BPJS tidak aktif ? Tenang ! Pemkab PALI ada Solusinya bukan omon--omon



PALI.SiniNews.Com — Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tidak mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Talang Ubi. Manajemen rumah sakit memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan pelayanan medis secara optimal tanpa adanya penolakan, termasuk pasien dengan status BPJS nonaktif. 

Ingat..! Sekali lagi ditegaskan "Termasuk BPJS Nonaktif bisa berobat."


Direktur RSUD Talang Ubi, dr. Ronald Aprinaldi, menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keselamatan pasien. Menurutnya, persoalan administrasi kepesertaan BPJS tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan.


“Sejauh ini memang ada pasien yang datang ke RSUD, baik dari layanan poliklinik maupun melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan status BPJS nonaktif. Namun kami pastikan semuanya tetap dilayani dengan baik,” ujar dr. Ronald saat ditemui pada Selasa (13/1/2026).


Ia menjelaskan, khusus untuk pasien gawat darurat, pelayanan medis akan tetap diberikan sesuai standar yang berlaku tanpa melihat status kepesertaan BPJS. Setelah pasien mendapatkan penanganan, pihak rumah sakit akan membantu proses koordinasi dan administrasi agar kepesertaan BPJS pasien dapat segera diaktifkan kembali.


Lebih lanjut, dr. Ronald mengungkapkan bahwa saat ini tercatat ada 12 pasien rawat inap yang sebelumnya berstatus BPJS nonaktif. Melalui pendampingan dan pengurusan yang dilakukan pihak rumah sakit, kepesertaan BPJS para pasien tersebut kini telah aktif kembali.


“Alhamdulillah, BPJS mereka sekarang sudah aktif. Bahkan beberapa pasien sudah diperbolehkan pulang karena kondisi kesehatannya sudah membaik dan dinyatakan sehat oleh dokter,” jelasnya.


Manajemen RSUD Talang Ubi juga terus mengingatkan seluruh tenaga medis dan petugas pelayanan agar tetap memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan tidak diskriminatif kepada seluruh pasien. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.


Dengan adanya penegasan tersebut, RSUD Talang Ubi mengimbau masyarakat Kabupaten PALI untuk tidak ragu datang ke rumah sakit apabila membutuhkan pelayanan kesehatan. 


“Yang terpenting adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat. Soal administrasi akan kita bantu bersama,” pungkas dr. Ronald.(SN/PERRY)

Share:

Debit Sungai Lematang Mulai Surut, Polisi Pastikan Situasi Banjir di Tanah Abang Terkendali



PALI.SiniNews.Com– Kepolisian Resor (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) memastikan kondisi debit air Sungai Lematang di wilayah Kecamatan Tanah Abang mulai berangsur surut. 


Hal tersebut diketahui setelah jajaran Polsek Tanah Abang melakukan patroli dan monitoring langsung ke sejumlah desa yang berada di bantaran sungai, Selasa (13/1/2026).


Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., mengatakan patroli dilakukan untuk mengecek situasi terkini tinggi debit air sekaligus memastikan kondisi masyarakat pascaluapan Sungai Lematang akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.


“Personel kami melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya desa-desa yang berada di sepanjang aliran Sungai Lematang. Hasilnya, saat ini debit air mulai mengalami penurunan,” kata AKP Arzuan.


Berdasarkan hasil monitoring, terdapat dua desa yang terdampak, yakni Desa Curup dan Desa Sukaraja. Di Desa Curup, ketinggian air sebelumnya mencapai sekitar 40 hingga 70 sentimeter, sementara di Desa Sukaraja berkisar 2 hingga 6 sentimeter. 

Meski sempat meluap, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil.


“Alhamdulillah, air di Desa Curup sudah turun sekitar 5 sampai 10 sentimeter, dan di Desa Sukaraja turun sekitar 2 sampai 5 sentimeter. Situasi saat ini relatif terkendali,” jelasnya.


AKP Arzuan menambahkan, mayoritas rumah warga di dua desa tersebut merupakan rumah panggung, sehingga dapat meminimalisir dampak genangan air terhadap pemukiman warga.


Lebih lanjut, AKP Arzuan menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat di tengah potensi bencana alam.


“Bapak Kapolres PALI menekankan agar seluruh jajaran terus meningkatkan kewaspadaan, melakukan patroli rutin, serta monitoring intensif di wilayah rawan banjir. Kehadiran Polri di lapangan bertujuan memberikan rasa aman dan memastikan masyarakat terlindungi,” ujar AKP Arzuan menyampaikan arahan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran Sungai Lematang, agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan tidak ragu berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun pemerintah setempat apabila debit air kembali meningkat.

Kegiatan patroli dan monitoring yang melibatkan personel Polsek Tanah Abang tersebut berlangsung aman dan kondusif. 


"Kami akan memastikan pemantauan debit air Sungai Lematang akan terus dilakukan secara berkelanjutan,dan setiap perkembangan akan segera dilaporkan kepada pimpinan," pungkas AKP Arzuan.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Lakukan Monitoring Debit Air, Situasi Sungai Masih Normal



PALI.SiniNews.Com – Untuk mengantisipasi potensi banjir akibat meningkatnya intensitas curah hujan, Polsek Talang Ubi melaksanakan kegiatan monitoring debit atau kedalaman air di wilayah Talang Pipa, Kelurahan Talang Ubi Barat, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (13/1/2026).


Kegiatan monitoring tersebut dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Personel Polsek Talang Ubi turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi debit air sungai tetap dalam batas aman serta memantau kemungkinan dampak terhadap permukiman warga.


Kapolsek Talang Ubi, AKP Ardiansyah, S.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan sementara, belum ditemukan adanya wilayah kelurahan yang terdampak banjir.


“Dari hasil pengecekan di lapangan, kondisi debit air sungai memang terpantau mulai mengalami kenaikan seiring meningkatnya intensitas hujan. Namun demikian, ketinggian air masih berada dalam batas normal dan belum berdampak pada permukiman warga,”ujar AKP Ardiansyah.


Monitoring tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Talang Ubi, yakni Panit Intelkam AIPDA Ronaldo dan Panit Binmas AIPDA Deni Irawan, dengan situasi kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


Lebih lanjut, AKP Ardiansyah menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menekankan pentingnya langkah preventif dan kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam menghadapi potensi bencana alam.


“Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Parulian Sirait menegaskan agar seluruh jajaran Polres dan Polsek terus meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah rawan banjir. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan penanganan cepat apabila terjadi situasi darurat,” ungkap Kapolsek Talang Ubi.

Sebagai langkah antisipasi, Polsek Talang Ubi akan terus melakukan monitoring secara rutin terhadap debit dan volume kedalaman air sungai di wilayah Kecamatan Talang Ubi serta menjalin koordinasi dengan pihak terkait dan pemerintah setempat.


“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan banjir,”pungkas AKP Ardiansyah.(SN/PERRY)

Share:

Panen Jagung Perdana Desa Tempirai Utara, Wujud Sinergi Polri dan Masyarakat Dukung Ketahanan Pangan



PALI.SiniNews.Com – Program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan hasil positif. 


Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan Panen Jagung Perdana Ketahanan Pangan yang berlangsung di lahan jagung Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, pada Selasa (13/1/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan panen jagung ini merupakan bagian dari upaya konkret Polri bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat desa.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil panen semata, namun juga sebagai bentuk pendampingan dan motivasi kepada masyarakat agar terus mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada.


“Panen jagung perdana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” ujar IPTU Budi Anhar.


Lebih lanjut, IPTU Budi Anhar menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, yang memberikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut.

Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.


“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Panen jagung perdana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk memanfaatkan lahan produktif secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, sebagaimana disampaikan oleh Kapolsek Penukal Utara.


"Dengan terlaksananya panen jagung perdana ini, diharapkan Desa Tempirai Utara dapat menjadi contoh dalam pengelolaan pertanian berbasis ketahanan pangan, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Balita 3,5 Tahun Terpeleset dan Hanyut di Sungai Lematang, Kepala BPBD Muara Enim: Tim Masih Lakukan Penyisiran


Tim SAR melakukan pencarian 


Muara Enim, Sumsel. SININEWS.COM – Upaya pencarian terhadap Ravael (3,5), bocah laki-laki yang hanyut di Sungai Lematang, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, terus diintensifkan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Roziq, mengonfirmasi bahwa personel gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian, Selasa (13/1/2026).


Dari Informasi yang didapat,Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.10 WIB di Dusun 3, Desa Muara Lawai. Korban yang sedang bermain bersama temannya, Al Amin (4), diduga terpeleset saat berada di tangga tempat pemandian sungai.


Kepala BPBD Muara Enim, Rozieq, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari warga, pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan tindakan penyelamatan.


"Benar, kami menerima laporan adanya anak tenggelam di Desa Muara Lawai. Saat ini tim reaksi cepat dari BPBD sebanyak 10 personel sudah bergabung dengan 8 personel Damkar di lapangan untuk melakukan pencarian," ujar Rozieq saat memberikan keterangan, Selasa sore.


Menurut Roziq, kronologi bermula saat korban bermain di tepian sungai yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter. "Keterangan dari saksi di lokasi, korban terpeleset di tangga pemandian dan terseret arus. Teman korban langsung melapor ke warga, dan laporan diteruskan ke kami," tambahnya.


Tim pencarian tiba di lokasi pada pukul 16.40 WIB dan langsung menyisir aliran Sungai Lematang di sekitar titik awal jatuhnya korban. Hingga pukul 17.47 WIB, keberadaan putra dari Bapak Yudi Ertika (30) tersebut belum ditemukan.


"Pencarian masih berlangsung hingga sore ini dengan bantuan warga setempat. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, kami memohon doa dari masyarakat agar korban segera ditemukan," tutup Rozieq.


Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai sebelum kondisi cahaya semakin gelap.(sn)

Share:

Polsek Penukal Abab Intensif Pantau Debit Sungai, Kapolres PALI Pastikan Situasi Masih Aman dan Terkendali



PALI.SiniNews.Com– Kepolisian Resor Penukal Abab Lematang Ilir (Polres PALI) melalui Polsek Penukal Abab terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dengan melaksanakan monitoring debit dan volume kedalaman air di sejumlah sungai utama yang melintasi wilayah hukum setempat.


Monitoring dilakukan pada Senin, 12 Januari 2026, mulai pukul 16.00 WIB, menyasar Sungai Sebagut dan Sungai Penukal di Kecamatan Penukal, serta Sungai Abab di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Kapolsek Penukal Abab, AKP Dedy Kurnia, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut dengan menurunkan personel untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan, khususnya pada desa-desa yang berada di bantaran sungai.


Adapun desa-desa yang menjadi fokus pemantauan meliputi empat desa di bantaran Sungai Sebagut, yakni Desa Purun, Desa Babat, Desa Gunung Raja, dan Desa Mangku Negara. Sementara di bantaran Sungai Penukal terdapat Desa Raja Jaya, Desa Air Itam, dan Desa Air Itam Timur. 


Sedangkan di bantaran Sungai Abab mencakup Desa Tanjung Kurung dan Desa Karang Agung.

Berdasarkan hasil monitoring terkini, belum ditemukan adanya desa maupun fasilitas pendidikan yang terdampak banjir akibat luapan sungai. 


Debit dan volume air pada ketiga sungai tersebut terpantau mengalami kenaikan secara bertahap seiring meningkatnya intensitas curah hujan, namun masih berada dalam batas normal dan aman.


Kapolsek Penukal Abab AKP Dedy Kurnia, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam.


“Monitoring ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan kondisi sungai tetap terpantau, sehingga apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan, langkah-langkah penanganan dapat segera dilakukan,”ujarnya.


Lebih lanjut, AKP Dedy Kurnia menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., yang menegaskan komitmen Polres PALI dalam menjaga keselamatan masyarakat.


“Kapolres PALI menekankan kepada seluruh jajaran agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap potensi bencana, khususnya banjir. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terkini,” ujar AKP Dedy Kurnia menyampaikan arahan Kapolres.


Ia juga menambahkan bahwa Polsek Penukal Abab akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait guna memantau perkembangan situasi hidrologi di wilayah tersebut.


Kegiatan monitoring yang melibatkan Kapolsek Penukal Abab, Ka SPK Regu C AIPDA S. Jeki, Bhabinkamtibmas Brigpol Yayan P, serta anggota Reskrim Bripda Ramadhoni tersebut berakhir pada pukul 08.55 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta kondusif.


"Kami memastikan pemantauan debit dan volume air sungai akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya mitigasi dini demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten PALI,"tandasnya.(SN/PERRY)

Share:

Bupati PALI Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Banjir di Penukal Utara, Polri Pastikan Situasi Aman dan Kondusif



PALI.SiniNews.Com – Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak banjir di Desa Tempirai Timur dan Talang Air Itam, Kecamatan Penukal Utara, Senin (12/1/2026) siang.


Penyaluran bantuan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang terdampak banjir akibat luapan air yang terjadi pada 11 Desember 2025 lalu. Kegiatan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI Edy Irwan, S.E., Camat Penukal Utara Fahrudin, S.Psi., Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si yang diwakili Kanit Binmas AIPDA Dhana, para kepala desa setempat, unsur kecamatan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa.


Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, dengan rincian 100 paket untuk warga Desa Tempirai Timur dan 31 paket untuk warga Talang Air Itam Desa Tanding Marga. Setiap paket berisi beras 10 kilogram, satu dus mi instan, minyak goreng 1 kilogram, gula 1 kilogram, susu satu kaleng, dan sarden satu kaleng.


Kapolsek Penukal Utara IPTU Budi Anhar, S.H., M.Si menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh kegiatan kemanusiaan tersebut serta memastikan pengamanan dan kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat.


“Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sempat terdampak banjir. Alhamdulillah, saat ini kondisi banjir di kedua lokasi sudah surut dan tidak ada lagi rumah warga yang terendam,” ujarnya.


Lebih lanjut, IPTU Budi Anhar menyampaikan pernyataan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K terkait kegiatan tersebut.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. 


Sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam penanganan dampak bencana, sehingga bantuan dapat tepat sasaran dan situasi kamtibmas tetap terjaga,” ungkap IPTU Budi Anhar menyampaikan pesan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.


Sementara itu, Polsek Penukal Utara memastikan akan terus melakukan monitoring terhadap debit air sungai dan perkembangan situasi di wilayah Kecamatan Penukal Utara sebagai langkah antisipasi dini. Setiap perkembangan akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan.


"Dengan adanya bantuan ini,kita harapkan dapat meringankan beban masyarakat,serta memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar unsur pemerintahan dan masyarakat di Kabupaten PALI,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Polsek Talang Ubi Laksanakan KRYD, Kapolres PALI Tekankan Pencegahan Dini Gangguan Kamtibmas


PALI.SiniNews.Com – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah potensi tindak kriminalitas, Polsek Talang Ubi melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada Senin malam, 12 Januari 2026.


Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 20.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB dan dipusatkan di wilayah hukum Polsek Talang Ubi. KRYD dipimpin oleh Aipda M. Kurniadi serta diikuti oleh personel Polsek Talang Ubi yang telah tersprint sesuai surat perintah.


Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H. menjelaskan bahwa pelaksanaan KRYD diawali dengan apel kesiapan di Mapolsek Talang Ubi, kemudian dilanjutkan dengan patroli ke sejumlah objek vital dan pusat aktivitas masyarakat, di antaranya Bank BRI Handayani, Bank BSI, Indomaret Handayani, serta Alfamart Handayani.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya kejahatan jalanan, tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), serta penyakit masyarakat,” ujar AKP Ardiansyah.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Talang Ubi juga memberikan himbauan dan teguran humanis kepada anak-anak dan remaja yang masih berkumpul hingga larut malam agar segera kembali ke rumah masing-masing apabila tidak memiliki keperluan yang mendesak, sebagai langkah preventif guna menghindari potensi menjadi korban maupun pelaku tindak kriminal.


Selain itu, masyarakat serta pengelola tempat usaha dihimbau untuk senantiasa waspada terhadap keamanan kendaraan bermotor, serta tidak menyediakan atau terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum seperti peredaran minuman keras, perjudian, dan penyalahgunaan narkotika. Warga juga diminta segera melapor ke Polsek Talang Ubi apabila mengetahui adanya tindak pidana.


Kapolsek Talang Ubi menyampaikan arahan Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, bahwa kegiatan KRYD merupakan strategi penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Bapak Kapolres PALI menegaskan bahwa KRYD harus dilaksanakan secara konsisten dan profesional sebagai upaya pencegahan dini. Kehadiran Polri di lapangan diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” ungkap AKP Ardiansyah menyampaikan pesan Kapolres.


Secara keseluruhan, kegiatan KRYD Polsek Talang Ubi berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta ditutup dengan apel konsolidasi guna melakukan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.


"Dengan adanya kegiatan rutin yang ditingkatkan ini, Polsek Talang Ubi berkomitmen untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan nyaman demi mendukung aktivitas masyarakat di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI,"pungkasnya.(SN/PERRY)

Share:

Pemkab PALI Gandeng BIG Perkuat Fondasi Pembangunan Berbasis Data



Bogor.SiniNews.Com— Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini semakin memantapkan langkah menuju pembangunan yang terarah dan berbasis data. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Kerja Sama antara Pemkab PALI dan Badan Informasi Geospasial (BIG) yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung A Lantai 2, Kantor BIG, Jalan Raya Bogor Km 48, Cibinong, Jawa Barat, Senin (12/1/2026).

Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati PALI, Asgianto, S.T., didampingi jajaran pejabat strategis Pemerintah Kabupaten PALI. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Bappeda PALI Hj. Rina Anggraini, S.T., M.T., Plt. Kepala Dinas Kominfostaper H. Imansyah, S.E., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dr. Aryansyah, M.T., Kasat Pol PP Syahrulludin, S.T., M.Si., Kabag Tata Pemerintahan Saparuddin, S.Sos., M.Si., serta Kabag Perekonomian dan SDA Zainuri Aprizal, S.Sos., M.Si.

Kegiatan ini juga didampingi oleh Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan perencanaan pembangunan di Kabupaten PALI.

Menurutnya, pemanfaatan informasi geospasial yang valid, akurat, dan terintegrasi menjadi kebutuhan mutlak dalam menghadirkan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
“Nota kesepakatan ini menjadi landasan strategis bagi Pemerintah Kabupaten PALI untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih akurat, berbasis bukti, dan berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Asgianto.

Lebih lanjut, Bupati PALI berharap kerja sama dengan BIG tidak hanya sebatas pertukaran data, namun berkembang pada penguatan sinergi pengelolaan informasi geospasial, pengembangan sistem informasi daerah, serta peningkatan kapasitas aparatur dalam memanfaatkan data spasial secara optimal.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten PALI optimistis mampu mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan, efisien, dan berdaya saing, sekaligus memastikan setiap kebijakan pembangunan berpijak pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.(SN/PERRY)

Share:

Kajari PALI Berganti, Ini Nama Pengganti Farriman Isandi Siregar



Palembang. SININEWS.COM -- Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berganti, dari sebelumnya dijabat Farriman Isandi Siregar digantikan Hamidi SH.MH.


Dari siaran pers resmi dari Kejari PALI, proses pelantikan Kejari PALI baru dilaksanakan di Aula Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan pada Senin 12 Januari 2026.


Pelantikan Kajari PALI baru dilakukan langsung Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana SH.MH.


Pelantikan Kajari PALI juga berbarengan dengan Kajari Prabumulih, Kajari Ogan Komering Ilir, Kajari Muara Enim dan Kajari Musirawas.


Sementara Kajari PALI lama yakni Farriman Isandi Siregar mendapatkan promosi jabatan menjadi Kajari Pacitan.


Kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri PALI

Bahwa pada hari ini Senin 12 Januari 2026 sekira pukul 09:30 WIB sampai dengan pukul 10:30 W. bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan telah dilaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Negeri PALI Bapak Hamidi, SH, MH yang dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Bapak Dr. Ketut Sumedana, SH.MH.


Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Negeri dilaksanakan bersama

4 (empat) Kejaksaan Negeri lainya yaitu Kejaksaan Negeri Prabumulih,Kejaksaan Negeri Ogan

Kemering Ilir,Kejaksaan Negeri Muara Enim, dan Kejaksaan Negeri Musi Rawas.


Setelah dilakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Kejaksaan Negeri dilanjutkan dengan acara pisah sambut yang dihadiri oleh seluruh Kepala Kejaksaan Negeri Se-

Sumatera Selatan .


Bapak Farriman Isandi Siregar, SH, MH mendapat promosi jabatan menjadi Kepala Kejaksaan

Negeri Pacitan.


Pelaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan merupakan hal yang biasa

dilingkungan Kejaksaan RI dan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dilingkungan Kejaksaan RI.

Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan kondusif. (sn/perry)


Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts