Palembang. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR Ir H Heri Amalindo MM resmi memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Sumatera Selatan periode 2022-2027.
-
Dalam Seminggu, 2.000 Paket Sembako Mengalir Dari PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
MUARA ENIM, SININEWS.COM - Sebagai wujud kepedulian dan membantu meringankan beban masyarakat ditengah pandemi Covid-19, PT Pertamina EP Asset 2 Limau Field
-
BPBD PALI Terus Pantau Kondisi Banjir
PALI-- Pantau kondisi banjir yang saat ini melanda hampir di seluruh wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Lematang Kecamatan Tanah Abang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
-
Gunakan Perahu, Dinsos PALI Bantu Korban Banjir
PALI--Sebanyak 110 paket sembako dibagikan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Sabtu (16/2) diperuntukkan bagi korban banjir di Desa Curup Kecamatan Tanah Abang
-
Jalan Menuju Karang Bindu Prabumulih hancur, 2 Mobi truk nyaris Terguling
PRABUMULIH – Kemacaten Parah kembali terjadi Jalan lintas Baturaja-Kota Prabumulih, kali ini jalur yang terparah berada diwilayah Kota Nanas tepatnya di depan SPPBE Desa Karang Bindusalahan
-
Diintai Selama Dua Minggu, Polres Prabumulih Tangkap Warga Karang Agung PALI
PRABUMULIH--Asnawai ((40) warga Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Prabumulih pada Kamis (14/2) sekitar pukul 09.00 WIB
Bupati PALI Resmi Pimpin ICMI Sumsel
Palembang. SININEWS.COM -- Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR Ir H Heri Amalindo MM resmi memimpin Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Sumatera Selatan periode 2022-2027.
*Muara Enim Merakyat,A.Dessi Puspa Asni : Kita Musti Lebih Baik,Jangan Menoleh Kebelakang*
Hal itu bermula desakan dari 3 Partai Politik (Parpol) pemenang Pilkada Muara Enim 2018 lalu, yakni Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Hanura kepada DPRD Kabupaten Muara Enim untuk segera menggelar pemilihan wakil bupati Muara Enin sisa masa bhakti 2018-2023.
Dewan Kabupaten Muara Enim melalui Ketua DPRD Liono Basuki Bsc menanggapi bahwa mekanisme dalam pemilihan Pilwabup Muara Enim sisa masa bhakti 2018-2023 ini akan segera di selenggarakan dalam waktu dekat ini.
"Saat ini sudah melalui tahapan teknis yaitu tahapan Panitia Khusus (Pansus), Tata Tertib (Tatib) dan terakhir akan di laksanakan Panitia Pemilih (Panlih)."papar Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim Liono Basuki kepada awak media.
Sementara itu, Pemerhati Demokrasi Muara Enim, A Dessi Puspa Asni SH Kn CTL merasa terpanggil untuk menanggapi polemik ini. Ia melihat dari pemberitaan, disitu terjadi pro dan kontra soal pemilihan wakil bupati Muara Enim sisa masa bhakti 2018-2023,Ia selaku masyarakat yang cinta damai untuk Bumi Serasan Sekundang ini mengajak seluruh elemen masyarakat terus menjaga iklim kondusif. Memberikan edukasi politik kepada masyarakat yang demokratis melalui sikap yang tidak memaksakan kehendak atas nama kelompok, maupun pribadi.
"Tentunya hal itu, (pilwabub) bisa terjadi karena mekanisme aturan tidak ada yang dilanggar. Kita serahkan saja kepada DPRD Kabupaten Muara Enim, tentu mekanismenya mereka yang mengetahui, dan mengerti. Namun masyarakat boleh mengawal prosesnya," ungkap Dessi kepada media ini, Minggu (28/08/2022).
Menurutnya, rakyat Kabupaten Muara Enim menantikan pemimpin yang amanah, dengan visi misi MERAKYAT mewujudkan masyarakat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat, dan Sejahtera,sebab program dari bupati wakil bupati pemenang Pilkada 2018-2023 sudah bagus, serta masyarakat dapat merasakan kemajuan daerah sampai saat ini, Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menoleh kebelakang, namun menatap masa depan sehingga pada Pilkada 2024 mendatang bisa mendapatkan pemimpin yang sesuai harapan masyarakat.
A.Dessi Puspa Asni juga mengajak semua pihak untuk tidak memaksakan kehendak adanya proses politik ini. Tidak usah menilai siapa yang memimpin Muara Enim saat ini, namun seluruh elemen masyarakat mendorong supaya pemimpin bisa memiliki niat untuk mengembalikan ke peruntukan awal nya, apa yang sudah ada di Kabupaten Muara Enim dapat segera terwujud, timbul rasa perhatian dan rasa memiliki serta merawat apa yang sudah ada
"Apapun itu harus kita dukung jika sudah ada aturan hukum nya. TInggal bagaimana untuk menjalani aturan tersebut. Semua keadaan itu kan Karena ada kepentingan masing-masing dari temen-temen yang kurang paham. Kasian temen temen yang gagal paham,"Pungkasnya.
*KNPI Bersama Dispora Muara Enim Sukses Gelar Lomba Senma Kreasi*
“Bukan hanya memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI saja,melalui event ini juga sama saja dengan melestarikan budaya yang hampir hilang dimakan oleh waktu,” ucap Kurniawan,dalam sambutanya, Sabtu (27/08/2022), bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim.
Lanjut Kurniawan, dia berharap melalui lomba senam rekreasi ini dapat menumbuhkan gerakan untuk hidup sehat semangat berolahraga bagi masyarakat.
“Mungkin akan menjadi wadah bagi anak-anak berbakat dalam bidang senam yang mungkin akan dapat menjadi aset berharga dan mengharumkan nama Bumi Serasan Sekundang di ajang perlombaan bergengsi,” harapnya.
Ketua KNPI Muara Enim Deny Eka Chandra,pada kesempatan ini melaporkan bahwasanya lomba senam rekreasi ini diikuti 8 tim dari SD, SMP dan SMA sebanyak 16 tim, instansi 5 tim, serta umum sebanyak 17 tim.
“Total 46 tim, dimana satu tim beranggotakan 5 sampai 7 orang,” paparnya.
Yang mana diketahui bahwa Lomba senam rekreasi ini, diselenggarakan Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Muara Enim dan bekerjasama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Muara Enim,para peserta, mulai dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA, instansi pemerintahan, perusahaan serta kategori umum.
Dukung Kerja DPRD Dalam Menjalankan Konstitusi, Gabungan Ormas/LSM dan Aktivis Muara Enim Siap Kawal Pilwabup Muara Enim
MUARA ENIM, SININEWS. COM -- Puluhan aktivis dan sejumlah Ormas di kabupaten Muara Enim deklarasikan siap mendukung dalam pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati (Wabup) Muara Enim periode 2018-2023 di kabupaten Muara Enim. Hal tersebut di ungkapkan salah satu ketua Ormas Zulpadli Azim, S.pd Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kabupaten Muara Enim. Sabtu, (26/08/2022).
Menurutnya, hal tersebut sangatlah penting karena peran jabatan Wakil Bupati Defenitif sangat di butuhkan oleh masyarakat kabupaten Muara Enim yang selama ini hanya di isi oleh Penjabat Bupati untuk dapat di isi oleh Wakil Bupati Definitif.
" Moment ini sudah di tunggu-tunggu oleh masyarakat, karena sangat berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat kabupaten Muara Enim agar Pemerintahan kabupaten Muara Enim dapat berjalan normal kembali dengan adanya Bupati Definitif ," ujar Zulpadli Azim salah satu ketua Ormas JPKP kabupaten Muara Enim kepada media ini.
Zulpadli menuturkan, dirinya juga mendesak agar dalam pelaksanaan pemilihan Wakil Bupati Muara Enim di DPRD Muara Enim dapat segera di laksanakan dalam rapat Paripurna Dewan terhadap adanya pengisian Jabatan Wabup Muara Enim tahun 2018-2023. Yang mana, lanjutnya, sebagai landasan dasar hukum dalam pelaksanaan pemilihan wakil Bupati tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 Pasal 176 dan Surat Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan.
Zulpadli menjelaskan, dalam surat Kemendagri pula telah mengeluarkan surat sebagai mana pada Nomor : 132.16/4202/SJ tertanggal 20 Juli 2022 sebagi dasar untuk dilakukan proses pemilihan Wabup terhadap balasan surat Gubernur Sumsel ke Kemendagri hasil Konsultasi anggota DPRD kabupaten Muara Enim ke Kemendagri.
Kemudian, lanjutnya lagi bahwa dalam Surat Keputusan Mendagri Nomor : 131.16.1363 Tahun 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Bupati Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan Kurniawan AP., MSi sebagai penjabat Bupati pada hal ke-2 pada Diktum ke-satu mempunyai tugas yang terdapat pada huruf (b) berbunyi “Memfasilitasi pemilihan Wakil Bupati Muara Enim sesuai amanat Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 TAHUN 2016 ," jelasnya.
Lebih jauh Dia menerangkan, berdasarkan Fatwa Mahkamah Agung Republik Indonesia tanggal 12 November 2020 diketahui boleh dilakukan terhadap adanya prosesi pemilihan Wakil Bupati Muaraenim di DPRD kabupaten Muara Enim sisa masa jabatan periode 2018-2023.
" Kami sangat menyayangkan kepada Gubernur Sumsel tidak merespon Surat Mendagri tersebut dan malah justru mengkaji surat tersebut. Yang seharusnya, Gubernur Sumsel merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di Daerah yang seyogyanya harus menjalankan apa yang ditegaskan dalam surat tersebut namun tidak di lakukan nya " terangnya.
Lanjutnya, kami juga ingin mempertanyakan ada apa dengan Penjabat Bupati tidak meneruskan surat ke DPRD Muara Enim setelah menerima kesepakatan partai pengusung.
" Kami tegaskan, kami sangat bangga dan akan selalu mensupport pimpinan dan anggota DPRD yang tetap melaksanakan proses pemilihan Wakil Bupati Muara Enim, karena kami yakin wakil kami di DPRD Kabupaten Muara Enim sangat mengerti dan sudah jelas atas legalitas Pemilihan Wakil Bupati Muara Enim ," tegasnya Zulpadli.
Senada di sampaikan ketua Ormas DPC Lembaga Invetigasi Negara (LIN) Palen Satria SH menjelaskan, pihaknya siap mendukung dalam proses pemilihan Wakil Bupati Muara Enim yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat oleh DPRD kabupaten Muara Enim. Yang mana, menurutnya dalam pemilihan Wabup betul-betul sudah sesuai dengan Mekanisme hukum dan Prosedur yang benar, sehingga tidak menimbulkan dampak dikemudian hari.
" Kami sangat mendukung terhadap pemilihan adanya Pilwabup di DPRD ini dan kami juga berharap dalam kejadian yang telah menimpa kabupaten Muara Enim tidak terulang lagi seperti sebelum nya ," urainya.
Dia menegaskan, tentunya pihaknya dan masyarakat kabupaten Muara Enim siap mengawal bersama dan akan melaporkan nya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) apa bila terjadi terhadap adanya pelanggaran dalam prosesi pemilihan Pilwabup tersebut.
" Inshaa Allah, ini akan berjalan kondusif, sehingga apa yang di hasilkan dari pemilihan Wabup Muara Enim nanti dapat membawa kebaikan, kemakmuran bagi masyarakat kabupaten Muara Enim kedepan. Dan yang terpenting bagi masyarakat kabupaten Muara Enim berharap kepada wakil bupati terpilih nanti berakhal baik, berintregeritas tinggi bertekad untuk segera membangkitkan kabupaten Muara Enim dari segala keterpurukan nya ," tukasnya.
Anggaran Pilwabub Tidak Besar,Dewan : Kita Bisa Anggarkan Sendiri
" Masalah anggaran dalam pelaksanaan Pilwabup Muara Enim,kami DPRD Muara Enim siap menganggarkan dan akan tetap melaksanakan Pilwabup itu sesuai dengan rencana dan surat Kemendagri yang telah disampaikan kepada kami,dan kami akan menggunakan anggaran yang ada di DPRD Kabupaten Muara Enim walaupun minim namun kami akan semaksimal mungkin dalam pelaksanaannya ," ujar Liono Basuki Ketua DPRD kabupaten Muara Enim kepada media ini.
Liono juga menjelaskan, terkait mekanisme dalam pemilihan wakil Bupati Kabupaten Muara Enim yang akan di selenggarakan dalam waktu dekat di DPRD kabupaten Muara Enim. Ia menjelaskan, sudah memasuki dalam tahapan teknis yaitu mamasuki tahapan penyusunan Panitia Khusus (Pansus), Tata Tertib (Tatib) dan terakhir akan kita susun Panitia Pemilih (Panlih) pada Senin,(29/08/2022).
" Ini sebenarnya, bukan ranahnya Pemkab Muara Enim, kalau Pemkab Muara Enim tidak ada anggaran untuk memfasilitasi Pilwabup ya ga soal,Pilwabup tetap akan dilaksanakan tentunya sesuai dengan aturan serta prosedur yang tertuang dalam surat Kemendagri," tegasnya.
Sementara itu Zulharman ST anggota DPRD Muara Enim dari partai pengusung partai Hanura juga menerangkan, dalam kode rekening pemilihan Wakil Bupati berdasarkan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan Dan Keuangan Daerah idak ada menjelaskan Rekening untuk Pemilihan Wakil Bupati dan yang ada itu pemilu secara langsung Pemilihan lima tahunan.
" Jadi dalam pemilihan Wabup yang tidak terjadwal waktunya dan tidak memakan banyak biaya, kode rekening yang di pakai yaitu program Pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD yang sudah dianggarkan di anggaran induk 2022 ," terangnya.
Zulharman juga menjelaskan dalam Pemilihan Wabup tidak terlalu banyak menggunakan anggaran cukup menyiapkan,pertama untuk makan dan minum peserta sidang secara umum, kedua kotak suara untuk pemilihan DPRD itu bisa menyurati KPU untuk meminjam kotak dan bilik suara, ketiga DPR bisa menyurati puhak rumah sakit untuk terkait check kesehatan, keempat DPRD bisa menyurati TNI/Polri, Sat Pol PP dan Dishub dalam menjaga keamanan dalam prosesi pemilihan, dan terakhir surat suara yang di gunakan hanya 45 lembar.
"Jadi, tidak ada menjelaskan khusus terkait Pilwabup ini,dan tidak memakan biaya begitu besar, justru dalam Pilwabup yang akan di lakukan DPRD nanti sangatlah simpel dan murah,"pungkasnya.
PALI jadi Tuan Rumah Pameran dan Kontes Bonsai Nasional
PALI. SININEWS.COM -- Meski daerah baru, tetapi kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sudah dipercaya untuk menjadi tuan rumah pemaran dan kontes bonsai nasional yang digelar sejak 21 hingga 28 Agustus 2022 dengan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Pameran dan kontes bonsai diselenggarakan Pemerintah kabupaten PALI melalui Dinas Pertanian bekerja sama dengan Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI). Lokasi yang diambil di lapangan Gelora Pendopo kecamatan Talang Ubi.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Bupati PALI DR Ir H Heri Amalindo MM pada Rabu (25/8/22) didampingi Sekda PALI Kartika Yanti serta sejumlah kepala OPD dan Forkopimda dilingkup Pemkab PALI.
Pameran bonsai sendiri baru pertama kali digelar di Bumi Serepat Serasan, tetapi antusias peserta dan masyarakat cukup tinggi, dari sejak pameran dibuka, tercatat sudah ada 330 pohon bonsai dari berbagai kelas banjiri arena pameran.
Dikatakan H.M Makki ketua PPBI kabupaten PALI bahwa ada 330 pohon bonsai yang ikut pada pameran itu merupakan perwakilan dari 50 hingga 55 cabang PPBI dari berbagai daerah, yang ada di 11 provinsi.
"Kabupaten PALI yang dipercaya Provinsi Sumatera Selatan sebagai tuan rumah ini, diikuti peserta dari berbagai daerah seperti, Provinsi Lampung, Jakarta, Banten, Bengkulu, Jambi, Riau, Jawa Barat dan Bali," ujar H Makki.
Ditambahkan H Makki bahwa pada kontes bonsai di PALI ada beberapa tingkat yang ikuti, dari tingkat prospek, pratama, dan madya.
"Untuk unsur penilaian sendiri ada empat yakni, penampilan secara umum. Lalu karakter dari bonsai itu sendiri. Kemudian, kematangan dan konsep dasar," ujarnya.
PPBI PALI dikemukakan H Makki merupakan organisasi pecinta bonsai termuda di Sumsel.
"Sekitar baru 10 bulan PPBI PALI berdiri, namun kami bertekad mensukseskan kegiatan ini. Kami bertekad juga saat ini PALI masih ditingkat Madya, namun tahun depan kami ingin naik tingkat menjadi utama bahkan tingkat bintang," tekadnya.
Ditambahkan perwakilan PPBI pusat M Rusmayadi menyampaikan selamat atas terselenggaranya pameran dan kontes bonsai di kabupaten PALI.
"Harapan kami, kedepan menjadi agenda tahunan seperti di cabang-cabang daerah lain dan menjadi acuan serta penyemangat bagi penggemar bonsai baru," ucapnya.
Sementara itu, Bupati PALI akui bahwa mewakili masyarakat PALI merasa bangga karena hobi bonsai adalah hobi tingkat tinggi.
"Tinggi modalnya, tinggi kesabarannya dan tinggi biaya perawatannya. Tidak mudah membuat pohon bonsai perlu ketelatenan dalam menanam dan merawatnya. Untuk itulah, kami merasa bangga terselenggaranya kegiatan ini di PALI," ujar Bupati.
Bupati juga menyatakan bahwa sebagai daerah baru tentunya masih banyak kekurangan disana-sini.
"Kepada peserta dari 11 provinsi kami meminta maaf karena daerah kami masih baru, masih banyak kekurangan disana-sini, namun berkat kerjasama panitia pameran dan kontes ini bisa terlaksana," imbuhnya.
Bupati juga berpesan kepada seluruh masyarakat PALI agar menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
"Tamu adalah raja, perlakukan dengan ramah agar selesai acara ini menjadikan kesan baik bagi seluruh tamu yang datang ke PALI. Bagi seluruh peserta juga kami harap datang dan pulang bisa selamat dan tetap sehat," pesan Bupati (sn/adv)
"Masyarakat Bangun Sari Bersatu" Gelar Aksi Damai Di Depan Pt. Medco E&P Indonesia
“Perusahaan berterima kasih atas dukungan Pemerintah, masyarakat serta pemangku kepentingan lain, sehingga aktivitas perawatan sumur dapat berjalan dengan aman sesuai standar keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan dan dapat terus mendukung pemenuhan gas domestik,” ujar VP Relations and Security Medco E&P Arif Rinaldi dalam rilisnya,Kamis (25/08/2022).
Namun ditengah kegiatan perusahaan meningkatkan pemeliharaan tersebut, masyarakat Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan yang menamakan dirinya sebagai "Masyarakat Bangun Sari Bersatu" justru menggelar aksi damai di depan kantor PT Medco E&P Indonesia (Medco E&P) Wilayah Lematang,Kamis (25/08/2022).
Adapun tuntutan masyarakat dalam aksi tersebut diantaranya.
1.Meminta Kepada Pihak PT MEDCO E&P LEMATANG mengganti rugi rumah warga yang terdampak aktivitas perusahaan.
2.Meminta Kepada Pihak PT MEDCO E&P LEMATANG agar melakukan pengecekan kesehatan masyarakat secara berkala
3.Meminta Kepada Pihak PT MEDCO E&P LEMATANG melibatkan masyarakat untuk menjadi tenaga kerja.
4.Meminta Kepada Pihak PT MEDCO E&P LEMATANG untuk mengeluarkan dana CSR untuk membangun balai desa atau balai adat dusun V Sukamenanti Desa Bangun Sari
5.Meminta Kepada Pihak PT MEDCO E&P LEMATANG bertanggungjawab terhadap kebun warga yang terdampak banjir/terendam genangan air.
Usai menggelar aksi masyarakat peserta aksi langsung menuju kantor kepala desa bangun sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim guna dilakukan mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat yang melakukan aksidai tersebut.
Dalam penyampaiannya,ketua Aksi Masyarakat Gunung Megang Bersatu Irwan Saputra mengatakan agar kiranya pihak perusahaan dapat merealisasikan apa tuntutan masyarakat dan diharapkan tidak berlarut-larut dalam merealisasikan tuntutan masyarakat tersebut,karena dampak perusahaan yang di alami masyarakat itu suda sangat lama sekali.
"Jika pihak perusahaan dalam hal ini mengingkari apa telah di sepakati pada mediasi yang di adakan di Kantor Kepada Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim dan di saksikan dari berbagai elemen,maka kami masyarakat Bangun Sari Bersatu akan kembali melakukan aksi dan tentunya dengan masa yang lebih besar."ujar Irwan Saputra.
Menanggapi tuntutan masyarakat pada aksi tersebut Kepala Humas MEDCO E &P LEMATANG Yulianto saat mediasi antara pihak perusahaan dan masyarakat Bangun Sari Bersatu,yang di pasilitas oleh Kepala Desa,di Kantor Desa Bangun Sari Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim,menyampaikan bahwasanya pihak perusahaan akan segera turun ke lapangan untuk mengecek dan mendata berapa banyak kerugian masyarakat yang terdampak dari aktivitas perusahaan sesuai dengan apa yang telah di utarakan peserta aksi saat gelar aksi damai di kantor PT MEDCO E &P LEMATANG.
"Kita segera akan turunkan Tim untuk menelusuri apa yang menjadi tuntutan masyarakat Bangun Sari Bersatu Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim tersebut,dan setelah mendapatkan data yang akurat maka pihak perusahaan akan segera merealisasikannya."ujar Yuliantoe.
Usai mediasi dan menemukan kata sepakat antara perusahaan dan masyarakat langsung bersalaman dan foto bersama lalu membubarkan diri secara teratur.
Adapun yang hadir pada mediasi yang di gelar di kantor kepala desa Banjar Sari tersebut selain dari pihak perusahaan dan perwakilan masyarakat juga hadir Camat Gunung Megang,Danramil Gunung Megang dan Kapolsek Gunung Megang,
Hj Sri Kustina Bersama Bupati PALI Panen Ikan Lele Bioflok di Pokdakan Ponpes La-Tansa Mustika
PALI. SININEWS.COM -- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Komisi 4 Ir Hj Sri Kustina didampingi Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) DR Ir H Heri Amalindo MM melakukan panen raya panen raya budidaya ikan lele sistem bioflok di Pondok Pesantren (Ponpes) La-Tansa Mustika, jalan Merdeka KM 10 Kecamatan Talang Ubi, Rabu (25/8/22).
Budidaya ikan lele sistem bioflok sendiri merupakan program aspirasi Ir Hj Sri Kustina anggota DPR-RI dari fraksi Partai Nasdem yang telah diterima dan dikelola kelompok budidaya ikan (Pokdakan) Ponpes La-Tansa Mustika.
Dikatakan pimpinan Ponpes La-Tansa Mustika Ustadz Yaya Suryana bahwa bantuan budidaya ikan lele sistem bioflok merupakan impian Ponpes tersebut.
"Berkat aspirasi Ibu Hj Sri Kustina, impian kami terwujud. Kami akan bertekad mengembangkan bantuan ini dalam memompa kreatifitas santri supaya kelak lulus dari Ponpes ini ada bekal usaha untuk diterapkan di lingkungannya," ujar Ustad Yaya.
Pimpinan Ponpes La-Tansa Mustika juga mengemukakan bahwa hasil dari penjualan ikan yang dipanen, sebagian digunakan untuk pengembangan dengan pembelian benih kembali.
"Agar berkembang, kita siapkan kembali benih ikan lele dan rencananya kedepan kita akan membuat kembali kolam bioflok agar perputaran ekonomi di Ponpes ini semakin bertambah serta bantuan ini terus bergulir. Tujuan bergulirnya usaha di Ponpes ini supaya biaya belajar di Ponpes ini bisa terjangkau," harapnya.
Sementara itu, Bupati PALI menyatakan bahwa memang sudah seharusnya setiap bantuan harus bergulir, jangan putus dijalan.
"Bantuan yang diterima jangan setelah panen putus sampai disitu. Tetapi harus berkembang. Kalau seperti ini, mudah-mudahan bermanfaat dan meningkatkan kesejahteraan pesantren ini," harap Bupati.
Ditempat sama, Hj Sri Kustina menyebut bahwa bantuan yang disalurkan di Pokdakan Ponpes La-Tansa Mustika adalah berasal dari kementerian Kelautan dan Perikanan.
"Saya dari komisi 4 DPR-RI yang ruang lingkup kerjanya salah satu dengan Kementerian Kelautan Perikanan. Salah satu penerima adalah Pokdakan Ponpes ini. Saya berpesan terus kembangkan agar bermanfaat bagi penerima," pesan anggota DPR-RI yang rajin turun ke tengah-tengah masyarakat itu. (sn/perry)
Kembangkan Potensi dan Tingkatkan Percaya Diri, TP.PKK PALI Gelar Pelatihan Public Speaking
Caption. Foto bersama saat kegiatan pelatihan public speaking
PALI. SININEWS.COM -- Kembangkan potensi dan tingkatkan percaya diri, TP.PKK kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar pelatihan public speaking terhadap kader PKK yang ada di kabupaten PALI tingkat desa dan kecamatan.
kegiatan tersebut dibuka langsung pembina TP.PKK kabupaten PALI DR Ir H Heri Amalindo MM, Rabu (25/8/22) di Sanggar Pramuka Simpang Raja kecamatan Talang Ubi.
Dikatakan Ketua TP.PKK kabupaten PALI, Ir Hj Sri Kustina menyebut bahwa pelatihan public speaking digelar untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kepercayaan diri bagi kader TP.PKK.
"Public speaking ini merupakan kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk menyampaikan atau mempresentasikan secara lisan suatu masalah atau topik di depan khalayak. Untuk itu kita gelar kegiatan ini terhadap kader TP.PKK dari tingkat desa hingga kecamatan," ujar Hj Sri Kustina.
Sementara itu, Pembina TP.PKK kabupaten PALI yang juga Bupati PALI H Heri Amalindo menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan TP.PKK yang telah membantu pemerintah kabupaten PALI dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM).
"TP.PKK sangat mensupport terhadap pengembangan SDM. Tentu kami sangat apresiasi kegiatan ini. Sebab, kalau membangun infrastruktur sangat mudah hanya perlu dana atau anggaran tetapi membangun karakter manusia perlu upaya-upaya pendekatan," ujar Bupati PALI.
Ditambahkan Bupati bahwa dengan pelatihan public speaking upaya TP.PKK PALI dalam meningkatkan cara beretika dan etitut.
"Dengan pelatihan ini supaya kita tampil percaya diri baik dalam maupun diluar wilayah kita. Boleh kita tinggal di kampung namun jangan kampungan. Untuk itu, mari sama-sama menimba ilmu ini sebaik-baiknya agar bisa diserap dan diterapkan sehari-hari dalam bergaul dan bermasyarakat," ajak Bupati.(sn/perry)
'Berangus' Kasus Stunting, Desa di PALI Ini Lakukan Konvergensi
PALI. SININEWS.COM -- Konvergensi adalah pendekatan penyampaian intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terintegrasi, dan bersama-sama untuk mencegah stunting (pertumbuhan anak kurang gizi) kepada sasaran perioritas.
Untuk mencapai sasaran secara optimal, Pemdes Prabumenang Kecamatan Penukal Utara Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pada Rabu 24 Agustus 2022 melakukan konvergensi stunting dihadapan puluhan kaum ibu Pasangan Usia Subur (PUS) dan kader stunting di balai Desa Sahabat Prabumenang Jalan Raya Lintas Belimbing - Sekayu.
Dalam kegiatan ini dihadiri unsur Muspika Kecamatan Penukal Utara, Camat Maka giansar, SH, Babinsa, Babhinkamtibmas, TP3MD (PD/PLD), BPD, petugas kesehatan dan masyarakat lainnya.
Dalam arahan Camat Penukal Utara mengapresiasi atas gerak cepat Pemdes Prabumenang mengalokasikan anggaran dalam kegiatan pencegahan stunting secara dini,
Dimana masalah stunting merupakan skala perioritas program nasional dan harus ditangani secara terpadu dari tingkat daerah hingga ke pedesaan.
Koordinator lapangan TP3MD Kabupaten PALI Rivayanti, Mpd, menjelaskan dihadapan para peserta tentang manfaat konvergensi stunting dan sasaran prioritas yang harus dilaksanakan dengan baik oleh para kader dilapangan.
"Upaya ini sangat penting dalam mengentaskan kasus stunting di kabupaten PALI dari tingkat bawah, dalam hal ini tingkat desa. Untuk itu langkah tepat dalam memberangus (mengentaskan) kasus stunting dengan cara tepat dan terarah," ujarnya.
Ditambahkan Dedy Chandra PD Penukal.Utara, yang langsung memberikan petunjuk tehnis tata kelola pengisian form kegiatan dan pelaporan.
Sementara, Abul Rustoni, Sip Kades Prabumenang, mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak terkait, berbagai kegiatan di desanya, sehingga diharapkan adanya bimbingan dan pembinaan dari berbagai disiplin ilmu.
"Kegiatan ini akan menjadi pendorong edukasi dan peningkatan SDM bagi pemerintahan dan warga desa kami," harap Kades yang juga ketua Forum Komunikasi Kepala Desa PALI (FK2DP). (sn/bungharto)











