Tingkatkan Kapasitas Pengawas, Bawaslu PALI Gelar Raker Teknis

PALI -- Menyongsong penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan yang bakal digelar serentak pada 9 Desember 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) gelar Rapat kerja teknis penanganan pelanggaran pada pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten PALI tahun 2020 yang dibuka pada Minggu (26/7) di Fave Hotel Prabumulih. 

Dalam kegiatan itu, Bawaslu ajak seluruh anggota Panwaslu Kecamatan, kepala sekretariat kecamatan dan Pengawas Kelurahan Desa (PKD) se-kabupaten PALI, dihadiri ketua Bawaslu PALI Heru Muharam, Divisi SDM Basrul SAP, Divisi Pengawasan Iwan Dedi juga ketua Bawaslu Sumsel Iin Irwanto yang membuka kegiatan tersebut.

Taati protokol kesehatan saat pandemi corona, Bawaslu tetap mengedepankan penerapan standar Covid-19, dimana seluruh peserta wajib memakai masker, menjaga jarak dan sebelum memulai kegiatan diwajibkan mencuci tangan. 

Basrul SAP, Divisi SDM Bawaslu PALI berpesan agar seluruh peserta untuk fokus ikuti kegiatan tersebut.

"Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas pengawas, jadi kami berharap fokus dan ikuti kegiatan ini," ajaknya.

Sementara Iwan Dedi mengajak seluruh pengawas ad hoc untuk tetap bekerja sesuai koridor dan menyatukan tekad untuk mensukseskan Pilkada di PALI. 

"Tetap semangat namun tetap harus menjaga kesehatan karena saat ini kita tengah berada dalam situasi pandemi. Pilkada 2020 berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Terkait pencoklitan, kami telah terima beberapa laporan dan problem, yang nantinya akan kita bahas untuk segera kita pecahkan demi suksesnya Pilkada di Bumi Serepat Serasan," kata Iwan Dedi. 

Iwan Dedi juga menekankan agar pengawas harus mengedepankan netralitas. "Kita ketahui bahwa hingga saat ini belum ada satu bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati yang mendeklarasikan diri. Tetapi siapapun bakal calon atau berapapun pasangan calon, kami tekankan kita sebagai pengawas harus bekerja secara profesional dan harus netral," tegasnya. 

Ditempat sama, Heru Muharam ketua Bawaslu PALI menyampaikan bahwa ada dua hal penting manfaat pada kegiatan tersebut yakni yang pertama menambah kekompakan antar pengawas ad hoc dan sekretariat, kedua menambah wawasan dan ilmu. 

"Pengawas yang baik adalah memiliki ilmu, analisa yang tajam dan yang diawasi itu tidak merasa diawasi. Tetap junjung tinggi profesional kita sebagai pengawas agar gelaran Pilkada di PALI bisa berjalan damai, aman dan sukses," tandasnya. 

Iin Irwanto Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan sebelum membuka kegiatan tersebut mengingatkan kepada seluruh peserta agar tetap patuhi protokol kesehatan baik saat ikuti kegiatan maupun saat jalankan pengawasan. 

"Kita dituntut untuk produktif meski ditengah pandemi. Namun tetap kita perhatikan dan jaga kesehatan sesuai protap yang ada. Karena disatu sisi kita bertekad jadikan Pemilu berjalan demokratis dan berkualitas tetapi disatu sisi kita sebagai pengawas juga harus menjaga kesehatan," pesannya. 

Dijelaskan Iin Irawanto bahwa sebagai pengawas pemilu harus memiliki pemahaman yang cukup dan mumpuni yang bisa diaplikasikan dilapangan. 

"Kalau mempunyai pemahaman yang cukup, pengawas tidak akan mempunyai keraguan ketika menghadapi masalah. Untuk itu kegiatan ini sangat penting dalam menambah wawasan. Terutama PKD yang menjadi ujung tombak pengawasan. Kita juga harus mempunyai manajemen waktu, jadi apapun yang kita kerjakan terukur," tutupnya. (sn) 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts