Taman Simpang Lima Talang Ubi PALI Rusak dan Dicuri, Warga Geram Fasilitas Publik Dijadikan Sasaran Aksi Vandalisme

Taman Simpang Lima Talang Ubi PALI Rusak dan Dicuri, Warga Geram Fasilitas Publik Dijadikan Sasaran Aksi Vandalisme


PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR (PALI)--SiniNews.Com— Upaya mempercantik kawasan Talang Ubi sebagai ibu kota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini harus berhadapan dengan kenyataan pahit. Keindahan taman serta ikon baru di kawasan Bundaran Simpang Lima mendadak rusak dan hilang akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab.


Ikon Simpang Lima Talang Ubi sebelumnya tampil menarik dengan keberadaan patung lima ekor ikan sagarurung. Jumlah ikan tersebut merepresentasikan lima kecamatan yang menjadi cikal bakal terbentuknya Kabupaten PALI. Sayangnya, keindahan fasilitas publik yang baru saja dinikmati masyarakat ini tidak berumur panjang. Kursi-kursi tempat duduk warga serta ornamen bola-bola batu dilaporkan telah raib dan rusak. Tak hanya itu, tulisan penanda kawasan bertuliskan "TALANG UBI" yang berada tepat di depan SMPN 1 Talang Ubi juga tak luput dari aksi perusakan.


Kabar mengenai rusaknya fasilitas umum ini langsung memicu reaksi keras dari warganet setelah diunggah oleh salah satu pengguna Facebook, Dody, pada 8 September 2026 lalu. Kolom komentar unggahan tersebut langsung dibanjiri kekecewaan warga Talang Ubi.


"Dak biso di ajak bagus, gawenyo nak maling nak merusak tula, kapan dk maju dak bagus cak kabupaten laen selalu nyalain pemerintah wkwkwk," tulis akun Anisah Meirani, mencerminkan kekesalan mendalam atas minimnya kesadaran hukum sebagian warga.


Warga sekitar yang peduli terhadap kemajuan daerahnya turut menyayangkan tindakan pencurian dan vandalisme ini, mengingat fasilitas tersebut dibangun menggunakan anggaran daerah demi kenyamanan bersama.


Menanggapi permasalahan ini, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, SE, MM, memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Pihak kelurahan mengaku sangat menyayangkan insiden hilangnya fasilitas publik tersebut.


"Kami sangat menyayangkan kejadian tersebut. Fasilitas umum yang dibangun untuk kepentingan dan kenyamanan masyarakat hendaknya dijaga dan dirawat bersama," ujar Aan Supriadi.


Pihaknya juga mengimbau seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kepedulian serta tidak melakukan tindakan yang merusak atau mengambil aset milik pemerintah.


"Pemerintah Kelurahan Talang Ubi akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menindaklanjuti permasalahan ini, sehingga fasilitas di Bundaran Simpang Lima dapat kembali tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Mari kita jaga bersama fasilitas umum, karena Simpang Lima adalah wajah dan kebanggaan kita bersama," pungkasnya.


Bagaimana menurut Anda cara paling efektif untuk mencegah aksi pencurian fasilitas umum seperti ini agar tidak terulang kembali di masa mendatang? (SN/Perry).

Share:

No comments:

Post a Comment


Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts