Kaki Terkilir, Rara Lida Terpaksa Digendong Menuju Kamar Hotel

PRABUMULIH -- Tiyara Ramadhani atau kerap disapa Rara Lida mengalami cedera pada salah satu kakinya seusai menghibur para penonton di taman prabujaya Kota Prabumulih.

Saat dibawa ke hotel tempat ia menginap, Rara tampak mengerang kesakitan. Bahkan ia terpaksa harus digendong oleh salah satu panitia acara.

Kondisi itu dimanfaatkan oleh para penggemar Rara yang sejak pagi sudah menunggu di hotel. Para penggemar yang diketahui berasal dari Desa Sugiwaras dan Belimbing itu tak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung memegang serta menciumi Rara.

Akibat cedera, para penggemar terpaksa harus menunggu sebelum foto bersama karena Rara sendiri harus menjalani pengobatan tradisional urut untuk menyembuhkan kakinya yang terkilir.

Rastim, panitia acara mengatakan Rara mengalami cedera sesaat sebelum bertolak menuju hotel. Lantaran bergegas meninggalkan penggemar yang terus bertambah, Rara terjatuh saat hendak naik ke mobil.

"Tadi jatuh pas mau naik mobil. Mudah-mudahan tidak apa-apa ya," ujar Rastim, Minggu (20/1).

Kedatangan Rara sendiri ke Kota Prabumulih selain menghibur para penggemar juga untuk menerima reward dari Pemerintah Kota Prabumulih atas prestasi yang ditorehkannya saat mengikuti kontes dangdut Lida dan DA Asia 4.

Dimana Rara berhasil meraih peringkat kedua dalam dua ajang bergengsi itu dan mengharumkan nama Indonesia khususnya Kota Prabumulih.(SN)
Share:

Demi Sekolah Pilih Tinggal Di Prabumulih. Rara Lida Diputus Kontrak Indosiar?

PRABUMULIH -- Meski tengah disibukkan dengan rutinitas tarik suara pasca dikontrak stasiun televisi swasta, namun Tiyara Ramadhani atau kerap disapa Rara Lida tetap mengutamakan sekolah.

Saat dibincangi oleh SINI News, Rara Lida mengatakan akan tinggal di Kota Prabumulih selama dua bulan. Hal ini dilakukan untuk, mempersiapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sekolah.

"UNBK, persiapan selama dua bulan ini Rara stanby di Prabumulih untuk ikut ujian," ujar Rara, Minggu (20/1).

Dijelaskan Rara, selama dua bulan tersebut ia kan mengikuti semua kegiatan sekolah untuk persiapan UNBK, seperti ikut praktik pra UNBK.

"Pokoknya ikut kegiatan sekolah. Jadi stay disini karena tidak bisa diganggu gugat kan ujian sudah berbasis online dan sudah berbasis nasional," jelasnya.

Terkait hal itu, Rara menuturkan dirinya sudah koordinasi dengan pihak manajemen stasiun televisi swasta yang telah mengontraknya agar selama persiapan UNBK Rara bisa fokus di Prabumulih.

"Sudah kompromi dan disetujui pihak manajemen. Pihak indosiar juga alhamdulillah mensuport anak-anak yang lagi ujian sekolah dan kuliah," tuturnya.(SN)
Share:

Buat Kontestan Sumsel, Ini Senjata Ampuh dari Rara Lida Agar Bisa Juara

PRABUMULIH -- Sejumlah kontestan perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) siap bertarung dalam Liga Dangdut (Lida) 2 yang diselenggarakan oleh stasiun televisi swasta nasional tahun ini.

Nah, agar dapat bersaing dan menjadi yang terbaik dalam ajang pencarian dangdut tersebut, Rara Lida memberikan senjata ampuh untuk kontestan asal Sumsel.

"Yang pertama itu semangat, belajar terus, fokus dan berdoa," ujar Rara, Minggu (20/1).

Diterangkan Rara, apabila kontestan asal Sumsel ingin sukses dalam membawakan lagu harus tetap fokus. "Kalau kita fokus in shaa Allah semua bisa dilewati," ungkapnya.

Tapi, kata Rara, yang tak kalah penting juga yakni harus menjaga kesehatan badan selama kompetisi berlangsung. "Tapi yang penting kesehatan. Kalau tidak stabil, maksudnya menurun, itu semaksimal apapun dan sehebat apapun kita, hasilnya tidak akan baik," terangnya.

Untuk itu, jelas Rara, kontestan harus mengutamakan kesehatan yakni dengan cara makan yang teratur serta istirahat yang cukup. "Sering-sering belajar, cari ilmu dari guru-guru, sharing ilmu dan jangan pelit ilmu agar tahu kelemahan kita,"

Disinggung tidak adanya kontestan asal Kota Prabumulih, Rara berharap kedepan Kota Prabumulih bisa melahirkan bibit-bibit yang bisa membanggakan Kota nanas ini dan bisa sampai ke Indonesia bahkan duni.

"Pokoknya Rara yakin Pemerintah di Prabumulih ini selalu suport dan mendukung anak-anak yang berprestasi," pungkasnya.(SN)
Share:

Harumkan Kota Prabumulih, Rara Lida dapat Reward

PRABUMULIH -- Tiara Ramadhani atau biasa disapa Rara Lida, mendapat reward dari Pemerintah Kota Prabumulih. Reward berupa uang tunai sebesar Rp 25 juta, diserahkan seusai senam bersama di taman Kota Prabujaya, Minggu (20/1).

Sebelumnya, Rara Lida berhasil menjadi juara dua dalam ajang kompetisi liga dangdut (Lida) dan kembali meraih juara dua dalam ajang internasional kompetisi dangdut (DA) Asia.

Dihadapan ribuan masyarakat yang hadir, Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya mengaku akan mensuport putra putri daerah yang berprestasi dan berhasil mengharumkan nama Kota Prabumulih ditingkat Nasional.

"Bukan hanya Rara, untuk semua masyarakat Prabumulih yang berpretasi juga sama. Akan kita berikan penghargaan nantinya. Ayo berlomba-lomba dalam meraih prestasi," ujar Ridho.

Sementara, Rara Lida saat dibincangi seusai acara mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi Pemerintah Kota Prabumulih khususnya kepada Walikota Prabumulih, H Ridho Yahya dan Wakil Walikota, H Andriansyah Fikri.

"Ini suatu kebanggaan tersendiri buat Rara, bisa mendapat reward, mendapat apresiasi dari Pemkot Prabumulih serta jajarannya," ungkapnya.

Lebih jauh, Rara Lida memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kota Prabumulih karena baru bisa pulang ke kota nanas tersebut.

"Tidak bisa pulang karena waktu belum memungkinkan. Alhamdulillah sekarang bisa silaturahmi dengan masyarakatnKota Prabumulih. Tapi tidak bisa lama juga karena Rara akan kepalembang," tuturnya.(SN)
Share:

Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang Segera Beroperasi, Begini Tanggapan Warga

PALI-- Sebentar lagi Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang bakal beroperasi, hal ini tentu disambut antusias masyarakat yang ada disekitar Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Sebab, bangunan bank tampak telah rampung dikerjakan dan siap melayani nasabahnya.

Seperti dikatakan Dewa, salahsatu warga Desa Raja bahwa dirinya mengaku senang dengan berdirinya Bank Sumsel Babel di Kecamatan Tanah Abang.

"Tentu akan mempermudah masyarakat dalam bertransaksi perbankan, karena selama ini kami nasabah bank sumselbabel apabila ingin bertransaksi harus ke Pendopo atau ke Kota Prabumulih," ungkap Dewa, Minggu (20/1).

Sama halnya diutarakan Aka Cholik Darlin, tokoh masyarakat Tanah Abang yang juga mantan anggota DPRD PALI, bahwa keberadaan Bank Sumsel Babel sudah lama ditunggu masyarakat Tanah Abang.

"Alhamdulillah Bank Sumsel Babel Cabang Pembantu Tanah Abang sudah terwujud. InsyaAllah dari informasi yang saya dapat, dalam minggu ini akan segera bisa melayani masyarakat Tanah Abang dan sekitarnya," kata Aka Cholik.

Aka Cholik juga menceritakan bahwa terwujudnya Bank Sumsel Babel berdiri di Tanah Abang adalah berkat sebuah semangat dari almarhum H Marta Dinata, mantan Ketua DPRD PALI.

"Saat itu kami berdua dari DPRD PALI, yakni saya dan almarhum H Marta berkunjung langsung ke Kantor Bank Sumsel Babel menemui pak Abraham. Ketika Pemkab PALI menanam saham ke Bank Sumsel saat itu baru 10 M melalui APBD," ujar Aka Cholik.

Saat menemui kepala Bank Sumsel Babel, diakui Aka Cholik bahwa dirinya dan H Marta meminta agar segera di bangun Cabang Pembantu Tanah Abang, supaya para ASN/PNS, Calon Jemaah Haji serta Masyarakat yang ingin transaksi perbankan mudah dan aman.

"Saya meminta di Simpang 4 Raja, Almarhum H Marta bersikeras agar di Simpang 4 Tanah Abang, Alhamdulillah keinginan beliau terwujud. Saya juga mengapresiasi Bupati PALI yang terus semangat mewujudkan PALI Cemerlang, salasatunya bersinergi bersama bank daerah membentuk cabang pembantu," tutupnya. (red)
Share:

Dibilang Sombong! Ini Komentar Rara Lida

PRABUMULIH – Tiara Ramadhanti warga asli Kota Prabumulih Sumatera Selatan yang beberapa waktu lalu berhasil menjadi Runner Up di LIDA 2 dan Dangdut Academy Asia itu pulang kampung, dirinya bersama rombongan bertolak ke Taman Kota Prabujaya untuk mengikuti senam pagi bersama Walikota dan Wakil Walikota Prabumulih yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Kota Prabumulih, minggu pagi (20/1/19)

Dalam kesempatan itu tim SINI News berhasil mewawancarai beliau disela waktu istrahatnya. Dirinya menanggapi beberapa keluhan Fans fanatik Ralova di Prabumulih yang mengaggap dirinya sombong

“banyak fans saya bilang katanya Rara itu sombong, sudah jarang pulang kampung, padahal Rara kan sibuk disana, apalagi sudah ada kontrak” ucapnya memohon maaf kepada Ralova (fans.red)

Permohonan maaf Rara itu disampaikannya usai senam pagi bersama warga Prabumulih, karena dirinya menilai dukungan masyarakat indonesia dan khususnya Prabumulih sangat dibutuhkan untuk karirnya kedepan

Diketahui Rara dikontrak selama Lima tahun kedepan Oleh Pihak Indosiar dan akan terus diperpanjang masa kontraknya tergangung performanya. Tak hanya itu jadwal yang semakin padat membuat Rara tak bisa selalu sering menyapa para fansnya

“Memang banyak yang ngomong kalu Rara sudah lupo dengan kami (ralova.red) padahal kami sudah dukung terus,” ucapnya menirukan keluhan fansnya di media sosial. “sebenarnyo kalu biso tiap hari Rara pasti pulang kampung” lanjutnya

Dari kesuksesan Rara membawa nama Kota Prabumulih di pentas dangdut LIDA 2 dan DA Asia beberapa waktu lalu dirinya mengaku mendapatkan Penghargaan (Reward) dari Walikota Prabumulih yang membuat dirinya merasa bangga dan terus termotifasi

“allhamdulillah syukur ya Rara diberi Reward dari walikota, ini menjadi motifasi saya untuk terus berkarir" terangnya

Dengan prestasi yang gemilang dan mendapatkan beberap Reward Rara dengan santun tetap memohon maaf kepada para fansnya yang terus mendukung karirnya dalam dunia musik (SN)
Share:

Bikin Resah Warga, Satpol PP Pali Datangi Tempat Tambang Pasir

PALI -- Menindaklanjuti janji pengusaha tambang pasir yang beroperasi di wilayah Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) persisnya disamping jembatan Payu Putat penghubung Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih, dimana sang pengusaha akan memindahkan aktivitas galian pasir agar menjauh dari jembatan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten PALI datangi lokasi tambang tersebut.

Sebab, sebelum pengusaha dipanggil Satpol.PP PALI serta Dinas Lingkungan Hidup, aktivitas tambang pasir diprotes warga, sebab selain mengganggu lalulalang masyarakat karena angkutan pasir berjajar diatas jembatan menunggu antrean, tambang pasir itu juga mengancam kwalitas jembatan, karena setiap hari pasir yang ada dibawah sekitar jembatan disedot setiap hari.

"Setelah kita lihat langsung, memang mesin tambang pasir sudah dipindahkan sekitar 50 meter, karena sebelumnya, mesin itu berada dibawah jembatan," ungkap Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP PALI, Minggu (20/1).

 

Dan diakuinya bahwa saat ini aktivitasnya galian pasir di samping Jembatan Payu Putat sudah sepi.

"Tidak lagi mengganggu, sebab pengusaha tambang pasir sudah membuatkan tempat untuk armada pengangkut pasir apabila sedang memuat. Namun, dari pantauan kami, aktivitas di tambang itu sudah sepi dan jarang angkutan pasir mengangkut pasir dari tambang itu," terangnya.

Terpisah, Drs H Soemarjono, ketua DPRD PALI menginginkan agar pemindahan tambang pasir tersebut agar lebih menjauh lagi dari jembatan yang sudah selesai dibangun.

"Kami minta digeserkan lagi, jangan masih dekat jembatan. Kami juga ingin semua pengusaha tambang pasir agar memperhatikan lingkungan, dan kalau dekat fasilitas umum, harus bisa mempertimbangkan sisi keamanan dan jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat," harap Soemarjono.(SN)
Share:

Tambang Pasir liar warga Payuputat didatangi Satpol PP PALI

PALI - Menindaklanjuti janji pengusaha tambang pasir yang beroperasi di wilayah Desa Muara Sungai Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) persisnya disamping jembatan Payu Putat penghubung Kabupaten PALI dan Kota Prabumulih, dimana sang pengusaha akan memindahkan aktivitas galian pasir agar menjauh dari jembatan tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) Kabupaten PALI datangi lokasi tambang tersebut.

Sebab, sebelum pengusaha dipanggil Satpol.PP PALI serta Dinas Lingkungan Hidup, aktivitas tambang pasir diprotes warga, sebab selain mengganggu lalulalang masyarakat karena angkutan pasir berjajar diatas jembatan menunggu antrean, tambang pasir itu juga mengancam kwalitas jembatan, karena setiap hari pasir yang ada dibawah sekitar jembatan disedot setiap hari.

"Setelah kita lihat langsung, memang mesin tambang pasir sudah dipindahkan sekitar 50 meter, karena sebelumnya, mesin itu berada dibawah jembatan," ungkap Zulkopli SH, Plt Kepala Satpol.PP PALI, Minggu (20/1).

Dan diakuinya bahwa saat ini aktivitasnya galian pasir di samping Jembatan Payu Putat sudah sepi.

"Tidak lagi mengganggu, sebab pengusaha tambang pasir sudah membuatkan tempat untuk armada pengangkut pasir apabila sedang memuat. Namun, dari pantauan kami, aktivitas di tambang itu sudah sepi dan jarang angkutan pasir mengangkut pasir dari tambang itu," terangnya.

Terpisah, Drs H Soemarjono, ketua DPRD PALI menginginkan agar pemindahan tambang pasir tersebut agar lebih menjauh lagi dari jembatan yang sudah selesai dibangun.

"Kami minta digeserkan lagi, jangan masih dekat jembatan. Kami juga ingin semua pengusaha tambang pasir agar memperhatikan lingkungan, dan kalau dekat fasilitas umum, harus bisa mempertimbangkan sisi keamanan dan jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat," harap Soemarjono
Share:

Rara Lida Nyanyi di Prabujaya, Satpol PP Kewalahan

PRABUMULIH -- Penampilan Tiara Ramadhani atau Rara jebolan runner up Liga Dangdut (DA) Asia 4 di Taman Kota Prabujaya, membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Prabumulih sibuk.

Kepala Dinas Satpol PP, Ibrahim Cik Ading mengatakan untuk mengamankan jalannya Rara nyanyi, pihaknya menerjunkan sedikitnya 100 orang anggota Satpol PP.

"100 anggota yang kita sebar hari ini, Ujar Ibrahim, Minggu (20/1).

Ratusan anggota tersebut, kata ibrahim, dibagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 50 orang anggota difokuskan pengamanan wilayah taman prabujaya

"50 orang anggota lainnya kita fokuskan untuk mensterilkan wilayah panggung," ungkapnya.

Kehadiran Rara sendiri selain ikut senam pagi bersama warga Kota Prabumulih, juga untuk menerima uang reward atas keberhasilan Rara mengharumkan Kota Prabumulih dalam ajang lomba nyanyi dangdut di DA Asia 4.

Dari pantauan, sejumlah anggota Satpol PP tampak kewualahan dalam melakukan pengamanan. Para penonton tak henti-hentinya mencoba merangsak naik keatas panggung untuk bisa berfoto bersama Rara.(SN)
Share:

Demi Rara Lida, Penonton Rela Desak-Desakan. Ada yang Pingsan?

PRABUMULIH -- Tiara Ramadhani atau Rara, juara dua lomba nyanyi dangdut Asia tampil di Taman Kota Prabujaya Prabumulih, Minggu (20/1).

Kehadiran Rara sendiri, selain untuk menghibur masyarakat Kota Prabumulih juga menerima reward dari Pemerintah Kota Prabumulih atas prestasinya dan mengharumkan nama Indonesia dan Khususnya Kota Prabumulih ditingkat Internasional.

Kehadiran Rara di Prabujaya disambut antusias masyarakat. Tak hanya dari Kota Prabumulih, tapi juga masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Usai melaksanakan senam pagi, masyarakat langsung merapatkan barisan ke sisi panggung kecil yang disediakan oleh panitia.

Aksi desak-desakkan pun tak terhindarkan, sejumlah warga yang ingin melihat Rara dari dekat terus mendorong penonton lain. Akibatnya, sejumlah Ralova (nama fans Rara) yang tepat berada di depan panggung mengalami cedera akibat terhimpit panggung.

Ralova yang tidak bisa lagi bertahan kemudian naik keatas panggung, akibat akses jalan keluar sudah tidak memungkinkan. Lalu keluar dari arah belakang.

Tak hanya itu, warga yang berada ditengah kerumunan penontonpun tampak kelelahan dan nyaris pingsan. Beruntung Pemerintah Kota Prabumulih langsung memberikan air mineral kemasan kepada penonton yang tidak bisa keluar dari tengah kerumunan.

Tak hanya itu, Petugas Satpol PP pun menjadi korban. Saat pejabat Pemerintah memmbagikan sembako, salah seorang petugas ditarik hingga terjatuh.

Meski demikian, sejumlah warga mengaku senang dapat menyaksikan Rara langsung dari dekat. "Senanglah. Selamo ini kan liat di TV. Ini biso liat samo dengar langsung Rara nyanyi disini," Ujar Dewi salah satu penonton.

Senada diungkapkan Dian. Menurutnya kesempatan langka bisa melihat penampilan Rara secara langsung. "Tapi sayangnyo idak biso be foto samo Rara. Oleh rame kan," terangnya. (SN)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts