Jaga Situasi Tetap Kondusif, Tim Perintis Presisi Polres PALI Gelar Patroli Dialogis

 Jaga Situasi Tetap Kondusif, Tim Perintis Presisi Polres PALI Gelar Patroli Dialogis



PALI-SiniNews.Com– Tim Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar patroli malam di sekitar kawasan Pendopo, Kabupaten PALI, Minggu (4/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak pidana dan aksi 3C, yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Patroli dilaksanakan mulai pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB. Tim menyisir sejumlah kawasan di sekitar Pendopo Kabupaten PALI yang dinilai perlu mendapat perhatian, sembari melakukan patroli dialogis dengan masyarakat.


Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diminta ikut berperan menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian yang menonjol.


Masyarakat juga diingatkan dapat memanfaatkan layanan kepolisian melalui Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau menemukan adanya gangguan keamanan dan ketertiban.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasat Samapta Polres PALI AKP Asri Basyarudin, S.H., mengatakan patroli Perintis Presisi merupakan bagian dari langkah kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Patroli ini kami laksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, tindak pidana serta 3C. Selain melakukan pemantauan, personel juga melaksanakan patroli dialogis dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” kata AKP Asri Basyarudin.


Dia juga mengajak masyarakat untuk segera menghubungi kepolisian apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.


“Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya kejadian menonjol, segera laporkan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.


Dari hasil kegiatan, situasi di wilayah yang menjadi sasaran patroli selama kegiatan berlangsung terpantau aman, terkendali dan kondusif. Patroli Perintis Presisi diharapkan dapat terus meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan.(SN/Perry).

Share:

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Tanah Abang Ajak Warga Manfaatkan Pohon Karet Tua untuk Tingkatkan Ekonomi

 Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Tanah Abang Ajak Warga Manfaatkan Pohon Karet Tua untuk Tingkatkan Ekonomi


PALI-SiniNews.Com – Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Tanah Abang Polres PALI melaksanakan sosialisasi dan patroli terkait larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.


Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (4/10/2026), sekira pukul 11.10 WIB hingga selesai, di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH yang diwakili Bripka Reji Diansyah bersama personel Polsek Tanah Abang menyampaikan imbauan kepada masyarakat Desa Sukaraja agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar, terlebih saat memasuki musim kemarau.


Petugas juga mengajak masyarakat memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dengan cara dijual sehingga dapat memberikan nilai ekonomi serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan langkah pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang ditimbulkan akibat pembakaran lahan.


"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Selain dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, tindakan tersebut juga dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku," ujar AKP Arzuan.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan Karhutla.


Personel Polsek Tanah Abang turut menjelaskan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang dapat melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Kegiatan sosialisasi dan patroli tersebut berakhir sekira pukul 12.10 WIB. Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.


Polsek Tanah Abang akan terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan patroli guna mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Bangga! Motif Batik Ulingge dan Tunjuk Langit Tampil Memukau di Kriyanusa, Koleksi Fashion Show Langsung Laku Terjual

 

Bangga! Motif Batik Ulingge dan Tunjuk Langit Tampil Memukau di Kriyanusa, Koleksi Fashion Show Langsung Laku Terjual


JAKARTA-SMSI — Gelaran Kriyanusa yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, pada 26 September 2026, memberikan kebanggaan tersendiri bagi Kota Lubuklinggau.


Dalam ajang yang menampilkan berbagai wastra dari sejumlah daerah di Indonesia tersebut, karya batik khas Lubuklinggau kembali mencuri perhatian publik.


Ketua Dekranasda Kota Lubuklinggau, Hj. Risca Priba Ayu, menyampaikan rasa bangganya atas penampilan wastra asli daerah dalam peragaan busana tersebut.


“Ini adalah karya asli yang dijadikan motif, merupakan hasil sayembara yang beberapa waktu lalu digelar, kemudian dikembangkan dengan baik sehingga memiliki nilai yang sangat luar biasa,” ujarnya saat diwawancarai Berita Lubuklinggau, Sabtu (03/10/26).


Ia menjelaskan, motif Batik Ulingge dan Tunjuk Langit merupakan karya cipta Ragil Sutopo dan Eka Indrihastuti yang lahir dari sayembara desain batik daerah. Kedua motif ini diharapkan terus dikembangkan agar memiliki nilai tambah serta mampu bersaing di tingkat nasional.


Dalam kesempatan tersebut, Lubuklinggau menampilkan dua motif unggulan yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dan menjadi identitas baru wastra daerah.


Dekranasda Kota Lubuklinggau juga berkolaborasi dengan desainer profesional Brilianto, menghadirkan karya yang diperagakan oleh 10 model di hadapan Ketua Harian Dekranas, Ibu Tri Tito Karnavian, serta Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Herman Deru.


Hj. Risca Priba Ayu menyebutkan, kehadiran wastra Lubuklinggau dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa karya daerah memiliki daya saing dan mulai diminati pasar.


Bahkan, sebelum rangkaian fashion show berakhir, sejumlah koleksi yang ditampilkan sudah langsung dipesan oleh pengunjung.


“Alhamdulillah, sebelum acara selesai sudah ada yang memesan. Ini menunjukkan bahwa karya ini diminati dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” jelasnya.


Ia menegaskan, pengembangan wastra Lubuklinggau tidak boleh berhenti pada satu periode kepemimpinan, melainkan harus berkelanjutan sebagai persembahan untuk daerah.


“Harapannya ini bisa terus berlanjut, tidak hanya di sini saja. Ini adalah persembahan untuk Pemerintah Kota dan masyarakat Lubuklinggau,” tambahnya.


Ke depan, produksi batik khas Lubuklinggau akan melibatkan para pembatik daerah melalui penguatan kolaborasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.


Selain itu, Hj. Risca Priba Ayu juga menegaskan bahwa Lubuklinggau memiliki kekayaan motif batik yang beragam, seperti batik pokat dan batik durian, yang terus dipromosikan dalam berbagai kegiatan seni dan budaya.


Melalui sayembara yang telah digelar, lahir sejumlah motif batik baru yang kini terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas wastra daerah.


Partisipasi Lubuklinggau dalam Kriyanusa diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperluas pengenalan wastra daerah, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga hingga ke pasar internasional. ( SMSI Linggau )

Share:

Semangat Olahraga Domino,Kejuaraan Semi ORADO KDM PP Sukses Digelar di Muara Enim


*Semangat Olahraga Domino,Kejuaraan Semi ORADO KDM PP Sukses Digelar di Muara Enim*



Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Markas Klub Olahraga Domino Indonesia (ORADO) KDM PP yang berlokasi di Jalan Inspektur Selamet, Pasar Lama Tangsi, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, mendadak riuh pada Sabtu malam (03/10/2026). Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pembukaan Kejuaraan Domino Semi ORADO yang diikuti oleh 40 pasang peserta terbatas.


Turnamen ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi para atlet dari berbagai klub domino di Kabupaten Muara Enim. Selain tuan rumah Klub KDM PP, ajang ini turut diikuti oleh Klub Elang Sakit Pasar Lama, Klub Albesas Lubuk Emplas, Klub Tiger Air Lintang, Klub SDM Tungkal, Klub OGP Tanjung Enim, Klub Domino Tanjung Serian, serta sejumlah klub binaan Pengurus Kabupaten (Pengkab) ORADO Muara Enim lainnya.


Sistem pertandingan berlangsung kompetitif. Pada babak penyisihan, panitia menerapkan sistem Gab kertas dengan mekanisme putus 101. Memasuki babak perempat final hingga final, pertandingan beralih menggunakan standar, aturan resmi, dan fasilitas dari Pengkab ORADO Muara Enim.



Jalannya turnamen turut disaksikan langsung oleh Ketua Pengkab ORADO Kabupaten Muara Enim, Drs. H. Rachmat Noviar, didampingi Wakil Ketua I H. Sukardi dan Wakil Sekretaris Rizkyusa. Kehadiran jajaran pengurus ini memberi suntikan semangat bagi para peserta dan pengurus klub yang bertanding.

Di sela-sela laga, Drs. H. Rachmat Noviar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung tumbuh kembang klub-klub domino di wilayah Muara Enim.


"Pengkab ORADO Muara Enim akan senantiasa memberikan dukungan penuh kepada seluruh klub yang telah terbentuk. Kami berharap klub-klub ini terus membina atlet yang profesional dan menjunjung tinggi sportivitas. Tujuan akhirnya tentu agar mampu mengharumkan nama klub serta siap mewakili Kabupaten Muara Enim di ajang yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Rachmat.



Sementara itu, Ketua Klub KDM PP sekaligus Ketua Pelaksana Kegiatan, Delta, menjelaskan bahwa kejuaraan ini digelar sebagai wadah perkenalan keberadaan klub sekaligus ajang silaturahmi antarpecinta olahraga domino di Muara Enim. Uniknya, kelancaran acara ini juga terwujud berkat kerja sama yang baik dengan warga sekitar yang sedang menyelenggarakan hajatan pernikahan tepat di sebelah markas klub.

"Terima kasih kepada seluruh pengurus, panitia, dan peserta yang telah mensukseskan kegiatan ini sehingga berjalan meriah dan kondusif. Kami berharap Pengkab ORADO Kabupaten Muara Enim dapat lebih sering menggelar kejuaraan serupa, mengingat tingginya antusiasme penggiat domino di daerah kita," ungkap Delta.

Mewakili Dewan Pembina Klub ORADO KDM PP, Sadri, turut menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang serta memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang berlaga.

"Selamat kepada para juara. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Teruslah berlatih dan jangan ragu untuk terus mengikuti turnamen-turnamen berikutnya. Untuk para pemenang, pesan saya tetaplah rendah hati, jangan sombong apalagi meninggi. Mempertahankan gelar juara itu jauh lebih sulit, karena peserta lain tentu akan makin giat berlatih untuk merebut posisi terbaik di event selanjutnya," tegas Sadri.

Setelah melalui persaingan sengit, gelar juara berhasil diraih oleh:

 * Juara 1: Tezar / Trisman (Klub SDM Tungkal)

 * Juara 2: Edison / Amril (Klub KDM PP Tangsi)

 * Juara 3: Eddy / Sumitro (Klub OGP Tanjung Enim)

 * Juara 4 (Harapan 1): April / IAM (Kelurahan Air Lintang)

Edison, peraih Juara 2 dari Klub KDM PP, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya turnamen tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada panitia dan Pengkab ORADO Muara Enim yang memberi ruang bagi kami untuk menyalurkan bakat dan hobi. Harapan kami, ke depan Pengkab ORADO dapat menyelenggarakan event yang lebih besar lagi," tuturnya.(sn)

Share:

Cegah Karhutla, Polsek Penukal Utara Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan

Cegah Karhutla, Polsek Penukal Utara Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan


PALI-SiniNews.Com – Polsek Penukal Utara mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tanding Marga, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Sosialisasi dilaksanakan pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 10.25 WIB hingga 11.23 WIB. Kegiatan dipimpin Kapolsek Penukal Utara Iptu Budi Anhar, S.H., M.Si., C.I.I., C.B., Med., bersama Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara.


Dalam kegiatan tersebut, polisi menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan cara pembakaran dalam membuka lahan maupun kebun. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya karhutla, terutama saat kondisi memasuki musim kemarau.


Kapolsek Penukal Utara mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.


"Kami mengimbau masyarakat Desa Tanding Marga agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini memasuki musim kemarau sehingga kita perlu bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” kata Budi Anhar.


Selain memberikan imbauan mengenai larangan pembakaran lahan, polisi juga mengajak masyarakat memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan akan ditebang untuk dijual.


“Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dapat dimanfaatkan dengan cara dijual. Hasilnya bisa membantu menambah perekonomian keluarga tanpa harus melakukan pembakaran lahan,” ujarnya.


Budi juga menegaskan bahwa pembukaan lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat berhadapan dengan hukum. Masyarakat diminta menaati ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran meluas.


“Pembukaan lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang dapat melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara turut menyampaikan sosialisasi kepada warga. Salah satu masyarakat Desa Tanding Marga, Tio, hadir dalam kegiatan tersebut.


Sosialisasi berakhir sekitar pukul 11.23 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.


Polsek Penukal Utara berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam mencegah karhutla serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.(SN/Perry).

Share:

Cegah Karhutla, Polisi Ingatkan Warga Talang Ubi Tak Bakar Lahan

Cegah Karhutla, Polisi Ingatkan Warga Talang Ubi Tak Bakar Lahan


PALI-SiniNews.Com – Polsek Talang Ubi mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Imbauan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan.


Sosialisasi digelar pada Minggu (4/10/2026) mulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi.


Dalam kegiatan itu, polisi menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla, terutama di tengah kondisi yang mulai memasuki musim kemarau. Warga diminta tidak menggunakan api untuk membersihkan maupun membuka lahan perkebunan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan sosialisasi dilakukan sebagai langkah pencegahan agar kebakaran lahan tidak terjadi dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga risiko terjadinya kebakaran lahan cukup tinggi,” kata Ardiansyah.


Selain mengingatkan mengenai bahaya karhutla, polisi juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan secara bijak. Warga yang memiliki pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang disarankan memanfaatkannya dengan cara dijual sehingga dapat memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga.


“Pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dapat dimanfaatkan dengan dijual. Selain tidak perlu dibakar, hasil penjualannya juga bisa membantu menambah perekonomian keluarga,” ujarnya.


Bhabinkamtibmas juga mengingatkan warga bahwa membuka lahan dengan cara membakar dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan dan berpotensi mengganggu lingkungan serta keselamatan masyarakat.


“Pembukaan lahan dengan cara dibakar tidak dibenarkan dan dapat berhadapan dengan hukum. Masyarakat kami minta untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Ardiansyah.


Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga, di antaranya Romlan dan Budi, turut hadir dan menerima sosialisasi. Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


Polsek Talang Ubi berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla, khususnya di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Razia Malam di Tanah Abang Pali, Polisi Antisipasi Curas hingga Sajam

 Razia Malam di Tanah Abang Pali, Polisi Antisipasi Curas hingga Sajam


PALI-SiniNews.Com - Polsek Tanah Abang menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) berupa razia dan stasioner (SOC) di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut digelar untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk tindak pidana 3C, premanisme, narkoba, minuman keras (miras), senjata tajam (sajam), hingga senjata api (senpi).


Kegiatan berlangsung pada Sabtu (3/10/2026) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Tanah Abang.


Sebelum pelaksanaan razia dan SOC, personel terlebih dahulu mengikuti apel malam di depan Markas Polsek Tanah Abang. Apel tersebut dipimpin Ka SPK Regu A Aiptu Syafril Afriatin untuk memberikan arahan terkait pelaksanaan kegiatan di lapangan.


Sebanyak enam personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Kanit Intelkam Aipda Roy Saragih, Aipda Dedi Dahlin, Aipda Beni Arshal, Aipda Yudi Hariadi, Brigpol M. Iqbal Pratama dan Briptu Inola Riansa.


Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tindak pidana sekaligus menjaga keamanan masyarakat pada malam hari.


Petugas juga memberikan teguran kepada sejumlah pengendara kendaraan R2 dan R4 yang tidak melengkapi perlengkapan maupun tidak membawa surat-surat kendaraan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya.


"Kegiatan KRYD ini kami laksanakan untuk mengantisipasi tindak pidana Curas, Curat, Curanmor, premanisme, narkoba, miras, sajam dan senpi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pada malam hari," kata Arzuan.


Ia juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mematuhi aturan yang berlaku.


"Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Abang," ujarnya.


Kegiatan razia dan SOC berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar, aman dan terkendali. Situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanah Abang hingga kegiatan berakhir terpantau kondusif.(SN/Perry).

Share:

Kemenkes Tinjau Kesiapan RS KIM Hadapi Implementasi RBKP, iDRG, dan KRIS

 


*Kemenkes Tinjau Kesiapan RS KIM Hadapi Implementasi RBKP, iDRG, dan KRIS*


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM —  Rumah Sakit KIM melaksanakan kegiatan Advokasi Uji Coba RBKP, iDRG, dan KRIS,Kamis, (01/10/2026), Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan rumah sakit dalam mendukung implementasi kebijakan pelayanan kesehatan serta memastikan kesiapan rumah sakit dalam penerapan sistem yang akan dilaksanakan ke depan.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Verifikasi dan Validasi yang terdiri dari perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, serta BPJS Kesehatan.


Dalam kegiatan tersebut, Direktur RS KIM, dr. Ayu Aryani, MARS, memaparkan kesiapan Rumah Sakit KIM dalam implementasi RBKP, iDRG dan KRIS. Paparan tersebut mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari ketersediaan kamar dan jumlah tempat tidur, luas bangunan, hingga pelayanan medis yang tersedia di RS KIM.



Lebih lanjut direktur RS KIM juga menyampaikan perkembangan Sistem Rujukan Berbasis Kompetensi (SRBK) dari sisi IT dimana RS KIM Sudah full bridging atau Automatic claim antara SIMRS dengan e-klaim dan tidak di dapatkan kendala yang artinya perkembangan ini menjadi bagian dari persiapan RS KIM dalam mendukung pelaksanaan RBKP,iDRG, dan KRIS.

Dalam sesi pembahasan, berbagai aspek kesiapan rumah sakit mendapatkan tanggapan dan masukan dari Tim Verifikasi dan Validasi. dr. Obrin Parulian, M.Kes., selaku Direktur Pelayanan Klinis Kementerian Kesehatan RI, memberikan respons positif terhadap kesiapan yang telah dipaparkan oleh RS KIM. Beliau menyampaikan bahwa berdasarkan persiapan dan progres yang telah dilakukan RS KIM dinilai siap untuk melaksanakan RBKP, iDRG, dan KRIS ke depannya.


Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi RS KIM untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek yang masih perlu disempurnakan serta menyusun rencana tindak lanjut guna memastikan seluruh persiapan dapat berjalan secara optimal.


Melalui koordinasi dan sinergi antara RS KIM, Kementerian Kesehatan RI, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, diharapkan proses persiapan implementasi RBKP, iDRG, dan KRIS dapat terlaksana dengan baik serta mendukung peningkatan mutu dan efektivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya yang berada di Wilayah Muara Enim dan Sekitarnya.(sn)

Share:

Polisi Edukasi Warga Talang Ubi soal Bahaya Buka Lahan dengan Cara Dibakar

Polisi Edukasi Warga Talang Ubi soal Bahaya Buka Lahan dengan Cara Dibakar


PALI-SiniNews.Com – Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi menggelar sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (3/10/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah musim kemarau.


Sosialisasi dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.30 WIB. Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH bersama Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat di wilayah tersebut.


Dalam kegiatan itu, warga diingatkan agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar. Polisi juga mengajak masyarakat mencari cara yang lebih aman dalam mengelola lahan guna mengantisipasi munculnya api yang dapat meluas dan menimbulkan karhutla.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pembakaran lahan.


"Kami mengimbau masyarakat Kelurahan Handayani Mulya agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Saat ini sudah memasuki musim kemarau sehingga risiko terjadinya kebakaran harus diantisipasi bersama," kata Ardiansyah.


Selain memberikan imbauan, personel Bhabinkamtibmas juga menyampaikan alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian keluarga, salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua.


"Untuk pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang, masyarakat dapat memanfaatkannya dengan cara dijual. Hal tersebut dapat membantu menambah perekonomian keluarga tanpa harus melakukan pembakaran lahan," ujarnya.


Ardiansyah juga mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum apabila membuka lahan atau kebun dengan cara membakar.


"Kami mengingatkan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.


Sosialisasi tersebut diikuti warga Kelurahan Handayani Mulya, di antaranya Muhip, Marsita, dan Lailah. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar, dan kondusif.


"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan berperan aktif dalam mencegah karhutla. Jangan sampai aktivitas pembukaan lahan justru menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat," pungkas Ardiansyah.(SN/Perry).

Share:

Buka Kebun Jangan Dibakar, Polisi Ingatkan Warga Penukal Utara

 Buka Kebun Jangan Dibakar, Polisi Ingatkan Warga Penukal Utara



PALI -SiniNews.Com– Kepolisian Sektor (Polsek) Penukal Utara menggelar sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kamis (3/9/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat memasuki musim kemarau.


Sosialisasi dilaksanakan mulai pukul 08.30 WIB hingga 09.00 WIB. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan metode pembakaran saat membuka lahan maupun kebun.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., C.I.I., C.B., Med mengatakan sosialisasi tersebut merupakan langkah pencegahan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.


"Kami mengimbau masyarakat Desa Kota Baru agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, terutama saat musim kemarau. Cara tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran yang dapat meluas ke area lainnya," kata Budi.


Menurutnya, masyarakat dapat memanfaatkan lahan dan tanaman yang ada tanpa melakukan pembakaran. Salah satu alternatif yang disampaikan kepada warga adalah memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang untuk dijual sehingga memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.


"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang dengan cara dijual. Hasilnya dapat membantu menambah perekonomian keluarga tanpa harus melakukan pembakaran lahan," ujarnya.


Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengingatkan masyarakat mengenai konsekuensi hukum dari pembukaan lahan dengan cara membakar.


"Kami juga mengingatkan bahwa membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.


Kegiatan tersebut diikuti Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara dan masyarakat Desa Kota Baru, termasuk Joni. Sosialisasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


Budi menegaskan pencegahan karhutla membutuhkan peran aktif masyarakat, terutama dalam menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.


"Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Dengan kesadaran bersama, potensi terjadinya karhutla di wilayah Penukal Utara dapat dicegah," pungkasnya.(SN/Perry).

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts