Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal

 

Polisi Ungkap Kasus Diduga Pencurian Solar di Perusahaan Perkebunan di Penukal



PALI. SININEWS.COM— Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana yang pencurian atau penggelapan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di area perusahaan perkebunan di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Dua orang pria diamankan petugas pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB tanpa perlawanan.

Kasus tersebut bermula dari laporan pihak perusahaan yang merasa dirugikan akibat hilangnya bahan bakar minyak dari alat berat. Peristiwa itu diketahui terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB di Blok D16D PT Aburahmi yang berlokasi di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Kasat Reskrim Polres PALI menjelaskan bahwa kedua terduga pelaku berinisial Rd (25) dan In (49), diduga mengambil minyak solar dari alat berat jenis excavator dengan cara membuka selang bahan bakar pada filter mesin, kemudian menampung solar menggunakan ember sebelum dipindahkan ke dalam jerigen.

“Para terduga pelaku diduga mengambil minyak solar dari alat berat dengan cara melepas selang pada filter bahan bakar, lalu menampungnya ke dalam ember dan memasukkannya ke jerigen berukuran 35 liter,” ujar Kasat Reskrim dalam keterangannya.

Dari hasil penyelidikan, diketahui jumlah bahan bakar yang diduga diambil mencapai tujuh jerigen atau sekitar 245 liter. Aksi tersebut juga terekam dalam sebuah video yang kemudian dijadikan sebagai barang bukti oleh penyidik.

Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materiel sekitar Rp3.723.459 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres PALI untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kasat Reskrim menambahkan bahwa penangkapan terhadap para terduga pelaku dilakukan setelah tim opsnal melakukan serangkaian penyelidikan dan mengetahui keberadaan salah satu pelaku di wilayah Desa Air Itam Timur.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tim opsnal berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku. Selanjutnya dilakukan penangkapan dan yang bersangkutan berhasil diamankan tanpa perlawanan, kemudian langsung dibawa ke Polres PALI untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah flashdisk yang berisi rekaman video kejadian serta satu buah ember warna putih yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, penyidik Satreskrim Polres PALI masih melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna proses hukum lebih lanjut. Kedua terduga pelaku dijerat dengan Pasal 476 atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan tindak pidana pencurian atau penggelapan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron

 Polsek Penukal Abab Tangkap DPO Terduga Kasus Pencurian BBM, Satu Pelaku Sempat Buron




PALI.SININEWS.COM — Unit Reskrim Polsek Penukal Abab, Polres PALI berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pelaku yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil diamankan, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB setelah sempat buron selama beberapa bulan.

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, SH, mengatakan bahwa pelaku berinisial H (23) yang merupakan terduga pelaku, diamankan setelah sebelumnya ditangkap oleh warga. Polisi kemudian menjemput yang bersangkutan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Benar, pelaku yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian orang telah berhasil diamankan setelah ditangkap oleh warga. Selanjutnya anggota kami menjemput dan membawa terduga pelaku ke Polsek Penukal Abab untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Dedy Kurnia.

Kasus pencurian tersebut diketahui terjadi pada Senin, 20 Oktober 2025 sekitar pukul 00.37 WIB di garasi rumah korban di Desa Air Itam Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI. Korban diketahui bernama Redi Alpian, seorang petani setempat.

Dalam kejadian itu, terduga pelaku bersama rekannya berinisial RM, yang lebih dahulu diamankan, diduga melakukan pencurian dengan cara masuk ke garasi rumah korban dan mengambil empat derigen berisi bahan bakar minyak jenis Pertamax. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, keduanya diduga melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju arah Desa Karang Agung.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material sekitar Rp2.500.000 dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Penukal Abab untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi lebih dahulu mengamankan salah satu terduga pelaku, sementara pelaku lainnya kemudian ditetapkan sebagai DPO sejak 1 November 2025.

Kapolsek menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama antara masyarakat dan kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah membantu mengamankan terduga pelaku. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Polsek Penukal Abab guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa dua derigen berukuran 35 liter yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai diduga pencurian dengan pemberatan. Polisi menyatakan akan terus melengkapi berkas perkara, mengamankan barang bukti, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum untuk proses hukum selanjutnya.(SN/PERRY)

Share:

Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI

 Pengamanan 150 Personel Sukses Kawal Kunjungan Gubernur Sumsel di Kabupaten PALI



PALI. SININEWS.COM — Kunjungan kerja Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M, dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ke-13 Tahun 2026, Rabu (22/4/2026), berlangsung aman dan kondusif. Selain menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD, Gubernur bersama Bupati PALI juga melaksanakan kegiatan groundbreaking pembangunan Jalan Simpang Raja sebagai bagian dari penguatan infrastruktur daerah.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Sebanyak 150 personel gabungan dari Polres PALI, Polsek Talang Ubi, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten PALI diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Kabag Ops Polres PALI, Kompol Andri Noviansyah, S.Kom, memimpin langsung apel pengamanan yang dilaksanakan sejak pukul 07.00 WIB di Lapangan Mako Polres PALI sebelum rangkaian kegiatan dimulai.

Dalam agenda utama, Gubernur Sumatera Selatan menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten PALI dalam rangka memperingati hari jadi ke-13 daerah tersebut. Kegiatan ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala daerah se-Sumatera Selatan, pejabat instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Hari ini kita berkumpul di Simpang Raja ini bukan sekadar untuk seremoni, tapi untuk memulai sebuah langkah nyata dalam membangun urat nadi ekonomi masyarakat PALI. Saya selalu menekankan bahwa konektivitas adalah kunci,” ujar Gubernur.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pembangunan infrastruktur agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Kualitas adalah harga mati. Saya minta kepada kontraktor dan dinas terkait, pastikan spesifikasi betonnya sesuai standar. Jangan sampai baru setahun sudah retak. Kita bangun ini untuk jangka panjang,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati PALI, Asgianto, ST, menyampaikan bahwa pembangunan jalan rigid beton di jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP merupakan langkah strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Jalur Simpang Raja menuju Simpang 4 PT MHP ini adalah jalur yang sangat vital. Ini bukan sekadar jalan penghubung, melainkan jalur logistik dan urat nadi ekonomi bagi masyarakat kita,” kata Bupati.

Menurut Bupati, peningkatan kualitas infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan biaya distribusi hasil perkebunan masyarakat serta mempercepat akses menuju pusat pelayanan publik.

“Dengan diperbaikinya akses ini, saya ingin biaya logistik hasil kebun rakyat menurun dan aksesibilitas warga menuju pusat pemerintahan serta fasilitas umum menjadi lebih singkat,” ujarnya.

Proyek perbaikan jalan rigid beton Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP memiliki panjang efektif sekitar 1.520 meter dengan lebar jalan 7 meter dan dibiayai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pembangunan ini ditargetkan selesai dalam waktu 180 hari kalender dan diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten PALI. ( SN/PERRY )

Share:

Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


Gubernur Herman Deru Resmikan Ground Breaking Jalan Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di PALI


PALEMBANG. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri sekaligus meresmikan kegiatan ground breaking perbaikan jalan rigid beton ruas Simpang Raja–Simpang 4 PT MHP di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Rabu (22/4/2026).


Perbaikan jalan tersebut memiliki panjang efektif 1.520 meter dengan lebar 7 meter. Proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan pada 9 Februari hingga 7 Agustus 2026. Pembangunan dilakukan melalui pembiayaan Corporate Social Responsibility (CSR) hasil kerja sama sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI.


Bupati PALI, Asgianto, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.


“Alhamdulillah, tahun ini kita ground breaking jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Terima kasih kepada Pak Herman Deru atas inisiasi dan pergerakannya. Tanpa dukungan Pemprov, mimpi PALI untuk maju akan sulit terwujud,” ujarnya.


Ia berharap perbaikan jalan Simpang Raja ke depan tidak lagi menjadi keluhan masyarakat serta dapat menjadi jalur penghubung antar kabupaten dan bagian dari jalan provinsi.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengapresiasi pembangunan yang dilakukan melalui semangat gotong royong antara pemerintah dan pihak swasta. Ia menilai sinergi menjadi kunci percepatan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah pusat maupun daerah.


“Di tengah keterbatasan anggaran, kita membutuhkan komunikasi untuk mensinergikan kemampuan. Harus ada tekad untuk bekerja sama dan berpikir bersama, karena semua saling terkait,” kata Herman Deru.


Ia menegaskan, fokus utama pembangunan adalah menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, meskipun usia Kabupaten PALI baru menginjak 13 tahun, daerah tersebut memiliki potensi besar, keberagaman, serta kekompakan masyarakat sebagai modal utama untuk berkembang.


“PALI tidak bisa disamakan dengan kabupaten yang sudah lama berdiri. Namun, kita optimistis karena PALI kaya potensi dan memiliki kekompakan. Ini harus menjadi segitiga emas Sumsel,” tegasnya.


Herman Deru juga mengingatkan para investor agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi turut berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan masyarakat dalam setiap investasi yang masuk.


“Jalan ini bisa menjadi role model bagi investor lain. Tidak hanya memanfaatkan potensi pendapatan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.


Ia menyebutkan, posisi PALI kini semakin strategis sebagai daerah perlintasan utama. Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi hal penting untuk menunjukkan kemajuan daerah.


“Atas nama Pemprov, kami memberikan dukungan penuh. Mudah-mudahan PALI menjadi kabupaten yang sesuai dengan harapan para pemrakarsanya,” ujarnya.


Mengakhiri sambutannya, Herman Deru secara resmi memulai pembangunan jalan tersebut dan mengajak masyarakat untuk mendukung kepemimpinan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.


“Perbaikan jalan ini secara resmi saya mulai,” tandasnya.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Dorong Jadi Kawasan Segitiga Emas Sumsel


Gubernur Herman Deru Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Dorong Jadi Kawasan Segitiga Emas Sumsel


PALI. SININEWS.COM — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dalam rangka Hari Jadi ke-13 Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten PALI, Rabu (22/4/2026).


Peringatan tahun ini mengusung tema “Kompak Bergerak Berdampak, Penguatan Pondasi Transformasi Pembangunan yang Merata dan Berkualitas.”


Bupati PALI, Asgianto, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat paripurna istimewa tersebut sebagai bentuk rasa syukur atas terbentuknya Kabupaten PALI. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Gubernur Herman Deru dalam momentum hari jadi daerah tersebut.


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi capaian Kabupaten PALI yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan di usia ke-13 tahun.


“Selamat Hari Jadi ke-13 Kabupaten PALI. Pemerintah dan masyarakat harus terus kompak dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Tantangan ke depan harus dijawab dengan kerja sama dan semangat untuk terus maju,” ujarnya.


Ia menegaskan pentingnya penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


“APBD itu untuk membangun, tetapi yang benar adalah sebagai stimulus. Oleh karena itu, penggunaannya harus jelas tujuannya, manfaatnya, dan dampaknya bagi masyarakat. Jika tidak berdampak, maka itu harus menjadi evaluasi,” tegasnya.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya bergantung pada APBD, melainkan membutuhkan keterlibatan masyarakat serta sinergi antara eksekutif dan legislatif.


“Kita, eksekutif dan legislatif, harus memastikan APBD benar-benar berdampak. Harus ada keseimbangan antara pembangunan fisik dan nonfisik, karena tidak bisa hanya mengandalkan APBD,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyoroti perkembangan Kabupaten PALI yang dinilainya cukup pesat. Ia menyebut, sebelumnya pada 2022, PALI belum banyak dikenal, namun kini telah menjadi daerah strategis yang dilalui banyak masyarakat, termasuk para pemudik.


“Dulu orang ke PALI itu sengaja, sekarang hampir semua orang mengenal PALI. Banyak pemudik melewati daerah ini. Ini menjadi keberkahan sekaligus tanggung jawab untuk memberikan rasa nyaman, aman, dan kesan baik bagi masyarakat yang melintas,” ujarnya.


Lebih lanjut, ia menilai PALI memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan “segitiga emas” di Sumsel, didukung sektor pertambangan, pertanian, dan perairan, serta konektivitas transportasi darat, air, dan udara yang perlu terus dioptimalkan.


“Bandara harus aktif, moda transportasi harus tersedia. Namun, yang paling utama adalah rasa memiliki terhadap Kabupaten PALI, baik oleh pemerintah maupun masyarakat,” katanya.


Gubernur juga menyinggung pentingnya pemberdayaan generasi muda dalam menghadapi persaingan global dan bonus demografi 2045. Ia menyebut angka pengangguran terbuka di Sumsel saat ini berada di kisaran 3,5 persen, termasuk yang terendah secara nasional.


Melalui program 100.000 Sultan Muda, Pemprov Sumsel mendorong lahirnya wirausahawan muda melalui pelatihan dan akses usaha.


“Saya minta anak muda di PALI juga melakukan hal yang sama. Banyak anak muda kita yang sudah menjadi eksportir. Ini harus terus didorong agar mampu membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.


Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, khususnya dalam upaya penurunan angka stunting serta persiapan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.(sn)

Share:

Gubernur Herman Deru Dorong Desa Bersinar Jadi Role Model Pencegahan Narkoba di Sumsel


Gubernur Herman Deru Dorong Desa Bersinar Jadi Role Model Pencegahan Narkoba di Sumsel


Palembang. SNINEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, mendorong program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) menjadi role model dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Sumatera Selatan.


Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Desa Bersinar bagi kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Tahun 2026 yang digelar Harian Sumatera Ekspres di Hotel Aryaduta, Rabu (22/4/2026) malam.


Seminar tersebut mengusung tema “Desa Tangguh Tanpa Narkoba: Strategi Menciptakan Lingkungan Aman, Produktif, dan Bebas Penyalahgunaan Narkoba untuk Muba Maju Lebih Cepat.”


Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi inisiatif Harian Sumatera Ekspres yang telah menyelenggarakan kegiatan edukatif terkait pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba. Kegiatan ini juga melibatkan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Forkopimda kabupaten dan provinsi, Polda, serta Kejaksaan Tinggi.


Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan langkah strategis dalam memerangi penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.


“Ini adalah misi yang luar biasa. Saya meminta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar kegiatan ini dapat dijadikan role model,” ujar Herman Deru.


Ia menegaskan, desa merupakan garda terdepan dalam sistem pemerintahan. Oleh karena itu, kepala desa beserta perangkatnya hingga tingkat RT memiliki peran penting dalam mencegah peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.


Gubernur juga mendorong agar workshop serupa terus dilakukan guna meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap aspek hukum, baik terkait peredaran, penggunaan, maupun sanksi narkoba.


“Jika aparatur desa memahami aturan hukum, mereka akan lebih efektif dalam melakukan pencegahan dari lingkungan terdekat,” katanya.


Lebih lanjut, Herman Deru menyebut program Desa Bersinar akan dijadikan contoh untuk diterapkan secara luas di seluruh desa di Sumatera Selatan yang berjumlah sekitar 3.228 desa.


Dalam upaya mengantisipasi ancaman terhadap generasi muda, ia menekankan pentingnya tiga pilar utama, yakni pemahaman hukum, penguatan nilai agama, serta pelestarian adat dan budaya sebagai benteng sosial.


“Adat dan budaya harus menjadi tanggul dalam mencegah masuknya narkoba ke dalam rumah tangga. Ini harus terus digaungkan,” tegasnya.


Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan generasi muda menjadi kunci dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas. Tanpa generasi yang sehat, berakhlak, dan bebas narkoba, peluang tersebut akan sulit dimanfaatkan secara optimal.


“Kita harus menyiapkan generasi yang hebat, berakhlak baik, berilmu, berwawasan luas, serta mampu bersaing dalam pergaulan yang sehat,” pungkasnya.


Sementara itu, General Manager Sumatera Ekspres, Iwan Wirawan, menilai kegiatan ini penting untuk dilakukan secara berkelanjutan.


“Narkoba adalah musuh bangsa. Mari bersama mewujudkan desa bersih narkoba, tidak hanya di Muba, tetapi juga di seluruh Sumatera Selatan,” ujarnya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan, para kepala OPD Sumsel, unsur Forkopimda Muba, serta sejumlah pejabat lainnya.(sn)

Share:

Pemkab PALI Salurkan Bantuan Cadangan Pangan, Ada 26.305 Penerima

 Pemkab PALI Salurkan Bantuan Cadangan Pangan, Ada 26.305 Penerima 


PALI. SININEWS.COM -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap I pada Kamis 23 April 2026.


Kegiatan pembagian bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tahap I diawali di Balai Kelurahan Talang Ubi Barat di Talang Pipa Bawah yang dilakukan Sekda Kartika Yanti didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Khairiman serta Plt Lurah Talang Ubi Barat Ritawati Anwar.


Dikatakan Sekda bahwa ada 26.305 Kepala Keluarga (KK) penerima bantuan tersebut yang tersebar di lima kecamatan.


"Ada 26.305 penerima bantuan Cadangan Pangan Pemerintah tersebar di lima kecamatan," ungkap Sekda.


Untuk pembagian bantuan kali ini, Sekda menyebut penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.


"Hari ini dibagikan bantuan bulan Februari dan Maret, sehingga penerima mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter Minyakita," sebutnya.


Keterlambatan pembagian bantuan Cadangan Pangan Pemerintah, Sekda menyampaikan adanya kendala pengiriman karung ke Bulog dari pemerintah pusat.


"Keterlambatan ini akibat kendala karung yang belum didistribusikan dari pemerintah pusat, namun Alhamdulillah hari ini sudah mulai didistribusikan ke masyarakat," imbuhnya.


Untuk kriteria penerima, Sekda menjelaskan bahwa data itu dari pemerintah pusat.


"Kategori penerima sudah ditentukan dari pusat, dari Kementerian Sosial," jelasnya.


Sementara itu, Lurah Talang Ubi Barat Misz Rita memberikan apresiasi terhadap kepedulian pemerintah.


"Talang Ubi Barat ini menerima 1.303 KK dari total keseluruhan 2.606 kg  beras. Harapan kedepan, data penerima dievaluasi sehingga tepat sasaran dan bagi warga yang mampu tetapi masih menerima bisa dialihkan kepada keluarga yang layak menerima," kata Lurah.(sn/perry)

Share:

Jalan Simpang Raja Arah Jerambah Besi Segera Diperbaiki, Begini Harapan Ketua DPRD PALI


Ground Breaking perbaikan Jalan Simpang Raja – Simpang 4 pada Rabu 22 April 2026.


PALI. SININEWS.COM -- Jalan poros Simpang Raja arah Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI segera diperbaiki dengan rencana di cor beton sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 7 meter.


Jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi yang merupakan akses vital masyarakat dalam menggerakkan ekonomi juga dijadikan akses mobilisasi sejumlah perusahaan yang kondisinya saat ini berdebu kala kemarau dan berlumpur saat penghujan.


Tetapi berkat desakan masyarakat dan ditindaklanjuti pemerintah, nasib jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi dalam waktu dekat ini bakal dibangun melalui dana CSR perusahaan salah satunya dari PT.MHP.


Rencana dimulainya rencana itu diketahui melalui kegiatan Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru yakni Ground breaking perbaikan Jalan Simpang Raja – Simpang 4 pada Rabu 22 April 2026.


Tentu saja, atas rencana itu banyak pihak memberikan apresiasi karena sudah lama ditunggu masyarakat yang selama ini terkadang memendam kekesalan lantaran kondisi jalan tersebut seperti dianaktirikan padahal jalur tersebut akses sangat vital naik turunnya perekonomian masyarakat.


Salah satu tokoh yang memberikan apresiasi terhadap rencana perbaikan jalan Simpang Raja - Simpang 4 arah Jerambah Besi adalah ketua DPRD PALI H. Ubaidillah.


Ketua DPRD PALI menaruh harapan dengan dibangunnya akses tersebut bisa memperlancar roda perekonomian masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah semakin subur.


"Pembangunan sepanjang 1,5 km dengan lebar 7 meter ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi melalui program CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten PALI. InsyaAllah, proyek ini akan berjalan hingga Agustus 2026 dan diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tulis ketua DPRD PALI dalam unggahannya di media sosial Facebook miliknya.


Ketua DPRD PALI juga menyampaikan terimakasihnya atas dukungan semua pihak atas terlaksananya rencana pembangunan jalan Simpang Raja arah Jerambah Besi.


"Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak yang telah berkontribusi. Bersama, kita wujudkan Sumatera Selatan yang semakin maju dan sejahtera," tulisnya lagi. (sn/perry)

Share:

Dihadapan Gubernur, Bupati Asgianto Jabarkan Program Unggulan dan Capaian di PALI


Bupati Asgianto saat menjabarkan program unggulan dihadapan Gubernur Sumatera Selatan saat rapat paripurna istimewa DPRD pada peringatan hari jadi kabupaten PALI ke-13

PALI, SININEWS.COM --  Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, ST menjabarkan program unggulan yang menjadi visi misinya serta menyampaikan capaian selama memimpin dihadapan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru.


Penjabaran itu disampaikan Bupati Asgianto dihadapan Gubernur Sumatera Selatan saat pidatonya pada rapat paripurna istimewa DPRD PALI dalam memperingati hari jadi kabupaten PALI ke-13 pada Rabu 22 April 2026.


Bupati PALI bersama Gubernur Sumatera Selatan melakukan pemotongan tumpeng peringatan hari jadi kabupaten PALI ke-13


Dimana Bupati Asgianto telah memprioritaskan 13 program unggulan, yaitu PALI Sehat Bersama, PALI Kerja Keras Bebas Cemas, PALI Terdidik, PALI Bebas Buta Baca Al-Quran, Kreatif Bersama PALI, PALI Berkarya Mandiri, Satu Desa Satu Produk, Satu Desa Satu Penyuluh, Desa Maju dan Sehat, Desa Maju dan Modern, PALI Terang Bahagia, PALI Bersinergi dan PALI Rukun Bersama.


Dalam pidatonya juga Bupati PALI menyampaikan bahwa peringatan hari jadi ke-13 itu bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi dan syukur.

‎"Tepat tanggal 22 April 2026, tidak terasa Kabupaten PALI telah menginjak usia ke-13 tahun. Usia yang tergolong sangat muda dan terus tumbuh berkembang untuk mencapai kemajuan yang dicita-citakan," ungkap Asgianto.

‎Bupati menekankan makna tema yang diangkat adalah keberlanjutan pembangunan dimulai dari sinergi yang kuat dan tata kelola pemerintahan yang baik, yakni Kompak, Bergerak, Berdampak.



"Tema kali ini bermakna bahwa pembangunan harus berorientasi kepada pelayanan masyarakat dan membawa perubahan nyata," jelasnya.

‎Dalam upaya mewujudkan visi daerah, Bupati PALI saat ini fokus melaksanakan prioritas pembangunan dan menurunkan angka kemiskinan dan stunting.

‎"Untuk tahun 2026, prioritas pembangunan difokuskan pada penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan infrastruktur konektivitas, ekonomi kerakyatan, reformasi birokrasi, serta ketahanan lingkungan dan keamanan," jabarnya.

‎Bupati Asgianto memaparkan sejumlah capaian gemilang berdasarkan data BPS tahun 2026 diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 70,55, tertinggi ke-4 di Sumsel, angka kemiskinan turun menjadi 9,27%, satu digit, angka pengangguran terbuka menurun signifikan menjadi 3,69%, pertumbuhan ekonomi mencapai rata-rata 5,02% dan rasio gizi mencapai 0,243.

‎"Prestasi membanggakan lainnya, Kabupaten PALI saat ini menempati peringkat 1 dalam cakupan BPJS Ketenagakerjaan se-Sumatera Selatan, khususnya bagi buruh harian lepas, sehingga memberikan perlindungan maksimal terhadap risiko kerja," sebutnya.(sn/ADV)

Share:

Demi Cegah Kenakalan Remaja, Jaksa Masuk Sekolah di Gorontalo Utara


Cegah Kenakalan Remaja, Kejaksaan Gelar "Jaksa Masuk Sekolah" di Gorut

 

Gorontalo Utara, SININEWS.COM – Sebanyak 150 siswa dan siswi perwakilan dari 8 sekolah di Kabupaten Gorontalo Utara mengikuti kegiatan "Jaksa Masuk Sekolah" yang digelar di Aula Germas Pemkab Gorontalo Utara, Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

 

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo Utara, Bapak Riyono, S.H., M.Hum, bertindak sebagai narasumber utama dalam kegiatan yang mengusung tema “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman” ini.

 

Para peserta merupakan perwakilan dari berbagai institusi pendidikan, antara lain SMA 1 Gorut, SMA 5 Gorut, SMA 7 Gorut, SMP 1 Kwandang, SMP 2 Kwandang, SMP Muhammadiah Kwandang, SMP 5 Kwandang, serta SMP Negeri Miftahulhuda Kwandang.

 

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Bupati Gorontalo Utara, Wakil Bupati Gorut, Asisten Intelijen Kejati Gorut, Kajari Gorut beserta jajaran, Kapolres Gorut, Dansat AURI, serta Kabag TU Kejati Gorut.

 

Program ini dilaksanakan sebagai upaya preventif untuk memberikan pemahaman hukum sejak dini agar siswa terhindar dari pelanggaran dan sanksi hukum. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan dan memperkenalkan peran kejaksaan kepada generasi muda.

 

Acara berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni seperti pembacaan puisi dan tari-tarian. Suasana semakin hangat dengan antusiasme peserta saat mengikuti penyampaian materi dan motivasi dari Kajati, serta sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

 

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gorontalo Utara, Dr. Aditya Narwanto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasinya sehingga bisa berbagi ilmu kepada anak anak sekolah. Ia berharap para siswa yang hadir dapat menyebarkan pengetahuan yang didapat kepada teman-temannya, sehingga seluruh pelajar di Gorontalo Utara dapat memahami hukum dan menjauhi hal-hal yang melanggar aturan. Kegiatan berakhir pukul 13.00 WITA dengan suasana penuh semangat. (sn)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts