Turunkan Tim Pantau Kenaikan Harga dan Produk Kadaluarsa

PALI--Tim gabungan pengandali harga bahan pangan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin), Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Inspektorat, Satpol.PP, Dinas Koperasi dan UKM, Bagian Perekonomian, Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Kepolisian dan pemerintah kecamatan, kembali  lalukan sidak terhadap pasar kalangan Tanah Abang, Selasa (14/5).

Disamping memantau harga-harga pangan, tim gabungan tersebut juga mengecek tanggal kadaluarsa sejumlah jenis produk pangan.

"Kita lakukan kegiatan ini untuk memantau dan antisipasi lonjakan harga yang sering terjadi saat puasa dan jelang lebaran. Nantinya kita data jenis bahan pangan apa saja yang alami kenaikan, kemudian kita cari tahu kendalanya, kemudian kita laporkan ke Bulog provinsi," ungkap Junaidi, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab PALI.

Disamping memantau harga-harga Sembako dan bahan pangan lainnya, dikatakan Junaidi juga dilakukan pemeriksaan label halal serta tanggal kadaluwarsa sejumlah jenis bahan pangan dan makanan.

"Terkadang ada pedagang nakal yang menjual  dagangannya yang telah kadaluwarsa. Jadi untuk memastikan PALI bebas makanan yang kadaluwarsa, kita ajak Dinkes untuk lakukan pengecekan," tukasnya.

Diakui Junaidi, bahwa dari hasil sidak, sebagian besar bahan pokok menyalami penurunan, hanya sejumlah harga sayuran yang naik.

"Bawang putih saja, turun menjadi Rp 40.000/ kg, cabe cenderung stabil, daging ayam dan sapi juga menurun. Untuk pengecekan jenis bahan makanan dan bumbu kemasan, tidak ditemukan yang kadaluarsa," tukasnya.

Untuk operasi pasar, ditambahkan Juniadi belum ada rencana menggelarnya, tetapi apabila harga-harga kebutuhan pokok melonjak, kita akan usulkan," pungkasnya.

Sementara itu, Linda, salahsatu pedagang di Pasar Tanah Abang menyebut bahwa harga bawang putih turun drastis, dimana pada minggu lalu, dirinya menjual bawang putih Rp 100.000/kg.

"Sekarang stok bawang putih sudah banyak, kalau minggu lalu memang susah didapat. Untuk harga bahan dapur lainnya stabil," katanya
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts