Kisah Piluh, Suami Cacat dan Istri Pengidap Hiperteroid Berjuang Hidup ditengah Pandemi

ORANG PINGGIRAN : Kisah piluh keluarga Adi Usaman yang cacat akibat tersetrum saat bekerja dan sang istri yang mengidap Hiperteroid, minggu (24/1)

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Hampir genap empat tahun sudah tragedi kecelakaan pada malam Jumat, 13 Maret 2017 silam yang merenggut ketangguhan pemimpin keluarga Adi Usman saat dirinya tersengat listrik diwaktu bekerja disalah satu Wedding Organizer (WO) di Prabumulih, kini meninggalkan kisah kelam.

Ayah dari dua orang putra dan putri yang tinggal di Graha Lingkar RT.04 RW.09 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur itu tak bisa berbuat banyak.

Dengan berjalan terbata-bata, selangkah demi selangkah yang tak mampu lagi melangkah kuat Adi Usman mencoba membantu sang istri bekerja merumput kebun tetangga demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kejadian yang bermula saat dirinya bekerja dipelaminan dan melakukan pekerjaan diatas tenda, Adi tak sengajah tersengat aliran listrik yang membuat dirinya harus memulai dari awal, mulai dari berjalan, berdiri dan makan minum sekalipun harus dibantu sang istri Farida (26) karena dirinya nyaris cacat akibat panasnya arus listrik yang memakan tubuhnya waktu itu.

Kini empat tahun telah dilewati, sang istri yang kini juga mengidap penyakit Hiperteroid tak mampu berbuat banyak. Penyakit hipertiroidisme atau hipertiroid adalah penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh.Kondisi kelebihan hormon tiroid yang dapat menimbulkan gejala jantung berdebar, tangan gemetar, dan berat badan turun drastis yang menyerangnya sewaktu-waktu.

Hal tersebut tak membuat keluarganya patah semangat dalam berjuang mencari nafkah walau saat ini rumah dengan dinding papan dengan ukuran kurang lebih 5 x 5 meter itu terdapat ribuan doa dan harapan dari kedua anaknya yang rindu akan tempat tinggal yang layak huni. 

Program pemerintah yang didapatnya seperti KIS,KIP dan PKH tak membuatnya menjadi kaya namun dapat mengukir sedikit senyum dikala sakit yang dideritanya mampu dihadapi dengan bantuan kartu sakti.

Kini kisah nyata ditepian kota dengan pembangunan yang pesat di Kota Nanas, terselip doa dan harapan dari tatapan mata yang lemas.(tau/sn)

SIMAK VIDEO LENGKAPNYA :



Share:

2 komentar:

  1. Perhatian, semoga keluarga Bpk usman, sehat slalu, walaupun kondisinya seperti, doa terbaik buat keluarga besar Bpk usman

    BalasHapus
  2. Perhatian, semoga keluarga Bpk usman, sehat slalu, walaupun kondisinya seperti, doa terbaik buat keluarga besar Bpk usman

    BalasHapus

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts