PALI.SININEWS.COM– Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) melalui Polsek Penukal Abab terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dengan melakukan monitoring debit dan volume kedalaman air di sejumlah aliran sungai utama, Senin (19/1/2026) pagi.
Pemantauan dilakukan di Sungai Sebagut dan Sungai Penukal yang berada di Kecamatan Penukal, serta Sungai Abab di wilayah Kecamatan Abab.
Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB sebagai langkah antisipatif menyusul meningkatnya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., menjelaskan bahwa hasil monitoring di lapangan menunjukkan kondisi debit air ketiga sungai tersebut masih berada pada batas normal dan belum berdampak pada permukiman warga maupun fasilitas umum.
“Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, hingga saat ini belum ditemukan desa maupun sekolah yang terdampak akibat luapan Sungai Sebagut, Sungai Penukal, maupun Sungai Abab. Situasi masih aman dan terkendali,” ujar AKP Dedy Kurnia.
Diketahui, terdapat sembilan desa yang berada di bantaran sungai-sungai tersebut, yakni empat desa di sepanjang Sungai Sebagut, tiga desa di bantaran Sungai Penukal, serta dua desa di wilayah Sungai Abab. Seluruh wilayah tersebut menjadi prioritas pemantauan guna mengantisipasi potensi kenaikan debit air secara signifikan.
Monitoring lapangan ini melibatkan personel Polsek Penukal Abab yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, bersama Ka SPK Regu C, Bhabinkamtibmas, serta anggota Reserse Kriminal.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dan berlangsung dengan aman, tertib, serta kondusif.
Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Abab menegaskan bahwa jajaran Polres PALI berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam rangka mitigasi dan pencegahan bencana.
“Polres PALI telah menginstruksikan seluruh jajaran, khususnya polsek-polsek yang wilayahnya dilintasi aliran sungai, agar aktif melakukan monitoring dan deteksi dini. Langkah ini penting untuk memastikan keselamatan masyarakat serta memberikan respon cepat apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir,” tegas Kapolres PALI AKBP Yunar, sebagaimana disampaikan oleh AKP Dedy Kurnia.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai agar tetap waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi dari kepolisian dan pemerintah daerah, serta segera melapor apabila ditemukan tanda-tanda kenaikan air yang mengkhawatirkan.
Polsek Penukal Abab memastikan kegiatan pemantauan debit sungai akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas dan keselamatan warga di wilayah hukum Polres PALI,"tandas Kapolsek AKP Dedy.(SN/PERRY)

No comments:
Post a Comment