Wagub Cik Ujang Tegaskan Dukungan Penguatan UMKM Jasa Boga di Sumsel


Wagub Cik Ujang Tegaskan Dukungan Penguatan UMKM Jasa Boga di Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (DPD APJI) Sumsel dalam rangka silaturahmi sekaligus undangan menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) APJI Tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Tamu Wagub Sumsel, Rabu (15/04/2026).


Dalam arahannya, Cik Ujang menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap peran APJI, khususnya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai penggerak ekonomi daerah. Ia menilai kegiatan yang dilaksanakan APJI merupakan langkah positif dalam memperkuat sektor jasa boga di Sumsel.


“Alhamdulillah, siang ini kita bisa bersilaturahmi. Terkait UMKM yang digalakkan sebagai penggerak ekonomi daerah, tentu kita akan mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan APJI. Insyaallah saya akan hadir,” ujar Cik Ujang.


Lebih lanjut, Cik Ujang juga mengapresiasi peran APJI yang turut membawahi dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Ia berharap kontribusi APJI dapat semakin memperkuat implementasi program tersebut di daerah.


Terkait pelaksanaan kegiatan, ia menyatakan dukungan terhadap fasilitasi tempat, termasuk untuk agenda malam ramah tamah yang direncanakan panitia.


Sementara itu, Ketua DPD APJI Sumsel, Sulaiha, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan dukungan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengundang Wakil Gubernur untuk hadir sekaligus membuka secara resmi Rakerda APJI yang akan digelar pada 22 April 2026.


Selain itu, Sulaiha juga menyampaikan permohonan fasilitasi tempat pelaksanaan kegiatan ramah tamah bersama DPD APJI kabupaten dan kota. Ia menambahkan, saat ini DPD APJI Sumsel membawahi sekitar 200 dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Groundbreaking Jalan Hauling 10,46 Km di Muba, Dorong Ekonomi dan Keselamatan


Gubernur Herman Deru Groundbreaking Jalan Hauling 10,46 Km di Muba, Dorong Ekonomi dan Keselamatan


MUBA. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, melakukan groundbreaking pembangunan jalan hauling batubara milik PT Bhumi Sriwijaya Perdana Coal (BSPC) di Desa Beji Mulyo, Kecamatan Tungkal Jaya dan Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (15/4/2026) siang. Selain meminimalisir kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, kehadiran jalan ini juga diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi atas dimulainya pembangunan jalan khusus angkutan batubara tersebut. Ia menilai langkah ini sebagai bentuk nyata komitmen, khususnya dari PT BSPC, dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan.


“Ini adalah niat dan aksi baik yang patut kita apresiasi. Legacy pembangunan terus kita bangun, baik fisik maupun nonfisik,” ujarnya.


Herman Deru menjelaskan, sejak sekitar lima minggu setelah dilantik sebagai Gubernur Sumsel periode pertama pada awal November 2018, dirinya telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 74 yang melarang angkutan batubara melintas di jalan umum.


Saat itu, produksi batubara berada di angka 68 juta ton dengan sekitar 9.600 truk melintasi lebih dari 240 kilometer ruas jalan. Tingginya volume angkutan batubara tersebut sempat menimbulkan berbagai persoalan serius.


“Dulu ada pedagang yang berteriak karena sayur dan buah yang mereka bawa dari Pagaralam busuk di jalan. Ada juga pedagang ayam yang merugi karena ayam mati akibat macet terlalu lama. Bahkan ada warga yang harus melahirkan di jalan, dan ada yang tidak terselamatkan karena ambulans sulit sampai ke rumah sakit,” jelasnya.


Di awal penerapan Pergub tersebut, Herman Deru mengaku sempat mendapat tekanan karena kebijakan itu dinilai akan mengganggu produksi batubara. Namun, pada 2025 produksi batubara di Sumsel justru meningkat menjadi 105 juta ton dan kembali naik signifikan menjadi 124 juta ton.


“Tidak ada satu pun perusahaan yang bangkrut. Justru produksi meningkat karena mulai beralih ke jalan khusus,” tegasnya.


Dengan adanya jalur khusus ini, ia berharap pengguna jalan umum dapat lebih aman dan nyaman tanpa terganggu aktivitas angkutan batubara.


Lebih lanjut, Herman Deru mengungkapkan bahwa pemerintah selama ini mengalokasikan anggaran hingga Rp400 miliar per tahun untuk pemeliharaan jalan. Kerusakan jalan sebagian besar disebabkan oleh angkutan batubara yang melintas di jalan umum.


Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong perusahaan agar memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan, serta memberikan peluang kerja bagi masyarakat lokal.


“Kita sambut investor, tetapi masyarakat sekitar juga harus merasakan manfaatnya, terutama dalam hal lapangan pekerjaan,” katanya.


Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, Toha Tohet, berharap pembangunan jalan hauling ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta membuka lapangan kerja baru.


“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk peningkatan infrastruktur antar desa,” ujarnya.


Manager PT BSPC, Dipo Fitrah Ramadhan, menjelaskan jalan hauling yang dibangun memiliki panjang sekitar 10,46 kilometer dengan lebar kurang lebih 15 meter. Jalan ini melintasi dua kecamatan, yakni Tungkal Jaya dan Bayung Lencir, serta dua desa, yaitu Beji Mulyo dan Mangsang.


“Sekitar 83 persen jalur berada di kawasan hutan. Namun, kami telah mengantongi izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) sejak 2023 dan tengah menyelesaikan adendum dokumen AMDAL,” jelasnya.


Ia menegaskan pihak perusahaan berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai regulasi serta menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, PT BSPC juga berkomitmen memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pembukaan lapangan kerja dan kontribusi terhadap pembangunan daerah.


“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak transportir untuk mengalihkan penggunaan kendaraan berpelat luar daerah menjadi pelat Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten Musi Banyuasin, guna meningkatkan kontribusi daerah,” tambahnya.


Pembangunan jalan hauling ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mendukung kelancaran distribusi batubara sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan proyek ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah Tungkal Jaya dan Bayung Lencir.


Groundbreaking tersebut ditandai dengan pemerataan jalan hauling menggunakan ekskavator oleh Gubernur Herman Deru bersama Bupati Musi Banyuasin dan jajaran direksi PT BSPC.(sn)

Share:

Perkuat Ketahanan Sosial, Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan dan Groundbreaking Asrama Putra

Perkuat Ketahanan Sosial, Kapolda Sumsel Resmikan Panti Asuhan dan Groundbreaking Asrama Putra



PALEMBANG . SININEWS.COM – Polda Sumatera Selatan terus memperkuat komitmen dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan. Upaya ini diwujudkan dengan menghadirkan program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan.


Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., secara resmi meresmikan Panti Asuhan Cahaya Anugrah Abadi sekaligus melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan asrama putra. Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, pada Kamis (16/04/2026).


Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata program Polri Presisi, yang menempatkan Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi sosial di tengah masyarakat. Melalui pembangunan fasilitas ini, Polda Sumsel berupaya memberikan dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan generasi muda, khususnya anak yatim piatu.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak dapat dipisahkan dari kondisi sosial yang sehat dan harmonis. Lingkungan yang aman, menurutnya, menjadi fondasi utama bagi masyarakat untuk beraktivitas, beribadah, dan membangun masa depan yang lebih baik.


“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika lingkungan sosial kuat, maka kamtibmas akan terjaga. Anak-anak adalah masa depan bangsa, sehingga kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang baik, dengan pendidikan karakter yang kuat,” tegas Kapolda.


Selain meresmikan fasilitas, Polda Sumsel juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kursi roda kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap kelompok rentan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan sosial di wilayah Sumatera Selatan.


Kapolda juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk jajaran kepolisian kewilayahan dan mitra masyarakat, yang telah berkontribusi dalam pembangunan panti asuhan tersebut. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki daya saing.


Dampak dari kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembinaan anak-anak yatim piatu melalui fasilitas yang lebih representatif. Pembangunan asrama putra menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang terintegrasi, sehingga proses pendidikan dan pembentukan karakter dapat berjalan lebih optimal.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik Polri dalam menunjukkan peran aktif institusi dalam pembangunan sosial.


“Polda Sumsel berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini adalah implementasi dari semangat ‘Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini’ yang menjadi pedoman seluruh personel,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan posisinya sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun kesejahteraan dan masa depan masyarakat melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan.(SN/PERRY)

Share:

Kapolres PALI Tindak Lanjuti Program Behusek ke Warga, Berikan Pengobatan kepada Warga Talang Ubi Timur

Kapolres PALI Tindak Lanjuti Program Behusek ke Warga, Berikan Pengobatan kepada Warga Talang Ubi Timur



Talang Ubi Timur. SININEWS.COM --Menindaklanjuti Program Behusek ke Warga, Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K melalui Kasat Binmas AKP Hendrinardi, S.H., M.H bersama Tim Dokkes Polres PALI menyambangi warga Kelurahan Talang Ubi Timur yang tengah mengalami sakit, guna memberikan pelayanan pengobatan secara langsung.

Adapun warga yang mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut yakni Ibu Sumarni (±100 tahun), Ibu Siti Nuriah (73 tahun), dan Bapak Samsuri (74 tahun).

Kegiatan ini turut didampingi oleh Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M beserta staf sebagai bentuk sinergi antara pemerintah kelurahan dan pihak kepolisian dalam memberikan perhatian kepada masyarakat.

Warga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Kapolres PALI beserta jajaran yang telah hadir langsung ke rumah dan memberikan pengobatan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan.(SN/PERRY)

Share:

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok


Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok


Jakarta. SININEWS.COM - Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (Taipei Economic and Trade Office/TETO) mengingatkan masyarakat terkait munculnya akun palsu di media sosial TikTok yang mengatasnamakan lembaga tersebut dan diduga melakukan penipuan berkedok Layanan Visa.


Dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis (16/4/2026), TETO menjelaskan  bahwa akun bernama “TETO @ callcenterteto” bukan merupakan akun resmi yang dikelola atau diberi otorisasi oleh pihaknya.


Disebutkan, akun tersebut menyalahgunakan berbagai materi kegiatan resmi, seperti resepsi Hari Nasional, kegiatan pertukaran budaya, hingga informasi layanan konsuler yang pernah diselenggarakan di Jakarta maupun Surabaya.


Akun tersebut juga menawarkan layanan yang disebut sebagai konsultasi visa serta memungut sejumlah biaya dari masyarakat. Tindakan tersebut diduga mengarah pada praktik penipuan.


TETO lebih lanjut menghimhau masyarakat untuk tidak menghubungi akun tersebut, tidak memberikan data pribadi, serta tidak melakukan transaksi pembayaran dalam bentuk apa pun guna menghindari potensi kerugian.


TETO tidak pernah menyediakan layanan pengurusan visa maupun konsultasi berbayar melalui akun tidak resmi atau akun pribadi apa pun. Adapun akun resmi yang dimiliki hanya melalui media sosial Facebook dan X dengan nama “Taiwan di Indonesia".


Disebutkan juga, khusus untuk layanan resmi visa dan konsuler, masyarakat dapat menghubungi TETO melalui telepon (021) 515-3939 atau email idn@mofa.gov.tw.


TETO juga menyatakan telah mengumpulkan bukti serta melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan pihak platform terkait untuk penanganan lebih lanjut.


Selain itu, masyarakat diharapkan turut berpartisipasi dengan melaporkan akun-akun ilegal serupa guna mencegah penipuan dan menjaga keamanan informasi publik.(sn)

Share:

Satresnarkoba Polres PALI Amankan Seorang Terduga Pengedar dengan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

 

Satresnarkoba Polres PALI Amankan Seorang Terduga Pengedar dengan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi



PALI. SININEWS.COM — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tersangka yang diamankan diketahui bernama Rmd bin L (30), seorang karyawan swasta yang berdomisili di Desa Beruge Darat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Penangkapan dilakukan di Dusun 1 Desa Benuang setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkoba di lokasi tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres PALI, AKP Dedy Suandy, S.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan polisi nomor LP-A / 19 / IV / 2026 / SPKT.SATRESNARKOBA / POLRES PALI / POLDA SUMSEL tertanggal 13 April 2026.

“Berawal dari informasi masyarakat, kami langsung memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan di lokasi yang diduga sering terjadi transaksi narkotika. Setelah dilakukan upaya penangkapan dan penggeledahan, tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dan pil ekstasi,” ujar AKP Dedy Suandy dalam keterangannya.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan tersangka, di antaranya satu paket plastik klip bening berisi 10 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,26 gram, serta satu paket plastik klip berisi empat butir pil yang diduga narkotika jenis ekstasi berlogo WhatsApp warna hijau dengan berat bruto 1,57 gram.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu unit timbangan digital kecil, satu buah pirex kaca, satu sekop atau pipet plastik, satu tas kecil, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan sebagai sarana komunikasi dalam transaksi narkotika.

AKP Dedy Suandy menegaskan bahwa tersangka saat ini berstatus sebagai pengedar dan telah diamankan di kantor Satresnarkoba Polres PALI untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

“Saat ini tersangka dan seluruh barang bukti telah kami amankan. Kami juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti, pemeriksaan urine tersangka, serta melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dikirimkan kepada Jaksa Penuntut Umum sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan sekitar, guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.( SN/PERRY)

Share:

Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta


Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta



JAKARTA. SININEWS.COM --- Pemenuhan Hak asasi manusia penyandang disabilitas  tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga menjadi tanggung jawab sektor swasta.

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto mengatakan bahwa sektor swasta  ikut bertanggung jawab atas hak asasi penyandang disabilitas.


“Selain negara, sektor swasta juga bertanggung jawab atas hak asasi manusia, termasuk bagi penyandang disabiltas intelektual ,” kata Mugiyanto saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna) di Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (14/4/2026) malam.

Mugiyanto mengatakan landasan hukum utama di Indonesia adalah Undang-Undang No 8 Tahun 2016  tentang Penyandang Disabilitas juga menjadi landasan utama di Indonesia yang menjamin hak asasi manusia, kesetaraan, dan perlindungan bagi penyandang disabilitas.


Undang-undang ini menetapkan 22 hak dasar, termasuk hak hidup, pendidikan, pekerjaan dan aksesibilitas, serta melarang keras tindakan diskriminasi dan stigma.


Dalam kesempatan itu Mugiyanto juga  menegaskan bahwa Konvensi PBB tentang Hak-Hak Penyandang Disabilitas (Convention on the Rights of Persons with Disabilities – CRPD) yang telah diratifikasi oleh Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 menjadi landasan utama bahwa akses terhadap olahraga, pengembangan diri, dan partisipasi penuh dalam masyarakat adalah hak asasi yang tidak terpisahkan.



Oleh karena itu, menurut Mugiyanto, penghargaan terhadap atlet-atlet disabilitas intelektual juga harus setara dengan atlet-atlet pada umumnya. “Adalah hak mereka untuk mendapatkan penghargaan yang setara dengan umumnya, baik oleh negara maupun sektor swasta,”tuturnya.


Menurut Mugiyanto, pemerintah saat ini sudah memiliki lembaga Komisi Nasional Disabilitas, lembaga nonstruktural dan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden RI dalam melaksanakan tugas pemantauan, evaluasi dan advokasi pelaksanaan penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Indonesia.


“Kami menyambut baik komitmen Kementerian HAM yang tidak hanya mendukung secara verbal, tetapi juga siap membantu mempromosikan agenda PESONAS II 2026 di Kupang dan World Games 2027 di Santiago, Chili. Yang terpenting, Kementerian HAM juga menekankan bahwa sektor swasta memiliki tanggung jawab yang sama dengan negara dalam menciptakan ekosistem inklusif bagi penyandang disabilitas intelektual. Ini bukan kegiatan amal, ini pemenuhan hak asasi manusia,” ujar Warsito Ellwein, Ketua Umum SOIna dalam kesempatan kunjungan ke Wakil Menteri HAM.


“Kami sangat mengapresiasi langkah Kementerian HAM. Dukungan ini memperkuat pesan kami bahwa pemberdayaan disabilitas intelektual bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk perusahaan, media, dan masyarakat umum,” kata Gatot Prihandono selaku Ketua Panitia Pelaksana Penggalangan Dana menuju Pekan Olahraga Special Olympics Nasional dan Internasional Special Olympics Indonesia.


 

Warsito Ellwein menuturkan bahwa kesempatan untuk atlet-atlet disabilitas intelektual  masih sangat terbatas,  berbeda dengan disabilitas fisik yang masih bisa mengartikulasikan dan mewujudkan keinginan dan cita-cita mereka.


“”Hampir 90 persen anak-anak kita yang menyandang disabilitas intelektual beraktivitas di rumah, selain di sekolah mereka. Sehingga kegiatan SOIna melalui event olahraga dan klub-klub SOIna menjadi alternatif ruang bagi anak-anak kita ini, ”ujar Warsito.


Disabilitas intelektual merupakan kelompok rentan yang ada di masyarakat. Keberadaan mereka di Indonesia belum sepenuhnya disadari bersama seluruh warga.

Mereka butuh dukungan dari semua pihak agar  keberadaan dan haknya sama dengan warga negara lain, termasuk di bidang olahraga. 


Special Olympics Indonesia (SOIna) adalah organisasi nirlaba yang diakui Pemerintah dan telah mendapat akreditasi dari Special Olympics International (SOI) untuk menyelenggarakan pelatihan dan kompetisi olahraga dan program non-olahraga lainnya bagi Disabilitas Intelektual (Persons With Intellectual Disabilities) atau Orang Bertalenta Khusus (OBK) di Indonesia.



Dalam waktu dekat ini, SOIna akan menyelenggarakan: Pekan Special Olympics Indonesia ke-2 Tahun 2026 di Kota Kupang (PESONAS II 2026 Kupang) Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 13 – 18 Oktober 2026.


Event itu menjadi ajang seleksi bagi Atlet SOIna yang akan mewakili Indonesia pada Olimpiade Disabilitas Intelektual tingkat dunia (Special Olympics World Summer Games/SOWSG) di Santiago, Chille pada bulan Oktober 2027. SOIna mendapatkan kuota 67 atlet di ajang internasional itu. (sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Dorong Peluang Investasi dan Kerja Sama Sumsel


Gubernur Herman Deru Terima Kunjungan Konjen Tiongkok, Dorong Peluang Investasi dan Kerja Sama Sumsel


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru menerima kunjungan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dalam rangka silaturahmi, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (14/04/2026).


Dalam pertemuan tersebut hadir Konsul Jenderal Tiongkok Huang He, Wakil Konsul Jiang Jiawen (Jessica), Konsul Li Hongwei, serta Konsul Muda Xu Mengqiu.


Konsul Jenderal Tiongkok Huang He menyampaikan kekagumannya terhadap Kota Palembang yang dinilai memiliki sejarah panjang dan kekayaan budaya yang telah diakui dunia.


“Saya senang pertama kali berkunjung ke Kota Palembang dan mengenal budayanya. Palembang memiliki sejarah panjang dan telah diakui UNESCO dengan warisan sejarah yang luar biasa,” ujarnya.


Ia menilai, potensi tersebut dapat menjadi titik awal kerja sama antara Tiongkok dan Sumsel di berbagai bidang, mulai dari budaya, investasi, pendidikan, hingga ekonomi.


Huang He juga menyinggung hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok yang telah terjalin selama satu dekade terakhir, mencakup kerja sama politik, budaya, dan ekonomi, termasuk proyek kereta cepat Jakarta–Bandung.


“Kunjungan ini bertujuan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Sumsel. Kami juga mengundang Gubernur Sumsel untuk berkunjung ke kantor Konsulat Jenderal di Medan,” tambahnya.


Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa Palembang merupakan lokasi yang tepat untuk memulai kerja sama.


“Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini. Palembang adalah kota tertua di Indonesia dan memiliki kedekatan historis dengan masyarakat Tionghoa,” ujarnya.


Terkait investasi, Herman Deru mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Tiongkok selama ini telah berjalan baik, salah satunya melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sumsel.


“Banyak tenaga kerja asing dari China yang bekerja dengan baik dan tidak menimbulkan konflik dengan masyarakat,” ungkapnya.


Namun demikian, ia berharap investasi dari Tiongkok dapat terus ditingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor unggulan seperti batu bara, kelapa sawit, dan karet.


“Kami berharap Tiongkok dapat meningkatkan investasi agar perekonomian Sumsel semakin berkembang,” tegasnya.


Ia juga menyoroti belum adanya industri pabrik ban di Sumsel.


“Pabrik ban saat ini masih terpusat di Medan. Kami berharap ke depan dapat dibangun di Sumsel untuk menjaga kestabilan harga,” katanya.


Selain itu, Herman Deru menyebut produk-produk asal Tiongkok, seperti kendaraan, alat elektronik, hingga peralatan pertanian, sudah sangat familiar di Sumsel.


“Artinya, kerja sama dengan Tiongkok bukan hal baru bagi masyarakat Sumsel,” ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga memaparkan progres pembangunan infrastruktur strategis, termasuk Pelabuhan Samudera Tanjung Carat yang baru saja diluncurkan dengan nilai investasi mencapai Rp18 triliun.


“Kami berharap Tiongkok dapat berkontribusi dalam percepatan pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat,” katanya.


Sementara itu, pihak Konsulat Jenderal Tiongkok menekankan pentingnya sektor kelistrikan sebagai fondasi pembangunan industri.


“Listrik merupakan infrastruktur utama untuk mendukung manufaktur, kecerdasan buatan (AI), dan pertanian,” ujar perwakilan konsulat.


Ia juga menyebut batu bara tidak hanya dimanfaatkan sebagai sumber listrik, tetapi juga dapat diolah menjadi gas.


Selain investasi, kedua pihak turut membahas peluang kerja sama di bidang pendidikan dan ketenagakerjaan, seperti program pertukaran pelajar dan tenaga kerja.


Menutup pertemuan, Herman Deru mengundang pihak Konsulat Jenderal Tiongkok untuk kembali berkunjung ke Sumsel dalam agenda Konferensi Anxi Sedunia yang dijadwalkan berlangsung pada 24–25 Oktober 2026.


“Kami mengundang untuk hadir pada Oktober mendatang. Ke depan, kami juga akan menyiapkan delegasi untuk memperkuat kerja sama yang telah dibahas,” pungkasnya.(sn)

Share:

Sekda Edward Candra Tegaskan Halal Bi Halal Sumbagsel Penuh Nuansa Budaya, Kulintang OKU Timur Jadi Pembuka


Sekda Edward Candra Tegaskan Halal Bi Halal Sumbagsel Penuh Nuansa Budaya, Kulintang OKU Timur Jadi Pembuka


PALEMBANG. SININEWS.COM — Sekretaris Daerah Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., memastikan suasana hangat dan penuh kebersamaan akan terasa dalam acara Halal Bi Halal masyarakat perantauan dari Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang akan digelar di Griya Agung pada 25 April mendatang. Musik kulintang khas Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) dipastikan menjadi penyambut para tamu yang hadir.


Hal tersebut disampaikan Edward Candra dalam rapat terbatas di Ruang Rapat Bina Praja, Selasa (14/4/2026), yang dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumsel.


Menurutnya, acara ini akan dihadiri sekitar 1.500 undangan dari berbagai kalangan tokoh masyarakat Sumbagsel. “Yang datang nanti, insyaallah para tokoh dari Sumbagsel,” ujarnya.


Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga akan diramaikan dengan pameran dari sejumlah provinsi di wilayah Sumbagsel, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung.


Para tamu juga akan disuguhkan hiburan khas daerah berupa atraksi gitar tunggal Batanghari Sembilan yang ditempatkan di ruang tunggu acara. Selain itu, pengunjung dapat menikmati beragam kuliner khas Sumatera Selatan yang turut dihadirkan.


Acara ini rencananya akan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Ketua DPR RI  Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Dalam Negeri RI  Tito Karnavian, serta Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan,


Tak kalah menarik, rangkaian kegiatan juga akan dimeriahkan dengan fashion show yang menampilkan busana khas dari masing-masing provinsi di wilayah Sumbagsel, sehingga menambah semarak acara yang sarat nuansa budaya tersebut.(sn)

Share:

Perkuat Keamanan Siber, Diskominfo PALI Gelar Sosialisasi SMKI dan CSIRT Bersama BSSN

 

Perkuat Keamanan Siber, Diskominfo PALI Gelar Sosialisasi SMKI dan CSIRT Bersama BSSN



Diskominfostaper. SININEWS.COM — Pemkab PALI melalui Diskominfo STAPER menggelar Sosialisasi Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dan Pengelolaan _Computer Security Incident Response Team_ (CSIRT) di Ruang Rapat Diskominfo STAPER PALI, Rabu (15/04/2026). Kegiatan dipimpin Asisten III dan diikuti seluruh perangkat daerah se-Kabupaten PALI.


Sosialisasi menghadirkan dua narasumber dari BSSN RI. R.M. Ival Tirta Kusumah, S.ST., M.H., Sandiman Ahli Madya Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Daerah, Deputi III BSSN RI, membawakan materi Pengelolaan CSIRT atau TTIS. Sementara Melita Irmasari, S.ST., M.M., Mangala Informatika Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Tata Kelola dan Audit Keamanan SPBE Tahun 2026, menyampaikan materi Penerapan SMKI.


Melalui kegiatan ini, Pemkab PALI mendorong seluruh perangkat daerah menerapkan sistem keamanan informasi dan pengelolaan CSIRT secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan untuk menjaga keamanan data serta informasi pemerintah daerah di era digital.(SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts