Debit Sungai Lematang Meningkat, Dua Desa di Tanah Abang Mulai Terdampak Banjir



PALI.SININEWS.COM – Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Lematang mengalami peningkatan signifikan. Kondisi tersebut mulai berdampak pada wilayah bantaran sungai di Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).


Kapolsek Tanah Abang, AKP Arzuan, S.H., mengatakan bahwa pihaknya bersama personel Polsek Tanah Abang telah melaksanakan patroli serta monitoring langsung ke lapangan untuk memantau situasi terkini debit air Sungai Lematang, Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 10.20 WIB.


“Patroli dan pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan, khususnya di desa-desa yang berada di bantaran Sungai Lematang, serta sebagai langkah awal mitigasi bencana banjir,” ujar AKP Arzuan.


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Tanah Abang didampingi PS Ka. SPK “A” Aipda Erian Martodi dan anggota penjagaan Bripka Pirzan. Hasil monitoring menunjukkan, dari 11 desa yang berada di sepanjang bantaran Sungai Lematang dan Sungai Perayun (anak Sungai Lematang), terdapat dua desa yang mulai terdampak luapan air.



“Dua desa yang terdampak yaitu Desa Curup dan Desa Sukaraja. Di Desa Curup, ketinggian air berkisar antara 50 hingga 70 sentimeter, sedangkan di Desa Sukaraja sekitar 10 hingga 15 sentimeter. Penyebab utama adalah curah hujan tinggi, baik di wilayah setempat maupun kiriman dari daerah hulu,” jelasnya.


Meski demikian, AKP Arzuan memastikan hingga saat ini belum terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. 

Ia juga menyebutkan bahwa sebagian besar rumah warga di dua desa tersebut merupakan rumah panggung, sehingga air belum masuk ke dalam rumah.


Lebih lanjut, AKP Arzuan menyampaikan pernyataan Kapolres PALI, AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K., terkait situasi banjir tersebut.


“Bapak Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait menegaskan agar seluruh jajaran kepolisian meningkatkan kesiapsiagaan dan kehadiran di tengah masyarakat. Polri harus memastikan keselamatan warga serta melakukan langkah-langkah preventif dan koordinatif dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana banjir,” ungkap AKP Arzuan menyampaikan pesan Kapolres.


Kapolres PALI juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar tetap waspada terhadap kemungkinan peningkatan debit air, mengingat wilayah PALI saat ini masih berada dalam musim hujan dengan intensitas cukup tinggi.


Sebagai langkah antisipasi, Polsek Tanah Abang telah berkoordinasi dengan pemerintah desa, pihak kecamatan, serta BPBD Kabupaten PALI untuk menyiapkan posko banjir apabila kondisi air terus meningkat. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan guna memastikan kesiapan bantuan logistik dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.


“Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan. Polsek Tanah Abang berkomitmen hadir dan siap membantu masyarakat apabila kondisi darurat terjadi,” tutup AKP Arzuan.(SN/PERRY)

Share:

No comments:

Post a Comment


Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts