Kepolisian tengah melakukan olah TKP terhadap kasus tewasnya warga Purun Timur (sumber foto tangkapan layar Facebook)
PALI. Nurdin (80) warga Desa Purun Timur Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tewas secara tragis karena harus meregang nyawa ditangan anak tirinya pada Selasa 17 Februari 2026.
Kejadian berdarah tersebut membuat warga sekitar gempar dan mendatangi lokasi kejadian di Simpang 4 jalan Hauling batubara milik PT. Energate Prima Indonesia (EPI) di wilayah Desa Purun Timur.
Dari keterangan yang dihimpun media ini bahwa korban merupakan warga Desa Harapan Jaya Kecamatan Tanah Abang yang menikah dengan warga Purun Timur dan mengikuti sang istri yang ditinggal di sekitar jalan Hauling.
"Korban merupakan warga Harapan Jaya dan saat ini korban akan dimakamkan di desa kelahirannya," ujar salah satu warga Purun Timur.
Untuk kronologi kejadian, belum diketahui pasti hanya saja korban tewas bersimbah darah akibat terkena senjata tajam.
"Korban bersimbah darah akibat luka senjata tajam yang pelakunya diduga anak tirinya berinisial R," imbuhnya.
Untuk pelaku, informasinya sudah diamankan pihak kepolisian.
"Pelaku sudah dibawa ke kantor polisi, dan pihak berwajib sudah melakukan olah TKP," terangnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim media ini masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. (sn/perry)

No comments:
Post a Comment