Kapolsek Tanah Abang Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Lewat KRYD Rutin

Kapolsek Tanah Abang Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif Lewat KRYD Rutin



PALI- SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang kembali menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) berupa razia dan Strong Point On Crime (SOC) di wilayah hukumnya, Kamis (6/8/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB hingga 22.00 WIB itu dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mulai dari tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras, hingga kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal.


Kegiatan dipimpin Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH bersama personel Polsek Tanah Abang. Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Ka SPK C Polsek Tanah Abang AIPDA Yoman Anggara di halaman Mapolsek Tanah Abang.


Personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut terdiri dari AIPDA Yoman Anggara, AIPDA Asep Mulyana, BRIPKA Wahyu Kurniawan, dan BRIPTU Predi Sogi Mulya. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintas sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga keamanan lingkungan.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan teguran kepada sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang kedapatan tidak melengkapi surat-surat kendaraan ataupun perlengkapan berkendara. Meski demikian, situasi selama kegiatan berlangsung tetap aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya tindak pidana maupun pelanggaran yang menonjol.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH menegaskan bahwa KRYD merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Tanah Abang.


"Kegiatan KRYD ini kami laksanakan sebagai upaya preventif untuk mencegah berbagai potensi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan yang berlaku," ujar AKP Arzuan.


Ia juga memastikan kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Tanah Abang hingga saat ini masih tetap kondusif dan terkendali.


"Alhamdulillah, pelaksanaan razia berjalan lancar, aman, dan kondusif. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang sampai saat ini juga masih dalam keadaan terkendali. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan," pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Gubernur Herman Deru Pimpin Panen Raya IP 200 di Ogan Ilir, Targetkan Produksi Gabah Sumsel Tembus 5 Juta Ton


Gubernur Herman Deru Pimpin Panen Raya IP 200 di Ogan Ilir, Targetkan Produksi Gabah Sumsel Tembus 5 Juta Ton


OGAN ILIR, sininews.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Panen Raya Indeks Pertanaman (IP) 200 seluas 3.195 hektare di Desa Suka Cinta, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumsel, Rabu (5/8/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengungkapkan salah satu kunci keberhasilan Sumatera Selatan hingga mampu menjadi provinsi peringkat ketiga secara nasional dalam peningkatan produksi pangan.


"Saya akan bocorkan rahasianya mengapa Sumsel menjadi provinsi nomor tiga nasional dalam peningkatan produksi pangan. Saat ini kita menghadapi musim kemarau akibat El Nino dengan kondisi panas dan kering. Namun, berkat kerja sama seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian, para penyuluh, dan para petani, kita tetap mampu meningkatkan produksi," ujar Herman Deru.


Ia mengatakan, keberhasilan panen di Kecamatan Muara Kuang menjadi bukti nyata ketangguhan petani Sumsel. Meski tidak memiliki jaringan irigasi teknis, para petani mampu mengelola sumber daya air yang tersedia sehingga tetap dapat melakukan panen menjelang puncak musim kemarau.


"Bayangkan, lahan seluas 3.195 hektare di Kecamatan Muara Kuang tanpa irigasi teknis tetap bisa panen. Inilah yang akan kita dorong agar meningkat menjadi IP 300. Target kita ke depan, produksi gabah Sumsel mencapai 5 juta ton," tegasnya.


Menurut Herman Deru, panen raya tersebut menjadi bukti bahwa petani Sumatera Selatan merupakan petani yang tangguh dan tidak menyerah menghadapi perubahan musim.


"Melalui panen raya ini, kita tunjukkan bahwa petani Sumsel adalah petani perkasa, petani yang tidak menyerah menghadapi musim," katanya.


Untuk semakin meningkatkan produktivitas pertanian, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengembangkan Pilot Project PMAS (Petani Modern Advanced Agriculture System) sebagai percontohan pertanian modern.


Melalui program tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan benih unggul sebanyak 70 kilogram per hektare beserta pupuk untuk dijadikan demplot pada lahan seluas 45 ribu hektare.


"Saya minta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) segera menginventarisasi daerah-daerah yang akan dijadikan lokasi percontohan. Targetnya, produktivitas dapat mencapai 10 ton per hektare," ujarnya.


Selain mengikuti panen raya, Herman Deru juga menyerap aspirasi masyarakat Desa Suka Cinta. Warga mengeluhkan belum tersedianya aliran listrik di sejumlah wilayah desa.


Menanggapi hal tersebut, Herman Deru meminta kepala desa segera mendata warga yang belum menikmati layanan listrik. Bahkan, di lokasi kegiatan ia langsung menghubungi General Manager PLN UID S2JB, Erfani Umar, agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.


Di penghujung kunjungan kerjanya, Herman Deru kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memborong berbagai dagangan milik warga di sekitar lokasi panen sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Komitmen Dorong Atlet Drum Band Sumsel Makin Kompetitif di Kancah Nasional dan Internasional


Gubernur Herman Deru Komitmen Dorong Atlet Drum Band Sumsel Makin Kompetitif di Kancah Nasional dan Internasional


Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru terus mendorong kemajuan atlet drum band dan marching band di Sumsel agar mampu melahirkan atlet-atlet yang berdaya saing di tingkat nasional hingga internasional.


Komitmen tersebut disampaikan Herman Deru saat membuka  Lomba Marching Band Piala Kemerdekaan Gubernur Sumsel Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan  Drum Band  Indonesia (PDBI) Sumsel di halaman parkir OPI Mall, Jakabaring, Rabu (5/8) pagi.  Piala Kemerdekaan ini sendiri diikuti sekitar 800 peserta jenjang SMA/SMK dari berbagai daerah di Sumsel.


Menurut Herman Deru, kejuaraan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi wadah untuk membangun mental, karakter, dan keberanian generasi muda dalam menampilkan kemampuan terbaiknya.


"Saya bangga sekali melihat semangat yang terpancar dari ekspresi bahagia para peserta. Piala Drum Band Piala Kemerdekaan ini adalah salah satu cara kita memotivasi para pemuda, khususnya para pelajar dari berbagai tingkatan, untuk berani tampil. Inilah yang paling kita harapkan," ujarnya.


Ia menilai keberanian tampil di depan publik merupakan modal penting yang harus terus diasah melalui kompetisi yang berkelanjutan.


"Berani tampil itu butuh mental dan mental harus terus diasah. Saya mengapresiasi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Sumsel, Dinas Pendidikan, dan seluruh peserta yang telah mengirimkan delegasinya. Drum Band adalah kegiatan yang menanamkan banyak nilai positif, terutama kedisiplinan, kekompakan, keseragaman gerak, semangat, dan seni," katanya.


Herman Deru juga mendorong para pelatih agar terus meningkatkan kapasitas melalui studi banding dan pembelajaran ke daerah lain, bahkan hingga ke luar negeri, sehingga kualitas pembinaan atlet drumband Sumsel semakin berkembang.


"Jangan merasa hebat sebelum melihat kemampuan daerah lain. Berikan kesempatan kepada pelatih kabupaten dan kota untuk belajar ke daerah yang lebih maju, bahkan bila perlu ke luar negeri. Kita tidak boleh cepat puas. Baik dari sisi kostum, gerakan, kecakapan, maupun keterampilan harus terus ditingkatkan agar atlet drum band Sumsel mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," tegasnya.


Ia juga mengapresiasi sekolah-sekolah yang telah membentuk grup drumband dan marching band serta secara rutin mengikuti berbagai kompetisi pada momen-momen penting.


"Kompetisi harus terus digelar agar anak-anak memiliki mental berani tampil dan jiwa kompetitif. Saya yakin anak-anak drum band dan marching band Sumsel adalah anak-anak hebat yang memiliki potensi besar untuk berprestasi," tambahnya.


Sementara itu, Ketua Umum PDBI Sumsel sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Hj. Mondyaboni, SE, M.Kom. M.Si  mengatakan kejuaraan tersebut diikuti sekitar 800 peserta dari 22 kontingen yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Sumsel dan mempertandingkan dua kategori, yakni marching band dan military.


Ia mengungkapkan, pada tahun 2026 Dinas Pendidikan bersama PDBI Sumsel telah menyiapkan dua agenda besar, yakni kompetisi drum band pada Agustus dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) pada Oktober sebagai ajang seleksi menuju Kejuaraan Nasional.


"Kami berharap melalui event ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mewakili Sumatera Selatan di tingkat nasional. Perkembangan PDBI Sumsel juga sangat baik, bahkan drum band di Kabupaten OKI Timur pernah meraih penghargaan MURI  dengan grup drum band terbanyak di Indonesia. Ke depan kami juga akan terus mendorong semakin banyak sekolah membentuk grup drum band," ujar Mondyaboni.


Kegiatan tersebut dihadiri juga oleh Anggota DPD RI, dr. Hj. Ratu Tenny Leriva HD, M.M, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, Ketua KONI Sumsel diwakili Sekretaris KONI Sumsel, Tubagus  Sulaiman, SH. MH, GM OPI Mall diwakili Manager Marketing Communication, Wendy Ansa, CPHR, CMCP, Dirut BSB diwakili Pemimpin BSB Cabang Utama Kapten A. Rivai, Vika Apriani, Dirut PT. Pusri diwakili Ketua Yayasan Sosial Pendidikan Pusri, Virgianti, dan sejumlah tamu undangan lain.(sn)

Share:

Sekda Sumsel Edward Candra Komandoi Optimalisasi GSMP Berbasis Kolaborasi Multihelix Melalui Proyek Perubahan PKN Tingkat I


Sekda Sumsel  Edward Candra Komandoi Optimalisasi GSMP Berbasis Kolaborasi Multihelix Melalui Proyek Perubahan PKN Tingkat I


PALEMBANG, sininews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., secara resmi memimpin Rapat Pembentukan Tim Efektif Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I di Ruang Rapat Bina Praja, Palembang, Rabu (5/8/2026). Rapat tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan (GSMP) secara kolaboratif, terstruktur, dan berkelanjutan melalui pembagian tugas ke dalam empat Kelompok Kerja (Pokja) lintas sektor.


Dalam arahannya, Edward Candra mengatakan rapat tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan tata kelola GSMP yang lebih kolaboratif, terstruktur, dan berkelanjutan.


"Langkah ini dirancang tidak hanya untuk merespons tantangan ketahanan pangan daerah, tetapi juga sebagai proyek perubahan nyata yang berorientasi pada hasil jangka pendek, menengah, hingga panjang guna mempercepat pengentasan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.


Untuk memastikan seluruh rangkaian proyek perubahan berjalan optimal, Edward menjelaskan rapat tersebut juga menetapkan pembagian tugas dan tanggung jawab melalui empat Kelompok Kerja (Pokja).


Pokja Kesekretariatan bertugas mengelola administrasi, dokumentasi, dan layanan kesekretariatan secara tertib dan akuntabel. Pokja Kolaborasi dan Kemitraan berperan membangun jejaring strategis dengan para pemangku kepentingan, dunia usaha, sektor perbankan, serta komunitas.


Selanjutnya, Pokja Perencanaan, Strategi Kebijakan, dan Monitoring bertanggung jawab menyusun peta jalan (roadmap), indikator kinerja, serta melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Sementara itu, Pokja Humas dan Publikasi berperan mengelola komunikasi publik guna memastikan informasi program tersampaikan secara efektif kepada masyarakat.


"Dengan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama para mitra strategis, Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan diharapkan mampu menjadi teladan nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan yang tangguh, adaptif, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.


Rapat strategis tersebut turut dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan, Ir. Basyaruddin Akhmad, M.Sc., bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang tergabung dalam masing-masing Pokja.


Kehadiran para pimpinan dan perwakilan OPD tersebut semakin memperkuat komitmen lintas sektor dalam merumuskan arah kebijakan serta menyusun langkah-langkah strategis yang akan dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan jangka pendek, menengah, dan panjang demi mendukung keberhasilan Gerakan Sumatera Selatan Mandiri Pangan (GSMP).(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Segera Buka Kampus Sekolah Ekspor Outdoor Pertama di Indonesia, Gratis untuk Generasi Muda Sumsel


Gubernur Herman Deru Segera Buka Kampus Sekolah Ekspor Outdoor Pertama di Indonesia


Palembang, sininews.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengumumkan kabar besar bagi pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan di Sumsel. Pemerintah Provinsi Sumsel akan segera membuka Kampus Sekolah Ekspor, yang diklaim sebagai kampus sekolah ekspor outdoor pertama di Indonesia dan dapat diikuti secara gratis.


Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan Sultan Muda Campuspreneur yang dirangkaikan dengan Pelantikan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya mengusung tema "Membangun Ekosistem Campuspreneur melalui 100.000 Sultan Muda untuk Mengakselerasi Ekonomi Sumatera Selatan", di Palembang, Rabu (5/8/2026).


"Anak-anak muda ini kita persiapkan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada masa mendatang. Peluang ekspor sangat terbuka dan harus dapat kita tangkap melalui pengetahuan tentang ekspor itu sendiri, ditambah kompetensi yang akan dibantu oleh para tutor," ujar Herman Deru.


Ia menegaskan, nota kesepahaman (MoU) antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Sultan Muda Sumsel, perguruan tinggi, dan OJK akan segera ditandatangani pada bulan ini.


"Targetnya, September sudah ada aksi nyata. Sekolah ini gratis. Ini yang pertama di Indonesia dengan konsep kampus outdoor. Tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, para peserta juga akan langsung dikenalkan dengan buyer dari luar negeri. Kita ingin anak-anak muda memanfaatkan peluang ekspor yang ada," tegasnya.


Herman Deru berharap keberadaan Kampus Sekolah Ekspor dapat meningkatkan minat kewirausahaan di kalangan generasi muda sekaligus melahirkan pelaku usaha yang mampu menembus pasar internasional.


Program Sultan Muda Campuspreneur sendiri melibatkan sembilan perguruan tinggi di Palembang dan satu perguruan tinggi di Prabumulih. Melalui program tersebut, ditargetkan lahir 10.000 entrepreneur baru dari lingkungan kampus. Kehadiran Kampus Sekolah Ekspor diharapkan menjadikan Sumsel sebagai barometer baru dalam mencetak pengusaha muda yang tidak hanya unggul di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar global.


Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumsel.


"Selamat atas dilantiknya kepengurusan HIPMI Perguruan Tinggi se-Palembang Raya. Semoga mampu mendorong lahirnya pengusaha muda yang berkomitmen, inovatif, dan mampu menembus pasar dunia. Kami berharap Sultan Muda Campuspreneur ini dapat go global," ujarnya.


Fajarini juga menyampaikan bahwa nilai ekspor Indonesia pada tahun lalu meningkat sebesar 7,9 persen.


"Ekspor kita masih menunjukkan pertumbuhan meskipun belum mencapai target. Di pasar global, pangsa ekspor Indonesia masih di bawah 1,1 persen. Karena itu, inisiatif seperti yang dilakukan Sumatera Selatan ini sangat penting," tambahnya.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPD RI Ratu Tenny Leriva, Kepala OJK Sumsel Babel Arifin Susanto, jajaran Kementerian Perdagangan, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, pengurus HIPMI Sumsel, serta para Ketua HIPMI Campuspreneur.(sn)

Share:

Polsek Talang Ubi Dukung Monev Kecamatan untuk Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Polsek Talang Ubi Dukung Monev Kecamatan untuk Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Desa



PALI-SiniNews.Com— Kapolsek Talang ubi AKP Ardiansyah SH., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Polsek Talang Ubi, Brigpol Rahmad, SH menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Talang Ubi di Desa Sukadamai, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.


Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut merupakan agenda Pemerintah Kecamatan Talang Ubi untuk melakukan pembinaan, pengawasan, serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang tertib, aman, dan kondusif.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Ekobang Kecamatan Talang Ubi Ernawati, Amkeb, Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Babinsa Desa Sukadamai Serka Pebri, Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Brigpol Rahmad, SH, Kepala Desa Pantadewa Wandra, serta perangkat desa.


Dalam kesempatan itu, tim kecamatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan administrasi pemerintahan desa sekaligus memberikan pembinaan kepada perangkat desa agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan pemerintahan merupakan bentuk komitmen Polri untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa.


"Bhabinkamtibmas hadir untuk mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami berharap koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, dan Polri semakin solid sehingga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, Polsek Talang Ubi akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas agar aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat maupun pemerintahan desa sebagai langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah binaan.


Dengan terjalinnya koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan setiap program pembangunan desa dapat berjalan efektif, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Ops Aman Nusa II Dimulai, Polres PALI Imbau Warga Koordinasi Sebelum Membuka Lahan

Ops Aman Nusa II Dimulai, Polres PALI Imbau Warga Koordinasi Sebelum Membuka Lahan



PALI-SiniNews.Com – Polres PALI menggelar rapat awal Operasi Aman Nusa II, Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumatera Selatan dan diikuti jajaran Polres PALI sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Aman Nusa II guna menyamakan persepsi serta memperkuat kesiapan personel di lapangan, Kamis (6/8/2026).


Dalam kegiatan itu, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., diwakili Kabag Ops Polres PALI KOMPOL Andri Noviansyah, S.Kom. Rapat membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan operasi, mulai dari pola koordinasi, pembagian tugas, hingga langkah-langkah strategis yang harus dilakukan seluruh personel agar pelaksanaan operasi berjalan efektif dan sesuai prosedur, termasuk penguatan langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Kabag Ops Polres PALI KOMPOL Andri Noviansyah mengatakan rapat awal menjadi tahapan penting sebelum operasi dilaksanakan. Menurutnya, seluruh personel harus memahami tujuan operasi, tugas pokok masing-masing, serta mampu bersinergi dengan seluruh fungsi kepolisian maupun instansi terkait.


"Rapat awal ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh personel agar pelaksanaan Operasi Aman Nusa II dapat berjalan secara optimal. Setiap anggota harus memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pelaksanaan operasi berlangsung efektif, profesional, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan," ujar KOMPOL Andri Noviansyah.


Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila akan melakukan pembukaan lahan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan masyarakat maupun lingkungan.


"Kami mengimbau masyarakat yang akan membuka lahan agar terlebih dahulu melaporkannya kepada kepala desa. Selanjutnya, kepala desa diharapkan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, dan instansi teknis lainnya, sehingga setiap aktivitas pembukaan lahan dapat diawasi dan dipastikan tidak menimbulkan kebakaran ataupun pelanggaran hukum," tegas KOMPOL Andri Noviansyah.


Ia menambahkan, koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan dalam pelaksanaan Operasi Aman Nusa II. Seluruh personel diminta menjaga komunikasi, meningkatkan kesiapsiagaan, serta mengedepankan langkah-langkah preventif dan humanis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.


Melalui rapat awal tersebut, Polres PALI menegaskan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Operasi Aman Nusa II sesuai arahan Polda Sumatera Selatan. Sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu mencegah terjadinya karhutla serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten PALI tetap aman dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Gelar Binrohtal Rutin, Bangun Karakter Personel yang Humanis dan Berintegritas

Polres PALI Gelar Binrohtal Rutin, Bangun Karakter Personel yang Humanis dan Berintegritas




PALI-SiniNews.Com– Polres PALI kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi seluruh personel di Masjid Assaidiyah, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang menjadi agenda rutin tersebut dipimpin Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., yang diwakili Kabag Ren Polres PALI AKP Bratanata, S.E. 


Kegiatan Binrohtal diikuti seluruh personel Polres PALI dengan khidmat melalui rangkaian pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa bersama, serta tausiyah keagamaan. Pembinaan spiritual ini bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel sekaligus membentuk karakter anggota Polri yang berintegritas, humanis, dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Kapolres PALI, AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., melalui Kabag Ren AKP Bratanata, S.E. mengatakan pembinaan rohani dan mental merupakan bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia di lingkungan Polri. Menurutnya, kekuatan spiritual akan menjadi bekal utama bagi personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.


"Melalui kegiatan Binrohtal ini kami berharap seluruh personel semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai spiritual harus menjadi landasan dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga anggota Polri mampu bekerja secara profesional, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya


Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kekompakan antarpersonel. Dengan hubungan yang harmonis di lingkungan kerja, diharapkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal.


"Kami juga memohon doa agar seluruh personel Polres PALI selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan amanah negara. Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres PALI tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif," tambahnya.


Binrohtal merupakan salah satu program pembinaan rutin yang terus dilaksanakan Polres PALI sebagai upaya membangun personel yang memiliki keseimbangan antara kemampuan profesional dan kematangan spiritual. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap anggota mampu mengedepankan nilai-nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, serta mengimplementasikan semangat Presisi dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Operasional PKS PT. Aburahmi Batal Ditutup, Ini Alasannya


Asisten 2 Drs Supawi didampingi Kepala Dinas Damkar, Kepala Dishub dan tim penyidik Satpol-PP saat mendatangi lokasi PKS PT. Aburahmi 



PALI, sininews.com -- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Aburahmi akan tetap menjalankan kegiatannya meskipun banyak desakan dari sejumlah tokoh masyarakat yang meminta Pemkab PALI melakukan penegakan aturan karena perusahaan tersebut belum mengantongi izin operasional.


Namun Pemerintah Kabupaten PALI mengambil langkah untuk tidak menutup aktivitas atau kegiatan operasional PKS PT. Aburahmi dengan beberapa pertimbangan diantaranya izin-izin operasional perusahaan sebagian besar yang mengeluarkan dari Pemerintah Provinsi dan melalui Sistem OSS.


Juga, pada saat mendatangi lokasi PKS PT. Aburahmi, tim dari Pemkab PALI menemukan bahwa perusahaan itu belum beroperasi hanya simulasi atau uji coba.


"Tim Pemkab PALI telah mendatangi ke PKS CPO PT. Aburahmi pada tanggal 4 Agustus 2026, berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor 503, terdiri dari: Plt Ass II, Kadin DPMPST, PU, Dishub, Pertanian, LH, Disperindag, Damkar, Bapenda dan Satpol PP. Hasil pengecekan di lapangan, kami menemukan beberapa hal, bahwa pabrik CPO PT. Aburahmi belum beroperasi.  Sekarang sedang melakukan simulasi Uji Coba terhadap Mesin baru, simulasi proses angkut, penimbangan dan lainnya," jelas Asisten 2 Drs. Supawi, Kamis 6 Agustus 2026.


Terkait izin, disebutkan Supawi bahwa sebagian besar izin merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi. 


"IUP-P, AMDAL,  Andalalin itu yang mengeluarkan Pemprov. Sementara 

Izin operasional telah di Upload melalui OSS ( system perizinan usaha terintegrasi secara online) saat ini tinggal klik. Akan tetapi masih ada perubahan terhadap gambar.  Sedangkan SLF (Certifikate Laik Fungsi) lingkungan telah di Upload oleh Dinas PU," sebutnya.


Dari hasil pengecekan kami di lapangan, diungkapkan Supawi bahwa untuk penindakan penutupan aktivitas pabrik bukan sepenuhnya wewenang Pemkab PALI serta penindakan itu harus melalui beberapa tahapan.


"Kalau memang harus dilakukan penutupan, Pemkab PALI harus melibatkan Pemprov. Dan juga tidak serta merta penindakan itu dilakukan, melainkan harus melalui beberapa tahapan apabila ditemukan pelanggaran berat," ungkapnya.


Juga ada beberapa pertimbangan yang harus diambil sebelum melaksanakan penindakan, dimana Supawi menyatakan bahwa dari hasil peninjauan di lapangan, PKS PT. Aburahmi banyak menyerap tenaga kerja lokal dan menghidupkan ekonomi masyarakat serta mengurangi angka kriminal.


"Kami melihat secara langsung ada ratusan tenaga kerja yang sebagian besar dari sekitar lokasi pabrik. Ini tentunya membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran. Juga banyak pedagang makanan muncul disekitar lokasi pabrik, yang artinya ekonomi masyarakat tumbuh," urai Supawi.


Disamping itu, apabila PKS PT. Aburahmi sudah aktif beroperasi, Supawi optimis petani dapat menjual hasil panennya lebih mudah dan mendapatkan harga lebih tinggi.


"Manfaatnya kedepan akan membangkitkan perekonomian petani kelapa sawit, dimana petani akan mudah menjual hasil panennya. Kami berharap dengan adanya PKS PT. Aburahmi bisa berdampak positif bagi masyarakat serta mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk kabupaten PALI," harapnya.(sn/perry)

Share:

Wakapolres PALI Ikuti Pelatihan TOT PAHAM AI, Perkuat Transformasi Digital Polri

Wakapolres PALI Ikuti Pelatihan TOT PAHAM AI, Perkuat Transformasi Digital Polri



PALEMBANG-SiniNews.Com – Wakapolres PALI KOMPOL Suprawira, S.H., M.Si., didampingi Kasat Reskrim IPTU Dobi Hariyandri Pratama, S.Tr.K., M.Si., Kasi Humas IPTU Thomson Angka Wibawa, S.H., bersama Kanit Pidsus, Kanit Turjawali, serta empat personel Polres PALI mengikuti kegiatan Training of Trainer (TOT) Program PAHAM AI dalam rangka Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri untuk Masyarakat Triwulan III Giat 9.1 dan 9.2 Tahun 2026.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Presisi Lantai 7 Polda Sumatera Selatan, dan dibuka langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum..Kamis (6/8/2026). Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Polri meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.


Keikutsertaan jajaran Polres PALI dalam pelatihan tersebut diharapkan mampu memperkuat implementasi program transformasi digital Polri sekaligus menciptakan personel yang memiliki kompetensi sebagai pelatih di satuan masing-masing. Melalui metode Training of Trainer, peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga dipersiapkan untuk menularkan pengetahuan dan keterampilan kepada personel lainnya setelah kembali ke wilayah tugas.


Wakapolres PALI KOMPOL Suprawira, SH.,M.Si., mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung kebijakan Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.


"Pelatihan ini menjadi bekal penting bagi kami untuk memahami dan mengimplementasikan pemanfaatan Artificial Intelligence secara tepat dalam mendukung tugas kepolisian. Ilmu yang diperoleh akan kami teruskan kepada personel di Polres PALI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar KOMPOL Suprawira.


Ia menambahkan, transformasi digital yang sedang dijalankan Polri membutuhkan kesiapan personel yang memiliki kemampuan dan pemahaman terhadap teknologi terkini.


"Quick Wins Akselerasi Transformasi Polri merupakan komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, modern, dan responsif. Karena itu, peningkatan kompetensi personel melalui pelatihan seperti ini sangat penting agar setiap anggota mampu mengikuti perkembangan zaman sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat," tambahnya.


Dengan mengikuti pelatihan tersebut, Polres PALI menegaskan komitmennya mendukung program prioritas Polri dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional, modern, dan berbasis teknologi. Diharapkan, hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres PALI serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts