Pages

Kejaksaan dan Pertamina EP Asset 2 Tandatangani Kerjasama Pengamanan Aset Negara

PRABUMULIH--Pertamina EP Asset 2 dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan bersama..

Semarak Ramadhan, Citimall Gelar Hijab HUNT 2019

PRABUMULIH--Berbagai event terus diadakan oleh Citimall Prabumulih guna menyebar virus positif kepada para pemuda-pemudi di Kota Prabumulih. Salah satunya, yakni Citimall Hijab HUNT 2019..

Miris, Dua Keluarga Miskin di PALI Tidak Pernah Tersentuh Bantuan

PALI--Tinggal seorang diri dan mencari nafkah hanya menjadi buruh menyadap karet dengan kondisi rumah yang memprihatinkan, nenek Sainimah (65) warga Desa Babat..

Bus Trans Enim Jalan, Pasar Ramadhan Bebas Formalin

MUARA ENIM--Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH, membuka pasar Ramadhan dan launching bus trans Enim berlangsung di terminal samping Kodim, Senin (6/5)..

OKU Akan Canangkan Program Kabupaten Layak Anak

BATURAJA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyiapkan program untuk menjadikan kabupaten layak anak (KLA). Dukungan ini dimintakan kepada berbagai organisasi...

Sunday, December 8, 2019

Peparprov : Bulutangkis Sumbang 3 Emas untuk Prabumulih

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Kontingen Kota Prabumulih berhasil meraih 3 emas dari cabor bulutangkis pada pekan olahraga provinsi (Porprov) disabilitas. Emas pertama diraih pada hari sebelumnya oleh Ganda Putra pasangan Eriko dan Reksi. 

Dua emas lainnya diraih tunggal putra nomor Lower 3 san 4 oleh Eriko dan Reksi. Setelah mengkandaskan perlawanan atlet Ogan Ilir dan Muara Enim. 

Bertanding di Gedung Binaria Komplek Pertamina, Eriko berhasil mengkandaskan perlawanan Mahardika dengan skor telak 2:0 dan memastikan raihan emas kedua untuk Kota Prabumulih dari cabang Bulutangkis yang sebelumnya emas pertama diraih pasangan ganda putra.

Dalam pertandingan tersebut, Eriko mendominasi jalannya pertandingan. Sejak babak pertama Eriko langsung memberikan serangan berbahaya kepada Mahardika. Smah-smash keras Eriko tak mampu dikembalikan oleh Mahardik. Bahkan skor akhir babak pertamapun terpaut cukup jauh yakni 21:9.

Pada babak kedua, Eriko tak mengendurkan serangan dan terus melancarkan smash-smash keras. Bahkan Eriko sempat unggul 12:5. 

Bukan tanpa perlawanan, Mahardika sempat membuat repot Eriko dan memperkecil ketinggalan menjadi 15:8. Kembali ke ritme permainanya, Eriko membalikkan keadaan dan mengkandaskan perlawanan Mahardika dengan skor akhir 21:11. 

Sementara, dinomor Lower 4, mempertemukan Reksi dari Prabumulih dan Muhammad Habibi dari Ogan Ilir. Berbeda dengan Eriko yang berhasil menang mudah, Reksi harus bekerja keras dan berjalan 3 set untuk meraih kemenangan.

Pada babak pertama, pertandingan berjalan sengit. Bahkan, Reksi sempat kewalahan membendung serangan Habibi dan tertinggal lebih dahulu 5:0. Reksi kemudian membalas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan bahkan membalik keadaan menjadi 7:12. 

Jumlah poin Reksi pun terus menjauh, lantaran Habibi kerap melakukan kesalahan sendiri. Dan skot akhirpun ditutup 7:21. 

Dibabak kedua, Habibi balik menekan membuat Reksi harus jatuh bangun. Di set kedua Reksi bahkan tertinggal cukup jauh yakni 13:3. Reksi sempat memperkecil jarak menjadi 13:6, namun lantaran kurang fokus akhirnya Reksi kerap melakukan kesalahan sendiri. Skor akhirpun 21:15 untuk keunggulan Habibi. 

Diset ketiga, Reksi kembali ke performa terbaiknya dan berhasil mengkandaskan perlawanan Habibi dengan skor 12:21.

Sementara, Eriko saat dikonfirmasi seusai pertandingan mengaku senangan dengan pencapaian tersebut. Terlebih ia dan Reksi juga berhasil meraih emas di Ganda Putra sebelumnya. 

"Alhamdulillah senang bisa mempersembahkan emas untuk Kota Prabumulih," ujar Eriko.(SN)

Saturday, December 7, 2019

Candu Narkoba, Dua Warga Karang Jaya Kembali Diamankan Polisi



PRABUMULIH, SININEWS.COM - Tim Operasional Resnarkoba Polres Prabumulih berhasil meringkus dua orang pria tersangka peredaran dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu, Jum'at (06/12/2019).

Kedua pelaku yakni Hendri bin Samsuri (30) dan Roli Rusdianto, keduanya merupakan warga Desa Karang Jaya Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 2 paket narkotika jenis sabu berat bruto 0,87 gram, 1 buah kotak rokok surya, 1 helai celana jeans warna biru, 9 bal plastik klip bening, 1 helai celana jeans berwarna biru dan 16 paket plastik klip bening yang didapat dari Roli Rusdianto.

Selanjutnya, ditangan Hendri diamankan barang bukti berupa 3 bal plastik klip bening, 2 perangkat alat hisap sabu, 1 unit hp merk nokia warna putih dan 7 buah sekop yg terbuat dr pipet.

Guna kepentingan penyelidikan dan proses lebih lanjut dua pelaku berikut barang bukti digelandang ke Mapolres Prabumulih.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, diringkusnya dua pelaku bermula dari laporan masyarakat ke tim Operasional Narkoba. 

Jajaran petugas kemudian langsung melakukan penyelidikan terkait sering adanya transaksi dan peredaran narkoba di kediaman Hendri.

Sekira pukul 23.00, tim operasional langsung melakukan penggerbekan dan benar dua orang pria ini sedang menghisap narkoba jenis sabu di dalam kamar kediaman Hendri. Keduanya diringkus tanpa perlawanan.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SIK melalui Kasat Narkoba, AKP Zon Prama membenarkan adanya tangkapan tersebut.

"Pelaku telah kami amankan dan saat ini masih menjalani proses penyelidikan petugas kita," tegasnya.(sn1)
Sumber : portalsriwijaya

Friday, December 6, 2019

Kepergok Bawa Pipa Milik PT Pertamina, Tiga Pelaku ini diamankan Petugas

  Foto : humas polres pbm/ tiga pelaku saat diamankan dan diintrogasi petugas dari Polres Prabumulih
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Tiga tersangka pencurian Pipa milik PT.Pertamina Asset 2 Field Limau diamankan Polisi, ketiga pelaku dimaksud yakni Arpan (43), Ahmad Jasri (46) warga Dusun II Desa Tanjung Menang dan Ankurnadi (35) warga Jlan Rasuti belakang SMPN 2 Prabumulih, jumat (6/12)

Ketiganya diamankan petugas lantaran mencuri 26 batang pipa milik PT.Pertamina dengan ukuran 3 inch sebanyak 10 batang, pipa ukuran 4 inch sebanyak empat batang dan pipa 6 inch sebanyak 2 batang

Pelaku pencurian pipa milik perusahaan itu menggunakan sebuah mobil minibus  Suzuki Carry untuk kemudian diangkut dan dijual ke pengepul, namun sialnya gelagat mencurigakan saat hendak melintasi daerah Kelurahan Karang Raja Kota Prabumulih diketahui Timsus Polres Prabumulih

Saat diamankan sekitar pukul 11.00 wib pagi petugas yang saat itu sedang melakukan patroli mencoba menggeledah mobil tersebut yang bermuaatan berat dan mencurigakan. Benar saja puluhan potongan pipa yang telah terpotong beberapa bagian itu langsung diamankan petugas

Sementara itu, Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kabag Ops Kompol Agus Slamet membenarkan adanya tiga orang yang diamankan karena melakukan aksi pencurian pipa milik PT Pertamina tersebut.

“ tiga pelaku sudah kita amankan beserta barang bukti puluhan potongan pipa siap jual, dan satu orang rekannya inisial ES yang kini masih dalam pengejaran (DPO)” tegasnya (sn1)

Thursday, December 5, 2019

Terkait Korupsi Perjalanan Dinas, Mantan Direktur PDAM Prabumulih Resmi Ditahan

 Foto : Tersangka Iskandar, SE.Mantan Direktur PDAM Tirta Prabujaya Prabumulih
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Iskandar, SE mantan Direktur Tirta Prabujaya resmi ditahan, dirinya ditahan usai menjalani beberapa pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih selama kurang lebih 6 jam, kamis (5/12)

Iskandar,SE yang sebelumnya sudah ditetapkan tersangka akibat tersandung kasus dugaan korupsi SPPD yang merugikan negara senilai Rp.300 juta

Penahanan Mantan Direktur PDAM Tirta Prabujaya itu setelah ditemukan dua alat bukti oleh tim Seksi Pidana Khusus (Pidsus) yang merujuk hasil temuan BPKP yang merugikan negara
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA

Topik Gunawan,SH.MH Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) saat dikonfirmasi membenarkan telah dilakukan penahanan usai pemanggilan tersangka yang dicecar beberapa pertanyaan hingga akhirnya resmi ditahan dan penahanannya dititipkan di LP Pakjo Palembang

“sementara waktu dia kita lakukan penahanan sembari menunggu proses persidangan” ucapnya

Tak hanya itu, dari informasi yang dihimpun dilapangan penahanan Mantan Direktur PDAM ditahan bukan tanpa alasan, Tim Pidsus mengaku jika tidak segera ditahan besar kemungkinan tersangka bisa menghilangkan barang bukti hingga melarikan diri

Kasus yang menjerat Iskandar ini telah berlangsung selama setahun ini hingga akhirnya sekitar pukul 17.00 wib sore tadi dilakukan penahanan yang dikawal ketat oleh beberapa petugas masuk mobil menuju LP Pakjo Palembang

Perlu diketahui, dugaan korupsi perjalaanan dinas fiktif yang dilakukan Iskandar, SE selama tiga tahun tersebut telah merugikan negara sebesar Rp.300juta hingga akhir pengusutan kasus tersebut berakhir penahanan (sn1)

Tim Tantura Polres Prabumulih Berhasil Amankan Wanita Pembawa 12 Butir Inek

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ayu Melisa (25) yang tercatat sebagai warga Kota Palembang itu diamankan Tim Tantura 1 Polres Prabumulih di sekitaran jalan Cor Desa Muara Sungai Kecamatan Cambai Kota Prabumulih, rabu (4/12)

Penangkapan pelaku sekitar pukul 22.00 wib malam saat sedang melakukan patroli pengamanan diwilayah rawan tindakan Curas, Curat dan Curanmo (3C) di Depan SMP N 6 Cambai karena diduga menggunakan barang terlarang Narkotika jenis Inex yang disimpan didalam Botol plastik

Petugas yang saat itu sedang melakukan patroli rutin curiga melihat dua orang berboncengan yang merasa gugup dan mencoba menghindar dari pantauan petugas dengan berpura-pura masuk ke salah satu warung dan terlihat anggota membuang sesuatu ke tong air

Saat dua orang pelaku diamanakan dan petugas menggeledahnya menemukan 12 butir pil ineks siap edar

Sementara itu Kapolres Prabumulih I Wayan Sudarmaya, SH, Sik.MH melalui Kasat Sabhara AKP Jauhari membenarkan penangkapan seorang wanita asal Palembang yang membaya 12 butir ineks
“benar pelaku sudah diamankan kedua pelaku sempat kabur kehutan namun anggota berhasil menangkap salag satu pelaku” (sn1)

Tahapan Pilkada PALI Dikenalkan, KPUD Mulai Umumkan Syarat Cakada Jalur Independen

PALI, SININEWS.COM -- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) mulai bekerja dalam membewarakan kepada masyarakat bahwa di Bumi Serepat Serasan pada tanggal 23 September 2020 mendatang akan ada gelaran akbar pesta demokrasi. 

Tahapan awalpun tengah dilaksanakan, yakni mengumumkan syarat calon Bupati dan wakil Bupati PALI periode 2020-2024 melalui jalur perorangan. 

Untuk itu, KPUD PALI lalukan sosialisasi tahapan Pilkada kepada masyarakat, Kamis (5/12) di halaman Kantor KPUD PALI, depan lapangan Golf Kecamatan Talang Ubi. 

"Sengaja kami undang seluruh Parpol, tokoh masyarakat dan elemen lainnya untuk mensosialisasikan tahapan Pilkada 2020 mendatang," kata Ketua KPUD PALI, Sunario,SE.

Sosialisasi tersebut dijelaskan Sunario difokuskan pada penerimaan berkas pendaftaran calon kepala daerah melalui jalur independen, yang menerangkan syarat serta jadwal pembukaan sampai penutupan.  

"Khusus perorangan itu sudah bisa mulai mencari dukungan. Syarat dukungan itu akan dikumpulkan pada Januari atau Februari 2020," tukasnya. 

Sementara untuk anggaran, Sunario menyebut, Pemerintah Kabupaten PALI menyetujui anggaran hibah bagi penyelenggara Pemilihan Daerah (Pilkada) tahun 2020 sebesar Rp 40 M.

"Anggaran akan dikucurkan dalam tiga tahap,tahap pertama 30 persen, tahap kedua 50 persen dan tahap ke tiga 20 persen," terangnya. (sn) 

Bupati PALI Dituduh Korupsi, Tim Advokasi Pemkab PALI Datangi Dewan Pers


foto. Firdaus Hasbullah selalu tim advokasi Pemkab PALI saat datangi Dewan PERS

PALI -- Tuduhan Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) korupsi ratusan milyar rupiah yang diberitakan beberapa media online berbuntut panjang. Pasalnya, sejumlah pihak menilai berita itu tendensius dan hanya sebuah opini, serta isi berita dengan sumbernya dari sebuah LSM tersebut dianggap mengandung fitnah dan tidak berdasar.

Bahkan tim kuasa hukum Pemkab PALI mendatangi langsung gedung Dewan Pers di Jakarta, Kamis (5/12) untuk melayangkan surat keberatan.

Firdaus Hasbullah, salah satu tim kuasa hukum Pemkab PALI menyatakan pihaknya bakal membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

"Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian melalui Polda Sumsel, dan kali ini kita layangkan surat kepada media bersangkutan untuk meminta hak jawab ditembuskan ke Dewan Pers. Untuk pengaduan juga segera dilayangkan, baik ke Polda dan Dewan Pers. Langkah ini kami ambil karena berita itu sudah bukan lagi karya jurnalistik, melainkan hanya opini yang berdampak pada klien kami," tandas Firdaus Hasbullah.

Kedatangan tim advokasi Pemda PALI disambut, Asrtrid bagian penganduan Dewan Pers.

"Ada dua cara dalam menyikapi adanya pemberitaan yang dinilai telah merugikan salah satu pihak, yakni dengan berkomunikasi terhadap media bersangkutan untuk meminta hak jawab atau bisa mengadukan keberatan ke dewan pers. Kalau hanya menyampaikan surat tembusan, kami hanya bisa meneruskan ke media tersebut. Tapi kalau melalui surat pengaduan, akan ditindak lanjuti," terang Astrid.


Jika media bersangkutan salah, ditegaskan Astrid  maka Dewan Pers membuat pernyataan penilaian. " Kita tetap berpedoman pada kode etik. Tapi kalau melanggar kode etik, maka kita keluarkan pernyataan penilaian, setelah itu kita umumkan kepada masyarakat. Itu bisa dibacakan di website Dewan Pers, atau media lainnya," tandasnya. (sn)

Sepak Terjang Komisaris Jenderal Polisi Drs. Firli Bahuri, M,Si

JAKARTA, SININEWS.COM - Terpilih sebagai ketua KPK yang akan segera memimpin lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi untuk masa jabaran 2019 - 2023, Komisaris Jenderal Polisi Firli Bahuri adalah sosok yang telah dikenal dikalangan lembaga tersebut.

Pria kelahiran Lontar, 8 November 1963 merupakan putra bungsu enam bersaudara dari pasangan Bahuri-Ayahanda dan Tamah-Ibunda tersebut memiliki karir yang cukup gemilang di Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam kesempatan silaturahmi ketua umum IMO-Indonesia Yakub Ismail di Mabes Polri, Kamis 28/11/19 pekan kemarin, Komjen Pol. Firli Bahuri sempat bercerita sedikit saat ditanya pencapaiannya saat ini, Alhamdulilah Ucapnya....Insya Allah semoga selalu diberikan petunjuk dan lindungan Nya. Agar amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya

Sebagaimana diketahui bahwa Komjen Pol. Firli Bahuri memulai karirnya sejak memasuki sekolah bintara polri pada tahun 1984 ( seba milsuk II dodiklat 006 betung polda sumbagsel ) setelah 3 kali gagal mengikuti Akabri di 82,83 dan 84. Selanjutnya setelah lulus bintara polri bertugas di polres cibabat polda jabar dan kemudian pada tahun 1987 mengikuti pendidikan militer Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI), itupun setelah ia sempat gagal seleksi AKABRI di magelang pada tahun 1985 dan 1987.

Setelah berhasil menuntaskan studinya di AKABRI pada tahun 1990, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) pada tahun 1997 serta program pasca sarjana Kajian ilmu kepolisian Universitas Indonesia dan lulus pada tahun 2000.

Sekolah Staf dan Pemimpin Polri (Sespim) berhasil ia selesaikan pada 2004, dan bertugas di Polda Metro jaya.

Selama bertugas, dirinya selalu menunjukkan dedikasi yang tinggi untuk negara yang dicintainya. Ia juga tak berhenti menorehkan sejumlah prestasi lewat perjuangan kerasnya. Melihat prestasinya yang memukau, deretan kepercayaan pun dilimpahkan kepadanya.

Pada 2001 ia diangkat menjadi Kapolres Lampung Timur, ini merupakan jabatan strategis untuk awal karirnya di lembaga Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam perjalanannya, Komjen Pol. Firli Bahuri memperlihatkan keseriusannya dalam menjalankan tugas dan amanah yang dipercayakan oleh negara.

Alhasil, pada 2005 ia kembali ditunjuk sebagai Kasat III/Umum Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sebelum itu, dirinya juga sempat menjabat Wakapolres di Lampung Tengah.

Perjalanan karirnya kian hari kian cerah, ia akhirnya ditempatkan menjadi Kapolres Kebumen pada 2006. Pada tahun berikutnya, 2007, ia kembali diangkat menjadi Kapolres Brebes.

Berkat kinerjanya yang membuat decak kagum banyak pihak, ia kemudian menerima sejumlah promosi jabatan yang datang silih berganti.

Dimulai dari ditunjuknya menjadi Wakapolres Metro Jakarta Pusat (2009), dilanjutkan dengan Asisten Sespri Presiden (2010), hingga mengemban amanah jabatan Ditreskrimus Polda Jateng pada 2011.selama bertugas di dir reskrimsus polda jateng, beberapa bupati , walikota dan anggota dewan tersangkut kasus korupsi dituntaskan secara profesional.

Kepercayaannya kian meningkat setelah dirinya mengikuti seleksi sebagai Ajudan Presiden dan wakil Presiden RI 2012, dan mengemban amanah sebagai ajudan wakil presiden RI 2012 -2014, sebelum akhirnya menjabat Wakapolda Banten 2014.

Jabatan prestisius lainnya pun terus menyusul. Dirinya diangkat menjadi Karodalops Sops Polri 2016 dan saat itulah aksi super damai 212 dikelolanya dg apik sehingga berjalan aman dan nyaman. Di akhir tahun 2016 ia juga ditunjuk sebagai Wakapolda Jawa Tengah. Karirnya kian melejit hingga akhirnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat febuari 2017 sampai dengan april 2018.

Adapun pada tahun 2018, ia dipercayakan menempati posisi Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebuah langkah awal sebelumnya dirinya benar-benar ikut berkontestasi dalam penjaringan calon pimpinan KPK pada pertengahan 2019 silam.

Namun, sebelum itu dirinya juga sempat menjabat Kapolda Sumatera Selatan (2019), daerah tempat ia menghabiskan masa kecil dan studinya di awal.

Pada tahun yang sama, 2019, ia juga ternyata menerima kepercayaan menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Republik Indonesia (Kabaharkam polri).

Tentu saja, perjalanan panjang karir Komjen Pol. Firli Bahuri yang sungguh luar biasa itu bukan sesuatu yang kebetulan. Akan tetapi semua yang ia dapatkan merupakan sebuah hasil yang lahir dari proses yang panjang dengan tekad yang kuat serta Doanya Kepada Allah Swt. Ia meyakini bahwa Semua yang telah diterima karena kuasa dan kehendak Allah SWT.(ril/@yfi)

Kanwil Bea dan Cukai Sumsel Musnahkan Ratusan Barang Sitaan


PALEMBANG, SININEWS.COM,- Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang jalan Mayor Memet Sastra Wirya Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan Ilir Timur - Dua Palembang selama tahun 2019 secara rutin melaksanakan kegiatan operasional pasar dibeberapa titik diwilayah pengawasan Kanwil DJBC Sumbagtim.

Melalui kegiatan operasional pasar yang bertajuk " Gempur Rokok Ilegal ", Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang berhasil melakukan penindakan terhadap BKC hasil tembakau dan termbakau iris, Minuman mengandung Etil Alkohol ( MMEA) serta HPTL yang menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, pita cukai bukan peruntukan maupun tanpa dilengkapi pita cukai yang melanggar ketentuan undang - undang cukai nomor 39 tahun 2007.

Pada hari ini Rabu (04/12/2019), Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang melaksanakan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) dan Barang yang dinyatakan tidak dikuasai, Dwijo Muryono Kakanwil DJBC Sumbagtim mengatakan "Pemusnahan ini merupakan hasil cegahan selama penindakan dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 berupa 8.487.086 batang rokok, 14.431 botol MMEA, 264 botol HPTL, 96 Kg tembakau iris, 14 pcs airsoft gun dan sparepart, senjata tajam, 136 pcs sex toys, 109 pcs alat kesehatan, 36 pcs anak panah, 12 lembar pakaian, dan 3 pcs kosmetik.

Barang - barang yang akan dimusnakan tersebut adalah barang yang dikategorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi (Lartas) dan telah mendapat persetujuan pemusnahan dari kanwil DJKN Sumsel, Jambi dan Babel dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang, total nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang akan dimusnahkan oleh Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang sebesar RP 3,5 Miliar dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan adalah sebesar Rp 3,6 Miliar.


Pemusnahan Barang Milik Negara ( BMN) dan Barang yang dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) tersebut dilakukan dengan cara dibakar atau dirusak untuk menghilangkan fungsi dan sifat awal dari barang tersebut sehingga tidak dapat digunakan lagi.

Sepanjang tahun 2019 Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC dilingkungannya telah melakukan penindakan sebanyak 716 pelanggaran dibidang Kepabean dan Cukai, terdiri dari 278 pelanggaran impor barang kiriman pos, 319 pelanggaran cukai HT, 27 Pelanggaran impor umum,67 Pelanggaran impor barang penumpang,14 Pelanggaran cukai MMEA lokal,7 Pelanggaran cukai MMEA impor,3 Ekspor barang penumpang,1 Ekspor umum.

Dari penindakan tersebut,terdapat 12 kasus yang telah ditingkatkan keproses penyidikan dengan rincian:
1 kasus ditangani PPNS Kanwil DJCB Sumbagtim,4 Kasus ditangani PPNS KPPBC TMP B Palembang,7 Kasus ditangani PPNS TMP C Jambi dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp,32 Milliar dan potensi kerugian negara mencapai Rp,29 Milliar."

Dwijo menambahkan, "Selain di Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang,pemusnahan BMN juga telah dilaksanakan oleh kantor Pengawasan dan Pelayanan dilingkungan Kanwil DJBC Sumbagtim lainnya,pada KPPBC TMP B Jambi sebanyak 8,6 juta batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara mencapai Rp.3 Milliar,KPPBC TMP C Pangkal Pinang sebanyak 1 Juta batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp.376,4 Juta,KPPBC TMP C Tanjung Pandan sebanyak 12 Ribu batang rokok dan barang ilegal lainnya dimusnahkan dengan kerugian negara sebesar Rp.140,6 Juta.

Pemusnahan ini merupakan salah satu usaha dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah sehingga diharapkan dengan kegiatan  pengawasan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini dapat menciptakan daya saing yang seimbang (fair) antara pelaku usaha dan sebagai bentuk usaha dan sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud transparansi pengelolaan barang hasil penindakan guna meningkatkan sinergi antar instansi dalam upaya melindungi masyarakat dan mengamankan hak-hak penerima negara,pungkasnya. (Imo-Indonesia Sumsel)

Wednesday, December 4, 2019

Dianggap Berlebihan, PT.Pertamina Adera Field Moving dijaga Ketat Ratusan Polisi

Foto : Ilustrasi / Ratusan Personil Kepolisian saat persiapan penjagaan keamanan di Payuputat dan beberapa alat mikik perusahaan mulai dipindahkan
PRABUMULIH, SININEWS.COM – Ratusan Personil dari Polres Prabumulih beserta Koramil dan Yon Kav melakukan pengamanan ketat disejumlah titik didaerah Kelurahan Payupuyat Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih, rabu (4/12)

Sekitar 188 orang personil kepolisian dari Polres Prabumulih ditambah puluhan prajurit TNI dari Koramil (Babinsa.red) dan Yon Kav juga turut membantu melakukan keamanan untuk mengangkut alat produksi PT.Pertamina Adera Field yang saat ini dianggap kurang kondusif untuk melakukan aktivitas pemboran
SIMAK VIDEO LENGKAPNYA
Penarikan beberapa alat produksi Pemboran oleh PT.Pertamina Adera Field bukan tanpa alasan, hal tersebut diungkap Humas V.R Adera Field Nursela saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan pihaknya sudah berupaya keras bersosialisasi kepada warga Payuputat tentang keberadaan Perusahan minyak tersebut namun hingga kini, kata dia, belum ada etikad baik dari warga

“kita (Adera Field) sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan warga sekitar bahkan sudah meminta rekomendasi dari Walikota Prabumulih Ir.Ridho Yahya dan sudah ganti rugi rumah warga yang diduga rusak akibat kegiatan Perusahaan, namun tetap tidak kondusif” ucapnya

Dirinya menambahkan kerusakan yang diklaim warga juga tidak terbukti disebabkan oleh kegiatan ekplorasi minyak Pertamina tapi pihaknya tetap mengganti dengan harapan bisa melanjutkan kegiatan pemboran minyak di area Payuputat

Diketahui pihak pertamina sebelumnya pernah mengalami intimidasi dari masyarakat atas kegiatan tersebut yang melewati jalan perkampungan warga yang tidak memperbolehkan alat-alat operasional milik Pertamina Adera Field bergerak disana

“kendaraan kita sempat dilempar batu oleh okum pak, kaca belakang mobil karyawan kita pecah” katanya seraya mengatakan kejadian tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian tertanggal 8 November lalu



Pihak perusahaan telah mengangkut seluruh alat operasional pemboran minyak mulai dari Tangki penampung minyak, Separator, Genjset dan Rumah pompa juga turut diangkut (moving) dari lokasi yang dinilai tidak kondusif 

Sementara itu, Lurah Payuputat Jusmairi saat dikonfirmasi langsung dikantornya mengatakan dirinya tidak bisa banyak memberikan komentar apapun karena sudah sering masalah seperti ini terjadi dan tak kunjung ada penyelesaian

“saya belum bisa memberikan tanggapan, capek urusan ini dak pernah selesai” singkatnya

Terpisah, Tokoh Masyarakat Kelurahan Payuputat Azhari turut angkat bicara atas insiden yang dialami warganya, dirinya beranggapan jika Pihak Pertamina Adera Field salah dalam pengambilan keputusan dan dirinya sangat kecewa dengan tindakan pengaman yang dianggap berlebihan

“kami mewakili masyarakat sangat kecewa semestinya tidak perlu menurunkan ratusan anggota kepolisian untuk mengamankan alat tersebut, masyarakat juga rela jika perusahaan angkat kaki namun tidak demikian caranya masih banyak solusi yang lain” tegasnya 



Senada disampaikan Murdani warga Kelurahan Payuputat menyampaikan jika pengamanan yang dilakukan pihak perusahaan sangat mengecewakan, dirinya menilai keadaan warga Payuputat seperti didaerah Papua yang butuh pengamanan yang ketat



"Sangat mengecewakan, daerah kami seperti disamakan dengan daerah Papua" singkatnya (sn1)