Pages

Wednesday, January 8, 2020

Kejari PALI Tetapkan 4 Tersangka Kasus Terbangnya Atap Pasar Air Itam

Foto. Doc

PALI -- Masih ingatkah kejadian terbangnya atas bangunan pasar Air Itam Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang terjadi pada tahun 2017 tepatnya tanggal 22 Oktober yang saat itu bangunan yang bersumber dari APBN melalui Kementerian Desa masih dalam tahap pengerjaan, kini kasusnya terus bergulir.

Meski sudah dua tahun lebih kejadian itu berlangsung, rupanya tidak menghentikan pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten PALI untuk terus mengusut tuntas walaupun pihak pelaksana kala itu telah berupaya memperbaikinya.

Dan pada perkembangan terakhir, Kejaksaan Negeri PALI akui pihaknya telah menetapkan empat orang tersangka, karena setelah beberapa kali dilakukan penyelidikan serta pemeriksaan, ditemukan kerugian negara sekitar Rp 1 Milyar.

"Ada tiga tersangka dari kalangan swasta, berinisial D, T dan Y. Satu tersangka lain berinisial A dari Kementerian desa. Dua tersangka sudah kami periksa, dan dua tersangka lain menyusul," ungkap Marcos M Simaremare, Kepala Kejari PALI saat lakukan konferensi pers, Selasa (7/1/2020).

Dasar penetapan tersangka terhadap empat orang tersebut karena diakui Kajari bahwa pihaknya menemukan rendahnya kualitas pekerjaan sehingga atap bangunan pasar terbang ketika diterpa angin.

"Ada ketidaksesuaian antara perencanaan dan hasil pekerjaan, mengakibatkan kualitas bangunan rendah," tukasnya.

Dalam hal ini diakui Kajari bahwa tersangka belum ditahan karena masih proses pemeriksaan.

"Pengembalian kerugian negara serta penahanan tersangka menunggu selesai proses pemeriksaan. Namun yang pasti, kita akan tuntaskan kasus ini," tandasnya.

Diketahui bahwa meski bangunan pasar Air Itam saat ini sudah diperbaiki, namun dari pantauan media ini dilapangan, bangunan yang menelan anggaran milyaran rupiah itu belum juga dipergunakan. (sn)

0 komentar:

Post a Comment