Bantu Pelaku UMKM Ditengah Pandemi Corona, 400 UKM di PALI Diajukan Penerima Program PEN

PALI -- Wabah corona bukan hanya mengancam kesehatan saja, tetapi ekonomi kerakyatan juga banyak yang goyah termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kondisi sulit yang melilit sebagian besar pelaku UMKM tentu saja membuat pemerintah berupaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat agar kembali normal.

Salah satunya, pemerintah pusat meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Tentu dengan adanya program PEN itu, langsung disambut Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) untuk menghidupkan kembali pelaku UMKM di Bumi Serepat Serasan yang sejak Maret dan April banyak yang drop dan tertatih-tatih.

"Saat ini kita tengah melakukan pendataan pelaku UMKM yang masih produktif untuk kita ajukan menerima bantuan program PEN," ungkap Herry Saputra, Kepala Dinas Koperasi dan UKM PALI, Selasa (11/8).

Diakuinya bahwa saat ini pihaknya telah mendata sedikitnya 400 UMKM yang masih jalan dan akan diajukan sebagai calon penerima bantuan itu.

"Untuk kuota penerima bantuan program PEN khusus di PALI  belum kita ketahui tetapi untuk keseluruhan secara nasional jumlah bakal penerima ada 12 juta UMKM. Meski demikian kita akan ajukan sebanyak-banyaknya tetapi yang memenuhi kriteria, yakni yang masih produktif dan harus warga PALI," terangnya.

Bentuk bantuan sendiri disebutkan Herry bahwa sesuai informasi yang diterima dari kementerian adalah berupa dana sebesar Rp 2,5 juta.

"Data UMKM harus masuk paling lambat akhir September 2020 ini. Untuk penerima ditentukan langsung oleh Kementerian yang akan melalui survei terlebih dahulu," tukasnya.

Pada masa pandemi saat ini, selain berharap program PEN disalurkan untuk pelaku UKM di PALI, Herry juga menerangkan bahwa sesuai arahan Bupati PALI bahwa dinas Koperasi dan UKM telah memberdayakan pelaku UKM untuk pembuatan masker.

"Tentu saja yang bergerak dibidang jahit menjahit. Kurang lebih ada 50 pelaku UKM yang kita berdayakan untuk membantu kesulitan para pelaku usaha ditengah wabah Covid-19," tutupnya. (sn)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts