Komitmen Bersama Tingkatkan Usia Pernikahan Upaya DPPKBPPPA PALI Tekan Pertumbuhan Penduduk Tidak Berkualitas


PALI. SININEWS.COM -- Dra Hj Yenni Nopriani kepala Dinas Pengendalian Penduduk Kelaurga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengajak seluruh masyarakat Bumi Serepat Serasan untuk memperhatikan anak-anaknya atau anggota keluarganya agar menikah di usia ideal, yakni untuk wanita di usia 21 tahun dan pria di usia 25 tahun. 


Ajakan itu diutarakan Yenni Nopriani saat gelaran kegiatan Komitmen bersama dalam mewujudkan strategi peningkatan pendewasaan usia perkawinan, Rabu (14/10) di Aula kantor Bupati PALI yang dihadiri Bupati PALI melalui staff ahli, Kusmayadi, kepala Kemenag PALI, H Hasanuddin, sejumlah OPD terkait, Forum anak, Duta genre serta PiK remaja. 

"Tingkat perkawinan usia muda masih kita temui ditengah-tengah masyarakat. Hal ini harus kita rubah karena pernikahan usia anak atau usia dini mempunyai resiko tinggi. Diantaranya ketidaksiapan baik secara fisik, emosional, ekonomi dan sosial," ungkap Yenni. 

Akibat ketidaksiapan itu dijelaskan Yenni bahwa akan menimbulkan berbagai masalah dalam rumah tangga.

"Antara lain menimbulkan kehamilan yang tidak diinginkan, pertumbuhan penduduk cukup tinggi tetapi kualitas rendah juga membuat keharmonisan rumah tangga rendah, memicu KDRT dan perceraian," terangnya. 

Dalam mengajak masyarakat untuk menekan angka pernikahan usia anak Yenni menyebut merupakan tugas bersama seluruh elemen dan instansi terkait. 

"Untuk itu kami menggelar komitmen bersama dalam mewujudkan strategi peningkatan pendewasaan usia perkawinan. Kami ajak Forum anak, Duta genre dan PIK remaja serta Kemenag, Dinas pendidikan dan dinas kesehatan," urainya. 

Sementara itu, Kusmayadi staff ahli Pemkab PALI menyatakan dukungannya terhadap peningkatan pendewasaan usia pernikahan. 

"Kami pemerintah kabupaten PALI sangat mendukung proyek melalui DPPKBPPPA ini. diharapkan dengan proyek ini dapat meningkatkan usia pernikahan lebih ideal karena diusia ini lebih siap. Proyek ini juga sebagai untuk menekan kematian ibu dan bayi saat melahirkan karena usia anak secara fisik belum siap melahirkan. Selain itu juga menekan pertumbuhan penduduk yang kurang berkualitas," ucapnya. (sn/perry)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts