Foto : Ruang Vidcon Polres PALI
PALI-SiniNews.Com – Polres PALI mengikuti kegiatan Virtual Zoom Meeting Latihan Pra Operasi Senpi Musi 2026 yang digelar di Ruang Vidcon Polres PALI, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 yang akan berlangsung mulai 12 hingga 27 Juni 2026 di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dan diikuti oleh 17 Polres jajaran Polda Sumsel. Dari Polres PALI, kegiatan dihadiri Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., didampingi Wakapolres Kompol Kusyanto, S.H., serta para Pejabat Utama Polres PALI.
Latihan pra operasi ini bertujuan meningkatkan kesiapan, pemahaman, dan keterampilan personel sebelum pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menyamakan persepsi, pola tindak, serta strategi yang akan diterapkan selama operasi berlangsung.
Dalam sambutannya, Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menegaskan pentingnya keseriusan personel dalam melakukan penyelidikan terhadap target operasi yang telah ditentukan.
“Agar TO yang telah ditentukan dapat dilakukan penyelidikan secara serius sehingga bisa dilaksanakannya upaya ungkap kasus,” tegas Kapolres.
Ia juga meminta seluruh personel memahami dan menerapkan prosedur yang berlaku selama operasi.
“Menyamakan pola tindak dan memastikan seluruh personel bertindak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya.
Kapolres berharap pelaksanaan Operasi Senpi Musi 2026 dapat memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan di Kabupaten PALI.
“Dapat mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres PALI,” tambahnya.
Dalam pemaparan materi, peserta menerima pembekalan terkait dasar hukum operasi, analisis situasi, target operasi, hingga cara bertindak. Operasi akan difokuskan pada penindakan terhadap pembuat, penjual, penyelundup, dan pemilik senjata api ilegal. Sasaran operasi juga mencakup senjata api rakitan, amunisi, bahan peledak, serta lokasi yang dianggap rawan konflik maupun jalur penyelundupan.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Dengan dilaksanakannya latihan pra operasi ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan efektif dalam menekan peredaran senjata api ilegal di wilayah Sumatera Selatan. (SN/Perry)

No comments:
Post a Comment