Sejarah Terukir di Tanah Jawara: Wagub Dimyati dan Ketum Firdaus Letakkan Batu Pertama Museum Media Siber Pertama di Indonesia


Sejarah Terukir di Tanah Jawara: Wagub Dimyati dan Ketum Firdaus Letakkan Batu Pertama Museum Media Siber Pertama di Indonesia


Banten. SININEWS.COM – Provinsi Banten resmi menjadi pusat sejarah media digital nasional. Hal ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Museum Media Siber Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Pandeglang, Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (8/2/2026).


Prosesi bersejarah ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, didampingi Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs. Firdaus, M.Si. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kota Serang, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, S.H., Ketua SMSI Banten Lesman Bangun, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Wakil Ketua Dewan Pers M. Jazuli dan Yogi, serta ratusan pengurus SMSI se-Indonesia.


Laporan Kesiapan Daerah

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian HPN 2026 di Banten berjalan dengan sukses dan monumental. Ia melaporkan bahwa sehari sebelumnya telah diresmikan Monumen SMSI di Cilegon, dan hari ini pembangunan museum dimulai sebagai pelengkap legasi pers di Banten.


"Kami melaporkan perjalanan HPN di Banten berjalan baik. Setelah Monumen di Cilegon, hari ini kita bangun Museum di Serang. Kami mohon arahan dan dukungan dari Pak Wagub dan Dewan Pers agar fasilitas ini menjadi kebanggaan sekaligus penggerak kemajuan Provinsi Banten," ujar Lesman Bangun.


Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa museum ini adalah yang pertama di Indonesia dan dipersembahkan khusus untuk Banten. Rencananya, gedung ini akan dibangun dua lantai, lantai pertama sebagai museum literasi media, dan lantai kedua sebagai Balai Wartawan.


"Museum adalah bukti peradaban, sementara wartawan adalah penulis peradabannya. Tanpa jembatan masa lalu menuju masa depan ini, kita tidak akan mampu menyongsong masa depan dengan baik. Di tengah gempuran AI dan perubahan industri media, museum ini akan menjadi pengingat identitas kita sebagai insan pers," tutur Firdaus.


Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Banten yang sangat responsif. "Hanya dalam waktu singkat setelah kami sampaikan gagasan ini, Pak Gubernur dan Pak Wagub langsung merespons dengan meratakan lahan ini. Ini adalah bukti Banten sangat mendukung kemerdekaan dan kemajuan pers," tambahnya.


Wakil Ketua Dewan Pers, M. Jazuli, mengapresiasi keberanian SMSI membangun museum di tengah pergeseran drastis industri media dari cetak ke siber. Menurutnya, meski teknologi berkembang pesat, prinsip etika dan jurnalisme manusia tidak akan bisa digantikan sepenuhnya oleh kecerdasan buatan (AI).


"Dewan Pers sangat bangga, SMSI sebagai organisasi dengan anggota terbanyak sedunia memilih Banten sebagai lokasi museum siber pertama. Teknologi bisa berubah, tapi integritas dan etika yang akan kita abadikan di museum ini adalah nilai yang abadi. Kemitraan Pemprov Banten dengan media dalam proyek ini adalah teladan nasional," ungkap M. Jazuli.


Sedangkan Wagub Banten Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan humor, Wagub Dimyati menekankan pentingnya museum ini sebagai simbol kemajuan peradaban digital di Tanah Jawara. Ia juga secara terbuka menantang pengurus SMSI untuk segera mengajukan bantuan pendanaan melalui APBD demi kelancaran pembangunan fasilitas publik tersebut.


Wagub Dimyati sempat berseloroh mengenai filosofi "bagi-bagian" rezeki sebagai pejabat publik. Ia menyatakan telah memberikan bantuan awal sebesar Rp 10 juta secara pribadi, sebagaimana yang ia lakukan saat agenda SMSI di Pandeglang. Namun, untuk skala museum, ia mendorong SMSI menempuh jalur formal pemerintahan.


"Museum ini untuk kepentingan orang banyak, manfaatnya besar. Segera ajukan bantuan dari pemerintah, terutama dari APBD. Selama ini banyak media mengajukan untuk kepentingan perusahaan, nah museum ini adalah kepentingan organisasi dan publik, maka patut kita dukung," tegas Dimyati di hadapan para tokoh pers nasional.


Rangkaian Monumental

Pembangunan museum ini menjadi bagian dari segitiga legasi SMSI di Banten, melengkapi Monumen SMSI di Cilegon dan Journalist Boarding School (JBS) sebagai pusat pendidikan. Dengan kehadiran museum ini, para delegasi SMSI dari seluruh Indonesia kini memiliki destinasi literasi baru yang juga terhubung dengan rute wisata sejarah Banten Lama dan Baduy.(sn)

Share:

Bocah 5 Tahun Dikabarkan Meninggal Dunia Masuk Galian Septic Tank Proyek Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Simpang Bandara PALI


jasad korban saat dievakuasi warga (sumber: tangkapan layar Facebook)

PALI. SININEWS.COM -- Bocah asal Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikabarkan meninggal dunia akibat masuk galian septic tank proyek pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Simpang Bandara pada Minggu petang 8 Februari 2026.


Dari informasi yang berhasil dihimpun tim media ini bahwa korban masih berusia sekitar 5 tahun beralamat di RT 15 RW 04 Kelurahan Handayani Mulya.


Atas kejadian tersebut warga pun gempar dan mendatangi lokasi kejadian yang langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Talang Ubi.


"Korban ditemukan setelah adzan magrib, diduga korban tengah bermain sendirian disekitar lokasi," ungkap Lurah Handayani Mulya Sarnadi.


Disebutkan Lurah Handayani bahwa korban masih berusia sekitar 5 tahun dan diduga tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank.


"Kondisi di lokasi kejadian tergenang air karena diguyur hujan. Diduga saat korban bermain tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank yang akhirnya masuk dan tenggelam," imbuhnya.


Saat berita ini diturunkan, Lurah mengaku Masih berada di TKP. Sementara korban sudah dibawa ke RSUD Talang Ubi. (sn/perry)

Share:

Polsek Tanah Abang Pastikan Warga Terdampak Luapan Sungai Lematang Kembali ke Rumah, Situasi Berangsur Kondusif



PALI.SiniNews.Com— Polsek Tanah Abang melaksanakan pengecekan lokasi evakuasi sementara warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, yang sebelumnya terdampak meluapnya aliran Sungai Lematang, Sabtu (7/2/2026) sore. Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat serta stabilitas situasi pascabanjir.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. atas arahan langsung melakukan pengecekan terhadap lokasi pengungsian sementara di SD Negeri Desa Curup, tempat warga sempat dievakuasi akibat genangan air yang memasuki permukiman.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sebanyak 22 Kepala Keluarga dengan total 54 jiwa yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi air berangsur surut dan tidak lagi menggenangi lantai rumah warga. Kegiatan pengecekan dan monitoring selesai sekitar pukul 17.50 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.


Selain itu,hasil pemantauan di 11 desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang menunjukkan debit air Sungai Lematang pada sore hari mengalami penurunan secara bertahap, sehingga aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, aparat kepolisian tetap siaga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan,S.H.menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan situasi di wilayah rawan banjir dan memastikan kesiapan evakuasi apabila diperlukan.


“Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memonitor perkembangan debit air Sungai Lematang serta mengutamakan keselamatan masyarakat.Polri harus hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan cepat,”ujar AKP Arzuan menyampaikan arahan Kapolres PALI.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Lematang agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai.


Polsek Tanah Abang bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat akan terus melakukan koordinasi dan monitoring perkembangan situasi banjir, serta siap melakukan evakuasi kembali ke lokasi pengungsian sementara di SD Negeri Desa Curup apabila debit air kembali meningkat.


Dengan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan potensi risiko bencana dapat diminimalisir.


"Serta situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tanah Abang tetap terjaga dengan baik,"pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Panen Perdana Jagung Hibrida Desa Benuang, Sinergi Polri dan Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan Nasional



PALI.SiniNews.Com— Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Panen Perdana Jagung Hibrida yang dilaksanakan di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., perwakilan Dinas Pertanian Anita, SE, perwakilan Camat Talang Ubi Padilah, S.Kom, Kepala Desa Talang Akar Haris Kawaludin, personel Polsek Talang Ubi, Bhabinsa Koramil Talang Ubi, PKK Desa Benuang, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare, yang merupakan hasil program penanaman jagung beberapa bulan sebelumnya. 


Tanaman jagung hibrida yang dipanen telah memasuki masa panen optimal, ditandai dengan biji yang mengeras, kelobot menguning, serta kadar air yang sesuai standar pascapanen.


Program penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan lahan produktif desa yang didukung pembiayaannya melalui Dana Desa Talang Akar, sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan bagian dari strategi bersama dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat.


Ia juga menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., bahwa Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.


“Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui pemanfaatan lahan produktif dan kerja sama lintas sektor, diharapkan kemandirian pangan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujar AKP Ardiansyah.


Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dan kelompok tani untuk terus mengembangkan budidaya jagung sebagai komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi dan ketahanan pangan tinggi.


Selain meningkatkan produksi pangan lokal, kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, TNI, dan masyarakat, sehingga pembangunan sektor pertanian dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.


Kegiatan panen perdana jagung hibrida tersebut berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung kemandirian pangan nasional dari tingkat desa.(SN/Perry)

Share:

Polsek Penukal Abab Ungkap Kasus Curanmor, Pelaku Berhasil Diamankan Kurang dari Sepekan



PALI.SiniNews.Com— Unit Reskrim Polsek Penukal Abab Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) berupa sepeda motor yang terjadi di wilayah Desa Air Ritam Barat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. 


Dalam pengungkapan tersebut,petugas mengamankan seorang tersangka berinisial U.W. (39) beserta barang bukti kendaraan milik korban.


Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 sekitar pukul 17.56 WIB, di depan rumah korban Al (25) di Desa Air Ritam Barat. 

Saat hendak keluar rumah, korban mendapati sepeda motor Honda Beat warna biru dengan nomor polisi BG 2344 BBB yang sebelumnya diparkir di depan rumah sudah tidak berada di tempat.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp12 juta dan segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Penukal Abab.


Berdasarkan laporan polisi LP/B/14/II/2026/SPKT/Polsek Penukal Abab/Polres PALI/Polda Sumsel, Unit Reskrim Polsek Penukal Abab langsung melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya pada Jumat, 6 Februari 2026 sekitar pukul 11.30 WIB, petugas berhasil mengamankan tersangka di wilayah hukum Polsek Penukal Abab.


Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru milik korban.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. mengapresiasi gerak cepat personel Polsek Penukal Abab dalam mengungkap kasus tersebut.


“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap setiap laporan tindak pidana. Pengungkapan ini menunjukkan keseriusan Polres PALI dalam memberantas kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan masyarakat,”tegas Kapolres.


Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan serta menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkir kendaraan.


Sementara itu,Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan penyelidikan dan patroli guna mencegah terjadinya tindak pidana serupa.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Penukal Abab,” ujarnya.


Saat ini tersangka telah diamankan di Polsek Penukal Abab untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


"Dan dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencurian dengan pemberatan,"pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Polres PALI Intensifkan KRYD Regu II, Wujudkan Stabilitas Kamtibmas di Talang Ubi



PALI.SiniNews.Com— Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres PALI kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Regu II di wilayah hukumnya, Jumat malam (6/2/2026). Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi sekitar pukul 20.00 WIB.

Apel dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H., didampingi Kasubbagdalops Bagops Polres PALI AKP Sarwo Edi, S.H., dengan melibatkan 15 personel Polres PALI yang tergabung dalam sprin KRYD.


Kegiatan patroli difokuskan pada titik-titik strategis dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Simpang Lima Pendopo serta kawasan Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi. Selain patroli dialogis, personel juga melakukan sambang dan edukasi kamtibmas kepada para remaja yang masih berkumpul pada malam hari, sekaligus mengingatkan agar tidak beraktivitas hingga larut malam guna menghindari potensi menjadi korban tindak pidana 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).


Kegiatan KRYD Regu II berakhir sekitar pukul 22.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif, kemudian dilanjutkan dengan kesiapsiagaan personel dalam status standby on call untuk mengantisipasi kejadian menonjol di wilayah hukum Polres PALI.


Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nasron Junaidi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi komitmen Polres PALI dalam menjaga keamanan wilayah secara berkelanjutan.


“Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan merupakan langkah preventif dan strategis Polri dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar AKP Nasron Junaidi, didampingi AKP Sarwo Edi saat menyampaikan arahan Kapolres.


Lebih lanjut disampaikan, KRYD tidak hanya berorientasi pada patroli keamanan, tetapi juga pada pendekatan humanis melalui dialog dan imbauan langsung kepada masyarakat, sehingga tercipta sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan tertib.

Dengan pelaksanaan KRYD secara konsisten, Polres PALI berharap situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas di Kabupaten PALI tetap terjaga kondusif.


Sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing,"pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Kapolres PALI Tinjau Pengungsian Banjir Desa Curup, Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Terdampak



PALI.SiniNews.Com— Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. meninjau langsung lokasi evakuasi warga terdampak banjir di SD Negeri 8 Tanah Abang, Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. 


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres PALI sekaligus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak luapan Sungai Lematang.

Kunjungan ini merupakan bentuk respons cepat Polres PALI dalam memastikan kondisi warga pengungsi tetap aman serta kebutuhan dasar mereka terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasat Reskrim Polres PALI AKP Nusron Junaidi, S.H., M.H., Kasat Narkoba AKP Dedy Suandi, S.H., Kasat Samapta AKP Asri Basyarudin, S.H., Kasi Humas AKP B. Sijabat, Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., Kasat Tahti IPTU Nazran Hadi, serta personel Polsek Tanah Abang.


Dalam kesempatan itu, Kapolres PALI menyerahkan bantuan sosial berupa 55 karung beras ukuran 5 kilogram dan 50 paket sembako yang berisi mie instan, susu kaleng, sarden, serta minyak goreng. Bantuan tersebut disalurkan kepada 22 kepala keluarga dengan total 54 jiwa warga Desa Curup yang saat ini mengungsi akibat banjir.


Selain memastikan distribusi bantuan berjalan lancar, Kapolres juga berkoordinasi dengan petugas posko evakuasi yang terdiri dari tenaga kesehatan Pustu Desa Curup, personel Linmas, BPD Desa Curup, serta tim BPBD yang siaga membantu masyarakat.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat yang terdampak bencana merupakan bentuk komitmen kemanusiaan sekaligus pengabdian kepada masyarakat.


“Kami hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak banjir mendapatkan perhatian dan bantuan yang diperlukan. Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan, membantu meringankan beban masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi debit air masih dapat berubah sewaktu-waktu.


“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan warga adalah prioritas utama,”tambahnya.


Berdasarkan pemantauan di lapangan, kondisi air di beberapa desa di bantaran Sungai Lematang mulai berangsur surut. 


Namun, Desa Lunas Jaya yang berada di bantaran Sungai Perayun dilaporkan mulai terdampak genangan air yang memasuki pekarangan rumah warga.

Kegiatan monitoring dan penyaluran bantuan sosial oleh Polres PALI berlangsung hingga pukul 15.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.


"Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan unsur penanggulangan bencana dalam membantu masyarakat terdampak banjir,"pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Monitoring Banjir, Polres PALI Pastikan Situasi Aman dan Terkendali



PALI. SiniNews.Com— Jajaran Polsek Talang Ubi melaksanakan monitoring banjir di wilayah hukumnya pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, menyusul meningkatnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir yang menyebabkan genangan air di sejumlah titik.


Kegiatan monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., didampingi Panit Intelkam AIPDA Ronaldo dan Bhabinkamtibmas AIPTU Affandi Bay, dengan fokus pemantauan di Jalan Raya Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.


Dari hasil pengecekan di lapangan, genangan air tercatat memiliki kedalaman sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Meski sempat mengganggu akses transportasi masyarakat, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil dalam peristiwa tersebut.


Petugas kepolisian segera melakukan langkah cepat berupa pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada ruas jalan yang tergenang, sekaligus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten PALI, pihak Kecamatan Talang Ubi, serta BPBD Kabupaten PALI guna mempercepat penanganan banjir. 


Dokumentasi situasi serta monitoring volume air juga dilakukan secara berkala untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menyampaikan bahwa genangan air terjadi akibat curah hujan yang meningkat dalam beberapa hari terakhir, serta karakter wilayah yang memang rawan tergenang ketika debit air kiriman meningkat. Namun demikian, kondisi air saat ini berangsur surut dan situasi tetap aman serta terkendali.


Lebih lanjut, Kapolsek Talang Ubi menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi cuaca ekstrem.


“Kapolres PALI mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat. Kepada para pengendara, diharapkan untuk mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi jalan yang tergenang demi menghindari kecelakaan lalu lintas,” ujar AKP Ardiansyah menyampaikan arahan Kapolres.


Polres PALI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui monitoring situasi, pengamanan wilayah, serta koordinasi lintas instansi, guna memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman meskipun dalam kondisi cuaca ekstrem.(SN/Perry)

Share:

Tim Medis RSUD Banten Siaga Dampingi Peserta HPN 2026 dari SMSI



Tim Medis RSUD Banten Siaga Dampingi Peserta HPN 2026 dari SMSI


CILEGON. SININEWS.COM – Tim kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten memberikan pendampingan dan penanganan medis kepada para peserta peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang digelar di Cilegon, Banten. Layanan tersebut diberikan sebagai bentuk antisipasi dan kesiapsiagaan terhadap kondisi kesehatan peserta selama acara berlangsung.


Salah seorang petugas medis, Eyug Maskuriyatna, mengatakan bahwa timnya telah ditugaskan secara resmi untuk mendampingi kegiatan tersebut. "Kami sudah melayani para peserta sejak Jumat (6/2). Ada sekitar lima peserta yang kami tangani, mulai dari pemberian obat hingga pertolongan dengan infus vitamin, terutama bagi yang terlihat lemas dan kelelahan," ujarnya, Sabtu (7/2/2026).


Ia menegaskan bahwa penugasan ini dilakukan sesuai dengan standar prosedur operasional dan dijalankan secara bergilir oleh tim yang telah ditunjuk.


Salah satu peserta yang mendapat perawatan adalah Irwandi, Bendahara SMSI Provinsi Banten. Menurut pemeriksaan tim medis, Irwandi mengalami kelelahan. "Bapak Irwandi kami beri infus vitamin dengan RL. Hasil pemeriksaan menunjukkan beliau hanya kelelahan, mungkin karena aktivitas yang padat selama acara," jelas Maskuriyatna.


Irwandi, yang akrab disapa Ustadz Irwandi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan pelayanan yang diberikan oleh tim RSUD Banten. "Terima kasih atas kesigapan tim kesehatan RSUD Banten. Semoga menjadi amal jariyah dan semua pekerjaannya dimudahkan oleh Allah SWT," ucapnya.


Layanan kesehatan ini menjadi bagian dari upaya penyelenggara dan pemerintah setempat untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian HPN 2026 dengan kondisi fisik yang terjaga.(sn)

Share:

Abadikan Jejak Sejarah, SMSI Resmikan Monumen Siber Indonesia


Hadirkan Monumen Siber Indonesia, Cilegon dan SMSI Ukir Sejarah di Dunia Pers 



Banten. SININEWS.COM – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkaikan dengan peresmian monumen siber pertama di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Cilegon, Sabtu (07/02/2026), dan menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan pers digital nasional.



Momentum HPN 2026 ini ditandai dengan pembangunan Tugu Siber Indonesia, sebuah monumen yang dibangun melalui kolaborasi antara SMSI dan Pemerintah Kota Cilegon. Tugu tersebut berdiri di kawasan Alun-Alun Kota Cilegon dan menjadi simbol eksistensi serta kontribusi media siber dalam perjalanan demokrasi dan arus informasi modern di Tanah Air.


Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, S.H., menjelaskan bahwa SMSI lahir di Cilegon, Banten, pada 7 Maret 2017. Sejak awal berdirinya, SMSI konsisten mendorong profesionalisme media, penegakan etika jurnalistik, serta penguatan peran media siber dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


“Tugu Siber Indonesia ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi representasi nilai dan perjuangan insan pers digital. Monumen ini menjadi simbol bahwa media siber memiliki peran strategis dalam menopang transformasi komunikasi, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Makali.


Ia menambahkan, pembangunan monumen tersebut diharapkan menjadi warisan nilai yang terus disampaikan ke seluruh penjuru Indonesia, sekaligus menegaskan bahwa SMSI merupakan salah satu kekuatan penting dalam mendukung transformasi komunikasi dan informasi di era digital.


Lebih lanjut, Makali menegaskan bahwa monumen ini juga mencerminkan kemajuan pers digital Indonesia yang sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.


Kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Cilegon, Wakil Wali Kota Cilegon, Ketua DPRD Kota Cilegon, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, serta Ketua Dewan Pers Indonesia.


Selain itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga tampak hadir, di antaranya Kapolres Cilegon, Dandim 0623/Cilegon, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).


Peringatan HPN 2026 di Banten ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara insan pers, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menjaga kebebasan pers tetap berada dalam koridor profesionalisme dan etika jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts