kewenangan Pemprov Sumsel, di antaranya di Jalan Angkatan 45, Jalan Kolonel H. Burlian (depan Diskotek Darma Agung), Jalan Noerdin Panji, dan Jalan Kapten A. Rivai. Sementara itu, 19 lokasi lainnya menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ungkapnya.


Ia juga menyebutkan bahwa target Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30 persen masih terkendala, sementara program penghijauan di sejumlah ruas jalan sempat tersendat.


Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam, menambahkan bahwa penerapan sistem polder di Sub-DAS Bendung menjadi salah satu solusi penanganan banjir. Namun, normalisasi sungai masih terkendala kewenangan Balai, keberadaan bangunan di bantaran sungai, serta jembatan beton permanen yang tidak dapat dibongkar pasang.


“Pada 2024, Pemkot telah membongkar 13 jembatan di Sungai Bayas sebagai bagian dari upaya normalisasi,” pungkasnya.


Dalam rakor tersebut turut hadir Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, serta Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Panji Krisna dan kepala opd terkait. (sn)

Share:

Bupati OKI Ajak SMSI Kawal Akurasi Informasi dan Redam Hoaks


Bupati OKI saat pelantikan pengurus SMSI OKI


OKI, sininews.com — Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, mengajak Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Ogan Komering Ilir untuk mengawal akurasi informasi sekaligus meredam penyebaran hoaks di daerah. Ajakan itu disampaikan saat pelantikan pengurus SMSI OKI periode 2026–2029, di Pendopo Kabupatenan, Kayuagung, (5/5)

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menekankan bahwa pemerintah membutuhkan media yang tidak hanya cepat, tetapi juga akurat. Menurut dia, kualitas informasi menjadi penentu dalam membaca kondisi riil masyarakat.


“Informasi yang akurat menjadi dasar kami dalam mengambil kebijakan. Dari media yang kredibel, kami bisa memahami situasi di lapangan secara lebih utuh,” ujar Muchendi.


Ia menilai tantangan utama saat ini adalah maraknya informasi yang beredar tanpa verifikasi. Dalam kondisi itu, media dituntut tidak sekadar menyampaikan, tetapi juga menyaring.


“Peran media hari ini bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi memastikan kebenarannya. Di situlah pentingnya akurasi untuk meredam hoaks,” katanya.


Ketua SMSI OKI, Andi Oktarius, mengatakan organisasinya akan fokus memperkuat standar jurnalistik di kalangan media siber. Ia menegaskan, kecepatan publikasi tidak boleh mengorbankan prinsip verifikasi.


“SMSI hadir untuk menjaga agar informasi tetap akurat dan berimbang. Verifikasi menjadi kunci agar media tidak ikut memperluas disinformasi,” ujar Andi.


Menurut dia, SMSI juga berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi kontrol sosial dan tanggung jawab publik. Media, kata dia, tetap harus kritis, namun berpijak pada fakta.


Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara media dan pemerintah daerah. Di satu sisi, SMSI diharapkan menjadi mitra strategis dalam penyebaran informasi pembangunan. Di sisi lain, independensi tetap dijaga sebagai bagian dari peran pers dalam mengawasi jalannya pemerintahan.(sn)

Share:

Keluyuran di Pasar Inpres, 5 Orang ASN Terjaring Razia Sat Pol PP Muara Enim


Salah Satu Oknum ASN yang terjaring razia sedang dalam pendataan oleh pihak Sat Pol PP


Muara Enim, sininews.com -- Dalam penegakan disiplin melalui jam kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN),maupun Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dilingkungan Pemkab Muara Enim,

Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Muara Enim melaksanakan kegiatan razia,pada Selasa (05/05/2026) pagi.


Sementara itu, dalam kegiatan razia yang dilakukan Sat Pol PP Muara Enim tersebut, terungkap terdapat 5 (lima) Aparatur Sipil Negara ASN/PPPK terjaring razia tengah berada dikawasan pasar Inpres Muara Enim disaat jam kerja.


Dalam laporannya,ada terdapat 5 (lima) orang ASN/PPPK terjaring razia yang ditindak,dan kemudian dilakukan tindakan berupa pendataan dan pembinaan,hal tersebut diungkapkan Kasat Pol PP Kabupaten Muara Enim Dedi Suryanto Fuadi,SH, melalui Sekretaris Sat Pol PP Kabupaten Muara Enim Andrille Martin,SE,KP.M.M, didampingi Kabid Perda Aciyansyah,SH, Selasa (05/05/2026).


Dikatakannya,bahwa kegiatan pelaksanaan razia dalam menindaklanjuti peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja( PPPK), Maka dari itu dilaksanakan razia ASN (PNS/PPPK) yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin saat jam kerja segera  ditindak sesuai dengan ketentuan peraturan Pemerintah.


Kegiatan razia yang Kita lakukan oleh Tim Sat Pol PP Kabupaten Muara Enim ini, menurutnya, adalah dalam hal senantiasa menindaklanjuti surat edaran Bupati Muara Enim Nomor 800/17/ Sat Pol PP/ Tahun 2026 Tentang Penegakan Disiplin jam kerja bagi ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.


"Anggota kita menjaring 5 ASN berseragam dan beratribut Pemda Muara Enim yang melanggar disiplin saat jam kerja dan berkeluyuran dikawasan pasar inpres Muara Enim, sekanjutnya kita data dan dilaporkan ke BK SDM untuk diproses sesuai aturan yang berlaku,beber Kasat Pol PP Dedi Suryanto Fuadi,SH, melalui Sekretaris Andrille Martin, didampingi Kabid Perda Aciyansyah,SH, dan Kasi serta Kanit Sat Pol PP Kabupaten Muara Enim dalam laporannya tersebut.(sn)

Share:

Kapolres PALI Luncurkan Dapur SPPG 2 dan Mobil Pengantar Makanan Bergizi

 

Kapolres PALI Luncurkan Dapur SPPG 2 dan Mobil Pengantar Makanan Bergizi




PALI. SININEWS.COM - Polres PALI meresmikan Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Polres PALI 2 pada Senin (4/5/2026) pagi di Jalan Merdeka Golf Permai, Kelurahan Handayani Mulya, Kabupaten PALI. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta unsur terkait.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB ini turut dihadiri Sekda Kabupaten PALI Kartika Yanti, perwakilan Danramil Serka Noviyanta, jajaran PJU Polres PALI selaku Satgas MBG, Dinas Kesehatan, Bhayangkari Cabang Polres PALI, Badan Gizi Nasional (BGN), serta pengurus dan relawan SPPG.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberadaan dapur SPPG sebagai bagian dari program nasional pemenuhan gizi.

“Dengan diresmikannya Dapur SPPG Polres PALI 2 dengan penerima manfaat sebanyak 2.647 orang, kami berharap program ini berjalan lancar tanpa kendala. SPPG Polri masih menjadi percontohan, sehingga perlu dijaga kualitas dan transparansinya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antar pihak menjadi kunci keberhasilan program tersebut.

“Kami berharap seluruh penerima manfaat dan pihak terkait dapat bekerja sama serta menjaga komunikasi yang baik sebagai bentuk transparansi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Polres PALI 2 dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk mendukung program pemerintah.

“Kami sangat serius dalam mendukung program nasional ini, khususnya menjaga kebersihan dapur serta memberikan pelayanan terbaik kepada penerima manfaat,” katanya.

Rangkaian kegiatan peresmian meliputi pembukaan, doa, sambutan, pelepasan mobil pengantar makanan bergizi, serta pengambilan sampel makanan. Pelepasan kendaraan distribusi dilakukan langsung oleh Kapolres didampingi Sekda Kabupaten PALI.

Program ini bertujuan untuk mendistribusikan makanan bergizi secara tepat waktu kepada sekolah-sekolah penerima manfaat sebagai bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu, keberadaan dapur SPPG diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan serta menjamin akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan gizi masyarakat.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Secara keseluruhan, peresmian ini menjadi langkah nyata Polres PALI dalam mendukung peningkatan gizi nasional serta mempererat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Polda Sumsel Bangun 21 Kedai Kamtibmas di 17 Polres, Perkuat Community Policing

 

Polda Sumsel Bangun 21 Kedai Kamtibmas di 17 Polres, Perkuat Community Policing




PALEMBANG.SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat pendekatan humanis melalui inovasi berbasis komunitas dengan meresmikan Kedai ADO Presisi Polrestabes Palembang, Selasa (5/5/2026).


Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. di Jalan KH Wahid Hasyim I Nomor 367, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang. Kegiatan ini sekaligus menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas yang tersebar di 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si., unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta jajaran Pejabat Utama Polda Sumsel. Seluruh Polres jajaran juga mengikuti kegiatan secara daring sebagai bagian dari konsolidasi program berbasis Presisi Polri.


Kedai ADO Presisi mengusung konsep “Ngopi Presisi, Raso Palembang” yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi pusat layanan dan interaksi antara Polri dan masyarakat. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang komunitas, bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, layanan kepolisian, mushola, serta ruang dialog terbuka bagi komunitas.


Kapolda Sumsel melakukan peninjauan langsung terhadap seluruh fasilitas sebelum meresmikan kedai melalui prosesi pengguntingan pita. Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada komunitas driver ojek online sebagai bentuk kepedulian Polri.


Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif komunitas yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Ojol Palembang. Seiring waktu, konsep tersebut berkembang menjadi Kedai ADO Presisi yang kini mendapat dukungan penuh dari kepolisian sebagai ruang komunikasi yang lebih representatif dan berkelanjutan.


Sebanyak 21 Kedai Kamtibmas yang telah beroperasi di berbagai wilayah mengusung identitas lokal masing-masing. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan Polri tidak bersifat seragam, melainkan menyesuaikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat.


Program ini juga merupakan implementasi dari kebijakan Presisi yang dicanangkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dengan menekankan pendekatan community policing. Melalui kedai ini, Polri membangun komunikasi yang lebih cair, terbuka, dan berbasis kepercayaan dengan masyarakat.


Dari sisi keamanan, keberadaan komunitas driver ojek online yang tergabung dalam jaringan Kedai Kamtibmas berperan sebagai mitra strategis dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. Sementara dari sisi sosial ekonomi, fasilitas yang tersedia memberikan manfaat langsung bagi komunitas.


Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa keberadaan Kedai ADO Presisi merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.


“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” tegasnya.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kehadiran 21 Kedai Kamtibmas merupakan bentuk nyata implementasi Polri Presisi di tengah masyarakat.


“Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini adalah langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan,” ujarnya.


Saat ini, Polda Sumsel memastikan program Kedai Kamtibmas akan terus dikembangkan dan diperluas, sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, khususnya komunitas ojek online dan pelaku usaha mikro.


Keberadaan Kedai ADO Presisi menjadi simbol transformasi Polri yang semakin humanis, adaptif, dan hadir sebagai solusi di tengah dinamika masyarakat modern.(SN/PERRY)

Share:

Polres PALI Ikuti Peresmian Kedai ADO Presisi, Perkuat Kemitraan dengan Driver Online

 

Polres PALI Ikuti Peresmian Kedai ADO Presisi, Perkuat Kemitraan dengan Driver Online




PALI.SININEWS.COM – Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengikuti kegiatan Zoom peresmian Kedai ADO Presisi Polrestabes Palembang Tahun 2026 yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum,. Selasa (5/5/2026) pukul 13.30 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti jajaran Polres PALI dari Kedai Pance Behusek, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi. Hadir langsung Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, bersama sejumlah pejabat utama serta perwakilan Asosiasi Driver Kabupaten PALI.

Peresmian Kedai ADO Presisi dipusatkan di Jalan Hoki, Lorok Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, dan turut dihadiri Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H, Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, M.Si, serta pejabat Forkopimda dan komunitas driver online Sumatera Selatan.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran Kedai ADO Presisi merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya komunitas driver online.

“Kedai ADO Presisi ini menjadi wadah komunikasi, koordinasi, sekaligus pemberdayaan bagi rekan-rekan driver online. Kami ingin memastikan Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat,” ujar Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menyampaikan dukungannya terhadap program tersebut sebagai bagian dari implementasi Polri Presisi di daerah.

“Kami di Polres PALI siap mendukung penuh program Presisi Polri, termasuk memperkuat kemitraan dengan komunitas melalui inovasi pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kedai ADO Presisi merupakan ruang komunitas yang difasilitasi Polri bagi Asosiasi Driver Online (ADO) sebagai sarana interaksi, penyampaian aspirasi, hingga penguatan solidaritas antaranggota.

Kegiatan Zoom peresmian berlangsung hingga pukul 15.20 WIB dan berjalan aman serta kondusif. Partisipasi Polres PALI dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen jajaran kepolisian daerah dalam mendukung kebijakan Polda Sumsel serta memperkuat pendekatan humanis Polri guna meningkatkan kepercayaan publik.(SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts