Cegah PMK Masuk PALI, DPMD Kumpulkan Kades-kades


PALI. SININEWS.COM -- Mengantisipasi dan mitigasi  resiko secara dini serta menimalisir kerugian ekonomi peternak  dan ancaman resiko wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang akhir-akhir ini merebak di sejumlah wilayah di Indonesia terhadap hewan ternak berkaki empat, Pemerintah Daerah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) menggelar sosialisasi. 


Kegiatan itu berdasarkan surat edaran  Sektetaris Daerah tanggal 18 mei 2022 lalu tentang Peningkatan kewaspadaan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) bagi hewan ternak kaki empat seperti kambing dan sapi. 


Kegiatan tersebut dilakukan DPMD kabupaten PALI secara maraton bergerak disetiap kecamatan dan desa agar menyentuh langsung ke masyarakat.


Seperti pada Rabu (15/6/22) kemarin, kegiatan dilaksanakan di kecamatan Penukal dan Kecamatan Penukal utara yang dihadiri puluhan Kepala Desa di dua kecamatan itu. Kegiatan yang digelar di gedung Arya Gayab Convention centre Desa Babat Kecamatan Penukal itu dibuka oleh Kepala Dinas PMD diwakili Sekretaris Dinasnya Sunardi.


Dalam arahannya Sunardi mengajak Camat Dan Kepala Desa, untuk waspada dan terus monitoring secara berkala terhadap hewan ternak dalam wilayahnya masing masing.


"Juga kepada peternak sapi, kambing dan domba, agar selalu merawat lingkungan agar sehat serta perhatikan disekitar kandang hewan ternak, sehingga wabah ini tidak menjalar ke hewan ternak yang ada di Kabupaten PALI," ajaknya. 


Ditambahkan Kabid Pemberdayaan Dinas PMD Edy Irawan, bahwa dalam pencegahan terhadap wabah penyakit hewan ternak, hendaknya  pemerintahan Desa dan Masyarakat  selalu siaga terhadap ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kaki ini.


"Tentu saja perlu kerjasama semua pihak dalam mencegah PMK ini. Apabila ada tanda-tanda wabah itu menyerang hewan ternak kita segera hubungi pemerintah desa terdekat kemudian diteruskan ke instansi terkait dalam hal ini Dinas pertanian melalui bidang peternakan. Sebab di OPD itu telah siaga dokter hewan yang akan menangani permasalahan tersebut," saran Edy. 


Sementara itu, Abul Rustoni, Kepala Desa Prabu Menang kecamatan Penukal Utara sekaligus Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP) menyatakan kesiapannya dalam memantau perkembangan peternakan hewan berkaki empat diwilayahnya. 


"Terlebih saat ini menghadapi hari raya kurban, dimana masyarakat yang berniat menyembelih hewan kurban benar-benar mendapatkan hewan sehat bebas dari PMK. Kami akan pantau peternak atau penjual hewan kurban di wilayah kami supaya desa kami bebas dari wabah itu," tandasnya. (sn/bungharto)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts