Pemda Dukung Masyarakat Tambang Buat KOPBARA

MUARA ENIM, SININEWS.COM - Setelah sejak lama masyarakat tambang yang ada di dua Kecamatan yakni Lawang Kidul dan Tanjung Agung, akhirnya membuahkan hasil. Pemerintah Daerah mendukung pilihan masyarakat untuk membentuk koperasi sebagai badan hukum yang menaungi mereka dalam melaksanakan penambangan. Pemerintah juga berharap, para perusahaan pemegang Izin Usaha Penambangan (IPU) juga bisa turut serta mendukung.

Dikatakan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Muara Enim H Riswandar SH MH, bukan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) lagi saat ini, tetapi sekarang Koperasi Pertambangan Batubara (Kopbara) sebutan untuk Penambangan Tanpa izin (PETI) yang sempat menjadi perhatian banyak pihak.

Hal ini diungkapkannya saat diwawancarai awak media usai Rapat Penyelesaian Masalah PETI di Ruang Rapat Bupati Pemkab Muara Enim, pada Rabu (22/9/2021).

"Saya beraharap pada teman-teman Asmara tidak menyebutnya lagi PETI, karena sesuai dengan amanat UU tidak ada lagi PETI, tetapi menyebutnya Koperasi Tambang," ungkap Riswandar.

Riswandar menyebutkan, pembahasan dalam rapat tadi dengan beberapa perusahaan pemilik IUP. Dapat ditarik kesimpulan untuk menuruti aturan yang ada. Diketahui juga bahwa, koperasi yang telah dibentuk tersebut itu tinggal satu langkah lagi untuk menuju mendapatkan izin dari kementerian terkait. Tinggal menunggu hasil izin dari kementerian.

Untuk itu, dalam hal ini pemerintah dan pihak terkait tetap akan selalu memantau dan mendukung. Sehingga, kegiatan itu nantinya berjalan baik, sesuai dengan keinginan koprasi tambang dan masyarakat Muara Enim.

"Saya harapkan proses ini akan terlahir kan sebelum tanggal 20 November nanti saat ulang tahun Kabupaten Muara Enim," harapnya.

Namun, meski begitu dalam proses ini, kembali lagi ke aturan yang tentu merupakan panglima di negara ini. Segala sesuatunya dapat dipenuhi. Sepanjang, aturan hukum semuanya terpenuhi nantinya.

Sementara Ketua Koperasi Tambang Kijon melalui Ketua Astrada Herman Effendi mengatakan, dari hasil pertemuan dengan beberapa pemegang IUP dengan difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Muara Enim. Respon yang ada cukup baik, namun tetap tidak lepas dari aturan dan segera dipenuhi apa yang telah disarankan.

 "Alhamdulillah sangat bagus respon mereka namun tidak lepas dari rambu-rambu. Menurut Pak Riswanda panglima tertinggi aturan, jadi kita tetap mengacu sesuai dengan aturan, kita lengkapi apa yang tadi disarankan oleh mereka 4 pemegang IUP berpihak kepada masyarakat koperasi batubara. Dan, mulai hari ini bukan lagi PETI atau TR tetapi koperasi batubara," pungkasnya. (Edwin/SN)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers


Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts