Gubernur Herman Deru Peringati May Day 2026 Lewat Dialog, Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh


Gubernur Herman Deru Peringati May Day 2026 Lewat Dialog, Tegaskan Komitmen Sejahterakan Buruh


Palembang. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan pendekatan dialogis melalui kegiatan sarasehan bersama perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumsel dan pihak terkait. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Bina Praja, Jumat (01/05/2026), dengan mengusung tema kolaborasi dalam mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja.


Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi terhadap cara organisasi pekerja dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan konstruktif melalui forum dialog.


“Pertama, kita apresiasi cara teman-teman organisasi pekerja yang menyampaikan aspirasi dengan sangat baik melalui dialog di tempat yang telah disediakan tanpa mengurangi esensi perjuangan,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pendekatan dialog seperti ini perlu terus dikedepankan agar aspirasi buruh dapat tersampaikan secara efektif, tidak hanya melalui aksi massa semata.


Menurut Herman Deru, Pemerintah Provinsi Sumsel siap merespons berbagai aspirasi dari 11 organisasi pekerja yang hadir, selama tidak mengganggu iklim investasi di daerah.


“Ini adalah sebuah ekosistem. Pekerja, industri, dan pengusaha memiliki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. Bagaimana perusahaan tetap bertahan (survive), sementara buruh juga bisa sejahtera, itu yang harus kita jaga bersama,” jelasnya.


Ia juga menambahkan, untuk aspirasi yang berkaitan dengan perubahan regulasi di tingkat nasional, pihaknya akan meneruskan usulan tersebut ke pemerintah pusat bersama DPRD Sumsel.


“Jika menyangkut revisi undang-undang, kami bersama Ketua DPRD akan menyampaikan ke Presiden dan DPR RI. Namun, untuk kebijakan di tingkat daerah, tentu akan kita respons dan eksekusi sebaik mungkin,” tegasnya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyebutkan bahwa Pemprov Sumsel terus mendorong peningkatan serapan tenaga kerja lokal, termasuk memberikan perhatian khusus kepada penyandang disabilitas serta penguatan keterampilan tenaga kerja melalui program pelatihan.


Melalui momentum May Day 2026 ini, Herman Deru berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara pekerja, pemerintah, dan dunia usaha dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan berkelanjutan di Sumatera Selatan.


Sementara itu, Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KSPSI Sumsel, Cecep Wahyudin, menyampaikan lima tuntutan. Di antaranya, meminta pemerintah pusat segera mengesahkan undang-undang ketenagakerjaan baru yang adil bagi semua, sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).


“Kami mohon dorongan surat dari Gubernur dan DPRD untuk mendorong aspirasi ini ke Presiden. Bahwa aspirasi dari pekerja Sumsel dibuatkan surat karena kami merindukan undang-undang ketenagakerjaan itu,” jelasnya.


Selain itu, pihaknya juga mendesak realisasi janji Presiden Prabowo pada May Day 2025 lalu untuk membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.


Di tingkat daerah, KSPSI mengajukan sejumlah aspirasi, antara lain meminta Gubernur Sumsel membuat peraturan daerah yang mengutamakan pekerja lokal serta melibatkan perwakilan KSPSI dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan, termasuk dalam pembahasan Musrenbang dan RPJMD.


“Kami ingin kebijakan Pemprov di bawah kepemimpinan Gubernur HD ini benar-benar pro terhadap kepentingan kesejahteraan buruh Sumsel,” ujarnya.


Sarasehan dan dialog yang berlangsung selama hampir dua jam tersebut berjalan dengan aman dan tertib.


Turut hadir mendampingi Gubernur Sumsel, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, SE, MM; Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A.; Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum.; serta perwakilan Kejati Sumsel, Kasubbag Perencanaan Rasidi.(sn)

Share:

Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RS Penugasan


Meninggalnya dr Myta Aprilia Azmy Jadi Sorotan, IKA FK Unsri Desak Audit RS Penugasan


OKU Selatan, Sumsel, sininews.com— Kepergian dr Myta Aprilia Azmy menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan serius terhadap sistem kerja dokter internship. Dokter muda yang dikenal hangat dan berdedikasi itu meninggal dunia setelah sebelumnya dirawat kritis di ICU RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.


Di balik kabar duka tersebut, tersimpan sosok dr Myta sebagai tenaga medis yang mencintai profesinya. Ia merupakan dokter umum yang tengah menjalani masa internship dengan semangat tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.


Dalam catatan pribadinya di LinkedIn, dr Myta menegaskan komitmennya terhadap dunia medis.


“Saya benar-benar menikmati pekerjaan saya dan berkomitmen memberikan yang terbaik di setiap situasi klinis,” tulisnya.


Ia juga dikenal menjunjung tinggi nilai empati dan keselamatan pasien dalam setiap praktiknya. Bagi dr Myta, keluarga menjadi sumber kekuatan utama. Ia kerap menyebut orang tua dan adiknya sebagai motivasi terbesar dalam menjalani profesi sebagai dokter.


Tak hanya profesional, dr Myta juga dikenal sebagai pribadi sederhana dan hangat. Di tengah kesibukannya, ia tetap meluangkan waktu untuk hal-hal kecil yang ia sukai, seperti merawat kucing peliharaan dan bermain gim.


Namun, kepergian dr Myta kini memunculkan pertanyaan besar. Kabar meninggalnya yang beredar luas sejak Jumat (01/05/2026) di media sosial memicu reaksi publik dan desakan agar kasus yang menimpanya diusut tuntas.


Sorotan itu diperkuat oleh langkah Pengurus Besar Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) yang lebih dulu melayangkan surat resmi ke Kementerian Kesehatan RI.


Dalam surat tertanggal 30 April 2026, IKA FK Unsri mengungkap temuan yang dinilai mengkhawatirkan terkait kondisi kerja dokter internship di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi lokasi penugasan dr Myta.


“Kami menemukan berbagai rangkaian fakta yang sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan keselamatan dokter internship,” tulis IKA FK Unsri.


Mereka menyebut dr Myta diduga mengalami beban kerja berat tanpa istirahat memadai. Bahkan, meski kondisi kesehatannya menurun sejak Maret 2026, ia tetap dijadwalkan menjalani jaga malam.


“dr Myta telah melaporkan gejala sakit, namun tetap dijadwalkan jaga malam dalam kondisi sesak napas dan demam tinggi,” demikian isi surat tersebut.


Kondisinya terus memburuk hingga saturasi oksigen dilaporkan berada di bawah 80 persen, sebelum akhirnya dirujuk ke RSMH Palembang untuk penanganan intensif.


IKA FK Unsri juga menyoroti sejumlah persoalan lain, mulai dari dugaan minimnya supervisi dokter pembimbing, keterbatasan fasilitas termasuk kekosongan obat, hingga adanya indikasi tekanan untuk menutup informasi.


“Adanya arahan untuk merahasikan kondisi ini serta narasi yang menyudutkan dokter internship menjadi perhatian serius kami,” tegas mereka.


Atas dasar itu, IKA FK Unsri mendesak Kementerian Kesehatan segera melakukan audit menyeluruh terhadap RSUD K.H. Daud Arif sebagai wahana internship.


“Kami mendesak Kemenkes RI untuk segera melakukan audit menyeluruh,” tulisnya.


Hingga kini, pihak IKA FK Unsri memilih tidak memberikan komentar lebih lanjut dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada Kemenkes RI. Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari keluarga terkait kabar duka tersebut.


Berdasarkan informasi dari rekan sejawat, jenazah dr Myta rencananya akan dikebumikan hari ini, di pemakaman kampung rengas, Simpang pendagan, kelurahan pasar Muaradua, kecamatan Muaradua, kabupaten OKU Selatan.


Kepergian dr Myta tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga dan kolega, tetapi juga menjadi pengingat keras akan pentingnya perlindungan, pengawasan, dan sistem kerja yang manusiawi bagi dokter muda di masa internship.(sn)

Share:

Edukasi Hulu Migas ke Sekolah dan Perguruan Tinggi, Cara PHR Zona 4 Dorong Motivasi Generasi Penerus


Caption : PHR Zona 4 ikut berpartisipasi mendukung pendidikan ydi sekitar wilayah operasi melalui sejumlah program, mulai dari edukasi hulu migas hingga beasiswa non-ikatan dinas.

Prabumulih. SININEWS.COM --- Hari Pendidikan Nasional yang diperingati tiap tanggal 2 Mei menjadi momentum untuk menekankan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif, merata, dan berkarakter. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 sebagai elemen dunia industri, khususnya hulu migas, berkomitmen untuk terus berpartisipasi mewujudkannya. Selain beasiswa ikatan non-dinas AKA Migas, PHR Zona 4 juga memiliki program rutin Edukasi Hulu Migas ke sekolah-sekolah dan universitas. Sesi ini selalu disambut antusias generasi muda.


Pertamina EP (PEP) Pendopo Field, bagian dari PHR Zona 4, datang ke SMA PGRI Talang Ubi, PALI pada 27 Februari 2026. Sedari pagi, murid-murid kelas XII nampak antusias. Celoteh obrolan bahwa Pertamina akan datang untuk berbagi pengetahuan tentang industri minyak dan gas (migas) terdengar di ruang-ruang kelas.


Dalam sesi edukasi ini, ada Perwira/Pertiwi Pertamina yang memberi wawasan operasi hulu migas yang ada di wilayah tersebut. Meniupkan rasa bangga ke dada, bahwa daerahnya merupakan bagian bumi pertiwi yang kaya akan sumber daya alam.

Selanjutnya, akan dikenalkan profesi-profesi yang dibutuhkan di industri ini. Mulai dari ahli geologi, insinyur pengeboran, insinyur perminyakan, spesialis logistik, analis data, hingga humas.


Edukasi disampaikan melalui pembelajaran interaktif, para murid antusias terlibat dan bertanya. "Seru! Kakak pematerinya asik, banyak kasih kuis berhadiah. Jadi tahu ternyata bensin yang ada di motor kita itu sudah diproses panjang banget tahapannya, mulai dari dicari, dibor, disuling di kilang, baru dikirim ke SPBU," kata Wisnu, salah satu siswa di SMA PGRI Talang Ubi.


Dari edukasi-edukasi semacam inilah, PHR mendorong generasi muda menjadi penerus untuk mengelola sumber daya alam Indonesia. Memercikkan mimpi, serta semangat belajar yang menyala.


"Kepo dan tertarik bekerja di Pertamina karena bisa bekerja di laut, di kilang, keliling Indonesia. Jadi motivasi buat lebih serius belajar IPA supaya tercapai," ucapnya.


Cerita serupa juga tampak pada kuliah umum industri migas di Universitas Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), November tahun lalu. Lebih dari seratus mahasiswa menunjukkan antusiasme saat tim Pertamina Hulu Energi (PHE) Ogan Komering berbagi ilmu meliputi gambaran industri hulu migas, peran migas dalam ketahanan energi nasional, proses operasional, serta peluang karier di sektor energi.


Anak-anak muda beralmamater oranye berlomba-lomba mengacungkan tangan. Mereka berebut menyampaikan pertanyaan kepada perwakilan Pertamina yang hadir.

Edukasi migas tersebut pun diapresiasi pihak kampus. Rektor Universitas Baturaja Lindawati mengatakan sinergi antara akademisi dan industri seperti ini memberikan nilai tambah bagi mahasiswa-mahasiswa yang akan menjadi generasi penerus bangsa.


"Mereka tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga wawasan industri yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Lindawati.


PHR Zona 4 telah melaksanakan edukasi migas untuk pelajar dan mahasiswa sebanyak tiga kali pada 2025 di PALI, Prabumulih, dan Ogan Komering. Kegiatan berbagi ilmu itu dilanjutkan tahun ini dan telah dilaksanakan di PALI pada Februari 2026.


Kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di dua titik di Kota Prabumulih pada pertengahan Mei 2026 mendatang. Rangkaian acara edukasi migas juga akan dilaksanakan di wilayah-wilayah kerja PHR Zona 4 lainnya sepanjang 2026.


Kegiatan edukasi migas tersebut merupakan bagian dari sosialiasi edukasi publik yang dilaksanakan oleh tim Stakeholder Relations PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4. Selain edukasi migas untuk pelajar dan mahasiswa, ada kegiatan mengajar, sosisaliasi pengeboran, sosialiasi kegiatan operasi.


"Kami menyelenggarakan kegiatan edukasi migas secara rutin sebagai bentuk kontribusi dalam pendidikan generasi muda, khususnya terkait industri migas. PHR Zona 4 berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasi," kata Manager Relations PHR Zona 4 Frans Alexander Hukom.


PHR Zona 4 juga berkontribusi di bidang pendidikan dengan melaksanakan program Beasiswa Non-Ikatan Dinas. Berkolaborasi dengan Politeknik Akamigas Palembang, tim Community Involvement and Development (CID) PHR Zona 4 memberi beasiswa bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, tetapi berprestasi secara akademis. 


Pelajar-pelajar yang terpilih mendapatkan biaya pendidikan dan bimbingan selama menjalani pendidikan di Akamigas Palembang. Program ini telah dilaksanakan sejak 2014 dan akan kembali dilanjutkan tahun 2026 ini untuk memastikan talenta-talenta terbaik di sekitar wilayah operasi mendapatkan akses pendidikan tinggi.(sn)

Share:

Hari Buruh 2026, Polres PALI dan Pekerja Sepakat Perkuat Kolaborasi

 

Hari Buruh 2026, Polres PALI dan Pekerja Sepakat Perkuat Kolaborasi



PALI.SININEWS.COM– Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres PALI menggelar kegiatan coffee morning bersama para buruh se-Kabupaten PALI, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Kopi Dari Hati (KDH). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi antara aparat kepolisian dan para pekerja.

Acara tersebut dihadiri langsung Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait, jajaran pejabat Polres PALI, unsur Forkopimda, perwakilan dinas terkait, serta organisasi buruh dan insan pers.

Kapolres PALI AKBP Yunar H.P. Sirait dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas. “Momentum peringatan Hari Buruh bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan sinergitas antara Polri dengan seluruh elemen buruh yang memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran buruh dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. “Kami dari Polres PALI berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan dialog, sehingga setiap aspirasi dapat disampaikan dengan baik, santun, dan sesuai mekanisme yang berlaku,” tambahnya.

Kapolres berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan buruh terus terjaga. “Mari kita jadikan peringatan Hari Buruh Tahun 2026 ini sebagai momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kolaborasi demi kemajuan Kabupaten PALI yang kita cintai,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan buruh Kabupaten PALI menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Atas nama para buruh se-Kabupaten PALI, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polres PALI yang telah memfasilitasi kegiatan ini sebagai wadah silaturahmi, komunikasi, dan diskusi bersama,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa peringatan Hari Buruh menjadi pengingat pentingnya solidaritas. “Momentum Hari Buruh bukan hanya sekadar peringatan tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya kebersamaan, solidaritas, dan sinergi antara pekerja, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh stakeholder,” lanjutnya.

Kegiatan yang berlangsung dengan susunan acara mulai dari pembukaan, doa, sambutan, pemotongan tumpeng hingga foto bersama ini berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Dialog yang terjalin diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang harmonis serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten PALI.(SN/PERRY)

Share:

Gubernur Sumsel Herman Deru Apresiasi Kepemimpinan Cik Ujang di Partai Demokrat


Gubernur Sumsel Herman Deru Apresiasi Kepemimpinan Cik Ujang di Partai Demokrat


PALEMBANG. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan, Dr.H Herman Deru, memberikan apresiasi atas kinerja Cik Ujang dalam memimpin Partai Demokrat Sumatera Selatan.


Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat memberikan sambutan pada pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Sumatera Selatan di Hotel Aryaduta Palembang, Kamis (30/4/2026).


Dalam sambutannya, Herman Deru menegaskan bahwa Partai Demokrat memiliki peran penting dan dapat terus memberikan sumbangsih nyata dalam pembangunan di Sumatera Selatan. Ia juga menilai Partai Demokrat telah berkontribusi dalam dinamika kehidupan politik di daerah tersebut.


Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musda V Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan.


Dalam arahannya yang disampaikan melalui telekonferensi, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut Musda V Demokrat Sumsel sebagai momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029.


Mengusung tema “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”, AHY menggarisbawahi tiga pilar utama yang harus dijalankan secara terpadu oleh seluruh kader.


Pertama, rapatkan barisan. AHY menekankan bahwa soliditas internal merupakan kunci utama keberhasilan partai. Ia mengingatkan agar Musda menjadi ajang pemersatu, bukan sumber perpecahan.


“Tanpa kebersamaan dan kerja bersama, tidak mungkin kita menjadi partai yang sukses. Perbedaan adalah hal yang wajar dalam politik, tetapi jangan sampai melukai rumah sendiri,” ujarnya.


Kedua, bangun kekuatan. Menurut AHY, kekuatan partai ditentukan oleh kualitas organisasi serta kader yang militan dan kompeten. Ia mendorong seluruh kader untuk tetap tangguh dalam menghadapi dinamika politik.


Ketiga, rebut kemenangan. AHY menyoroti posisi strategis Sumatera Selatan yang memiliki basis pemilih signifikan. Ia menilai kerja kolektif dan penguatan akar rumput menjadi kunci dalam merebut hati dan pikiran rakyat.


“Pastikan bahwa hingga ke desa dan kelurahan, masyarakat mengetahui bahwa Demokrat tetap eksis dan terus memperjuangkan aspirasi mereka, terutama melalui kader-kader yang diamanahi jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.


“Rebut kemenangan, rebut hati dan pikiran rakyat. Kita harus aktif, bukan menunggu masyarakat mengenal dan memilih kita. Kitalah yang harus memenangkan hati dan pikiran mereka untuk meraih suara pada Pemilu 2029,” lanjutnya.


Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, didampingi jajaran pengurus DPP Partai Demokrat. Turut hadir Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan, Cik Ujang, beserta jajaran, serta para Ketua DPC Partai Demokrat se-Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tegaskan PAN sebagai Mitra Strategis Pembangunan Sumsel


Gubernur Herman Deru Tegaskan PAN sebagai Mitra Strategis Pembangunan Sumsel


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr.H. Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel serta DPD PAN kabupaten/kota se-Sumsel yang digelar di Grand Ballroom Golden Sriwijaya Palembang, Kamis (30/4/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru mengaku senang dapat hadir sekaligus menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi momentum penting, khususnya dengan dilantiknya Joncik sebagai Ketua DPW PAN Sumsel. Ia menegaskan bahwa PAN merupakan mitra sejati, baik secara personal maupun dalam kapasitasnya sebagai Pemerintah Provinsi Sumsel.


“Malam hari ini Joncik bakal dilantik menjadi Ketua DPW PAN Sumsel, di mana PAN ini mitra sejati, baik secara personal maupun Pemerintah Provinsi Sumsel,” ujarnya.


Herman Deru juga mengingat kembali perjalanan politiknya pada Pilkada Gubernur Sumsel 2018, di mana PAN menjadi partai pertama yang memberikan dukungan. Menurutnya, hal tersebut merupakan catatan sejarah yang tidak akan dilupakan.


Ia menilai, capaian pembangunan Sumsel, termasuk penurunan angka kemiskinan, tidak terlepas dari kontribusi PAN. Peran partai tersebut, baik melalui dukungan maupun kritik yang membangun, dinilai sangat penting dalam mendorong kemajuan daerah.


“Sumsel bisa melangkah dan melaju, menurunkan angka kemiskinan serta lainnya tentu tidak lepas dari kontribusi PAN, termasuk masukan kritik dalam membangun daerah,” tambahnya.


Herman Deru juga berharap kepada Joncik agar tetap menjadi sosok yang konsisten dan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab setelah resmi dilantik sebagai Ketua DPW PAN Sumsel.


“Saya minta Ketua DPW PAN Sumsel tetap menjadi seperti Joncik. Semua tentu mendoakan karier semakin baik ke depannya,” tuturnya.


Ia pun berpesan agar PAN terus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dan tetap hadir sebagai kekuatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sejalan dengan filosofi lambang matahari PAN.


“PAN tetap dan selalu ada serta menjadi penerang seperti lambang matahari PAN,” tutupnya.


Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, serta para kader PAN dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Sportifitas Atlet Bertalenta Khusus Menggenggam Semangat Patriotisme


*Sportifitas Atlet Bertalenta Khusus Menggenggam Semangat Patriotisme* 


Jakarta. SININEWS.COM -- ”Kegiatan bertaraf nasional dan internasional dari Special Olympics Indonesia sepantasnya didukung semua pihak mulai pusat hingga daerah. Pemerintah, swasta, individu tokoh dan pemangku lain termasuk kalangan DPRD dapat ambil peran menyokong atlet bertalenta khusus. Komite Nasional Disabilitas sesuai amanah UU No.8 tahun 2016 siap sinergi bersama Pengurus SOIna menjalin kolaborasi lintas sektor Kementerian”, kata Jonna Aman Damanik, komisioner Komnas Disabilitas (KND). 


KND mendukung inisiatif SOIna menggandeng Kemenko PMK mengambil langkah koordinasi bersama Kemensos, Kemenkes, KemenHAM dan khususnya Menteri Pemuda dan Olah Raga selaku leading sektor. Ribuan atlet disabilitas intelektual penyandang downsindrom, autis dan lainnya perlu perlindungan berorientasi HAM sekaligus mewujudkan rehabilitasi sosial lebih produktif terhadap SDM sehat Indonesia.  


Belum lama KND memantau pendampingan hak keolahragaan atlet disabilitas fisik National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dalam kejuaraan ASEAN. Maka kali ini, komitmen mendukung atlet bertalenta khusus Special Olympics Indonesia (SOIna) dalam hajatan Pekan Special Olympics Nasional atau Pesonas Oktober 2026 di Kupang diikuti perwakilan 30 propinsi guna menuju tahap kompetisi global World Summer Games (SOWSG) delegasi 170 negara di Santiago Chile 2027.    


Warsito Ellwein, Ketum Pengurus Pusat SOIna, menandaskan banyak atlet asal daerah pelosok sekalipun terlilit keterbatasan akses sumberdaya dukungan tetapi terbukti sukses meraih prestasi medali emas, perak, perunggu di berbagai cabor arena pertandingan tingkat nasional maupun regional Asia Pasifik. Di Kupang, NTT, event olah raga 4 tahunan Pesonas Oktober 2026 mempertandingkan 7 cabor. Banyak pengurus daerah Kabupaten dan Kota menghadapi kendala mengirim kontingen. Terkini baru 21 dari target kontingen 30 propinsi. Perwakilan atlet hanya 420 orang bersedia partisipasi dari target 800 hingga 1000 peserta se Indonesia. 


Tim-tim cabor terdiri atlet, pelatih, ofisial dan pendamping umumnya berangkat secara mandiri dan swadaya. Alokasi anggaran APBD NTT yang terbatas kiranya secukupnya memfasilitasi kebutuhan penginapan, dukungan medis dan mobilitas menuju arena pertandingan selama sepekan penyelenggaraan Pesonas. “Kami apresiasi luar biasa kerja keras pemprov dan DPRD NTT bersama unsur setempat. Daerah-daerah potensial mengirim atlet dalam jumlah proporsional sesuai kemampuan daerah mandiri dengan daerah berkekurangan kita upayakan skema subsidi dari hasil lelang penjualan lukisan dan kain jika kita bisa mengadakan donasi amal semacam gala dinner”, imbuh Warsito. 


Terlebih mengingat tantangan dan kesempatan ke depan. Apabila sebelumnya World Games di Berlin Jerman 2023 delegasi Indonesia hanya 25 orang, gelaran serupa berikutnya SOWSG Oktober 2027 di Santiago Chile diharapkan SOIna mampu mengutus 63 atlet multi cabor. Kompetisi berbasis sportifitas atlet penyandang tuna grahita, autis, downsindrom mencerminkan wajah Indonesia di panggung global menempatkan 5,2 juta penyintas warga negara rentan beroleh perlindungan HAM yang berkeadilan dan bermartabat. 


“SOIna telah berkirim surat mohon audiensi kepada Presiden Prabowo Subianto melalui Kantor Setneg RI. Kami percaya seandainya surat kami sampai ke meja beliau, pasti Pak Prabowo berkenan menerima sesaat waktu kedatangan adik-adik atlet bertalenta di tengah kesibukan Presiden”, pungkas Hari Subagyo, Komite Kepanitiaan Gala Dinner (sn)

Share:

Polda Sumsel Buka Akses Aspirasi Buruh, Kapolda Hadir Langsung di Forum May Day 2026

 

Polda Sumsel Buka Akses Aspirasi Buruh, Kapolda Hadir Langsung di Forum May Day 2026



PALEMBANG. SININEWS.COM — Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelesaian persoalan ketenagakerjaan melalui pendekatan dialogis dan kolaboratif. Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho saat menghadiri kegiatan Sarasehan dan Penyampaian Aspirasi Buruh dalam rangka peringatan May Day 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Graha Bina Praja Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan pada Jumat, 1 Mei 2026, dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan daerah, serta perwakilan serikat buruh dari berbagai wilayah di Sumatera Selatan.


Forum ini menjadi wadah strategis dalam menyampaikan aspirasi buruh secara langsung kepada para pemangku kebijakan, termasuk jajaran kepolisian. Pendekatan sarasehan dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih konstruktif, terbuka, dan berorientasi pada solusi dibandingkan pola penyampaian aspirasi secara konfrontatif.


Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Polri hadir sebagai mitra yang mendukung percepatan penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan, tanpa mengambil alih peran institusi yang telah memiliki kewenangan utama.


“Polri hadir bukan untuk mengambil alih peran lembaga yang sudah ada, tetapi untuk membantu mempercepat penyelesaian apabila terdapat hambatan dalam proses yang berjalan. Jika terdapat kendala dalam mekanisme bipartit maupun tripartit, kami siap membantu melalui Desk Ketenagakerjaan,” tegas Irjen Pol Sandi Nugroho.


Lebih lanjut, Polda Sumsel telah mengoptimalkan Desk Ketenagakerjaan yang berada di bawah fungsi reserse kriminal khusus sebagai sarana percepatan penanganan laporan dan pengaduan dari pekerja maupun serikat buruh. Langkah ini merupakan implementasi dari program Presisi Polri yang mendorong peran aktif kepolisian dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi nasional.


Peringatan May Day 2026 di Sumatera Selatan yang berlangsung dalam suasana damai dan dialogis memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan dan hubungan industrial. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen buruh dinilai semakin solid dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif.


Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap seluruh elemen buruh yang mengedepankan dialog sebagai sarana penyampaian aspirasi.


“Polda Sumsel mengapresiasi sikap dewasa seluruh serikat buruh yang memilih jalur dialog. Ini menunjukkan bahwa Polri, pemerintah daerah, dan buruh dapat berjalan bersama sebagai mitra dalam menjaga stabilitas dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang.


Polda Sumsel memastikan bahwa Desk Ketenagakerjaan terbuka bagi seluruh pekerja yang membutuhkan bantuan percepatan penyelesaian persoalan ketenagakerjaan, sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(SN/PERRY)

Share:

Kasiwas Polres PALI Awasi IKL Dapur SPPG Bersama Dinkes

 Kasiwas Polres PALI Awasi IKL Dapur SPPG Bersama Dinkes




PALI.SININEWS.COM – Dalam rangka memastikan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan, Kasiwas Polres PALI AKP Walter M Ompusunggu didampingi Kasi Dokkes Polres PALI AIPDA Hardiansyah, Am.Kep melaksanakan pengawasan kegiatan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di dapur SPPG Polres PALI 2, Rabu pagi.


Kegiatan tersebut berlangsung di dapur SPPG yang berlokasi di Jalan Lingkar, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, dan dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI.


Pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan Polres PALI terhadap upaya peningkatan kualitas sanitasi dan higienitas di lingkungan kerja, khususnya pada fasilitas dapur yang menjadi penunjang kegiatan operasional.


Kasiwas Polres PALI AKP Walter M Ompusunggu mengatakan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan seluruh aspek kesehatan lingkungan terpenuhi sesuai standar yang berlaku.


“Kegiatan pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa dapur SPPG Polres PALI memenuhi standar kesehatan lingkungan, sehingga seluruh personel dapat memperoleh makanan yang layak, higienis, dan aman dikonsumsi,” ujar AKP Walter M Ompusunggu.


Sementara itu, Kasi Dokkes Polres PALI AIPDA Hardiansyah menambahkan bahwa inspeksi ini juga menjadi bagian dari upaya preventif guna mencegah potensi gangguan kesehatan.


“Kami mendampingi proses IKL ini untuk memastikan aspek kesehatan benar-benar diperhatikan, mulai dari kebersihan alat, bahan makanan, hingga lingkungan dapur secara keseluruhan,” jelasnya.


Dalam pelaksanaan IKL, tim dari Dinkes Kabupaten PALI melakukan pemeriksaan menyeluruh, meliputi kebersihan area dapur, sistem pengelolaan limbah, penyimpanan bahan makanan, serta kondisi peralatan memasak.


Hasil dari inspeksi tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi bagi pengelola dapur SPPG agar terus meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan lingkungan.


Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar serta mendapat respons positif dari seluruh pihak yang terlibat. Polres PALI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas lingkungan kerja yang sehat demi mendukung kinerja personel secara optimal.(SN/PERRY)

Share:

Kunjungan TK Aisyiyah ke Sat Lantas PALI, Kenalkan Tugas Polisi Sejak Dini

 Kunjungan TK Aisyiyah ke Sat Lantas PALI, Kenalkan Tugas Polisi Sejak Dini




PALI.SININEWS.COM – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Aisyiyah Bustanul Athfal pada Kamis (30/1/2026) sekitar pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Mako Sat Lantas Polres PALI sebagai bagian dari upaya pengenalan tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Kunjungan tersebut dipandu langsung oleh personel Sat Lantas, yakni AIPDA Yusuf selaku Ps Kanit Kamsel, didampingi BRIPTU Supentri dan BRIPDA Dimas. Dalam kegiatan itu, anak-anak diperkenalkan dengan tugas pokok polisi lalu lintas, rambu-rambu jalan, serta pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.

Kasat Lantas Polres PALI, IPTU Selda Audina, S.Tr., MH, mewakili Kapolres PALI AKBP Yunar HP Sirait, SH, SIK, MIK, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak usia dini.

“Kami menyambut baik kunjungan dari TK Aisyiyah Bustanul Athfal ini sebagai sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal tugas polisi serta pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini,” ujar IPTU Selda Audina dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, melalui kegiatan tersebut diharapkan anak-anak dapat memahami dasar-dasar keselamatan di jalan serta menumbuhkan kedisiplinan sejak usia dini.

“Melalui pendekatan yang menyenangkan, kami ingin menanamkan kesadaran kepada anak-anak bahwa keselamatan di jalan adalah hal yang sangat penting, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

Selain pemberian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi interaktif, di mana anak-anak diajak mengenal berbagai perlengkapan polisi lalu lintas serta berkesempatan berfoto bersama.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusias dari para peserta. Pihak Sat Lantas Polres PALI berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan guna mendukung terciptanya generasi yang sadar hukum dan tertib berlalu lintas di masa mendatang.

Laporan kegiatan ini turut ditembuskan kepada Wakapolres PALI, Kabag Ops Polres PALI, serta para Pejabat Utama (PJU) Polres PALI sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas.(SN/PERRY)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts