PALI. SININEWS.COM – Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat di wilayah hukum Polsek Penukal Utara. Pada Jumat (27/02/2025) pukul 09.00 WIB, dilaksanakan kegiatan penanaman jagung di lahan pertanian seluas 2,5 hektar di Desa Lubuk Tampui, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.
Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polsek Penukal Utara, Sekretaris Desa mewakili Kepala Desa Lubuk Tampui beserta perangkat desa, PPL pertanian, Ibu-ibu PKK, serta Kelompok Tani (Poktan) dan anggotanya.
Adapun sarana dan prasarana yang digunakan meliputi lahan seluas 2,5 hektar dengan 25 kantong benih jagung hibrida F1 Super jenis BISI, yang ditanam secara manual menggunakan metode tugal. Hingga saat ini, proses penanaman berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Program penanaman jagung tersebut didanai melalui Dana Desa (DD) yang bersumber dari program pemerintah pusat, dengan alokasi anggaran berkisar Rp20 juta hingga Rp25 juta per hektar. Karena menggunakan anggaran negara, pengelolaan dan pengawasan menjadi aspek yang sangat krusial agar hasilnya optimal dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantif.
Kapolres PALI, Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Penukal Utara Budi Anhar, S.H., M.Si., menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Polri siap mengawal dan mendukung penuh program ketahanan pangan di Kabupaten PALI. Kami berharap para kepala desa dan kelompok tani dapat mengelola Dana Desa secara profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga hasil panen nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas IPTU Budi Anhar menyampaikan arahan Kapolres.
Lebih lanjut, Polsek Penukal Utara akan terus bersinergi dengan pemerintah desa dalam memantau perkembangan pertumbuhan jagung hingga masa panen, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan. Setiap perkembangan di lapangan akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai bentuk tanggung jawab institusional.
"Melalui kolaborasi yang terstruktur dan pengawasan yang konsisten, diharapkan program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan,"pungkas IPTU Budi Anhar kepada awak media ini.(SN/PERRY)

No comments:
Post a Comment