Tim Kesebelasan PSWS Melaju Ke Babak Semifinal Pada Turnamen Panang Jaya Cup


Tim Kesebelasan PSWS bersama official 


Muara Enim, Sumsel, sininews.com  --  Langkah mantap ditunjukkan Tim Kesebelasan Persatuan Sepak Bola Wartawan Serasan (PSWS) Kabupaten Muara Enim. PSWS dipastikan mengamankan satu tempat di babak semifinal Turnamen Panang Jaya Cup 2026 setelah tampil impresif dengan menumbangkan PJFC B dan Binjay FC pada laga-laga sebelumnya.

Di partai semifinal yang akan digelar lusa, PSWS dijadwalkan bakal berhadapan dengan Indonesia Muda FC (IMFC). IMFC sendiri berhasil melenggang ke semifinal usai menuntaskan perlawanan Bintang FC dan New Project.

Pertemuan dua tim ini diprediksi berlangsung panas dan penuh gengsi. Selain memperebutkan tiket berharga ke babak final, PSWS dan IMFC pada dasarnya berasal dari daerah yang sama dan kerap berbagi lapangan saat latihan rutin di Stadion Sekundang Bara, Muara Enim. Boleh dibilang, laga ini menjadi ajang "derbi kawan berteman" yang menuntut profesionalisme dan perjuangan maksimal demi menjaga gengsi serta nama baik masing-masing tim.

Pertandingan babak 16 besar yang mempertemukan PSWS vs Binjay FC sendiri berlangsung sengit pada Rabu sore (22/7/2026) di Lapangan Bola Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Turnamen ini digelar secara meriah dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.


*Apresiasi dan Kesiapan Dua Kubu*


Ditemui di pinggir lapangan usai menyaksikan laga seru tersebut, Koordinator IMFC sekaligus pemain senior sepak bola Muara Enim memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih skuad jurnalis tersebut.


"Selamat kepada Tim PSWS yang telah berhasil melalui babak demi babak dengan solid. Semoga di pertandingan semifinal nanti saat berhadapan dengan IMFC, kedua tim bisa tampil maksimal dan menyuguhkan permainan terbaik,"* ujarnya di sela-sela kegiatan.


Di sisi lain, Koordinator Tim PSWS, Yogi Yolanda, turut menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya kepada seluruh penggawa PSWS atas kerja keras di lapangan.


"Terima kasih banyak untuk seluruh pemain yang sudah berjuang semaksimal mungkin hingga kita bisa menembus babak semifinal. Menghadapi IMFC lusa nanti, kami siap tampil habis-habisan demi meraih tiket ke babak final," tegas Yogi optimis.(sn)

Share:

Tak Kenal Menyerah, Putri Kelurahan Kisau OKU Selatan Lulus Diktukpa dan Resmi Jadi Perwira TNI


Tak Kenal Menyerah, Putri Kelurahan Kisau OKU Selatan Lulus Diktukpa dan Resmi Jadi Perwira TNI


JAKARTA, sininews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).


Dalam upacara tersebut, Presiden secara resmi melantik 1.177 calon perwira remaja (Capraja) yang terdiri dari 512 lulusan Akademi Militer (Akmil), 229 lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL), 154 lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 282 lulusan Akademi Kepolisian (Akpol).


Di antara para perwira muda yang dilantik, terdapat satu nama yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten OKU Selatan, yakni Letda Nabila Wulandari, Prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).


Putri pasangan Sutami dan Sulastri itu merupakan kelahiran Kelurahan Kisau, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan. Nabila tumbuh dan dibesarkan dalam keluarga sederhana, namun keterbatasan ekonomi tidak pernah menjadi penghalang baginya untuk mengejar cita-cita menjadi seorang prajurit dan mengabdikan diri kepada bangsa serta negara.


Sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, Nabila dikenal sebagai sosok yang ramah, disiplin, dan rajin. Semangat belajar, kerja keras, serta doa dari kedua orang tuanya menjadi modal utama hingga akhirnya berhasil menyandang pangkat Letnan Dua (Letda) TNI AD.


Keberhasilan Nabila menjadi bukti bahwa kesederhanaan bukanlah batas untuk meraih impian. Dari lingkungan sederhana di Kelurahan Kisau, ia mampu menorehkan prestasi membanggakan dan kini resmi mengawali pengabdiannya sebagai perwira TNI.


Pelantikan tersebut menjadi tonggak awal perjalanan pengabdian para perwira muda yang diharapkan mampu menjadi prajurit profesional, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta menjunjung tinggi semangat integrasi antarmatra dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Sebelumnya, pada 25 Juni 2026, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto telah melantik 1.737 siswa menjadi Perwira Pertama (Pama) TNI dalam Upacara Prasetya Perwira Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI Integratif Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Sapta Marga Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.


Program Diktukpa TNI Integratif merupakan pendidikan pembentukan perwira yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara terpadu oleh TNI. Melalui pola pendidikan tersebut, para peserta dari setiap matra dibekali nilai-nilai kepemimpinan, profesionalisme, semangat kebersamaan, dan kemampuan bekerja secara terintegrasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara.


Bagi masyarakat OKU Selatan, keberhasilan Letda Nabila Wulandari menjadi kebanggaan tersendiri. Perjalanan putri Kelurahan Kisau yang lahir dari keluarga sederhana hingga dilantik langsung oleh Presiden Republik Indonesia menjadi inspirasi bahwa kerja keras, ketekunan, dan doa mampu mengantarkan siapa pun meraih cita-cita setinggi langit. (sn)

Share:

Polsek Penukal Utara Gelar Bebusik Masyarakat di Desa Tambak, Perkuat Kedekatan dengan Warga

Polsek Penukal Utara Gelar Bebusik Masyarakat di Desa Tambak, Perkuat Kedekatan dengan Warga




PALI-SiniNews.Com -Polsek Penukal Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan Bebusik Masyarakat yang digelar di Desa Tambak, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus menghadirkan pelayanan yang humanis.


Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH., M.Si., didampingi Kanit Intelkam AIPTU Dodi Wisno, SH., Kanit Provost AIPTU Ade Irawan, Kanit Binmas AIPDA Dhana Syafriliano, Bhabinkamtibmas Desa Tambak, serta personel Polsek Penukal Utara.


Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian menyapa masyarakat secara langsung sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat dengan warga. Melalui pendekatan tersebut, Polri ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat nyata.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, SH., M.Si., mengatakan bahwa program Bebusik Masyarakat merupakan implementasi nyata dari semangat Polri untuk Masyarakat.


"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian Polri terhadap masyarakat melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi warga, terutama yang membutuhkan. Selain itu, kami ingin mempererat hubungan dan kemitraan dengan masyarakat agar tercipta situasi yang aman, damai, dan harmonis," ujarnya


Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wujud pengamalan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.


"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat terus meningkat sesuai dengan tagline Polri untuk Masyarakat," tegasnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Warga menyambut positif kehadiran personel Polsek Penukal Utara yang berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.


Program Bebusik Masyarakat diharapkan terus menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang semakin aman, nyaman, serta mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Penukal Utara.(SN/Perry).

Share:

Polisi Bebusek di Talang Kemang, Polres PALI Janji Intensifkan Kehadiran Bhabinkamtibmas

Polisi Bebusek di Talang Kemang, Polres PALI Janji Intensifkan Kehadiran Bhabinkamtibmas




PALI-SiniNews.Com – Siwas Polres PALI menggelar kegiatan Polisi Bebusek (Polisi Menyapa Masyarakat) di Talang Kemang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi kepolisian untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan yang dipimpin Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K.,diwakili Kasiwas Polres PALI AKP W.M. Ompusunggu itu dihadiri Kasubsi Opsnal Siwas Polres PALI, personel Siwas Polres PALI, serta masyarakat Talang Kemang. Selain menjalin silaturahmi, polisi juga mengajak warga berdiskusi mengenai kondisi kamtibmas di lingkungan mereka.


Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan harapan agar anggota Polri lebih rutin melaksanakan kegiatan sambang ke permukiman masyarakat. Menurut warga, kehadiran polisi secara berkala akan memudahkan masyarakat menyampaikan berbagai persoalan maupun informasi yang berkaitan dengan situasi keamanan di lingkungan sekitar.


Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Kasiwas Polres PALI AKP W.M. Ompusunggu menegaskan bahwa masukan dari masyarakat akan menjadi perhatian dan bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian.


"Kami akan rutin melaksanakan kegiatan sambang kepada masyarakat guna mendengar keluhan secara langsung dari warga Talang Kemang. Kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan sekaligus upaya mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat," ujar AKP W.M. Ompusunggu.


Ia juga memastikan koordinasi dengan jajaran Bhabinkamtibmas akan diperkuat agar kegiatan sambang dapat dilaksanakan secara berkesinambungan di wilayah tersebut.


"Kami juga akan menyampaikan kepada Bhabinkamtibmas agar rutin melaksanakan sambang ke Talang Kemang. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal sehingga langkah penyelesaiannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat," tambahnya.


Melalui program Polisi Bebusek, Polres PALI berharap masyarakat semakin aktif menyampaikan saran, masukan, maupun informasi terkait potensi gangguan kamtibmas. Keterbukaan komunikasi antara polisi dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.


Selama kegiatan berlangsung, suasana dialog berjalan hangat dan penuh keakraban. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada personel kepolisian. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan yang kondusif di Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Pemkab PALI dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah, Polres PALI Dukung Stabilitas Harga Pangan

Pemkab PALI dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah, Polres PALI Dukung Stabilitas Harga Pangan




PALI-SiniNews.Com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI bersama Perum Bulog menggelar Operasi Pasar Murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pasar Terminal Talang Ubi, Kabupaten PALI, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di daerah.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., diwakili Kasat Binmas Polres PALI AKP Henrinadi, S.H., M.H., yang hadir bersama satu personel Satbinmas Polres PALI untuk memenuhi undangan Pemerintah Daerah sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pengendalian inflasi dan ketahanan pangan.


Operasi pasar dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan menghadirkan berbagai komoditas pangan yang dijual di bawah harga pasar. Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah tanpa mengurangi kualitas barang yang dipasarkan.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Kabupaten PALI, perwakilan Kejaksaan Negeri PALI dari unsur Intelijen, Danramil 404-03 Talang Ubi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perdagangan, Camat Talang Ubi, serta Lurah Talang Ubi Timur.


Kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perangkat daerah menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah menjaga keterjangkauan harga pangan, khususnya bagi masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.


Kasat Binmas Polres PALI AKP Henrinadi, S.H., M.H., mengatakan Polres PALI mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Pangan Murah karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.


"Polres PALI mendukung program Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten PALI bersama Bulog. Program ini sangat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjadi langkah nyata menjaga stabilitas pangan di Kabupaten PALI," ujar AKP Henrinadi.


Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut dengan baik serta tetap menjaga situasi yang aman dan tertib selama kegiatan berlangsung.


"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya. Sinergi antara pemerintah, Bulog, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi," tambahnya.


Kegiatan Operasi Pasar Murah berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten PALI berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah melalui penyediaan bahan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.(SN/Perry)

Share:

Sinergi Polri dan PT MHP Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di PALI

 Sinergi Polri dan PT MHP Perkuat Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan di PALI



Polres PALI melalui Polsek Talang Ubi bersama PT Musi Hutan Persada (MHP) kembali mengintensifkan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Selasa (21/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini menyasar Desa Sungai Baung dan Kelurahan Handayani Mulya sebagai bagian dari upaya mengantisipasi meningkatnya potensi Karhutla pada musim kemarau.


Sebelum pelaksanaan patroli, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mapolres PALI yang dipimpin Kabag Ops Polres PALI, KOMPOL Andri Noviansyah, S.Kom. Apel tersebut bertujuan memberikan arahan, pembagian tugas, serta memastikan seluruh personel menjalankan kegiatan secara aman, tertib, dan efektif.


Tim patroli terdiri dari personel Polsek Talang Ubi, yakni AIPTU M. Kurniadi, BRIPTU Yansah, BRIPTU M. Ridho, BRIGPOL M. Rafido, S.H., serta didukung perwakilan PT Musi Hutan Persada (MHP), Apriski Wijaya dan Gusna Budi Hermanto.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla sekaligus membagikan selebaran Maklumat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Nomor: Mak/1/IV/2026 tentang Larangan Pembakaran Hutan, Lahan, maupun Ilalang atau Semak Belukar. Edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang dapat memicu kebakaran berskala luas.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan PT MHP dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten PALI.


"Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten PALI semakin meningkat. Karena itu kami bersama PT Musi Hutan Persada terus melaksanakan patroli dan sosialisasi agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta semakin memahami dampak hukum maupun lingkungan akibat Karhutla," ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, "Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, sebagai langkah preventif untuk memperkuat sinergi antara Polri, PT MHP, dan masyarakat dalam menjaga wilayah Kabupaten PALI tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan."


Selama pelaksanaan patroli dan sosialisasi, situasi di wilayah Kecamatan Talang Ubi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap larangan membakar lahan sekaligus menekan potensi terjadinya Karhutla selama musim kemarau.(SN/Perry).

Share:

Siswa SD di Penukal Diedukasi Pentingnya Pola Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman

Siswa SD di Penukal Diedukasi Pentingnya Pola Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman



PALI- SiniNews.Com– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar kegiatan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman) Goes to School di Aula Terbuka Kantor Camat Penukal, Desa Babat, Kecamatan Penukal, Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menerapkan pola konsumsi pangan sehat sejak usia dini.


Acara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PALI Adriand Edison, Camat Penukal Faizen Oto Berlin, S.P., Kapolsek Penukal AKP Sumartono, S.E., Kanit Binmas Polsek Penukal AIPTU Zeni Irwanto, kepala sekolah beserta guru SD Negeri 4, SD Negeri 9, dan SD Negeri 15 Penukal, serta para siswa dari ketiga sekolah tersebut.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, sambutan, foto bersama, penyerahan bantuan secara simbolis, penyampaian materi, sesi tanya jawab, hingga penutupan.


Kapolsek Penukal AKP Sumartono, SE., mengatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan edukasi yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda.


 "Kami sangat mengapresiasi kegiatan B2SA Goes to School ini. Edukasi mengenai pola makan sehat sejak usia sekolah sangat penting agar anak-anak memiliki kesadaran untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi yang berkualitas," ujar AKP Sumartono.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep B2SA yang menitikberatkan pada konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Materi juga menekankan pentingnya memanfaatkan pangan lokal sebagai sumber gizi sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.


Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten PALI, Adriand Edison, menjelaskan bahwa program B2SA merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membangun kebiasaan konsumsi pangan yang sehat di tengah masyarakat.


"Melalui program ini kami ingin menanamkan pemahaman bahwa makanan yang sehat bukan hanya harus bergizi, tetapi juga beragam, seimbang porsinya, aman dikonsumsi, serta memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di daerah," katanya.



Ia menambahkan, penerapan pola konsumsi B2SA diharapkan mampu mencegah masalah gizi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi, sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, aktif, dan produktif.


Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan, pemerintah kecamatan, pihak sekolah, dan Polsek Penukal diharapkan dapat memperkuat edukasi pola hidup sehat bagi pelajar serta mendorong terbentuknya generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Kabupaten PALI.(SN/Perry).

Share:

Polisi Bersama PT MHP Sebar Maklumat Larangan Bakar Lahan di Talang Ubi

Polisi Bersama PT MHP Sebar Maklumat Larangan Bakar Lahan di Talang Ubi




PALI-SiniNews.Com-Polres PALI melalui Polsek Talang Ubi bersama PT Musi Hutan Persada (MHP) menggelar patroli sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya potensi Karhutla seiring memasuki musim kemarau.


Patroli dimulai sekitar pukul 09.00 WIB setelah seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom. Dalam apel tersebut, personel menerima arahan, pembagian tugas, serta penekanan agar pelaksanaan kegiatan berjalan aman, tertib, dan efektif.


 Patroli hari pertama menyasar Desa Beruge Darat dan Kelurahan Talang Ubi Timur. Tim gabungan terdiri dari personel Polsek Talang Ubi dan anggota PT MHP dengan menggunakan kendaraan dinas Polri yang dilengkapi pengeras suara untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat.


Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas juga membagikan selebaran Maklumat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Nomor Mak/1/IV/2026 tentang larangan membakar hutan, lahan, ilalang, maupun semak belukar.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan pihak perusahaan dalam memperkuat upaya pencegahan Karhutla di Kabupaten PALI.


"Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten PALI semakin meningkat. Selain itu, masih terdapat masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar. Oleh karena itu, Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan PT Musi Hutan Persada (MHP) melaksanakan patroli serta sosialisasi sebagai upaya pencegahan Karhutla dan meningkatkan kesadaran masyarakat," ujar AKP Ardiansyah.




Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan imbauan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar yang dapat memicu bencana kebakaran.


"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla, mengedukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memperkuat sinergi antara Polres PALI, Polsek Talang Ubi, PT Musi Hutan Persada (MHP), dan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau," tegasnya.


Patroli dan sosialisasi hari pertama berakhir sekitar pukul 14.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026, di sejumlah titik yang telah ditetapkan sebagai wilayah rawan Karhutla.(SN/Perry).

Share:

Sudah 76 Saksi Diperiksa, Kejari PALI Sebut Tidak Menutup Kemungkinan Tersangka Bertambah Pada Perkara Monopoli Proyek Tahun 2025


Kejari PALI melakukan press release pasca penetapan tersangka perkara dugaan monopoli proyek tahun anggaran 2025



PALI. sininews.com - Setelah menetapkan lima orang tersangka terdiri dari tiga oknum ASN berinisial SH, AF dan AG serta dua orang pihak swasta berinisial S dan YU, Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI menyebut tidak menutup kemungkinan tersangka pada perkara dugaan monopoli proyek tahun anggaran 2025 akan bertambah.


Hal tersebut disampaikan Kasi Pidsus Kejari PALI Triandi Bayu Riasky saat ditanya sejumlah awak media pada momen press release pasca menggiring lima tersangka menuju sel tahanan di Muara Enim, Selasa 21 Juli 2026.


Menurut Kasi Pidsus didampingi ketua tim penyidik perkara tersebut bahwa pada proses penyidikan pihaknya telah memanggil 76 saksi untuk dimintai keterangan dan menggeledah kantor Dinas Perkim dalam mengumpulkan bukti-bukti.


"Kita telah memanggil 76 saksi. Perkara ini terus kita lakukan pendalaman. Apabila ditemukan bukti-bukti lainnya tidak menutup kemungkinan tersangka bisa bertambah," ungkapnya.


Pernyataan sama disampaikan ketua tim penyidik Kejari PALI pada perkara dugaan monopoli proyek tahun anggaran 2025 yang menyatakan bahwa pada proses penyidikan pihaknya menemukan ada praktek melanggar hukum terhadap pengaturan proyek pengadaan langsung pada sejumlah OPD yang dikerjakan oleh satu perusahaan yakni CV Nangkoda Jaya.


"Kita temukan CV Nangkoda Jaya mendapatkan 10 pekerjaan pada sejumlah OPD yakni ada 9 pekerjaan dari Dinas Perkim dan satu pekerjaan dari Dinas Pendidikan. Dalam proses penyidikan kita menemukan kekurangan volume yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 909 juta lebih menurut hasil audit Inspektorat," terangnya.


Dijabarkan ketua tim penyidik Kejari PALI bahwa modus operandi kelima tersangka adalah pada tahun 2025 CV Nangkoda Jaya mendapatkan 10 pekerjaan dari dua OPD tersebut yang mengendalikannya adalah tersangka YU yang menandatangani dokumen kontrak empat pekerjaan pada Dinas Perkim dan tersangka S menandatangani 6 dokumen kontrak pekerjaan pada Dinas Perkim dan Dinas Pendidikan.


"Kemudian kami menetapkan tiga orang ASN dari dinas Perkim dan Dinas Pendidikan sebagai PPK yang telah bekerjasama dengan pihak rekanan tersebut dalam bentuk membantu pengkondisian proses pengadaan langsung yang dimenangkan oleh CV Nangkoda Jaya. Kemudian dari pengkondisian itu, tiga orang oknum ASN itu mendapatkan fee dari setiap jenis pekerjaan tersebut," jabarnya.


Diketahui sebelumnya, pada Selasa siang tadi Kejari PALI menetapkan lima orang tersangka perkara dugaan monopoli proyek tahun anggaran 2025 dan langsung menggiring kelima orang tersebut ke Lapas Muara Enim.(sn/perry)





Share:

Tiga ASN dan Dua Orang Pihak Swasta Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari PALI


Tiga ASN dan Dua Orang Pihak Swasta Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh Kejari PALI



PALI. sininews.com -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menetapkan lima tersangka dugaan monopoli proyek APBD kabupaten PALI tahun anggaran 2025 pada Selasa 21 Juli 2026. Kelima tersangka tersebut langsung ditahan dan digiring menuju Rutan Muara Enim.

Dari keterangan Kasi Intel Kejari PALI Triandi Bayu Riasky dalam kesempatan press release menyebutkan bahwa kelima tersangka terdiri dari dua orang pihak swasta dan tiga orang ASN yang merupakan PPK pekerjaan yang bermasalah tersebut.

"Lima tersangka tersebut adalah S dan YU dari pihak swasta dan AF, AG dan SH merupakan ASN dari Dinas Perkim dan Dinas Pendidikan," ucap Kasi Intel Kejari PALI.

Ditambahkan juga ketua penyidik Kejari PALI dalam perkara tersebut bahwa ditemukan CV Nangkoda Jaya mendapat pekerjaan di beberapa OPD terindikasi menyalahi aturan.

"Kita temukan CV Nangkoda Jaya menerima pekerjaan dari Dinas Perkim sebanyak 9 pekerjaan dan satu pekerjaan pada Dinas Pendidikan. Dalam proses pemeriksaan perhitungan akhli ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan dan berdasarkan hasil audit Inspektorat pekerjaan tersebut mengalami kerugian negara sebesar Rp 909.048.232,34 juta," jelasnya.

Diakui ketua tim penyidik perkara tersebut bahwa hingga saat ini para tersangka telah menitipkan kerugian negara sebesar lebih kurang Rp 640 juta.

"Saat ini pihak tersangka telah menitipkan sekitar Rp 640 juta untuk mengembalikan kerugian negara berdasarkan hasil audit Inspektorat," sebutnya.

Diketahui sebelumnya bahwa sebelum Kejari PALI penetapan tersangka, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di kantor Dinas Perkim beberapa waktu lalu guna keperluan penyidikan dan mengumpulkan alat bukti dalam perkara dugaan monopoli proyek tahun anggaran 2025.

Setelah mendapatkan dua alat bukti kuat, Kejari PALI barulah menetapkan lima orang tersangka. Dan hingga saat ini 76 orang saksi telah dimintai keterangan serta menurut Kasi Intel Kejari PALI tidak menutup kemungkinan tersangka dalam perkara tersebut akan bertambah.(sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts