Pages

Sunday, May 12, 2019

Ambruk, Warga Minta Pembangunan Turap Segera Diperbaiki

PALI-- Pembangunan Turap jalan yang baru selesai lebih kurang lima bulan yang ada di Desa Tempirai Induk Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dibeberapa titik telah mengalami kerusakan, bahkan lebih dari 30 meter, bangunan turap ambruk.

Tentu kondisi itu dikeluhkan warga sekitar, lantaran pembangunan yang menurut warga setempat menelan dana hampir Rp 3 milyar tersebut belum lama selesai dibangun sudah mengalami kerusakan.

Seperti dituturkan Dahlan (35) warga setempat bahwa dari awal warga mengingatkan pelaksana agar membangun turap tersebut dengan perhitungan matang serta sesuai perencanaan.

Pasalnya menurut Dahlan, kondisi tanah yang dibangun merupakan rawa-rawa yang tentunya rawan longsor karena struktur tanah labil.

"Harusnya ada pondasi, karena dilokasi dibangun turap rawa-rawa. Dan benar saja, saat ada banjir, ada titik yang ambruk, dan beberapa titik lagi nyaris sama, karena turap sudah miring," ungkap Dahlan.

Robohnya turap tersebut diakui Dahlan baru sekitar tiga minggu lalu, dan hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan pelaksana maupun instansi terkait.

"Proyek itu selesai diakhir tahun 2018, dengan panjang lebih kurang 600 meter. Robohnya saat ada banjir terakhir  sekitar tiga minggu lalu. Kami berharap selain diperbaiki, pemerintah juga melalui instansi terkait mengusut indikasi kecurangan yang dilakukan pelaksana, pasalnya, ketinggian turap ada yang tidak mencapai satu meter," tukasnya.

Sementara itu, Etty Murniaty, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/5) secara singkat menjawab bahwa pihaknya telah turun kelapangan mengecek pekerjaan turap tersebut.

"Sudah di cek kelapangan," singkatnya.

0 komentar:

Post a Comment