Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Kabar mengejutkan datang dari keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Muara Enim. Ketua PWI Muara Enim, Sigit Eko Raharjo, harus dilarikan ke Ruang Gawat Darurat (IGD) RSUD HM Rabain pada Kamis malam (08/01/2026) akibat mengalami panas tinggi secara mendadak.
Informasi ini dikonfirmasi oleh Sekretaris PWI Muara Enim, Kalbadri. Ia mengabarkan bahwa kondisi kesehatan Sigit menurun drastis sehingga memerlukan penanganan medis segera.
"Mohon doanya untuk kesembuhan Ketua PWI Muara Enim yang saat ini sedang berada di IGD untuk dilakukan perawatan karena mengalami panas tinggi. Saat itu belum diketahui pasti penyebab gejalanya," ujar Kalbadri pada Kamis malam sekira pukul 21.30 WIB.
Setelah mendapatkan penanganan intensif di IGD, Sigit Eko Raharjo kini telah dipindahkan ke ruang perawatan pada Jumat pagi (09/01/2026). Melalui pesan singkat WhatsApp, Sigit menyampaikan rasa terima kasih atas simpati rekan-rekan wartawan dan mitra kerja.
Namun, ia menyampaikan permohonan maaf karena saat ini belum diizinkan untuk dibesuk.
"Terima kasih atas doa dan dukungan kawan-kawan. Mohon maaf, untuk saat ini belum diperbolehkan untuk dijenguk karena menurut hasil pemeriksaan dokter, saya terkena serangan penyakit Campek (Campak) dan harus diisolasi oleh pihak rumah sakit," ungkap Sigit.
Kabar sakitnya Ketua PWI ini memicu simpati dari berbagai tokoh di Kabupaten Muara Enim. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Muara Enim, Al Azhar, turut menyampaikan keprihatinannya dan mendoakan agar Sigit segera pulih.
"Kami mendoakan semoga Bapak Sigit Eko Raharjo segera diangkat penyakitnya oleh Allah SWT dan diberikan kesembuhan seperti sediakala agar dapat kembali menjalankan tugas-tugas organisasi dan pelayanan informasi kepada masyarakat," ujar Al Azhar.
Senada dengan itu, Sekretaris Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Muara Enim, Tahta Amrila, juga memberikan dukungan moral.
"Syafakallah Ketua PWI Sigit Eko Raharjo. Semoga masa isolasi ini menjadi sarana istirahat yang efektif sehingga bisa segera sehat kembali. Peran beliau sangat dibutuhkan dalam menjaga komunikasi antar elemen masyarakat di Muara Enim," tutur Tahta Amrila.
Hingga saat ini, Sigit masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis RSUD HM Rabain guna memastikan proses pemulihan berjalan lancar.(sn)















