Dukung Gerakan Makan Ikan, Bupati Asgianto Lepas 200 Kg Lele Gratis di Kolam Gelora PALI
PALI-SiniNews.Com - TALANG UBI — Dalam upaya mensosialisasikan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Asgianto, S.T., melakukan pelepasan 200 kilogram ikan lele di Kolam Gelora PT Pertamina, Kecamatan Talang Ubi, pada Selasa (7/7/2026).
Kegiatan yang telah memasuki bulan ketiga ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh warga setempat. Ratusan masyarakat Talang Ubi tampak memadati area kolam sejak pagi hari, tidak sabar untuk menyalurkan hobi memancing mereka.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan PALI, Ali Sadikin, beserta jajaran staf dinas terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto, S.T., menegaskan bahwa pelepasan ikan ini bertujuan untuk memberikan hiburan gratis bagi masyarakat, sekaligus mengedukasi warga akan pentingnya menjaga ekosistem air. Ia mengimbau dengan keras agar masyarakat tidak menggunakan cara-cara instan dan merusak dalam menangkap ikan.
"Ikan yang kami lepas ini diperuntukkan bagi para pehobi mancing dan hiburan masyarakat PALI secara gratis. Oleh karena itu, saya mengimbau dan melarang keras masyarakat menangkap ikan dengan cara diputas (racun), disetrum, menggunakan jala, ataupun jaring," tegas Bupati Asgianto.
Komitmen Bulanan untuk Gemar Makan Ikan
Bupati juga mengajak seluruh lapisan masyarakat PALI untuk meningkatkan konsumsi ikan di tingkat keluarga. Menurutnya, ikan merupakan sumber protein yang sangat baik untuk pemenuhan gizi, terutama dalam mencegah stunting pada anak-anak.
Program pelepasan ikan ini bukan kali pertama dilakukan, melainkan agenda rutin Pemerintah Kabupaten PALI.
"Pelepasan ikan ini kita lakukan setiap bulan, dan ini merupakan yang ketiga kalinya," ungkap Bupati Asgianto di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan PALI, Ali Sadikin, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal program rutin ini dan memastikan pasokan ikan lokal tetap terjaga agar kesadaran masyarakat untuk mengonsumsi ikan terus meningkat.(SN/Perry)














