Jalan Poros Tempirai-Air Itam Longsor, Warga Resah Aliran Air Bersih Tidak Mengalir.


PALI. SININEWS.COM -- Dampak keretakan dan Lonsor pondasi Jalan poros Tempirai - Air Itam, yang merupakan jalan Penghubungan Kecamatan Penukal dan Penukal Utara mengakibatkan Pipa aliran air bersih PDAM IKK Tempirai terputus. 


Sejak Tanggal 15 September 2021, aliran air bersih untuk Masyarakat se Tempirai Raya ( 4 Desa Defenitif dan 1 Desa Persiapan) mengalami ganguan pendistribusian ( terhenti) ke rumah warga sebanyak  1.400 pelanggan PDAM Tirta Anugrah unit IKK Tempirai mengalami keresahan. 


Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Tempirai Selatan Kecamatan Penukal Utara Kabupaten PALI Safikal Usman, bahwa Kerusakan Jalan dan Aliran air bersih tidak mengalir, 


Setelah Kepala Desa bersama perangkatnya meninjau langsung ke lokasi kerusakan Jalan poros Tempirai - Air Itam yang terletak didusun 1 Tempirai selatan, kejadian ini sangat memperhatinkan. 


"Masyarakat se Tempirai Raya,  berharap pada Pemda PALI, Khususnya Dinas PU Bina Marga, Dinas Perkim, BPBD dan PDAM Tirta Anugerah,  dapat merespon cepat dan mengakomudir keluhan Masyarakat ini," Harap Kepala Desa. 


Ditempat terpisah Kepala Unit IKK Tempirai Andri Leviansyah, ST Menjelaskan pada awak Media ini (17/9/2021), pihaknya telah melakukan upaya perbaikan pipa PDAM tersebut namun oleh karena keterbatasan peralatan hingga kini belum terselesaikan. 


"Dan persoalan ini sudah dilaporkan ke pimpinan Perusahaan PD. Tirta Anugerah di Pendopo Talang Ubi, akan tetapi sembari menunggu bantuan dari pihak terkait. Tim Tehnis Lapangan Unit IKK Tempirai,  terus berupaya untuk mengatasi ini dengan peralatan seadanya, dan berharap pada Masyarakat Se Tempirai Raya untuk sedikit bersabar," ujar kepala Unit IKK Tempirai ini. 


Pada waktu bersamaan setelah mendapat laporan Masyarakat, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana yang dipimpin langsung Kepala BPBD PALI Junaidi Anwar, SE. Msi didampingi Sandy, ST Kabid. Rekonstruksi dan Logistik turun ke Desa Tempirai,


Penjelasan Junaidi Anwar,  bahwa benar kejadian Tanah Lonsor ini, setelah diukur dan dianalisa Tim Tehnis BPBD disimpulkan Kerusakan Jalan sepanjang 150 meter dengan lebar 6 meter pada badan Jalan dan Dinding penahan Jalan. 


Lanjutnya,  atas dampak keretakan badan jalan dan lonsor dinding penahan jalan ini,  mengakibat Pipa PDAM Unit IKK Tempirai tidak dapat difungsikan, 


Disamping mengganggu akses Lalu lintas Pengguna jalan,  10 rumah di dua sisi jalan di khawatirkan akan mengalami Diskestabilan posisi letak rumah atau roboh. 


Terakait masalah ini dan termasuk salah satu rumah warga yang terdampak longsor alias nyaris roboh milik atas Ujang ini,  pihak BPBD akan berkoordinasi dengan Dinas PU.Bina Marga,  PDAM Tirta Anugerah dan instansi lainya, akan mencarikan solusi yang terbaik.


"Mudahan dalam waktu singkat ini,  pihak Pemda PALI dapat mengatasi masalah ini,  dan kepada Masyarakat dihimbau untuk bersabar dan berhati hati saat melintasi Jalan tersebut," Pinta Kepala BPBD PALI. 


( Bungharto/SN)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts