Prabumulih Sebagai Kota Percontohan Jargas Terbesar Dan terbanyak Di Indonesia





PRABUMULIH,Sininews.com -- Keberhasilan Walikota Prabumulih Ir. H. Ridho Yahya, MM dan Wakil Walikota Prabumulih H. Andriansyah Fikri, SH untuk mengalirkan saluran gas kota ke seluruh rumah warga yang ada di kota Prabumulih, terus membuat tokoh nasional penasaran dan ingin belajar, betapa tidak hingga saat ini Kota Prabumulih hanya tersisa 8.000 sambungan rumah lagi atau hanya 10 Persen masyarakat belum menikmati gas kota, sementara 90 persen atau 44,668 rumah warga telah menikmati city gas sehingga warga hidup lebih baik. 

Hal itu tidak terlepas dari perjuangan dan komintmen walikota dua periode tersebut sehingga membuat masyarakat kiota prabumulih seperti "ayam mati di lumbung". Namun masyarakat di kota prabumulih yang memiliki tanah berlimpah gas turut merasakan nikmatnya gasl alam tersebut. 

 Kepiawainan adik kandung wakil wgubernur H. Mawardi Yahya itu membuat dirinya tersohor soentoro Indonesia dan kerap menjadi pembicara dalam penuntasan gas Kota. 

 Ridho yang awalnya menganggarkan dana 3 Miliar untuk pemasangan gas kota namun berkat komitmen, inovasi serta kepiawaian meloby dana pusat hingga membuat Kota Prabumulih terus - menerus mendapat bantuan untuk penuntasan gas Kota hingga tembus 44.668 sambungan dan hanya tersisa 8.000. Hebatnya, jika daerah lain memasang gas kota ke rumah warga kena tarif Rp 4 Juta, namun di Prabumulih tdiak di pungut biaya alias gratis. 

 "Kami berharap kementrian Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) menuntaskan pembangunan Jargas di Kota percontohan di Indonesia yang seluruh warganya menikmati gas Kota", ungkap Ridho Yahya ketika di wawancarai secara virtual testimoni  program Jargas Kota Prabumulih sebagai pengguna jargas terbesar di Indonesia di ruang rapat LT 1 Pemkot Prabumulih , Senin (17/05). 

 Suami Ir. Hj. Suryanti Ngesti Rahayu itu mengaku pembangunan Jargas sejatinya memang harus di utamakan pada Kabupaten Kota penghasil Gas alam terlebih dahulu, seperti Prabumulih yang puluhan tahunmenghasilkan gas alam namun baru sekarang bisa menikmati Jargas " Kalau bisa secepatnya pembangunan Jargas 8 ribu SR bisa di realisasikan, jealas menjadi kebanggaan kalau 100 persen warga menikmati gas kota, 8 ribu SR biayanya tidak terlalu besar jika dibandingkan pembangunan Jargas di daerah lain, tentunya hal ini di harapkan bisa menjadi pertimbangan Kementrian ESDM", katanya. 

Pria gemar Olahraga Badminton dan Bola Kaki itu mengaku komitmennya soal Jargas tidak perlu di ragukan lagi yang jelas sangat mendukung dan menyongkong supaya Prabumulihmencapai 100 persen Jargas dan pihaknya berkeinginan sebemum massa jabatan kedua dua periode selasai gas kota tuntas seluruhnya "Komitmen kita sebagai Walikota terkait Jargas inilah yang membawa Prabumulih mendapatkan sambungan rumah gas kota terbanyak di indonesia", tegasnya (AA/SN)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts