Sinergi Pusat dan Daerah, Lahan Pembangunan RSUD Talang Ubi 4 Lantai Resmi Diserahterimakan

Sinergi Pusat dan Daerah, Lahan Pembangunan RSUD Talang Ubi 4 Lantai Resmi Diserahterimakan



PALI-SiniNews.Com– Langkah besar dalam peningkatan fasilitas kesehatan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) resmi dimulai. Pada Senin, 29 Juni 2026, dilaksanakan acara serah terima lahan untuk pembangunan gedung baru RSUD Talang Ubi setinggi 4 lantai.

Proyek strategis ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan RI di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Acara krusial ini dihadiri langsung oleh Bupati PALI Asgianto, S.T., jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua DPRD Kabupaten PALI, serta unsur Forkopimda dari TNI dan Polri. Turut hadir perwakilan Dirjen Kementerian Kesehatan RI serta pihak kontraktor pelaksana dari PT Bumi Karsa.


Dalam sambutannya, pihak terkait menegaskan bahwa megaproyek pembangunan rumah sakit modern ini tidak menggunakan anggaran APBD Kabupaten PALI sama sekali. Proyek ini murni bersumber dari bantuan dana Kementerian Kesehatan RI yang dinakhodai oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS), dengan total nilai anggaran mencapai Rp116 Miliar.

Kehadiran fasilitas modern 4 lantai ini diharapkan dapat mendongkrak mutu pelayanan medis, sehingga masyarakat PALI tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan kesehatan yang intensif.


Bupati PALI, Asgianto, S.T., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menkes Budi Gunadi Sadikin atas perhatian besar yang diberikan kepada Bumi Serepat Serasan.

Ia juga memberikan pesan tegas kepada seluruh elemen masyarakat, instansi terkait, dan aparat keamanan demi kelancaran proyek ini.

"Saya berpesan dan meminta kepada semua pihak, tolong jangan ada gangguan apa pun di lapangan. Mari kita bersama-sama mengawal dan mensukseskan pembangunan ini agar selesai tepat waktu dan segera bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat PALI," ujar Bupati Asgianto, S.T.

Dengan adanya pengamanan sinergis dari TNI dan Polri, serta dukungan penuh dari masyarakat dan OPD terkait, pembangunan RSUD Talang Ubi melalui program PHTC ini ditargetkan dapat berjalan kondusif, cepat, dan sesuai dengan standar kualitas terbaik yang telah ditetapkan.(SN/Perry)

Share:

Berikan Kesempatan Plt Bupati Jalankan Amanah, Pemuda Muhammadiyah Muara Enim Ajak Masyarakat Kawal Tata Kelola Di Pemkab Muara Enim


*Berikan Kesempatan Plt Bupati Jalankan Amanah, Pemuda Muhammadiyah Muara Enim Ajak Masyarakat Kawal Tata Kelola Di Pemkab Muara Enim*




Muara Enim, Sumsel, sininews.com – Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Muara Enim, Endang Saputra, mengajak masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait dinamika politik pascaoperasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim nonaktif, H. Edison.

Menurut Endang, masyarakat perlu mengedepankan sikap bijak dengan menunggu informasi resmi dari aparat penegak hukum serta tidak terburu-buru mempercayai narasi yang belum dapat diverifikasi, termasuk informasi yang mengaitkan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., dengan perkara yang sedang ditangani aparat penegak hukum.


"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Muara Enim tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Proses hukum harus dihormati, sementara pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan," ungkap, Endang, Senin (29/06/2026) pada awak media.


Kemudian, ia menilai peristiwa OTT harus menjadi momentum evaluasi terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Namun, evaluasi tersebut tidak boleh berkembang menjadi ruang penyebaran informasi yang belum terverifikasi atau narasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.


"Mari kita jadikan peristiwa yang terjadi di Bumi Serasan Sekundang ini sebagai momentum evaluasi Tata Kelola Pemerintah Daerah. Hal ini sejalan dengan komitmen Muhammadiyah yang selama ini mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi maupun politik transaksional,"tuturnya.


Selanjutnya, Endang menegaskan Pemuda Muhammadiyah konsisten mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. 


"Kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari demokrasi, tetapi harus disampaikan berdasarkan data, fakta, dan etika, bukan melalui informasi yang belum jelas kebenarannya," tegasnya.


Lebih lanjut, Endang juga mengingatkan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah terhadap siapa pun yang belum dinyatakan bersalah berdasarkan putusan hukum yang berkekuatan tetap. 


"Kita juga mengingatkan bahwa asas praduga tak bersalah harus kita junjung sebelum putusan hukum berkekuatan tetap. Oleh karenanya, masyarakat perlu berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak ikut menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,"ujar Endang.


Selain itu, PDPM Muara Enim meminta pemerintah daerah memastikan pelayanan publik tetap berjalan selama proses hukum berlangsung. Organisasi kepemudaan tersebut juga mendorong adanya perbaikan tata kelola pemerintahan melalui peningkatan transparansi, pengawasan terhadap program strategis, serta penguatan integritas aparatur.


"Kami siap mengawal jalannya pemerintahan melalui pengawasan yang konstruktif. Pemerintahan ke depan harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan kelompok tertentu,"tegasnya.


Kemudian, Endang juga mengajak generasi muda Muara Enim menjadi bagian dari upaya menjaga ruang digital yang sehat dengan tidak menyebarkan ujaran kebencian, provokasi, maupun informasi yang belum terverifikasi.


"Media sosial harus menjadi ruang edukasi dan persatuan, bukan sarana memperkeruh suasana. Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas Bumi Serasan Sekundang agar roda pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan tetap berjalan demi kesejahteraan masyarakat," ajaknya.


Terakhir, ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan objektif, sembari memberikan kesempatan kepada Plt Bupati Muara Enim menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan pemerintah. 


"Mari kita ,mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan objektif, sembari memberikan kesempatan kepada Plt Bupati Muara Enim menjalankan tugas sesuai amanah yang diberikan pemerintah,  stabilitas daerah merupakan modal penting agar pembangunan dan pelayanan publik dapat terus berlangsung di tengah dinamika politik yang sedang terjadi,"pungkasnya.(sn)

Share:

Komitmen Jaga Ketahanan Energi, Hulu Migas Tanamkan Wawasan Kebangsaan Lewat Diksar Bela Negara Angkatan IV Tahun 2026


*Komitmen Jaga Ketahanan Energi, Hulu Migas Tanamkan Wawasan Kebangsaan Lewat Diksar Bela Negara Angkatan IV Tahun 2026*


Palembang, Sumsel. sininews.com --  SKK Migas bersama KKKS Medco E & P Indonesia (Medco E&P) dan KKKS Sele Raya Merangin Dua (SRMD) menggelar sosialisasi usaha hulu migas kepada siswa sekolah menegah atas bersama Batalyon Arhanud 12/SBP, Jum'at (26/06/2026), yang diselenggarakan melalui pendidikan dasar bela negara untuk menumbuhkan wawasan kebangsaan dan meningkatkan keyakinan Pancasila sebagai ideologi Negara dan cinta Tanah Air. Pendidikan dasar bela negara yang keempat kalinya ini diikuti oleh 35 siswa dari 34 SMA/SMK Negeri di wilayah kerja Medco E&P Indonesia dan Sele Raya Merangin Dua (SRMD) seperti Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Lahat, Muara Enim dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) serta berlangsung pada 22 - 26 Juni 2026 di Batalyon Arhanud 12/SBP. Kegiatan pembinaan siswa tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memberikan pemahaman dasar mengenai hulu migas ke sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasi migas.



Kegiatan dibuka oleh Komandan Batalyon Arhanud 12/SBP Letkol Arh Dhian dan ditutup oleh Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia Hirmawan Eko Prabowo juga dihadiri oleh Perwakilan Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Tri Bargo P., Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safei dan Perwakilan Sele Raya Merangin Dua (SRMD).


Letkol Arh Dhian menyampaikan apresiasinya kepada SKK Migas Sumbagsel beserta KKKS Medco E & P Indonesia dan KKKS Sele Raya Merangin Dua yang telah mempercayakan penyelenggaraan kegiatan ini kepada Batalyon Arhanud 12/SBP. Sinergi antara TNI dan dunia industri hulu migas merupakan wujud nyata kolaborasi dalam membentuk sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat bela negara.


“Suatu Kehormatan dan kebanggaan Kami mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda Indonesia melalui pelatihan bela negara bersama hulu migas. Bela negara bukan hanya tentang kemampuan fisik atau kedisiplinan, tetapi juga tentang membangun karakter, menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, integritas, serta tanggung jawab dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Melalui pelatihan ini, kami berharap para peserta mampu mengembangkan sikap disiplin, kepemimpinan, kerja sama tim, dan mental yang tangguh. Nilai-nilai tersebut merupakan modal penting bagi para calon peneruh generasi dalam menghadapi tantangan dunia global.” tegasnya.


Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Mitrisno, S.Pd., M.Pd. yang menyambut baik pelaksanaan Pendidikan Dasar Bela Negara bagi siswa SMA dan SMK di Batalyon Arhanud 12/SBP sebagai salah satu upaya penguatan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta tanah air bagi peserta didik. “Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Pelaksanaannya tetap harus memperhatikan aspek keselamatan, perlindungan peserta didik, serta sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Dinas Pendidikan mendukung setiap program pembinaan karakter yang memberikan manfaat positif bagi perkembangan peserta didik dan peningkatan mutu pendidikan.” ungkapnya.



Industri hulu migas merupakan salah satu pilar strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus roda penggerak perekonomian bangsa. Mengingat peran vital tersebut, aspek keamanan, kedisiplinan, tangguh, dan rasa cinta tanah air menjadi modal utama yang wajib dimiliki oleh setiap insan yang bergerak bersama di industri ini. Oleh karena itu, SKK Migas bersama Medco E&P Indonesia dan Sele Raya Merangin Dua menginisiasi dan berkomitmen penuh dalam menyelenggarakan Program Pendidikan Dasar Bela Negara ini.


Saat memberikan pembekalan kepada peserta diksar, Safei menyampaikan apresiasinya kepada KKKS Medco E&P Indonesia dan KKKS Sele Raya Merangin Dua beserta Batalyon Arhanud 12/SBP yang terlibat dalam mendukung kelancaran kegiatan sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik.


“Kami percaya, tantangan industri hulu migas ke depan akan semakin dinamis, dan kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara kompetensi teknis, tetapi juga memiliki mental baja, integritas tinggi, dan semangat nasionalisme yang kuat. Diksar Angkatan Keempat ini diharapkan dapat menjadi tempat mencetak para kader pemimpin bangsa yang baik. Adik-adik peserta, kalian adalah garda terdepan yang akan memastikan obyek vital nasional dan ketahanan energi kita tetap tegak berdiri.” tegasnya.


Nantinya, siswa terpilih dari 34 sekolah sebagai kader yang mengikuti pembinaan akan diarahkan menjadi motor penggerak di sekolahnya. Mereka akan menyampaikan semangat bela negara, kepedulian pada masyarakat dan edukasi hulu migas kepada siswa lainnya.


“Selaras dengan kegiatan hulu migas yang beroperasi untuk kepentingan negara dan bangsa, diharapkan penanaman kecintaan terhadap Tanah Air ini dapat menanamkan kepedulian generasi muda pada kegiatan hulu migas yang merupakan objek vital nasional dan aset negara," ujar Hirmawan Eko Prabowo.(sn)

Share:

Polsek Tanah Abang Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel

 Polsek Tanah Abang Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel





PALI-SiniNews.Com– Polsek Tanah Abang melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Sukaraja, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung program pelestarian lingkungan dengan mengusung tema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penanaman pohon melibatkan personel Polsek Tanah Abang, Kepala Desa Sukaraja Rahim Arwi, serta masyarakat setempat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80, tetapi merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.


"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini diharapkan menjadi investasi bagi masa depan, memberikan manfaat bagi generasi mendatang, sekaligus mewujudkan tema 'Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan'," ujar AKP Arzuan.


Menurutnya, penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang, mulai dari meningkatkan kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, mengurangi dampak perubahan lingkungan, hingga menciptakan kawasan yang lebih hijau dan nyaman bagi masyarakat.


Selain itu, keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan sehingga pohon yang telah ditanam dapat dirawat bersama dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.


Kegiatan penanaman pohon berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dalam suasana penuh kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.


Melalui kegiatan penghijauan serentak ini, Polsek Tanah Abang menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan gerakan ini mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menanam dan merawat pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem serta mewariskan lingkungan yang hijau dan lestari bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polsek Talang Ubi Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80




PALI-SiniNews.Com– Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di lingkungan Mako Polsek Talang Ubi, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung program penghijauan yang mengusung tema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Gerakan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Di Polsek Talang Ubi, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel yang bersama-sama melakukan penanaman pohon di area Mako sebagai upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau, asri, dan nyaman.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah mengatakan bahwa kegiatan penghijauan merupakan bentuk pengabdian Polri yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.


"Penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap apa yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi lingkungan sekitar Mako Polsek, tetapi juga menjadi contoh dan inspirasi bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam demi masa depan yang lebih baik," ujar AKP Ardiansyah.


Menurutnya, pohon yang ditanam akan memberikan manfaat ekologis, seperti meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan lingkungan, memperkuat resapan air, serta menciptakan kawasan yang lebih teduh dan nyaman. Oleh karena itu, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi tanggung jawab bersama dan terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.


Kegiatan penanaman pohon berlangsung hingga pukul 09.00 WIB dan seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh personel mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung program pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.


Melalui gerakan penghijauan serentak ini, Polsek Talang Ubi berharap dapat menumbuhkan budaya mencintai lingkungan sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat sesuai semangat Hari Bhayangkara ke-80.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel

Polsek Penukal Tanam Pohon Serentak Dukung Gerakan Penghijauan Polda Sumsel




PALI-SiniNews.Com– Polsek Penukal melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia, S.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung gerakan penghijauan bertema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penanaman pohon dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Di wilayah hukum Polsek Penukal, aksi penghijauan dipusatkan di Desa Babat dengan melibatkan personel Polsek Penukal, Kepala Dusun III Desa Babat Mesran, serta masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dalam membangun kepedulian terhadap kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih hijau.


Kapolsek Penukal AKP Dedy Kurnia mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup di masa mendatang.


"Melalui kegiatan penanaman pohon ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi masa depan karena manfaatnya akan dirasakan oleh generasi yang akan datang. Semoga semangat 'Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan' dapat terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar AKP Dedy Kurnia.


Ia menjelaskan, gerakan penghijauan tidak hanya bertujuan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui peningkatan ruang hijau, menjaga kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, serta mengurangi dampak kerusakan lingkungan.


Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dan seluruh rangkaian berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan antara personel kepolisian, perangkat desa, dan masyarakat mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam.


Melalui kegiatan penanaman pohon serentak ini, Polsek Penukal berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga aktif berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Utara Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polsek Penukal Utara Gelar Penanaman Pohon Serentak Sambut Hari Bhayangkara ke-80




PALI-SiniNews.Com – Polsek Penukal Utara melaksanakan kegiatan Penanaman Pohon Serentak Jajaran Polda Sumatera Selatan di Desa Kota Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Minggu (28/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus mendukung gerakan penghijauan bertema "Hijaukan Bumi, Lestarikan Kehidupan."


Kegiatan penghijauan dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polda Sumatera Selatan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Di wilayah hukum Polsek Penukal Utara, penanaman pohon dipusatkan di Desa Kota Baru dengan melibatkan Kapolsek Penukal Utara, Kanit Reskrim IPDA A. Kurdi Pratama, S.Sos., M.Si., serta seluruh personel Polsek Penukal Utara. Kebersamaan dalam kegiatan tersebut mencerminkan kepedulian Polri terhadap upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar mengatakan bahwa penanaman pohon merupakan langkah nyata Polri dalam memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian lingkungan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga alam.


"Penanaman pohon ini bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus peduli terhadap kelestarian alam," ujar IPTU Budi Anhar.


Menurutnya, penghijauan memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup, mulai dari meningkatkan kualitas udara, memperkuat daerah resapan air, mengurangi dampak perubahan lingkungan, hingga menciptakan kawasan yang lebih teduh dan nyaman bagi masyarakat.


Kegiatan penanaman pohon selesai sekitar pukul 09.30 WIB dan seluruh rangkaian berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh personel menjadi cerminan sinergi dalam mendukung program penghijauan yang berkelanjutan.


Melalui gerakan penanaman pohon serentak ini, Polsek Penukal Utara menegaskan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan bumi yang lebih hijau dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.(SN/Perry)

Share:

Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi


*Kisah Masyarakat Pasir Sakti: Dulu Terkikis Abrasi, Kini Tumbuh Mangrove yang Menghidupi*


Lampung Timur, sininews.com — Hamparan mangrove yang tumbuh rindang di pesisir Pasir Sakti, Lampung Timur, menyimpan kisah perjuangan panjang masyarakat dalam melawan abrasi yang pernah mengancam tempat tinggal dan mata pencaharian mereka.


Samsudin, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I, masih mengingat bagaimana abrasi mencapai titik terparah pada 1995. Kala itu, gelombang laut terus mengikis daratan hingga memaksa banyak warga berpindah, termasuk dirinya.


“Kami sudah bosan pindah karena abrasi. Saya termasuk yang harus meninggalkan tempat tinggal sebelumnya karena wilayah itu sudah tidak bisa dihuni lagi,” kenangnya.


Berangkat dari pengalaman tersebut, Samsudin bersama warga mulai menanam mangrove secara swadaya pada awal 2000-an. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, mereka terus berupaya meyakinkan masyarakat bahwa mangrove adalah pelindung pesisir sekaligus penopang kehidupan.


Perjuangan itu perlahan membuahkan hasil. Mangrove yang kembali tumbuh mampu menahan abrasi, memperbaiki kualitas lingkungan, dan menghidupkan kembali habitat berbagai biota laut.


Upaya rehabilitasi itu semakin berkembang dengan dukungan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Menurut Samsudin, kolaborasi pihaknya dan PTBA mempercepat pemulihan ekosistem yang selama ini diperjuangkan masyarakat.


“Dalam waktu sekitar dua tahun kami bisa melakukan penanaman hingga puluhan ribu bibit mangrove,” ujarnya.


Terbaru, PTBA kembali menyalurkan bantuan 10.000 bibit mangrove dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Bagi Samsudin, dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menjaga kelestarian pesisir.


“Terima kasih kepada Bukit Asam. Semoga terus eksis dan tetap peduli terhadap lingkungan, khususnya mangrove. Karena mangrove ini tidak bisa dipanen seperti tanaman lain, tetapi manfaatnya sangat besar bagi kehidupan,” tuturnya.


Sustainability Division Head PTBA, Dedy Saptaria Rosa, mengatakan bahwa dukungan terhadap rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.


“Bagi PTBA, keberlanjutan tidak hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat merasakan manfaat dari upaya pelestarian yang dilakukan. Program rehabilitasi mangrove di Pasir Sakti menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif, baik bagi ekosistem pesisir maupun kesejahteraan warga,” ujar Dedy. 


Kini, manfaat mangrove tidak hanya dirasakan oleh lingkungan. Kawasan yang dikelola KTH Mutiara Hijau I juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kelompok yang beranggotakan 69 orang, termasuk 29 perempuan, aktif dalam pembibitan, penanaman, hingga pengembangan produk olahan mangrove seperti sirup dari buah mangrove.


“Kegiatan penanaman mangrove ini juga telah menggerakkan ekonomi warga. Selain memperoleh upah dari penanaman, anggota kelompok juga mendapatkan penghasilan tambahan dari pembibitan dan penjualan produk olahan mangrove,” kata Samsudin.


Tak berhenti pada penanaman, KTH Mutiara Hijau I juga menyiapkan bibit secara mandiri untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh optimal. Bagi mereka, menjaga mangrove adalah komitmen jangka panjang.


Kolaborasi antara KTH Mutiara Hijau I dan PTBA menjadi bukti bahwa pemulihan lingkungan dapat berjalan lebih efektif ketika dilakukan bersama. Di Pasir Sakti, mangrove kini bukan hanya benteng alami yang melindungi pesisir dari abrasi, tetapi juga sumber penghidupan yang menggerakkan ekonomi warga.


Dari kawasan yang pernah terancam hilang akibat abrasi, kini tumbuh hutan mangrove yang kembali hijau, menghadirkan perlindungan bagi pesisir dan harapan baru bagi generasi yang akan datang. (sn)

Share:

Sinergi Cepat, Bupati PALI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Talang Jawa

 

Sinergi Cepat, Bupati PALI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Longsor di Talang Jawa



PALI-SiniNews.Com – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah terus ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Melalui Dinas Sosial, Bupati PALI, Bapak Asgianto,ST. menyalurkan bantuan kepada keluarga Bapak Suwoto, warga wilayah Talang Jawa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, yang rumahnya terdampak musibah tanah longsor.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Dinas Sosial Kabupaten PALI, Bapak Aidil, didampingi oleh Plt. Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, S.Th.I., M.Si., NL.P.


Upaya Pengajuan Dinding Penahan Tanah

Plt. Lurah Talang Ubi Barat, Hj. Ritawati Anwar, menyampaikan bahwa musibah tanah longsor yang mengancam kediaman Bapak Suwoto ini sebenarnya sudah terjadi sejak akhir tahun 2025 lalu. Pihak kelurahan pun bergerak cepat dengan langsung mengusulkan solusi jangka panjang ke instansi terkait.


"Rumah Bapak Suwoto ini memang terdampak longsor sejak akhir tahun 2025. Sejak saat itu, kami dari pihak kelurahan sudah mengajukan permohonan agar segera dibangunkan dinding penahan tanah (talud). Hal ini sangat krusial agar tanah di area tersebut stabil dan tidak jatuh menimpa rumah beliau kembali," ujar Hj. Ritawati.



Selain mengawal penyaluran bantuan fisik, Hj. Ritawati Anwar juga memberikan dukungan moral yang mendalam bagi keluarga yang terdampak. Beliau berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan pembangunan dinding penahan bisa segera terealisasi demi keamanan keluarga Bapak Suwoto.


"Semoga Bapak Suwoto bersama istri dan anak-anak tercinta selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu berada di dalam lindungan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin," pungkasnya penuh doa.(SN/Perry)

Share:

Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum


Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum 


MUSI RAWAS, sininews.com– Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas menggelar kegiatan Penerangan Hukum dengan tema “JAKUMDU (Jaringan Hukum Terpadu)” sebagai upaya meningkatkan pemahaman terhadap berbagai inovasi pelayanan hukum yang dikembangkan oleh Kejaksaan Negeri Musi Rawas.Kegiatan tersebut bertempat di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Kamis (25/6/26)


Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas Dr Ema Siti Huzaemah Ahmad SH MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan penerangan hukum ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam menghadirkan pelayanan hukum yang mudah diakses, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 

Melalui program JAKUMDU, Kejaksaan Negeri Musi Rawas memperkenalkan lima inovasi unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat fungsi pencegahan dan penegakan hukum. 

Inovasi pertama  adalah CEKALIN (Cegah  Korupsi Lewat Intelijen), sebuah program  yang bertujuan memperkuat upaya pencegahan tindak pidana korupsi melalui peran intelijen yang proaktif, responsif, dan akuntabel dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik. 

Inovasi ke Dua, LARUTAN (Layanan Elektronik Besuk Tahanan) hadir sebagai sarana yang memudahkan keluarga tahanan untuk  melakukan komunikasi dan kunjungan secara  lebih tertib, efektif, dan terdokumentasi melalui sistem elektronik. 

Inovasi ke Tiga, SIPADUKA (Sistem Pelaporan dan Pengaduan Masyarakat), merupakan kanal resmi yang memungkinkan masyarakat  menyampaikan laporan maupun pengaduan  secara cepat, mudah, dan terintegrasi. 

Inovasi ke Empat, SIPANDA (Sistem Informasi Pengendalian Pendampingan Belanja Daerah) dikembangkan sebagai sarana pemantauan  dan pendampingan penggunaan anggaran  daerah guna mendukung pelaksanaan  pembangunan yang sesuai ketentuan  peraturan perundang-undangan serta prinsip akuntabilitas. 

Dan terakhir Inovasi ke Lima, PAIS BAUNG (Pelayanan Antar Gratis Barang Bukti Tanpa Pungutan) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam proses pengembalian barang bukti secara transparan, cepat, dan tanpa biaya. 


Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas berharap melalui kegiatan Jaringan Hukum Terpadu ini dapat terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan  hukum yang modern dan berorientasi pada  kepentingan publik. 

“Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan. Melalui masukan, pertanyaan, dan keterlibatan masyarakat, kami dapat terus melakukan penyempurnaan sehingga layanan  yang diberikan semakin efektif, tepat guna,  dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas. 


Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional, humanis, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Musi Rawas. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts