Antisipasi Begal Motor, Satpol.PP dan Linmas Jaga Pos Terpadu

PALI--Antisipasi serta persempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan serta memberikan kenyamanan juga keamanan masyarakat Bumi Serepat Serasan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol.PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berjaga di pos terpadu yang telah dibangun Dinas Perkim PALI disejumlah titik rawan kejahatan.

Dikatakan Zulkopli SH, Kepala Satpol.PP PALI bahwa penjagaan pada pos terpadu selain Satpol.PP dan Linmas setempat juga melibatkan Dishub, Babinsa TNI, Babinkamtibmas Polri.

"Ada tujuh titik pos terpadu yang sudah dibangun dan kita tunggu untuk lalukan penjagaan sebagai antisipasi terjadinya aksi begal serta kejahatan jalanan lainnya. Seperti antara jalan Simpang Raja - Jerambah Besi,  Simpang Suka Maju, Simpang Talang Bulang, Betung dan lainnya," ungkapnya, Selasa (7/5).

Terlebih saat bulan puasa dan jelang lebaran nanti, disebut Kasat Pol.pp biasanya tindak kriminal meningkat.

"Kita tidak ingin masyarakat takut atau was-was ketika melintas, untuk itu kita siap siaga disaat kesibukan aktivitas masyarakat. Tetapi kalau sudah larut malam, petugas kita istirahat," tukasnya.

Untuk penjagaan, diakui Zulkopli bahwa telah berjalan satu bulan, dan akan terus efektif setiap hari meski hari libur.

"Seterusnya akan dilakukan penjagaan di pos terpadu, jadi bukan hanya dibulan puasa saja. Untuk petugas, kita berikan honor tambahan agar kesejahteraan mereka terjamin," tutupnya.

Terpisah, Jaja, salahsatu pegawai Pemkab PALI yang setiap hari lalulalang menjalankan tugasnya melalui jalan di wilayah PALI sebagai pengawas lapangan mengatakan bahwa sejak pos terpadu aktif, tindak kriminal perampokan dijalanan sudah tidak terdengar lagi.

"Memang sudah seharusnya pemerintah melakukan upaya dalam mewujudkan PALI yang aman. Pasalnya, angka Curas atau begal motor di wilayah PALI masih lumayan tinggi. Dan sejak efektif dijaga, begal motor sudah tidak terdengar lagi," katanya
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts