Larang Beraktifitas, Sejumlah warga Gelar Sweeping ke Pltu Sumsel-1. Herida : Kami di Lockdown!

Foto : Istimewa / tampak sejumlah warga mendatangi pintu masuk PLTU Sunsel-1
MUARA ENIM, SININEWS.COM – Masyarakat Desa Tanjung Menang Kecamatan Rambang Niru Kabupaten Muara Enim keluhkan masih banyaknya warga negara asing (WNA) yang bekerja di lingkungan perusahaan PLTU Sumsel-1, jumat (3/4/20) 

Hal tersebut dikatakan Nurul Tokoh Masyarakat Desa Tanjung Menang Kabupaten Muara Enim saat dihubungi melalui pesan singkat whatsapp (wa), dirinya menyayangkan saat ini pihak perusahaan PT.SGLPI PLTU Sumsel-1 masih terlihat bekerja ditengah dampak Virus Corona Dieses (Covid-19) yang menjarah wilayah Indonesia khususnya Sumatera Selatan 

"Hari ini masyarakat dua kecamatan belimbing dan Rambang niru turun kelapangan di gerbang masuk PT SGLPI di PLTU Sumsel satu demi kepentingan kesehatan masyarakat sekitar maka masyarakat dua kecamatan memantau langsung kegiatan di PLTU setelah masarakat turun masih ada kegiatan yang di lakukan oleh pihak PLTU” Ucapnya 

Lanjut Nurul, Pihak perusahaan mengaku sedang Lockdown atau Karantina Wilayah namun akunya saat ini masih ada aktifitas keluar-masuk perusahaan 

"Pihak PLTU tidak sungguh-sungguh melakukan Lockdown” tegasnya 

Terpisah, Penasehat Hukum Desa Tanjung Menang Abi Samran, S.H saat dibincangi di salah satu tempat di Palembang mengatakan pihak perusahaan harus memperhatikan kepentingan masyarakat diatas kepentingan perusahaan 

Sementara itu, Herida Hubungan Masyarakat (Humas) Sumsel-1 saat dikonfirmasi melalui telepon mengatakan saat ini tidak ada kegiatan dilingkungan perusahaan karena virus corona perusahaan mengkanrantina wilayah tersebut dari kegiatan 

"sudah hampir tiga minggu kami di lockdown, tidak ada kegiatan” ucapnya singkat 

Untuk diketahui saat ini sejumlah warga dua Kecamatan Belimbing dan Rambang Niru melakukan sweping didepan pintu gerbang PLTU Sumsel-1 untuk memantau pergerakan pekerja yang saat ini di Lockdown untuk menghindari penyebaran virus corona diwilayah tersebut 

Dalam rekaman video yang didapat tim sininews.com sejumlah warga terlibat adu mulut dengan petugas keamanan perusahaan yang memprotes adanya aktifitas perusahaan ditengan virus pandemi covid-19 

AKP Apriansyah Kapolsek Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim mengatakan masyarakat jika menginginkan pengamanan mengenai dampak virus corona diwilayah nya, harus melibatkan pihak Dinas kesehatan dan pemerintah 

"dalam situasi yang darurat kesehatan ini kita harap masyarakat mengurangi aktifitas, saat ini juga perusahaan sedang dikarantina dan tidak ada kegiatan jika menginginkan pendirian Posko pantau Covid-19 harus koordinasi dengan Pemerintah” sarannya (tau/sn) 
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts