Kota Baru Banjir, Gorong-gorong Amblas Jalan Lintas PALI-Sekayu Terancam Putus


PALI. SININEWS.COM -- Hujan yang turun pada Minggu malam hingga hari Senin (17/1/22) di hampir seluruh bagian wilayah Bumi Serepat Serasan mengakibatkan akses penghubung pada dua kabupaten di provinsi Sumatera Selatan, tepatnya penghubung kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)-Sekayu Muba tergenang banjir pada Senin pagi hingga petang. 


Bukan hanya jalan lintas yang tergenang, namun gorong-gorong yang ada di desa Kota Baru kecamatan Penukal kabupaten PALI juga amblas, kalau dibiarkan kondisi itu maka dikhawatirkan jalan lintas PALI-Sekayu Muba akan putus. 


Selain itu,  dampak banjir pada Senin kemarin, ada empat rumah warga yang ada di Desa Kota Baru terendam juga satu jembatan penghubung desa Kota Baru dan Muara Ikan yang terbuat dari kayu hanyut terbawa arus air yang deras. 

Dikatakan Yusri Kolbi, kepala Desa Kota Baru bahwa banjir itu merupakan banjir bandang akibat intensitas hujan cukup tinggi dalam sepekan terakhir ini, tetapi kondisi pada Selasa pagi (18/1/22) banjir sudah surut, namun banjir susulan masih mungkin terjadi lantaran cuaca masih diguyur hujan. 


"Yang paling terdampak terkena banjir di Kampung 3 ada empat rumah terendam dan satu jembatan hancur, akibatnya sudah hampir sepekan warga tidak bisa beraktivitas karena akses menuju kebunnya terputus," ujar Kades, Selasa (18/1/22).

Diakuinya bahwa pada Senin kemarin, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten PALI sudah turun meninjau lokasi banjir dan telah mendata infrastruktur publik yang terdampak banjir. 

"Untuk bantuan bagi warga terdampak banjir masih kita ajukan juga kami berharap jembatan yang hanyut dibantu pemerintah untuk dilakukan perbaikan karena jembatan itu salah satu akses masyarakat dalam beraktivitas. Serta ada gorong-gorong pada jalan lintas yang hampir amblas juga diperbaiki, namun untuk perbaikan gorong-gorong kami minta pemerintah provinsi Sumatera Selatan andil dalam upaya perbaikan itu, sebab kalau dibiarkan kami khawatir gorong-gorong akan rusak parah imbasnya akses vital dua kabupaten terputus," harap Kades. 

Sementara itu, Junaidi Anuar kepala BPBD kabupaten PALI menyatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi banjir, dan karena cuaca masih terjadi hujan dihimbau warga tetap waspada. 

"Puncak musim hujan diprediksi bulan Januari ini, jadi meski air sudah surut tapi jangan biarkan anak-anak mandi atau bermain dialiran air untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tim Reaksi Cepat BPBD PALI kita siapkan untuk memantau kondisi di Kota Baru juga wilayah lainnya yang menjadi wilayah rawan banjir," kata Junaidi Anuar. (sn/bungharto)
Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts