Acara Syukuran Kelulusan Siswa/i SMAN 2 Muara Enim adalah Inisiatif Wali Murid, Bukan Pihak Sekolah


*Acara Syukuran Kelulusan Siswa/i SMAN 2 Muara Enim adalah Inisiatif Wali Murid, Bukan Pihak Sekolah*


​Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Ketua Komite SMAN 2 Muara Enim, H. Salikin Azis, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai kegiatan syukuran kelulusan siswa kelas XII yang digelar di Ballroom Evi Madaria pada Kamis (16/04/2026) lalu.


​Ia menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kegiatan tersebut dimotori atau diselenggarakan oleh pihak sekolah adalah tidak benar. Menurutnya, acara tersebut murni merupakan inisiatif dan keinginan para siswa serta segenap wali murid kelas XII sebagai bentuk rasa syukur dan ajang silaturahmi.


​H. Salikin Azis, yang saat itu didampingi oleh Ketua Panitia Pelaksana, Pelda Supriyadi, menjelaskan bahwa kehadiran dan keterlibatan sejumlah guru dalam acara tersebut adalah atas permintaan resmi dari pihak wali murid.


​"Kami selaku yang punya hajat meminta bantuan pihak sekolah untuk beberapa Guru bisa Mendampingi murid  kelas XII  mengatur teknis penyambutan tamu-tamu penting yang hadir, seperti Bupati Muara Enim H. Edison SH. M.Hum, Anggota DPRD, serta pejabat lainnya. Jadi, pihak sekolah dari beberapa Guru yang terlihat aktif dalam kegiatan tersebut hanya membantu agar tamu-tamu terhormat dari kabupaten maupun provinsi terlayani dengan baik,dan sedangkan Kepala Sekolah dan para Guru lainnya kami minta hadir dengan melalui Undangan yang telah kami panitia siapkan,tegas H. Salikin pada Minggu (19/04/2026).


​Senada dengan hal tersebut, Pelda Supriyadi selaku Ketua Panitia sekaligus wali murid dari Dirga, menyampaikan apresiasinya atas publikasi media. Namun, ia menekankan pentingnya keberimbangan informasi agar tidak menyudutkan pihak lain.


​"Kami berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah mempublikasikan kegiatan kami. Namun, kami berharap kedepannya bisa lebih profesional agar berita yang muncul berimbang. Pihak sekolah di sini murni hanya membantu agar gagasan kami, para wali murid dan siswa, berjalan lancar dan kondusif," ujar Pelda Supriyadi.


​Lebih lanjut, Pelda Supriadi memaparkan bahwa sebelum acara diselenggarakan, seluruh wali murid telah melakukan pertemuan intensif. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa partisipasi biaya bersifat sukarela dan memperhatikan kondisi ekonomi masing-masing.


*Pembebasan Biaya* ​Wali murid yang kurang mampu dibebaskan sepenuhnya dari sumbangan


*Solidaritas Tinggi* ​Biaya ditanggung secara gotong royong oleh wali murid yang mampu.


*Tujuan Acara* Menjadi momentum kebahagiaan bagi siswa, mengingat tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.


​Mewakili segenap wali murid,Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran pendidik di SMAN 2 Muara Enim.


​"Terima kasih atas dedikasi, didikan, dan ilmu yang telah diberikan kepada anak-anak kami selama tiga tahun ini. Semoga segala jasa Bapak dan Ibu Guru dibalas dengan pahala kebaikan yang setimpal,dan Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan penuh keharuan dan suka suka." pungkasnya. (sn)

Share:

Warga Desa Sadu Musi Rawas Keluhkan Jalan Berlumpur


Warga Desa Sadu Musi Rawas Keluhkan Jalan "Berlumpur"



MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Kerusakan akses Jalan Desa Sadu Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan dikeluhkan warga, Pasalnya hingga saat ini akses jalan tersebut kian memperihatinkan dan belum ada upaya perbaikan dari pemerintah.


Kondisi itu pula diperparah dengan tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dimana genangan air hujan menutupi lubang jalan. Selain itu, permukaan jalan yang berlumpur juga meningkatkan risiko tergelincir, terutama bagi pengendara sepeda motor. 


Sebagai bentuk sindiran akan lambannya perbaikan jalan tersebut, sejumlah pelajar mengabadikan momen tersebut dengan cara  berfoto dijalan digenangi air keruh dan berlumpur. Momen tersebut pun viral di media sosial seperti facebook. 


Dalam foto yang beredar luas, terlihat para pelajar berdiri dan berpose di jalan yang dipenuhi air keruh dan berlumpur. 


Menyikapi hal itu, Camat BTS Ulu, Marzuki Usman mengatakan, belum dilakukannya perbaikan akses jalan tersebut, lantaran status jalan berada dalam hutan kawasan. 

"Untuk peningkatan ke hotmik itu tidak bisa karena akses jalan tersebut terletak dalam hutan kawasan sehingga untuk perbaikannya tidak bisa dilakukan. Dan pihak Pemkab Mura telah berupaya dengan melakukan pengerasan pada jalan tersebut menggunakan agregat pada tahun sebelumnya," ungakap Marzuki Usman kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).


Kendati struktur tanah yang labil sehingga pengerasan itu tidak berlangsung lama, apalagi jalan tersebut juga dilalui mobil angkutan yang melebihi tonase. 

"Kalaupun jalan itu sudah bukan dalam Kawasan, tentunya pemerintah bisa melakukan perbaikan jalan itu. Selain jalan itu, akses jalan Desa Sembatu Jaya juga termasuk dalam hutan kawasan. Yah ada dua desa itu posisi jalan yang masuk dalam hutan kawasan," jelasnya. 


Dirinya mengaku, 95 persen akases jalan di Kecamatan BTS Ulu sudah aspal, namun dirinya tidak menapik jika dibeberapa spot spot tertentu terdapat jalan yang rusak. Hal itu disebabkan oleh angkutan yang melebihi tonase serta cuaca. 

"Kalau daerah lain bagus, bahkan di gunung kembang itu sudah Hot Mix, jadi faktor kerusakan jalan itu disebabkan angkutan berlebihan serta hujan," jelasnya.


Menyikapi kondisi akses jalan tersebut, pihaknya juga terus memberikan himbauan kepada perangkat desa dan Kepala Desa (Kades) dalam setiap waktu ada pertemuan di kecamatan agar mobil angkutan untuk tidak melebihi tonase. 

"Kita sifatnya sebatas imbauan saja, karena memang bukan kewenangan kita untuk angkutan yang melebihi tonase," pungkasnya.


Untuk diketahui, bukan Desa Sadu saja yang mengalami kondisi jalan yang berlumpur, Desa Sindang Laya dan Mukti Karya Kecamatan Muara Lakitan juga mengalami hal serupa. sampai ada kejadian miris terjadi, Warga setempat yang sakit untuk berobat, Namun, akses jalan yang rusak parah karna kesulitan melintas, membuat warga tersebut meninggal ditengah perjalanan karena terlambat dibawa kerumah sakit. (sn)

Share:

Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru Bagikan Makanan Tambahan Bergizi di Posyandu


Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru bagikan makanan tambahan bergizi di Posyandu 


Palembang. SININEWS.COM – Upaya peningkatan tumbuh kembang balita dan anak di Sumatera Selatan terus digencarkan hingga ke tingkat posyandu. Ketua TP PKK Sumsel sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Sumsel, Feby Deru, menyambangi Posyandu Bougenville Indah di Kelurahan Karya Baru, Sabtu (18/4/2026), untuk membagikan makanan tambahan bergizi kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.


Kehadiran Feby Deru disambut hangat oleh para ibu dan kader posyandu. Dalam kegiatan tersebut, balita penerima manfaat mendapatkan paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa telur dan biskuit tinggi protein yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak.


“Posyandu itu ujung tombak. Jika tumbuh kembang anak rutin dipantau dan asupan gizinya tercukupi, insyaallah perkembangan balita bisa maksimal. TP PKK akan terus mendampingi ibu-ibu dan kader di lapangan,” ujar Feby Deru.


Selain membagikan PMT, Feby Deru juga mengikuti kegiatan penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan balita, serta berdialog langsung dengan para ibu. Ia menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif, MPASI rumahan bergizi seimbang, serta keaktifan datang ke posyandu setiap bulan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif TP PKK Sumsel dalam mendukung program prioritas nasional penurunan stunting. Kolaborasi bersama kader posyandu, puskesmas, dan pihak kelurahan diharapkan mampu membuat intervensi gizi lebih tepat sasaran.


Feby Deru menegaskan TP PKK Sumsel akan terus bergerak hingga ke tingkat dasawisma guna memastikan anak-anak di Sumsel tumbuh sehat dan cerdas sebagai generasi emas 2045.


“Saat ini posyandu telah berdiri sendiri dan terpisah dari PKK. Sebelumnya, posyandu tergabung dalam Pokja IV PKK. Meski demikian, PKK tetap memantau kegiatan posyandu,” katanya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Kelestarian Hutan saat Hadiri Halal Bihalal IKA SKMA Sumsel


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr.H. Herman Deru, menghadiri kegiatan halal bihalal Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) Pengurus Daerah Provinsi Sumsel yang digelar di Taman Wisata Alam Punti Kayu, Sabtu (18/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru berharap kepengurusan IKA SKMA Sumsel dapat semakin mempererat silaturahmi antarsesama alumni, sekaligus memberikan kontribusi nyata yang bermanfaat dan produktif bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa, khususnya di Sumsel.


Menurutnya, para alumni SKMA telah lama mengabdikan diri dengan menerapkan ilmu pengetahuan yang dimiliki, terutama dalam menjaga kelestarian hutan. Hal itu, kata dia, tercermin dari kondisi Sumsel yang relatif minim bencana, meskipun tetap diperlukan kewaspadaan serta tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.


“Kita harus terus menanam dan mempertahankan kelestarian hutan. Ini menjadi semangat baru untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.


Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena masyarakat Sumsel yang majemuk memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap pentingnya menjaga fungsi alam secara berkelanjutan.


Menurutnya, pertumbuhan ekonomi harus tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan demi keberlangsungan generasi mendatang.


Herman Deru menegaskan bahwa Sumsel termasuk daerah yang cukup baik dalam mempertahankan kelestarian hutan. Oleh sebab itu, ia mendorong organisasi IKA SKMA agar tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga mampu menghasilkan karya serta program nyata.


“Organisasi ini harus memiliki produk dan kontribusi nyata, mengingat anggotanya merupakan orang-orang terdidik. Mari kita terus menjaga kelestarian lingkungan kita,” pungkasnya.(sn)

Share:

Herman Deru: Domino Olahraga Pemersatu, Terbuka untuk Semua Kalangan


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru


PALEMBANG. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menegaskan bahwa olahraga domino merupakan cabang yang mampu menyatukan berbagai kalangan masyarakat tanpa batasan sosial dan ekonomi.


Pernyataan tersebut disampaikan saat melantik pengurus Olahraga Domino (Orado) Provinsi Sumsel di Jakabaring Sport City, Sabtu (18/4/2026), yang dirangkaikan dengan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Orado tingkat provinsi.


Ketua panitia, Ari Maulana, menyebut Kejurda ini merupakan yang pertama kali digelar di Sumsel.

“Ini membuktikan bahwa domino sudah diterima masyarakat dan menjadi bagian dari olahraga di tanah air,” ujarnya.


Kejurda tersebut diikuti peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel yang merupakan pemenang seleksi di daerah masing-masing.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan bahwa domino kini telah diakui oleh berbagai organisasi olahraga, seperti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).


Ia menilai domino memiliki keunggulan karena dapat dimainkan oleh semua kalangan.

“Ini olahraga yang menyatukan semua kalangan. Tidak ada batasan, semua bisa ikut,” tegasnya.


Menurut Herman Deru, domino bukan sekadar permainan, melainkan olahraga berbasis hobi yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya di Sumatera Selatan.


“Ini adalah olahraga yang merangkum hobi masyarakat. Antusiasmenya sangat tinggi, terlihat dari banyaknya peserta yang ikut kejuaraan provinsi ini sebagai ajang seleksi menuju tingkat nasional,” katanya.


Ia juga mengucapkan selamat kepada Reza dan jajaran yang telah dipercaya sebagai pengurus provinsi perdana Orado Sumsel. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu membawa olahraga domino menjadi lebih terarah dan berprestasi.


Lebih lanjut, Herman Deru menilai olahraga domino memiliki potensi besar karena berasal dari kebiasaan masyarakat.

“Selama ini masyarakat kita sudah lama bermain domino dengan berbagai sebutan. Sekarang ini lebih terorganisir dan memiliki aturan yang jelas,” ujarnya.


Ia menekankan pentingnya sosialisasi aturan permainan hingga ke tingkat bawah, mengingat domino telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat di berbagai daerah.


Herman Deru juga berharap melalui Kejurda ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumsel di tingkat nasional. Ia menyebut Palembang telah memiliki atlet yang pernah meraih juara nasional di cabang tersebut.


Pada kesempatan itu, ia mengingatkan pengurus Orado Sumsel masa bakti 2026–2030 untuk menjaga soliditas organisasi dan hubungan eksternal.

“Jaga kekompakan, jangan sampai muncul perpecahan. Itu penting untuk kemajuan organisasi ke depan,” pesannya.


Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dalam pertandingan serta profesionalitas juri.

“Peserta harus sportif, dan juri harus berpegang pada aturan serta fakta di lapangan,” tutupnya.(sn)

Share:

Polres PALI Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Optimalkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat

 

Polres PALI Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Optimalkan Kualitas Pelayanan kepada Masyarakat



PALI. SININEWS.COM — Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Upaya Optimalisasi Kualitas dan Kinerja Pelayanan Publik Tahun Anggaran 2026, di Ruang Vicon Polres PALI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, Kamis (16/4/2026).


Forum tersebut dihadiri oleh Wakapolres PALI KOMPOL Kusyanto, S.H., Kabag Ren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat, S.H., M.M., Kasat Intelkam Polres PALI IPTU Eko Purnomo, S.H., M.H., Kasat Lantas IPTU Selda Audina, S.Tr.K., M.H., KA SPKT IPTU Maryono, Kanit 3 Tipidkor Sat Reskrim IPDA Indafit, S.H., M.H., Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten PALI Muhammad Ichsan, S.Pd., M.M., Ketua STIT Mamba’ul Hikam PALI Dr. KH. M. Erlin Susri, S.Sos.I., M.Pd.I., serta unsur organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, mahasiswa, dan personel Polres PALI.


Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi dua arah antara kepolisian dengan masyarakat serta menyerap aspirasi, masukan, dan kritik konstruktif guna meningkatkan mutu pelayanan kepolisian di wilayah Kabupaten PALI.


Dalam sambutannya, Wakapolres PALI KOMPOL Kusyanto menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri.


 “Forum Konsultasi Publik ini merupakan salah satu wujud komitmen Polres PALI dalam mewujudkan pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk membangun komunikasi dua arah antara Polri dengan masyarakat, sekaligus sebagai wadah untuk menyerap aspirasi, masukan, dan kritik yang konstruktif guna perbaikan pelayanan ke depan,” ujar KOMPOL Kusyanto.


Ia juga menambahkan bahwa pelayanan publik merupakan wajah utama institusi Polri sehingga peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan.


 “Pelayanan publik merupakan salah satu wajah utama institusi Polri. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan harus terus dilakukan secara berkelanjutan, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, maupun sistem pelayanan berbasis teknologi,” tambahnya.


Sementara itu, Kabag Ren Polres PALI KOMPOL Yusuf Solehat menjelaskan bahwa Forum Konsultasi Publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


“Forum Konsultasi Publik merupakan salah satu instrumen penting dalam penyelenggaraan pelayanan publik, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepolisian kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan, dalam hal ini Polres PALI, dengan masyarakat sebagai penerima layanan,” jelasnya.


Pada kesempatan tersebut, Sekretaris DPMPTSP Kabupaten PALI Muhammad Ichsan memaparkan berbagai inovasi pelayanan publik berbasis teknologi yang telah diterapkan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses layanan perizinan.


 “Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel, kami telah mengimplementasikan berbagai aplikasi pelayanan seperti OSS, SiCANTIK Cloud, SP4N-LAPOR!, serta Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ungkapnya.


Ia juga menjelaskan bahwa meskipun pelayanan dilakukan melalui satu pintu, proses teknis tetap melibatkan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.


Di sisi lain, Ketua STIT Mamba’ul Hikam PALI Dr. KH. M. Erlin Susri menekankan pentingnya pelayanan publik sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.


 “Pelayanan publik yang baik bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kepada masyarakat. Oleh karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan seiring dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks,” tegasnya.


Dalam sesi pemaparan, masing-masing satuan fungsi di Polres PALI juga menyampaikan berbagai inovasi pelayanan yang telah dilakukan. Kasat Lantas Polres PALI IPTU Selda Audina menyampaikan inovasi pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui sistem SICETAR (SIM Cetak dan Antar).


“Melalui sistem ini, kami berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih cepat dan efisien, transparan dalam proses, mudah diakses oleh masyarakat, serta memberikan kepastian waktu dalam penyelesaian pelayanan,” ujarnya.


Kasat Intelkam Polres PALI IPTU Eko Purnomo juga menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.


 “Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten PALI yang kondusif hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di tengah kehidupan masyarakat,” katanya.


Sementara itu, KA SPKT Polres PALI IPTU Maryono menjelaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan melalui layanan darurat kepolisian.


“Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepolisian. Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan responsif, salah satunya melalui layanan call center 110 yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam,” jelasnya.


Kegiatan Forum Konsultasi Publik Polres PALI berjalan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud sinergitas yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya Polres PALI.(SN/PERRY)

Share:

Ratusan Kilogram Benih Jagung Disalurkan ke Poktan Benakat Minyak dan Sungai Baung

 Ratusan Kilogram Benih Jagung Disalurkan ke Poktan Benakat Minyak dan Sungai Baung



PALI. SININEWS.COM — Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak melaksanakan monitoring kegiatan penyaluran bantuan benih jagung dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dinas Pertanian Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di Desa Benakat Minyak dan Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 WIB tersebut berlangsung di Desa Benakat Minyak dan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, aparat keamanan, serta perwakilan petani penerima bantuan. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Benakat Minyak Edi Suprapto, Kaur Pertanian Indra, Babinsa Desa Semangus Sertu Dery Wijaya, Bhabinkamtibmas Desa Benakat Minyak Aipda M. Kurniadi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Melky, serta para ketua kelompok tani penerima bantuan.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H, menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.

“Kami melakukan monitoring untuk memastikan bantuan dari pemerintah dapat diterima langsung oleh kelompok tani yang berhak, serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Talang Ubi,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak enam kelompok tani menerima bantuan benih jagung jenis Maxxi 2 dengan total ratusan kilogram benih yang akan digunakan untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Adapun kelompok tani yang menerima bantuan di antaranya Poktan Benakat Makmur dengan jumlah anggota 25 orang dan luas lahan 25 hektare menerima 375 kilogram benih jagung. Selanjutnya Poktan Bumi Makmur Sejahtera dengan 21 anggota dan luas lahan 21 hektare menerima 315 kilogram benih jagung.

Sementara itu, kelompok tani dari Desa Sungai Baung juga menerima bantuan serupa, yakni Poktan Gilang Berdikari sebanyak 375 kilogram, Poktan Jaya Bersama sebanyak 285 kilogram, Poktan Sumber Makmur sebanyak 150 kilogram, serta Poktan Tunas Jaya sebanyak 225 kilogram benih jagung.

Kapolsek menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mendukung program pertanian serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para petani sehingga dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.(SN/PERRY)

Share:

PKB PALI Tegaskan Dukungan ke Asgianto–Iwan Tuaji, Perkuat Konsolidasi Politik Jelang Muscab 2026

 PKB PALI Tegaskan Dukungan ke Asgianto–Iwan Tuaji, Perkuat Konsolidasi Politik Jelang Muscab 2026




PALI.SINI NEWS.COM - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menegaskan arah politik partai dengan memberikan dukungan penuh kepada Bupati Asgianto, ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH untuk memimpin daerah pada periode 2025–2030.


Pernyataan sikap tersebut disampaikan Ketua DPC PKB PALI, Aka Cholik Darlin, S.Pd.I., SH., MM menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB PALI 2026. Ia menegaskan bahwa dukungan itu bukan sekadar langkah politik sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka menengah partai dalam menjaga stabilitas daerah dan mendorong pembangunan.


“Dukungan ini merupakan sikap politik resmi partai yang telah dituangkan dalam Surat Pernyataan Sikap PKB Nomor: 003/DPC-16.12/I/IV/2026. PKB PALI mengambil posisi jelas dalam mendukung pemerintahan yang sah,” ujar Aka Cholik, Sabtu (18/4/2026).


Menurutnya, keputusan tersebut didasari sejumlah pertimbangan strategis. Salah satunya adalah pentingnya menjaga stabilitas politik daerah agar agenda pembangunan dapat berjalan efektif tanpa terganggu dinamika politik yang berlebihan.


Selain itu, PKB menilai kepemimpinan Asgianto–Iwan memiliki ruang sinergi yang kuat dengan platform perjuangan partai, terutama dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil.


“Sinergi ini penting. PKB tidak hanya berada di posisi mendukung, tetapi juga memastikan setiap kebijakan tetap berada dalam koridor kepentingan publik,” tegasnya.


Dalam konteks politik lokal, langkah ini juga dinilai sebagai upaya memperkuat posisi partai menjelang Muscab 2026. Konsolidasi internal dianggap penting untuk menjaga soliditas kader sekaligus mempertegas garis komando politik hingga ke tingkat bawah.


Seluruh kader PKB PALI pun diinstruksikan aktif mengawal dan menyukseskan program pemerintah daerah, sekaligus hadir di tengah masyarakat sebagai penyambung aspirasi.


“Kader PKB harus menjadi kekuatan politik yang hidup di tengah masyarakat. Mengawal program, menyerap aspirasi, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan,” lanjutnya.


Meski memberikan dukungan, PKB menegaskan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap jalannya pemerintahan. Menurut Aka Cholik, dukungan politik tidak menghapus peran partai sebagai pengawas kebijakan publik.


“Mendukung bukan berarti tanpa kritik. PKB akan tetap mengawal agar kebijakan pemerintah daerah tetap berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.


Muscab PKB 2026 sendiri dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan arah perjuangan politik partai di Kabupaten PALI. Dengan sikap politik yang telah ditegaskan, PKB PALI menunjukkan komitmennya menjadi kekuatan penyeimbang antara pemerintahan dan kepentingan masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Pelaku Penganiayaan di Penukal Utara Diamankan Beberapa Jam Setelah Kejadian

 

Pelaku Penganiayaan di Penukal Utara Diamankan Beberapa Jam Setelah Kejadian




PALI. SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Penukal Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (16/4/2026). Pelaku berinisial PT (28) diamankan beberapa jam setelah kejadian, berikut barang bukti yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.

Kapolsek Penukal Utara, IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si, menjelaskan bahwa peristiwa penganiayaan terjadi sekitar pukul 07.50 WIB di depan rumah warga bernama Yudi di Desa Tempirai Utara. Korban diketahui bernama Subianto (29), seorang petani warga Desa Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara.

“Pelaku berhasil kami amankan pada hari yang sama sekitar pukul 12.00 WIB di sebuah kontrakan temannya di Desa Air Itam, Kecamatan Penukal Abab. Penangkapan dilakukan oleh Kanit Reskrim beserta tim opsnal setelah dilakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.

Peristiwa tersebut bermula saat korban hendak menghadiri sebuah hajatan di Desa Tempirai Utara sekitar pukul 07.40 WIB. Dalam perjalanan, korban melihat temannya sedang dimintai uang oleh pelaku. Korban kemudian menegur pelaku agar tidak meminta uang kepada temannya tersebut, lalu melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan.

Sesampainya di Desa Tempirai Utara, korban turun dari kendaraan dan duduk bersantai di depan rumah warga. Namun, tidak lama kemudian pelaku datang dan secara tiba-tiba mengayunkan sebilah golok beberapa kali ke arah korban hingga korban terjatuh dan mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri.

Korban selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Tempirai untuk mendapatkan pertolongan medis. Sementara itu, polisi yang menerima laporan segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Setelah mendapatkan informasi keberadaan pelaku, tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Penukal Utara untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut berupa satu buah sarung golok warna cokelat dan satu helai baju batik warna cokelat milik korban.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 466 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana penganiayaan. Polisi juga menyatakan akan terus melengkapi administrasi penyidikan, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum selanjutnya.(SN/PERRY)

Share:

Sekjen PWI Pusat Tutup Usia, Dunia Pers Berduka


Foto. Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang 


PALEMBANG. SININEWS.COM -- Kabar duka menyelimuti dunia pers nasional. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia [PWI] Pusat, Zulmansyah Sekedang, wafat pada Sabtu 18 April 2026, pukul 00.05 WIB, dini hari.


Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Budi Kemuliaan setelah mengalami serangan jantung. Kepergian salah satu tokoh penting dalam organisasi wartawan tertua di Indonesia ini meninggalkan duka mendalam bagi insan pers di seluruh Tanah Air.


Sekretaris Dewan Kehormatan [DK] PWI Sumsel, Jon Heri mengenang almarhum Zulmansyah merupakan sosok yang aktif mendorong penguatan organisasi serta peningkatan profesionalisme wartawan.


"Mendiang [Zulmansyah] berperan dalam mempererat solidaritas di kalangan jurnalis, baik di tingkat pusat maupun daerah," ungkapnya dalam keterangan pada Sabtu 18 April 2026.


Selain itu, sebagai Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri menyebut kepergian Zulmansyah Sekedang bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia pers nasional. "Sosoknya dikenang sebagai wartawan senior yang konsisten memperjuangkan profesionalisme dan solidaritas jurnalis di Indonesia," pungkasnya.


Sejumlah tokoh pers dan pengurus PWI dari berbagai wilayah menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas dedikasi almarhum. Mereka menilai kontribusi Zulmansyah dalam menjaga integritas dan independensi pers akan terus dikenang.


Kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia jurnalistik Indonesia.


Hingga kini, ucapan duka dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya.


“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.” (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts