Datangi KUA, DPPKBPPPA PALI Edukasi Calon Pengantin Cegah Stunting dan Kesehatan Reproduksi


PALI. SININEWS.COM -- Pencegahan terjadinya kasus stunting atau terhambatnya tumbuh kembang anak akibat kurang asupan gizi yang baik, terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan cara gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. 


Bukan hanya itu, cegah stunting sejak dini, DPPKBPPPA langsung mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Penukal pada Senin (5/4/21) kemarin untuk memberikan pemahaman kepada calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan di KUA tersebut sebanyak 10 pasangan. 

Dikemukakan Dra Hj Yenni Nopriani kepala DPPKBPPPA PALI yang memimpin kegiatan itu bahwa pencegahan stunting akan terwujud apabila keluarga bisa mendukung terutama para orang tua. 

"Sebelum melangsungkan pernikahan kita edukasi calon pengantin agar mempersiapkan diri sejak dini asupan gizi yang dikonsumsinya agar saat hamil nanti janin yang dikandungnya sehat dan tumbuh kembang baik," ujar Yenni Nopriani, saat disambangi media ini di kantornya Selasa (6/4/21).

Karena cegah kasus stunting ditambahkan Yenni harus dilakukan bukan saat kehamilan melainkan menjelang kehamilan harus dipersiapkan pola makan ibunya. 


"Kalau terlambat atau si ibu yang mengandung tidak memperhatikan pola makan bahkan gizi yang dikonsumsinya tidak seimbang terlebih saat setelah lahir tidak memperhatikan asupan gizi, maka dikhawatirkan tumbuh kembang anak terganggu dan mengakibatkan stunting. Untuk itu, disamping saat menjelang hamil harus terpenuhi gizi juga saat pasca lahir, atau 1.000 hari pertama kehidupan untuk anak kita atau HPK juga asupan gizi harus lengkap," terangnya. 

Ditambahkannya bahwa dalam mengedukasi calon pengantin, DPPKBPPPA juga memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi bagi Pasangan Usia Subur (PUS). 

"Tujuan pernikahan adalah mencapai kebahagiaan lahir dan batin. Untuk itu cegah hal-hal yang tidak diinginkan saat mengarungi bahtera rumah tangga, kesehatan reproduksi harus diperhatikan agar kelak tujuan hidup bahagia dan sejahtera bisa terwujud dan melahirkan anak sehat dan bebas dari stunting," pungkasnya. (sn/perry)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts