Dishub Bakal Lakukan Tindakan Tegas Kalau MHP Molor Kerjakan Perbaikan Jalan Simpang Raja

PALI - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bakal menindak PT Musi Hutan Persada (MHP) apabila pekerjaan perbaikan jalan poros Simpang Raja-Jerambah Besi Kecamatan Talang Ubi terutama yang dilalui armada pengangkut kayu milik PT MHP yang saat ini tengah diperbaiki perusahaan itu molor dari target.

Melalui Plt Kepala Dishub Palu, Slamet Suhartopo bahwa sudah banyak keluhan warga yang diterimanya terkait pekerjaan perbaikan jalan tersebut yang dinilai lelet dan kurang serius dilakukan pihak MHP.

Banyak warga mendesak Dishub PALI agar menghentikan sementara aktivitas mobilisasi angkutan kayu selama perbaikan belum selesai. Pasalnya, lebih dua bulan, perbaikan jalan yang rusak parah akibat hilir mudik angkutan kayu tidak kunjung selesai dan memperparah kerusakan jalan yang telah mulus di cor beton pemerintah Kabupaten PALI berimbas terhambatnya aktivitas warga.

"Dari keterangan pihak MHP melalui perwakilannya, Pak Mutakabir bahwa target pekerjaan perbaikan jalan yang hanya sepanjang 962 meter selesai pada 21 Agustus 2019, maka kami akan pantau dan tunggu janji itu. Apabila molor, kita akan tindak," tandas Suhartopo, Senin (13/5).

Untuk tindakan penghentian sementara aktivitas armada pengangkut kayu, Suhartopo mengatakan pihaknya belum ada rencana kearah sana. Sebab menurutnya, pihak perusahaan saat ini tengah bekerja melakukan perbaikan.

"Tetapi kalau molor dan terkesan semaunya, kita tindak tegas. Namun kalau saat ini, biarkan mereka (pihak MHP) bekerja," tegasnya.

Mengetahui pihak MHP hanya mengerjakan perbaikan kurang separuh jalan yang rusak, Pidin, warga pengguna jalan asal Tanah Abang menyayangkan kalau sebesar perusahaan itu tidak mampu memperbaiki keseluruhan jalan yang rusak akibat mobilisasi angkutan kayu, dimana panjang jalan yang dilalui perusahaan itu hanya kurang lebih 2,5 KM.

"Sepatutnya perusahaan itu malu melihat kondisi jalan yang hancur lebur, bahkan sempat putus. Sementara perbaikan hanya mampu 900 meter lebih. Padahal puluhan angkutan kayu setiap hari lalu lalang di jalan yang telah dibangun pemerintah untuk rakyatnya. Kalau demikian, lebih baik MHP buat jalan sendiri apabila hanya bisa numpang lewat saja, dan jangan ganggu aktivitas warga, karena jalan itu merupakan urat nadi perekonomian masyarakat," cetus Pidin.

Sebelumnya, perwakilan PT MHP, Mutakabir SH saat dikonfirmasi media ini, Minggu (12/5) menyebut bahwa pekerjaan perbaikan jalan direncanakan rampung 21 Agustus 2019.

"Terdapat 44 point perbaikan di ruas jalan cor tersebut dengan lebar 5.126,75 M2 dan Panjang 962 M. Ditargetkan 21 Agustus 2019 sudah selesai pekerjaan , saat ini sudah berjalan 30% proses pekerjaan ( 40 hari kerja ) sdh berjalan. Umur beton 21-28 hari dan volume beton 1.026 m3 . Faktor cuaca menjadi faktor utama pendukung percepatan perbaikan jalan tersebut," terang Mutakabir yang sering di sapa Obby.
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts