Rumah Terbakar di Gunung Menang, Satu Penghuni Tewas Terpanggang


api berkobar membakar salah satu rumah di Gunung Menang 
 


PALI. SININEWS.COM -- Warga Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mendadak gempar pada Senin malam 9 Februari 2026 sekitar pukul 23.00 WIB karena dikejutkan dengan adanya api berkobar yang membakar salah satu rumah di desa tersebut.


Warga pun berhamburan mendekati lokasi kejadian yang langsung melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya dan menghubungi Dinas Damkar kabupaten PALI.


Namun setelah api padam, warga dikejutkan dengan adanya salah satu penghuni rumah terjebak dan ditemukan tewas terpanggang.


Dari informasi yang berhasil dikumpulkan tim media ini, api diketahui sudah berkobar hebat sementara penghuni rumah tengah tertidur lelap.


"Saat kejadian penghuni rumah tengah tertidur lelap, api diketahui sudah membesar," ungkap Kades Gunung Menang Selasa 10 Februari 2026.


Disebutkan Kades bahwa pemilik rumah bernama Muhamad berada di Dusun 6, saat kejadian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri, tetapi ada satu penghuni yang sudah berusia lanjut diduga terjebak.


"Korban sudah lansia, diduga korban tidak sempat menyelamatkan diri karena memang saat kejadian penghuni rumah tengah lelap. Ketika api padam, korban ditemukan sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi," sebutnya.


Untuk penyebab kebakaran, Kades belum mengetahui pasti darimana asalnya.


"Kami belum mengetahui penyebab kebakaran, karena api sudah membesar saat diketahui warga," jelasnya.(sn/perry)



Share:

Meski Sederhana, PWI PALI Peringati HPN Penuh Khidmat



PALI. SiniNews.Com--Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berlangsung hangat dan penuh makna. Meski dilaksanakan secara sederhana, peringatan ini justru menegaskan kuatnya peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pembangunan daerah.


Kegiatan yang berlangsung Senin (9/2/2026) itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji, SH, Kajari PALI Hamidi, SH MH, Kapolres PALI yang diwakili Kasat Intelkam, Danramil Talang Ubi Kapten Sujarwo, sejumlah kepala OPD Pemkab PALI, perwakilan PT Medco E&P Indonesia, pimpinan organisasi pers, serta seluruh insan pers di Bumi Serepat Serasan.


Ketua PWI PALI Joko Sadewo, SH MH mengatakan, meskipun peringatan HPN tingkat nasional dipusatkan di Provinsi Banten, PWI PALI tetap berkomitmen merayakannya sebagai bentuk penghormatan terhadap profesi jurnalistik.


“HPN bukan sekadar seremoni. Ini momentum refleksi bagi insan pers untuk meneguhkan kembali peran, tanggung jawab, dan komitmen pers, khususnya di Kabupaten PALI,” ujar Joko.


Mengusung tagline “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, Joko menegaskan bahwa pers yang sehat adalah pers yang profesional, independen, beretika, serta berpihak pada kepentingan publik.


“Pers harus menjadi penjernih di tengah riuhnya informasi yang kerap keruh, sekaligus penyeimbang antara pemerintah dan masyarakat,” tegasnya.


Ia berharap HPN 2026 menjadi titik penguat komitmen bersama untuk mewujudkan pers yang bermartabat, daerah yang informatif, dan masyarakat yang semakin cerdas.

“Pers sehat, demokrasi kuat, PALI maju,” tutupnya.


Sementara itu, Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji memberikan apresiasi tinggi kepada insan pers yang selama ini berperan aktif sebagai mitra pembangunan.


“Peran pers sangat luar biasa. Tanpa pers, informasi tidak akan sampai ke masyarakat,” ungkapnya.


Ia juga menekankan pentingnya kekompakan di Kabupaten PALI yang secara geografis dan jumlah penduduk tergolong kecil.


“PALI ini daerah kecil, penduduknya sedikit. Kalau tidak kompak, alangkah sedihnya. Justru karena kecil, koordinasi harus lebih mudah dan solid,” katanya.


Dalam rangkaian peringatan HPN 2026, PWI PALI juga memberikan penghargaan kepada mitra yang dinilai komunikatif dan berkontribusi positif terhadap pers.


Penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kabupaten PALI, Firdaus Hasbullah, SH MH dari kalangan legislator sebagai Legislator Terkomunikatif 2026, Ristanto Wahyudi selaku Kepala Dinas PUPR PALI dari kategori OPD, serta PT Medco E&P Indonesia sebagai perusahaan paling komunikatif.


Mewakili Manajer Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Indonesia, Officer Social Management Planning & Reporting Deddy Afrianto menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut.


“Rekan-rekan pers memiliki peran penting dalam menyosialisasikan kegiatan perusahaan sebagai aset negara yang bertugas memenuhi kebutuhan energi nasional. Kami berkomitmen terus bersinergi demi kemajuan masyarakat Kabupaten PALI,” ujarnya.


Sementara itu, Firdaus Hasbullah, SH MH menyampaikan pernyataan reflektif yang menyejukkan usai menerima penghargaan.


“Ada momen ketika lelah terasa terbayar, bukan karena pujian, tapi karena kepercayaan. Hari ini, 9 Februari 2026, saya berdiri di titik itu,” tuturnya.


Menurut Firdaus, penghargaan tersebut bukan sekadar gelar, melainkan pengingat akan pentingnya komunikasi yang jujur, terbuka, dan berpihak pada masyarakat.


“Menjadi legislator bukan hanya soal hadir di ruang sidang, tetapi juga soal mendengar, menjawab, dan menyampaikan suara rakyat, baik secara langsung maupun melalui ruang komunikasi publik,” katanya.


Ia menegaskan penghargaan itu bukanlah akhir, melainkan sebuah janji untuk terus menjaga komunikasi yang sehat, terbuka, dan bertanggung jawab demi PALI yang lebih baik.(SN/PERRY)

Share:

Lurah Talang Ubi Timur Turun Langsung Survei Rumah Tidak Layak Huni



PALI. SININEWS.COM-- Dalam rangka mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Lurah Talang Ubi Timur bersama staf kelurahan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari arahan Camat Talang Ubi, Bapak Atmo Maryono, S.H., yang menekankan agar jajaran kelurahan segera melakukan pendataan dan pengecekan langsung kondisi rumah warga yang dinilai tidak layak huni. Dengan turun langsung ke lapangan, diharapkan data yang diperoleh benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

Lurah Talang Ubi Timur menyampaikan bahwa survei ini bertujuan untuk memastikan warga yang membutuhkan bantuan benar-benar tepat sasaran. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah kelurahan dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya di bidang perumahan dan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui survei ini, kami ingin melihat langsung kondisi rumah warga, sehingga data yang kami laporkan ke kecamatan dan kabupaten benar-benar valid. Ini penting agar program bantuan rumah tidak layak huni dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang membutuhkan,” ujar Lurah Talang Ubi Timur di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaan survei, lurah dan staf kelurahan berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan serta melihat kondisi bangunan rumah, seperti struktur bangunan, atap, lantai, dan fasilitas dasar lainnya. Hasil dari survei ini nantinya akan menjadi bahan laporan dan usulan kepada pihak kecamatan dan pemerintah kabupaten sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

Pemerintah Kelurahan Talang Ubi Timur berharap melalui kegiatan ini, sinergi antara pemerintah kelurahan, kecamatan, dan kabupaten dapat terus terjalin dengan baik. Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, diharapkan program pemerintah daerah dapat berjalan optimal dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Talang Ubi Timur.(SN/PERRY)

Share:

KRYD Polsek Talang Ubi Perkuat Stabilitas Kamtibmas, Polri Tegaskan Komitmen Cegah Kejahatan Malam Hari



PALI.SiniNews.Com — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Minggu malam (8/2/2026). 


Kegiatan ini difokuskan pada pencegahan penyakit masyarakat (pekat), gangguan kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor), serta peningkatan disiplin berlalu lintas di wilayah hukum Polsek Talang Ubi.


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dipimpin oleh AIPDA Ronaldo bersama personel Polsek Talang Ubi yang tersprint. Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi, dilanjutkan dengan pengecekan ruang tahanan, patroli dialogis, serta razia simpatik kepada pengguna kendaraan roda dua dan roda empat.


"Kira juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para pemuda yang masih berkumpul pada malam hari, agar menghindari potensi konflik sosial maupun tindakan kriminal. Patroli dilaksanakan di sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat seperti Bank BRI, Bank BSI, dan Indomaret, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,"ujar Aipda Ronaldo kepada awak media ini. 


Dalam pelaksanaannya, petugas masih menemukan beberapa pengendara yang belum melengkapi surat kendaraan serta kurang mematuhi aturan lalu lintas. Terhadap pelanggaran tersebut, personel memberikan teguran humanis dan edukatif sebagai langkah preventif kepolisian.

Kegiatan KRYD berakhir pada pukul 21.30 WIB dan ditutup dengan apel konsolidasi serta analisa dan evaluasi pelaksanaan tugas. Secara umum, situasi wilayah Talang Ubi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan langkah strategis kepolisian dalam menjaga rasa aman masyarakat.


“KRYD merupakan bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Kami akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif guna menekan potensi gangguan Kamtibmas serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dan menjaga keamanan lingkungan,”tegas Kapolres PALI melalui Kapolsel Talang Ubi. 


Dengan pelaksanaan KRYD secara konsisten, Polsek Talang Ubi berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat.


"Dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga,"pungkas AKP Ardiansyah.(SN/Perry)

Share:

Debit Air Talang Pipa Naik, Polsek Talang Ubi Perkuat Monitoring



PALI.SININEWS.COM — Mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya intensitas hujan, Polsek Talang Ubi melakukan monitoring debit dan kedalaman air di aliran Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Senin (9/2/2026) pagi.


Hasil pengecekan personel di lapangan menunjukkan debit air mulai mengalami kenaikan, namun masih berada dalam batas normal dan belum berdampak pada permukiman warga. Monitoring dilakukan sebagai langkah deteksi dini guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah rawan banjir sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca.


“Sejauh ini kondisi debit air masih dalam batas normal, namun kami tetap siaga dan melakukan monitoring secara berkala,Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan debit air apabila hujan turun dengan intensitas tinggi,”punhkas AKP Ardiansyah, S.H..(SN/Perry)

Share:

MUSYAWARAH DESA SIMPANG TAIS: POLRI KAWAL TRANSPARANSI PENETAPAN BLT DANA DESA 2026



Talang Ubi.SININEWS.COM — Komitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas program bantuan sosial kembali diperlihatkan Polri melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi dalam Musyawarah Desa Penetapan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Desa Simpang Tais, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Senin (9/2/2026).


Kegiatan yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan, DPMD, BPD, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Simpang Tais tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat musyawarah mufakat. 


Kehadiran Bhabinkamtibmas menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam memastikan kebijakan sosial pemerintah berjalan objektif, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, SH menyampaikan bahwa pengawalan Polri dalam proses musyawarah desa merupakan bentuk dukungan terhadap tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan.


“Sebagaimana arahan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, Polri akan terus hadir mengawal setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, agar penyaluran bantuan sosial berjalan adil, transparan, dan tetap menjaga stabilitas kamtibmas,”pungkas Kapolsek Talang Ubi.(SN/PERRY)

Share:

Sejarah Terukir di Tanah Jawara: Wagub Dimyati dan Ketum Firdaus Letakkan Batu Pertama Museum Media Siber Pertama di Indonesia


Sejarah Terukir di Tanah Jawara: Wagub Dimyati dan Ketum Firdaus Letakkan Batu Pertama Museum Media Siber Pertama di Indonesia


Banten. SININEWS.COM – Provinsi Banten resmi menjadi pusat sejarah media digital nasional. Hal ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Museum Media Siber Indonesia yang berlokasi di Jalan Raya Pandeglang, Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (8/2/2026).


Prosesi bersejarah ini dilakukan oleh Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, didampingi Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs. Firdaus, M.Si. Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Banten dan Kota Serang, Sekjen SMSI Pusat Makali Kumar, S.H., Ketua SMSI Banten Lesman Bangun, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Wakil Ketua Dewan Pers M. Jazuli dan Yogi, serta ratusan pengurus SMSI se-Indonesia.


Laporan Kesiapan Daerah

Ketua SMSI Banten, Lesman Bangun, dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian HPN 2026 di Banten berjalan dengan sukses dan monumental. Ia melaporkan bahwa sehari sebelumnya telah diresmikan Monumen SMSI di Cilegon, dan hari ini pembangunan museum dimulai sebagai pelengkap legasi pers di Banten.


"Kami melaporkan perjalanan HPN di Banten berjalan baik. Setelah Monumen di Cilegon, hari ini kita bangun Museum di Serang. Kami mohon arahan dan dukungan dari Pak Wagub dan Dewan Pers agar fasilitas ini menjadi kebanggaan sekaligus penggerak kemajuan Provinsi Banten," ujar Lesman Bangun.


Ketua Umum SMSI Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa museum ini adalah yang pertama di Indonesia dan dipersembahkan khusus untuk Banten. Rencananya, gedung ini akan dibangun dua lantai, lantai pertama sebagai museum literasi media, dan lantai kedua sebagai Balai Wartawan.


"Museum adalah bukti peradaban, sementara wartawan adalah penulis peradabannya. Tanpa jembatan masa lalu menuju masa depan ini, kita tidak akan mampu menyongsong masa depan dengan baik. Di tengah gempuran AI dan perubahan industri media, museum ini akan menjadi pengingat identitas kita sebagai insan pers," tutur Firdaus.


Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Banten yang sangat responsif. "Hanya dalam waktu singkat setelah kami sampaikan gagasan ini, Pak Gubernur dan Pak Wagub langsung merespons dengan meratakan lahan ini. Ini adalah bukti Banten sangat mendukung kemerdekaan dan kemajuan pers," tambahnya.


Wakil Ketua Dewan Pers, M. Jazuli, mengapresiasi keberanian SMSI membangun museum di tengah pergeseran drastis industri media dari cetak ke siber. Menurutnya, meski teknologi berkembang pesat, prinsip etika dan jurnalisme manusia tidak akan bisa digantikan sepenuhnya oleh kecerdasan buatan (AI).


"Dewan Pers sangat bangga, SMSI sebagai organisasi dengan anggota terbanyak sedunia memilih Banten sebagai lokasi museum siber pertama. Teknologi bisa berubah, tapi integritas dan etika yang akan kita abadikan di museum ini adalah nilai yang abadi. Kemitraan Pemprov Banten dengan media dalam proyek ini adalah teladan nasional," ungkap M. Jazuli.


Sedangkan Wagub Banten Dalam sambutannya yang penuh kehangatan dan humor, Wagub Dimyati menekankan pentingnya museum ini sebagai simbol kemajuan peradaban digital di Tanah Jawara. Ia juga secara terbuka menantang pengurus SMSI untuk segera mengajukan bantuan pendanaan melalui APBD demi kelancaran pembangunan fasilitas publik tersebut.


Wagub Dimyati sempat berseloroh mengenai filosofi "bagi-bagian" rezeki sebagai pejabat publik. Ia menyatakan telah memberikan bantuan awal sebesar Rp 10 juta secara pribadi, sebagaimana yang ia lakukan saat agenda SMSI di Pandeglang. Namun, untuk skala museum, ia mendorong SMSI menempuh jalur formal pemerintahan.


"Museum ini untuk kepentingan orang banyak, manfaatnya besar. Segera ajukan bantuan dari pemerintah, terutama dari APBD. Selama ini banyak media mengajukan untuk kepentingan perusahaan, nah museum ini adalah kepentingan organisasi dan publik, maka patut kita dukung," tegas Dimyati di hadapan para tokoh pers nasional.


Rangkaian Monumental

Pembangunan museum ini menjadi bagian dari segitiga legasi SMSI di Banten, melengkapi Monumen SMSI di Cilegon dan Journalist Boarding School (JBS) sebagai pusat pendidikan. Dengan kehadiran museum ini, para delegasi SMSI dari seluruh Indonesia kini memiliki destinasi literasi baru yang juga terhubung dengan rute wisata sejarah Banten Lama dan Baduy.(sn)

Share:

Bocah 5 Tahun Dikabarkan Meninggal Dunia Masuk Galian Septic Tank Proyek Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih Simpang Bandara PALI


jasad korban saat dievakuasi warga (sumber: tangkapan layar Facebook)

PALI. SININEWS.COM -- Bocah asal Simpang Bandara Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dikabarkan meninggal dunia akibat masuk galian septic tank proyek pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Simpang Bandara pada Minggu petang 8 Februari 2026.


Dari informasi yang berhasil dihimpun tim media ini bahwa korban masih berusia sekitar 5 tahun beralamat di RT 15 RW 04 Kelurahan Handayani Mulya.


Atas kejadian tersebut warga pun gempar dan mendatangi lokasi kejadian yang langsung mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Talang Ubi.


"Korban ditemukan setelah adzan magrib, diduga korban tengah bermain sendirian disekitar lokasi," ungkap Lurah Handayani Mulya Sarnadi.


Disebutkan Lurah Handayani bahwa korban masih berusia sekitar 5 tahun dan diduga tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank.


"Kondisi di lokasi kejadian tergenang air karena diguyur hujan. Diduga saat korban bermain tidak mengetahui adanya lubang galian septic tank yang akhirnya masuk dan tenggelam," imbuhnya.


Saat berita ini diturunkan, Lurah mengaku Masih berada di TKP. Sementara korban sudah dibawa ke RSUD Talang Ubi. (sn/perry)

Share:

Polsek Tanah Abang Pastikan Warga Terdampak Luapan Sungai Lematang Kembali ke Rumah, Situasi Berangsur Kondusif



PALI.SiniNews.Com— Polsek Tanah Abang melaksanakan pengecekan lokasi evakuasi sementara warga Desa Curup, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, yang sebelumnya terdampak meluapnya aliran Sungai Lematang, Sabtu (7/2/2026) sore. Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam memastikan keselamatan masyarakat serta stabilitas situasi pascabanjir.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H. atas arahan langsung melakukan pengecekan terhadap lokasi pengungsian sementara di SD Negeri Desa Curup, tempat warga sempat dievakuasi akibat genangan air yang memasuki permukiman.


Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sebanyak 22 Kepala Keluarga dengan total 54 jiwa yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi air berangsur surut dan tidak lagi menggenangi lantai rumah warga. Kegiatan pengecekan dan monitoring selesai sekitar pukul 17.50 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.


Selain itu,hasil pemantauan di 11 desa di wilayah Kecamatan Tanah Abang menunjukkan debit air Sungai Lematang pada sore hari mengalami penurunan secara bertahap, sehingga aktivitas masyarakat mulai kembali normal. Meski demikian, aparat kepolisian tetap siaga mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan,S.H.menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan situasi di wilayah rawan banjir dan memastikan kesiapan evakuasi apabila diperlukan.


“Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K. menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus memonitor perkembangan debit air Sungai Lematang serta mengutamakan keselamatan masyarakat.Polri harus hadir memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan cepat,”ujar AKP Arzuan menyampaikan arahan Kapolres PALI.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Lematang agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai.


Polsek Tanah Abang bersama unsur pemerintah desa dan masyarakat akan terus melakukan koordinasi dan monitoring perkembangan situasi banjir, serta siap melakukan evakuasi kembali ke lokasi pengungsian sementara di SD Negeri Desa Curup apabila debit air kembali meningkat.


Dengan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan potensi risiko bencana dapat diminimalisir.


"Serta situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Tanah Abang tetap terjaga dengan baik,"pungkasnya.(SN/Perry)

Share:

Panen Perdana Jagung Hibrida Desa Benuang, Sinergi Polri dan Pemerintah Dorong Ketahanan Pangan Nasional



PALI.SiniNews.Com— Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa. Salah satunya terlihat dalam kegiatan Panen Perdana Jagung Hibrida yang dilaksanakan di Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., perwakilan Dinas Pertanian Anita, SE, perwakilan Camat Talang Ubi Padilah, S.Kom, Kepala Desa Talang Akar Haris Kawaludin, personel Polsek Talang Ubi, Bhabinsa Koramil Talang Ubi, PKK Desa Benuang, serta perangkat desa dan masyarakat setempat.

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektare, yang merupakan hasil program penanaman jagung beberapa bulan sebelumnya. 


Tanaman jagung hibrida yang dipanen telah memasuki masa panen optimal, ditandai dengan biji yang mengeras, kelobot menguning, serta kadar air yang sesuai standar pascapanen.


Program penanaman jagung tersebut merupakan bagian dari pemanfaatan lahan produktif desa yang didukung pembiayaannya melalui Dana Desa Talang Akar, sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung sektor pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan panen jagung ini bukan sekadar aktivitas pertanian, melainkan bagian dari strategi bersama dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat.


Ia juga menyampaikan pesan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., bahwa Polri berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan sinergi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.


“Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Melalui pemanfaatan lahan produktif dan kerja sama lintas sektor, diharapkan kemandirian pangan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujar AKP Ardiansyah.


Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dan kelompok tani untuk terus mengembangkan budidaya jagung sebagai komoditas strategis yang memiliki nilai ekonomi dan ketahanan pangan tinggi.


Selain meningkatkan produksi pangan lokal, kegiatan ini juga memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, penyuluh pertanian, TNI, dan masyarakat, sehingga pembangunan sektor pertanian dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.


Kegiatan panen perdana jagung hibrida tersebut berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam mendukung kemandirian pangan nasional dari tingkat desa.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts