Diduga Korban Bully, Siswi di PALI Nekat Minum Racun Rumput

PALI, SININEWS.COM -  Entah apa yang ada dibenak melati (nama samaran) salah satu siswi Kelas 2 SMAN 1 Penukal asal Desa Gunung Menang Kecamatan Penukal Kabupaten PALI hingga nekat menenggak racun rumput pada Rabu pagi (12/2) kemarin. 

Sontak saja, atas kejadian itu warga Gunung Menang geger dan langsung membawa siswi tersebut ke Puskesmas terdekat. 

Menurut Yopi, kerabat korban bahwa kejadian itu pertama kali diketahui saat ada teriakan dari dalam kamar. Kemudian pihak keluarga melihat kedalam kamar itu dan menemukan korban tak sadarkan diri dengan mulut keluar busa dan tidak jauh dari badan korban ada botol racun rumput. 

"Adik saya pernah bercerita bahwa dia kerap di bullly temannya di sekolah. Korban saat ini dirawat di RS Prabumulih. Korban sudah siuman tapi belum bisa diajak komunikasi," ungkap Yopi, Kamis (13/2).

Atas kejadian itu, pihak keluarga korban meminta pihak sekolah untuk mengusut dan menindak pelajar yang sering mengolok-olok korban. 

"Kami berharap agar masalah ini dapat diusut pihak sekolah, dan apabila ada unsur kesengajaan kami minta kepada pihak yang berwajib agar menindak tegas masalah ini, agar kejadian yang serupa tak terulang kembali," harap Yopi.


Sementara itu, Jawiya sala satu guru sekolah tempat korban menimba ilmu membantah kalau disekolahnya sering jadi ajang bullying. Menurut Jawiya bahwa siswi tersebut baru 2 hari menimba ilmu di sekolah itu. Dimana sebelumnya dia pernah sekolah di SMKN 1 Penukal kemudian pindah ke SMAN 3 Penukal dan terakhir ia pindah lagi di SMAN 1 Penukal.

"Kita tidak tahu masalah yang sedang dia alami baik dari sekolah sebelumnya maupun di luar sekolah. Memang dia sempat menghadap meminta agar dia dipindahkan ruangan. Permintaan tersebut saya sempat berkoordinasi dengan pihak operator sekolah, namun karena ruangan yang dipintanya terlalu padat, maka pihak operator tidak menyetujui perihal permintaan siswi tersebut. Tapi kalau untuk bully membully, tidak pernah terjadi di sekolah ini. Kalaupun ada kami bakal tindak tegas," ujar Jawiya.(sn) 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts