Ratusan Warga Dua Desa Ini Akan Gelar Aksi Unras di PLTU Sumsel 1

 Foto : Sejumlah karyawan PLTU Sumsel 1 asal china saat sedang mengerjakan penanaman pohon dan perbaikan taman beberapa waktu lalu
MUARA ENIM, SININEWS.COM – Ratusan masyarakat dari Desa Tanjung Menang dan Desa Air Cik Dam Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim dalam waktu dekat akan menggelar aksi damai didepan kantor PLTU Sumsel 1, sabtu (21/12)

Dalam aksi unjuk rasa yang dikomandoi Badan Pengawas Desa (BPD) dua desa tersebut akan menuntut pihak perusahaan PT. Shenhua Guohua Lion Power Indonesia (SGPLI) untuk mempertanyakan kesepakatan tentang prioritas pekerjaan untuk lima desa yang masuk dalam ring 1 perusahaan 

Arpendi, salah satu anggota BPD Desa Tanjung Menang saat dikonfirmasi mengatakan saat ini perusahaan telah ingkar janji terhadap masyarakat khususnya diwilayah ring satu perusahaan yang dulunya pernah dijanjikan untuk memprioritaskan lowongan kerja kepada lima desa diarea PLTU 

“kami selalu diberikan janji oleh pihak perusahaan nyatanya hingga saat ini hanya sedikit saja masyarakat kami dipekerjakan tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya” ucapnya kesal

Senada disampaikan, Ahmadi ketua BPD desa Air Cik Dam menyampaikan, dirinya bersama kurang lebih 500 orang masa dari dua desa dan simpatisan akan melayangkan surat aksi damai ke Polres Muara Enim guna menyampaikan aspirasi

"Kita sudah melayangkan surat aksi unjuk rasa ke Polres Muara Enim, insyallah dipenghujung bulan ini kita akan gelar aksi damai"ucapnya

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juono melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Apriansyah saat dikonfirmasi melalui pesan singkat (WA) sebelumnya terkait informasi masyarakat yang akan menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor PT.SGPLI mengatakan dirinya belum mengetahui informasi tersebut dan saat ini masih menunggu surat pemberitahuan dari warga

“kita belum ada surat tembusan, jika nantinya benar adanya aksi damai tersebut kita akan lakukan pengawalan kepada masyarakat untuk membantu penyampaian aspirasi tanpa harus anarkis” tegasnya

Perlu diketahui, masyarakat desa Tanjung Menang dan Air Cik Dam melayangkan 11 tuntutan kepala pihak perusahaan diantaranya meminta jaminan kuota bekerja untuk dua desa tersebut, meminta perusahaan untuk memberikan bantuan penerangan jalan, dan menuntut program CSR untuk segera direalisasikan kedesa-desa (sn1)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts