GERAK CEPAT PEMERINTAH KABUPATEN PALI DALAM MENGANTISIPASI DAMPAK KABUT ASAP
PALI —SiniNews.Com - Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan masyarakat akibat dampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), jajaran Pemerintah Kabupaten PALI bergerak cepat turun ke lapangan.
Bupati PALI, Bapak Asgianto, ST, bersama Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Ibu Dwi Septaria, SE, yang diwakili oleh Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., dan Ketua TP PKK Kecamatan Talang Ubi Ibu Lesi Karmila, S.I.Kom, beserta anggota PKK, menggelar aksi sosial pembagian masker.
Kegiatan ini dilaksanakan bersinergi dengan Lurah Talang Ubi Timur Aan Supriadi, S.E., M.M., TP PKK Kelurahan Ibu Rita Mutia, SE, serta jajaran staf Kelurahan Talang Ubi Timur di kawasan strategis Simpang Lima, Kecamatan Talang Ubi.
Aksi pembagian masker ini merupakan langkah preventif yang penting guna mengantisipasi ancaman gangguan kesehatan, khususnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap meningkat di tengah kabut asap.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Talang Ubi Atmo Maryono, S.H., yang menyampaikan pesan dari Bupati PALI, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa mengenakan masker setiap kali harus beraktivitas di luar rumah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker demi melindungi kesehatan pernapasan. Selain itu, kami juga menegaskan agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena tindakan ini dapat memperparah kondisi kabut asap dan membahayakan keselamatan orang banyak," tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Talang Ubi Timur, Aan Supriadi, S.E., M.M., mengajak warga untuk lebih waspada terhadap penurunan kualitas udara. Ia berpesan agar warga mengurangi aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara dirasa kurang baik, serta terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, hingga tingkat akar rumput bersama masyarakat, diharapkan upaya pencegahan ini tidak hanya melindungi warga dari ancaman ISPA, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif untuk bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla.
Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui aksi ini kembali menegaskan komitmen kuat: Pemerintah hadir, masyarakat terlindungi. Bergerak cepat, bersinergi, dan peduli demi kesehatan bersama.(SN/Perry).

No comments:
Post a Comment