Heri Amalindo Selesai Jalani Tes Kesehatan

PALI. SININEWS.COM -- Bakal calon bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo pada Jumat (25/9) selesai jalani tes kesehatan di RSMH Palembang.

Meski sempat tertunda akibat terpapar virus corona, tetapi selama dua hari sejak Kamis kemarin, tahapan tes kesehatan akhirnya bisa dilalui.

Usai jalani tes kesehatan, Heri Amalindo didampingi tim pemenangan bakal pasangan calon Heri Amalindo-Soemarjono itu mengemukakan bahwa walaupun sempat terkonfirmasi positif covid-19 tetapi dirinya optimis bakal lolos tes kesehatan. 

"Alhamdulillah tes kesehatan telah dilalui dengan baik dan kami minta doanya kepada seluruh masyarakat PALI agar hasilnya nanti dapat dinyatakan sehat supaya kami bisa mengikuti tahapan Pilkada selanjutnya," ucap Heri Amalindo. 

Sementara itu Ketua KPU PALI Sunario SE melalui Divisi Teknis Sarwo Edi didampingi Divisi Hukum Abdul Rahman dan Divisi Data Fikri Ardiansyah menjelaskan bahwa KPU direncanakan sore ini juga bakal menerima hasil tes kesehatan yang telah dilalui Heri Amalindo. 

"Tanggal 28-29 September kita akan lakukan verifikasi berkas pencalonan Bapaslon Heri Amalindo-Soemarjono. Kemudian tanggal 30 September sampai 1 Oktober penyampaian hasil verifikasi. Tanggal 2-4 Oktober masa perbaikan,
.Jika tidak ada perbaikan atau tidak ada halangan lagi maka pada tanggal 5 Oktober penetapan pasangan calon tersebut," terang Sarwo Edi. 

Ditambahkan Sarwo Edi bahwa setelah semua tahapan tersebut dilalui, maka pada tanggal 6 Oktober penetapan nomor urut, yang tentunya Bapaslon ini bakal mendapat nomor urut 2 karena nomor urut 1 telah ditetapkan untuk paslon Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi kemarin. 

"Setelah mendapat nomor urut, maka tanggal 7 oktober, Bapaslon Heri Amalindo-Soemarjono yang telah ditetapkan sebagai Paslon sudah boleh melakukan kampanye," tandasnya. (sn/perry)


Share:

Surat Terbuka Prof, Dr, H. Hatta Ali, SH, Mhum Mantan Ketua Mahkamah Agung RI

Assalamualaikum ww – Kepada para senior dan para sahabat yang saya banggakan dan cintai perlu saya memberi klarifikasi tentang kasus JT. Sebenarnya klarifikasi saya ini sudah saya sampaikan melalui jubir MA dan telah ditindak lanjuti tetapi ya begitulah masih ada juga media yang masih menggoreng goreng tidak sesuai fakta seutuhnya yang saya sampaikan sehingga dapat  menimbulkan penafsiran yang lain terutama yang non hukum. Demi lengkapnya saya teruskan saja klarifikasi dan  saya tersebut untuk disimak. Selanjutnya bagi yang memfitnah atau menjual jual nama saya semoga Allah swt mengampuninya dan digerakkan hatinya untuk berkata yang benar insyaa Allah pahalanya jatuh ke saya. Aamiin yra. Tks atas perhatiannya.

Menunjuk surat pertanyaan pertanyaan yang diajukan oleh Majalah Tempo tertanggal 10 Sept 2020 melalui Jubir MA, dengan ini kami memberi klarifikasi sbb:

1. Saya tidak pernah kenal dengan yang namanya Jaksa Pinangki maupun Andi Irfan Jaya yg dikatakan dari partai Nasdem, dimana keduanya dikatakan membuat action plan dalam pengurusan Fatwa di MA untuk kepentingan JT . Sedangkan pengacara Anita Kolopaking adalah teman se alumni S.3 di Unpad, selain itu Anita sebagai salah satu anggota ALA ( Asean Law Association ) yang ikut sebagai salah satu peserta delegasi dalam konferensi ALA di Phuket Thailand. Sehingga dgn sendirinya pasti ketemu dengan Anita dlm kegiatan tsb, tetapi tidak ada pembicaraan tentang kasus JT.

2. Selama saya menjabat KMA memang pernah menerima Jaksa Agung SB di Kantor MA dalam rangka courtesy call untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat yang baru dilantik oleh Presiden RI. Courtesy call semacam ini adalah suatu tradisi sesama penegak hukum. Kunjungan tersebut di atas sangat singkat dan sama sekali tidak membicarakan perkara apalagi perkara JT.

3. Mengenai fatwa MA yang dijanjikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, adalah hal yang sangat mustahil karena MA tidak pernah sekalipun mengeluarkan fatwa yang bersifat tehnis untuk membatalkan atau mengoreksi keputusan PK. Permohonan fatwa itu sendiri tidak pernah diterima di MA.

4. Kemudian sebagai info bahwa saya bertindak sebagai salah satu Hakim Anggota dalam perkara permohonan PK yang diajukan oleh JT, perkara no.100 PK/Pid. Sus/2009 tanggal 20 Februari 2012 yang antara lain amar putusannya: Menolak permohonan PK dari pemohon PK/terpidana Jhoko Sugiarto Chandra. Jadi adalah mustahil juga bahwa MA/saya akan menerbitkan fatwa MA yang akan membebaskan atau menguntungkan terpidana JT.

5. Selanjutnya karena beberapa terpidana yang melarikan diri/buron pada saat putusan telah berkekuatan hukum tetap termasuk diantarannya terpidana JT, maka sewaktu saya menjabat KMA terhitung 1 Maret 2012 telah menerbitkan SEMA NO.1 tahun 2012 tertanggal 28 Juni 2012. SEMA ini pada intinnya menyatakan bahwa permohonan PK dalam perkara pidana(dalam sidang pemeriksaan permohonan PK di Pengadilan Negeri) harus dihadiri oleh terpidana/ahli warisnya secara lagsung, tidak bisa hanya dihadiri oleh kuasa hukum. SEMA ini sampai sekarang masih dipedomani oleh para hakim pada pengadilan.

6. Kemudian mencuatnya perkara JT ini setelah yang bersangkutan mengajukan permohonan PK lagi sekitar bulan Juni/Juli 2020 yakni setelah saya memasuki masa pensiun pada tanggal 7 April 2020.

7. Jika dalam perkara ini ada oknum-oknum yang menjual nama saya ataupun orang lain menjadi tanggung jawab hukum yang bersangkutan.

8. Harapan saya semoga perkara tindak pidana korupsi ini menjadi terang dan jelas siapa yang salah dan benar.
Terima Kasih.
Share:

Tebar Benih Bibit Ikan du Bioflok, Ridho Minta Lurah Berinovasi


PRABUMULIH,SININEWS - Walikota Prabumulih ,Ir H Ridho Yahya mendorong agar masyarakat bisa  memanfaatkan  pekarangan rumah guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Pernyataan ini dilontarkan orang nomor satu kota Nanas saat melakukan tebar benih ikan perdana sistem bioflock di Kelurahan Gunung Ibul Barat, atau biasa disingkat GIB, Prabumulih Timur.


" Selain untuk tanaman keluarga,kita juga harus berpikir bagaimana cara menambah penghasilan keluarga," ujar Ridho,Kamis (24/09/2020).

Untuk itu, kita harus menjadikan Prabumulih hatinya PKK,artinya kata dia, dengan halaman yang sempit kita harus mampu menghasilkan ekonomi yang produktif yang bisa menafkahi satu keluarga.

" Seperti Kolam ikan, tanaman sayur mayur, buka usaha salon dan lain sebagainya. jika masyarakat ada niat untuk maju,pasti kita bantu.namun gunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya,karena itu bukan untuk pribadi,"tuturnya.

Menurut dia, masyarakat merupakan pimpinan baginya, karena tanpa masyarakat dirinya tidak mungkin menjadi Walikota.

" Makanya saya harus melayani masyarakat,tiap subuh saya terima keluhan warga, rumah tidak layak kita buat jadi layak," tegasnya.

Ridho juga tak lupa mengapresiasi kinerja Lurah GIB yang kreatif dalam membangun wilayah nya dengan asas gotong-royong sehingga berhasil menorehkan sejumlah prestasi  diantaranya,Juara I PKK tingkat kota Prabumulih, juara 2 tingkat Propinsi kategori makanan sehat , Juara 2 lomba Kelurahan Tingkat Kota Prabumulih, Finalis tanaman herbal .

" Terimakasih kepada Lurah GIB , saya bangga atas kinerjanya yang penuh inovasi. Semoga hal ini dapat menular di kelurahan lainnya,"  ungkap Ridho.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Tim Penggerak PKK Prabumulih,Suryanti Ngesti Rahayu, Staf Ahli Walikota,Syamsurijal, Kepala Dinas Pertanian Ir Pribadi Saroso, Kepala Dinas Tanaman Pangan,Suranti, Camat Prabumulih Timur Joni Fanhar, Lurah GIB, Arif dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan GIB,Monica.

Dalam kesempatan tersebut diberikan bantuan kepada 4 Kelompok Wanita Tani (KWT ) senilai Rp.50 Juta. Salah satunya  KWT Swadaya Kelurahan GIB yang di komandoi Rohmawati.

" jarak panen harus diatur agar ikan lele tidak kosong dipasaran dan permintaan konsumen dapat dipenuhi.semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat," Harap Ridho.

Share:

Ikuti Tes Kesehatan, Heri Amalindo Mendapat Ucapan Ulang Tahun dari Awak Media dan Pegawai RSMH

PALEMBANG. SININEWS.COM -- Ada pemandangan tak biasa saat pelaksanaan tes kesehatan yang dilakukan calon Bupati di Rumah Sakit Muhammad Husin (RSMH) Palembang. Heri Amalindo yang baru bisa melaksanakan tes kesehatan hari ini,  Kamis (24/09/2020) justru disambut dengan ucapan selamat ulang tahun dari awak media yang bertugas meliput disitu.

Begitu keluar ruangan, awak media dan beberapa simpatisan menyodorkan kue tart diiringi nyanyian selamat ulang tahun. Heri Amalindo sontak kaget mendapat kejutan tersebut. Ia tidak menyangka mendapat kejutan seperti itu.

"Pak Bupati mendapat surprise karena begitu keluar ruangan sudah ditunggu awak media dan beberapa simpatisan yang membawa kue ulang tahun" kata Firdaus Hasbullah, Penasihat Hukum Heri Amalindo.

Bukan hanya awak media dan simpatisan saja yang memberikan ucapan selamat ulang tahun. Beberapa pegawai RSMH yang mengetahui hari ini adalah hari kelahiran Heri Amalindo juga memberikan ucapan selamat dan mengajak foto bersama.

"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan doa dari rekan-rekan media, paramedis dan teman-teman semua. Semoga Allah membalas kebaikan teman-teman semua" ujar Heri Amalindo.

Untuk diketahui, Heri Amalindo mengikuti serangkaian tes kesehatan yang digelar KPU Kabuoaten PALI sebagai persyaratan mengikuti Pemilukada PALI 2020. Heri Amalindo terpaksa menyusul belakangan, karena harus memulihkan diri terlebih dahulu setelah sempat terpapar Covid 19. Setelah dinyatakan negatif, akhirnya Heri bisa mengikuti tes kesehatan.

Gelombang ucapan selamat ulang tahun bukan hanya dilakukan oleh warga di Palembang tempat dimana Heri Amalindo melakukan tes kesehatan. Ucapan selamat juga diungkapkan oleh beberapa elemen warga di kabupaten PALI.

Kwarcab Pramuka PALI juga menggelar syukuran dan memotong tumpeng merayakan ulang tahun Heri Amalindo yang juga  ketua Kwarcab PRAMUKA tersebut.

Selain itu, kelompok Relawan pemenangan Heri Amalindo juga menggelar doa bersama sekaligus merayakan hari kelahirannya di Rumah Bersama Pemenangan Heri Amalindo di kawasan Handayani Mulia.

"Terima Kasih atas kepedulian rekan-rekan semua yang sudah menyempatkan hadir dan mendoakan adik kami" terang Ilham Ilyas, kakak tertua Heri Amalindo saat menyambut relawan yang membawa kue tart ke kediamannya. (sn/perry)
Share:

Situasi Terkini covid-19 di PALI pertanggal 24 September 2020



Share:

Terpilih Nomor Urut Dua, Paslon Petahana Ilyas - Endang Sebut Nomor Dua Simbol Kemenangan Pilkada

INDRALAYA--Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak Kabupaten Ogan Ilir (OI) diikuti oleh dua pasang peserta calon Kepala Daerah. Hal ini diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum Kabupaten OI, Kamis (24/9) menggelar rapat pleno terbuka dengan agenda pengundian nomor urut peserta dan deklarasi damai Pilkada. Hasilnya, pasangan calon nomor urut satu Panca Wijaya Akbar - Ardhani (Panca Ardani), sedangkan Petahana Bupati HM Ilyas Panji terpilih di nomor urut dua berpasangan dengan Ir H Endang PU Ishak MSi (IPA - EPU). 

Usai menghadiri rapat pleno, pasangan calon petahana IPA - EPU mengatakan, berpasangan dengan Ir Endang, Petahana HM Ilyas Panji Alam menyebutkan, bila nomor urut dua merupakan simbol kemenangan. Lanjutnya, nomor urut dua sebelumnya sudah menjadi jargon disetiap giat sosialisasi yang telah dilaksanakan paslon IPA - EPU. "Nomor dua menurut kami adalah simbol dari nomor kemenangan. Kami sudah lama bersosialisasi dua periode. Mari bersama kita bangun Ogan Ilir lebih maju. Lanjutkan," ajak paslon Petahana HM Ilyas Panji Alam - Ir H Endang PU Ishak.(BER)
Share:

Polres PALI Segera Layani Pembuatan SIM

PALI. SININEWS.COM -- Kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) lantaran tidak lama lagi warga yang berniat mengurus atau pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa dilakukan di Polres PALI. Informasi itu disampaikan langsung Kapolres PALI AKBP Yudhi Suharyadhi, Kamis (24/9).

Dikatakan Kapolres bahwa alat pembuatan SIM telah terpasang dan siap digunakan, hanya saja menunggu jaringan.

"Alat sudah datang, tinggal nunggu jaringan dan izin dari Korlantas, namun Insyaallah kurang lebih satu bulan lagi direncanakan bisa digunakan dan warga yang ingin membuat SIM tidak lagi harus ke Muara Enim," ungkap Kapolres. 

Diakui Kapolres bahwa peralatan pembuatan SIM di PALI lebih baik dari pada yang di Muara Enim. 

"Yang kita dapatkan alat SIM plus, yang bisa menampung 10 orang sekali tes teori dan bisa mencetak kartu SIM sebanyak 500 dalam seharinya," terangnya. 

Untuk peyanan administrasi, Kapolres menyatakan telah bekerja sama dengan BRI. "Ruangan telah siap dan pembayaran administrasi bekerja sama dengan BRI," tukasnya. 

Ditambahkan Kapolres bahwa sebelum pelaksanaan kesiapan pembuatan SIM pihaknya akan gencar lakukan sosialisasi. 

"Supaya masyarakat mengetahui bahwa Polres PALI telah siap layani pembuatan SIM maka kita akan sosialisasi. Dan untuk hindari praktek calo saat mengurus pembuatan SIM, maka kami sarankan agar masyarakat untuk datang dan mengurus langsung ke Mapolres PALI," tutupnya. (sn/perry) 


Share:

Ini Kronologi Pasien "M" Asal Muara Enim, Pulang Atas Permintaan Sendiri Tidak Ditanggung Pemerintah.

Foto : RSUD Kota Prabumulih / Taufik Jaya/sininews.com

PRABUMULIH, SININEWS.COM - Pasien "M" usia 18 tahun, alamat Desa Tanjung Baru Muara Enim, masuk melalui IGD RSUD Kota Prabumulih pada tanggal 14 September 2020 Pukul 13.29 WIB dengan keluhan utama sesak napas disertai dengan demam, nyeri dada kiri, mual, muntah dan nyeri ulu hati.

Berdasarkan anamnesa dan pemerikasaan fisik dokter IGD serta hasil pemeriksaan penunjang pasien berupa hasil laboratorium yang menunjukkan peningkatan sel darah putih, serta peningkatan rasio N/L dan radiologi thorax PA menunjukkan bahwa pasien terkategori pasien dengan suspect covid 19, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/MENKES/413/2020. Dokter DPJP menginstruksikan pasien untuk dilakukan perawatan di ruangan iso covid RSUD Kota Prabumulih. 

Pasien masuk ruangan perawatan isolasi covid 19 pukul 18.00 WIB dengan menyetujui surat pernyataan perawatan ruangan isolasi covid 19, diantaranya berisi bersedia mengikuti proses lebih lanjut dan proses penatalaksanaan sesuai kategori, apabila melanggar pernyataan tersebut bersedia dikenakan sanksi hukum yang berlaku yang ditandatangani bermaterai oleh Sdr. "S"(TERLAMPIR). 

Pada tanggal 15 September 2020 dalam masa perawatan pasien dilakukan SWAB Pertama dan SWAB ke-dua pada tanggal 16 sepetember 2020 dan hasil belum keluar. 

Setelah dilakukan pengambilan SWAB keluarga Pasien mengajukan permintaan pulang atas permintaan sendiri. Kemudian keluarga diberikan edukasi sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK 01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (Covid 19) dan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/Menkes/446/ 2020 tentang Petunjuk teknis Penggantian Klaim Biaya Pelayanan Pasien Penyakit Infeksi Emerging tertentu bagi RS yang menyelenggarakan Pelayanan Corona Virus Descase 2019 ( covid - 19) bahwa pasien yang dirawat di ruangan isolasi suspect atau kasus konfirmasi harus dilakukan perawatan sampai dengan sembuh baru bisa ditanggung KEMENKES.

Setelah dilakukan edukasi keluarga Pasien masih tetap memaksa untuk pulang. Kepala ruangan isolasi Covid melakukan koordinasi dengan Bidang Keperawatan, kepala instalasi, surveilans, dan bagian BPJS. Diputuskan bahwa berdasarkan KMK RI No. HK.01.07/Menkes/446/ 2020 yang berlaku batasan pasien dengan suspect covid 19 tidak akan ditanggung oleh KEMENKES dengan dasar pertimbangan pasien belum selesai masa perawatan dan belum dinyatakan sembuh oleh dokter. 

Untuk biaya perawatan juga tidak dapat ditanggung oleh BPJS KESEHATAN karena termasuk dalam kejadian wabah yang berdasarkan pada PerPres 82 tahun 2018 Pasal 52 yaitu Pelayanan Kesehatan yang tidak dijamin oleh BPJS salah satunya adalah pelayanan kesehatan akibat bencana pada masa tanggap darurat, kejadian luar biasa/wabah (dalam point o dipasal 52). 

Berhubung pasien "M" bukan warga Prabumulih melainkan warga Muara Enim jadi pihak Rumah Sakit Umum Prabumulih tidak dapat menjaminkan menggunakan jaminan kota. Akhirnya pasien pulang dengan menandatangani surat penyataan Pulang Atas Permintaan Sendiri ( TERLAMPIR) dan bersedia menanggung biaya perawatan selama dirawat di isolasi covid RSUD Kota Prabumulih. 

Perawat ruangan isolasi melapor ke surveilans covid RSUD Kota Prabumulih mengenai tindak lanjut pada pasien "M" dan keluarga sampai dengan hasil SWAB keluar. Surveilans melakukan pelaporan ke bagian Dinas Kesehatan Kota Prabumulih untuk melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, laporan diterima oleh Kasie Survailans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim (ril/sn).

Share:

KPU PALI Tetapkan Paslon DH-DS Dapat Nomor Urut 1

PALI. SININEWS.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tetapkan pasangan calon Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi (DH-DS) mendapatkan nomor urut 1 untuk berkompetisi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Bumi Serepat Serasan melalui rapat penetapan nomor urut pasangan calon Bupati dan wakil bupati Kabupaten PALI di ruang rapat paripurna DPRD PALI, Kamis (24/9).

Penetapan nomor urut terhadap Paslon DH-DS dipimpin ketua KPU PALI Sunario SE diikuti seluruh komisioner KPU PALI dihadiri Paslon DH-DS, Parpol pengusung dan Bawaslu PALI. 

Sementara untuk bakal pasangan calon Bupati dan wakil bupati PALI Heri Amalindo-Soemarjono menurut Sunario menunggu penetapan Paslon setelah hasil tes kesehatan keluar. 

"Hari ini sesusai tahapan kami tetapkan nomor urut untuk Paslon Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi nomor 1, karena diketahui bahwa bakal calon bupati Heri Amalindo hari ini baru ikuti tes kesehatan," ungkap Sunario.

Nantinya, dijelaskan Sunario bahwa nomor urut 1 untuk Paslon DH-DS digunakan untuk kampanye dan alat peraga kampanye Paslon tersebut. 

"Pada kertas suara juga bakal dicetak untuk Paslon Devi Haryanto-Darmadi Suhaimi dengan nomor urut 1. Untuk Bapaslon Heri Amalindo-Soemarjono tetap masih menunggu tahapan tes kesehatan, dan kalau lolos ditetapkan sebagai Paslon nomor urutnya nomor 2," tukasnya. 

Untuk menerapkan protokol kesehatan saat jalani tahapan Pilkada terlebih masa kampanye, Sunario menegaskan bahwa tidak diperkenankan mengerahkan massa atau mengumpulkan massa dengan jumlah banyak. 

"Sesuai PKPU yang beru keluar tadi malam, bahwa tidak boleh menggelar kampanye dengan mengumpulkan banyak massa, maksimal 50 orang. Dan disarankan melalui Daring. Metode kampanye dipersilahkan disesuaikan, bahkan blusukan juga diperbolehkan asalkan tetap patuhi protokol kesehatan supaya jalannya Pilkada PALI berjalan aman, damai, jujur dan adil serta sehat," tandasnya. 

Sementara itu, H Heru Muharam Ketua Bawaslu PALI menyatakan bahwa pihaknya akan mengawal jalannya setiap tahapan Pilkada. 

"Kami berkomitmen mengawasi dan mengawal jalannya tahapan Pilkada agar berjalan sukses. Termasuk nanti saat masa kampanye. Yang tentunya, selain mengawasi terjadinya pelanggaran Pilkada juga mengawasi penerapan protokol kesehatan," kata Katua Bawaslu. 

Terpisah, Devi Haryanto didampingi Darmadi Suhaimi, Paslon nomor urut 1 menyebut bahwa setelah ditetapkan mendapat nomor urut 1 akan disosialisasikan ke masyarakat dan setelah memasuki masa kampanye dirinya bakal terjun ke tengah-tengah masyarakat.

"Kami bersyukur ditetapkan mendapat nomor urut 1. Setelah penetapan nomor urut kami akan konsolidasi bersama tim dan parpol pengusung juga dengan masyarakat," ucap Devi. (sn/perry) 


Share:

Bupati Berikan Bantuan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu

INDRALAYA--Didampingi beberapa Kepala OPD Pemkab OI, Camat dan Kades/Lurah dibeberapa desa dan kelurahan, Bupati Ogan ilir HM Ilyas Panji alan menyampaikai secara langsung Realisasi Bantuan Program Bedah Rumah dari Pemerintah Secara Simbolis di 5 Kecamatan di Kab OI, Rabu (23/09).

Bantuan secara simbolis diberikan Bupati kepada Bapak Sopuan Di Desa Tebing gerinting Kecamatan Indralaya selatan, Jumaidi dan Sairoh di Desa Pajar Bulan Kec. Tanjung Batu., Herman, Romli dan M Ali di Desa Ulak Kerbau Kec. Tanjung Raja. Selanjutnya bantuan juga diberikan kepada Bendri, Hendri dan Cik Yan Dari Kelurahan Tanjung Raja Utara Kecamatan Tanjung Raja., M Nur dan Bastari di Kelurahan Sungai Pinang Kec. Sungai Pinang., Agus Cik, Mikial dan Afkar di Desa Pegayut Kec. Pemulutan.

Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan bahwasanya bantuan Bedah Rumah adalah Program pemerintah melalui Dinas PU Perkim, ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk menghuni rumah yang layak sekaligus membuka lapangan pekerjaan sebagai tukang untuk rehabilitasi rumah. "Saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman, selain itu pemerintah juga berharap dengan adanya bantuan ini supaya dapat dimanfaatkan oleh warga yang berprofesi sebagai tukang untuk memanfaatkan kesempatan ini menjadi kesempatan untuk bekerja merehabilitasi rumah yang akan dibedah " ujar Bupati dihadapan warga.(Ber)
Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts