Puluhan Warga Talang Batu Hadang Truk Molen PT.CAP. Kades Ancam Surati Perusahaan

HADANG : Sejumlah warga desa Talang Batu Kecamatan RKT melakukan penyetopan truk molen yang diklaim warga merusak jalan, sabtu (5/12)

PRABUMULIH, SININEWS.COM – Puluhan warga Desa Talang Batu Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Kota Prabumulih beberapa waktu lalu melakukan aksi blokade jalan, hal tersebut didasari warga karena diduga mobil truk molen (semen) milik perusahaan PT.CAP telah merusak jalan, sabtu (5/12) 

Mobil pengangkut semen milik PT.Cindo Abadi Perkasa (CAP) mengerjakan proyek jalan provinsi di Desa Rambang Senuling yang melewati jalan Desa Talang Batu itu disoal warga.

Kepala Desa Talang Batu Sahril Kenedi mengungkapkan perusahaan yang menggunakan jalan desa hingga saat ini belum pernah berkordinasi dengan pemerintah setempat untuk izin melewati jalan yang kini aspalnya terkelupas dan bergelombang, selasa (8/12).

“Jalan selama ini bagus semenjak proyek (mobil semen) itu melewati jalan desa sekarang rusak, nah rakyat ini mengeluh seolah-olah kami pemerintah tidak ada tanggungjawab” jelas Kades. 

Masih kata Sahril, pihak perusahaan juga tidak meminta izin melalui surat atau pun lisan, diperkirakan sekitar tujuh titik jalan desa Talang Batu mengalami kerusakan parah akibat aktifitas truk dengan kapasitas berat. 

Pihak pemerintah Desa Talang Batu menegaskan akan menyurati pihak perusahaan dan meminta agar melakukan perbaikan pada jalan yang rusak. 

Sementara itu, Iskandar salah satu warga setempat mengaku memiliki bukti berupa foto sebelum dan sesudah jalan yang dilewati truk semen yang kini diduga salah satu penyebab rusaknya jalan desa Talang Batu.

“kemarin aku setop truk molen itu,aku tunjukan bukti foto jalan didepan rumah aku kepada sopir, setiap hari mengalami perubahan, berarti jelas kalau mobil ini yang merusak jalan kami” tegasnya saat dibincangi.

Terpisah, Pengusaha sekaligus pemilik PT.Cindo Abadi Perkasa (CAP) Deny Victoria saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp mengatakan pihaknya bersama warga setempat sudah memiliki kesepakatan untuk memperbaiki jalan yang dianggap rusak.

“yolah, sudah sepakat kemarin samo warga, sudah gawean (pekerjaan) nanti dibenari (perbaiki)” tulis Deny.

Masih kata Deny, Mobil truk molen semen miliknya hanya memiliki beban 2,5 kubik dan bukan hanya truknya saja yang melewati jalan tersebut” jelasnya, masih banyak truk-truk pasir yang juga ikut andil merusak jalan desa Talang Batu.

“Mobil pasir lebih berat dari molen, muatan molen kito Cuma 2,5 kubik. Tapi dak apo kagek (nanti) kito yang benari” tutupnya (tau/sn)

TONTON VIDEO LENGKAPNYA



Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts