PALI Tembus 20 Besar STBM Tingkat Nasional

PALI,SININEWS.COM - Pada peringatan hari Kesehatan Lingkungan sedunia yang digelar di Gedung Prof Dr Sujudi Kementerian Kesehatan RI Jakarta, Rabu (2/10), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali menorehkan prestasinya di kancah nasional yang mampu menembus 20 besar yang daerahnya mampu menuntaskan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

Dari keterangan Mudakir, Plt Kadinkes PALI bahwa penilaian STBM tingkat nasional, Kabupaten PALI menjadi salah satu pesertanya.

"Awalnya ada 154 daerah yang menjadi peserta seluruh Indonesia, kemudian setelah melalui seleksi dihasilkan 24 daerah yang lolos. Dari 24 daerah, diambil 20 besar dan menjadi nominasi yang bakal menerima penghargaan tersebut," ungkap Mudakir.

Dengan prestasi itu, Mudakir menargetkan penilaian STBM bisa meraih prestasi maksimal.

"Kita ketahui bahwa sanitasi di Kabupaten PALI telah banyak dibangun, dimana pelaksanaannya bersama PKK melalui program-program TP.PKK, serta lintas sektoral yakni Dinkes, Dinas PMD, Bappeda dan PUPR. hal inilah yang menonjol di daerah kita meski daerah kita baru," tukasnya.

Mudakir juga menjelaskan bahwa pihaknya mewakili pemerintah kabupaten PALI diundang untuk menghadiri pengumuman pemberian penghargaan STBM.

"Penghargaan bakal diterima Pak Sekda yang mewakili Bupati. Dari informasinya, 20 besar daerah yang menjadi nominasi penerima penghargaan STBM semuanya bakal diberi penghargaan, PALI satu-satunya daerah mewakili provinsi Sumatera Selatan. Disamping itu juga, pegawai sanitasi atau Sanitarian atas nama Willy Astiningsih juga diundang untuk menerima penghargaan juga," tandasnya.

Sementara itu, Sekda PALI Syahron Nazil mengharapkan dengan penghargaan yang diterima menjadi motivasi dan penambah semangat Dinkes PALI untuk meningkatkan prestasi yang telah diraih.

"Kita patut bangga dengan adanya prestasi ini. Keberhasilan menembus 20 besar saja sudah sangat luar biasa. Mengingat kita daerah baru yang tentunya dengan segala keterbatasan dan kekurangan, kita mampu menjadi perhatian dan menyisihkan ratusan daerah yang jauh lebih tua usianya bahkan jauh lebih maju dari kita," ucapnya.(sn) 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts