MPPDT Jelaskan Lima Keuntungan jika Desa Tempirai Raya jadi Desa Wisata


foto. suasana desa Tempirai 

PALI. SININEWS.COM -- Seiring dengan perubahan strategi pembangunan Indonesia dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, yaitu Desa jadi basis produksi barang dan jasa sebagai tulang punggung untuk wujudkan Indonesia jadi negara maju. 

Maka pembangunan infrastruktur jalan, embung-embung Desa, pasar bersih, listrik (PLN), air bersih (PDAM), fasilitas Wi-Fi (internet masuk Desa) dan lain-lain sebagainya, akhir-akhir ini sangat gencar dilakukan oleh Pemerintah dalam rangka menciptakan sarana prasarana pendukung untuk mempermudah produksi barang dan jasa dari Desa-desa untuk dipasarkan ke kota-kota ataupun ke dunia internasional supaya ada investor yang tertarik untuk berinvestasi ke Desa. 

Hal ini tidak terlepas dari gagasan/mimpi besar Wang Tempirai untuk mewujudkan Desa Tempirai Raya yang MAJU dengan cara dijadikan Desa Wisata. 

Dijelaskan Subiyanto Pudin ketua umum MPPDT bahwa konsep pembangunan Desa Tempirai Raya jadi Desa Wisata mengoptimalkan potensi dasar panorama keindahan alam Danau Desa Tempirai yang merupakan anugerah ALLAH SWT dapat dibangun berupa tempat berenang dan bermain anak-anak, villa-villa diatas air danau dan dibawah pohon rawa, restoran terapung dipinggir Danau Desa ditambah dengan keramahan, kebersihan, keamanan, ketertiban, kenyamanan dan kenangan indah tentang Desa Tempirai tentu ini mempunyai daya eksotik tersendiri bagi wisatawan untuk terus berkunjung ke Desa Tempirai Raya.

Dijabarkan Subiyanto yang juga anggota DJSN RI bahwa minimal ada 5 (lima) keuntungan dan manfaat yang didapat bagi masyarakat, jika Desa Tempirai Raya jadi Desa Wisata yaitu : 

1).Akan banyak orang berwisata ke Desa Tempirai Raya, wisatawan yang datang baik lokal (dari PALI), Domestik (Indonesia) maupun dari wisatawan asing tentu pelancong itu membawa uang dalam rangka berwisata ke Desa Tempirai Raya akan berbelanja sehingga arus uang masuk ke Desa Tempirai Raya akan menggerakkan perekonomian masyarakat Desa Tempirai Raya.

2).pelaku usaha UMKM seperti pusat jajan yang menjual : makan-minuman, rumah makan, dan penjualan oleh-oleh khas Tempirai seperti ikan salai, ikan sagurorong dan lainnya ini sebagai industri  pendukung Desa Wisata akan hidup, tumbuh dan berkembang. 

3).BUMDES Tempirai Raya akan hidup dan berkembang yaitu disamping mengelola dan mengorganisir retribusi masuk area wisata, juga mengorganisir usaha-usaha masyarakat berupa jasa penyewaan perahu, alat bermain/berenang, jasa parkir,
kelompok budidaya ikan air tawar dan usaha home stay/villa  (tempat nginap wisatawan) dan menghidupkan kelompok kerajinan tangan (handicraft) yang diwariskan oleh leluhur Tempirai seperti anyaman bambu/rotan, tikar dari daun rumbai/mengkuang, renda kain dan lain-lain sebagainya.

4).Menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat terutama generasi muda Tempirai Raya.

5). Memberikan pendapatan (income) dalam APBDes Desa Tempirai Raya dari untuk meningkatkan kesejahteraan PemDes dan stafnya agar fokus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Desa Tempirai Raya dan juga para wisatawan. 

"Dengan demikian kehidupan ekonomi masyarakat Desa Tempirai Raya ada sumber lain dan tidak tergantung pada satu faktor komoditi hasil karet saja," jelasnya. 

Ditambahkan Subiyanto bahwa mimpi/gagasan besar ini bisa terwujud jika Wang Tempirai Raya mau melakukan perubahan besar yaitu dimulai dari tekad masyarakat untuk  bekerja sama, gotong royong ciptakan SAPTA PESONA di Desa Tempirai Raya, selanjutnya PemDes Tempirai Raya kompak mengeksekusi keputusan dalam MusrenbangDes Desa Tempirai dijadikan Desa Wisata dengan optimalisasi potensi dasar panorama keindahan alam Danau Desa Tempirai.

"Mimpi/gagasan besar Wang Tempirai ini diwujudkan dengan konsep Think Big Start Small, dengan lakukan tindakan minimal 3M (Mulai sekarang, Mulai dari diri sendiri, dan Mulai yang bisa kita lakukan sesuai kapasitas masing-masing), kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi.
Insyaa ALLAH segala usaha kita semua diberikan kemudahan," harapnya. (sn/yogi)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts