Polsek Tanah Abang Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel

 Polsek Tanah Abang Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel





PALI-SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung program pelestarian lingkungan dengan mengusung tema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penanaman pohon melibatkan personel Polsek Tanah Abang, Kepala Desa Sukaraja Rahim Arwi, serta masyarakat setempat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, tetapi merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.


"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini diharapkan menjadi investasi bagi masa depan, memberikan manfaat bagi generasi mendatang, sekaligus mewujudkan tema 'Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan'," ujar AKP Arzuan.


Menurutnya, penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang, mulai dari meningkatkan kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, mengurangi dampak perubahan lingkungan, hingga menciptakan kawasan yang lebih hijau dan nyaman bagi masyarakat.


Selain itu, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sehingga pohon yang telah ditanam dapat dirawat bersama dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.


Kegiatan penanaman pohon berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dalam suasana penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.


Melalui kegiatan penghijauan serentak ini, Polsek Tanah Abang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan gerakan ini mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta mewariskan lingkungan yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polsek Talang Ubi Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80




PALI-SiniNews.Com– Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di lingkungan Mako Polsek Talang Ubi, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung program penghijauan yang mengusung tema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Gerakan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Di Polsek Talang Ubi, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel yang bersama-sama melakukan penanaman pohon di area Mako sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau, asri, dan nyaman.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan bahwa kegiatan penghijauan merupakan bentuk pengabdian Polri yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


"Penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap apa yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi lingkungan sekitar Mako Polsek, tetapi juga menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam demi masa depan yang lebih baik," ujar AKP Ardiansyah.


Menurutnya, pohon yang ditanam akan memberikan manfaat ekologis, seperti meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan lingkungan, memperkuat resapan air, serta menciptakan kawasan yang lebih teduh dan nyaman. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama dan terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan penanaman pohon berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dan seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh personel mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.


Melalui gerakan penghijauan serentak ini, Polsek Talang Ubi berharap dapat menumbuhkan budaya mencintai lingkungan sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sesuai semangat Hari Bhayangkara ke-80.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel

Polsek Penukal Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel




PALI-SiniNews.Com– Polsek Penukal melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung gerakan penghijauan bertema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Di wilayah hukum Polsek Penukal, aksi penghijauan dipusatkan di Desa Babat dengan melibatkan personel Polsek Penukal, Kepala Dusun III Desa Babat Mesran, serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dalam membangun kepedulian terhadap kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau.


Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup di masa mendatang.


"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi masa depan karena manfaatnya akan dirasakan oleh generasi yang akan datang. Semoga semangat 'Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan' dapat terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar AKP Dedy Kurnia.


Ia menjelaskan, gerakan penghijauan tidak hanya bertujuan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui peningkatan ruang hijau, menjaga kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, serta mengurangi dampak kerusakan lingkungan.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dan seluruh rangkaian berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan antara personel kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.


Melalui kegiatan penanaman pohon serentak ini, Polsek Penukal berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Utara Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polsek Penukal Utara Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80




PALI-SiniNews.Com – Polsek Penukal Utara melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung gerakan penghijauan bertema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penghijauan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Di wilayah hukum Polsek Penukal Utara, penanaman pohon dipusatkan di Desa Kota Baru dengan melibatkan Kapolsek Penukal Utara, Kanit Reskrim IPDA A. Kurdi Pratama, S.Sos., M.Si., serta seluruh personel Polsek Penukal Utara. Kebersamaan dalam kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian Polri terhadap upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga alam.


"Penanaman pohon ini bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus peduli terhadap kelestarian alam," ujar IPTU Budi Anhar.


Menurutnya, penghijauan memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup, mulai dari meningkatkan kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, mengurangi dampak perubahan lingkungan, hingga menciptakan kawasan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat.


Kegiatan penanaman pohon selesai sekitar pukul 09.30 WIB dan seluruh rangkaian berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh personel menjadi cerminan sinergi dalam mendukung program penghijauan yang berkelanjutan.


Melalui gerakan penanaman pohon serentak ini, Polsek Penukal Utara menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan bumi yang lebih hijau dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi


*Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi*


Lampung Timur, sininews.com — Hamparan mangrove yang tumbuh rindang di pesisir Pasir Sakti, Lampung Timur, menyimpan kisah perjuangan panjang masyarakat dalam melawan abrasi yang pernah mengancam tempat tinggal dan mata pencaharian mereka.


Samsudin, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I, masih mengingat bagaimana abrasi mencapai titik terparah pada 1995. Kala itu, gelombang laut terus mengikis daratan hingga memaksa banyak warga berpindah, termasuk dirinya.


“Kami sudah bosan pindah karena abrasi. Saya termasuk yang harus meninggalkan tempat tinggal sebelumnya karena wilayah itu sudah tidak bisa dihuni lagi,” kenangnya.


Berangkat dari pengalaman tersebut, Samsudin bersama warga mulai menanam mangrove secara swadaya pada awal 2000-an. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, mereka terus berupaya meyakinkan masyarakat bahwa mangrove adalah pelindung pesisir sekaligus penopang kehidupan.


Perjuangan itu perlahan membuahkan hasil. Mangrove yang kembali tumbuh mampu menahan abrasi, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menghidupkan kembali habitat berbagai biota laut.


Upaya rehabilitasi itu semakin berkembang dengan dukungan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Menurut Samsudin, kolaborasi pihaknya dan PTBA mempercepat pemulihan ekosistem yang selama ini diperjuangkan masyarakat.


“Dalam waktu sekitar dua tahun kami bisa melakukan penanaman hingga puluhan ribu bibit mangrove,” ujarnya.


Terbaru, PTBA kembali menyalurkan bantuan 10.000 bibit mangrove dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bagi Samsudin, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kelestarian pesisir.


“Terima kasih kepada Bukit Asam. Semoga terus eksis dan tetap peduli terhadap lingkungan, khususnya mangrove. Karena mangrove ini tidak bisa dipanen seperti tanaman lain, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kehidupan,” tuturnya.


Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengatakan bahwa dukungan terhadap rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.


“Bagi PTBA, keberlanjutan tidak hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari upaya pelestarian yang dilakukan. Program rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif, baik bagi ekosistem pesisir maupun kesejahteraan warga,” ujar Dedy. 


Kini, manfaat mangrove tidak hanya dirasakan oleh lingkungan. Kawasan yang dikelola KTH Mutiara Hijau I juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kelompok yang beranggotakan 69 orang, termasuk 29 perempuan, aktif dalam pembibitan, penanaman, hingga pengembangan produk olahan mangrove seperti sirup dari buah mangrove.


“Kegiatan penanaman mangrove ini juga telah menggerakkan ekonomi warga. Selain memperoleh upah dari penanaman, anggota kelompok juga mendapatkan penghasilan tambahan dari pembibitan dan penjualan produk olahan mangrove,” kata Samsudin.


Tak berhenti pada penanaman, KTH Mutiara Hijau I juga menyiapkan bibit secara mandiri untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh optimal. Bagi mereka, menjaga mangrove adalah komitmen jangka panjang.


Kolaborasi antara KTH Mutiara Hijau I dan PTBA menjadi bukti bahwa pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih efektif ketika dilakukan bersama. Di Pasir Sakti, mangrove kini bukan hanya benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi, tetapi juga sumber penghidupan yang menggerakkan ekonomi warga.


Dari kawasan yang pernah terancam hilang akibat abrasi, kini tumbuh hutan mangrove yang kembali hijau, menghadirkan perlindungan bagi pesisir dan harapan baru bagi generasi yang akan datang. (sn)

Share:

Sinergi Cepat, Bupati PALI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Talang Jawa

 

Sinergi Cepat, Bupati PALI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Talang Jawa



PALI-SiniNews.Com – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Melalui Dinas Sosial, Bupati PALI, Bapak Asgianto,ST. menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Suwoto, warga wilayah Talang Jawa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, yang rumahnya terdampak musibah tanah longsor.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial Kabupaten PALI, Bapak Aidil, didampingi oleh Plt. Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, S.Th.I., M.Si., NL.P.


Upaya Pengajuan Dinding Penahan Tanah

Plt. Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, menyampaikan bahwa musibah tanah longsor yang mengancam kediaman Bapak Suwoto ini sebenarnya sudah terjadi sejak akhir tahun 2025 lalu. Pihak kelurahan pun bergerak cepat dengan langsung mengusulkan solusi jangka panjang ke instansi terkait.


"Rumah Bapak Suwoto ini memang terdampak longsor sejak akhir tahun 2025. Sejak saat itu, kami dari pihak kelurahan sudah mengajukan permohonan agar segera dibangunkan dinding penahan tanah (talud). Hal ini sangat krusial agar tanah di area tersebut stabil dan tidak jatuh menimpa rumah beliau kembali," ujar Hj. Ritawati.



Selain mengawal penyaluran bantuan fisik, Hj. Ritawati Anwar juga memberikan dukungan moral yang mendalam bagi keluarga yang terdampak. Beliau berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan pembangunan dinding penahan bisa segera terealisasi demi keamanan keluarga Bapak Suwoto.


"Semoga Bapak Suwoto bersama istri dan anak-anak tercinta selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu berada di dalam lindungan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin," pungkasnya penuh doa.(SN/Perry)

Share:

Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum


Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum 


MUSI RAWAS, sininews.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas menggelar kegiatan Penerangan Hukum dengan tema “JAKUMDU (Jaringan Hukum Terpadu)” sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap berbagai inovasi pelayanan hukum yang dikembangkan oleh Kejaksaan Negeri Musi Rawas.Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (25/6/26)


Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad SH MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penerangan hukum ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang mudah diakses, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

Melalui program JAKUMDU, Kejaksaan Negeri Musi Rawas memperkenalkan lima inovasi unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat fungsi pencegahan dan penegakan hukum. 

Inovasi pertama  adalah CEKALIN (Cegah  Korupsi Lewat Intelijen), sebuah program  yang bertujuan memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi melalui peran intelijen yang proaktif, responsif, dan akuntabel dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. 

Inovasi ke Dua, LARUTAN (Layanan Elektronik Besuk Tahanan) hadir sebagai sarana yang memudahkan keluarga tahanan untuk  melakukan komunikasi dan kunjungan secara  lebih tertib, efektif, dan terdokumentasi melalui sistem elektronik. 

Inovasi ke Tiga, SIPADUKA (Sistem Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat), merupakan kanal resmi yang memungkinkan masyarakat  menyampaikan laporan maupun pengaduan  secara cepat, mudah, dan terintegrasi. 

Inovasi ke Empat, SIPANDA (Sistem Informasi Pengendalian Pendampingan Belanja Daerah) dikembangkan sebagai sarana pemantauan  dan pendampingan penggunaan anggaran  daerah guna mendukung pelaksanaan  pembangunan yang sesuai ketentuan  peraturan perundang-undangan serta prinsip akuntabilitas. 

Dan terakhir Inovasi ke Lima, PAIS BAUNG (Pelayanan Antar Gratis Barang Bukti Tanpa Pungutan) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pengembalian barang bukti secara transparan, cepat, dan tanpa biaya. 


Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas berharap melalui kegiatan Jaringan Hukum Terpadu ini dapat terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan  hukum yang modern dan berorientasi pada  kepentingan publik. 

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan. Melalui masukan, pertanyaan, dan keterlibatan masyarakat, kami dapat terus melakukan penyempurnaan sehingga layanan  yang diberikan semakin efektif, tepat guna,  dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas. 


Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional, humanis, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Musi Rawas. (sn)

Share:

Panen Jagung di Sungai Baung, Polsek Talang Ubi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Panen Jagung di Sungai Baung, Polsek Talang Ubi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional




PALI-SiniNews.Com – Polsek Talang Ubi bersama pemerintah desa dan unsur terkait melaksanakan panen jagung hibrida di Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung dan menyukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan pemerintah.


Panen dilaksanakan di lahan seluas sekitar 0,5 hektare yang ditanami menggunakan dukungan Dana Desa beberapa bulan sebelumnya. Tanaman jagung yang dipanen telah memasuki usia panen optimal, ditandai dengan biji yang mengeras, kelobot menguning, serta kadar air yang sesuai standar pascapanen.


Kegiatan dihadiri Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., perwakilan Camat Talang Ubi Tris Marsadi, Kepala Desa Sungai Baung Sulhandi, Panit Intel Polsek Talang Ubi AIPDA Ronal, Bhabinkamtibmas AIPDA M. Kurniadi, Bhabinsa SERDA Deri Wijaya, pendamping desa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.


Selain menjadi momentum panen, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat dalam meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu komoditas strategis. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan di tingkat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pengelolaan pertanian yang berkelanjutan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional.


"Panen jagung ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan produksi pangan, memperkuat kemandirian desa, serta memberikan manfaat ekonomi bagi para petani," ujar AKP Ardiansyah.


Ia juga menambahkan bahwa Polsek Talang Ubi akan terus mendorong pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukumnya agar semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam pengembangan sektor pertanian.


"Polsek Talang Ubi siap mendukung dan mengawal setiap program ketahanan pangan pemerintah, termasuk mendorong pemanfaatan lahan yang potensial untuk penanaman jagung demi mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten PALI," tegasnya.


Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Abang Hadir Melalui Aksi Bakti Religi

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Abang Hadir Melalui Aksi Bakti Religi




PALI-SiniNews.Com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Tanah Abang melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Ali Salman Almalala, Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Kamis (25/6/2026).


Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH tersebut dimulai sekitar pukul 12.00 WIB dengan melibatkan sejumlah personel Polsek Tanah Abang. Bakti religi dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap tempat ibadah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tanah Abang melaksanakan pembersihan di area dalam dan sekitar masjid. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada marbot masjid sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pengelola rumah ibadah yang selama ini berperan menjaga kebersihan serta kenyamanan tempat ibadah bagi masyarakat.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan bahwa kegiatan bakti religi merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung semangat pengabdian dan kedekatan Polri dengan masyarakat.


“Kegiatan bakti religi ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan sosial dan keagamaan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan tempat ibadah,” ujar AKP Arzuan.


Ia menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang bersifat humanis dan menyentuh kebutuhan masyarakat.


“Kami berharap kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman, nyaman, serta membawa manfaat yang nyata,” tambahnya.


Kegiatan bakti religi berlangsung hingga pukul 12.45 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Masyarakat dan pengurus masjid menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mencerminkan kepedulian Polri terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.


Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Tanah Abang menegaskan komitmennya untuk terus hadir, mengabdi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.( SN/Perry)

Share:

Rapat Koordinasi Karhutla 2026 Digelar, Seluruh Stakeholder Siap Antisipasi Kebakaran Lahan

 

Rapat Koordinasi Karhutla 2026 Digelar, Seluruh Stakeholder Siap Antisipasi Kebakaran Lahan




PALI-SiniNews.Com– Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Rapat Koordinasi Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Kabupaten PALI, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut bertujuan memperkuat koordinasi, sinergi, dan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Rapat koordinasi dihadiri Bupati PALI Asgianto, ST, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BPBD, perusahaan, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta insan pers. Kapolres PALI diwakili Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basyarudin, SH, sementara Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH turut hadir bersama para Kapolsek jajaran.


Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda dibahas mulai dari kondisi cuaca dan potensi Karhutla tahun 2026, kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran, strategi pencegahan dan penegakan hukum, hingga kesiapan personel, peralatan, dan sarana prasarana pendukung. Seluruh peserta juga menyampaikan komitmen bersama untuk mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan titik rawan kebakaran.


Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH.SIK.MIK. melalui Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, SH.,menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten PALI.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, perusahaan, dan instansi terkait untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan harus menjadi prioritas utama sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalisir sejak dini,” ujar AKP Asri Basyarudin.


Ia juga menekankan bahwa Polres PALI siap mendukung langkah-langkah preventif maupun penanganan cepat apabila ditemukan titik api di lapangan.


Sementara itu, Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan bahwa keterlibatan seluruh unsur di tingkat kecamatan hingga desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan pencegahan Karhutla.


“Sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Kami akan terus mendukung upaya patroli, sosialisasi, serta deteksi dini agar wilayah Kabupaten PALI tetap aman dan terhindar dari bencana Karhutla,” tegas AKP Ardiansyah.


Kegiatan rapat koordinasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui forum tersebut, seluruh pihak berkomitmen memperkuat kerja sama berkelanjutan guna mewujudkan Kabupaten PALI yang tangguh dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2026..(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts