PALI. SININEWS.COM - Puluhan hektare lahan sawah di Desa Modong Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini mulai produktif kembali setelah dikelola melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah).
Program Oplah merupakan inisiatif strategis Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian atau rawa yang kurang produktif menjadi lahan produktif melalui perbaikan tata air dan infrastruktur. Program ini bertujuan meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 1 kali panen menjadi 2–3 kali setahun, guna mendukung swasembada pangan nasional salah satunya telah dilaksanakan di lahan sawah Desa Modong.
Dimana sebelum ada program Oplah, puluhan hektare lahan sawah di Desa Modong nyaris terbengkalai dan kurang produktif yang minim menghasilkan beras berkualitas.
Dan berkat adanya program Oplah, puluhan hektare sawah di Desa Modong sudah bisa ditanami padi kembali dengan potensi mampu menyumbang produktifitas beras di kabupaten PALI.
Hal itu diketahui saat Pemerintah Kabupaten PALI melalui Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan melakukan tanam serentak 50.000 hektare pada Kamis 30 April 2026.
Dengan dilakukan penanaman padi serentak, lahan sawah di Desa Modong diprediksi bakal menopang ketahan pangan di Kabupaten PALI.
Dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni bahwa program Oplah merupakan langkah strategis pemerintah dalam menggenjot produksi padi di Indonesia termasuk di Kabupaten PALI sehingga lahan yang tadinya kurang optimal bisa kembali produktif.
"Bisa dirasakan saat ini, sawah yang ada di Desa Modong tadinya kurang terpelihara namun kini dikelola dengan baik dan harapannya bisa memproduksi padi secara maksimal," ungkap Ahmad Jhoni.
Pada kegiatan penanaman serentak diatas lahan Oplah dan Cetak Sawah Rakyat (CSR), Ahmad Jhoni menyatakan bahwa hal itu bukan hanya seremoni belaka namun upaya untuk menggenjot penghasilan petani.
"Ini bukti nyata dalam menggenjot produktifitas hasil pertanian rakyat, dan penanaman serentak ini merupakan percepatan musim tanam sehingga diharapkan panen bisa berlangsung dua kali dalam setahun," katanya.
Dalam menggenjot produktifitas hasil pertanian masyarakat, Ahmad Jhoni menyebut bahwa Dinas Pertanian menggandeng Dinas Ketahanan Pangan serta instansi lainnya untuk mempersiapkan perencanaan serta pendampingan kepada petani.
"Kelompok tani kita gerakan juga pihak swasta juga kita ajak berjibaku untuk mewujudkan ketahanan pangan yang mandiri di kabupaten PALI," sebutnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati bidang ekonomi, pembangunan dan keuangan menegaskan bahwa kegiatan tersebut searah dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Penanaman serentak ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, karena Pemerintah Kabupaten PALI terus berkomitmen untuk terus mendukung petani," ujarnya.
Pada kegiatan penanaman serentak, tampak hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan Khairiman, dari unsur TNI, Kepolisian, Camat Tanah Abang juga kelompok tani setempat.(sn/perry)

No comments:
Post a Comment