57 Petinju Se-sumsel Adu Kuat Perebutkan Piala KONI PALI

PALI - Menguji kemampuan atlet tinju loka dari Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten PALI gelar Kejuaraan tinju amatir se-sumsel piala KONI PALI tahun 2018 di Gedung Orkes Komplek Pertamina Pendopo.

Event tersebut bakal digelar selama empat hari dimulai Rabu (26/12) sampai Sabtu (29/12) dengan peserta sebanyak 57 atlet dari berbagai daerah di provinsi Sumatera Selatan.

"Peserta dari Kabupaten Muba, OKUT, OKU, Palembang, OKI, Lubuk Linggau, Prabumulih dan tuan rumah sendiri. Untuk PALI menurunkan 17 atlet," ungkap Drs H Soemarjono, ketua Umum Pertina PALI.

Selain manguji kemampuan atlet, event tersebut juga diakui Soemarjono yang juga menjabat ketua DPRD PALI bertujuan untuk menjaring atlet tinju untuk mewakili Kabupaten PALI. Kegiatan tersebut juga dikatakan Soemarjono bahwa untuk membantu pemerintah dan membantu orang tua dalam menyalurkan bakat olahraga dicabang tinju yang dimiliki anak-anaknya serta upaya untuk menyelamatkan anak-anak bangsa dari penyakit masyarakat, diantaranya narkoba.

"Kita akan jaring bakat dari anak-anak, kemudian akan kita bina supaya menjadi atlet profesional yang kemudian akan kita ikut sertakan dalam setiap event untuk mewakili PALI," tukasnya.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Edy Suprapto menjelaskan bahwa ada 17 kelas yang bakal dipertandingkan. Yakni kategori mini junior 28-33 kg, kategori Junior Putra 40-42-44-46-52-56-60-64 kg, kategori Putri junior 42-44-46-48-57 kg, kategori Youth Putri 64 kg dan kategori Youth putra 56 kg.

"Untuk hadiah bagi pemenang ada uang pembinaan, medali dan piagam. Sementara untuk wasit, kita datangkan yang telah mempunyai lisensi," jelasnya.

Pada Kejuaraan Tinju Amatir Se-sumsel piala KONI PALI, dibuka langsung ketua umum KONI PALI, Heri Amalindo dihadiri sejumlah kepala OPD serta perwakilan pengurus Pertina Sumsel.

"Mari berlomba, tetapi jaga sportivitas. Kejarlah prestasi tetapi jaga kesatuan dan persatuan, karena kemenangan bukan dari segala-galanya. Jadilah satria didalam dan diluar ring," pesan Heri Amalindo.

Ketua umum KONI PALI yang juga Bupati PALI ini menyarankan agar kejuaraan serupa bisa dilaksanakan secara rutin, untuk menggali potensi putra-putri PALI dibidang olahraga tinju.

"Kalau memungkinkan, setiap tiga bulan sekali kita gelar kegiatan seperti ini. Sebab, dari amatirlah atlet tinju akan menjadi profesional," tandasnya.

 

SIMAK VIDEO TINJU TINGKAT SUMSEL

 

https://m.youtube.com/watch?v=33njraCdTLU
Share:

Proyek Pembangunan Tak Penuhi Standar, Dinas PUBM PALI Geram

PALI - Pembangunan infrastruktur di Bumi Serepat Serasan tengah gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), tetapi sangat disayangkan adanya beberapa pekerjaan yang dikeluhkan masyarakat karena terkesan asal jadi dan dianggap tidak sesuai perencanaan.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI, Etty Murniaty menyatakan sikap tidak akan menerima pekerjaan yang tidak sesuai perencanaan.

"Kita ada tim pengawas lapangan, apabila terjadi suatu pekerjaan yang tidak sesuai, maka kita akan tolak sebelum diperbaiki," tandas Etty, Rabu (26/12).

Untuk itu, kepala PUBM PALI ini menekankan agar semua pelaksana agar menjaga mutu pekerjaan serta mengerjakan suatu projek yang dipercayakan secara profesional.

"Kita akan evaluasi, mana pelaksana yang profesional dan mana yang hanya mengejar keuntungan besar. Dan kami berharap, seluruh pelaksana menjaga nama baiknya juga mengutamakan kualitas agar pembangunan yang telah dikerjakan bisa awet dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat," harapnya.

Demi suksesnya proses pembangunan, Etty berharap semua elemen mendukungnya. "Kita dukung dan awasi bersama-sama agar pembangunan di PALI berjalan lancar," ajaknya
Share:

Tekan DBD, Bupati PALI Bersih-bersih

PALI--Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Bumi Serepat Serasan terus menjalar, korban meninggal terus bertambah, dari catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hingga Rabu (26/12) tercatat yang meninggal ada 5 orang dan yang masih dirawat di RSUD Talang Ubi sekitar 20 pasien.

Menanggapi hal itu, Bupati PALI Heri Amalindo menggerakkan seluruh OPD, pelajar, TNI, kepolisian dan seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu menekan merebaknya penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk tersebut dengan turun kejalan membersihkan sampah yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar DBD.

"Kita ajak masyarakat agar jaga lingkungan tetap bersih, dan kali ini kita melakukan kegiatan bersih-bersih dengan melibatkan seluruh OPD serta elemen masyarakat," ujar Bupati, Rabu (26/12).

Selain bersih-bersih, Bupati juga mengajak masyarakat agar menerapkan pola 3M dalam membasmi mata rantai nyamuk penyebab DBD.

"Menutup bak mandi, menguras dan mengubur sampah yang menyebabkan air menggenang merupakan program untuk menanggulangi DBD harus kita terapkan agar lingkungan kita bebas dari nyamuk dan wabah DBD bisa ditekan," ajaknya.

Sementara itu, Lydwirawan Plt Kepala Dinkes PALI menyebutkan bahwa kegiatan bersih-bersih diharapkan terus dilakukan masyarakat secara rutin.

"Kita sudah upayakan penyemprotan atau fogging serta pemberian bubuk abate, tetapi upaya itu harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat dengan menjaga lingkungannya tetap bersih dan menerapkan pola 3M agar DBD tidak menyebar luas," terangnya.(red)
Share:

Hebat ! Gunakan Dana Desa, Bangun Wisata Danau Bujo'an di Karang Bindu Prabumulih

PRABUMULIH – Liburan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menenangkan fikiran sejenak setelah melakukan aktifitas kerja dan sekolah bagi para siswa.

Nah, Untuk liburan masyarakat Kota Prabumulih tak perlu jauh jauh pergi keluar Kota. Pasalnya di Prabumulih sendiri sudah ada tempat berlibur yang cukup murah dan terjangkau.

Wisata Danau Bujo’an salah satunya. Danau ini merupakan danau buatan yang letaknya tak jauh dari Desa Karang Bindu Kecamatan Rambang Kapak Tengah Kota Prabumulih. Terletak dipinggir pemukiman warga yang dulu merupakan Sungai Kecil. Dulunya sungai ini kalau hujan lebat sewaktu-waktu meluap dan membanjiri kampung sekitar. Ide brilian sang Kepala Desa lah yang kemudian menyulap sungai kecil ini menjadi tempat wisata.

Wisata Danau Bujo’an memiliki luas 2000 meter persegi yang dikelolah langsung oleh warga asli Desa Karang bindu. Pembangunan danau ini menghabiskan dana sekitar Rp.553 juta dari Dana Desa dengan lama pengerjaan sekitar 4 bulan lebih dengan lama penggalian kolam sekitar satu setengah bulan.



Kepala Desa Karang Bindu Dedi Abson melalui Sekretaris Pengelola Wisata danau bujo’an Arlan Shany mengatakan pihaknya masih banyak membutuhkan bantuan untuk mengembangkan wisata Danau Bujo’an seperti penambahan fasilitas umum toilet dan lampu penerangan taman wisata.

“pembelian wahana wisata seperti perahu bebek dan perahu kodok dan fasilitas lainnya itu sudah dianggarkan oleh Pemerintah Desa sebesar Rp.553 juta ditargetkan sudah bisa menghasilkan, namun keterbatasan dana kita belum bisa membangun fasilitas umum, insyaallah tahun depan kita sudah bisa mendapat bantuan dari pemerintah daerah” tutur Arlan, Selasa (25/12).

Tempat wisata yang baru diresmikan 16 Desember 2018 lalu itu menjadi tempat wisata favorit lantaran murah dan dapat dijangkau semua kalangan. Wahana permainannya pun cukup terjangkau. Dengan Rp 15 ribu pengunjung sudah bisa menyewa perahu bebek untuk tiga orang dan Rp. 20 ribu untuk perahu kodok.

Taman wisata yang hanya dikelolah oleh enam orang ini mampu membangkitkan ekonomi sekitar dan dalam sehari mampu meraup keuntungan hingga jutaan rupiah.



“baru tanggal 21 Desember lalu Danau ini diresmikan pak, pengunjungnya sudah mulai banyak bahkan diwaktu libur seperti ini kita mampu raup keuntungan hingga jutaan” ungkap Irsan Arnadi yang juga Peengelola wisata Bujo’an sembari menambahkan ada lima perahu yang disewakan.

Sementara, Erwin salah satu wisatawan asal Palembang yang berlibur ditempat keluarganya di Desa Karang Bindu merasa terhibur dengan adanya tempat Wisata danau bujo’an dengan membawa tiga anaknyai

“tahun kamaren aku kesini belum ado mas, jadi sempat kaget lihat tanah kelahiran aku sudah rame” ungkapnya

Dengan adanya wisata Danau Bujo’an diharapkan mampu menghidupkan roda  ekonomi warga sekitar dan diharapkan dapat memberikan hiburan bagi warga Kota Prabumulih. (Sn)

 

SIMAK VIDEO DANAU BUNJO'AN DESA KARANG BINDU PRABUMULIH

 

https://m.youtube.com/watch?v=MMQMDrU6OE4
Share:

Belasan Pereman Dan Jukir Liar Terjaring Razia

PRABUMULIH - Razia yang di lakukan oleh Polres Kota Prabumulih terhadap preman dan juru parkir (jukir) liar yang biasa beroperasi diwilayah kota Prabumulih. Diasaat razia berlangsung para preman dan tukang parkir tersebut berlari kalang kabut disaat petugas Sat Reskrim Polres Prabumulih menggelar razia di sejumlah lokasi keramaian, Senin (24/12/2018) pukul 14.30 WIB.

Dalam razia tersebut sedikitnya, 12 orang pria diduga preman dan juru parkir liar itu berhasil terjaring operasi penyakit masyarakat (pekat) Polres Prabumulih pada siang ini.

12 orang diamankan dari lima titik mulai dari Simpang Empat Komplek Perkantoran PT Pertamina EP Bawah Kemang, Kelurahan Muntang Tapus, Kecamatan Prabumulih Barat, Kawasan Pasar Inpres Prabumulih, Taman Kota Prabu Jaya, Kawasan Simpang SPBU Rellay, Tugu Serangan Balas, Kelurahan Tugu Kecil hingga sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.Belasan orang tersebut diantaranya, AM (40), AW (32), AS (42), ML (32), KM (32), SN (22) dan AN (21), ketujuhnya merupakan juru parkir yang tidak dapat menunjukkan surat izin parkir maupun memiliki identitas diri.

Lalu selanjutnya, AM (43), KS (25), HS (18) dan HR (35) serta GO (39). Kelima pria inipun ikut terjaring saat nongkrong di Kawasan Pasar Inpres Prabumulih dan pinggir jalan lantaran tanpa memiliki KTP.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutauruk SH SIk MH melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Rahman SH mengatakan, operasi pekat ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi menyambut hari raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mendatang.

“Operasi pekat menyasar preman, gepeng, parkir liar dan lainnya. Ini karena lakukan dengan tujuan untuk menertibkan serta memberikan rasa kenyamanan bagi masyarakat maupun pengguna jalan di kota Prabumulih,” ungkap AKP Abdul Rahman dibincangi usai razia di Mapolres Prabumulih.

Belasan orang yang terjaring tersebut, kata dia, tidak dapat menunjukkan identitas diri maupun surat izin parkir dari beberapa titik keramaian di kota Prabumulih. Kemudian para pelaku langsung digelandang ke Mapolres Prabumulih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Bagi beberapa orang yang nongkrong-nongkrong tidak jelas yang tidak memiliki KTP itu kita berikan arahan agar supaya tidak melakukan hal-hal dapat merugikan orang lain. Sedangkan untuk tukang parkir kita lakukan teguran dan pembinaan. Semuanya harus dilakukan sesuai dengan prosedur,” akhirnya.

 

SIMAK VIDEO BELASAN PREMAN DAN JUKIR ILEGAL TERJARING RAZIA POLISI

 

https://m.youtube.com/watch?v=7k5T_2Len6E
Share:

Bawaslu Kembali Gulung APK 'Nakal'

PALI - Kegiatan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang dianggap melanggar aturan kembali diteruskan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Minggu (23/12) disejumlah tempat dengan mengerahkan seluruh anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Dengan menggunakan sepeda motor, anggota Panwascam dimasing-masing kecamatan berpatroli memantau langsung APK yang telah terpasang serta langsung menggulung APK yang dianggapnya melanggar aturan.

"Kita tertibkan demi terciptanya Pemilu damai, sebab ini tugas Bawaslu dan Panwascam dalam mengawasi proses Pemilu yang saat ini dalam masa kampanye," ujar Heru Muharom, ketua Bawaslu PALI didampingi Basrul SAP dan Iwan Dedi, komisioner Bawaslu PALI.

Kegiatan seperti itu diakui Heru bakal dilakukan rutin, mengingat semakin dekatnya proses Pemilu, suhu politik bakal meningkat. "Salahsatu upaya menjaga suhu politik tetap sejuk, kita lakukan penertiban APK dan pengawasan secara menyeluruh untuk meminimalisir pelanggaran guna menghindari gesekan antar pendukung peserta Pemilu, baik itu Caleg maupun pasangan presiden," terangnya.

Untuk itu, Heru menghimbau kepada seluruh Parpol, Caleg maupun tim sukses pasangan Presiden agar menaati aturan yang telah ditetapkan sebelum memasang APK.

"Hindari pemasangan APK di sekolah masjid, pohon, tiang listrik dan tempat yang sudah dilarang agar tidak kami tertibkan. Apabila semua tertib, kami yakin, gelaran Pemilu di Kabupaten PALI bakal aman damai dan berjalan sukses," sarannya. (red)
Share:

Wajar Ramai Pemancing. Parit Kecil di Pinggir Jalan Ini Ternyata Banyak Ikannya

PRABUMULIH -- Sebuah parit kecil yang berada disisi Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih atau tepatnya berada dekat SPBU Patih Galung, sejak dua minggu terakhir ramai di kunjungi masyarakat.

Sejumlah masyarakat tampak berbaris rapih berjejer memanjang memenuhi badan parit ukuran kurang lebih 8 meter. Kedatangan warga tersebut untuk mancing ikan yang ada diparit tersebut.

Mancing ikan diparit kecil dengan diameter 80 cm dan kedalam kurang lebih satu meter memang terdengar aneh, apalagi tempatnya berada tepat di pinggir jalan raya. Namun, realitanya ditempat tersebut ternyata dihuni banyak ikan berukuran besar.

Ramnawan salah satu warga sekitar mengaku sudah dari 2 minggu yang lalu mancing diparit ukuran kecil tersebut. Itu dilakukannya sehabis pulang bekerja untuk menghilangkan kepenatan setelah rutinitas seharian.

"Disini ada ikan patin, gabus dan lele. Yang paling banyak itu ikan lele. Saya bahkan pernah dapat ikan patin seberat 3 kilo," Ujar Ramnawan, Minggu (23/12).

Menurut pegawai TKJP Pertamina Limau ini, pemancing rata-rata berasal dari kampung sekitar. Tempat ini biasa ramai pemancing sejak pukul 4 sore hingga pukul 7 malam.

"Apalagi hari libur seperti Sabtu dan Minggu. Itu biasanya lebih ramai lagi," ungkapnya.

Ramnawan menjelaskan keberadaan ikan-ikan tersebut bukan suatu kebetulan ataupun adanya kebocoran kolam ikan milik warga. Melainkan dikolam tersebut sebelumnya memang kesengajaan disebar bibit ikan.

"Bibit ikan itu sengaja dimasukkan oleh pak Fauzi, warga yang tinggal disini," terangnya.

Dirinya tidak mengetahui pasti alasan kenapa bibit-bibit ikan itu disebar diparit tempat pembuangan air tersebut. Namun, hal itu telah dilakukan Fauzi sekitar tiga bulan yang lalu.

"Bulan 9 kemarin bibit ikan itu dimasukan ke parit ini," tuturnya.

Ramnawan menjelaskan aktifitas mancing tersebut dilakukan hanya sekedar untuk refresing saja. Sementara hasilnya, tidak akan dibawa pulang mengingat keberadaan ikan diparit tersebut bukan secara alami melainkan sengaja diisi.

"Untuk hiburan saja. Hasilnya kita kasihkan ke pak Fauzi," jelasnya.
Share:

Gara-Gara Assisten 1, Ridho Yahya "Gerebek" Tempat Ini. Ada Apa Ya?

PRABUMULIH -- Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mendadak jadi perhatian publik. Sejumlah mata yang semula acuh dan asik sendiri, tertuju padanya. Menggunakan baju kaos putih berkerah dipadu jelana jeans biru, dengan sorotan mata tajam ia berkeliling mencari sesuatu.

Ya. Pemandangan itu terjadi pada saat orang nomor satu di Kota Prabumulih ini berkunjung ke Matahari Store Citimall Prabumulih pada Sabtu (22/12) sore sekitar pukul 15.00 wib. Tak sendiri, ia datang bersama istri dan ketiga anaknya.

Tak hanya Ridho beserta keluarga, sejumlah pejabat dan anggota kepolisian tampak menghabiskan malam minggu bersama keluarga dengan mengunjungi matahari store.

Orang nomor satu di Kota Prabumulih ini mengaku penasaran dengan Matahari Store yang pada saat pembukaan tidak bisa hadir langsung dalam acara tersebut.

"Dapat cerita dari pak asisten 1 ternyata matahari di prabumulih hampir sama seperti di palembang. Hari ini kita buktikan, ternyata ini memang benar. Besar kedua setelah palembang," Ujar Ridho, Sabtu (22/12).

Ridho mengaku optimis Citimall prabumulih akan terus berkembang setelah melihat animo masyarakat yang datang ke mall sangat tinggi pasca dibukanya matahari Store.

"Yang penting, mari kita ramai-ramai hidupkan matahari agar menjadi kebanggaan Kota Prabumulih," ungkapnya.

Menurut Ridho berbelanja di Citimall Prabumulih memiliki kelebihan tersendiri dibanding berbelanja ke Kota Palembang salah satunya adalah jarak tempuh yang tidak terlalu jauh.

"kalau ke Palembang sudah berapa? naik tol sudah berapa, minyak mobil sudah berapa? Sudah dapat baju kaos disini," terangnya.

Senada diungkapkan sang istri, Hj Suryanti Ngesti Rahayu Ridho Yahya. Menurutnya, kualitas barang yang dijual di matahari sore Citimall Prabumulih sama saja seperti di Kota Palembang.

"Disini bahannya sama, modelnya juga sama, kedepannya mungkin lebih ramai lagi

karena disini sudah lengkap," tambahnya.

Dari pantauan, selain berbelanja di Matahari Store, sekitar pukul 16.30 wib  Ridho Yahya bersama keluarga menyempatkan diri nonton film Aquaman di Cinemaxx.

 

SIMAK VIDEO WAKO PRABUMULIH "GEREBEK"...

 

https://m.youtube.com/watch?v=oHroxHwySPc
Share:

Tabrakkan Agya vs Vario di Simpang Gunung Kemala. Korban Meninggal?

PRABUMULIH – Sebuah minibus dengan Nomor Polisi BG 1264 GB yang dikemudikan oleh Bambang warga Pendopo Kabupaten Pali bertabrakan dengan sebuah motor matic jenis Honda Vario dengan Nomor Polisi BG 5321 CP milik Enok (43) yang diketahui merupakan warga Patih Galung Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat, sabtu (22/12/18).

Menurut para saksi dilapangan kejadian itu berawal saat mobil minibus Merk Agya yang dikemudikan Bambang melaju dari arah Muara Enim menuju Kota Prabumulih.

Saat dalam perjalanan tepatnya di simpang tiga Gunung Kemala sebuah motor matic Vario menyebrang, dengan kecepatan yang cukup cepat sebuah mobil melaju kearah kota dan kejadian naas itupun tak dapat terhindarkan.

Kejadian tersebut menarik perhatian warga sekitar yang penasaran ingin melihat korban.

Diketahui sopir mengalami luka ringan dibagian badan dan kepala, sementara korban Enok yang mengemudikan motor mengalami luka dan benturan keras di bagian kepala.

Dari lokasi Mobil mengalami rusak berat berat kaca depan yang pecah akibat benturan badan pemotor dan Bamper depan mobil hancur setelah menabrak motor vario milik Enok

Motor yang ditumpangi korban pun juga terlihat rusak ringan dengan sedikit body motor yang rusak dan beberapa bagian yang patah

Kedua Keluarga Bambang (sopir.red) histeris melihat kejadian tersebut saat dimintai keterangan oleh petugas Satlantas Polres Prabumulih

Mat Dair, salah satu petugas di rumah sakit Fadilah (Driver) saat dihubungi tim media ini melalui sambungan telepon mengatakan bahwa kedua korban cuma mengalami beberapa luka memar dan luka robek di area kening

"Korban tidak meninggal kak, cuma tadi saya lihat diruang IGD kepala korban yang pakai motor agak sedikit lecet, tapi sudah dalam keadaan sadar" tuturnya

Hingga berita ini diturun kedua korban dilarikan kerumah Sakit Fadilah untuk dilakukan perawatan intensif

 

SIMAK VIDEO KECELAKAAN AGYA VS VARIO :

https://m.youtube.com/watch?v=tz5NEfaAvvI
Share:

Kejuaraan Tinju Ketua KONI PALI Se-Sumsel Bakal Digelar

PALI--Untuk pertama kalinya, gelaran kejuaraan tinju amatir se-sumsel bakal memperebutkan Trophy Ketua KONI PALI yang akan dilaksanakan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Persatuan Tinju Nasional (Pertina) dibawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) PALI pada Rabu (26/12) sampai Sabtu (29/12).

Kegiatan tersebut dikatakan ketua umum Pertina PALI, Drs H Soemarjono didampingi pelatih kepala Tinju PALI, Usman Tess untuk mencari bibit atlet lokal di cabang tinju.

"Untuk menjaring atlet berbakat kemudian kita bina menjadi atlet profesional yang akan mewakili Kabupaten PALI. Sebab, dengan prestasi olahraga, salahsatu upaya dalam mengenalkan Kabupaten PALI," terang Soemarjono, Sabtu (22/12).

Ditambahkan ketua Pertina PALI bahwa beberapa daerah sudah konfirmasi akan mengirimkan atletnya.

"Kalau atlet lokal sudah kita persiapkan dan saat ini dikarantina, jumlahnya 18 orang. Kelas yang bakal dipertandingkan adalah kategori mini junior 28-33 kg, kategori Junior Putra 40-42-44-46-52-56-60-64 kg, kategori Putri junior 42-44-46-48-57 kg, kategori Youth Putri 64 kg dan kategori Youth putra 56 kg, dengan durasi permainan tiga ronde," terangnya.

Untuk hadiahnya, dikatakan Soemarjono, panitia telah menyiapkan uang pembinaan, medali dan piagam. "Juara umumnya akan memboyong trophy Ketua KONI PALI," pungkasnya. (red)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts