Satu Tahun Memimpin, Sederet Penghargaan Diterima Buktikan Asgianto-Iwan Tuaji Bekerja Nyata


PALI. SININEWS.COM - Satu tahun memimpin tetapi sederet penghargaan telah diterima pada kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji, hal itu membuktikan bahwa duet tersebut tidak sia-sia dalam mengabdi dan memajukan kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kepemimpinan Asgianto-Iwan Tuaji dalam kurun waktu satu tahun telah mendapat pengakuan dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan maupun pemerintah pusat atas capaian yang telah dilakukan pemerintah kabupaten PALI.


Adapun sederet penghargaan yang telah diterima meliputi, penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2025 Sebagai Kabupaten Sangat Inovatif

Harapan III Kampung Keluarga Berkualitas Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2025 Kategori Kabupaten (Kampung KB Desa Pandan)

Terbaik I Kategori Capaian Pelayanan KB Serentak Dalam Rangka Hari Kontrasepsi Sedunia Tingkat Provinsi Tahun 2025

Terbaik I Lomba Kampung KB Terbaik Tingkat Kabupaten Provinsi Sumatera Selatan dalam Rangka Memperingati Hari Keluarga Nasional ke VIII Tahun 2025 (Kampung KB Desa Pandan)

Terbaik II Apresiasi Rumah Dataku Kategori Konvensional Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 (Rumah Dataku Desa Pandan)

Penghargaan Adhi Bhakti Tani Nelayan Pratama Pada Pekan Daerah (PEDA) KKTNA Ke-XVI Provinsi Sumatera Selatan di Kab. Empat Lawang

Penghargaan Kepada Bupati Dalam Mendukung Pembentukan Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan dari Kementerian Hukum RI

Penghargaan atas Penilaian Kinerja Terpadu Satu Pintu dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha dengan Predikat “Sangat Baik” dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM

Badan Publik dengan Kualifikasi “Informatif” pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Sumatera Selatan dari Komisi Informasi

Juara 1 dan 3 Perangkat Desa/Kelurahan Kabupaten/Kota yang mendata 7 Indikator Kumuh pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Juara 2 Pokja PKP-Dukungan Pengentasan Kumuh pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Juara 3 Pokja PKP-Dukungan 3 Juta Rumah pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Harapan 2 Bank Sampah yang memiliki Profil dan Kinerja Terbaik pada ajang BERES AWARD (Bersih, Elok dan Sejahtera), Apresiasi Kolaborasi Menuju Permukiman Berkelanjutan Tahun 2025 Provinsi Sumatera Selatan

Indeks Capaian Pemenuhan SPM Pendidikan dan Kategori Tuntas Muda Pemerintah Daerah Transformator Sinergi dan Kolaborasi Implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dan Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Penyelenggara Pelayanan Publik dengan Predikat “Pelayanan Prima” (RSUD Talang Ubi) Pada Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPP)

Tak hanya itu, dalam satu tahun kerja, Asgianto-Iwan Tuaji berupaya keras menata kabupaten PALI dalam mewujudkan visi misinya yakni PALI Maju untuk Indonesia Emas.


Pembangunan infrastruktur struktur pun terus digenjot dalam satu tahun kepemimpinannya diantaranya jalan dan jembatan yang meliputi:

✓ 45 Km Jalan dibangun

✓ 81 Km Jalan diperbaiki dan ditingkatkan

✓ 4 Unit Jembatan dibangun

✓ 3 Unit Jembatan diperbaiki

Drainase 

✓ 27,075 Km Saluran Drainase dibangun dan diperbaiki

Rumah Layak Huni.

✓ 86 Unit Rumah Layak Huni dibangun

✓ 408 Unit Rumah Tidak Layak Huni diperbaiki

Rumah Sakit.

✓ Penyelesaian Pembangunan Gedung A RSUD Talang 


Pertanian.

CETAK SAWAH DAN OPTIMALISASI LAHAN

✓ 3200 Ha Sawah dicetak

✓ 650 Ha Lahan dioptimalisasi

BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN

✓ 19 Unit Traktor Roda 4

✓ 38 Unit Traktor Roda 2

✓ 38 Unit Traktor Crowler (Rotavator)

✓ 17 Unit Drone Seed

✓ 14 Unit Combine Harvester

✓ 10 Unit Power Threser

IRIGASI

✓ 4 Km Jaringan Irigasi Permukaan dipelihara

✓ 1 Km Jaringan Irigasi Permukaan dibangun

LAYANAN KESEHATAN

✓ Pelayanan kesehatan kepada 3.108 ibu hamil

✓ Pendampingan kepada 3.159 jiwa ibu bersalin

✓ Layanan kepada 3.139 bayi baru lahir

✓ Pemeriksaan dan pemantauan balita kepada 13.747 balita

✓ Kunjungan sehat kepada 217.918 jiwa

✓ Perlindungan Jaminan Kesehatan Daerah (JAMKESDA) kepada 223.338 jiwa.


PERLINDUNGAN SOSIAL & PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Bantuan sosial daerah menjangkau 9.914 jiwa masyarakat

Dukungan Beasiswa bagi mahasiswa tidak mampu, mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kerjasama perguruan tinggi/pola pembibitan sebanyak 384 Orang

Insentif bagi 346 pegiat keagamaan (Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot Masjid)

PRASARANA PENDIDIKAN TAHUN 2025

53 Unit Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB)

37 Unit Rehab Ruang Kelas

85 Unit Pembangunan Toilet

4 Unit Pembangunan Perpustakaan

17 Unit Pembangunan Pagar Sekolah

6 Unit Pembangunan Laboratorium Komputer

2 Unit Pembangunan Mushola

4 Unit Lanjutan Pembangunan Ruang Kelas

2 Unit Pembangunan UKS.(sn/perry)

Share:

Kapolda Sumsel Tekankan Pelayanan Humanis Saat Kunjungi Polres OKI di Bulan Ramadan



KAYUAGUNG.SiniNews.Com – Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, melaksanakan Safari Ramadan ke wilayah hukum Polres Ogan Komering Ilir (OKI) pada Jumat, 20 Februari 2026. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memastikan stabilitas keamanan serta menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan publik bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda bersama Gubernur dan jajaran Forkopimda Sumatera Selatan di Pendopo Kabupaten OKI. Setelah melaksanakan ibadah Shalat Isya dan Tarawih berjamaah, Kapolda kemudian menggelar silaturahmi khusus dengan jajaran personel Polres OKI guna memberikan arahan strategis terkait tugas kepolisian.


Kapolda Sumsel hadir didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Sumsel, di antaranya Kabid Humas Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Dirbinmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Kabid Labfor Kombes Pol Witdiardi. Kehadiran pimpinan Polda Sumsel ini menjadi bentuk dukungan moral bagi personel yang bertugas di lapangan.



Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa momentum Ramadan harus dijadikan sarana bagi anggota Polri untuk meningkatkan kualitas pengabdian. Personel diminta untuk mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis agar kehadiran institusi Polri dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga Kabupaten OKI.


Selain pelayanan publik, Kapolda juga menginstruksikan jajaran Polres OKI untuk menjaga stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Peningkatan aktivitas masyarakat pada siang maupun malam hari selama Ramadan memerlukan pengawasan ekstra guna mencegah terjadinya gangguan keamanan.


Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memberikan pernyataan resmi terkait kunjungan tersebut. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya koordinatif untuk memastikan setiap personel siap siaga dalam melayani masyarakat.


"Bapak Kapolda menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Beliau menginstruksikan seluruh personel Polres OKI untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi warga yang menjalankan ibadah," ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.


Melalui Safari Ramadan ini, Polda Sumsel berharap hubungan sinergis antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat. Hal ini merupakan langkah nyata Polda Sumsel dalam memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik di seluruh pelosok wilayah Sumatera Selatan selama bulan suci.(SN/Perry)

Share:

Prof Abdul Latif Ungkap Titik Rawan Sengketa Tanah Kebijakan Satu Peta.

Prof Abdul Latif Ungkap Titik Rawan Sengketa Tanah Kebijakan Satu Peta.

SININEWS.COM -- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) belum lama ini menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait perkembangan penyusunan kebijakan satu peta atau one map policy dan kendala penyelesaian konflik agraria, Senin (9/2/2026). 


Rapat Dengar Pendapat tersebut membahas perkembangan penyusunan kebijakan satu peta atau one map policy terkait desa dalam kawasan hutan serta mendengarkan kendala penyelesaian konflik desa di dalam kawasan hutan.


Menanggapi isu tersebut, Akademisi dan dosen Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya Prof. Dr. Abdul Latif, menjelaskan bahwa sengketa pertanahan, khususnya terkait pendaftaran tanah dan sertifikat, umumnya terjadi karena ketidaksesuaian antara data fisik dan data yuridis.


”Sengketa dapat muncul pada tahap pendaftaran tanah, terutama saat proses pengumpulan dan pengumuman data, maupun setelah sertifikat terbit, seperti dalam kasus sertifikat ganda atau tumpang tindih,” ujar Prof Abdul Latif. 


Menurutnya, kondisi tersebut sering disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain perbedaan penguasaan fisik dengan data administrasi, adanya masalah pada dokumen dasar pendaftaran tanah, serta kesalahan pengukuran.


Abdul Latif juga menjelaskan bahwa kebijakan one map policy bertujuan mengintegrasikan seluruh data geospasial ke dalam satu sistem nasional. Namun, kebijakan ini juga berpotensi mengungkap adanya tumpang tindih antara data pertanahan dengan peta sektor lain, seperti kawasan hutan atau izin usaha.


Selain itu, digitalisasi melalui sertifikat elektronik dan sistem geospasial menuntut ketelitian dan validasi data yang kuat, karena data digital akan menjadi dasar administrasi dan pembuktian hukum.


Ia menekankan bahwa dalam sistem pendaftaran tanah Indonesia, sertifikat merupakan alat bukti hak yang kuat, namun tetap dapat diuji apabila terdapat bukti lain yang menunjukkan adanya cacat administrasi atau permasalahan hukum.


RDP DPR RI tersebut menjadi bagian dari upaya pembahasan kebijakan nasional di bidang pertanahan, khususnya dalam kaitannya dengan integrasi data melalui one map policy dan penyelesaian konflik agraria. (sn)

Share:

GIAT SUBUH KELURAHAN TALANG UBI TIMUR: TINDAK TEGAS ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN REMAJA



PALI. SININEWS.COM-- Menindaklanjuti laporan dan pengaduan masyarakat terkait aktivitas anak-anak dan remaja yang bermain petasan setiap selesai salat Subuh yang berpotensi memicu keributan dan perkelahian, Pemerintah Kecamatan Talang Ubi bersama Kelurahan Talang Ubi Timur langsung bergerak cepat melaksanakan Giat Subuh.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Talang Ubi, Atmo Maryono, SH, didampingi staf Kecamatan, Lurah Talang Ubi Timur beserta jajaran, para Ketua RT dan RW, serta Satpol PP Kabupaten PALI.

Giat Subuh ini merupakan langkah preventif dan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada anak-anak dan remaja agar tidak bermain petasan serta menghindari tindakan yang dapat memicu konflik antar kelompok.

Camat Talang Ubi menegaskan bahwa pencegahan lebih baik daripada penindakan. Pemerintah bersama unsur terkait akan terus melakukan pengawasan rutin demi menjaga ketertiban lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya semakin ditingkatkan, serta seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Talang Ubi Timur.(SN/PERRY)

Share:

Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres PALI Perkuat Rasa Aman di Kawasan Gelora 10 November



PALI. SININEWS.COM – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Satuan Samapta Polres PALI melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Jumat (20/2/2026) sore di kawasan Gelora 10 November.


Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 hingga 17.30 WIB tersebut dilaksanakan berdasarkan Sprint Nomor: Sprin / 01 / I / 2026 / SAMAPTA. Patroli dipimpin oleh personel Sat Samapta yakni BRIPTU M. Kurniawan Ichtiarizki dan BRIPDA Delva Lesmana.


Dalam pelaksanaannya, tim Patroli Perintis Presisi melakukan patroli dialogis dengan masyarakat yang tengah beraktivitas di sekitar kawasan olahraga tersebut. Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, personel juga melakukan pengaturan situasi guna memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan tertib.


Kasat Samapta Polres PALI, AKP Asri Basaruddin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran anggota Polri di ruang-ruang publik merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi yang responsif dan humanis.


“Patroli Perintis Presisi bukan sekadar rutinitas, tetapi langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan kamtibmas sejak dini. Kehadiran anggota di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujarnya.


Lebih lanjut, AKP Asri Basaruddin menyampaikan pesan dan arahan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menegaskan komitmen jajaran Polres PALI dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Bapak Kapolres Yunar Hotma Parulian Sirait menekankan bahwa setiap personel harus hadir sebagai problem solver di tengah masyarakat. Patroli harus dilaksanakan secara terukur, profesional, dan humanis, sehingga mampu mencegah potensi gangguan seperti tindak pidana 3C maupun gangguan ketertiban lainnya,” ungkap AKP Asri menyampaikan arahan pimpinan.


Menurutnya, kawasan ruang terbuka publik seperti Gelora 10 November menjadi salah satu titik strategis yang memerlukan kehadiran aktif aparat kepolisian, terutama pada jam-jam aktivitas masyarakat meningkat.


Dari hasil patroli, situasi di wilayah tersebut terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan menonjol selama kegiatan berlangsung.


Dengan pelaksanaan Patroli Perintis Presisi secara berkelanjutan, Polres PALI berharap terciptanya rasa aman yang berkesinambungan serta meningkatnya sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Buka Bersama Dan Silaturahmi Bupati Dan Wakil Bupati Dengan Tim BERANI ‎



PALI. SININEWS.COM– Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Pendopoan Rumah Dinas Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (Pali) pada Jumat malam (20/02/2026). Bupati Pali, Asgianto, S.T., bersama Wakil Bupati menggelar acara buka puasa bersama sekaligus silaturahmi dengan TIM BERANI, jajaran OPD, Camat, Lurah, serta perwakilan desa.

‎Momen ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan refleksi tepat satu tahun masa kepemimpinan Bupati Asgianto sejak resmi dilantik.

‎Dalam sambutannya, Bupati Asgianto memilih untuk menanggalkan kesan formal. Suasana cair seketika saat beliau berkelakar dengan panitia mengenai penggunaan bahasa. Demi membangun kedekatan emosional dengan warga yang hadir, ia memutuskan untuk berpidato menggunakan bahasa daerah.

‎Asgianto mengungkapkan bahwa ide untuk mengumpulkan warga ini muncul secara spontan setelah ia menunaikan salat tarawih di malam sebelumnya.

‎"Aku teringat hari ini tepat satu tahun aku dilantik menjadi Bupati. Aku teringat masa-masa pelantikan, ada orang-orang yang mendukung aku," ujarnya dengan logat daerah yang kental, disambut haru para hadirin.


‎Di hadapan perwakilan desa dan relawan, Asgianto menekankan bahwa jabatan yang ia emban merupakan mandat murni dari rakyat. Ia menegaskan tidak akan ada sosok pemimpin jika tidak ada kepercayaan dari masyarakat yang memilih.

‎"Sebenarnya yang formal itu masyarakat. Tidak akan ada bupati kalau tidak ada masyarakat yang memilih," tambahnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah.

‎Meskipun didukung oleh barisan relawan yang besar, Bupati menegaskan bahwa pertemuan kali ini adalah representasi dari seluruh lapisan masyarakat Pali, bukan sekadar urusan kelompok atau tim sukses semata. Ia sengaja mengundang perwakilan tiap desa melalui koordinasi camat dan koordinator desa (kordes).

‎"Aku mengajak berkumpul atas nama masyarakat. Kalau aku mengajak seluruh tim relawan, jumlahnya lebih dari 4.200 orang. Tapi hari ini, ini adalah perwakilan desa-desa yang aku ajak karena aku rindu," ungkapnya tulus.

‎Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Pali ke depan. Puncak acara ditandai dengan makan malam bersama dalam suasana lesehan. Tradisi ini mempertegas pesan sang Bupati bahwa antara pemimpin dan rakyat tidak boleh ada jarak yang memisahkan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Intensifkan KRYD, Wujud Nyata Jaga Stabilitas Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres PALI



PALI. SININEWS.COM– Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas), jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Kamis malam (19/2/2026). Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif guna mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekat), gangguan 3C (Curat, Curas, Curanmor), serta potensi gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Kecamatan Talang Ubi.


KRYD yang dimulai sekira pukul 20.30 WIB itu dipimpin oleh Pawas BRIPKA Imam Syafri AB dan diikuti personel yang tersprint berdasarkan Surat Perintah Kapolsek Talang Ubi Nomor: Sprin/71/VII/OPS.1.2.3/2025 tentang razia terpadu dalam rangka antisipasi Pekat dan gangguan kamtibmas.


Sebelum pelaksanaan patroli, personel terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi sebagai bentuk pengecekan kekuatan dan penekanan prosedur bertindak di lapangan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan patroli dialogis dan sambang ke sejumlah titik rawan dan objek vital, antara lain kawasan Lapangan Golf, Bank BRI, Bank Syariah Indonesia Unit Handayani Mulya, Indomaret Handayani, serta Alfamart Simpang Airport.


Selain patroli, petugas juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari agar tidak terlibat balap liar maupun aksi tawuran. Petugas mengingatkan agar apabila tidak memiliki kepentingan mendesak, sebaiknya segera kembali ke rumah guna mencegah potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


Kegiatan berakhir sekira pukul 22.30 WIB dalam situasi aman dan kondusif, dilanjutkan dengan apel konsolidasi serta analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan tugas.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD merupakan implementasi langsung dari kebijakan Kapolda Sumsel dan komitmen Polri dalam menjaga rasa aman masyarakat.


“Melalui KRYD ini, kami berupaya menghadirkan negara di tengah masyarakat. Pendekatan yang kami kedepankan adalah preventif dan humanis, agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini,” ujar AKP Ardiansyah.


Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan dan arahan Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, yang menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan sosial dan ekonomi daerah.


“Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian, S.H., S.I.K., M.I.K menekankan bahwa KRYD bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi preventif yang terukur dan berkelanjutan. Kehadiran polisi di lapangan harus mampu memberikan rasa aman, menekan angka kriminalitas, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” terang Kapolsek.


Ia juga menambahkan bahwa Polres PALI akan terus mengoptimalkan kegiatan preventif melalui patroli terpadu, razia selektif, serta pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya kalangan remaja yang rentan terpapar kenakalan maupun tindak pidana.


Dengan pelaksanaan KRYD secara konsisten, diharapkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di wilayah Kecamatan Talang Ubi tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa nyaman dan terlindungi.(SN/Perry) 

Share:

Polda Sumsel dan Tokoh Lintas Agama Sepakat Jaga Stabilitas Kamtibmas



Palembang. SININEWS.COM – Polda Sumatera Selatan menerima audiensi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan dalam rangka memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Jumat (20/2/2026).


Kegiatan berlangsung pukul 14.30 WIB di Ruang Delegasi Lt. 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel dan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Polisi Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., didampingi Pejabat Utama Polda Sumsel. Pertemuan tersebut menjadi forum dialog strategis antara Kepolisian dan tokoh lintas agama di Sumatera Selatan.


Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Polda Sumsel dalam menerima audiensi. Ia menjelaskan bahwa hubungan antarumat beragama di Sumatera Selatan berjalan harmonis, namun terdapat dinamika internal yang memerlukan perhatian bersama, khususnya terkait penyiaran dakwah di ruang publik dan media sosial yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.


Selain itu, FKUB juga menyampaikan sejumlah persoalan pendirian rumah ibadah di beberapa kabupaten/kota yang secara administratif telah memenuhi persyaratan dukungan dan rekomendasi Kementerian Agama, namun proses penerbitan izin masih tertunda di tingkat pemerintah daerah.


Ketua MUI Provinsi Sumatera Selatan menekankan pentingnya dakwah yang sejuk dan tidak provokatif guna menjaga ukhuwah serta persatuan umat. Sementara itu, Ketua LDII Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan komitmen organisasinya dalam kontribusi kebangsaan melalui delapan klaster pengabdian, termasuk dakwah, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta literasi media sosial.


Perwakilan tokoh agama Kristen, Katolik, dan Hindu turut mengapresiasi peran Kepolisian dalam pengamanan kegiatan keagamaan seperti Natal dan Nyepi sehingga berlangsung aman dan tertib. Mereka mendukung profesionalitas dan netralitas Polri dalam menjaga kerukunan umat beragama.


Dalam arahannya, Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan prinsip netralitas serta pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia menyatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan dikomunikasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan.


Kapolda Sumsel juga menegaskan bahwa Mapolda Sumsel terbuka sebagai ruang bersama seluruh elemen masyarakat untuk berdialog, bermusyawarah, dan menjaga harmoni sosial di Sumatera Selatan.


Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam membangun komunikasi yang inklusif dan kolaboratif.


“Kami terus memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Polda Sumsel berkomitmen hadir secara profesional, netral, dan humanis dalam setiap dinamika sosial di masyarakat,” ujarnya.


Melalui audiensi ini, Polda Sumsel menegaskan komitmen menjaga stabilitas daerah, mendorong penyelesaian persoalan melalui musyawarah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serta mempererat sinergi lintas agama demi terwujudnya Sumatera Selatan yang aman, damai, dan harmonis.(SN/Perry)

Share:

Fokus Empat Bidang Prioritas, PTBA Bahas Sinkronisasi TJSL 2026 Bersama Pemangku Kepentingan


*Fokus Empat Bidang Prioritas, PTBA Bahas Sinkronisasi TJSL 2026 Bersama Pemangku Kepentingan*


Tanjung Enim. SININEWS.COM - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menggelar Diskusi Pembahasan dan Sinkronisasi Program Kerja Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Lawang Kidul. Kegiatan ini berlangsung di Mess Hall Hotel Saka Tanjung Enim, Selasa (18/2/2026).


Diskusi tersebut bertujuan menyelaraskan rencana program TJSL perusahaan dengan kebutuhan aktual masyarakat di wilayah Kecamatan Lawang Kidul. 

Melalui forum ini, PTBA menegaskan komitmennya agar implementasi program ke depan semakin tepat sasaran, berbasis data perencanaan, serta mengedepankan pendekatan kewilayahan.


Dalam sambutannya, Community Engagement & Partnership Department Head PTBA, Mustafa Kamal, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam perencanaan program sosial perusahaan.


“Sinkronisasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan program TJSL PTBA selaras dengan prioritas pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat. Kami ingin pendekatan berbasis data dan wilayah menjadi dasar pengambilan keputusan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal,” ujar Mustafa Kamal.


Sambutan juga disampaikan oleh Pelaksana Tugas Camat Lawang Kidul, Yudha Pratama, S.STP., M.M., yang mengapresiasi inisiatif perusahaan dalam melibatkan pemerintah kecamatan, desa, dan kelurahan secara aktif dalam proses perencanaan program sosial.


Diskusi dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dan masukan dari para pemangku kepentingan lokal, termasuk aspirasi masyarakat serta prioritas pembangunan di masing-masing desa dan kelurahan.


Pembahasan utama difokuskan pada empat bidang prioritas program TJSL PTBA, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Pembangunan, serta Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi Masyarakat.


Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat, PTBA berharap pengelolaan dan pemanfaatan dana TJSL dapat berjalan lebih efektif dan akuntabel, sekaligus memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan wilayah di sekitar area operasional perusahaan.(sn)

Share:

Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Kapolres dan Wakapolres Musi Rawas Bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan


Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Kapolres dan Wakapolres Musi Rawas Bagi Takjil Kepada Pengguna Jalan 


MUSI RAWAS. SININEWS.COM - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Musi Rawas menggelar kegiatan sosial pembagian takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Mapolres Musi Rawas  dipimpin langsung Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, didampingi, Wakapolres, Kompol Hendri SH, serta diikuti oleh para pejabat utama dan personel Polres Musi Rawas Satuan Lalulintas, Kamis (19/02/26).


Puluhan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat sekitar menjelang waktu berbuka puasa.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Musi Rawas, kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Polri khususnya Polres Musi Rawas dan masyarakat serta menghadirkan Polri yang humanis di tengah-tengah masyarakat,” kata Kapolres.


Lanjut Kapolres menjelaskan, selain pembagian takjil, personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas, menggunakan helm, tidak melanggar rambu-rambu.

"Serta selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara, terutama di bulan Ramadhan yang aktivitas masyarakat cenderung meningkat menjelang berbuka puasa," ucapnya


Masyarakat pengguna jalan menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi inisiatif Polres Musi Rawas yang dinilai membawa dampak positif serta mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

"Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Musi Rawas," harapnya. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts