Dampak Seismik Meluas, 500 Warga Akan Kepung Kantor Pertamina Besok?


PRABUMULIH, SININEWS.COM - Terkait Ganti Untung lahan kegiatan Eksplorasi Seismik yang dikerjakan oleh Subcont Seismik 3D Chriysant PT. Bureau Geophysical Prospecting (BGP) terus menjadi gejolak di tengah masyarakat kota Prabumulih.

Bahkan, dijadwalkan besok, Rabu (25/08/2021) Ratusan masyarakat dari 4 kelurahan yakni, Kelurahan Gunung Kemala, Kelurahan Sungai Medang, Kelurahan Patih Galung dan Kelurahan Anak petai akan mengadakan aksi damai di Halaman Kantor PT. Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Kota Prabumulih.

Dalam aksi damai tersebut, masyarakat  meminta pihak management PT Bureau Geophysical Prospecting (BGP) untuk segera membayarkan kompensasi ganti rugi lahan dan pembayaran rumah retak di 4 kelurahan tersebut sesuai dengan kesepakan negosiasi yang sudah di janjikan oleh pihak perusahaan.

"Initinya gini, aksi yang bakal kami lalukan bertujuan untuk mendesak pihak PT BPG agar segera mengganti untung lahan tersebut, yang memang sudah ada kesepakatan sebelumnya dengan pihak perusahaan," ungkap Kemong selaku Kordinator aksi damai saat di bincangi media ini, Selasa (24/08/2021).

Mereka menilai, pihak PT BGB selalu mengulur-ulur waktu dan tidak konsisten dalam menepati janji yang sudah di sepakati dan dalam aksi tersebut pihaknya akan menurunkan 500 masa untuk menuntut hak mereka.


"Kita sudah sering menanyakan hal ini dengan pihak PT BGP, namun mereka selalu berteleh-teleh dan terus berlarut-larut sehingga kami merasa dirugikan dan di bodohi. Jadi selama ini kami hanya di beri janji-janji saja," kata dia.

Selain itu juga, Kemong menegaskan masyrakat 4 kelurahan akan terus mengadakan aksi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

"Dan untuk pihak PT Pertamina selaku pihak pertama dari pengerjaan Proyek Seismik ini, kami mohon untuk memfasilitasi kami untuk mendesak PT BGP agak segera merealisasikan pembayaran kompensasi atau ganti untung tersebut," tegasnya.

Sementara, Head of Comrel & CID Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Zona 4, Tuti Dwi Patmayanti saat di konfirmasi melalui WhastApp terkait aksi damai yang bakal di gelar oleh masyarakat, dirinya menyebutkan bahwa hal tersebut bukanlah wewenang pihaknya melainkan wewenang pihak Humas PT BGP.

"Sesuai pembicaraan dengan pak Jumadi  humas BGP yang akan menjawab pertanyaan terkait permasalahan ini, trimakasih," jawabnya singkat.

Namun sayangnya, hingga berita ini diterbitkan pihak Humas PT BGP Jumadi tidak bisa di hubungi melialui via Telpon maupun WhasApp. 

Ditempat terpisah, Kasat Intelkam Polres Prabumulih Iptu Budiono,SH ditemui dikantornya mengatakan pihak perusahaan sudah berkordinasi dengan pihak Pores untuk mediasi dengan pihak warga yang menuntut ganti lahan.

"Ya tadi sudah ada pihak perusahaan kesini, insyallah besok ada mediasi" tutupnya (sn/tau)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts