Fenomena 'Ngomix' Kembali Muncul di PALI, Diduga Dilakukan Remaja dan Pelajar


Fenomena 'Ngomix' Kembali Muncul di PALI (ilustrasi)


PALI, sininews.com -- Penyalahgunaan obat batuk sirup kemasan sachet kembali muncul di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) setelah sempat mereda beberapa tahun lalu karena Pemkab PALI melalui OPD terkait kerap melakukan penertiban dan razia di sejumlah tempat yang diduga menjadi titik lokasi pesta 'ngomix'.


Dari pantauan tim media ini, disejumlah lokasi di dalam komplek Pertamina Pendopo terdapat bekas bungkus obat batuk sachet merek Komix.


Dari pengalaman yang lalu, sejumlah warga menduga bahwa fenomena 'Ngomix' dilakukan remaja dan pelajar.


"Kemarin kami melakukan peliputan di Gedung Pesos Komplek Pertamina Pendopo, dan kami menemukan disekitar gedung itu terdapat banyak bekas sirup obat batuk yang berserakan," ungkap Novri, salah satu jurnalis yang bertugas di kabupaten PALI.


Menurut Novri, penyalahgunaan obat batuk untuk mendapatkan sensasi 'ngeflay' diduga dilakukan remaja dan pelajar.


"Hal ini harus cepat dicegah, karena bisa merusak kesehatan dan mental generasi muda di kabupaten PALI," ucapnya.


Hal sama disampaikan Muklis, warga Talang Ubi yang meminta Satpol-PP dan dinas terkait untuk melakukan patroli rutin dalam menekan penyalahgunaan obat batuk sirup.


"Apabila ini dibiarkan, kami khawatir akan memicu ketergantungan atau kecanduan terhadap penggunanya dan ditakutkan menjadi cikal bakal penggunaan narkoba. Untuk itu kami meminta Satpol PP dan dinas terkait untuk melakukan patroli rutin di sejumlah tempat yang disinyalir menjadi tempat pesta penyalahgunaan obat batuk sirup," pintanya. (sn/perry)

Share:

No comments:

Post a Comment


Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts