Cegah Karhutla, Polisi dan Brimob Sisir Wilayah Tanah Abang Selatan hingga Bumi Ayu

 

Cegah Karhutla, Polisi dan Brimob Sisir Wilayah Tanah Abang Selatan hingga Bumi Ayu


PALI- SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang bersama personel Satbrimob Batalyon D menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Sabtu (26/9/2026).


Patroli yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut menyasar sepanjang Jalan Tanah Abang Selatan hingga Desa Bumi Ayu. Kegiatan dilakukan untuk mencegah masyarakat membuka lahan atau kebun dengan cara membakar.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan patroli tersebut merupakan langkah pencegahan untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah hukumnya.


"Kami melaksanakan patroli karhutla di sejumlah wilayah Kecamatan Tanah Abang, khususnya sepanjang Jalan Tanah Abang Selatan hingga Desa Bumi Ayu. Kegiatan ini untuk mencegah masyarakat melakukan pembakaran saat membuka lahan atau kebun," kata Arzuan.


Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan. Warga diingatkan bahwa membuka lahan dengan cara dibakar dapat menimbulkan kebakaran yang meluas serta memiliki konsekuensi hukum.


"Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Cara tersebut melanggar hukum dan masyarakat yang melakukan pembakaran dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujarnya.


Patroli melibatkan dua personel Polsek Tanah Abang, yakni Briptu Fredi Sogi dan Bripda Rizky Laksamana. Selain itu, turut bergabung tiga personel Satbrimob Batalyon D, yakni Brigpol Dhefry, Bharaka Tahyal, dan Bripda Ronal.


Petugas menyusuri sejumlah titik di sepanjang rute patroli sekaligus menyampaikan pesan pencegahan karhutla kepada masyarakat yang ditemui. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus mencegah terjadinya kebakaran akibat aktivitas pembukaan lahan.


"Melalui patroli dan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami bahaya dan dampak pembakaran lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi karhutla," jelas Arzuan.


Kegiatan patroli dan sosialisasi tersebut berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Tanah Abang terpantau aman, lancar, dan kondusif.


Polsek Tanah Abang memastikan kegiatan patroli pencegahan karhutla akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah Kecamatan Tanah Abang dari potensi kebakaran hutan dan lahan.(SN/Perry).

Share:

Polisi Sambangi Warga Sukadamai, Ingatkan Bahaya Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Polisi Sambangi Warga Sukadamai, Ingatkan Bahaya Buka Lahan dengan Cara Dibakar


PALI-SiniNews.Com– Polsek Talang Ubi mengingatkan masyarakat Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Imbauan tersebut disampaikan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama Bhabinkamtibmas saat melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sukadamai, Sabtu (26/9/2026).


Kegiatan berlangsung mulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.20 WIB. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan karhutla, mengingat saat ini wilayah PALI memasuki musim kemarau.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan, masyarakat diminta tidak menggunakan api untuk membuka atau membersihkan lahan. Menurutnya, kondisi kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran sehingga diperlukan kewaspadaan dari seluruh masyarakat.


"Kami mengimbau masyarakat Desa Sukadamai agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga kita harus bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan," kata Ardiansyah.


Selain menyampaikan larangan pembakaran, polisi juga mengajak masyarakat memanfaatkan potensi lahan secara aman dan produktif. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang.


"Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dapat dimanfaatkan dengan cara dijual. Selain tidak menimbulkan risiko kebakaran, hasil penjualannya juga bisa membantu menambah perekonomian keluarga," ujarnya.


Ardiansyah menegaskan, pembukaan lahan dengan cara membakar bukan hanya berpotensi menyebabkan karhutla, tetapi juga dapat berujung pada proses hukum.


"Kami juga mengingatkan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar melanggar hukum. Masyarakat harus memahami adanya ketentuan perundang-undangan yang mengatur hal tersebut," tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, polisi juga mengajak warga berperan aktif dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.


Sosialisasi di Desa Sukadamai dihadiri warga setempat, di antaranya Yuda Pratama dan Marsudianto. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.20 WIB dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.


"Kami berharap masyarakat dapat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar, karena pencegahan jauh lebih baik daripada menangani kebakaran yang sudah meluas," pungkas Ardiansyah.(SN/Perry).

Share:

Polisi Keliling Talang Ubi, Warga Diimbau Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Polisi Keliling Talang Ubi, Warga Diimbau Tak Buka Lahan dengan Cara Dibakar


PALI –SiniNews.Com- Polsek Talang Ubi meningkatkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Warga diingatkan tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Patroli tersebut dilakukan Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama Tim Patroli Karhutla pada Sabtu (26/9/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyusuri sejumlah jalur yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan karhutla.


Rute patroli meliputi sepanjang Jalan Merdeka menuju Talang Bulang hingga Jalan Lingkar Kecamatan Talang Ubi. Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat yang ditemui di sepanjang jalur patroli.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah masyarakat melakukan pembakaran lahan, terutama saat kondisi memasuki musim kemarau.


"Kami melaksanakan patroli sebagai langkah pencegahan karhutla. Masyarakat kami imbau agar tidak melakukan pembakaran ketika membuka atau membersihkan lahan maupun kebun," kata Ardiansyah.


Menurutnya, pembakaran lahan dapat memicu api meluas dan sulit dikendalikan, terlebih ketika kondisi cuaca kering. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada dan turut menjaga lingkungan dari potensi kebakaran.


"Kami mengingatkan masyarakat bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku," tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, tim patroli juga mengajak masyarakat segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan ataupun titik api yang berpotensi berkembang menjadi karhutla.


Tim yang terlibat dalam patroli tersebut yakni Aipda Imam Syafri, Briptu Imam Syafri dan Briptu Rizky Alparizi.


Ardiansyah menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif masyarakat. Menurutnya, patroli kepolisian akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah Talang Ubi dari ancaman kebakaran.


"Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif mencegah karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara dibakar dan segera laporkan jika menemukan adanya kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin," pungkasnya.(SN/Perry).

Share:

Cegah Karhutla, Kapolsek Penukal Utara Ajak Warga Tak Bakar Lahan

 

Cegah Karhutla, Kapolsek Penukal Utara Ajak Warga Tak Bakar Lahan


PALI-SiniNews.Com – Polsek Penukal Utara mengingatkan masyarakat Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilaksanakan Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., C.I.I., C.B., Med, bersama Bhabinkamtibmas di Desa Tempirai Utara, Sabtu (26/9/2026).


Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB. Sosialisasi dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya karhutla, mengingat wilayah tersebut saat ini memasuki musim kemarau.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan, masyarakat diminta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berdampak terhadap lingkungan.


"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Tempirai Utara, agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini kita memasuki musim kemarau sehingga potensi terjadinya kebakaran harus kita cegah bersama," kata Budi.


Menurutnya, masyarakat tetap dapat memanfaatkan lahan secara produktif tanpa menggunakan metode pembakaran. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan tidak lagi produktif.


"Untuk pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang, bisa dimanfaatkan dengan cara dijual sehingga memiliki nilai ekonomi dan dapat membantu menambah perekonomian keluarga," ujarnya.


Budi juga mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum apabila tetap membuka lahan dengan cara dibakar.


"Kami juga mengingatkan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, polisi turut mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api maupun aktivitas pembakaran lahan.


Sosialisasi di Desa Tempirai Utara tersebut dihadiri Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara dan masyarakat setempat. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.


"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak," pungkas Budi.(SN/Perry).

Share:

PWI Muara Enim Dorong Kolaborasi Media dan Pelaku Wisata


*PWI Muara Enim Dorong Kolaborasi Media dan Pelaku Wisata*


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM  – Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Muara Enim membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Media dinilai memiliki posisi penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Hal tersebut mengemuka dalam Coffee Morning Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim bersama Ketua Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Muara Enim, dr Doli Sitompul, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muara Enim, serta tokoh masyarakat H Taufik Rahman SH.


Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Plumeria Eco Park Muara Enim, Jumat (25/9/2026). Forum tersebut dikemas dalam suasana diskusi santai dengan membahas perkembangan pariwisata, ekonomi kreatif, serta peran media dalam promosi dan edukasi untuk mendukung kemajuan daerah.


Ketua PWI Kabupaten Muara Enim, Sigit Eko Raharjo, mengatakan forum tersebut menjadi ruang untuk menggali berbagai potensi yang dimiliki masing-masing pihak.

Menurutnya, Masata dapat memberikan gambaran mengenai kondisi riil sektor pariwisata di daerah, sementara IGI membawa gagasan dan perspektif dari dunia pendidikan. Di sisi lain, PWI menyampaikan perkembangan ekosistem media serta peluang media dalam mendukung promosi potensi daerah.


“Forum ini penting untuk saling menggali potensi. Dari Masata kita bisa mengetahui kondisi riil pariwisata daerah, IGI menyampaikan ide-ide membangun, sementara PWI menyampaikan perkembangan media saat ini,” kata Sigit.


Ia menambahkan, perkembangan media digital justru membuka peluang yang lebih besar bagi promosi pariwisata. Media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi sekaligus memperkenalkan destinasi dan potensi ekonomi kreatif kepada masyarakat luas.


PWI Muara Enim, lanjut Sigit, juga siap membangun kolaborasi dengan pengelola Plumeria Eco Park, termasuk dalam memberikan nilai tambah melalui promosi dan pemasaran.


Sementara itu, Ketua Masata Muara Enim sekaligus Owner Plumeria Eco Park, dr Doli Sitompul, menyambut baik gagasan kolaborasi tersebut. Ia menilai PWI dapat menjadi ruang berdiskusi sekaligus sarana menggali potensi melalui penyebaran informasi yang aktual.

Menurut Doli, informasi yang dikemas dengan baik dapat membantu masyarakat mengenal lebih jauh potensi wisata yang ada di Kabupaten Muara Enim.


Dukungan terhadap kolaborasi juga disampaikan tokoh masyarakat H Taufik Rahman SH. Ia menilai kerja sama antara berbagai pihak dibutuhkan untuk melahirkan gagasan baru yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Kolaborasi itu penting. Mudah-mudahan adanya kolaborasi antara IGI, Plumeria Eco Park dan PWI bisa menciptakan inovasi-inovasi kreativitas,” ujarnya.


Ketua IGI Muara Enim, Ardi Saputra, menyatakan pihaknya siap menyambut kolaborasi dengan berbagai pihak. Menurutnya, keterlibatan dunia pendidikan dalam pengembangan potensi daerah juga penting untuk membangun sumber daya manusia yang kreatif dan adaptif.(sn)

Share:

Ban Truk Ditukar dengan Ban Bekas, Kasus Dugaan Penggelapan di PALI Terungkap

Ban Truk Ditukar dengan Ban Bekas, Kasus Dugaan Penggelapan di PALI Terungkap


PALI- SiniNews.Com – Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengungkap kasus dugaan penggelapan ban kendaraan truk milik PT Dua Putra Mandiri. Dalam kasus ini, seorang pria berinisial A (23) diamankan polisi dan telah ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus tersebut terungkap setelah pihak perusahaan melakukan pengecekan terhadap kendaraan Hino Euro 4 nomor lambung DPM 009 yang dikemudikan tersangka. Saat diperiksa, ban belakang kendaraan diduga tidak sesuai dengan ban yang sebelumnya dikeluarkan oleh perusahaan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan tersangka diduga menukar dua ban kendaraan milik perusahaan dengan ban bekas.


"Setelah dilakukan pengecekan terhadap kendaraan, ditemukan ban bagian belakang tidak sesuai dengan ban yang dikeluarkan perusahaan. Dari pemeriksaan, tersangka mengakui telah menukarkan dua ban tersebut dengan ban bekas," kata Dobi.


Menurut dia, dua ban tersebut diduga ditukarkan kepada seseorang berinisial K yang berada di wilayah KM 62, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, PALI. Dari penukaran tersebut, tersangka diduga memperoleh keuntungan sekitar Rp2,4 juta.


"Akibat perbuatan tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp8,7 juta. Saat ini tersangka bersama barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," ujarnya.


Kasus tersebut bermula ketika pelapor melakukan pengecekan terhadap kendaraan Hino Euro 4 nomor lambung DPM 009 yang sebelumnya berada di wilayah Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Pemeriksaan dilakukan setelah salah satu ban kendaraan mengalami kerusakan.


Dari hasil pengecekan, ditemukan adanya ketidaksesuaian pada ban kendaraan. Pihak perusahaan kemudian menanyakan hal tersebut kepada pengemudi.


Dalam pemeriksaan, tersangka diduga mengakui telah menukar dua ban milik perusahaan dengan dua ban bekas. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polres PALI untuk ditindaklanjuti.


Dobi menjelaskan, setelah menerima laporan, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan dan gelar perkara, penyidik menemukan sedikitnya dua alat bukti yang sah sehingga menetapkan A sebagai tersangka.


"Selanjutnya tersangka dan barang bukti kami amankan di Mapolres PALI. Penyidik juga melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum," jelasnya.


Dalam perkara ini, polisi mengamankan tiga buah ban mobil tronton merek Warior warna hitam sebagai barang bukti.


Tersangka dijerat dengan Pasal 488 KUHP sebagai pasal primer dan Pasal 486 KUHP sebagai pasal subsider terkait dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan atau penggelapan.(SN/Perry).

Share:

Jaga Kamtibmas, Polsek Tanah Abang Gelar Razia hingga Beri Teguran Pengendara

Jaga Kamtibmas, Polsek Tanah Abang Gelar Razia hingga Beri Teguran Pengendara


PALI-SiniNews.Com – Polsek Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia dan stasioner (SOC) pada Jumat (25/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.


KRYD yang dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang IPTU Arzuan, SH, bersama sejumlah personel tersebut dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.10 WIB. Petugas menyasar sejumlah potensi gangguan, mulai dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), hingga senjata api (senpi).


Sebelum turun melaksanakan razia, personel terlebih dahulu mengikuti apel malam di depan Mako Polsek Tanah Abang. Apel tersebut dipimpin PS Kasium Polsek Tanah Abang sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan.


Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat di antaranya Kanit Provos Aipda Akipsah, Aipda Erian Martodi, Bripka Reji, serta Brigpol Septian Desca.


Selain melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap situasi Kamtibmas, petugas juga memberikan teguran kepada sejumlah pengendara kendaraan roda dua dan roda empat yang kedapatan tidak melengkapi perlengkapan maupun tidak membawa surat-surat kendaraan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH, mengatakan kegiatan KRYD tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan.


“KRYD ini kami laksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, seperti curas, curat, curanmor, premanisme, narkoba, miras, sajam maupun senpi,” kata Arzuan.


Dia menambahkan, personel juga memberikan edukasi dan teguran kepada pengendara yang belum memenuhi kelengkapan kendaraan maupun surat-surat saat dilakukan pemeriksaan.


“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, membawa surat-surat kendaraan dan bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Selama pelaksanaan KRYD, situasi di wilayah hukum Polsek Tanah Abang dilaporkan berjalan aman, lancar dan terkendali. Polisi memastikan kegiatan serupa terus dilakukan sebagai upaya preventif menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.(SN/Perry).

Share:

Kerugian Capai Rp7 Juta, Polisi Ungkap Pencurian Rumah di Karta Dewa PALI

Kerugian Capai Rp7 Juta, Polisi Ungkap Pencurian Rumah di Karta Dewa PALI


PALI- SiniNews.Com- Satreskrim Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengamankan seorang pemuda berinisial D (21), yang diduga terlibat kasus pencurian dengan pemberatan di Dusun III, Desa Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


D diamankan Tim Opsnal Beruang Hitam bersama Unit Pidum Satreskrim Polres PALI setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan pencurian yang terjadi pada Maret 2026.


Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Oppo A51 warna merah nebula dengan IMEI 865065075685476.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Iptu Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan korban Surman terkait pencurian yang mengakibatkan kerugian sekitar Rp7 juta.


"Setelah menerima laporan, kami melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka. Dari hasil penyelidikan, tersangka diketahui berada di wilayah Karta Dewa, Kecamatan Talang Ubi," kata Dobi.


Peristiwa pencurian itu diduga terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, D bersama dua orang lainnya, yakni A dan IK, melintas menggunakan sepeda motor Honda Sonic.


Ketiganya kemudian diduga melihat pintu samping rumah korban dalam keadaan terbuka. D dan A masuk ke dalam rumah, sedangkan IK diduga menunggu di luar untuk mengawasi situasi.


"Di dalam rumah, tersangka D diduga mengambil uang tunai sekitar Rp1 juta. Sementara rekannya mengambil satu unit handphone. Mereka juga diduga membawa keluar satu unit sepeda listrik dari dalam rumah," ujar Dobi.


Barang yang diduga hasil pencurian tersebut kemudian dijual dengan harga sekitar Rp1,6 juta dan hasilnya dibagi.


Korban mengetahui kejadian tersebut sekitar pukul 04.00 WIB setelah mendapati sejumlah barang miliknya hilang. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres PALI.


Dobi mengatakan D telah diamankan di Mapolres PALI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


"Tersangka sudah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga melengkapi administrasi penyidikan serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum," jelasnya.


D disangkakan Pasal 477 ayat 1 huruf e dan g UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.(SN/Perry).


Share:

Bhayangkari Peduli Resmikan Sumur Bor di Polres PALI, Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih

Bhayangkari Peduli Resmikan Sumur Bor di Polres PALI, Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih


PALI-SiniNews.Com – Bhayangkari bersama Polda Sumatera Selatan (Sumsel) meresmikan sumur bor dan menyalurkan bantuan sosial melalui program Bhayangkari Peduli di halaman Masjid Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Jumat (25/9/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu juga dirangkaikan dengan Zoom Dialog Interaktif bersama Ketua Umum Bhayangkari. Kegiatan dihadiri Wakapolres PALI Kompol Suprawira, sejumlah pejabat utama Polres PALI serta pengurus dan anggota Bhayangkari Cabang PALI.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., mengatakan program Bhayangkari Peduli merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar.


“Program Bhayangkari Peduli ini merupakan wujud kepedulian Polri dan Bhayangkari kepada masyarakat. Kami berharap keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” kata Januar.


Dia berharap fasilitas sumur bor yang telah dibangun dapat dimanfaatkan sekaligus dirawat bersama agar manfaatnya dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.


“Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan memelihara fasilitas yang telah diberikan. Dengan demikian, bantuan ini tidak hanya bermanfaat saat diresmikan, tetapi dapat digunakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.


Dalam Zoom Dialog Interaktif tersebut disampaikan bahwa di Provinsi Sumsel telah dibangun 102 titik sumur bor. Sebanyak 82 titik di antaranya telah selesai dan dimanfaatkan masyarakat, sedangkan 20 titik masih dalam tahap penyelesaian.


Selain pembangunan sumur bor, Bhayangkari bersama Polda Sumsel juga telah merealisasikan program bedah rumah sebanyak 163 unit bagi masyarakat kurang mampu.


Januar menambahkan, kegiatan sosial tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.


“Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjaga dan berbagai program sosial dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat,” katanya.


Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial, pengguntingan pita sebagai tanda peresmian sumur bor, foto bersama dan penutup. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan lancar.(SN/Perry).

Share:

Warga Pulau Borang Sambut Positif Bhayangkari Peduli, Bantuan Menjangkau Nelayan hingga Pelajar

 

Warga Pulau Borang Sambut Positif Bhayangkari Peduli, Bantuan Menjangkau Nelayan hingga Pelajar



BANYUASIN-SiniNewe.Com— Masyarakat Pulau Borang, Kabupaten Banyuasin, menyampaikan apresiasi atas pelayanan kesehatan dan bantuan sosial yang diberikan dalam rangkaian kunjungan Ketua Umum Bhayangkari dalam momentum Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, Jumat (25/9/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Dusun 4 Pulau Borang tersebut mendapat dukungan Polda Sumatera Selatan bersama Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan. Kehadiran program Bhayangkari Peduli menjangkau berbagai kebutuhan masyarakat perairan, mulai dari pangan, pendidikan, perlengkapan kerja nelayan, sarana peribadatan hingga pelayanan kesehatan.


Ucapan terima kasih disampaikan oleh perwakilan nelayan, pelajar dan pengurus masjid yang menerima bantuan. Mereka mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada masyarakat Pulau Borang melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan tersebut.


Taufik, perwakilan kelompok nelayan Desa Pulau Borang, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan kepada kelompoknya.


“Terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Ibu Kapolri dan juga Ibu Kapolda Sumatera Selatan. Semoga Polri semakin berjaya,” ujar Taufik.


Apresiasi serupa disampaikan Endang, pelajar dari Dusun Bungai Batang, Pulau Borang. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian terhadap para pelajar melalui bantuan pendidikan.


“Terima kasih kepada Ibu Kapolri dan Bapak Kapolda, Ibu Kapolda, atas bantuan untuk kami,” ucap Endang.


Dari lingkungan rumah ibadah, M. Tohir selaku pengurus Masjid Darul Muttakin Parit Beton turut menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.


“Semoga bermanfaat bagi masyarakat, kami bisa berkembang dengan baik,” tutur M. Tohir.


Dalam kegiatan yang dipusatkan di Lapangan SD Negeri 1 Swakarya tersebut, Ketua Umum Bhayangkari menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan penerima. Bantuan yang disalurkan mencakup 1.600 paket sembako, 165 paket pelajar, 30 paket nelayan serta bantuan untuk masjid setempat.


Selain bantuan sosial, masyarakat juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang meliputi pemeriksaan umum, gigi, spesialis kebidanan dan kandungan, THT serta penyakit dalam. Pelayanan turut menyasar ibu hamil, lansia dan anak dengan kondisi stunting, serta disertai pemberian 200 kacamata baca.


Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny. Eka Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran Bhayangkari di Pulau Borang diarahkan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat wilayah perairan.


“Kami hadir mendampingi di Pulau Borang untuk memastikan kehadiran keluarga besar Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat perairan,” kata Ny. Eka Sandi Nugroho.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan dukungan Polda Sumsel terhadap kegiatan sosial Bhayangkari yang menjangkau kebutuhan masyarakat pesisir.


“Polda Sumsel bersama jajaran Bhayangkari solid mendukung penuh program pemerintah, khususnya dalam pemerataan pelayanan sosial, peningkatan taraf kesehatan publik, dan stabilitas kesejahteraan warga pesisir,” ujarnya.


Apresiasi masyarakat menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Bhayangkari Peduli di Pulau Borang. Melalui bantuan sosial dan pelayanan kesehatan, kegiatan HKGB ke-74 tersebut memperkuat kepedulian keluarga besar Polri sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah perairan Sumatera Selatan.(SN/Perry.

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts