Sembilan Desa Bantaran Sungai Dipantau, Kondisi Air Sungai Masih Aman
PALI. SiniNews.Com– Jajaran Polsek Penukal Abab melakukan monitoring kondisi debit dan volume kedalaman air di tiga aliran sungai utama, yakni Sungai Sebagut, Sungai Penukal dan Sungai Abab di wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sabtu (14/3/2026) pagi.
Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini aliran sungai serta mengantisipasi potensi banjir yang dapat berdampak pada desa-desa yang berada di bantaran sungai.
Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, SH mengatakan bahwa monitoring dilakukan sejak pukul 08.30 WIB dengan melibatkan sejumlah personel Polsek Penukal Abab guna melihat langsung kondisi debit air di lapangan.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memantau kondisi debit air di Sungai Sebagut, Sungai Penukal dan Sungai Abab. Tujuannya untuk memastikan situasi tetap aman serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir di desa-desa yang berada di bantaran sungai,” ujar AKP Dedy Kurnia.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Penukal Abab turut turun langsung bersama personel yang terdiri dari Ka SPK (A) Aipda Gunawan, SH, Aipda Mubarak, dan Brigpol David untuk melakukan pengecekan di sejumlah titik yang berada di sekitar aliran sungai.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat sembilan desa yang berada di bantaran tiga sungai tersebut. Empat desa berada di bantaran Sungai Sebagut, yaitu Desa Purun, Babat, Gunung Raja, dan Mangku Negara. Sementara itu, tiga desa berada di bantaran Sungai Penukal yakni Desa Raja Jaya, Air Itam, dan Air Itam Timur.
Sedangkan di Kecamatan Abab terdapat dua desa yang berada di bantaran Sungai Abab, yaitu Desa Tanjung Kurung dan Desa Karang Agung.
Dari hasil monitoring yang dilakukan hingga pukul 09.00 WIB, kondisi debit air di ketiga sungai tersebut terpantau masih stabil dan belum ditemukan adanya desa maupun fasilitas umum seperti sekolah yang terdampak banjir.
AKP Dedy Kurnia menjelaskan bahwa kondisi air sungai saat ini mulai berangsur menurun seiring dengan berkurangnya intensitas hujan di wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab dalam beberapa hari terakhir.
“Dari hasil pantauan kami di lapangan, debit air Sungai Sebagut, Sungai Penukal dan Sungai Abab saat ini masih dalam kondisi stabil dan cenderung menurun karena intensitas hujan mulai berkurang,” jelasnya.
Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan kondisi cuaca yang dapat memicu peningkatan debit air secara tiba-tiba.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan debit air di ketiga sungai tersebut. Jika terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir, kami akan segera mengambil langkah-langkah antisipasi,” tegas AKP Dedy Kurnia.
Hingga kegiatan monitoring selesai dilaksanakan, situasi di wilayah Kecamatan Penukal dan Kecamatan Abab dilaporkan dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.(SN/Perry)

No comments:
Post a Comment