Diduga Curi 15 Tandan Sawit, Pria 60 Tahun Ditangkap Polisi di PALI

Diduga Curi 15 Tandan Sawit, Pria 60 Tahun Ditangkap Polisi di PALI


PALI-SiniNews.Com- Seorang pria berinisial IW (60) ditangkap polisi setelah diduga mencuri 15 tandan buah kelapa sawit milik PT Suryabumi Agrolanggeng di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan 15 tandan buah sawit, satu unit sepeda motor Honda Beat, bambu sepanjang sekitar lima meter, serta satu unit alat angkut buah sawit berupa obrok.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., memerintahkan Unit Reskrim yang dipimpin Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si., untuk mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari pelapor terkait dugaan pencurian tersebut.


Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Blok 06 Divisi III PT Suryabumi Agrolanggeng, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


"Tim segera menuju ke TKP dan berhasil mengamankan satu orang tersangka inisial IW ," ujar Kapolsek Talang Ubi.



Dari hasil pemeriksaan awal, IW diduga melakukan pencurian tersebut bersama seorang rekannya berinisial AB yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Rekan tersangka itu disebut berhasil melarikan diri saat petugas melakukan penangkapan.


Keduanya diduga mengambil tandan buah sawit dengan cara memotong tandan menggunakan alat potong berupa egrek, kemudian membawa hasil panen tersebut untuk dimiliki secara melawan hukum.


Akibat kejadian itu, PT Suryabumi Agrolanggeng diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp1.179.417.


Kasus tersebut dilaporkan oleh Suhardi Hadinata (52), seorang buruh harian lepas yang mewakili pihak perusahaan. Dua orang petugas keamanan perusahaan, yakni Sailan (27) dan Cheorul Amirullah (26), turut tercatat sebagai saksi dalam perkara tersebut.


Setelah penangkapan, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Talang Ubi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, sebagaimana tercantum dalam laporan kepolisian.


Penyidik selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU).


Sementara itu, polisi masih perlu menindaklanjuti keberadaan AB yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.(SN/Perry).

Share:

Memperkuat Soliditas Partai, Gus Halim Kukuhan Pengurus DPC PKB MLM Periode 2026-2031

Memperkuat Soliditas Partai, Gus Halim Kukuhan Pengurus DPC PKB MLM Periode 2026-2031


MUSI RAWAS,– Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat konsolidasi organisasi dan orientasi politik di Sumatera Selatan. Pengukuhan pengurus DPC PKB Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) masa bakti 2026–2031 menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kader sekaligus mempersiapkan diri menghadapi pemilu mendatang.


Kegiatan pengukuhan dan orientasi politik tersebut digelar di Ballroom Dewinda Hotel Lubuklinggau, Minggu 18 Oktober 2026 dihadiri Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim, S.H. Anggota DPR RI Fraksi PKB Komisi XIII Dapil Sumsel I SN Prana Putra Sohe, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H. Fauzi Amro, Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat, Ketua DPW Perempuan Bangsa Hj. Yeti Oktarina Prana, serta para pengurus dan kader PKB.


Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau Elvaria Novianti, S.E., bersama Ketua DPC PKB Musi Rawas H. Taslim dan Ketua DPC PKB Muratara Oon Kunaidi beserta jajaran pengurus mengikuti pengukuhan untuk menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.


Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim mengatakan, pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni atau penerimaan surat keputusan (SK), melainkan bentuk penerimaan amanah dan tanggung jawab untuk membesarkan partai serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.


Ia menyampaikan, rangkaian pengukuhan dan orientasi politik pengurus PKB di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.

“Pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremoni atau menerima SK dan mandat. Pengukuhan ini adalah penerimaan amanah dan tanggung jawab, tanda bahwa kita siap bekerja memenangkan PKB,” katanya.


Menurut Nasrul, para pengurus yang telah dikukuhkan harus mampu meningkatkan soliditas organisasi di semua tingkatan. Ia juga mengingatkan agar kader tidak hanya berorientasi pada perebutan kekuasaan, tetapi menjadikan politik sebagai sarana untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“PKB harus menjadi solusi dari seluruh persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.


Ia juga mengajak seluruh kader untuk mendukung program pemerintah daerah yang benar-benar bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.


Nasrul berharap penguatan organisasi dan peningkatan perolehan suara dapat membuka peluang bagi PKB untuk mengusung kader terbaiknya sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah pada pilkada mendatang.


Sementara itu, Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim menegaskan bahwa PKB merupakan partai terbuka yang mengedepankan politik rahmatan lil alamin.


Menurutnya, meskipun PKB lahir dari aspirasi warga Nahdlatul Ulama (NU), partai tersebut tidak membatasi diri berdasarkan latar belakang agama, suku, budaya maupun pilihan politik.

“PKB menjadi partai terbuka dan menjalankan politik rahmatan lil alamin. Siap membantu siapa pun, tidak ada sekat. Jangankan sekat politik, sekat agama saja tidak ada,” kata Gus Halim.


Ia menjelaskan, semangat keterbukaan tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata, termasuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat serta lintas partai politik.


Gus Halim juga mengingatkan para kader agar memahami sejarah kelahiran PKB. Menurutnya, PKB tidak lahir semata-mata dari keinginan sekelompok orang di Jakarta, tetapi juga berangkat dari aspirasi kader NU dan berbagai elemen masyarakat di daerah yang menginginkan hadirnya wadah politik pada era reformasi.


Ia menilai pemahaman terhadap sejarah partai penting agar kader memiliki landasan ideologis dan semangat perjuangan yang kuat dalam menjalankan tugas organisasi.


Dalam kesempatan itu, Gus Halim turut menyinggung dinamika jadwal pemilu mendatang. Ia menyebut pembahasan regulasi kepemiluan dan partai politik di Senayan perlu diarahkan untuk menghasilkan kebijakan yang membawa kemaslahatan bagi bangsa dan negara.


Menurutnya, hal terpenting bukan sekadar menentukan waktu pelaksanaan pemilu, melainkan memastikan regulasi yang dihasilkan mampu memperkuat demokrasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.


Gus Halim juga mengapresiasi dukungan dan kerja sama berbagai pihak dalam memperkuat PKB di Sumatera Selatan. Ia mendorong pengurus yang baru dikukuhkan agar menjaga kekompakan, memperkuat pelayanan kepada masyarakat, serta menjalankan program partai secara berkelanjutan.


Pengukuhan tiga DPC PKB tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi politik di wilayah Bumi Silampari. Dengan kepengurusan baru, PKB menargetkan organisasi yang semakin solid, kedekatan yang lebih kuat dengan masyarakat, serta peningkatan perolehan suara pada pemilu mendatang.


Ia berpesan ketua umum menegaskan politik kehadiran artinya selalu menjawab permasalahan masyarakat bukan sekedar mengetahui tapi menjawab dengan sikap dan perilaku bukan dengan teori.

“Di 2029-2031 61 persen generasi milenial dan gen z kalau PKB ingin menjadi pemenang,”tutupnya. (SMSI Musi Rawas)

Share:

GERAK CEPAT PEMERINTAH KABUPATEN PALI TINDAK LANJUTI ADUAN MASYARAKAT, CIPTAKAN KETERTIBAN DAN KEAMANAN LINGKUNGAN

 

GERAK CEPAT PEMERINTAH KABUPATEN PALI TINDAK LANJUTI ADUAN MASYARAKAT, CIPTAKAN KETERTIBAN DAN KEAMANAN LINGKUNGAN


TALANG UBI —SiniNews.Com-  Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait dugaan penjualan minuman keras (miras) serta aksi kenakalan remaja di lingkungan Talang Anding, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi.

​Aksi responsif ini diwujudkan melalui patroli gabungan lintas sektoral yang melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, Satpol PP, TNI, hingga perangkat rukun warga setempat pada malam Minggu.

​Kegiatan penertiban ini dipimpin langsung oleh jajaran terkait, yang dihadiri oleh Kasi Trantib Kecamatan Talang Ubi Evan Youzoarman, S.Kom. (mewakili Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H.), Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, S.E., M.M. beserta staf, serta Kabid Trantib, Kasi Trantibum Hermansyah, S.E., dan Kasi Penegak Perda Astuti, S.E., beserta anggota Satpol PP Kabupaten PALI.

​Turut serta pula dalam pengamanan tersebut Babinsa Talang Ubi Timur Sertu Ahmad Junaidi (mewakili Danramil Pendopo), RW 02 Darnius Ujang, serta Ketua RT 03 Hermanto.

​Dalam operasi gabungan tersebut, petugas mendatangi sejumlah titik yang kerap dijadikan tempat berkumpulnya masyarakat, khususnya kalangan remaja, guna memastikan situasi tetap terkendali sekaligus menindaklanjuti laporan warga secara langsung.

​Selain melakukan pengawasan ketertiban, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi serta imbauan kepada para remaja. Mereka diingatkan agar memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, menghindari kebiasaan nongkrong hingga larut malam, serta menjauhi segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketenteraman umum.

​Langkah cepat ini menjadi wujud nyata sinergi yang kuat antara pemerintah kecamatan, kelurahan, Satpol PP, TNI, dan perangkat lingkungan dalam mendengarkan serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

​Melalui kehadiran pemerintah yang responsif, pendekatan persuasif, serta kegiatan patroli bersama secara berkala, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kelurahan Talang Ubi Timur dapat terus terjaga agar senantiasa aman, tertib, dan nyaman.(SN/Perry).

Share:

Wakapolres PALI dan PJU Salat Subuh Bersama Warga di Masjid Muklisin



Wakapolres PALI dan PJU Salat Subuh Bersama Warga di Masjid Muklisin



PALI –SiniNews.Com-  Wakapolres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kompol Suprawira, SH.M.Si., bersama sejumlah pejabat utama (PJU) Polres PALI melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Muklisin, Komperta, Kabupaten PALI, Sabtu (17/10/2026) dini hari.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kegiatan itu, Kompol Suprawira didampingi Kabaglog Polres PALI AKP Arlan Hidayat, Kasat Binmas AKP Henrinadi, Kasat Tahti IPTU Nazran Hadie, dan Kasikeu IPDA Moch Said Bustomi. Turut hadir empat personel Polres PALI, tokoh agama, serta masyarakat Kecamatan Talang Ubi.


Program Subuh Keliling menjadi salah satu upaya kepolisian untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan. Kehadiran personel kepolisian di masjid diharapkan dapat mempererat hubungan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat.


Selain menjalankan kegiatan keagamaan, momentum tersebut juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polres PALI untuk mendekatkan diri kepada warga. Pendekatan secara humanis dinilai penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.


Melalui interaksi langsung dengan warga, kepolisian dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong partisipasi bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.


Waka Polres PALI Kompol Suprawira, SH.M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Subuh Keliling memiliki sejumlah tujuan, terutama dalam memperkuat keamanan lingkungan dan menjalin kedekatan dengan masyarakat.


"Melalui kegiatan Subuh Keliling ini, kami berharap keamanan dan ketertiban masyarakat semakin terjaga, kepercayaan publik terhadap Polri meningkat, serta silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat," ujarnya.


Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres PALI membangun hubungan yang lebih dekat dengan tokoh agama dan masyarakat. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.


Dengan adanya kegiatan ini, Polres PALI berharap masyarakat semakin aktif berperan dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing serta menjalin komunikasi yang baik dengan aparat kepolisian.


Kegiatan Subuh Keliling di Masjid Muklisin, Komperta, berlangsung pada Sabtu dini hari dan menjadi salah satu bentuk pendekatan humanis Polres PALI dalam memperkuat kemitraan dengan masyarakat.(SN/Perry).

Share:

Polsek Penukal Utara Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Polsek Penukal Utara Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan


PALI,– SiniNews.Com- Polsek Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Sabtu (17/10/2026). Patroli tersebut dilakukan di sepanjang jalur Desa Kota Baru menuju Desa Tanding Marga untuk mencegah masyarakat membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Penukal Utara, IPTU Budi Anhar, S.H., M.H., bersama sejumlah personel kepolisian. Petugas menyusuri jalur yang menjadi rute patroli sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.


Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat antara lain Aipda Dhana Syafriliano, Briptu Bagas Saktrian Dewangga, S.H., dan Bripda Bintang.


Patroli ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Penukal Utara. Selain melakukan pemantauan, petugas juga mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum apabila membuka lahan dengan cara membakar.


Kapolsek Penukal Utara, IPTU Budi Anhar, mengatakan kegiatan patroli dilakukan untuk mencegah masyarakat menggunakan api saat membersihkan atau membuka lahan perkebunan.


"Apabila membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, hal tersebut melanggar hukum dan dapat diproses sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," Jelasnya.


Petugas juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengelola lahan, terutama ketika membersihkan area perkebunan. Pembakaran yang tidak terkendali berpotensi memicu kebakaran lebih luas dan mengancam lingkungan sekitar.


Melalui patroli tersebut, kepolisian berharap masyarakat memahami larangan pembakaran lahan serta berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya.


Upaya pencegahan ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan aktivitas warga.


Polsek Penukal Utara juga terus melakukan langkah antisipasi melalui pemantauan wilayah dan penyampaian imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.


Berdasarkan laporan kegiatan, patroli pencegahan karhutla tersebut berlangsung lancar dan kondusif. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Taiwan Dorong Inovasi Kesehatan Berbasis AI

 

Taiwan Dorong Inovasi Kesehatan Berbasis AI


Jakarta - SiniNews.Com- Kecerdasan buatan (AI), telemedisin, dan perangkat kesehatan pintar semakin mengubah cara dunia mendeteksi penyakit, memantau kondisi pasien, hingga menjangkau masyarakat di wilayah yang jauh dari fasilitas kesehatan.


Keterangan pers Direktur Taiwan Trade Center (TAITRA), Amy Hsiao, Sabtu (17/10) menyebutkan, Taiwan berupaya mengambil peran dalam perubahan tersebut dengan menghubungkan kekuatan teknologi industrinya dengan inovasi yang dikembangkan untuk menjawab persoalan kesehatan di berbagai negara.


Upaya itu tercermin dalam kompetisi “Go Healthy with Taiwan 2026” yang menerima 832 proposal dari 62 negara. Jumlah tersebut meningkat sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ketika kompetisi ini mencatat 638 proposal dari 55 negara.


Dari ratusan proposal yang masuk, terpilih 20 semifinalis dari 16 negara dalam dua kategori, yakni Smart Healthcare serta Sport Tech & Cycling.


Direktur TAITRA yang mengoordinasikan kegiatan Go Healthy with Taiwan 2026 menilai kolaborasi internasional menjadi bagian penting dalam mendorong inovasi kesehatan agar tidak berhenti pada kecanggihan teknologi, tetapi menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Melalui Go Healthy with Taiwan, kami ingin mempertemukan kekuatan teknologi Taiwan dengan ide-ide inovatif dari berbagai negara untuk menjawab tantangan kesehatan yang nyata. Kami percaya bahwa kolaborasi lintas negara dapat mempercepat lahirnya solusi yang lebih praktis, mudah diakses, dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.


Komposisi peserta memperlihatkan bahwa inovasi tersebut semakin dekat dengan penerapan nyata. Sekitar 70 persen semifinalis telah memasarkan produknya, sedangkan 45 persen berasal dari perusahaan kecil dan menengah.


Teknologi yang dikembangkan mencakup perangkat skrining berbasis AI, pemantauan tanda vital, dukungan diagnosis, hingga solusi untuk membantu lansia mempertahankan kemandiriannya.


Dari teknologi elektronik menuju ekosistem kesehatan digital


Perkembangan ini bertumpu pada fondasi yang dibangun Taiwan selama puluhan tahun. Salah satunya adalah National Health Insurance (NHI), sistem asuransi kesehatan nasional yang mulai beroperasi pada 1995 dan kini mencakup sekitar 99,9 persen penduduk Taiwan.


Cakupan yang luas tersebut mendukung terbentuknya basis data kesehatan berskala populasi. Seiring waktu, Taiwan mengembangkan infrastruktur digital yang menghubungkan data pelayanan kesehatan, rekam medis elektronik, komputasi awan, dan analisis berbasis AI.


Salah satu contohnya adalah NHI MediCloud, sistem yang memungkinkan tenaga kesehatan mengakses informasi medis pasien dari berbagai fasilitas. Data yang tersedia mencakup riwayat obat, pemeriksaan, hasil laboratorium, pencitraan medis, alergi, tindakan medis, hingga informasi vaksinasi.


Pada 2024, penggunaan MediCloud telah menjangkau seluruh rumah sakit dan 98 persen klinik di Taiwan, dengan rata-rata sekitar 1,23 juta pencarian setiap hari. Integrasi tersebut membantu tenaga kesehatan memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai riwayat pelayanan pasien.


Di bidang kecerdasan buatan, Taiwan juga mengembangkan pemanfaatan data untuk membantu memperkirakan risiko penyakit kronis, termasuk diabetes dan penyakit kardiovaskular.


Pendekatan ini membuka peluang pergeseran pelayanan kesehatan, dari yang semula berfokus pada penanganan setelah seseorang jatuh sakit menuju deteksi risiko dan intervensi lebih dini.


Kekuatan Taiwan tidak hanya terletak pada AI. Industri elektronik, semikonduktor, teknologi informasi dan komunikasi, serta perangkat medis menyediakan fondasi untuk pengembangan sensor, sistem pemantauan, komputasi, dan teknologi kesehatan terintegrasi.


Data pemerintah Taiwan yang dikutip dalam kajian mengenai ekosistem kesehatan digital negara itu menunjukkan nilai bisnis industri biomedis mencapai sekitar NT$830,1 miliar pada 2025. Cakupannya meliputi farmasi, alat kesehatan, bioteknologi, pengobatan regeneratif, dan kesehatan digital.


Teknologi yang menjawab persoalan di lapangan


Berbagai inovasi yang masuk semifinal Go Healthy with Taiwan 2026 memperlihatkan bagaimana teknologi dapat diterapkan dalam situasi yang beragam.


Sebut saja misalnya Horus ML dari Spanyol mengembangkan AI untuk skrining risiko penyakit jantung. Masima dari Brasil memanfaatkan AI untuk menganalisis citra CT dan MRI otak. Sementara itu, Neodocs dari India mengembangkan teknologi berbasis telepon pintar untuk membaca strip tes urine dalam waktu sekitar 30 detik.


Di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur kesehatan, pendekatan yang dibutuhkan bahkan lebih spesifik. Cardiac Centre Ethiopia mengembangkan sistem pendukung keputusan klinis yang dapat beroperasi tanpa koneksi internet. PragmaClin dari Kanada menggunakan kamera tiga dimensi dan AI untuk membantu penilaian gejala Parkinson di wilayah pedesaan.


Inovasi lain menyasar kebutuhan masyarakat lanjut usia. Teknologi yang dikembangkan para peserta mencakup rekomendasi aktivitas fisik, deteksi ketika penderita demensia berjalan tanpa arah, serta perangkat yang membantu lansia tetap mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari.


Ragam solusi tersebut menunjukkan bahwa inovasi kesehatan tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan mesin. Kemampuan bekerja dalam kondisi lapangan, kemudahan penggunaan, dan kesesuaian dengan kebutuhan pasien juga menjadi pertimbangan penting.


Peluang kolaborasi bagi Indonesia


Pengalaman Taiwan menawarkan sejumlah pelajaran bagi Indonesia yang memiliki tantangan geografis, kebutuhan pelayanan kesehatan yang beragam, dan kesenjangan akses antardaerah.


Digitalisasi kesehatan membutuhkan lebih dari sekadar aplikasi. Sistem yang berbeda perlu dapat bertukar informasi, data pasien harus dikelola secara aman, dan teknologi yang digunakan dalam pelayanan kesehatan perlu melalui pengujian untuk memastikan keamanan serta manfaat klinisnya.


Interoperabilitas, tata kelola data, perlindungan privasi, dan pemerataan akses menjadi bagian penting dari transformasi tersebut. Tanpa fondasi itu, perkembangan AI berisiko hanya memberikan manfaat kepada kelompok masyarakat yang sudah memiliki akses terhadap fasilitas dan teknologi yang memadai.


Melalui Go Healthy with Taiwan 2026, Taiwan berupaya menghubungkan kemampuan industri dan teknologinya dengan kebutuhan inovator dari berbagai negara. Model kolaborasi ini membuka ruang bagi pengembangan solusi yang dapat diuji dalam konteks penggunaan berbeda, selain memperluas peluang kerjasama di bidang kesehatan digital.


Pada akhirnya, keberhasilan teknologi kesehatan tidak hanya diukur dari kemampuan algoritma atau kecanggihan perangkat. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana inovasi tersebut membantu mendeteksi penyakit lebih dini, meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses, dan membuat masyarakat hidup lebih sehat. (Rls/Aat SS)

Share:

Polres PALI Gelar Patroli Malam, Warga Diimbau Lapor Gangguan Kamtibmas ke 110

Polres PALI Gelar Patroli Malam, Warga Diimbau Lapor Gangguan Kamtibmas ke 110


PALI –SiniNews.Com-  Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar Patroli Perintis Presisi di kawasan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Jumat (16/10/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 hingga 23.00 WIB tersebut bertujuan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak kriminalitas pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).


Patroli dilaksanakan oleh Regu 2 Sat Samapta Polres PALI yang terdiri atas Brigpol Firman Ramadhoni, S.H., Brigpol Aji Priyanto, dan Briptu M. Kurniawan Ichtiarizki, S.H.


Dalam kegiatan tersebut, personel menyusuri kawasan Handayani Mulya dan sejumlah titik di wilayah Kecamatan Talang Ubi. Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga melaksanakan patroli dialogis untuk berinteraksi dengan masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, polisi berupaya meningkatkan kehadiran aparat di tengah masyarakat sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas, khususnya pada malam hari.


Petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan atau gangguan keamanan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., melalui Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, SH., mengatakan, "Apabila masyarakat mengetahui adanya kejadian menonjol atau gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian," jelas Kasat Samapta.


Kehadiran tim patroli diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat pada malam hari.


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres PALI.


Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan, situasi keamanan di wilayah patroli terpantau aman, terkendali, dan kondusif hingga kegiatan berakhir pada pukul 23.00 WIB.


Melalui patroli rutin dan dialogis, Sat Samapta Polres PALI terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan tidak ragu melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.(SN/Perry).

Share:

Dua Kali Mangkir dari Panggilan, Terduga Penadah Sawit Curian di PALI Ditangkap

Dua Kali Mangkir dari Panggilan, Terduga Penadah Sawit Curian di PALI Ditangkap



PALI –SiniNews.Com- Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Talang Ubi, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menangkap seorang pria berinisial J (48), yang diduga terlibat dalam kasus penadahan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit hasil curian milik PT Surya Bumi Agro Langgeng. Tersangka diamankan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan dua kali pemanggilan yang tidak dipenuhi.


Kasus tersebut berawal dari pencurian sawit di Blok 01 Divisi V PT Surya Bumi Agro Langgeng, Dusun I, Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat kejadian itu, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp1.741.707.


Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, pengungkapan kasus penadahan ini merupakan pengembangan perkara pencurian sawit yang sebelumnya menjerat inisial H Dalam perkara tersebut, polisi turut mengidentifikasi keterlibatan seorang pelaku lain berinisial JN yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).


Dari hasil pemeriksaan terhadap H diketahui sebagian sawit hasil curian telah dijual kepada J. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk memastikan keberadaan pria yang diduga membeli hasil curian tersebut.


Setelah dua kali pemanggilan tidak dipenuhi, Unit Reskrim Polsek Talang Ubi yang dipimpin IPDA Suryadinata, S.Psi., M.Psi., melakukan penyelidikan lanjutan. Keberadaan J akhirnya berhasil diketahui dan tersangka diamankan atas perintah Kapolsek Talang Ubi.


Dalam pemeriksaan, J diduga mengakui telah membeli tandan buah sawit milik perusahaan tersebut. Ia juga disebut mengetahui sawit yang dibelinya merupakan hasil curian karena para pelaku pencurian telah berulang kali menjual hasil kejahatannya kepada dirinya.


Dari penangkapan itu, polisi menyita dua barang bukti berupa satu unit alat timbang berwarna kuning dengan panjang sekitar 130 sentimeter dan satu unit tiang penyangga berkaki tiga setinggi kurang lebih dua meter yang digunakan untuk menggantung alat timbang.


Sebelumnya, H telah diamankan bersama 13 tandan buah sawit, satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX berwarna hitam perak tanpa nomor polisi, serta sebuah keranjang buah. Perkara Hermansyah disebut telah dinyatakan lengkap atau P-21 dan yang bersangkutan kini ditahan di Lapas Muara Enim.


Atas dugaan penadahan tersebut, Juarsyah disangkakan melanggar Pasal 591 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan dan berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU).(SN/Perry).

Share:

Polsek Tanah Abang Gelar KRYD dan Razia Malam, Antisipasi Kriminalitas dan Jaga Kamtibmas

 


Polsek Tanah Abang Gelar KRYD dan Razia Malam, Antisipasi Kriminalitas dan Jaga Kamtibmas


PALI –SiniNews.Com- Polsek Tanah Abang, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia dan kegiatan Stop, Operate, Check (SOC) di wilayah hukum Polsek Tanah Abang, Jumat (16/10/2026) malam.


Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 21.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., bersama personel Polsek Tanah Abang.


KRYD dan razia tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), premanisme, peredaran narkoba, minuman keras (miras), serta kepemilikan senjata tajam dan senjata api ilegal.


Sebelum kegiatan dimulai, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel malam yang dipimpin Kanit Provos Polsek Tanah Abang di halaman Mapolsek Tanah Abang. Apel tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dalam melaksanakan tugas di lapangan.


Dalam pelaksanaannya, petugas juga memberikan teguran kepada pengendara kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang tidak melengkapi atau tidak membawa surat-surat kendaraan.


Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., mengatakan bahwa kegiatan KRYD dan razia tersebut merupakan upaya kepolisian dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari.


Menurutnya, kegiatan kepolisian secara rutin diperlukan untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar mematuhi peraturan lalu lintas dan melengkapi dokumen kendaraan saat berkendara.


Pelaksanaan KRYD dan razia berakhir pada pukul 21.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


Polsek Tanah Abang berharap melalui kegiatan tersebut, situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.(SN/Perry).

Share:

Antisipasi Pencurian dan Gangguan Kamtibmas, Polres PALI Sisir Kawasan Talang Ubi

Antisipasi Pencurian dan Gangguan Kamtibmas, Polres PALI Sisir Kawasan Talang Ubi


PALI –SiniNews.Com-  Satuan Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar Patroli Perintis Presisi di kawasan Kecamatan Talang Ubi, Jumat (16/10/2026) sore. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Patroli berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Tim menyisir sejumlah kawasan di Kecamatan Talang Ubi, termasuk Kelurahan Handayani Mulya, Kabupaten PALI.


Selain berpatroli, personel Sat Samapta juga melaksanakan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu kamtibmas.


Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyosialisasikan layanan Call Center 110 sebagai sarana bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian menonjol atau membutuhkan bantuan kepolisian.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., melalui Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, SH., mengatakan. 

"Jika ada kejadian menonjol atau gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, segera laporkan melalui Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian," ujar Kasat Samapta.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.


Melalui patroli dialogis, petugas juga berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat agar informasi mengenai potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih cepat. Dengan demikian, potensi tindak kriminalitas dapat diantisipasi dan masyarakat merasa lebih aman saat menjalankan aktivitas sehari-hari.


Kehadiran personel kepolisian di kawasan permukiman dan titik-titik aktivitas masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah peluang terjadinya tindak kejahatan.


Berdasarkan laporan hasil pelaksanaan kegiatan, situasi di wilayah patroli terpantau aman, terkendali, dan kondusif selama kegiatan berlangsung.


Sat Samapta Polres PALI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, serta berperan aktif dalam memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.(SN/Perry).

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts