Desa Tanjung Dalam Gelar Musdes RKPDes 2027, Fokus Susun Arah Pembangunan

Desa Tanjung Dalam Gelar Musdes RKPDes 2027, Fokus Susun Arah Pembangunan



PALI-SiniNews.Com – Pemerintah Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 di Kantor Kepala Desa Tanjung Dalam, Selasa (30/6/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB itu bertujuan menyusun usulan prioritas pembangunan desa sebagai dasar penyusunan program dan anggaran pembangunan tahun 2027.


Musdes dihadiri Camat Tanah Abang Dadang Apriadi, S.H., M.Si., Kepala Desa Tanjung Dalam, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas Desa Pandan Bripka Reji Diansyah, Babinsa Desa Tanjung Dalam, perangkat desa, TP PKK, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), pemangku adat, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pendamping desa, serta pendamping lokal desa.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan dari Ketua BPD, Kepala Desa Tanjung Dalam, dan Camat Tanah Abang. Selanjutnya, peserta menerima paparan mengenai perencanaan penggunaan anggaran dana desa Tahun Anggaran 2027 sekaligus menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.


Musyawarah tersebut menjadi forum bersama bagi pemerintah desa dan masyarakat untuk menyerap aspirasi secara terbuka, sehingga program pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas desa.


Kapolsek Tanah Abang AKP ARZUAN SH melalui Bhabinkamtibmas Desa Pandan Bripka Reji Diansyah mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam Musdes merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran proses pembangunan desa sekaligus menjaga situasi keamanan selama kegiatan berlangsung.


"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Selain aktif menyampaikan usulan pembangunan, masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian maupun perampokan serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan," ujar Bripka Reji Diansyah.


Selama pelaksanaan Musdes RKPDes Tahun Anggaran 2027, kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan lancar. Diharapkan hasil musyawarah ini menjadi pedoman pembangunan Desa Tanjung Dalam pada tahun 2027, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat keamanan dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.Apabila diperlukan, saya juga dapat membuat versi yang lebih layak tayang di media online dengan gaya jurnalistik yang lebih tajam dan ramah.(SN/Perry)

Share:

Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, Desa Sukamaju Gelar Pelatihan Administrasi Pertanahan

Tingkatkan Pemahaman Masyarakat, Desa Sukamaju Gelar Pelatihan Administrasi Pertanahan




PALI-SiniNews.Com – Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai tata kelola administrasi pertanahan terus dilakukan. Pemerintah Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar pelatihan administrasi pertanahan di Kantor Desa Sukamaju, Selasa (30/6/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah, Badan Pertanahan Nasional (BPN), TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat.


Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara pembuatan surat tanah sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus meningkatkan kesadaran hukum dalam administrasi pertanahan guna meminimalkan potensi sengketa lahan di kemudian hari.


Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Camat Talang Ubi Tanggam Jaya, S.Pd.SD., Perwakilan BPN Dwi Setiati, S.H., M.M., Kepala Desa Sukamaju Rudhini, M.Pd., Babinsa Pelda Sugiarto, Panit I Binmas Polsek Talang Ubi Aipda Deny Irawan, S.H., perangkat desa, serta masyarakat Desa Sukamaju.


Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan penjelasan mengenai prosedur pembuatan surat tanah, prinsip-prinsip administrasi pertanahan, serta pentingnya memperhatikan aspek sosial dalam setiap proses penerbitan dokumen kepemilikan tanah. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat agar setiap pengurusan administrasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan memiliki kepastian hukum.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., melalui Panit I Binmas Polsek Talang Ubi Aipda Deny Irawan, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap terciptanya tertib administrasi pertanahan di tengah masyarakat.


"Polri mendukung penuh kegiatan edukasi seperti ini karena dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai administrasi pertanahan yang benar. Dengan tertib administrasi, diharapkan potensi konflik maupun sengketa tanah dapat diminimalisasi, sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga," ujar Aipda Deny Irawan.


Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu mengurus dokumen pertanahan melalui prosedur resmi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun instansi yang berwenang apabila menemui kendala.


Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah desa, BPN, TNI, Polri, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang tertib, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh warga Desa Sukamaju.Apabila diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih siap tayang untuk media online dengan gaya jurnalistik yang lebih kuat dan ramah SEO.(SN/Perry)

Share:

Patroli Gabungan di Simpang Tais, Polsek Talang Ubi Edukasi Warga Bahaya Membakar Lahan

Patroli Gabungan di Simpang Tais, Polsek Talang Ubi Edukasi Warga Bahaya Membakar Lahan




PALI-SiniNews.Com – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel Polsek Talang Ubi bersama Tim Patroli Terpadu yang terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli gabungan di wilayah Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (29/6/2026).


Tim patroli dipimpin Arman Susiadi dari Manggala Agni bersama personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan MPA.


Selama patroli, petugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat di dua titik di Desa Simpang Tais. Warga, di antaranya Raswan dan Taufik beserta kelompok tani, diberikan edukasi mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan serta diimbau agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain menyampaikan imbauan secara langsung, petugas juga membagikan maklumat pencegahan karhutla kepada masyarakat.


Tim juga melakukan pengecekan terhadap area yang berpotensi terjadi kebakaran. Hasil pemantauan menunjukkan terdapat lahan seluas sekitar dua hektare dengan kondisi bahan bakar kategori sedang, jenis tanah mineral, topografi dataran, dan vegetasi berupa semak belukar serta tanaman sawit. Berdasarkan hasil penilaian lapangan, tingkat potensi kebakaran masih berada pada kategori sedang.


Selain itu, petugas melakukan pengukuran sumber air di aliran sungai yang berada di Desa Simpang Tais sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu diperlukan untuk penanganan kebakaran. Sementara itu, hasil patroli tidak menemukan titik panas (hotspot) maupun kejadian kebakaran yang memerlukan tindakan pemadaman dini.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan patroli terpadu merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk meminimalkan risiko terjadinya karhutla, terutama memasuki musim kemarau.


 "Patroli terpadu ini kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Selain memantau wilayah rawan, kami juga mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan dampak lingkungan, kesehatan, maupun konsekuensi hukum," ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, hasil patroli menunjukkan kondisi wilayah masih relatif aman. Namun demikian, seluruh personel akan terus meningkatkan pengawasan dan memperkuat sinergi dengan Manggala Agni, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat agar potensi karhutla dapat dicegah sejak dini.


 "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun aktivitas pembakaran lahan. Pencegahan yang dilakukan bersama akan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi," tegasnya.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Komitmen Kawal Pembangunan RSUD Talang Ubi Demi Kepentingan Masyarakat

Polres PALI Komitmen Kawal Pembangunan RSUD Talang Ubi Demi Kepentingan Masyarakat


PALI-SiniNews.Com – Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK yang diwakili Kabag Log Polres PALI AKP Arlan Hidayat, SH, MM, didampingi Kasidokkes Polres PALI Aipda Hardiansyah, menghadiri kegiatan serah terima lahan Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Peningkatan Rumah Sakit Berkualitas RSUD Talang Ubi. Kegiatan tersebut berlangsung di Area Pembangunan Gedung PHJC RSUD Talang Ubi, Senin (29/6/2026).


Serah terima lahan dipimpin langsung oleh Bupati PALI Asgianto, ST, serta dihadiri jajaran perangkat daerah terkait, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), manajemen RSUD Talang Ubi, dan pihak pelaksana proyek, yakni PT Bumi Karsa KSO bersama PT Bennatin Surya Cipta.


Kegiatan ini merupakan tahapan awal sebelum dimulainya pekerjaan konstruksi pembangunan peningkatan rumah sakit berkualitas. Penyerahan lahan dilakukan untuk memberikan kepastian kepada pihak pelaksana proyek agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana, sehingga mampu menghadirkan fasilitas kesehatan yang lebih representatif bagi masyarakat Kabupaten PALI.


Kehadiran perwakilan Polres PALI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan institusi kepolisian terhadap program strategis pemerintah daerah, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur pelayanan publik.


Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK., melalui Kabag Log AKP Arlan Hidayat, SH, MM, menyampaikan bahwa Polres PALI mendukung penuh setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan sektor kesehatan.


"Polres PALI siap mendukung seluruh tahapan pembangunan RSUD Talang Ubi agar berjalan aman, tertib, dan lancar. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.


Ia juga berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek dapat menjaga koordinasi, transparansi, serta mengutamakan kualitas pekerjaan demi terciptanya fasilitas kesehatan yang modern dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat.


"Kami berharap pembangunan rumah sakit ini dapat selesai tepat waktu, sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga nantinya mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat Kabupaten PALI. Polres PALI akan terus bersinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif selama proses pembangunan berlangsung," tegasnya


Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara Pemerintah Kabupaten PALI dan Polres PALI kembali ditegaskan sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah. Peningkatan kualitas RSUD Talang Ubi diharapkan menjadi tonggak penguatan layanan kesehatan yang lebih modern, mudah diakses, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Bumi Serepat Serasan.(SN/Perry)

Share:

Kapolres PALI Pimpin Ziarah Makam Pahlawan Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Kapolres PALI Pimpin Ziarah Makam Pahlawan Sambut Hari Bhayangkara ke-80



PALI-SiniNews.Com– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan tema "Polri Untuk Masyarakat", Kapolres PALI AKBP Yunar H. P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. memimpin Upacara Ziarah Rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (29/6/2026) pagi.


Upacara ziarah berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi merebut serta mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga di tugu makam pahlawan oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di pusara para pahlawan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Brimob, para Pejabat Utama (PJU) Polres PALI, personel Polres PALI, personel Batalyon D Brimob, serta Bhayangkari Cabang PALI yang mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan tertib dan penuh rasa hormat.


Kapolres PALI AKBP Yunar H. P. Sirait,SH.SIK.MIK., mengatakan bahwa ziarah makam pahlawan merupakan agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara sebagai wujud penghormatan atas jasa para pejuang bangsa sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa mengedepankan semangat pengabdian kepada masyarakat.


"Ziarah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mengenang, menghormati, dan meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Semangat rela berkorban, integritas, serta pengabdian mereka harus menjadi inspirasi bagi seluruh insan Bhayangkara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kapolres


Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa tema Hari Bhayangkara ke-80, 'Polri Untuk Masyarakat', harus diwujudkan melalui kinerja yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.


"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Dengan meneladani semangat para pahlawan, kami berharap Polri semakin dipercaya dan semakin dekat dengan masyarakat," tegasnya.


Melalui pelaksanaan upacara ziarah ini, Polres PALI berharap semangat patriotisme dan nilai-nilai perjuangan para pahlawan terus tertanam dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, sehingga peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkokoh dedikasi Polri dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat.(SN/Perry)

Share:

PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat


*PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat*


Lampung Timur, sininews.com – PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, meresmikan NUSA (Nursery Mangrove Unggul Semai Adaptif) di Dusun Pulau Waru, Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. 


Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, mengatakan bahwa kehadiran NUSA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan.


"NUSA adalah pusat persemaian mangrove adaptif berbasis pemberdayaan masyarakat yang menghasilkan bibit mangrove berkualitas melalui metode SAM-SAKTI yang dalam prosesnya ini dipimpin oleh Pak Samsudin. Melalui peresmian ini, kami ingin menjamin keberlanjutan rehabilitasi mangrove melalui penyediaan bibit adaptif yang dikelola bersama masyarakat," jelas Ajis.


Ajis menuturkan, pemilihan Pasir Sakti sebagai lokasi peresmian lantaran wilayah ini telah menjadi contoh praktik terbaik rehabilitasi mangrove hasil kolaborasi PTBA bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I dan berbagai pemangku kepentingan.


"Pasir Sakti merupakan kawasan yang berhasil mengubah wilayah terdampak abrasi menjadi ekosistem mangrove yang pulih, produktif, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran NUSA semakin memperkuat Pasir Sakti sebagai pusat pembibitan dan pengembangan mangrove dalam ekosistem BA-MAXI (Bukit Asam Mangrove Nexus Initiative)," ungkapnya.


Ketua KTH Mutiara Hijau I, Samsudin, menjelaskan bahwa perjalanan pengembangan persemaian mangrove dimulai sejak awal tahun 2000-an melalui proses belajar secara mandiri dan berbagi pengetahuan dengan berbagai pihak. Berbekal pengalaman tersebut, kelompoknya berhasil mengembangkan teknik pembibitan yang semakin adaptif terhadap kondisi pesisir.


“Saat ini, persemaian disini mampu memproduksi sekitar 500.000 bibit mangrove per tahun, dengan kapasitas tertinggi yang pernah dicapai mencapai 650.000 bibit per tahun. Sebanyak 11 jenis mangrove dibudidayakan di lokasi ini, diantaranya Rhizophora seperti apiculata, stylosa, dan mucronata. Kemudian ada juga mangrove jenis api-api dan Lacang (Bruguiera),” papar Samsudin. 


Samsudin mengatakan bahwa salah satu inovasi utama dalam metode SAM-SAKTI ini yaitu system persemaian berbasis mekanisme pasang surut air laut. Menurutnya, melalui metode ini, bibit memperoleh suplai air secara alami tanpa penyiraman manual sehingga lebih adaptif terhadap kondisi lapangan, efisien dalam pemeliharaan, serta menghasilkan bibit yang lebih tangguh ketika ditanam di kawasan rehabilitasi.


Meski demikian, tantangan utama yaitu siapa yang akan membeli bibit mangrove tersebut. Oleh karena itu, kelompoknya secara aktif membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai program rehabilitasi lingkungan agar produksi bibit dapat terserap secara optimal.


PTBA berharap, melalui peresmian NUSA ini kapasitas pembibitan mangrove berbasis masyarakat semakin meningkat dan nantinya dapat mendukung berbagai program rehabilitasi yang dijalankan Perusahaan untuk pesisir di Indonesia. 


"Kami berharap NUSA menjadi pusat pembelajaran, inovasi, sekaligus inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir Indonesia," tutup Aji. (sn)

Share:

Wabup Musi Rawas Lantik 193 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas


Wabup Musi Rawas Lantik 193 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas

MUSI RAWAS, sininews.com– Gerbong Musi Rawas kembali bergerak, Senin (29/6/26) Wakil Bupati Musi Rawas, H. Suprayitno, SH, melantik 193 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan pelantikan tersebut dilaksanakan di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Musi Rawas Nomor 358/KPTS/BKPSDM/2026 tanggal 26 Juni 2026 tentang Pengangkatan Pejabat Administrator dan Pengawas.

‎Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat menempati posisi strategis di berbagai perangkat daerah, mulai dari camat, kepala bagian, sekretaris dinas, kepala bidang hingga pejabat struktural lainnya.

‎Wakil Bupati Musi Rawas H. Suprayitno dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja diambil sumpah dan dilantik.

‎"Izinkan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dan pribadi mengucapkan selamat kepada seluruh Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang baru saja diambil sumpahnya dan dilantik pada hari ini," ujarnya.

‎Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremonial atau penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan tertentu, melainkan bagian dari dinamika organisasi untuk penyegaran, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta pola pembinaan karier pegawai.

‎Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan harus didasarkan pada kompetensi, pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang dapat diukur serta dikembangkan sesuai dengan bidang teknis jabatan masing-masing.

‎"Saya yakin berdasarkan pengalaman yang Saudara miliki, semua tantangan yang ada akan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi sepenuh hati untuk kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

‎Wakil Bupati juga mengajak para pejabat yang baru dilantik untuk menunjukkan integritas dan kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan daerah menuju Musi Rawas MANTAB (Maju, Mandiri, Bermartabat) dan Berkelanjutan.

‎Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas Drs. H. Ali Sakidikin, M.Si menyampaikan bahwa reposisi maupun promosi jabatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

‎Ia berharap kinerja pemerintahan semakin fokus dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi dan misi Kabupaten Musi Rawas MANTAPKAN.

‎Sekda juga berpesan kepada para camat yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas sebagai perpanjangan tangan Bupati Musi Rawas dengan lebih dekat kepada masyarakat.

"Kami berharap para camat dapat berada di wilayah tugasnya sehingga lebih memahami kondisi masyarakat setempat dan lebih mudah beradaptasi," katanya.

‎Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Musi Rawas, H. Dicky Zulkarnain, S.STP., M.Si, saat diwawancarai media ini mengatakan,  Seluruh pejabat yang dilantik diharapkan segera menyesuaikan diri dengan jabatan baru dan bekerja sesuai tugas serta tanggung jawab masing-masing.

‎"Para pejabat yang telah dilantik hari ini dapat langsung menempati posisi baru setelah pelantikan selesai, sehingga pada hari berikutnya sudah dapat menjalankan tugas di tempat yang baru,"ungkap Dicky sapaan akrabnya.


‎Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Musi Rawas, perwakilan Polres Musi Rawas, perwakilan Kodim 0406 Lubuk Linggau, perwakilan Kejaksaan Negeri Musi Rawas, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas Drs. H. Ali Sakidikin, M.Si, Asisten Pemerintahan, Staf Ahli Kabupaten Musi Rawas, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.(sn)

Share:

Sinergi Pusat dan Daerah, Lahan Pembangunan RSUD Talang Ubi 4 Lantai Resmi Diserahterimakan

Sinergi Pusat dan Daerah, Lahan Pembangunan RSUD Talang Ubi 4 Lantai Resmi Diserahterimakan



PALI-SiniNews.Com– Langkah besar dalam peningkatan fasilitas kesehatan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi dimulai. Pada Senin, 29 Juni 2026, dilaksanakan acara serah terima lahan untuk pembangunan gedung baru RSUD Talang Ubi setinggi 4 lantai.

Proyek strategis ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Acara krusial ini dihadiri langsung oleh Bupati PALI Asgianto, S.T., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua DPRD Kabupaten PALI, serta unsur Forkopimda dari TNI dan Polri. Turut hadir perwakilan Dirjen Kementerian Kesehatan RI serta pihak kontraktor pelaksana dari PT Bumi Karsa.


Dalam sambutannya, pihak terkait menegaskan bahwa megaproyek pembangunan rumah sakit modern ini tidak menggunakan anggaran APBD Kabupaten PALI sama sekali. Proyek ini murni bersumber dari bantuan dana Kementerian Kesehatan RI yang dinakhodai oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS), dengan total nilai anggaran mencapai Rp116 Miliar.

Kehadiran fasilitas modern 4 lantai ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pelayanan medis, sehingga masyarakat PALI tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang intensif.


Bupati PALI, Asgianto, S.T., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin atas perhatian besar yang diberikan kepada Bumi Serepat Serasan.

Ia juga memberikan pesan tegas kepada seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, dan aparat keamanan demi kelancaran proyek ini.

"Saya berpesan dan meminta kepada semua pihak, tolong jangan ada gangguan apa pun di lapangan. Mari kita bersama-sama mengawal dan mensukseskan pembangunan ini agar selesai tepat waktu dan segera bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat PALI," ujar Bupati Asgianto, S.T.

Dengan adanya pengamanan sinergis dari TNI dan Polri, serta dukungan penuh dari masyarakat dan OPD terkait, pembangunan RSUD Talang Ubi melalui program PHTC ini ditargetkan dapat berjalan kondusif, cepat, dan sesuai dengan standar kualitas terbaik yang telah ditetapkan.(SN/Perry)

Share:

Berikan Kesempatan Plt Bupati Jalankan Amanah, Pemuda Muhammadiyah Muara Enim Ajak Masyarakat Kawal Tata Kelola Di Pemkab Muara Enim


*Berikan Kesempatan Plt Bupati Jalankan Amanah, Pemuda Muhammadiyah Muara Enim Ajak Masyarakat Kawal Tata Kelola Di Pemkab Muara Enim*




Muara Enim, Sumsel, sininews.com – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Muara Enim, Endang Saputra, mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait dinamika politik pascaoperasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim nonaktif, H. Edison.

Menurut Endang, masyarakat perlu mengedepankan sikap bijak dengan menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum serta tidak terburu-buru mempercayai narasi yang belum dapat diverifikasi, termasuk informasi yang mengaitkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dengan perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Muara Enim tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Proses hukum harus dihormati, sementara pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan," ungkap, Endang, Senin (29/06/2026) pada awak media.


Kemudian, ia menilai peristiwa OTT harus menjadi momentum evaluasi terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Namun, evaluasi tersebut tidak boleh berkembang menjadi ruang penyebaran informasi yang belum terverifikasi atau narasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


"Mari kita jadikan peristiwa yang terjadi di Bumi Serasan Sekundang ini sebagai momentum evaluasi Tata Kelola Pemerintah Daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen Muhammadiyah yang selama ini mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun politik transaksional,"tuturnya.


Selanjutnya, Endang menegaskan Pemuda Muhammadiyah konsisten mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. 


"Kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, tetapi harus disampaikan berdasarkan data, fakta, dan etika, bukan melalui informasi yang belum jelas kebenarannya," tegasnya.


Lebih lanjut, Endang juga mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap siapa pun yang belum dinyatakan bersalah berdasarkan putusan hukum yang berkekuatan tetap. 


"Kita juga mengingatkan bahwa asas praduga tak bersalah harus kita junjung sebelum putusan hukum berkekuatan tetap. Oleh karenanya, masyarakat perlu berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,"ujar Endang.


Selain itu, PDPM Muara Enim meminta pemerintah daerah memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama proses hukum berlangsung. Organisasi kepemudaan tersebut juga mendorong adanya perbaikan tata kelola pemerintahan melalui peningkatan transparansi, pengawasan terhadap program strategis, serta penguatan integritas aparatur.


"Kami siap mengawal jalannya pemerintahan melalui pengawasan yang konstruktif. Pemerintahan ke depan harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu,"tegasnya.


Kemudian, Endang juga mengajak generasi muda Muara Enim menjadi bagian dari upaya menjaga ruang digital yang sehat dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi.


"Media sosial harus menjadi ruang edukasi dan persatuan, bukan sarana memperkeruh suasana. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Bumi Serasan Sekundang agar roda pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat," ajaknya.


Terakhir, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan objektif, sembari memberikan kesempatan kepada Plt Bupati Muara Enim menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan pemerintah. 


"Mari kita ,mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan objektif, sembari memberikan kesempatan kepada Plt Bupati Muara Enim menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan pemerintah,  stabilitas daerah merupakan modal penting agar pembangunan dan pelayanan publik dapat terus berlangsung di tengah dinamika politik yang sedang terjadi,"pungkasnya.(sn)

Share:

Komitmen Jaga Ketahanan Energi, Hulu Migas Tanamkan Wawasan Kebangsaan Lewat Diksar Bela Negara Angkatan IV Tahun 2026


*Komitmen Jaga Ketahanan Energi, Hulu Migas Tanamkan Wawasan Kebangsaan Lewat Diksar Bela Negara Angkatan IV Tahun 2026*


Palembang, Sumsel. sininews.com --  SKK Migas bersama KKKS Medco E & P Indonesia (Medco E&P) dan KKKS Sele Raya Merangin Dua (SRMD) menggelar sosialisasi usaha hulu migas kepada siswa sekolah menegah atas bersama Batalyon Arhanud 12/SBP, Jum'at (26/06/2026), yang diselenggarakan melalui pendidikan dasar bela negara untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan dan meningkatkan keyakinan Pancasila sebagai ideologi Negara dan cinta Tanah Air. Pendidikan dasar bela negara yang keempat kalinya ini diikuti oleh 35 siswa dari 34 SMA/SMK Negeri di wilayah kerja Medco E&P Indonesia dan Sele Raya Merangin Dua (SRMD) seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lahat, Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta berlangsung pada 22 - 26 Juni 2026 di Batalyon Arhanud 12/SBP. Kegiatan pembinaan siswa tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memberikan pemahaman dasar mengenai hulu migas ke sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasi migas.



Kegiatan dibuka oleh Komandan Batalyon Arhanud 12/SBP Letkol Arh Dhian dan ditutup oleh Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo juga dihadiri oleh Perwakilan Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Tri Bargo P., Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safei dan Perwakilan Sele Raya Merangin Dua (SRMD).


Letkol Arh Dhian menyampaikan apresiasinya kepada SKK Migas Sumbagsel beserta KKKS Medco E & P Indonesia dan KKKS Sele Raya Merangin Dua yang telah mempercayakan penyelenggaraan kegiatan ini kepada Batalyon Arhanud 12/SBP. Sinergi antara TNI dan dunia industri hulu migas merupakan wujud nyata kolaborasi dalam membentuk sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat bela negara.


“Suatu Kehormatan dan kebanggaan Kami mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda Indonesia melalui pelatihan bela negara bersama hulu migas. Bela negara bukan hanya tentang kemampuan fisik atau kedisiplinan, tetapi juga tentang membangun karakter, menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, integritas, serta tanggung jawab dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu mengembangkan sikap disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, dan mental yang tangguh. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting bagi para calon peneruh generasi dalam menghadapi tantangan dunia global.” tegasnya.


Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Mitrisno, S.Pd., M.Pd. yang menyambut baik pelaksanaan Pendidikan Dasar Bela Negara bagi siswa SMA dan SMK di Batalyon Arhanud 12/SBP sebagai salah satu upaya penguatan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air bagi peserta didik. “Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aspek keselamatan, perlindungan peserta didik, serta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dinas Pendidikan mendukung setiap program pembinaan karakter yang memberikan manfaat positif bagi perkembangan peserta didik dan peningkatan mutu pendidikan.” ungkapnya.



Industri hulu migas merupakan salah satu pilar strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus roda penggerak perekonomian bangsa. Mengingat peran vital tersebut, aspek keamanan, kedisiplinan, tangguh, dan rasa cinta tanah air menjadi modal utama yang wajib dimiliki oleh setiap insan yang bergerak bersama di industri ini. Oleh karena itu, SKK Migas bersama Medco E&P Indonesia dan Sele Raya Merangin Dua menginisiasi dan berkomitmen penuh dalam menyelenggarakan Program Pendidikan Dasar Bela Negara ini.


Saat memberikan pembekalan kepada peserta diksar, Safei menyampaikan apresiasinya kepada KKKS Medco E&P Indonesia dan KKKS Sele Raya Merangin Dua beserta Batalyon Arhanud 12/SBP yang terlibat dalam mendukung kelancaran kegiatan sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik.


“Kami percaya, tantangan industri hulu migas ke depan akan semakin dinamis, dan kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki mental baja, integritas tinggi, dan semangat nasionalisme yang kuat. Diksar Angkatan Keempat ini diharapkan dapat menjadi tempat mencetak para kader pemimpin bangsa yang baik. Adik-adik peserta, kalian adalah garda terdepan yang akan memastikan obyek vital nasional dan ketahanan energi kita tetap tegak berdiri.” tegasnya.


Nantinya, siswa terpilih dari 34 sekolah sebagai kader yang mengikuti pembinaan akan diarahkan menjadi motor penggerak di sekolahnya. Mereka akan menyampaikan semangat bela negara, kepedulian pada masyarakat dan edukasi hulu migas kepada siswa lainnya.


“Selaras dengan kegiatan hulu migas yang beroperasi untuk kepentingan negara dan bangsa, diharapkan penanaman kecintaan terhadap Tanah Air ini dapat menanamkan kepedulian generasi muda pada kegiatan hulu migas yang merupakan objek vital nasional dan aset negara," ujar Hirmawan Eko Prabowo.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts