Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Hunting Sasar Sejumlah Titik Rawan

 

Polres PALI Gelar KRYD Regu III, Patroli Hunting Sasar Sejumlah Titik Rawan



PALI-- SiniNews.Com— Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Regu III dengan mengerahkan 50 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres PALI, Senin (24/8/2026) malam.


Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di lapangan Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, sekitar pukul 20.00 WIB.


Apel tersebut dipimpin Kabag Ren Polres PALI AKP Bratanata, S.E., didampingi Ka SPKT IPTU Maryono. Kegiatan diikuti seluruh personel yang telah ditugaskan dalam KRYD Regu III.


"Pelaksanaan KRYD ini merupakan upaya kepolisian untuk menciptakan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah hukum Polres PALI," ujar AKP Bratanata.


Usai apel, puluhan personel kemudian melaksanakan patroli hunting dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kejadian menonjol.


Rute patroli meliputi kawasan Simpang Lima Kabupaten PALI dan Kompleks Pertamina. Petugas melakukan pemantauan situasi sekaligus memastikan kondisi keamanan di sepanjang jalur yang dilalui.


Selain patroli, personel KRYD Regu III juga melakukan standby di Mako Polres PALI. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penebalan pengamanan markas sekaligus kesiapsiagaan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan kamtibmas yang membutuhkan respons cepat dari kepolisian.


"Setelah pelaksanaan apel dan patroli hunting, personel tetap standby on call. Apabila terjadi kejadian menonjol, personel yang tersprint dalam KRYD siap membackup pelaksanaan tugas kepolisian," kata Bratanata.


Kegiatan KRYD Regu III berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif.


Polres PALI berharap kehadiran personel di lapangan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus mendorong warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mematuhi peraturan yang berlaku.(SN/Perry)

Share:

KRYD Polsek Talang Ubi Sasar Sejumlah Titik Rawan, Pengendara Tanpa Kelengkapan Ditegur

KRYD Polsek Talang Ubi Sasar Sejumlah Titik Rawan, Pengendara Tanpa Kelengkapan Ditegur



PALI--SiniNews.Com — Polsek Talang Ubi menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (24/8/2026) malam, mulai sekitar pukul 20.00 WIB hingga 21.30 WIB. KRYD dipimpin IPDA Suryadinata, S.Psi, M.Si, bersama personel Polsek Talang Ubi yang telah mendapat surat perintah.


Dalam pelaksanaannya, personel terlebih dahulu mengikuti apel di Mapolsek Talang Ubi. Setelah itu, petugas bergerak melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian, di antaranya SPBU Beracung, Bank BRI, Bank BSI, Indomaret, hingga kawasan Simpang Pahlawan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan KRYD merupakan upaya kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


"Kegiatan KRYD ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di Kecamatan Talang Ubi," ujar Ardiansyah dalam laporannya.


Selain melakukan patroli, personel juga memberikan teguran kepada sejumlah pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang ditemukan belum melengkapi surat-surat kendaraan. Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.


"Masih ditemukan pengemudi R2 maupun R4 yang kurang peduli terhadap peraturan berlalu lintas. Dalam pelaksanaan KRYD masih ada pengendara yang tidak dilengkapi surat kelengkapan kendaraan," katanya.


Petugas juga menyambangi anak-anak yang masih nongkrong dan memberikan imbauan agar segera pulang apabila tidak memiliki keperluan penting. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pencegahan potensi terjadinya tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas.


"Anak-anak yang nongkrong kami berikan imbauan dan teguran. Jika tidak ada keperluan yang penting, diharapkan segera pulang ke rumah masing-masing untuk mencegah terjadinya korban maupun pelaku kriminal," jelasnya.


Usai seluruh rangkaian patroli, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk mengevaluasi kegiatan. Selama KRYD berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Talang Ubi dilaporkan aman dan kondusif.( SN/Perry)

Share:

Matangkan Konsolidasi, SMSI Kumpulkan Pengurus Lima Provinsi Besar di Jakarta


Matangkan Konsolidasi, SMSI Kumpulkan Pengurus Lima Provinsi Besar di Jakarta



JAKARTA. SININEWS.COM — Di tengah menghangatnya suhu politik menjelang akhir Agustus, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus mematangkan langkah konsolidasinya. Organisasi perusahaan media siber terbesar didunia ini menjadwalkan pengukuhan serentak pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa untuk lima provinsi di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.


Provinsi yang akan dikukuhkan meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Langkah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian pembentukan kepengurusan serupa yang telah dimulai di Bali pada awal Juli lalu, kemudian disusul oleh Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau. Ketua Umum SMSI, Firdaus, mengonfirmasi bahwa pelantikan kelima pengurus provinsi tersebut akan dilakukan secara bersamaan dalam satu seremoni. 


Pemilihan tanggal pengukuhan ini memantik sorotan tajam karena bertepatan dengan rencana aksi demonstrasi besar di depan Gedung DPR RI, Senayan. Gelombang massa, salah satunya dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dilaporkan telah mulai bergerak dan mendirikan posko di Jakarta sejak pertengahan Agustus. Aksi unjuk rasa nasional tersebut membawa tuntutan krusial, mulai dari desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, hingga pengusutan isu tata kelola dana daerah. Di linimasa media sosial, situasi makin riuh oleh munculnya narasi liar spekulasi "Rusuh Agustus Jilid II", meskipun Polda Metro Jaya telah mengimbau publik untuk tetap tenang dan menyaring informasi hoaks.


Spekulasi pun merebak, mempertanyakan apakah pengumpulan pengurus media siber dari berbagai daerah oleh SMSI ke ibu kota pada hari yang sama merupakan bagian dari bentuk mobilisasi massa.


Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, menepis keras anggapan adanya motif politis di balik agenda tersebut. Menurut Makali, kesamaan tanggal tersebut murni merupakan kebetulan jadwal organisasi dan tidak berkaitan dengan gerakan demonstrasi mana pun.


Sebagai konstituen Dewan Pers, Makali menegaskan bahwa SMSI bukan merupakan organisasi massa atau lembaga swadaya masyarakat, melainkan wadah bagi perusahaan-perusahaan media siber. Ia menyatakan bahwa organisasi berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas nasional dan keutuhan negara, tanpa memiliki kapasitas untuk mencampuri atau menghalangi hak warga negara dalam beraspirasi. Melalui pengukuhan Pokja Jaga Desa ini, SMSI justru menyerukan kepada seluruh pengurus dan anggotanya di daerah untuk tetap berdiri di koridor pers yang profesional dengan menyajikan informasi yang jernih dan berimbang di tengah situasi nasional yang dinamis.(sn)

Share:

Kapolsek Tanah Abang Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Desa Bumiayu

Kapolsek Tanah Abang Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan di Desa Bumiayu



PALI-- SiniNews.Com — Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang, Polres PALI, mengintensifkan patroli dan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Abang. Kali ini, kegiatan menyasar masyarakat Desa Bumiayu, Senin (24/8/2026).


Patroli dan sosialisasi tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH, bersama personel Polsek Tanah Abang. Kegiatan berlangsung mulai sekitar pukul 11.40 WIB hingga 12.15 WIB dan berjalan aman, lancar serta kondusif.


Dalam kegiatan itu, petugas mengingatkan warga agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi meningkatnya potensi kebakaran memasuki musim kemarau.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH., mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah terjadinya karhutla, khususnya dengan tidak menggunakan api untuk membersihkan maupun membuka lahan.


“Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada Polsek Tanah Abang agar dapat ditangani secepatnya,” kata Arzuan saat memberikan sosialisasi kepada warga Desa Bumiayu.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, pembukaan lahan dengan cara dibakar dapat menimbulkan dampak luas, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering.


“Jaga hutan dan lingkungan demi masa depan generasi bangsa. Patuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar dapat melanggar hukum dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.


Selain memberikan imbauan, Arzuan mengajak masyarakat memanfaatkan cara yang lebih aman dalam mengelola lahan. Warga yang memiliki pohon karet tua dan hendak ditebang, kata dia, dapat memanfaatkannya secara ekonomis dengan menjual kayu tersebut sehingga turut membantu meningkatkan perekonomian keluarga.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kasi PMD Kecamatan Tanah Abang Min Ibadika Solihin, SH, Staf Linmas Kecamatan Tanah Abang Ambri Yadi, personel Polsek Tanah Abang serta warga Desa Bumiayu.


Patroli dan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kepolisian bersama unsur pemerintah kecamatan untuk mencegah terjadinya karhutla dan kebun (Karhulahbun) di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI.(SN/Perry)

Share:

Aksi MPPDT di Kantor Bupati PALI Berakhir Kondusif, Polres Kawal Penyelesaian Tapal Batas

Aksi MPPDT di Kantor Bupati PALI Berakhir Kondusif, Polres Kawal Penyelesaian Tapal Batas



PALI-- SiniNews.Com— Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Desa Tempirai (MPPDT) di Kantor Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (24/8/2026), berlangsung aman, tertib dan kondusif. Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan tapal batas Desa Tempirai Selatan dengan Desa Mangkunegara dan Desa Mangkunegara Timur.


Polres PALI mengerahkan 132 personel gabungan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan selama aksi. Massa sebelumnya berkumpul di Balai Desa Tempirai, kemudian bergerak menuju Simpang Lima Pendopo sebelum melanjutkan perjalanan ke Kantor Bupati PALI dengan pengawalan aparat kepolisian.


Sekitar pukul 10.40 WIB, massa tiba di halaman Kantor Bupati PALI dan menyampaikan sejumlah tuntutan. Di antaranya mendesak Pemkab PALI merevisi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 62 Tahun 2023 tentang Penetapan Batas Desa Tempirai Selatan serta meminta penyelesaian persoalan tapal batas dilakukan secara transparan dan objektif.


Massa juga meminta kepastian hukum terkait status wilayah Danau Sebetung serta menuntut pemerintah menindaklanjuti hasil kesepakatan sebelumnya mengenai penyelesaian batas wilayah Desa Tempirai Selatan.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., melalui Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib.


“Kami melaksanakan pengamanan dan pelayanan aksi ini agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan kondusif dan tidak ditemukan tindakan anarkis,” kata Suprawira.


Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa yang dipimpin Ketua Umum MPPDT Dr. Subiyanto Pudin bersama tokoh masyarakat Desa Tempirai mengikuti mediasi di Ruang Rapat Bupati PALI sekitar pukul 11.15 WIB.


Mediasi tersebut dihadiri Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, SIK., diwakili Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., M.H., Kasat Intelkam Polres PALI IPTU Febriansyah, S.H., M.H., Asisten II Pemda PALI Drs. Supawi Bakir, M.T., Kaban Kesbangpol PALI Dedi Ahmadi, S.H., M.H., Kepala Dinas PMD PALI Drs. Saprioma, M.Si., serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup PALI Dr. Aryansyah, S.T., M.T.


Turut hadir Kepala Dinas Perikanan Ali Sadikin, Kabag Hukum Setda PALI Hengki Irawan, S.H., Kabid Trantibum Satpol PP PALI Ari Saputra, Sekretaris Dinas Perhubungan Slamet Suhartopo, S.Si.T., M.Si., Kepala Dinas Damkar PALI Rizal Pahlevi, AP., M.Si., Ketua MPPDT Dr. Subiyanto Pudin dan tokoh masyarakat Desa Tempirai.


Dalam mediasi tersebut, Pemkab PALI menyepakati revisi Perbup Nomor 62 Tahun 2023 melalui musyawarah mufakat dengan berpedoman pada Permendagri Nomor 45 Tahun 2016.


“Kami mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif. Yang terpenting, seluruh pihak dapat menjaga situasi kamtibmas sehingga penyampaian aspirasi tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Suprawira.


Tim Penetapan dan Penegasan Batas Desa/Kelurahan Kabupaten PALI dijadwalkan melakukan verifikasi lapangan pada 9 September 2026 dengan melibatkan Desa Tempirai Selatan, Desa Mangkunegara dan Desa Mangkunegara Timur.


Sekitar pukul 13.00 WIB, massa membubarkan diri secara tertib dan kembali menuju Desa Tempirai dengan pengawalan Satlantas Polres PALI. Seluruh rangkaian pengamanan selesai sekitar pukul 13.30 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Cegah Kebakaran Lahan di Musim Kemarau, Polsek Talang Ubi Turun Langsung Temui Warga

Cegah Kebakaran Lahan di Musim Kemarau, Polsek Talang Ubi Turun Langsung Temui Warga



PALI-SiniNews.Com — Kepolisian Sektor (Polsek) Talang Ubi bersama unsur pemerintah kecamatan menggelar patroli sekaligus sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan, lahan, dan kebun (Karhutlahbun) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Patroli dan sosialisasi dilaksanakan pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., bersama Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., Panit Intelkam Aipda Ronaldo, Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi serta masyarakat setempat.


Dalam kegiatan tersebut, petugas menyampaikan sejumlah imbauan kepada masyarakat, terutama terkait bahaya membuka lahan dengan cara membakar di tengah kondisi musim kemarau.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH., mengatakan masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan maupun kebun.


“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Jangan juga membuang puntung rokok sembarangan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada Polsek Talang Ubi,” kata Ardiansyah.


Ia juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan demi mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas.


“Jaga hutan dan lingkungan demi masa depan generasi bangsa serta patuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.


Ardiansyah menjelaskan, kondisi saat ini telah memasuki musim kemarau sehingga potensi terjadinya kebakaran lahan cukup tinggi. Karena itu, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api.


Menurutnya, masyarakat juga dapat memanfaatkan lahan dan tanaman yang ada secara produktif. Salah satunya dengan memanfaatkan pohon karet yang sudah tua dan hendak ditebang untuk dijual sehingga dapat membantu menambah pendapatan keluarga.


“Membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar merupakan perbuatan yang melanggar hukum dan dapat diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.


Kegiatan patroli dan sosialisasi berakhir sekitar pukul 15.20 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Talang Ubi berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.


Polsek Talang Ubi berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutlahbun serta menjaga lingkungan selama musim kemarau.(SN/Perry)

Share:

PWI PALI Gelar Diskusi Pers tentang Kemerdekaan, Salurkan Aspirasi Wartawan dan Aktivis

PWI PALI Gelar Diskusi Pers tentang Kemerdekaan, Salurkan Aspirasi Wartawan dan Aktivis



PALI-- SiniNews.Com— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar kegiatan bertajuk “Diskusi Pers tentang Kemerdekaan”, Senin siang (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Media Center PWI PALI, kawasan Beracung, Kota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, ini menjadi ruang bagi insan pers dan aktivis untuk menyampaikan pandangan serta aspirasi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.


Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut dihadiri puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten PALI, sejumlah aktivis organisasi nonpemerintah (NGO), serta Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) PALI, Adi Kurniawan, S.I.P, M.Si.


Sebelum diskusi dimulai, PWI PALI terlebih dahulu memberikan apresiasi kepada empat pemenang lomba menulis puisi yang telah digelar sebelumnya. Lomba tersebut mengangkat tema kemerdekaan dan menjadi bagian dari upaya PWI PALI mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan gagasan dan refleksi tentang makna kemerdekaan melalui karya sastra.


Ketua PWI PALI, Joko Sadewo, S.H, M.H., mengatakan, pihaknya tahun ini sengaja tidak menggelar sejumlah kegiatan yang bernuansa euforia berlebihan. Menurutnya, kondisi bangsa saat ini masih dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari bencana alam hingga tantangan ekonomi dan fiskal.


“Karena itu, lomba menulis puisi melalui media sosial kami anggap lebih tepat untuk dilaksanakan. Selain minim biaya dan memiliki jangkauan yang lebih luas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya literasi masyarakat dalam mengekspresikan pikiran dan perasaan,” ujarnya, di sela kegiatan.


Menurut pria kerap disapa Josa ini, forum diskusi pers juga menjadi wadah untuk menginventarisasi berbagai saran, pendapat, kritik, dan gagasan dari insan pers maupun aktivis terkait isu-isu yang sedang berkembang maupun persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.


“Nanti hasil diskusi berupa saran, masukan maupun kritik terhadap suatu persoalan atau kebijakan pemerintah, baik pusat maupun daerah, akan kami catat. Aspirasi yang berkaitan dengan pemerintah pusat akan disampaikan kepada Presiden melalui Sekretariat Kabinet, sedangkan aspirasi untuk pemerintah daerah akan disampaikan melalui Diskominfostaper kepada Bupati PALI,” jelasnya.


Ia menegaskan, terkait apakah aspirasi tersebut nantinya akan direspons atau ditindaklanjuti, keputusan sepenuhnya berada pada kewenangan pemerintah sebagai pengambil kebijakan. Namun, menurutnya, penyampaian aspirasi secara santun dan konstruktif merupakan bagian dari tanggung jawab pers, sekaligus bentuk partisipasi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Kami sebagai insan pers di daerah sekaligus bagian dari masyarakat, telah menjalankan kewajiban untuk menyampaikan aspirasi secara santun. Selebihnya, tentu menjadi kewenangan pemerintah untuk merespons dan menindaklanjutinya,” katanya.


Sementara itu, Plt Kadiskominfostaper PALI, Adi Kurniawan, S.I.P, M.Si., menyambut positif kegiatan yang digagas PWI PALI tersebut. Ia menilai forum seperti ini penting untuk membangun komunikasi antara pemerintah, insan pers, aktivis, dan masyarakat.


Adi menegaskan, Pemkab PALI terbuka terhadap berbagai masukan dan saran dari masyarakat, termasuk dari kalangan wartawan dan aktivis.


“Semoga hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat semakin baik ke depannya. Kami juga berharap karya jurnalistik teman-teman wartawan tetap mengacu pada aturan dan regulasi yang berlaku, utamanya Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” ujarnya.


Diskusi berlangsung dalam suasana serius namun tetap santai. Para peserta duduk lesehan sambil menikmati kopi dan makanan ringan yang disediakan panitia. Secara bergantian, peserta menyampaikan pandangan, kritik, saran, serta sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.


Seluruh aspirasi yang muncul dalam forum tersebut kemudian dicatat oleh notulis untuk disusun menjadi bahan masukan yang selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten PALI.


Melalui kegiatan tersebut, PWI PALI berharap momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan partisipasi publik untuk ikut mendorong perbaikan kebijakan, serta pembangunan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.(SN)

Share:

The Virgin Gebrak Muara Enim, Bupati : Momentum HUT ke-81 RI Bukan Sekadar Perayaan

 


Cinta Terlarang Menggema, The Virgin Meriahkan Puncak Peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Muara Enim (Sumber: Diskominfosp-me)

Muara Enim. SININEWS.COM -- Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Kabupaten Muara Enim berlangsung meriah di Lapangan Merdeka, Sabtu (22/08) malam. 


Ribuan masyarakat dari Kabupaten Muara Enim maupun daerah tetangga tumpah ruah menikmati pesta rakyat yang ditutup dengan penampilan spektakuler duo legendaris “The Virgin”. Lewat single perdananya yang berjudul Cinta Terlarang, penampilan Mita (gitaris) dan Dara (vokalis) sukses menghibur masyarakat dengan aksi panggung penuh energi. 


Selain The Virgin, pesta rakyat juga dimeriahkan oleh penampilan Adhelsi, pedangdut jebolan Dangdut Akademi 8.

.

Plt. Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., bersama, Ketua DPRD, Deddy Arianto S, S.Pd., Ketua TP. PKK, Ir. H. Ahmad Yani, M.M., serta jajaran Forkopimda lainnya, tampak antusias menyaksikan keseruan pesta rakyat tersebut. 


Dalam sambutannya, Plt. Bupati menegaskan bahwa pesta rakyat menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam menghadirkan hiburan sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat. 


Ia menekankan bahwa momentum HUT ke-81 RI bukan sekadar perayaan, melainkan ajang untuk menumbuhkan semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun Bumi Serasan Sekundang.

.

Lebih lanjut, Plt. Bupati yang hadir bersama jajaran Asisten, Staf Ahli, serta kepala perangkat daerah menyampaikan bahwa rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten Muara Enim telah berlangsung sejak awal bulan dengan berbagai kegiatan, mulai dari lomba gerak jalan, permainan tradisional, hingga upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih. Seluruh rangkaian ditutup dengan pesta rakyat yang penuh semarak. 


Plt. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara, seraya berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, dan mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan (MEMBARA).(sn)



Share:

Hotspot Terdeteksi Dekat Desa Sukamaju PALI, Lahan 3 Hektare Terbakar

Hotspot Terdeteksi Dekat Desa Sukamaju PALI, Lahan 3 Hektare Terbakar



PALI--SiniNews.Com— Satu titik panas atau hotspot terpantau di wilayah hukum Polsek Talang Ubi, Polres PALI, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026). Setelah dilakukan pengecekan oleh personel gabungan, titik yang berada di sekitar Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, tersebut diketahui merupakan lokasi lahan yang terbakar dengan luas sekitar 3 hektare.


Pemantauan hotspot tersebut dilakukan berdasarkan pembaruan data pada Senin (24/8/2026) pukul 12.35 WIB. Titik koordinat yang terpantau berada pada -3.265561, 103.913841, dekat Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Personel Polsek Talang Ubi kemudian melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi titik panas yang terpantau melalui satelit tersebut. Saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi padam.


Dalam pengecekan tersebut, petugas memperkirakan luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 3 hektare. Meski api telah padam, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak kembali muncul titik api yang dapat memicu kebakaran lebih luas.


“Setelah menerima informasi adanya hotspot, personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Saat petugas tiba, titik api sudah padam dan dari hasil pemeriksaan diperkirakan luas lahan yang terbakar sekitar 3 hektare,” Ujar Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH.


Pengecekan lokasi melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD dan Brimob. Dari Polri, kegiatan tersebut dilakukan Ipda Suryadinata, S.Psi., M.Si., Brigadir Armawan P. dan Briptu M. Irhas. Selain itu, terdapat dua personel TNI, tiga personel BPBD dan tiga personel Brimob.


Petugas juga melakukan penyelidikan awal terkait lokasi kebakaran. Namun, hingga pengecekan dilakukan belum ada pemeriksaan terhadap pemilik lahan, kepala desa maupun saksi-saksi. Tidak ditemukan barang bukti yang diamankan dan belum ada pelaku yang ditangkap.


“Walaupun api sudah padam, kami tetap mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, karena kondisi kemarau dapat membuat api mudah menyebar,” katanya.


Selain pengecekan hotspot, personel juga terus melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Talang Ubi.


Hingga laporan dibuat, situasi di lokasi dalam keadaan aman dan kondusif. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.(SN/Perry)

Share:

Apel Pagi Posko Karhutla Kecamatan Tanah Abang Digelar, Personel Gabungan Siaga Cegah Karhutla

Apel Pagi Posko Karhutla Kecamatan Tanah Abang Digelar, Personel Gabungan Siaga Cegah Karhutla



PALI-- SiniNews.Com— Personel gabungan melaksanakan apel pagi di Posko Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


Apel pagi tersebut diikuti personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Tanah Abang, serta anggota Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Selatan.


Dari BPBD, hadir Jurais dan Arlin Saputra. Sementara dari Polsek Tanah Abang, kegiatan diikuti Briptu Fredi Soge Mulya dan Bripda Rizky Laksamana Adha.


Sedangkan dari Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel, hadir Brigadir Depri YS, Bripda Ronald Akbar, Bharaka Tahyan dan Bharaka Dinda.


Kegiatan apel tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi terjadinya Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko kebakaran lahan.


Dalam pelaksanaan apel, personel gabungan melakukan pengecekan kesiapan sekaligus membangun koordinasi antarinstansi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Kecamatan Tanah Abang.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menjadi hal penting dalam menghadapi potensi Karhutla.


“Apel pagi ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan personel dan memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan serta penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang,” ujar kapolsek


Selain kesiapan personel, sinergi antara unsur kepolisian, BPBD dan Brimob dinilai penting agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi apabila ditemukan titik api.


Melalui kegiatan tersebut, personel gabungan di Posko Karhutla Kecamatan Tanah Abang diharapkan selalu siap menjalankan tugas, terutama dalam melakukan pemantauan wilayah dan merespons setiap potensi kebakaran lahan.


Apel pagi berlangsung dalam keadaan aman dan tertib. Seluruh personel yang hadir selanjutnya tetap dalam kesiapsiagaan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts