MUARA ENIM. SININEWS.COM – Pembangunan proyek drainase atau siring di Dusun VII, Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, menuai kritik tajam dari warga setempat. Proyek yang menelan anggaran hampir dua ratus juta rupiah tersebut dinilai gagal fungsi karena kesalahan teknis dalam pengerjaannya.
Keluhan Warga: Air Tersumbat Akibat Elevasi Salah.
ARF (40), warga setempat yang terdampak langsung, mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil pekerjaan pihak kontraktor. Menurutnya, pengerjaan siring tersebut terkesan asal-asalan karena ada bagian median tanah yang tidak digali sama sekali.
"Bagian hilir siring justru lebih tinggi daripada bagian hulu. Akibatnya, air tidak mengalir dan malah tergenang di sana. Kami sangat menyayangkan hal ini, uang rakyat melalui APBD ratusan juta seolah terbuang sia-sia," ujar ARF kepada media, Kamis (01/01/2026).
Ia berharap pihak berwenang segera turun ke lapangan untuk mengecek fisik proyek dan meminta pertanggungjawaban dari pelaksana konstruksi.
BPD Desa Lubuk Raman Desak Tindakan Tegas
Senada dengan keluhan warga, Ketua BPD Desa Lubuk Raman, Herli, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi ketidaksesuaian pengerjaan di lapangan.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar segera meninjau langsung ke lokasi. Harus ada tindakan tegas kepada perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran dalam pengerjaan ini," tegas Herli.
Herli merinci data proyek tersebut sebagai berikut:
Nama Perusahaan: CV Karya Sederhana
Nomor Kontrak: 600.1.4/../PPK-EE/APBD/2025
Nilai Kontrak: Rp 199.354.000,-
Sumber Dana: APBD Kabupaten Muara Enim Tahun 2025
PPK Memilih Bungkam
Hingga berita ini diturunkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang bertanggung jawab atas proyek tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan media melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis (01/01/2026) tidak mendapatkan respons.
Sikap bungkam dari pihak PPK ini pun menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat, seolah membenarkan dugaan bahwa proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis yang diharapkan.
Masyarakat Desa Lubuk Raman kini menunggu langkah nyata dari Dinas terkait di Kabupaten Muara Enim agar proyek siring tersebut diperbaiki sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya untuk mencegah banjir di pemukiman warga.(sn)














