Pages

Tuesday, March 3, 2020

Bina DEKELA di PALI Berlanjut


PALI, SININEWS.COM -- Pembentukan dan pembinaan Desa/kelurahan Layak Anak (DEKELA) di wilayah Bumi Serepat Serasan terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). 

Kali ini pada, Selasa (3/3) DPPKBPPPA PALI melalui bidang PPPA mendatangi desa Sungai Baung Kecamatan Talang Ubi.

Dilaporkan Yenni Nopriani Kepala DPPKBPPPA PALI melalui Kabid PPPA Kasmiyati bahwa gerakan pembentuk dan membina DEKELA sebagai upaya pihaknya untuk membulatkan tekad atau berkomitmen dalam membentuk desa atau kelurahan yang layak serta ramah anak. 

"Seperti kegiatan sebelumnya, selain kami membenuk dan membulatkan komitmen desa Sungai Baung menjadi desa layak anak juga lakukan koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait terutama dengan pemerintah desa dalam membahas fasilitas ramah anak di desa Sungai Baung," ujar Kasmiyati. 

Selanjutnya, gerakan tersebut bakal dilakukan secara estafet agar seluruh desa /kelurahan di PALI menjadi desa layak anak serta mengedepankan pengelolaan serta penyediaan fasilitas bagi ruang gerak anak. 

"Komiten sesungguhnya adalah penyempurnaan PALI sebagai kabupaten layak anak atau KLA. Kita bakal gencar disetiap kesempatan untuk membentuk lalu membina DEKELA," terangnya.

Ditegaskan Kasmiyati bahwa pada kegiatan itu disamping mengundang pemerintah desa, tokoh masyarakat serta pihak terkait, DPPKBPPPA juga mengajak anak yang tergabung pada forum anak.

"Sosialisasi tentang bahaya menikah atau kawin usia anak, menghindari kekerasan terhadap perempuan dan anak, menjauhi narkoba atau obat-obatan terlarang serta kenakalan remaja yang bisa memutus harapan anak terus kita sosialisasikan kepada forum anak dan masyarakat yang hadir serta menekankan kepada orang tua untuk intensif mengawasi perkembangan anak. Apabila ini sudah terwujud dan kesadaran masyarakat meningkat serta pengetahuannya bertambah, penyempurnaan KLA di PALI akan mudah diciptakan," harap Kasmiyati. (sn)

0 komentar:

Post a Comment