Dongkrak PAD Melalui Retribusi Pelayanan Sampah, Bapenda PALI Launching Virtual Account
PALI. sininews.com -- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan retribusi agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa didongkrak.
Salah satu upaya nyata yang dibuktikan Bapenda kabupaten PALI adalah menyiapkan sistem pembayaran retribusi pelayanan persampahan melalui Virtual Account yang secara resmi diluncurkan pada Kamis 23 Juli 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Srikandi Kecamatan Talang Ubi.
Kegiatan launching atau peluncuran sistem pembayaran retribusi pelayanan persampahan melalui Virtual Account dibuka Bupati PALI Asgianto ST melalui Sekda Kartika Sari dihadiri hampir seluruh OPD serta sejumlah tokoh masyarakat.
Pada sambutan Bupati PALI yang disampaikan Sekda menerangkan bahwa sistem pembayaran retribusi pelayanan persampahan melalui Virtual Account merupakan langkah pemerintah dalam mempermudah masyarakat dalam membayar retribusi pelayanan persampahan.
"Dengan adanya sistem pembayaran digital ini masyarakat lebih mudah dan yang retribusi yang dibayarkan langsung masuk ke kas daerah," ungkap Sekda.
Dijelaskan Sekda bahwa retribusi persampahan merupakan salah satu bentuk kontribusi masyarakat kepada daerah sebagai imbalan atas pelayanan persampahan yang diterima setiap hari.
Mulai dari pengangkutan sampah rumah tangga, pembersihan jalan , taman hingga tempat pembuangan akhir (TPA).
"Selama ini pelayanan tersebut membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit, untuk itu melalui retribusi persampahan inilah kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah," imbuhnya.
Retribusi pelayanan persampahan menurut Sekda bukan beban tetapi investasi bersama untuk kabupaten PALI lebih bersih rapi sehat dan nyaman.
"Hari ini kita berkumpul untuk melangkah lebih maju dengan menerapkan sistem pembayaran digital melalui launching virtual account untuk pembayaran retribusi persampahan agar lebih mudah transparan dan akuntabel," jelasnya.
Dengan launching virtual account, Sekda berharap pembayaran retribusi menjadi lebih praktis dan tepat sasaran.
"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Plt Kepala Bapenda sekaligus Kepala Dinas LH dan Bank Indonesia serta Bank Sumsel Babel yang telah bekerja keras mewujudkan sistem ini," harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala Bapenda PALI Dr Ariansyah menyebut bahwa inovasi virtual account sebagai program unggulan elektronifikasi transaksi pendapatan daerah (ETPD) sejalan dengan visi Smart Government dan Chashless Society untuk memudahkan pembayaran dan meningkatkan pendapatan daerah.
"Untuk itu, kepada seluruh wajib retribusi, baik rumah tangga, pelaku usaha, pasar, hotel maupun instansi saya mengajak segera beralih ke sistem pembayaran digital dengan memanfaatkan fasilitas virtual account ini untuk pembayaran retribusi persampahan.
Mari kita bersama-sama membangun kesadaran untuk membayar retribusi tepat waktu. Karena dari retribusi inilah pelayanan kebersihan dan lingkungan yang bersih dapat kita wujudkan bersama," urai Dr Ariansyah.(sn/perry)

No comments:
Post a Comment