Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Dukung Bright Gas Competition, Siap Bersinergi Dorong Kreativitas dan Pemberdayaan Perempuan


Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Dukung Bright Gas Competition, Siap Bersinergi Dorong Kreativitas dan Pemberdayaan Perempuan


Palembang, sininews.com  – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, menerima audiensi perwakilan Emtek Grup di Kantor Sekretariat TP PKK Sumsel, Selasa (4/8/2026).


Tim Emtek Grup yang hadir terdiri atas Irul, Sarah, Windi, Pini, Ifana, dan Annel. Audiensi tersebut membahas rencana penyelenggaraan Bright Gas Competition yang akan digelar pada akhir Agustus hingga awal September 2026.


Dalam pemaparannya, perwakilan Emtek Grup menjelaskan bahwa Bright Gas Competition akan dilaksanakan di delapan titik di Kota Palembang. Lokasinya tersebar di sekolah, instansi pemerintah, organisasi perempuan, serta kecamatan.


"Kami berharap keterlibatan TP PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dapat ikut menyemarakkan kompetisi ini," ujar perwakilan Emtek Grup.


Konsep kompetisi ini mengusung kreativitas sebagai penilaian utama. Pada tahap mini audisi, peserta diwajibkan membawa sendiri bahan makanan berupa protein, sedangkan panitia hanya menyediakan sayuran. Menu masakan juga tidak ditentukan, sehingga setiap peserta bebas menampilkan kreativitas dan inovasinya.


Dari delapan titik pelaksanaan tersebut, akan dipilih 40 peserta terbaik untuk melaju ke babak semifinal. Selanjutnya, para pemenang semifinal akan berkompetisi pada babak final yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta.


Menanggapi rencana tersebut, Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru menyampaikan apresiasinya dan menyambut baik pelaksanaan Bright Gas Competition. Menurutnya, kegiatan serupa pernah diselenggarakan TP PKK Sumsel dan terbukti mampu menjadi wadah bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan serta kreativitas.


"Saya sangat mendukung. Kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah bagi perempuan untuk menunjukkan kreativitas dan kemandiriannya di dapur," kata Feby Herman Deru.


Ia juga memberikan sejumlah masukan agar pelaksanaan kegiatan semakin semarak dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.


"Saya mengusulkan agar kegiatan ini dilaksanakan di lokasi yang ramai sehingga dapat disaksikan lebih banyak masyarakat. Selain itu, pelaku usaha katering juga dapat dilibatkan, begitu pula TP PKK kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan agar jangkauannya semakin luas," usulnya.


Dengan dukungan TP PKK Sumsel dan Dharma Wanita Persatuan (DWP), Bright Gas Competition diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan perempuan sekaligus media promosi bagi pelaku UMKM kuliner di Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Dukung Sinergi dengan Sriwijaya Post, Festival Jajanan Bingen Jadi Upaya Lestarikan Kuliner Daerah


Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru Dukung Sinergi dengan Sriwijaya Post, Festival Jajanan Bingen Jadi Upaya Lestarikan Kuliner Daerah


Palembang, sininews.com – Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Feby Herman Deru, menerima audiensi General Manager Bisnis Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, MF. Ririen Kusumawardhani, beserta jajaran di Kantor Sekretariat TP PKK Sumsel, Selasa (4/8/2026).


Audiensi tersebut membahas rencana besar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Sriwijaya Post. Salah satu agenda utama yang akan digelar adalah Festival Jajanan Bingen 2026 pada Oktober mendatang.


Dalam kesempatan itu, Ririen menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan bentuk kontribusi Sriwijaya Post bagi Provinsi Sumatera Selatan melalui upaya pelestarian kuliner tradisional.


"Kami ingin memberikan kontribusi kepada Provinsi Sumsel. Selama tiga bulan kami melakukan kampanye, riset, dan jelajah terkait jajanan bingen di Sumsel," ujar Ririen.


Dari hasil riset tersebut, tim Sriwijaya Post menemukan lebih dari 200 jenis jajanan dan kuliner tradisional yang tersebar di Kota Palembang. Jumlah tersebut belum termasuk ragam kuliner khas yang ada di kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Selatan.


"Kami akan melakukan peliputan mendalam tentang jajanan bingen dan mengulik kisah di balik jajanan tersebut. Laporannya akan kami tayangkan di berbagai platform digital," lanjutnya.


Selain itu, Ririen mengungkapkan harapannya untuk menghadirkan episode khusus yang menampilkan Ketua TP PKK Sumsel memasak maupun menikmati jajanan bingen. Sriwijaya Post juga menargetkan pencatatan Rekor MURI melalui penyajian jajanan bingen terbanyak di Sumatera Selatan.


Menanggapi paparan tersebut, Ketua TP PKK Sumsel Feby Herman Deru menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif Sriwijaya Post dalam mengangkat kekayaan kuliner daerah.


"Jajanan bingen di Palembang dan Sumsel sangat beragam. Ini merupakan kekayaan kuliner yang kita miliki dan harus terus dilestarikan serta dikenalkan kepada generasi muda," ujar Feby.


Menurutnya, penyelenggaraan Festival Jajanan Bingen 2026 sejalan dengan upaya TP PKK Sumsel dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui sektor kuliner. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM, melestarikan budaya lokal, sekaligus mengangkat nama Sumatera Selatan di tingkat nasional.


Melalui sinergi antara TP PKK Sumsel dan Sriwijaya Post, Festival Jajanan Bingen 2026 diharapkan menjadi momentum untuk merayakan kekayaan cita rasa, mengangkat kisah di balik kuliner tradisional, serta memperkuat pelestarian kearifan lokal Sumatera Selatan.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026


Gubernur Herman Deru Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet Bulutangkis Sejak Dini pada Gubernur Sumsel Cup 2026


Palembang, sininews.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, secara resmi membuka Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis 2026 yang digelar di Kebon Gede, Selasa (4/8/2026) pagi. Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini sebagai upaya mencetak pebulutangkis berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat.


Menurutnya, bulutangkis merupakan olahraga yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Sejak dahulu, masyarakat di berbagai daerah telah menjadikan bulutangkis sebagai olahraga rakyat dengan memanfaatkan lapangan sederhana, bahkan garis lapangannya dibuat dari bilah bambu.


"Semangat masyarakat bermain bulutangkis sangat tinggi. Bahkan kaki terluka karena bambu penanda lapangan pun tidak menjadi penghalang. Olahraga ini bukan hanya soal prestasi, tetapi juga hiburan sekaligus cara menjaga kesehatan," ujarnya.


Herman Deru mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumsel yang memilih cabang olahraga bulutangkis sebagai salah satu nomor yang dipertandingkan dalam Gubernur Sumsel Cup 2026.


Ia menegaskan, pembinaan atlet sejak usia dini merupakan kunci utama dalam mencetak juara. Menurutnya, prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkesinambungan sejak anak-anak.


"Rekrutmen anak-anak seperti yang kita saksikan hari ini sangat penting. Dispora provinsi maupun kabupaten/kota harus terus menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah bulutangkis. Di Kudus, anak-anak usia 7 hingga 8 tahun sudah direkrut dan dibina hingga menjadi legenda dan juara dunia. Itu adalah hasil pembinaan sejak usia dini," katanya.


Herman Deru optimistis Sumatera Selatan mampu melahirkan atlet bulutangkis berprestasi apabila memiliki semangat dan pola pembinaan yang sama.


"Kalau Sumsel memiliki spirit yang sama dalam melakukan pembinaan, saya yakin suatu saat akan lahir atlet-atlet hebat seperti Rudi Hartono, Taufik Hidayat, maupun Mohammad Ahsan dari Sumatera Selatan," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, H. M. Alfajri Zabidi, mengatakan Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis 2026 berlangsung pada 4–8 Agustus 2026 dan diikuti 318 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Sumsel, di antaranya Palembang, Pagar Alam, Prabumulih, Ogan Ilir, Muara Enim, Banyuasin, serta sejumlah kabupaten/kota lainnya.


Kejuaraan tersebut mempertandingkan nomor tunggal usia dini putra dan putri, tunggal anak putra dan putri, serta tunggal pemula putra dan putri dengan total hadiah sebesar Rp27 juta.


"Terima kasih atas dukungannya. Kami akan berupaya maksimal menyelenggarakan kejuaraan ini sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet bulutangkis Sumatera Selatan," ujar Alfajri.(sn)

Share:

Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU


Wagub Cik Ujang Dorong Dukungan IJD 2027, Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan Sumsel ke Kementerian PU


Jakarta, sininews.com – Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang melakukan kunjungan kerja ke Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Apri Artoto, di Ruang Rapat Sekretariat Jenderal Lantai 3 Kementerian PU, Jakarta, Selasa (4/8/2026).


Pertemuan tersebut membahas usulan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2027.


Dalam kesempatan itu, Cik Ujang menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU atas sambutan dan kesempatan yang diberikan untuk membahas kebutuhan infrastruktur di Sumatera Selatan.


Ia menjelaskan, usulan tersebut merupakan tindak lanjut atas berbagai aspirasi masyarakat, anggota DPR, tokoh agama, serta tokoh masyarakat yang menginginkan percepatan pembangunan dan perbaikan jalan maupun jembatan di sejumlah wilayah Sumsel.


"Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan menerima kami. Banyak aspirasi dari DPR, tokoh agama, maupun tokoh masyarakat terkait kondisi jalan dan jembatan di Sumatera Selatan yang membutuhkan perhatian," ujar Cik Ujang.


Menurutnya, kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak telah berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Ia mencontohkan kecelakaan yang melibatkan kendaraan Hiace di Kabupaten Musi Rawas yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.


Selain itu, Cik Ujang juga menyoroti kondisi jembatan di Kecamatan Merapi, Kabupaten Lahat, yang roboh akibat faktor usia bangunan yang telah mencapai lebih dari 50 tahun.


"Atas perintah Bapak Gubernur Sumsel Herman Deru, kami datang membawa usulan pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Sebagian memang sudah ditangani, namun masih banyak ruas jalan dan jembatan yang memerlukan perhatian pemerintah pusat," katanya.


Ia berharap Sekretaris Jenderal Kementerian PU dapat meneruskan usulan tersebut kepada Menteri PU agar pembangunan melalui program IJD Tahun Anggaran 2027 dapat mengakomodasi kebutuhan infrastruktur di Sumatera Selatan.


"Kami berharap usulan ini dapat diteruskan kepada Bapak Menteri. Jembatan yang usianya sudah lebih dari 50 tahun perlu segera mendapat penanganan agar tidak membahayakan masyarakat. Begitu juga jalan yang berlubang agar segera diperbaiki atau diperlebar sehingga konektivitas dan kelancaran transportasi di Sumatera Selatan dapat terus terjaga," pungkasnya.(sn)

Share:

Kapolsek Talang Ubi Ikut Monitoring dan Evaluasi, Wujud Sinergi Polisi dengan Pemerintah Desa

Kapolsek Talang Ubi Ikut Monitoring dan Evaluasi, Wujud Sinergi Polisi dengan Pemerintah Desa




PALI- SiniNews.Com– Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, SH., diwakili Bhabinkamtibmas Desa Sinardewa, Brigpol Rahmad, S.H., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang digelar di Kantor Desa Sinardewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (5/8/2026). Kehadiran personel Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu dihadiri Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Talang Ubi Ernawati, AM.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Kepala Desa Sinardewa Husin Bambang W., perangkat desa, serta unsur terkait lainnya.


Monitoring dan evaluasi tersebut bertujuan untuk meninjau pelaksanaan administrasi pemerintahan desa, mengevaluasi program pembangunan yang telah berjalan, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.


Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas turut berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan program pembangunan di wilayah Desa Sinardewa.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas pada setiap kegiatan pemerintahan merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.


"Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran anggota di tengah kegiatan pemerintahan desa merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat," ujar AKP Ardiansyah.


Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.


"Kami berharap koordinasi yang telah terjalin dengan baik ini terus dipertahankan. Apabila ada potensi gangguan keamanan maupun persoalan di tengah masyarakat, segera komunikasikan dengan Bhabinkamtibmas agar dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan humanis," kata AKP Ardiansyah.


Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kecamatan Talang Ubi berlangsung dengan lancar hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif, sekaligus mempertegas komitmen Polri dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik melalui kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat.(SN/Perry)

Share:

Kapolsek Talang Ubi Ikut Monitoring Kecamatan, Dorong Transparansi Pemerintahan Desa

Kapolsek Talang Ubi Ikut Monitoring Kecamatan, Dorong Transparansi Pemerintahan Desa



PALI-SiniNews.Com– Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH, diwakili Bhabinkamtibmas Desa Pantadewa, Brigpol Rahmad, S.H., menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Talang Ubi yang digelar di Kantor Desa Pantadewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kecamatan dalam memastikan pelaksanaan program pemerintahan dan pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan.


Monitoring dan evaluasi diikuti unsur Kecamatan Talang Ubi, pemerintah desa, serta Bhabinkamtibmas sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan kepolisian dalam mengawal tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Ekobang Kecamatan Talang Ubi Ernawati, A.M.Keb., Kasi Pemerintahan Kecamatan Talang Ubi Tanggam Jaya, staf kecamatan Tris Marsandi dan Bowo, Bhabinkamtibmas Desa Pantadewa Brigpol Rahmad, S.H., Kepala Desa Pantadewa Wandra, serta perangkat desa.


Dalam kegiatan itu, tim kecamatan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan administrasi pemerintahan desa, perkembangan program pembangunan, serta berbagai aspek pelayanan kepada masyarakat. Hasil monitoring diharapkan menjadi bahan evaluasi agar setiap program desa dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa yang baik sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.


"Bhabinkamtibmas hadir untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah desa. Kami mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif," ujar AKP Ardiansyah.


Menurutnya, koordinasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas wilayah sekaligus mendorong keberhasilan pembangunan di tingkat desa.


"Monitoring dan evaluasi merupakan langkah yang baik untuk memastikan setiap program berjalan sesuai perencanaan. Polri siap mendukung serta mengawal pelaksanaannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat," tambahnya.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program pembangunan di Desa Pantadewa.(SN/Perry)

Share:

Bupati PALI dan TP PKK Serahkan Bantuan Ringankan Beban Korban Kebakaran di Talang Kelapa

 Bupati PALI dan TP PKK Serahkan Bantuan Ringankan Beban Korban Kebakaran di Talang Kelapa



PALI-SiniNews.Com - Bentuk kepedulian dan wujud hadirnya pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten PALI.


Bupati PALI, Bapak Asgianto, S.T., bersama Ketua TP PKK Kabupaten PALI, Ibu Dwi Septaria, S.E., menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban musibah kebakaran rumah di kawasan Talang Kelapa, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.


Dalam penyerahan tersebut, Bupati dan Ketua TP PKK Kabupaten PALI diwakili oleh Sekretaris TP PKK Kabupaten PALI, Ibu Hj. Leli Hartati, S.P. Musibah kebakaran tersebut menimpa kediaman Bapak Oma pada dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh adanya korsleting pada amper listrik rumah milik korban.


"Kami hadir mewakili Bapak Bupati dan Ibu Ketua TP PKK PALI untuk menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang dialami Bapak Oma sekeluarga. Semoga bantuan yang diberikan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan mendesak," ujar Sekretaris TP PKK Kabupaten PALI, Ibu Hj. Leli Hartati, S.P., di lokasi penyerahan.


Penyerahan bantuan ini turut didampingi oleh lintas sektor dan instansi terkait, di antaranya:


Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI beserta jajaran staf.


Pengurus dan Anggota TP PKK Kabupaten PALI.


Perwakilan dari Dinas PU Perkim Kabupaten PALI.


Perwakilan dari BPBD Kabupaten PALI.


Perwakilan dari Dinas Dukcapil Kabupaten PALI (untuk pendataan/pemulihan dokumen kependudukan yang terdampak).


Ketua TP PKK Kecamatan Talang Ubi beserta anggota.


Lurah Handayani Mulya beserta staf kelurahan.


Sinergi antarinstansi ini diharapkan tidak hanya sekadar menyalurkan bantuan logistik darurat, tetapi juga mempercepat proses penanganan pascabencana, mulai dari perbaikan hunian hingga pengurusan dokumen kependudukan yang hangus terbakar.


Pemerintah Kabupaten PALI juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan secara berkala memeriksa jaringan instalasi listrik di rumah masing-masing guna mengantisipasi bahaya korsleting listrik yang dapat memicu musibah serupa.(SN/Perry).

Share:

Pengecoran Jalan Simpang Raja Mangkrak, Ada Apa?


Foto. Kodisi pekerjaan pengecoran jalan Simpang Raja - Simpang 4 Benakat Timur yang sudah sepekan lebih tidak ada aktivitas pekerja menimbulkan debu tebal 


PALI, sininews.com -- Pekerjaan pengecoran jalan Simpang Raja kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang menjadi poros masyarakat dalam menggerakkan ekonomi tampak mangkrak dan sudah sepekan terakhir ini tidak ada aktivitas pekerja di lokasi proyek.


Banyak pengguna jalan mengeluhkan lambannya pengerjaan serta hasilnya terkesan amburadul, yang secara kasat mata terdapat sejumlah titik menjadi jebakan Batman yang mengintai keselamatan pengendara serta terdapat banyak titik yang sudah pecah.


Dari asal anggaran hingga nama pihak ketiga yang mengerjakan seolah ditutupi sehingga proyek tersebut seolah dibiarkan tanpa ada pengawasan yang mengakibatkan dikerjakan terkesan asal-asalan.


Padahal jalur tersebut mendapat izin dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang memperbolehkan sejumlah perusahaan melintas di jalan itu yang tentunya kualitas jalan harus disesuaikan dengan berat kendaraan perusahaan.


Dari keterangan sejumlah warga bahwa sumber anggaran pembangunan jalan cor beton di Simpang Raja menuju Simpang 4 Benakat Timur berasal dari dana patungan beberapa perusahaan dengan nilai Rp 11 miliar lebih dengan kualitas beton K350.


Diantara perusahaan yang menyumbang dana untuk pembangunan jalan Simpang Raja adalah PT. MHP, Pertamina, Medco, Perusahaan Angkutan Batubara dan PT Agro Langgeng.


Dari hasil pekerjaan, terkesan jauh dari harapan dan bahkan kini pekerjaan tersebut terhenti.


"Sudah seminggu ini pekerjaan jalan ini terhenti, entah apa penyebabnya," ungkap salah satu pengguna jalan Simpang Raja, Rabu 5 Agustus 2026.


Akibat mandeknya proyek jalan itu, warga mengeluh sangat terganggu akibat debu tebal timbul karena sisa material yang berserakan serta ada jebakan Batman yang mengancam keselamatan pengendara.


"Debu sudah pasti mengganggu, karena tidak ada penyiraman disekitar lokasi pekerjaan. Kami berharap pihak terkait untuk melakukan monitor terhadap hasil pekerjaan serta melanjutkan pekerjaan supaya benar-benar rampung agar masyarakat serta perusahaan bisa nyaman melalui jalur ini," pintanya.


Sementara itu, beberapa perusahaan telah dihubungi tim media ini. Namun hingga berita ini diturunkan belum satupun perusahaan penyumbang dana memberikan klarifikasinya. (sn/perry)

Share:

Jelang HUT RI, 3 Sumur Infill Baru di Zona 4 Dukung Kedaulatan Energi


Caption: PHR Zona 4 berhasil mengembangkan tiga sumur infill di wilayah kerja PEP Limau Field dan PEP Adera Field sepanjang Juli 2026 dengan potensi tambahan produksi minyak lebih dari 1.400 BOPD dan gas lebih dari 4 MMSCFD.


Prabumulih, sininews.com -- Menjelang momentum peringatan HUT Ke-81 RI dengan tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", Pertamina Hulu Rokan Zona 4 menyalakan semangat kedaulatan energi melalui keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di wilayah kerjanya, yakni Pertamina EP Limau dan Adera Field, di Sumatera Selatan. Dari sumur tersebut, bagian dari Pertamina Subholding Upstream ini berpotensi menyumbang kontribusi produksi minyak nasional lebih dari 1400 BOPD dan gas lebih dari 4 MMSCFD.


Tiga sumur tersebut adalah KRG-042, DWA-071, dan BNG-081. Ketiganya merupakan sumur infill atau sisipan, yaitu sumur yang pengeborannya dilakukan di antara sumur-sumur yang telah ada dalam satu lapangan migas. Pengeboran infill menjadi salah satu strategi andalan Zona 4 karena memiliki tingkat ketidakpastian yang rendah dibandingkan metode pengeboran lainnya.


"Keberhasilan pengembangan tiga sumur infill di Zona 4 merupakan buah dari inovasi pendekatan dan penerapan teknologi andal dalam upaya untuk terus mengoptimalkan potensi migas di lapangan mature," ucap Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 4 Reza Nur Ardianto.


Sumur pertama yang berhasil dikembangkan adalah KRG-042, sumur infill di Struktur Karangan Timur, Kota Prabumulih, wilayah kerja PT Pertamina EP Limau Field. Pengembangan sumur ini dilakukan dengan bantuan teknologi Electric Submersible Pump (ESP).


ESP adalah teknologi pengangkatan buatan (artificial lift) berupa pompa sentrifugal bertingkat yang dipasang jauh di dalam sumur dan digerakkan tenaga motor listrik. Teknologi ini biasanya digunakan untuk meningkatkan produksi migas di sumur baru atau sumur lama yang tenaga produksi alamiahnya mulai berkurang.


Teknologi tersebut banyak digunakan pada pengembangan sumur migas karena aman dan efisien. ESP juga dapat diterapkan di lingkungan yang korosif.


Pengeboran Sumur KRG-042 berlangsung 25 hari dan dilakukan uji alir awal (initial flow test) pada 16 Juli 2026. Hasilnya,  menunjukkan potensi produksi sumur ini mencapai 777 barel minyak per hari (BOPD).


Selanjutnya, ada sumur infill DWA-071 yang terletak di Struktur Dewa di Kabupaten PALI, bagian dari wilayah kerja Pertamina EP Adera Field. DWA-071 menjadi sumur pengembangan pertama sejak lebih dari enam tahun sejak pengeboran Sumur DWA-070 pada 2019.


Keberhasilan pengembangan DWA-071 ditopang data komprehensif yang didapat dari 3D Seismik IDAMAN. Survei seismik ini dilaksanakan pada Maret 2024 hingga Mei 2025 di Blok Ibul Tenggara, Candi, dan Manis. Salah satu tujuan akuisisi 3D Seismik IDAMAN adalah pengembangan lapangan secara infill dan ekstensif.


DWA-71 dibor selama 47 hari dan menunjukkan potensi produksi minyak 375,84 BOPD dan gas 0,196 MMSCFD pada uji alir awal 15 Juli 2026.


Sumur Ketiga, BNG-081, juga berada di wilayah kerja PT Pertamina EP Adera Field. BNG-081 terletak di Struktur Benuang di Kabupaten PALI. Pengeboran sumur ini dilakukan selama 30 hari dan pada uji alir awal 20 Juli 2026 menunjukkan potensi produksi minyak 264,4 BOPD dan gas 3,064 MMSCFD.


Pengembangan BNG-081 berhasil dilakukan berkat terobosan 3D Seismik Karbela. Survei tersebut dilakukan pada 8 Agustus 2014 hingga 25 September 2015 di Blok Ibul Tenggara, Candi, dan Manis dengan salah satu tujuan pengembangan lapangan secara infill dan ekstensif di area Benuang, Belimbing, Betung, dan Niru.


Pjs. General Manager PHR Zona 4 Muhammad Luthfi Ferdiansyah menyebutkan, dengan keberhasilan tiga sumur infill tersebut, Zona 4 tercatat telah menyelesaikan 40 sumur pengembangan hingga akhir Juli 2026.


“Pertamina EP Zona 4 akan terus melakukan upaya peningkatan produksi dalam rangka mendukung asta cita presiden untuk ketahanan energi dan terbukti kita senantiasa pantang menyerah mencari dan mengembangkan potensi melalui sumur infill drilling di area wilayah kerja,” terang Luthfi.


Hingga akhir tahun 2026, PHR Zona 4 ditargetkan untuk menuntaskan 83 sumur. Upaya ini untuk mencapai target produksi Zona 4 tahun ini, yaitu minyak 30.305 BOPD dan gas 485,07 MMSCFD. “Mohon doa dan suppport seluruh lapisan masyarakat untuk hal ini agar pekerjaan berjalan safe dan berhasil,” tutupnya.


*‎Tentang PHR Zona 4*

PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.


‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu.  PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).(sn)

Share:

Nasib PKS PT. Aburahmi Diujung Tanduk, Satpol-PP PALI Siap Tutup Operasional Perusahaan


Tim Pemkab PALI saat Sidak ke lokasi PKS PT. Aburahmi 


PALI, sininews.com -- Kegiatan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT. Aburahmi yang beroperasi di wilayah Desa Panta Dewa Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) nasibnya kini diujung tanduk.


Pasalnya, setelah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Tim Pemkab PALI dipimpin Asisten 2 Drs Supawi yang menemukan izin operasional perusahaan tersebut belum ada, banyak desakan dari masyarakat termasuk Wakil Ketua DPRD PALI Firdaus Hasbullah (FH) yang meminta Satpol-PP bertindak tegas dengan menutup sementara dan memberikan sanksi denda.


Desakan itupun dijawab Kepala Satpol-PP kabupaten PALI Syahrulludin yang menyatakan pihaknya siap menutup aktivitas PKS PT. Aburahmi.


Hanya saja menurut Syahrul bahwa penutupan sementara terhadap aktivitas PKS PT.Aburahmi harus melalui kesepakatan tim yang dipimpin Asisten 2 yang terdiri dari DPMPTSP, Bapenda, Disnakertrans, Damkar, Satpol-PP, DLH dan Dishub.


"Kami bergerak bukan Satpol-PP saja, melainkan tim yang dipimpin Asisten 2. Memang terdapat temuan izin operasional belum ada, namun tim masih melakukan kajian keputusan apa yang harus diambil terhadap PT. Aburahmi," ungkap Syahrul, Rabu 5 Agustus 2026.


Diakui Syahrul bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Asisten 2 sebagai pimpinan tim serta kepala DPMPTSP terkait langkah selanjutnya.


"Hari ini Kepala DPMPTSP PALI tengah berkonsultasi dengan Pemprov Sumsel, dan informasinya hari ini juga beliau kembali ke PALI. Setelah beliau kembali kami langsung mengadakan rapat membahas langkah-langkah selanjutnya. Apabila kesepakatan tim harus ditutup sementara aktivitas perusahaan itu, maka tengah malam pun kami siap melakukan tugas itu," tandasnya.


Meskipun menyampaikan ketegasan terhadap polemik tersebut, Syahrul menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung iklim investasi di kabupaten PALI bahkan membuka selebar-lebarnya bagi investor membuka usahanya di wilayah Bumi Serepat Serasan. Hanya saja setiap perusahaan harus patuh pada aturan yang berlaku.


"Kami sangat mendukung investasi masuk ke PALI. Karena dengan banyaknya investasi masuk, maka terbuka lapangan kerja dan menghidupkan ekonomi masyarakat. Tetapi aturan harus dipatuhi dengan melengkapi perizinan yang berlaku di negeri ini sebelum operasional dimulai," tutupnya.


Diketahui sebelumnya bahwa pasca tim Pemkab PALI melakukan Sidak ke lokasi PKS PT. Aburahmi yang menemukan izin operasional masih dalam proses dengan kendala sistem OSS desakan penutupan sementara aktivitas perusahaan harus dihentikan sementara.


Pada permasalahan itu, masyarakat termasuk Wakil Ketua DPRD PALI FH meminta Pemkab PALI melalui Satpol-PP tegas. Apabila persoalan berlarut, FH mempersilahkan Kepala Satpol-PP untuk mundur dari jabatannya. (sn/perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts