Kepala Cabang BSB Pendopo Sebut Target Penyaluran KUR Hingga Akhir September Capai 60 Persen

Caption. Kacab BSB Pendopo PALI bersama Syafriadi 


PALI. SININEWS.COM -- Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Sumselbabel Cabang Pendopo tahun ini dengan target Rp60 milyar diyakini akan terealisasi.



Optimisme penyaluran KUR di wilayah kerja BSB cabang Pendopo bakal terealisasi dikatakan langsung oleh Kepala Cabang Bank Sumselbabel Pendopo, kabupaten PALI, Darmiansyah, SH.


Didampingi Syafriyadi Penyelia Bisnis Bank Sumselbabel Cabang Pendopo, Darmiansyah menerangkan bahwa saat ini per bulan September penyaluran KUR sudah mencapai Rp 36 Milyar. 


"Per bulan September 2022, penyaluran KUR sudah mencapai Rp 36 Milyar. Kami optimis, target pada tahun ini sebesar Rp 60 Milyar akan tercapai," ungkapnya, Jum'at 30 September 2022.


Selain penyaluran yang sudah lebih dari separuh, pihaknya juga hingga saat ini terus berupaya optimal dan maksimal agar penyaluran KUR mencapai target. 


"Tahun lalu target Rp 12 Milyar, realisasi penyaluran melampaui target yakni Rp 22,9 Milyar. Kemudian tahun lalu, angsuran kreditur tidak ada yang macet meski disaat wabah pandemi covid-19. Sehingga kini BSB Pendopo sudah menjadi kelas 3, kemudian target penyaluran KUR menjadi lebih besar. Tapi saya optimis hal itu bisa tercapai," jelasnya. 


Untuk kendala penyaluran KUR, lanjut Darmiansyah yaitu terkait agunan. "Agunan atau jaminan yang disampaikan calon kreditur tidak bisa besar, karena kebanyakan agunan baru sebatas SPPH. Jadi pinjaman KUR tidak bisa besar," urainya. 


Untuk mencapai target tersebut, tak jarang Darmiansyah jemput bola dengan mendatangi ke desa-desa. "Sudah keliling kami, untuk mensosialisasikan serta menarik minat calon kreditur. Tentu harapan kami, bisa membantu masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi pasca wabah pandemi covid-19," tutupnya. 


Ditambahkan Syafriadi bahwa nasabah KUR BSB Pendopo kini tercatat sudah 921 pelaku usaha. 


"Diantaranya usaha perkebunan, pertanian, perdagangan, kontruksi dan pelaku UMKM. Mulai dari KUR Mikro, Super Mikro, hingga KUR kecil," ucapnya. 


Adanya isu yang beredar terkait proses KUR yang lambat, Syafriadi menjelaskan hal itu tidak benar. 


Ia menuturkan bahwa pihaknya langsung memproses pinjaman KUR jika berkas calon kreditur sudah lengkap dan bersih dari BI Checking. 


"Dipastikan terlebih dahulu calon kreditur bersih dari BI Checking. Kemudian setelah bersih baru dilihat kelengkapan berkas dan persyaratannya. Kalau semuanya sudah lengkap, maka langsung diproses setelah pihak bank melakukan survey," pungkasnya. (sn/perry)

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar


SINI NEWS YOUTUBE CHANNEL

Facebook SINI News

Pengikut

Subscribers

Postingan Populer

Arsip Blog

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts