Satu Lagi Warga PALI Dikabarkan Positif Hasil Rapid Tes

PALI -- Sepertinya warga yang ada di Bumi Serepat Serasan harus meningatkan kewaspadaannya dalam mencegah penyebaran virus corona. Pasalnya setelah heboh satu orang warga Desa Tanah Abang Jaya Kecamatan Tanah Abang dinyatakan positif setelah dilakukan rapid tes di Rumah Sakit Bunda Kota Prabumulih, kini giliran satu warga Kecamatan Talang Ubi alami hal sama. 

Keterangan itu didapat dari Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Mudakir Minggu (17/5).

Hanya saja menurut Mudakir, setelah dilakukan tindakan lanjutan dan dilakukan rapid tes kembali di RSUD Talang Ubi hasilnya negatif dan dari hasil rontgen juga menunjukan tidak ada gejala warga tersebut terpapar virus corona.

"Warga itu merupakan pekerja salah satu perusahaan Migas. Dan perusahaan itu menerapkan protokol kesehatan dengan mengisolasi setiap pekerja selama 10 hari sebelum bekerja. Pada hari ke-7, seluruh pekerja yang diisolasi di rapid tes di rumah sakit rujukannya, yakni di RS Bunda dan hasilnya salah satu pekerja asal PALI positif. Kemudian warga tersebut dilakukan penjemputan untuk ditindaklanjuti dan dibawa ke RSUD Talang Ubi. Lalu dilakukan kembali rapid tes, tapi hasilnya negatif," jelas Mudakir. 

Untuk memastikan terpapar atau tidaknya terhadap Covid-19, Mudakir menyebutkan bahwa pihaknya akan lakukan pengambilan sampel untuk swab tes. 

"Warga bersangkutan bersedia lakukan isolasi mandiri di rumahnya tetapi kita pantau dan bakal di swab," tukasnya. 

Dengan adanya kasus tersebut, Mudakir mengimbau warga PALI tetap tenang dan jangan panik. Tetap taati protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, pakai masker dan tidak bepergian ke wilayah zona merah. 

"Tingkatkan kewaspadaan dengan turuti anjuran pemerintah, jangan membuat gaduh dengan menyebar informasi yang belum jelas. Untuk warga PALI yang di rapid tes hasilnya positif, masih menunggu hasil swab yang keluar sekitar 9 atau 10 hari kedepan, dan kita semua berharap hasil swab negatif agar PALI tetap berada di zona hijau," harap Mudakir. (sn)
Share:

1 komentar:

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts