Berkat Lazio, Nama PALI Bergemuruh di Kejurnas Motoprix Region A

.    Berkat Lazio, Nama PALI Bergemuruh di Kejurnas Motoprix Region A 



Sininews.com - Nama Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bergemuruh di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Region A Sumatera Putaran 2 Lahat Sumsel yang digelar pada Minggu 17 Mei 2026.


Hal itu berkat penampilan pembalap muda asal PALI Lazio Ais yang dengan ketangkasannya mengendarai kuda besinya di sirkuit Lahat.


Meski tak jadi terdepan, tetapi Lazio Ais berhasil membawa nama kabupaten PALI tak lagi diremehkan di kancah nasional.



Dibawah naungan Ais Group H. Edwin bersama bengkel Dedi Bonex, Lazio Ais berhasil menyabet posisi 4 di Kejurnas Motoprix Region A Sumatera Putaran 2 Lahat Sumsel tersebut.


Menurut pelatih Lazio Ais bahwa pada Kejurnas tersebut pembalap muda kebanggaan PALI tersebut pada saat start dengan penuh percaya diri, lap pertama langsung memimpin di posisi pertama. 


Namun sedikit trouble pada motor membuat fokus terganggu hingga terjadi crash dan harus turun ke posisi 6. 


"Tapi semangat Lazio tidak pernah padam. Dengan mental kuat dan jiwa pantang menyerah, Lazio terus mengejar satu per satu lawan di depan hingga akhirnya berhasil finish di posisi Juara 4," ungkapnya.


Ditambahkannya bahwa 

Lazio AIS 72 juga pernah membuktikan kualitasnya dengan menyabet Juara 1 di Kejuaraan Roadrace PALI sebagai tuan rumah. 



"Ini sebuah bukti bahwa semangat, mental, dan perjuangan tidak pernah mengkhianati hasil," imbuhnya.


Meski tidak meraih juara I, tetapi sebagai dirinya tetap bangga, tetap semangat, karena ini bukan akhir.


"Ini bagian dari proses menuju podium tertinggi. Masih banyak kesempatan kedepan untuk Lazio menjadi terdepan," tutupnya. (sn/perry)

Share:

Walikota Palembang Ratu Dewa Sidak Langsung Kondisi Parkir di Kawasan CFN Atmo


Walikota Palembang Ratu Dewa Sidak Langsung Kondisi Parkir di Kawasan CFN Atmo


Sininews- Walikota Palembang, Ratu Dewa melakukan sidak langsung pelaksanaan Car Free Night (CFN), Sabtu malam, 16 Mei 2026.


Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa ingin memastikan parkir di kawasan CFN tidak melebihi dari ketentuan.


"Salah satu keluhan masyarakat terkait dengan adonyo Car Free Night (CFN) di Kolonel Atmo yaitu parkir. Masih banyak beberapo warga yang ngelapor ado oknum jukir yang mintake duet parkir lebih besak dari ketentuan," ujar Ratu Dewa, Minggu, 17 Mei 2026.


"Untuk itu kito ajak dinas terkait dalam hal ini Kadishub untuk amanke oknum-oknum jukir liar dan dikasih id card penanda dan seragam jukir resmi serta dipasang plang untuk biaya parkir biar masyarakat tahu dan jelas," timpalnya.


Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, CFN Atmo dirancang sebagai destinasi wisata malam baru yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan.


 “Kita ingin memperkuat identitas Kota Palembang sebagai kota yang ramah, aman, dan modern,” katanya.


Ia berharap kawasan ini dapat menjadi pilihan warga untuk menikmati malam akhir pekan bersama keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal. 


“Kita berharap dengan adanya CFN ini dapat menumbuhkan ekonomi dari sektor UMKM,” katanya.


Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sebelumnya, juga menyambut baik kehadiran ruang wisata malam baru tersebut. Ia menilai CFN Atmo berpotensi menjadi magnet wisata kota yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.


“Tentunya kami sangat men-support CFN, semoga ke depan aktivitas kegiatan ini dapat menjadi hiburan masyarakat Kota Palembang dan juga bisa menumbuhkan ekonomi dari sektor UMKM,” kata Herman Deru beberapa waktu yang lalu.


Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta penerangan kawasan agar pengunjung merasa nyaman menikmati suasana malam di pusat kota.


“Mari bersama kita jaga lokasi CFN ini. Harapannya Kota Palembang akan semakin maju,” ujarnya.(sn)

Share:

Kadisdukcapil OKU Turun Langsung Layani Warga Urus Dokumen Kependudukan


Tanpa Kenal Lelah, Disdukcapil OKU, Tetap Lakukan Pelayanan



Baturaja, sininews.com -- Meskipun di hari libur Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ulu tetap melakukan pelayanan.


Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil OKU A.Suryadi SE.MM, didampingi Kabid Yandafduk Dewi Sanjaya saat melayani warga melakukan perekaman e-KTP, Minggu (17/05/2026).


"Tadi siang kami di hubungi warga, bahwa ada salah satu warga kita yang belum memiliki dokumen kependudukan, dan dokumen tersebut sangat dibutuhkan untuk berobat," terang A.Suryadi.


Menurutnya, meskipun hari libur,  tidak menghalangi pihaknya untuk melayani masyarakat untuk mendapatkan dokumen kependudukan.


"Apalagi ini penting, untuk keperluan berobat, kami tidak mengenal hari libur, dan kami harus tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,tegasnya.


Suryadi menjelaskan, pihaknya akan siap setiap saat bagi warga yang membutuhkan dokumen kependudukan, terlebih lagi untuk keperluan darurat.


"Apapun bentuknya, kami akan tetap berbuat semaksimal mungkin untuk melayani masyarakat,"ujarnya.


Disamping itu, pihaknya juga akan siagakan 1 x 24 jam, petugas dan operator, pada saat hari libur.


"Setelah kita lakukan pengecekan biodata, memang benar warga tersebut belum pernah melakukan perekaman E-Ktp, dan langsung bisa di proses, KK KTP Elektronik nya langsung bisa di cetak,"bebernya.


Melalui kesempatan tersebut, Suryadi menghimbau kepada masyarakat, bagi yang masyarakat yang sudah berumur 17 tahun atau lebih meskipun tidak bisa datang ke kantor Disdukcapil, pihaknya akan melakukan jemput bola mendatangi warga yang belum perekaman e-KTP.


"Pemerintah Desa/Kelurahan cukup membuat surat permohonan ke Disdukcapil, dan tim kami akan turun ke Desa/Kelurahan, apalagi warga yang sedang sakit,"himbaunya.


Dengan demikian pihaknya akan langsung turun jemput bola ke rumah warga.


Dia mengingatkan, bahwa dokumen kependudukan adalah dokumen yang sangat penting, untuk semua keperluan,"Siapkan dokumen kependudukan sebelum diperlukan,"pintanya.


Sementara itu, Yusli (81) sangat berterima kasih atas pelayanan yang di lakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil OKU.


"Kami sebagai masyarakat sangat berterima kasih atas pelayanan yang luar biasa yang di lakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,"ungkap Yusli.


Yusli menqmbahkan, meskipun hari libur, Kepala Dinas, Kabid dan stafnya turun langsung melayani kami.


"Ini pelayanan yang luar biasa, tanpa kenal lelah, meskipun di hari libur, untuk membantu masyarakat, dan kami sangat terbantu,'tukasnya.(sn)

Share:

Jelang Muswil, SMSI Sumsel Bentuk Panitia Penyelenggara


SMSI Sumsel bentuk panitia penyelenggara Muswil 


PALEMBANG, sininews.com -- Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.


Momentum krusial bagi masa depan industri media siber di Bumi Sriwijaya ini disepakati dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di OPA Hotel Palembang, Sabtu 16 Mei 2026


Langkah strategis ini diambil guna memastikan keberlanjutan roda organisasi pemilik perusahaan pers terbesar di Indonesia ini tetap berjalan dinamis.


Mengusung motto "Bersinergi, Berkalaborasi, dan Berkontribusi untuk Media Siber yang Profesional dan Bermartabat," Muswil tahun ini diproyeksikan menjadi kiblat baru dalam penguatan ekosistem media digital yang sehat dan berintegritas di Sumatera Selatan.


Ketua SMSI Sumsel, Jon Heri, menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda seremonial atau ajang pergantian tongkat estafet kepemimpinan semata.


Menurutnya, forum tertinggi tingkat provinsi ini harus menjadi momentum kebangkitan kualitas perusahaan pers siber di daerah.


"Muswil 2026 ini adalah komitmen bersama kita untuk naik kelas. Di tengah gempuran disinformasi, SMSI Sumsel harus berdiri di garda terdepan dalam menyajikan informasi yang akurat," ujarnya.


"Kepanitiaan yang dibentuk hari ini memikul tanggung jawab besar untuk melahirkan gagasan-gagasan visioner demi marwah media siber yang profesional," ujar Jon Heri tegas.


Senada dengan hal tersebut, Sekretaris SMSI Sumsel, Sonny, menjelaskan bahwa soliditas seluruh pengurus yang hadir menjadi modal utama dalam menyukseskan gelaran akbar ini. Pembentukan panitia dinilai berjalan sangat demokratis dan penuh kekeluargaan.


"Alhamdulillah, hari ini seluruh pengurus kompak hadir menyatukan visi. Dengan motto bersinergi dan berkolaborasi, panitia yang telah ditunjuk akan langsung bergerak cepat menyusun linimasa kerja. Kita ingin memastikan Muswil 2026 berjalan akuntabel, inklusif, dan mampu merangkul seluruh aspirasi pemilik media di Sumsel," ungkap Sonny.


"Muswil 2026 harus menjadi panggung bersama untuk memperkuat jaringan bisnis dan profesionalisme media lokal di daerah," pungkas dia.


Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama dan diskusi hangat mengenai pemetaan tantangan media siber ke depan, menegaskan posisi SMSI Sumsel sebagai organisasi yang solid dan siap menyongsong era baru industri media digital.(sn)

Share:

Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban


Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban


PALEMBANG, sininews.com  – Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, melaksanakan Safari Shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Perumdam Kartika, Jalan Kolonel Sulaiman Amin, Kelurahan Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Jumat (15/5/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang mengungkapkan rasa syukur karena dapat melaksanakan Shalat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al-Ikhlas. Menurutnya, agenda tersebut sebenarnya telah lama dijadwalkan, namun baru dapat terlaksana pada hari ini.


“Alhamdulillah, hari ini kita bisa sama-sama melaksanakan Shalat Jumat berjamaah di Masjid Al-Ikhlas ini. Sebenarnya sudah lama dijadwalkan, namun baru hari ini ada kesempatan,” ujarnya.


Menjelang Hari Raya Iduladha, Cik Ujang juga menyampaikan rencananya untuk memberikan bantuan hewan kurban berupa seekor sapi kepada masjid tersebut.


“Sebentar lagi Hari Raya Kurban, insyaallah saya akan memberikan sapi,” katanya.


Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan berupa Al-Qur’an serta bantuan keuangan untuk mendukung pembangunan masjid. Bantuan lainnya, lanjut dia, akan menyusul melalui dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional.


“Tadi banyak sekali yang disampaikan oleh Pak Ketua terkait pembangunan ini. Saya hanya bisa membantu semampunya. Ada bantuan Al-Qur’an, ada bantuan keuangan, dan nanti akan menyusul lagi. Tolong minta nomor rekeningnya, karena ada juga bantuan dari Baznas,” tambahnya.


Safari Jumat tersebut berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kedekatan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan masyarakat setempat.(sn)

Share:

Sepeda Motornya Raib Saat Menyadap Karet, Warga Tebing Sanip Lapor Polisi

 

Sepeda Motornya Raib Saat Menyadap Karet, Warga Tebing Sanip Lapor Polisi 




PALI, sininews.com -- Nasib apes dialami Eli Erfendi, warga Tebing Sanip Rt.01/Rw.02 Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI lantaran harus mengelus dada lantaran mendapati motor yang dibawanya saat menyadap karet raib di kebun di wilayah Simpang Medu Talang Kelapa pada Jum'at 14 Mei 2026.


Tentu saja, dengan raibnya sepeda motornya saat menyadap karet, Eli Erfendi melaporkan kejadian itu ke Polsek Talang Ubi.


Laporan Eli Erfendi diterima oleh Polsek Talang Ubi dengan bukti nomor: LP/B/43/B/2026 .


Eli Erfendi pun berharap kasus pencurian dengan pemberatan tersebut bisa segera terungkap dan sepeda motornya jenis Honda Supra Fit bisa kembali ketangannya.


Diceritakan Eli, bahwa seperti biasa pagi buta dirinya bersama sang istri pergi ke kebunnya untuk beraktivitas menyadap karet.


Eli berangkat mengendarai sepeda motornya, dan setelah sampai di kebun sepeda motor tersebut diparkirkan ditempat seperti biasanya.


Tetapi setelah selesai menyadap karet, betapa terkejutnya Eli karena mendapati sepeda motornya raib.


Dirinya dan sang istri berupaya mencari jejak sepeda motornya, namun sia-sia.


Dengan perasaan berat dan sedih, Eli bersama istrinya pulang ke rumahnya dengan berjalan kaki.


"Kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke RT lalu ke Polsek Talang Ubi. Harapan kami sepeda motor itu bisa didapatkan kembali lantaran kendaraan itu satu-satunya yang bisa membantu kami mencari nafkah," ucapnya sedih. (sn/perry)

Share:

Batching Plant di Simpang Raja Kembali Diprotes, Pengguna Jalan Keluhkan Kerikil Berserakan Bahayakan Pengendara


Tangkapan layar akun Facebook Hendra Nadi yang melakukan siaran langsung 


PALI, sininews.com -- Keberadaan batching plant milik PT Adipati Raden Sinun yang berlokasi di Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI kembali diprotes warga terutama pengguna jalan.


Pasalnya, aktivitas batching plant milik PT Adipati Raden Sinun yang tengah mengerjakan pengecoran jalan Simpang Raja-Simpang Benakat Timur menimbulkan permasalahan lingkungan dan mengancam keselamatan pengendara.


Sudah banyak keluhan masyarakat yang disampaikan melalui pemerintah setempat, baik itu gangguan bising dan debu yang menimbulkan dampak lingkungan juga perizinan yang diduga perusahaan itu tidak mengantongi dokumen resmi dari pemerintah kabupaten PALI.


Keluhan masyarakat pun sudah ditindaklanjuti pemerintah setempat, dari Lurah Handayani Mulya yang sudah mendatangi lokasi batching plant hingga Dinas Lingkungan Hidup yang telah melakukan sidak yang ternyata pihak PT Adipati Raden Sinun belum ada izin lingkungan resmi dari Pemkab PALI.


Dan belum lama ini, warga pun menyampaikan keluhannya melalui siaran langsung di media sosial Facebook.


Diketahui pada siaran langsung akun Facebook Hendra Nadi beberapa jam lalu mengeluhkan banyaknya material batu kerikil yang berserakan di pintu keluar masuk kendaraan proyek.


Akun tersebut juga meminta pihak batching plant untuk memperhatikan lingkungan dan keselamatan pengguna jalan lain jangan sampai ada korban akibat kegiatan yang hanya mementingkan kelancaran pihak perusahaan.


Unggahan siaran langsung akun Hendra Nadi pun viral dan banyak warganet menanggapi serius permasalahan tersebut mengingat jalan yang menjadi pintu keluar masuk kendaraan proyek adalah jalan utama kabupaten PALI yang lalulintasnya cukup ramai.


Banyak komentar warganet yang meminta pihak terkait untuk menutup aktivitas batching plant di Simpang Raja.


Seperti akun Facebook Idris Benmes, "bise distop dulu pak RT kegiatan itu," komentar akun tersebut.


Sama halnya akun Mamat Bodok yang menyebut batching plant itu tak berizin," stop ke bae, lagian tak ada izin lingkungan. Inilah kalau proyek punya dekengan," cuit akun itu.


Siaran langsung akun Hendra Nadi yang memperlihatkan material batu kerikil yang berserakan juga ditanggapi ketua LSM Lidik, Dedi Handayani.


Aktivis asal Tempirai tersebut melalui komentarnya meminta Dinas Perhubungan turun tangan.


"Dishub kabupaten PALI bergeraklah, Dinas Lingkungan Hidup kabupaten PALI," tulisnya.


Dan masih banyak lagi komentar yang mendukung aktivitas batching plant di Simpang Raja ditutup karena sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan.


Diketahui sebelumnya bahwa proyek cor beton di Simpang Raja-Simpang 4 Benakat Timur dikerjakan PT Adipati Raden Sinun.


Proyek tersebut berasal dari dana patungan sejumlah perusahaan yang menggunakan jalur tersebut, salah satu penyumbang terbesar adalah PT. MHP.


Tetapi pelaksanaan pekerjaan ternyata menimbulkan permasalahan, dari kualitas pekerjaan yang dihasilkan diduga tak sesuai perencanaan yang harusnya mutu beton K350, namun fakta di lapangan banyak keropos serta ketebalan pengerasan yang seharusnya 10 centimeter tidak terlihat.


Kemudian yang santer dikeluhkan adalah keberadaan batching plant yang berlokasi di Simpang Raja.


Pihak perwakilan PT Adipati Raden Sinun pun sempat mengeluarkan statemen yang mengatakan bahwa dampak lingkungan tidak terasa karena menggunakan semen kemasan 1 ton.


Kebisingan pun tak terdengar karena kapasitas batching plant hanya mampu memproduksi 18 mobil per hari.


Kemudian pengaturan jalan pada pintu keluar masuk kendaraan proyek, pihak PT Adipati Raden Sinun menyebut perusahaannya hanya menggunakan 2 armada mobil pengangkut adukan cor beton yang aktivitasnya paling cepat 1 Jam sekali.


Tetapi saat ini, permasalahan terus bergulir, dan pihak Dinas LH Kabupaten PALI telah mendatangi lokasi dan menemukan batcing plant itu tak berizin.


Dinas LH Kabupaten PALI pun memberikan ultimatum kepada pihak PT Adipati Raden Sinun, saat Dinas LH melakukan sidak.


Yang mana saat itu, Dinas LH memberikan batas waktu sampai 2 minggu perusahaan tersebut belum mengurus izin maka aktivitas batching plant terancam ditutup.(sn/perry)

Share:

Gubernur Herman Deru Hadiri Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Metode Ummi, Tegaskan Rumah Tahfidz Ubah Mindset Pendidikan di Sumsel


Gubernur Herman Deru Hadiri Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Metode Ummi, Tegaskan Rumah Tahfidz Ubah Mindset Pendidikan di Sumsel


PALEMBANG, sininews.com  – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H.  Herman Deru menghadiri pembukaan kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Akbar Angkatan III Tartil, Tahfidz, dan Turjuman Metode Ummi yang diselenggarakan Ummi Palembang di Grand Ballroom Golden Sriwijaya, Kamis (14/5/2026).


Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai lembaga rumah tahfidz di Sumsel sebagai bagian dari penguatan pendidikan Al-Quran dan pembinaan generasi Qurani.


Panitia Munaqosyah dan Khotmul Quran Akbar Metode Ummi, Maliki Utama Putra, mengatakan program tersebut telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan. Pada tahun ini, Ummi Palembang meluluskan 149 peserta dari berbagai lembaga rumah tahfidz di Sumsel.


Menurutnya, perkembangan rumah tahfidz di Sumsel menunjukkan antusiasme masyarakat yang semakin besar terhadap pendidikan Al-Quran.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengaku terharu melihat perkembangan program rumah tahfidz yang sebelumnya menjadi salah satu program unggulannya pada periode pertama kepemimpinannya.


“Saya sejujurnya terharu, karena ini program saya di periode pertama, satu desa satu rumah tahfidz,” ujar Herman Deru.


Ia mengaku sempat hampir tidak percaya program tersebut dapat berkembang pesat. Namun, dukungan berbagai pihak, termasuk para penggerak pendidikan Al-Quran, membuat program itu terus tumbuh di Sumsel.


“Saya hampir tidak percaya mau dibuat satu desa satu rumah tahfidz, tapi ternyata Ustad Malik dan para ustad lainnya mendukung program ini,” katanya.


Herman Deru menyebut, dalam kurun waktu empat tahun jumlah rumah tahfidz di Sumsel telah mencapai lebih dari 5.000 rumah tahfidz.


Menurutnya, percepatan perkembangan tersebut terjadi karena adanya perubahan pola pikir masyarakat terhadap pendidikan keagamaan.


“Kenapa bisa cepat, karena perubahan cara berpikir, mindset jadi perubahan. Rumah tahfidz ini tidak hanya berbicara bangunan, tetapi kegiatan belajar mengajar Al-Quran,” ucapnya.


Ia juga menyinggung prestasi Sumsel di ajang MTQ Nasional. Herman Deru mengatakan Sumsel pernah masuk 10 besar MTQ Nasional pada 2006, lalu kembali berhasil masuk 10 besar pada 2022 setelah penantian selama 16 tahun.


“Kita pernah masuk 10 besar MTQ Nasional tahun 2006, setelah 16 tahun, tahun 2022 kita masuk lagi 10 besar. Bangga kita,” katanya.


Herman Deru pun mengajak para orang tua untuk bangga apabila putra-putrinya menempuh pendidikan Al-Quran dan menjadi generasi penghafal Al-Quran.


Ia berharap para peserta nantinya dapat menularkan ilmu yang dimiliki kepada masyarakat luas sehingga syiar Al-Quran terus berkembang di Sumsel.


Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga menekankan pentingnya peran ibu dalam pendidikan anak. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari peran seorang ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.


“Ini tidak lepas dari peran ibu utamanya. Para ibu menyadari 70 persen program pendidikan berasal dari rumah, seperti pepatah Arab yang menyebut ibu adalah madrasah pertama,” tandasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Titip Empat Pesan Penting untuk Komedian saat Pelantikan Pengurus PaSKI Sumsel


Gubernur Herman Deru Titip Empat Pesan Penting untuk Komedian saat Pelantikan Pengurus PaSKI Sumsel


Palembang, sininews.com  – Gubernur Sumsel Dr.H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Sumatera Selatan dan Koordinator Wilayah (Korwil) PaSKI se-Sumsel periode 2026–2030 di Griya Agung, Kamis (14/5) sore. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi perkembangan organisasi PaSKI Sumsel yang dinilai mampu menjadi wadah positif bagi para komedian di daerah. Menurutnya, PaSKI bukan sekadar tempat berkumpul para pelawak, tetapi juga ruang bertukar pikiran dan membangun kreativitas yang sehat.


“Saya bangga sekali. Organisasi ini membangun anggotanya menjadi pribadi mandiri,” kata Herman Deru.


Ia menegaskan, seorang komedian harus memahami karakter masyarakat di setiap daerah karena selera humor berbeda-beda.


“Kadang yang lucu di Empat Lawang belum tentu lucu di Palembang, begitu juga yang lucu di Lahat belum tentu lucu di Ogan Ilir,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Herman Deru menitipkan empat hal penting yang harus dimiliki seorang komedian agar mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.


Pertama, komedian harus memiliki artikulasi yang baik dalam menyampaikan materi. Kedua, mampu memainkan intonasi saat memberikan penekanan dalam setiap penampilan. Ketiga, memperkuat narasi atau isi materi yang dibawakan. Keempat, memperhatikan durasi penampilan agar tidak membuat penonton jenuh.


“Kalau terlalu lama, orang juga bosan. Jadi durasi itu penting,” tegasnya.


Selain itu, Herman Deru mengingatkan agar komedian tidak lagi identik dengan citra negatif atau dianggap tidak cerdas. Menurutnya, komedian masa kini harus terus memperbarui wawasan dan memahami kondisi sosial yang berkembang.


“Dulu komedian identik dengan aksi dan tingkah seolah-olah menjadi orang yang tidak pintar. Sekarang komedian harus update dengan kondisi lapangan,” ujarnya.


Ia juga berpesan kepada seluruh anggota PaSKI agar banyak mendengar, melihat, dan membaca supaya tidak kehabisan bahan dalam membangun narasi humor yang cerdas dan mendidik.


“Bisa masuk ke kalangan politisi, pedagang, maupun agamis supaya tahu anekdot yang berlaku di lingkungan itu. Tapi jangan mencaci dan merendahkan orang lain,” tambahnya.


Herman Deru mencontohkan komedian senior seperti Jarwo Kwat dan Abdel Achrian yang mampu bertahan lintas zaman karena terus mengikuti perkembangan situasi dan selera masyarakat.


“Jadikan profesi ini secara serius, jangan setengah-setengah. Hati-hati memilih diksi karena banyak yang tumbang gara-gara itu. Marah pun harus terkelola,” pesannya.


Sementara itu, Ketua Umum DPP PaSKI, Jarwo Kwat, mengaku bangga terhadap perkembangan PaSKI Sumsel. Ia menyebut Sumsel menjadi salah satu daerah dengan kepengurusan korwil paling lengkap di Indonesia.


“Saya bangga dengan kinerja PaSKI Sumsel. Tantangan dari Pak Herman Deru mampu dipenuhi pengurus. Semoga terus meningkatkan program, kegiatan, dan kerja sama dengan Pemda Sumsel,” katanya.


Jarwo juga mengapresiasi banyaknya kemitraan yang telah dibangun PaSKI Sumsel dengan berbagai lembaga lain. Ia berharap organisasi tersebut semakin maju, kompak, serta mampu menjaga martabat organisasi dengan memperbanyak kegiatan positif.


Di sisi lain, Ketua PaSKI Sumsel, Fikri Haikal, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap keberadaan PaSKI selama ini.


Menurutnya, PaSKI hadir bukan hanya untuk menghadirkan hiburan, tetapi juga memberi manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program edukatif.


“Ada program mengajar dan belajar public speaking. Kami juga berpesan kepada anggota agar jangan hanya mengejar viral dan viewer, tetapi jangan sampai menyakiti orang lain. Semoga PaSKI menjadi organisasi yang hebat dan luar biasa,” tandasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat, Investasi Capai Rp26 Triliun


Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Integrasi Tol Menuju Pelabuhan Tanjung Carat, Investasi Capai Rp26 Triliun


Jakarta, sininews.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan integrasi jalan tol menuju Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat sebagai proyek strategis untuk memperkuat konektivitas dan logistik kawasan Sumatera.


Komitmen tersebut ditegaskan dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Rencana Kerja Sama Integrasi Pembangunan Jalan Tol menuju Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat antara Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Pemerintah Provinsi Sumsel, PT Hutama Karya (Persero), PT Bukit Asam Tbk, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), di Jakarta, Rabu (13/5/2026).


Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru pada kesempatan itu diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Dr. Drs. H. Edward Candra,M.H. Dalam sambutan tertulis gubernur yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan tonggak penting pembangunan ekosistem logistik terintegrasi di Sumatera Selatan.


“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, kami menyampaikan salam hormat dari Bapak Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru yang sejatinya sangat berharap dapat hadir langsung. Namun, karena agenda kedinasan lain yang tidak dapat ditinggalkan, beliau menugaskan kami untuk mewakili Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada kesempatan penting ini,” ujar Edward.


Edward mengatakan proyek Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat memiliki arti strategis bagi masa depan Sumsel karena akan menjadi gerbang logistik utama Sumatera Selatan, simpul konektivitas ekspor-impor regional, motor penggerak hilirisasi sumber daya alam, sekaligus katalis pertumbuhan ekonomi kawasan.


Menurutnya, integrasi pelabuhan dengan jaringan jalan tol akan memangkas biaya logistik, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memperkuat daya saing investasi daerah.


“Kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, dan dunia usaha menunjukkan bahwa pembangunan besar hanya dapat terwujud melalui sinergi yang kuat,” katanya.


Edward menambahkan, Pemprov Sumsel akan memberikan dukungan penuh terhadap percepatan proyek strategis tersebut melalui sinkronisasi tata ruang, dukungan regulasi daerah, koordinasi lintas kabupaten/kota, serta fasilitasi penyelesaian berbagai hambatan di lapangan.


Dalam nota kesepahaman itu, Pemerintah Provinsi Sumsel bertindak sebagai pihak ketiga yang bertanggung jawab mendukung sinkronisasi tata ruang, koordinasi daerah, dan dukungan kebijakan daerah.


Edward menegaskan proyek tersebut diyakini akan memberikan multiplier effect besar bagi perekonomian daerah, mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja baru, tumbuhnya kawasan industri, mendorong hilirisasi batu bara dan komoditas unggulan, hingga memperkuat posisi Sumsel sebagai pusat logistik dan industri di Pulau Sumatera.


“Dengan semangat Sumsel Maju Terus untuk Semua, kami siap bersinergi memastikan proyek strategis ini berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.


Sementara itu, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu mengatakan proyek tersebut merupakan bagian dari pengembangan lanjutan backbone Jalan Tol Trans Sumatera yang saat ini telah tersambung hingga Sumatera Selatan dan ditargetkan mencapai Jambi pada akhir 2026.


Menurut Todotua, proyek baru tersebut berupa pembangunan interkoneksi jalan tol dari pintu Tol Betung menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Carat sepanjang sekitar 80 kilometer.


“Dari backbone Tol Sumatera nantinya di pintu Tol Betung akan ada interline lagi tol menuju Tanjung Carat sekitar 80 kilometer. Kemudian ruas existing Palembang–Prabumulih juga akan didorong lagi sekitar 37 kilometer sampai Muara Enim,” kata Todotua.


Ia menjelaskan pembangunan tersebut dilakukan untuk mendekatkan akses terhadap kawasan sumber daya alam dan pusat distribusi komoditas unggulan di Sumatera Selatan.


“Total investasi pembangunan tol ini kurang lebih sekitar Rp26 triliun,” ujarnya.


Todotua menambahkan, proyek jalan tol dan pelabuhan tersebut akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Kementerian Pekerjaan Umum akan membantu proses pengadaan lahan, sedangkan pembangunan konstruksi jalan tol akan dikerjakan oleh PT Hutama Karya.


Ia optimistis keberadaan tol dan pelabuhan baru tersebut akan memberikan dampak ekonomi besar tidak hanya bagi Sumatera Selatan, tetapi juga wilayah sekitar seperti Jambi, terutama dalam meningkatkan distribusi dan hilirisasi berbagai komoditas unggulan daerah.(sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts