Peternak di PALI Tidak Harus Beli Pakan, Ini Solusinya


PALI. SININEWS.COM -- Bagi masyarakat yang ada di wilayah Bumi Serepat Serasan yang menggeluti usaha sampingan sebagai peternak ikan atau ayam tidak lagi harus sepenuhnya menyediakan pakan ternaknya dengan cara membeli. Pasalnya, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) H Heri Amalindo saat ini sudah memberikan contoh bahwa peternak bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada sebagai bahan pakan ternaknya. 


Upaya yang dilakukan Bupati PALI saat ini adalah membudidayakan maggot disekitar halaman rumahnya di kawasan Simpang Raja kelurahan Handayani Mulya kecamatan Talang Ubi. 


Maggot sendiri adalah organisme yang berasal dari larva Black Soldier Fly (BSF) dan dihasilkan pada metamorfosis fase kedua setelah fase telur dan sebelum fase pupa yang nantinya akan menjadi BSF dewasa.


"Menggeluti peternakan memang harus menyiapkan kebutuhan pakan sekitar 60 persen. Untuk siasati pengeluaran biaya pakan, kami coba kembangkan ulat maggot ini, dan rupanya cukup mudah," ujar Bupati, Senin (11/4/22).



Cara membudidayakan maggot dijelaskan Bupati sangat mudah dan tidak memerlukan tempat luas, hanya perlu memancing lalat BSF untuk datang dan bertelur dengan cara membuat pakan dari dedak padi halus dicampur bumbu masak, seperti kaldu ayam dan EM4 atau Yakult.


"Lalat BSF ada disekitar kita, tapi bukan lalat pemakan kotoran, namun lalat tentara hitam yang mencari tempat bertelur yang memiliki aroma permentasi sebagai makanan setelah telur BSF menetas menjadi maggot. Ketika kita memancing lalat BSF dengan aroma permentasi, mereka datang sendiri dan kita hanya menyiapkan baki atau tempat untuk berkembang biak. Siklus BSF menjadi maggot terbilang cepat kemudian menjadi pupa dan berubah kembali jadi lalat BSF,"  terangnya. 


Dengan cepatnya proses budidaya maggot itulah menjadi peluang peternak menghemat pengeluaran biaya pakan. Sebab, menurut Bupati maggot selain bisa dibudidayakan sendiri dengan bermodalkan dedak padi dipermentasi juga kaya protein dan lemak yang sangat dibutuhkan hewan ternak dalam masa pertumbuhannya. 


"Kalaupun dijadikan usaha juga bisa, karena maggot mempunyai nilai jual tinggi yang tentunya akan menjadi penghasilan tambahan bagi masyarakat,"ajaknya .(sn/perry)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts